Your browser does not support JavaScript!
Seseorang
Seseorang
 10 Dec 2019  11:36 WIB  1 komentar
Dokter obat untuk bayi 11 bulan yang berkepanjangan sekarang sudah minum obat dan masih terus diarenya
Tags : #1 Tips
 11 Dec 2019  10:23 WIB

Selamat Pagi

Terimakasih telah berkonsultasi dengan dokter.id

 

Diare ditandai dengan perubahan feses menjadi lebih cair, dan terjadi >tiga kali sehari, dengan/tanpa darah dan/atau lendir. Penyebabnya bisa karena bakteri ataupun virus. Jika anak berumur kurang dari 2 tahun, penyebab paling sering adalah rotavirus, karena saat berumur kurang dari 2 tahun, daya tahan anak masih belum sempurna. Diare akibat rotavirus biasanya ditandai dengan diare yang sangat banyak bisa melebihi 10 - 15 x sehari, dan disertai demam.  Penyebab diare pada anak antara lain karena kebiasaan: memasukkan benda ke dalam mulut, jajan sembarangan, lupa cuci tangan, bermain di sembarang tempat. Diare pada anak biasanya akan berlangsung dalam waktu 5-7 hari. Perlu diwaspadai diare pada anak, karena tubuh anak sebagian besar terdiri atas cairan sehingga mudah sekali terjadi dehidrasi. 

 

Beberapa yang dapat dilakukan saat anak diare:

-  Hal terpenting untuk mengatasi diare adalah meningkatkan asupan cairan. Berikan banyak cairan agar terhindar dari dehidrasi. Berikan minuman lebih sering, namun dalam porsi yang sedikit-sedikit. Berikan lebih banyak ASI apabila anda menyusui anak anda. Setiap kali anak BAB atau muntah segera berikan cairan oralit sesuai takaran yang dianjurkan.

-  Pemberian zink sampai 10 hari dan dosisnya disesuaikan dengan usia

- Selama diare, hindari makanan yang padat. Berikan anak bubur atau makanan berkuah. Hindari makanan yang berlemak dan pedas. Berikan porsi lebih sedikit dengan frekuensi lebih sering, minimal 6 kali dalam sehari

- Pemberian probiotik

- Pemberian obat simptomatik seperti obat demam jika demam, obat muntah jika anak muntah

- Obat antidiare lainnya tidak disarankan jika anak belum berkonsultasi langsung ke dokter.  

 

Cara melihat apakah anak kekurangan cairan atau tidak adalah melihat BAK anak. Kalau BAK anak sudah mulai berkurang dan berwarna pekat adalah tanda anak kekurangan cairan. Tanda lainnya adalah anak menjadi lemas, berkurangnya/tidak adanya air mata sewaktu anak menangis. Apabila sudah ada tanda-tanda kekurangan cairan, segera bawa anak ke dokter atau rumah sakit terdekat.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat