Your browser does not support JavaScript!
Seseorang
Seseorang
 26 Mar 2020  19:16 WIB  1 komentar
Bagaimana dok cara mengatasi GERD klo pas kambuh?
Sudah seminggu 2x GERD saya kambuh... Untuk makan saya teratur, tdak konsumsi kopi juga .... Tp sering kali stres akhir2 ini ... Apa itu juga mempengaruhi ?
 27 Mar 2020  09:30 WIB

Selamat Siang

Terimakasih telah berkonsultasi dengan layanan dokter.id

 

GERD (Gastro-esophageal reflux disease), yaitu kondisi dimana asam lambung naik ke kerongkongan dan menimbulkan nyeri pada ulu hati dan rasa tidak nyaman di dada, terasa menyesak, kadang dada terasa panas sampai rasa terbakar.  Nyeri ini biasanya terasa setelah seseorang bangun dari posisi berbaring, membungkuk ke depan, atau pun setelah makan. Meski demikian, orang yang mengalami GERD tidak selalu merasakan nyeri. Selain rasa sakit tersebut, mulut terasa asam adalah gejala lain yang dapat menyertai GERD. Kondisi ini umumnya dipicu oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan. Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

 

Untuk sementara anda dapat mencoba beberapa hal di bawah ini: :

1. Kelola stres

2. Sebaiknya makan dalam porsi kecil namun lebih sering. 

3. Sebaiknya tidak berbaring segera setelah makan karena dapat memperburuk gejala GERD

4. Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, asam, makanan berlemak atau pedas

5. Menempatkan kepala agak tinggi saat tidur sekitar 20 cm dengan menggunakan bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.

6. Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti obat-obat antinyeri

7. Berhenti merokok

 

Biasanya pengobatan GERD adalah dengan obat yang dapat menetralkan asam lambung seperti Antasida, PPIs (omeprazole, lansoprazole). Terapi GERD biasanya membutuhkan waktu agak lama sekitar 2-3 bulan. Jika keluhan yang anda alami masih berlum berkurang, maka kami sangat menyarankan anda untuk segera menemui dokter spesialis penyakit dalam agar dapat dilakukan serangkain penanganan lebih lanjut.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat