Your browser does not support JavaScript!
Seseorang
Seseorang
 27 Jul 2020  23:14 WIB  1 komentar
Saya pernah masuk rumah sakit 2x karena kaku dan kesemutan di seluruh badan. Saya mengalami gagal dalam rumah tangga dan dari kecil kepribadian saya introvert dan minder. Saya selalu merasa gagal. Saya sering membayangkan diri saya menjadi sosok yang hebat dan disenangi oleh orang lain. Saya menciptakan sosok tersebut namun saya paham bahwa sosok itu hanyalah khayalan. Saya tidak pernah menceritakan khayalan saya itu menjadi rahasia. Setelah saya konsultasi dengan psikolog dan psikiater mereka bilang saya trauma yang berkepanjangan depresi dan stress dan itu membuat saya cemas yang berlebihan. Keadaan saya memburuk akhir2 ini karena saya stress memikirkan diri saya apakah saya gila atau masih normal. Saya melawan rasa untuk berkhayal menjadi orang lain. Saya takut jika saya berkhayal saya akan gila akan khayalan saya. Saya takut akan melakukan hobi saya karena dari situ saya bisa berkhayal. Orang lain melihat saya normal karena saya masih bisa kuliah hingga saat ini. Saya merasa sedikit paranoid pada diri saya dan cemas yang semakin berlebihan. Dulu sebelum menikah saya orang yang pemberani namun sekarang saya tidak dapat lepas dari orang tua saya. Saya dekat dengan orang tua saya tapi saya tidak dapat menceritakan apa yang saya rasakan secara jujur. Apakah saya masih normal? Bagaimana agar saya bisa sembuh dan menjalani hidup normal?
 28 Jul 2020  08:25 WIB

Selamat Pagi

Terimakasih telah berkonsultasi dengan layanan dokter.id

 

Kecemasan adalah reaksi normal terhadap stres.  Hal tersebut adalah lumrah ketika seseorang merasakan cemas saat menghadapi sebuah situasi. Namun anda perlu waspada terhadap dampak buruk dari gangguan mental berupa kecemasan berlebihan yaitu rasa takut dan kekhawatiran yang berlebihan dan mengganggu. Dengan berjalannya waktu, gangguan kecemasan dapat bertambah parah bahkan memberi dampak buruk terhadap kehidupan seseorang, misal terganggunya aktivitas sehari-hari, menurunnya kemampuan belajar, dan memperburuk hubungan pribadi seseorang.

 

Untuk mengurangi rasa cemas, anda bisa melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  • Cobalah membiasakan diri menghadapi hal-hal yang menjadi sumber ketakutan anda, hingga anda dapat mengontrol perasaan takut tersebut
  • Kurangi makanan dan minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, atau minuman berkarbonasi. Kafein dapat memperburuk gejala gangguan kecemasan.
  • Cobalah tidur tepat waktu 
  • Carilah hobi yang mampu membuat anda melupakan kecemasan
  • Hindari mengonsumsi minuman beralkohol, obat-obatan terlarang, dan merokok karena bisa memperparah gangguan kecemasan yang dialami.

 

Apabila kecemasan berlebihan tersebut mulai menekan dan sulit dikendalikan, berkonsultasilah kembali ke psikiater jika anda merasa kecemasan sudah terlampau berlebihan dan mengganggu aktivitas sehari-hari termasuk kerja, sekolah, atau kehidupan sosial anda. Dokter dapat memberikan psikoterapi,  pemberian obat, atau gabungan keduanya. 

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat