Your browser does not support JavaScript!
 15 May 2018    13:00 WIB
Merendam Daging Dalam Bir Ternyata Baik Untuk Kesehatan
Biasanya Anda mengkonsumsi daging dan bir secara terpisah. Tetapi Anda dapat mulai mengkombinasi kedua jenis makanan dan minuman ini secara bersamaan, paling tidak saat ingin memanggang. Studi terbaru yang muncul di the Journal of Agricultural and Food Chemistry mengatakan dengan merendam daging dalam bir akan membuatnya lebih sehat.   Hal tersebut berkaitan dengan zat karsinogenik yang dikenal dengan nama Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP) yang ditemukan meningkat konsentrasinya pada makanan yang dimasak dengan temperatur super tinggi, seperti memanggang daging dengan alat panggang. Studi terdahulu menghubungkan Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP) dengan meningkatnya angka kejadian kanker kolorektal dan studi yang sama juga menunjukkan bahwa rendaman bir atau anggur dapat menurunkan kadar Hidrokarbon Aromatik.   Polisiklik (HAP) yang berikatan dengan daging. Dengan latar belakang inilah para peneliti menguji ide perendaman daging dalam bir dapat mengurangi pembentukan Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP).Selama empat jam para peneliti merendam daging dengan menggunakan tiga jenis bir, yaitu pilsner, bir hitam dan bir nonalkohol. Hasilnya, membandingkan daging yang direndam dalam tiga jenis bir ini dengan daging yang tidak direndam bir adalah: daging yang direndam dalam bir hitam ternyata ikatan Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP) berkurang sebesar 68%, daging yang direndam dalam pilsner berkurang 36,5% sedangkan dalam bir nonalkohol hanya 25%.   Para peneliti memang belum memastikan bagaimana mekanisme kerja bir hitam sampai dapat menurunkan ikatan Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (HAP) sehingga daging menjadi lebih sehat untuk dikonsumsi. Dugaan sementara karena kandungan antioksidan didalam bir hitam paling tinggi dibandingkan bir jenis lain. Saat ini penelitian masih terus berlangsung, tetapi Anda sudah dapat mulai merendam daging yang akan Anda panggang dalam bir dan buktikan apakah daging tersebut lebih sehat.   Sumber: womenhealthmag
 03 Feb 2015    10:00 WIB
Hindari Kanker Sejak Dini
Penyakit kanker merupakan penyakit yang menjadi momok untuk semua orang. Penyakit kanker merupakan penyakit yang menyebar dan bahkan menyebabkan kematian.Untuk seseorang yang memang “berbakat’ terkena kanker mungkin akan tetap terkena kanker namun gangguan yang dialami oleh tubuh tidak akan terlalu buruk. Sebelum semua terjadi sebaiknya Anda melakukan pencegahan. Berikut adalah beberapa cara untuk menghindari terkena kanker sejak dini: Menghindari karsinogen. Karsinogen merupakan zat yang dikatakan dapat memicu terjadinya kanker. Kurangi makanan yang dibakar Penelitian telah menunjukkan bahwa makanan yang dibakar mengandung bahan karsinogen. Kurangi protein hewani yang tinggi lemak Mulai sekarang hindari makan daging merah ataupun lemak jahat lainnya. Sebaiknya Anda mulai mengkonsumsi lemak baik dan menggunakan minyak zaitun untuk menggoreng makanan. Berhenti minum alkohol Alkohol dapat merusak tubuh, alkohol akan melepaskn bahan kimia yang dapat menyebabkan kerusakan DNA, yang akhirnya dapat menyebabkan timbulnya berbagai jenis kanker Kurangi konsumsi gula secara berlebihan Gula yang berlebihan dalam tubuh akan tumor tumbuh lebih cepat dan menyebar lebih cepat ke seluruh tubuh. Menghindari konsumsi makanan yang mengandung akrilamida Akrilamida yaitu suatu senyawa organik yang berbahaya, bersifat karsinogenik dan menimbulkan kanker. Zat karsinogenik ini muncul secara alami dalam makanan tertentu ketika dimasak pada suhu tinggi. Yaitu makanan yang tinggi asam amino dan atau karbohidrat  ketika digoreng, dipanggang, atau dibakar. Sumber: wikihow