Your browser does not support JavaScript!
 22 Sep 2020    21:00 WIB
7 Rahasia Orgasme Wanita
Anda tentunya telah sering mendengar bahwa para pria sering melakukan masturbasi, akan tetapi tahukah Anda bahwa seorang wanita ternyata juga dapat melakukan masturbasi? Akan tetapi, berbeda dengan para pria, para wanita biasanya tidak melakukannya terlalu sering dan tidak memerlukan "pendukung" seperti gambar atau foto lawan jenis dalam pose seksi agar sukses melakukan aksinya tersebut. Di bawah ini Anda dapat melihat 7 fakta menarik mengenai masturbasi wanita dan caranya mencapai orgasme tanpa bantuan lawan jenisnya.   1.      Orgasme Lebih Cepat Dicapai Saat berhubungan intim dengan pasangannya, sebagian besar wanita biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai orgasme dibandingkan para pria. Hal ini dikarenakan ujung saraf pada kemaluan wanita membutuhkan stimulasi yang lebih lama dan aliran darah pun membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai kemaluan seorang wanita. Jadi, seorang wanita biasanya membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit pemanasan untuk merasa bergairah dan mencapai orgasme. Akan tetapi, berbeda halnya bila seorang wanita melakukan masturbasi. Ia biasanya membutuhkan waktu yang lebih singkat untuk mencapai orgasme. Hal ini mungkin dikarenakan ia dapat memfokuskan seluruh perhatiannya pada kesenangannya sendiri atau karena ia tahu persis apa yang ia inginkan. Menurut seorang ahli seks yang juga merupakan penulis buku, seorang wanita dapat mencapai orgasme hanya dalam waktu 2-3 menit saat melakukan masturbasi.   Baca juga: 5 Manfaat Masturbasi Bagi Kesehatan   2.      Wanita Tidak Terlalu Sering Melakukannya Menurut sebuah penelitian, sekitar 25% orang pria akan melakukan masturbasi setidaknya 3 kali seminggu dan 55% orang pria akan melakukan masturbasi setidaknya 1 kali sebulan. Akan tetapi, pada wanita frekuensi masturbasi biasanya jauh lebih rendah. Hanya sekitar 10% orang wanita yang melakukan masturbasi sebanyak 3 kali seminggu, dan hanya sekitar 38% orang wanita yang melakukan masturbasi 1 kali sebulan.   3.      Persiapannya Berbeda Dengan Pria Berbeda dengan pria yang dapat melakukan masturbasi kapan pun dan di mana pun, para wanita membutuhkan suasana yang berbeda. Para wanita biasanya membutuhkan lingkungan yang mendukung. Seorang wanita biasanya membutuhkan pelumas khusus, suasana romantis, dan lingkungan yang bersih serta nyaman sebelum memulai masturbasinya. Bahkan, sejumlah wanita membutuhkan konsentrasi penuh saat melakukan masturbasinya.   4.      Wanita Melakukannya Dengan Lebih Lembut Saat seorang pria melakukan masturbasi, biasanya mereka akan melakukannya dengan gerakan yang cepat dan agak "kasar". Akan tetapi, wanita justru sebaliknya, mereka biasanya melakukan masturbasi dengan gerakan yang lebih lambat, lebih lembut, dan "halus". Karena klitoris wanita memiliki jumlah saraf 2 kali lebih banyak daripada kepala penis, maka klitoris merupakan daerah yang sangat sensitif, yang akan merasakan sentuhan paling lembut sekalipun. Walaupun demikian, beberapa orang wanita justru suka gerakan yang agak "kasar", akan tetapi sebagian besar wanita biasanya lebih menyukai gerakan yang lembut dan halus.   5.      Wanita Juga Menyentuh Bagian Tubuhnya yang Lain Saat pria biasanya hanya memfokuskan gerakan dan perhatiannya pada satu bagian tubuhnya (penis), para wanita justru akan melakukan stimulasi pada berbagai bagian tubuhnya yang lain seperti leher, payudara, lengan, dan kemaluannya.   6.      Wanita Tidak Selalu Ingin Mencapai Orgasme Salah satu perbedaan terbesar antara masturbasi pada seorang pria dan wanita adalah bahwa seorang wanita biasanya tidak selalu bertujuan untuk mencapai orgasme saat melakukan masturbasi. Beberapa orang wanita dapat merasa cukup puas dengan berbagai stimulasi yang telah ia lakukan pada dirinya sendiri, baik ia mencapai orgasme atau pun tidak.   7.      Wanita Mungkin Mencapai Orgasme Lebih dari Satu Kali Tahukah Anda bahwa ejakulasi ternyata membutuhkan energi yang cukup besar? Hal inilah yang menyebabkan seorang pria biasanya akan merasa sangat lelah setelah berhasil mencapai orgasme dan langsung berkeinginan untuk tidur. Akan tetapi, walaupun masturbasi pada wanita juga membutuhkan cukup banyak energi, mereka tidak memerlukan energi sebanyak para pria, hal inilah yang membuat seorang wanita dapat mencapai orgasme beberapa kali.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: womenshealtmag
 14 Sep 2020    17:00 WIB
Seberapa Aktif Kehidupan Seksual Anda Setelah Menopause?
Sebuah penelitian menemukan bahwa setelah memasuki masa menopause, beberapa wanita merasakan bahwa berhubungan seks dapat menjadi sedikit sulit. Akan tetapi, tergantung pada seberapa penting seks bagi kehidupan seorang wanita, sebagian besar wanita dapat tetap aktif secara seksual, sekalipun telah memasuki masa menopause. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati 354 orang wanita, yang berusia antara 40-65 tahun. Semua wanita ini mengatakan bahwa mereka memiliki aktivitas seksual yang cukup aktif di awal penelitian.Setiap tahunnya selama 4 tahun, para peneliti bertanya pada masing-masing wanita mengenai status menopause dan keadaan kesehatan mereka. Pada tahun keempat, para peneliti akan menanyakan beberapa pertanyaan di bawah ini, yaitu•  Bagaimana gairah seksual mereka•  Apakah orgasme dapat dicapai dengan mudah atau tidak (bila sulit, seberapa sulit; bila mudah, seberapa mudah)•  Apakah mereka mengalami kesulitan untuk merasa bergairah•  Apakah vagina terasa kering•  Apakah terasa nyeri saat berhubungan seksual Empat tahun kemudian, sekitar 85% wanita tetap aktif secara seksual. Wanita yang tetap aktif secara seksual rata-rata merupakan orang kulit putih, memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah (kurus), dan merasa bahwa seks merupakan hal yang penting. Seorang wanita yang merasa bahwa seks merupakan sesuatu yang sangat penting memiliki kecenderungan tetap aktif secara seksual hingga 3 kali lipat wanita yang merasa seks tidak terlalu atau bahkan tidak penting. Setelah memasuki masa menopause, banyak wanita lebih menyukai berciuman dan sentuhan pasangannya daripada hubungan seks.Sumber: webmd
 11 Sep 2020    21:00 WIB
Bagaimana Cara Mengetahui Seorang Wanita Pernah Berhubungan Seks atau Tidak?
Selaput dara atau yang dikenal juga dengan nama himen, merupakan suatu jaringan mukosa yang terletak 1-2 cm di dalam vagina. Setiap wanita memiliki selaput dara yang berbeda-beda, baik dalam hal bentuk, warna, maupun ukurannya. Selaput dara merupakan suatu jaringan mukosa tipis yang berwarna agak merah muda, bahkan hampir transparan. Akan tetapi, pada beberapa orang jaringan mukosa ini dapat lebih tebal sehingga berwarna lebih pucat atau putih. Sebagian besar selaput dara bersifat elastis. Salah satu hal yang dapat menyebabkan perubahan pada bentuk dan elastisitas selaput dara Anda adalah proses persalinan. Setelah persalinan, selaput dara biasanya akan menjadi lebih lembut atau menjadi sangat kendor sehingga lebih sulit dilihat. Hingga saat ini para ahli masih tidak mengetahui apa sebenarnya fungsi dari selaput dara pada wanita, akan tetapi mereka menduga selaput dara merupakan sisa dari pertumbuhan pada waktu janin. Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah seorang wanita pernah berhubungan intim atau tidak? Sayangnya, seperti halnya pria, tidak ada cara pasti yang dapat membedakan seorang wanita yang pernah berhubungan intim dengan yang belum pernah berhubungan intim. Apakah Berdarah Saat Pertama Kali Berhubungan Intim? Sebagian besar wanita tidak berdarah saat pertama kali berhubungan intim. Tidak perduli bagaimana bentuk selaput daranya, kurang dari 50% wanita berdarah saat pertama kali berhubungan intim. Apakah Selaput Dara Dapat Robek Karena Bersepeda atau Menunggang Kuda? Tidak! Karena selaput dara bukanlah suatu selaput yang rapuh, jadi aktivitas fisik biasanya tidak dapat membuatnya robek. Apalagi, selaput dara juga terletak 1-2 cm di dalam lubang vagina. Apakah Menjahit Kembali Selaput Dara Cukup Efektif? Walaupun memang dapat membuat selaput dara menjadi lebih "rapat", akan tetapi prosedur ini tidak dapat memastikan apakah Anda nantinya akan berdarah saat berhubungan intim pertama kali. Selain itu, prosedur ini dapat diketahui bila Anda diminta untuk menjalani pemeriksaan ginekologis terlebih dahulu sebelum menikah. Pada beberapa kasus, jahitan juga dapat terlepas segera setelah pasien meninggalkan rumah sakit. Jadi, tindakan ini sebenarnya lebih menolong pasien dari sisi psikologis daripada fisiknya. Sumber: scarleteen
 10 Sep 2020    21:00 WIB
Enam Cara Bikin Wanita Ketagihan Bercinta!
Untuk membuat wanita merasa terangsang bahkan sampai mengalami orgasme tentu ada caranya. Simak ulasannya berikut ini: Oral Seks Sebenarnya wanita suka bila pria melakukan servis yang satu ini, terlebih di daerah klitoris wanita yang bisa membuat wanita merasakan orgasme klitoral. Namun kebanyakan wanita kurang merasa percaya diri dengan organ intim. Dia takut bila organ intimnya mengeluarkan bau tak sedap dan bentuk yang kurang baik (terutama untuk wanita yang melahirkan secara normal). Untuk itu para pria jangan pernah berpura-pura menikmati oral seks demi membuat pasangan senang, tapi lakukan hal ini dengan benar-benar tulus. Mengeluarkan suara seperti "mmm", "ooh", dan "aah" akan membuat si dia lebih cepat mendapatkan kepuasannya. Selain itu usahakan untuk tidak mengatakan hal yang buruk mengenai organ intimnya. Pelan tapi Pasti Tidak ada yang lebih menyenangkan selain bercinta dengan perlahan. Mulailah dengan mengecup, menjilat, dan mengulum hingga bibir vagina tertutupi. Ingat, lakukanlah segalanya dengan perlahan, namun semakin lama semakin dalam. Permainan jari Bermain dengan lidah memang bisa memuaskan. Namun kadang ini saja tidak cukup, bermainlah juga dengan puting susunya. Sambil terus memanjakan Miss. V-nya. Gunakan tangan untuk memegangi pinggang dan pinggulnya. Pijat lembut bokong pasangan, usap pahanya, atau bahkan bermain dengan lutut dan kakinya. Selain itu Anda bisa menggunakan tangan untuk menjamah bagian dalam vagina, dan sentuh klitorisnya dengan lidah. Sesekali pijat pula bibir luar vagina dengan jari telunjuk.   Penetrasi lidah Fokuskan lidah dan keraskan semampu yang Anda bisa. Lalu lakukan penetrasi dengan perlahan, sedalam yang kamu bisa.   Isap klitoris Kulum klitoris pasangan dengan mulut dan isap perlahan. Gunakan lidah untuk memanjakan "Miss C". Jangan lupa, pasang telingamu untuk mengetahui reaksinya.   Serangan maksimal Berikan si dia "serangan" maksimal dengan variasi penggunaan lidah dan penis. Jilat sebentar bagian bawahnya. Lanjutkan dengan mencium bibir pasangan ketika "senjata" menyerang bagian bawahnya. Tinggalkan sejenak, lalu kembali ke bawah sana dengan memainkan bibir. Kemudian lakukan penetrasi dengan penis lagi. Lakukan ini berulang-ulang, dan jangan heran kalau ia meminta lagi dan lagi. Sumber: yourtango
 10 Sep 2020    13:00 WIB
Ini Tanda Pria Bukan "Playboy"
Banyak anggapan bahwa pria adalah "playboy" yang sulit untuk berkomitmen. Mungkin memang ada banyak pria yang seperti itu, tapi enggak semua pria begitu lho. Sebenarnya, ketika seorang pria menemukan orang yang dia anggap tepat maka dia akan menghabiskan sisa hidup dengannya, dia akan bekerja sekuat tenaga untuk menjaga wanita yang cintai tetap di sisinya. Dia adalah pria yang tidak akan berhenti mencintai Anda.. Pria seperti ini adalah pria yang pantas menjadi pendamping hidup Anda. Berikut ini adalah ciri-cirinya: 1.      Dia berani berkomitmen Seorang pria yang mencintaiAnda, tidak akan mengganggap Anda sebagai mainan yang dengan didapatkan dan dengan mudah ditinggalkan. Namun dia akan menggangap Anda sebagai "berlian" yang akan dia perjuangkan dan tidak ingin ada pria lain mengambilnya. Sehingga dia akan berani untuk langsung memiliki komitemen dan menjalani hubungan yang serius. 2.      Dia tidak menghindari masalah. Memulai hubungan adalah hal yang mudah, namun mempertahankannya adalah hal yang tidak mudah. Dalam sebuah hubungan akan ada bermacam-macam masalah yang datang untuk menghancurkan sebuah hubungan. Seorang pria sejati yang mencintai Anda tidak akan menghindar dari setiap masalah yang ada, namun dia akan menggengam tangan Anda dan mencari solusi bersama-sama. 3.      Dia memperhatikan semua hal-hal kecil Pria yang mencintai Anda tidak akan ragu-ragu untuk mencari tahu semua hal-hal mengenai Anda bahkan hal yang kecil sekalipun. Seperti makanan kesukaan Anda, film kesukaan Anda, hobi Anda dan hal-hal yang tidak Anda sukai. Dia akan berusaha untuk menyenangkan Anda dan mengikuti kebiasaan-kebiasaan Anda tersebut. Karena baginya melihat Anda bahagia adalah kebahagiaan bagi dirinya. 4.      Dia menggangap masalah yang Anda hadapi adalah masalahnya Karena pria ini sangat mencintai Anda, maka dia akan selalu hadir di saat Anda membutuhkannya. Dia tidak akan ragu menjadi seorang "hero" untuk Anda. Dia akan mencoba mencari tahu masalah yang Anda hadapi dan akan membantu untuk menyelesaikannya. Dia akan melakukan yang terbaik untuk Anda dan akan selalu berdiri tegap untuk menjadi sandaran Anda. 5.      Anda adalah "ratunya" Pria yang mencintai akan selalu menggangap wanita yang dicintai adalah ratunya yang harus selalu dia hormati layaknya seorang ratu. Dia tidak akan menggangap Anda hanya sebagai objek mainan. Namun kehormatan Anda adalah segalanya, dia akan menghargai semua kelebihan Anda dan menerima Anda apa-adanya. Sumber: lifehack
 09 Sep 2020    21:00 WIB
5 Cara Ini Dijamin Buat Wanita “Basah” Saat Bercinta, Berani Coba?
Saat bercinta, untuk memudahkan penetrasi maka dibutuhkan kondisi "basah" dari wanita. Yang berarti lubrikasi dari wanita yang cukup. Namun ada kondisi dimana terkadang wanita mengalami kekeringan dan hal ini bisa mengganggu saat berhubungan intim. Dimana saat dilakukan penetrasi, wanita akan mengalami nyeri dan pria pun juga merasa tidak nyaman.Banyak orang berpikir mereka tahu bagaimana cara membuat wanita "basah" dan mungkin termasuk Anda yang sangat yakin bisa membuat wanita mengalami hal tersebut. Namun yakinkah Anda??? Untuk membantu Anda mendapatkan malam-malam yang sempurna dibawah ini merupakan tips yang dapat Anda ikuti untuk membuatnya selalu "basah": 1.      Bersikap baikWanita adalah makhluk yang berbeda dengan pria, apabila untuk membuat pria "on" maka dengan melihat pasangan Anda berpakaian seksi saja sudah cukup. Namun untuk wanita, maka Anda para pria harus bisa bersikap baik kepadanya. Malam ini berilah kejutan manis untuk pasangan Anda seperti membelikan makanan kesukaannya, mengajaknya berkencan atau membantu pekerjaan rumah tangga. Anda tidak perlu membeli hadiah mahal dan bunga. Cukup memperlakukan dia dengan hormat, maka dia akan merasa lebih nyaman dan akan cepat "basah". 2.      Mencium seluruh bagian tubuhnyaMenciumnya di mana-mana. Sebelum Anda para pria langsung menuju bagian intimnya, cobalah untuk mencium bagian atas tubuhnya. Sebuah cara yang pasti bisa membuat wanita "basah" adalah mulai secara perlahan-lahan mencium bagian belakang telinga dan lehernya. Kemudian Anda bisa mencium terus sampai kebawah,  yaitu payudara dan perutnya. Cara ini bisa membuat wanita menjadi bergairah, saat Anda terus memberikan ciuman-ciuman kecil ini, terutama saat Anda mencium bagian dalam pahanya. Dan pada saat Anda sampai ke bagian intimnya, maka kondisi disitu "basah kuyup". 3.      Pijatan lembutUntuk membuat wanita mengalami "basah" yang cukup, maka Anda harus membuatnya merasa nyaman dan santai. Hal ini akan membuatnya merasa bahwa Anda menghargainya dan juga membuatnya cepat "basah". Caranya adalah dengan memberikan pijatan yang lembut. Gunakan lotion yang mengandung aroma yang membangkitkan gairah seperti vanila, lakukan pijatan lembut, untuk meregangkan otot-ototnya.Pijatan lembut akan membuatnya lebih santai dan juga saat Anda menyentuh bagian intimnya akan membuatnya merasa bergairah dan juga cepat "basah". 4.      Mainkan jari AndaUntuk benar-benar membuat wanita mengalami "basah", maka lakukan dengan perlahan. Karena bila Anda terlalu cepat ke menu utama maka dipastikan dia belum siap dan bagian intimnya masih kering.Untuk itu, sebelum Anda sampai ke menu utama. Mainkanlah jari-jari Anda untuk meraba di bagian intim dan membangkitkan gairahnya. Sekali lagi, mulailah secara perlahan benar-benar membuatnya "basah". 5.      Dengarkan diaDengarkan dia. Ok guys, ini adalah salah satu hal yang penting. Dengarkan apa yang dia katakan, sehingga Anda akan benar-benar tahu apa yang bisa membuatnya "basah". Seperti bila dia mengatakan dia menyukainya ketika Anda berbisik di telinganya, maka itu adalah petunjuk untuk berbisik ketelinganya untuk membuatnya "basah". Jadi Anda para pria, dengarkanlah apa yang wanita Anda butuhkan. Cara diatas adalah cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat pasangan Anda "basah". Namun perlu Anda ingat bila Anda melakukan hubungan dengan bukan pasangan resmi Anda, maka kondisi "basah" justru meningkatkan kemungkinan untuk menularkan penyakit menular seksual. Sehingga berhati-hatilah, lebih baik hindari risiko tersebut!!!   Baca juga: 7 Manfaat Pijatan Untuk Kesehatan Tubuh   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: mademan
 02 Sep 2020    21:00 WIB
Bingung, Cara Membuat Istri Orgasme ?
Merasa bingung mengapa istri Anda tampaknya sulit sekali mencapai orgasme? Apakah ada yang salah dengan cara Anda atau justru ada gangguan pada organ kewanitaan istri Anda? Sebelum Anda mulai berpikir negatif, ada baiknya bila Anda mempelajari 10 pengetahuan dasar tentang orgasme wanita di bawah ini terlebih dahulu.   Hentikan Obsesi Anda dan Istri Untuk Selalu Mencapai Orgasme Seperti halnya Anda sebagai pria takut mencapai orgasme dan berejakulasi terlalu dini, para wanita pun merasakan ketakutan yang sama bila ia membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk mencapai orgasme. Hal ini dapat membuatnya sering berpura-pura mencapai orgasme atau bahkan memutuskan untuk sama sekali tidak mencapai orgasme. Apa solusinya? Berhentilah merasa terobsesi untuk selalu mencapai orgasme, baik Anda maupun pasangan Anda. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Swedia, merasa rileks merupakan salah satu cara terpenting untuk membuat seorang wanita mencapai orgasme. Jadi, setiap kali Anda dan istri berhubungan intim, jangan selalu terburu-buru. Buatlah diri Anda dan istri Anda menikmati setiap detiknya. Dengan demikian, istri Anda pun akan segera mencapai orgasme.   Istri Merasa Senang = Mudah Mencapai Orgasme Tahukah Anda bahwa pengalaman seks terbaik biasanya bukan dimulai dari saat Anda dan pasangan bercumbu tetapi jauh sebelum itu? Membuat istri Anda tertawa dengan melakukan berbagai hal konyol (perlu diingat bahwa rumah yang kotor dan berantakan akan membuatnya kehilangan gairah untuk berhubungan intim). Jadi buatlah si dia tertawa dan senang sepanjang hari.   Beritahu Betapa Indah Tubuhnya Sebagian besar wanita seringkali merasa khawatir mengenai penampilan dan bentuk tubuhnya setiap kali ia berhubungan intim dengan pasangannya. Bahkan sebuah penelitian baru menemukan bahwa wanita yang merasa malu akan bentuk tubuhnya lebih sulit mencapai orgasme. Jadi, bila Anda ingin membuat si dia lebih cepat mencapai orgasme, jangan ragu untuk memuji bentuk tubuhnya yang indah tersebut.   Mainkan Payudaranya Saat pemanasan, mainkanlah payudaranya dengan lembut, jangan hanya memfokuskan perhatian Anda pada puting susunya saja, tetapi juga pada seluruh payudaranya. Hal ini dikarenakan seluruh payudara justru lebih sensitif daripada puting susu (bila putting susu belum distimulasi). Setelah istri Anda merasa bergairah, maka darah pun akan mengalir ke dalam puting susunya, yang akan membuatnya menjadi lebih sensitif.   Ubah Gerakan Anda Untuk memaksimalkan kepuasan istri Anda, tingkatkan jumlah kontak Anda dengan berbagai area sensitif pada tubuhnya. Saat Anda melakukan penetrasi, fokuskanlah gerakan Anda pada gerakan naik-turun, bukannya gerakan keluar-masuk. Dengan demikian, Anda pun dapat menstimulasi klitorisnya dengan maskimal.   Baca juga: Tips Untuk Membuat Wanita Selalu Mencapai "Big O" Saat Bercinta   Ketahui Tanda-tanda Si Dia Akan Mencapai Orgasme Saat Anda melakukan pemanasan, mulailah dengan perlahan (jangan langsung menyerang istri Anda), sambil memperhatikan bagaimana reaksinya. Dengan melakukan hal ini, Anda pun dapat mengetahui gerakan apa yang ia sukai dan tidak sukai. Selain itu, perhatikan juga warna kulit bibir vagina dan otot perutnya. Saat seorang wanita akan mencapai orgasme, bibir vaginanya biasanya akan menjadi lebih gelap karena peningkatan volume darah. Otot perutnya pun akan mengeras.   Ikuti Petunjuknya Berbeda dengan pria yang tidak dapat diinterupsi saat akan mencapai orgasme, para wanita bisa. Jadi, saat istri Anda tampaknya sudah akan mencapai orgasme, jangan coba-coba mengganti gaya atau gerakan atau bahkan berhenti karena hal ini dapat membuat istri Anda batal mencapai orgasme.   Biarkan Si Dia Mencapai Orgasme Terlebih Dahulu Bagi banyak wanita, terutama mereka yang memiliki klitoris yang sangat sensitif, akan lebih baik bila mereka terlebih dahulu mencapai orgasme. Hal ini dikarenakan stimulasi berlebihan pada klitorisnya saat Anda melakukan penetrasi, dapat membuat klitorisnya menjadi terlalu nyeri atau malah mati rasa atas berbagai stimulasi seksual. Jadi, puaskanlah istri Anda sebelum Anda memulai penetrasi.   Perlu diketahui bahwa ambang batas orgasme seorang wanita biasanya akan menurun setelah ia berhasil mencapai orgasmenya yang pertama, yang berarti si dia lebih mudah mencapai orgasme pada kesempatan berikutnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 31 Aug 2020    17:00 WIB
Miss V Rasa Terbakar Saat Berhubungan Intim, Segera Atasi Dengan Cara Ini!
Miss V rasa seperti terbakar aan terasa sangat mengganggu dan tentu saja membuat tidak nyaman. Bila Anda merasakan kondisi ini secara terus menerus maka kemungkinan Anda mengalami Vulvodynia, untuk memastikan kondisi ini maka diperlukan pemeriksaan. Anda bisa melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan.   Selain pemberian obat ada beberapa penanganan yang dapat Anda lakukan, seperti dibawah ini: Pelumasan Untuk mencegah rasa nyeri saat berhubungan intim, gunakan banyak pelumasan yang larut dalam air selama berhubungan intim. Kompres Dingin Taruh langsung di area miss V Anda, kompres dingin bisa membantu mengurangi gatal dan nyeri. Pakaian Yang Tepat Hal ini berarti menghindari pakaian dalam dari bahan nilon dan gunakan celana dalam yang pas. Pakaian dalam ketat membatasi aliran udara ke area genital Anda dan itu sering menyebabkan kelembaban, yang bisa menyebabkan iritasi. Memilih pakaian dalam terbuat dari katun 100%, dapat meningkatkan aliran udara sehingga menjadi lebih kering. Mandi Yang Benar Hindari berendam dalam air panas, menghabiskan waktu dengan berendam dalam air panas bisa menyebabkan gatal dan rasa tidak nyaman. Pertimbangkan untuk berendam dua atau tiga kali sehari dalam bak mandi berisi air suam-suam kuku atau dingin selama 5- 10 menit. Saat Anda sedang mandi, gunakan air biasa untuk membersihkan vulva dengan lembut dengan tangan Anda. Setelah membersihkan organ intim maka oleskan petroleum jelly atau pelumas bebas pengawet lainnya setelah mandi yang akan melindungi miss V Anda. Latihan Otot Dasar Panggul Anda mungkin mengalami ketegangan pada otot dasar panggul Anda. Belajar dan berlatih untuk membantu mengendurkan otot-otot itu bisa membantu meringankan rasa sakit. Terapi fisik dasar panggul bisa sangat membantu. Hidup Sehat Berolahraga secara teratur untuk meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi tingkat nyeri. Tulis dalam buku harian Anda untuk menilai apakah makanan tertentu menimbulkan rasa sakit Anda, bila ada tentu Anda harus menghindarinya.   Baca juga: Tips Untuk Vagina yang Sehat dan Kencang   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: healthywomen
 26 Aug 2020    13:00 WIB
Makan Buah Ini Akan Membantu Menurunkan Risiko Stroke Untuk Wanita
Sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal Of The American Heart Association mengatakan bahwa buah golongan citrus seperti jeruk, jeruk bali, lemon, jeruk nipis akan membantu menurunkan risiko stroke iskemik pada wanita. Dalam studi tersebut mengatakan bahwa wanita yang mengkonsumsi buah-buahan seperti jeruk dan jeruk bali akan menurunkan risiko stroke sebesar 19% bila dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi buah-buahan golongan citrus. Studi Para peneliti mempelajari secara spesifik bahwa kandungan flavonoid dalam buah-buahan golongan citrus membantu menurunkan risiko stroke. Flavanoid adalah salah fitokmia yang ada pada pigmen merah, biru dan kuning pada buah-buahan dan sayur-sayuran. Beberapa studi lain mengatakan bahwa flavonoid memiliki kemampuan antioksidan yang luar biasa bahkan melebihi kemampuan vitamin C dan vitamin E. Para penliti juga menemukan bahwa flavonoid dapat mengaktifkan mekanisme dalam tubuh yang menghambat pertumbuhan tumor. Semua tanaman yang mengandung flavonoid tinggi adalah seperti buah golongan citrus, buah-buahan beri, teh hijau, coklat hitam dan anggur merah. Penelitian lain juga mengatkan bahwa kandungan flavonoid dalam buah-buahan golongan citrus, memiliki efek pada aliran darah dan keelastisan pembuluh darah, sehingga hal ini akan membantu menurunkan risiko terkena stroke. Kandungan flavonoid akan membantu menjaga salah satu mekanisme penting dalam tubuh seperti mengurangi efek peradangan dan memperbaiki fungsi pembuluh darah. Buah golongan citrus ampuh melawan risiko stroke Para peneliti yang selama 14 tahun mempelajari data yang akurat, termasuk laporan penelitian dimana sekitar 70 ribu wanita yang memberikan data mengenai pola makannya dengan detail. Para wanita tersebut membuat catatan mengenai konsumsi sayur dan buah-buahan selama 4 tahun. Kemudian para peneliti mengidentifikasi hubungan antara 6 kelas flavonoid dengan risikso stroke iskemik, stroke perdarahan dan stroke total. Dari penelitian ditemukan bahwa kandungan flavonoid dalam buah golongan citrus dapat menurunkan risiko stroke paling signifikan. Jadi untuk membantu Anda dalam menurunkan risiko stroke usahakan untuk banyak konsumsi buah golongan citrus, namun ada baiknya Anda mencampur dengan beberapa buah-buahan lain untuk mendapatkan manfaat lain dari buah-buahan tersebut. Baca juga: Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: prevention
 10 Aug 2020    11:00 WIB
10 Tanda Kanker Serviks yang Perlu Diwaspadai Para Wanita
Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi pada wanita di seluruh dunia. Kanker ini terjadi pada leher rahim, yaitu bagian bawah rahim yang berhubungan dengan vagina. Hampir semua kasus kanker serviks terjadi akibat infeksi HPV (human papillomavirus). Semua wanita pada usia berapa pun memiliki resiko untuk menderita kanker serviks bila mereka telah aktif secara seksual. Beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko seorang wanita untuk menderita kanker serviks adalah berhubungan seks tanpa pengaman (seks bebas), memiliki banyak pasangan seksual, memiliki berat badan berlebih, menggunakan pil KB, faktor genetika, merokok, memiliki daya tahan tubuh yang rendah, sering hamil, dan kehamilan pertama terjadi saat berusia muda. Salah satu hal paling menakutkan dari kanker ini adalah penderita tidak akan mengalami gejala apapun pada stadium awal. Gejala biasanya mulai muncul saat sel kanker telah menyebar ke kandung kemih, hati, usus, atau paru-paru. Karena keberhasilan pengobatan kanker serviks akan lebih tinggi bila sel kanker ditemukan pada stadium dini, maka segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini.   Perdarahan Abnormal dari Dalam Vagina Sebagian besar wanita yang didiagnosa menderita kanker serviks mengalami perdarahan tidak teratur dari vagina. Perdarahan yang terjadi di luar masa menstruasi dapat merupakan indikator kanker serviks. Selain karena kanker serviks, perdarahan abnormal dari vagina juga dapat terjadi akibat gangguan keseimbangan kadar hormonal, menderita penyakit radang panggul, atau infeksi pada organ reproduksi. Saat sel kanker menyebar ke jaringan di sekitarnya, maka sel kanker akan membentuk sebuah pembuluh darah baru yang abnormal dan mudah pecah, yang akan menyebabkan terjadinya perdarahan. Perdarahan ini dapat terjadi di antara siklus menstruasi, setelah berhubungan intim, setelah menopause, atau bahkan setelah pemeriksaan panggul. Oleh karena itu, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila Anda mengalami perdarahan di antara masa menstruasi atau setelah berhubungan intim.   Keluarnya Cairan Abnormal dari Vagina (Keputihan) Keluarnya cairan jernih tak berbau dalam jumlah sedikit dari vagina merupakan hal yang normal. Akan tetapi, bila cairan yang keluar dari dalam vagina bertambah banyak dan berbau tidak sedap, hal ini dapat merupaakn gejala dari infeksi atau kanker rahim atau kanker serviks. Kanker serviks biasanya akan menyebabkan keputihan yang banyak, cair, berwarna pucat atau cokelat atau bercampur dengan darah. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila Anda mengalami hal ini.   Nyeri Saat Berhubungan Intim Nyeri saat berhubungan intim merupakan gejala penting lainnya dari kanker serviks. Gejala ini menunjukkan bahwa kanker serviks telah memasuki stadium lanjut, di mana sel kanker telah menyebar ke berbagai jaringan dan organ reproduksi. Selain nyeri, Anda juga akan mengalami gejala lain seperti keluarnya cairan kental berbau tidak sedap dari vagina. Gangguan lain yang dapat menyebabkan gejala yang sama adalah infeksi atau menderita penyakit menular seksual. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila mengalami hal ini.   Nyeri Pinggul Nyeri pinggul merupakan keluhan yang sering dialami oleh wanita. Kram dan nyeri perut merupakan hal yang sering dialami saat seorang wanita menstruasi dan biasanya bukanlah gejala kanker atau gangguan berat lainnya. Akan tetapi, bila rasa nyeri ini berlangsung lama dan lebih sering terjadi, maka rasa nyeri pinggul yang Anda rasakan dapat merupakan gejala dari kanker serviks. Pada penderita kanker serviks, rasa nyeri ini biasanya terjadi pada waktu yang tidak biasa dan dapat terjadi secara mendadak. Selain itu, nyeri ini biasanya tidak akan timbul kecuali bila kanker telah memasuki stadium lanjut. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila Anda mengalami gejala ini.   Baca juga: Penyebab, Resiko, dan Pengobatan Kanker Serviks   Merasa Tidak Nyaman Saat Buang Air Kecil Kanker serviks juga dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman saat buang air kecil. Gejala ini merupakan salah satu gejala khas dari kanker serviks. Rasa tidak nyaman saat buang air kecil dapat berupa rasa seperti terbakar atau tersengat atau kencang saat buang air kecil. Gejala ini biasanya terjadi saat sel kanker telah menyebar ke jaringan sekitarnya, yang membutuhkan pengobatan segera untuk mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut. Selain kanker serviks, rasa tidak nyaman saat buang air kecil juga dapat disebabkan oleh beberapa gangguan lain seperti infeksi saluran kemih, gangguan kandung kemih, infeksi jamur, atau penyakit menular seksual. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter untuk memastikan apa penyebab rasa tidak nyaman saat Anda buang air kecl.   Menstruasi Menjadi Semakin Lama dan Volumenya Semakin Banyak Menstruasi yang menjadi semakin lama dan semakin banyak merupakan salah satu gejala kanker serviks yang sering ditemukan. Hal ini disebabkan oleh iritasi serviks akibat penyebaran sel kanker. Darah menstruasi dianggap banyak bila Anda harus mengganti pembalut atau tampon lebih dari 1 kali setiap 2 jam. Selain kanker, volume darah menstruasi yang banyak juga dapat disebabkan oleh gangguan keseimbangan hormonal, mioma uteri, polip, penyakit radang panggul, endometriosis, gangguan tiroid, gangguan hati, gangguan ginjal, atau karena obat-obatan tertentu. Segera beritahu dokter Anda bila Anda mengalami perubahan pola menstruasi.   Ketidakmampuan Mengendalikan Keinginan Untuk Buang Air Kecil Menjadi lebih sering buang air kecil merupakan hal yang sering ditemukan pada wanita hamil dan pada mereka yang banyak minum. Akan tetapi, jika Anda mengalami hal ini tanpa penyebab yang jelas, Anda mungkin harus segera memeriksakan diri ke seorang dokter. Ketidakmampuan mengendalikan keinginan untuk buang air kecil biasanya merupakan pertanda bahwa sel kanker telah menyebar jauh hingga ke kandung kemih atau bagian saluran kemih lainnya. Penderita kanker serviks biasanya mengalami kesulitan mengendalikan keinginannya untuk buang air kecil dan ditemukan adanya darah di dalam air kemihnya. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila mengalami gejala ini.   Penurunan Berat Badan Tanpa Penyebab yang Jelas Seperti halnya pada kanker jenis lain, penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas dapat merupakan gejala dari kanker serviks. Hal ini dikarenakan saat seseorang menderita kanker, maka sistem kekebalan tubuh harus bekerja ekstra kersa untuk melawan sel kanker. Untuk itu, tubuh akan memproduksi suatu protein kecil bernama sitokin, yang akan membakar lemak lebih banyak daripada biasanya, yang akan membuat penderita mengalami penurunan berat badan walaupun tidak mengubah pola makannya. Jika Anda tiba-tiba mengalami penurunan berat badan dan juga mengalami beberapa gejala lain di atas, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter karena dapat merupakan gejala dari kanker serviks.   Selalu Merasa Lelah Sibuk bekerja tentu saja dapat membuat siapa saja merasa lelah, tetapi rasa lelah ini biasanya akan menghilang setelah Anda beristirahat. Akan tetapi, jika Anda tetap merasa lelah dan tidak bertenaga di sebagian besar waktu, walaupun telah cukup beristirahat, maka hal ini dapat merupakan gejala dari suatu penyakit. Saat menderita kanker, sel darah merah sehat akan digantikan oleh sel darah putih untuk melawan kanker. Hal ini akan menyebabkan terjadinya anemia, yang akan membuat penderita merasa sangat lelah, lemas, dan tidak nafsu makan. Selain itu, juga akan terjadi penurunan suplai oksigen di dalam tubuh. Ditemukannya gejala anemia pada seorang penderita kanker merupakan tanda bahaya yang menunjukkan bahwa kanker berkembang pesat, yang membutuhkan pengobatan segera.   Kaki Terasa Nyeri Para wanita yang didiagnosa menderita kanker serviks seringkali mengalami pembengkakan dan nyeri pada kakinya. Saat sel kanker telah menyebar, maka ia akan menghambat aliran darah, yang akan menyebabkan pembengakakan pada kaki. Pembengkakan pada kaki seringkali membuat penderita merasa nyeri di daerah kaki hingga sulit melakukan aktivitasnya sehari-hari. Bila rasa nyeri pada kaki memang disebabkan oleh kanker serviks, maka rasa nyeri akan bersifat konstan dan semakin meningkat seiring dengan berlalunya waktu. Kadangkala, penderita juga dapat mengalami nyeri pinggang. Menderita nyeri pada daerah kaki bukan berarti merupakan tanda bahwa Anda pasti menderita kanker. Akan tetapi, bila Anda mengalami nyeri di daerah kaki yang disertai dengan beberapa gejala lain yang disebutkan di atas, dianjurkan agar Anda segera memeriksakan diri Anda ke seorang dokter.   Untuk mencegah dan mendeteksi adanya kanker serviks sedini mungkin, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan seperti: Wanita yang berusia antara 20-30 tahun dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan (pap smear) setiap 3 tahun sekali, sedangkan wanita yang berusia antara 30-65 tahun harus melakukan pemeriksaan kesehatan setiap 3-5 tahun sekali Menerima vaksin HPV sebelum berusia 20 tahun Berhenti merokok dan jangan menjadi perokok pasif Hindari berbagai perilaku yang dapat meningkatkan resiko tertular berbagai jenis penyakit menular seksual   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies