Your browser does not support JavaScript!
 30 Jul 2016    12:00 WIB
Cara Merawat Kuku Secara Alami Agar Kuat dan Cantik
Sering menggunakan kuku palsu dari akrilik, cat kuku dan melakukan pedikur-menikur dapat membuat kuku rapuh. Tanda-tanda kerapuhan kuku adalah kuku berwarna kuning, berlubang-lubang dan bergaris-garis. Padahal kuku adalah bagian tubuh yang menggambarkan siapa diri Anda. Kuku berkilau dengan bentuk terawat menandakan Anda wanita yang bisa merawat diri. Agar kuku kuat dan tidak mudah patah, Anda bisa menggunakan tips ini: Minyak zaitun dan perasan lemonAmbil 1 sendok teh minyak zaitun kemudian campurkan dengan beberapa tetes perasan lemon. Oleskan campuran ini pada kuku Anda sambil memijatnya agar campuran tersebut terserap merata. Campuran minyak zaitun dan perasan lemon dapat membuat kuku Anda lebih kuat dan sehat. Garam dan perasan lemonCampur 2 sendok penuh garam dengan 2 tetes perasan lemon. Letakkan campuran ini didalam mangkok kemudian tuangkan air hangat kedalamnya. Rendam tangan Anda dalam air hangat tersebut selama 10-15 menit. Anda dapat mengulanginya 2 kali dalam seminggu. Minyak tea tree dan vitamin EAmbil 1 sendok minyak tea tree kemudian campurkan dengan beberapa tetes vitamin E. oleskan campuran ini ke kuku Anda sambil lakukan pemijatan ringan agar campuran ini menyerap ke dalam kuku. Campuran ini tidak hanya dapat membuat kuku kuat, tetapi juga dapat mencegah timbulnya jamur kuku dan masalah infeksi lain. Pertumbuhan kuku jari tangan dalam satu minggu rata-rata 0,5 - 1,5 mm, empat kali lebih cepat dari pertumbuhan kuku jari kaki. Pertumbuhan kuku juga dipengaruhi oleh panas tubuh.Perawatan kuku ini bisa juga dilakukan dengan cara yang alami tanpa perlu mengeluarkan banyak uang, karena bahan-bahan yang dibutuhkan juga banyak tersedia di sekitar Anda.Sumber: healthmeup
 29 Nov 2015    21:00 WIB
Vitamin dan Mineral Penting Untuk Orang Dewasa
1.      Kalium Seperti halnya kalsium dan vitamin C, kalium juga merupakan komponen penting untuk mengatur tekanan darah. Natrium meningkatkan tekanan darah anda, sementara kalium menurunkannya. Selain itu, kalium juga dapat membantu anda mengatasi batu ginjal dan penipisan tulang. Orang dewasa biasanya membutuhkan 4.700 mg kalium setiap harinya. Sumber utama kalium adalah kentang. Sebuah kentang kecil saja mengandung sekitar 740 mg kalium. Beberapa makanan yang juga mengandung kalium adalah prem, wortel, jeruk, tomat, kedelai, halibut, tuna, cod, susu, dan yogurt.   2.      Vitamin D Vitamin D merupakan vitamin yang dapat dibentuk oleh tubuh dengan bantuan sinar matahari. Akan tetapi, kurangnya paparan terhadap sinar matahari sekarang ini membuat vitamin D di dalam tubuh anda juga berkurang. Sekitar 20% orang dewasa mengalami kekurangan vitamin D. Vitamin D dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk tulang yang kuat bersama dengan kalsium. Orang dewasa biasanya membutuhkan sekitar 600 IU setiap harinya. Pada orang dewasa yang berusia lebih dari 70 tahun, dibutuhkan sekitar 800 IU. Berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin D adalah salmon, tuna, sardin, jamur, kuning telur, susu, dan jus jeruk yang telah diperkaya oleh vitamin D.   3.      Kalsium Kekurangan kalsium dapat meningkatkan resiko terjadinya osteoporosis dan patah tulang. Selain tulang, saraf dan otot anda pun memerlukan kalsium. Orang dewasa yang berusia 19-50 tahun memerlukan 1.000 mg kalsium setiap harinya. Wanita berusia lebih dari 50 tahun dan orang dewasa berusia lebih dari 70 tahun memerlukan 1.200 mg kalsium setiap harinya. Beberapa makanan yang mengandung kalsium adalah susu dan produknya, yogurt, kedelai, salmon, lobak, tahu, dan berbagai makanan dan minuman lain yang telah diperkaya dengan kalsium.   4.      Serat Serat di dalam makanan dapat membantu sistem pencernaan anda dan dapat menurunkan resiko penyakit jantung serta diabetes. Wanita membutuhkan sekitar 25 gram serat setiap harinya, pria membutuhkan sekitar 38 gram serat setiap harinya, akan tetapi sebagian besar orang membutuhkan sekitar 15 gram serat setiap harinya. Beberapa makanan sumber serat adalah kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, dan gandum.   Sumber: webmd  
 28 Sep 2015    16:00 WIB
Berbagai Suplemen Untuk Membantu Mengatasi Rasa Nyeri
Benarkah konsumsi suplemen tertentu dapat membantu mengurangi rasa nyeri kronik? Menurut seorang dokter ahli di Scripps Center for Integrative Medicine, hal ini mungkin saja. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis suplemen yang sering digunakan untuk membantu mengurangi rasa nyeri.   Baca juga: Berbagai Suplemen Pencegah Jerawat   Tanaman Herbal Adanya proses peradangan kronik di dalam tubuh memiliki peranan yang cukup penting dalam terjadinya berbagai nyeri kronik di dalam tubuh, termasuk radang sendi (osteoartritis) dan nyeri punggung serta pinggang. Selain berbagai jenis obat golongan NSAID (non steroid anti inflammatory drugs) yang memang telah banyak digunakan untuk mengatasi rasa nyeri, terdapat beberapa jenis tanaman herbal yang ternyata memiliki cara kerja yang hampir sama dengan berbagai jenis obat golongan NSAID tersebut. Beberapa jenis tanaman herbal tersebut adalah kunyit, teh hijau, jahe, rosemary, cakar kucing (tanaman), cakar setan (tanaman), dan willow bark (tanaman). Menurut para ahli, di antara berbagai jenis tanaman herbal di atas, kunyit merupakan tanaman herbal terbaik untuk membantu mengatasi nyeri. Hal ini dikarenakan kunyit memiliki cara kerja yang sama dengan obat golongan NSAID. Oleh karena itu, suplemen kunyit pun memiliki efek samping yang sama dengan obat golongan NSAID, yaitu perdarahan dan nyeri lambung. Akan tetapi, efek samping ini biasanya tidak seberat efek samping NSAID. Bila Anda menggunakan obat pengencer darah, dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum menggunakan berbagai jenis suplemen anti nyeri di atas.   Minyak Ikan Anda mungkin sudah familiar dengan suplemen minyak ikan. Suplemen minyak ikan merupakan salah satu jenis suplemen yang telah terbukti dapat membantu mengatasi berbagai gangguan kesehatan, mulai dari gangguan jantung dan pembuluh darah hingga depresi serta asma. Selain itu, minyak ikan juga telah terbukti dapat membantu mengurangi proses radang (inflamasi) dan nyeri yang disebabkan oleh berbagai jenis gangguan kesehatan kronik. Kandungan asam lemak omega 3 di dalam minyak ikan ini dapat membantu mengurangi rasa nyeri kronik seperti nyeri kepala, nyeri punggung, nyeri pinggang, beberapa jenis nyeri saraf, dan nyeri akibat penyakit autoimun (radang sendi reumatoid/reumatoid artritis).   Vitamin D Berbagai penelitian telah berhasil menemukan adanya hubungan antara kekurangan vitamin D dengan peningkatan resiko terjadinya nyeri kronik. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2009 menemukan bahwa seorang penderita nyeri kronik yang juga memiliki kadar vitamin D yang rendah di dalam tubuhnya membutuhkan dosis obat anti nyeri yang lebih banyak, yaitu hingga 2 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan penderita nyeri yang tidak menderita kekurangan vitamin D. Para ahli menganjurkan pemberian suplemen vitamin D untuk membantu mengurangi rasa nyeri bila kadar vitamin D penderita kurang dari 50-70 nanogram/mL. Para ahli menemukan bahwa pemberian suplemen vitamin D ini dapat membantu mengatasi rasa nyeri pada penderita fibromialgia, nyeri tulang, dan nyeri sendi.   Capsaicin Anda dapat menemukan capsaicin di dalam berbagai jenis cabai. Capsaicin ini ternyata dapat membantu mengurangi rasa nyeri bila dioleskan langsung pada kulit. Pemberian capsaicin topikal (dioleskan langsung pada kulit) dapat membantu mengurangi segala jenis nyeri. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa senyawa capsaicin ini dapat membantu mengatasi nyeri akibat radang sendi reumatoid, radang sendi, psoriasis, herpes, neuropati diabetikum, nyeri punggung, fibromialgia, dan nyeri kepala. Akan tetapi, satu hal yang perlu Anda ingat adalah rasa nyeri Anda mungkin akan memburuk selama beberapa hari sebelum mulai membaik bila Anda menggunakan capsaicin. Selain itu, penggunaan capsaicin secara langsung pada kulit juga dapat menyebabkan terjadinya iritasi kulit.   Glukosamin Sulfat Bila Anda menderita nyeri sendi, maka konsumsi suplemen glukosamin tampaknya adalah yang paling tepat bagi Anda. Berbagai penelitian telah menemukan bukti kuat bahwa suplemen glukosamin ini dapat membantu mengatasi nyeri akibat radang sendi di daerah lutut. Suplemen glukosamin biasanya dikombinasikan dengan kondroitin, yang juga bermanfaat untuk membantu mengatasi rasa nyeri sendi. Menurut berbagai penelitian, selain dapat membantu mengatasi rasa nyeri akibat radang sendi, glukosamin ternyata juga dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit tersebut.   Magnesium Beberapa penelitian telah menemukan bahwa suplemen magnesium dapat membantu mengatasi rasa nyeri yang disebabkan oleh beberapa hal seperti migrain, kram otot, dan fibromialgia.   Bromelain Enzim yang dapat ditemukan pada buah nanas ini ternyata dapat membantu mengurangi proses radang dan nyeri di dalam tubuh. Beberapa penelitian menemukan bahwa enzim bromelain dapat membantu mengatasi nyeri akibat radang sendi dan nyeri lutut. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mencari tahu seberapa baik suplemen ini diserap oleh saluran pencernaan manusia.   Riboflavin (Vitamin B2) Menurut sebuah penelitian, riboflavin mungkin dapat membantu menurunkan frekuensi terjadinya migrain. Akan tetapi, sebuah penelitian lainnya tidak mendukung hasil penelitian di atas.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: webmd
 17 Jul 2014    09:00 WIB
8 Hal Kontra Mengkonsumsi Vitamin
Anda memerlukan untuk mengkonsumsi vitamin, protein dan nutrisi lain untuk tetap sehat dan bugar. Berbagai fungsi tubuh tergantung pada vitamin, mulai dari pertumbuhan kuku sampai proses pencernaan makanan. Karena pentingnya mengkonsumsi vitamin, banyak orang cenderung untuk meminum vitamin dalam bentuk suplemen. Suplemen tidak buruk bagi kesehatan, tetapi terkadang bisa menimbulkan beberapa reaksi negatif. Berikut adalah hal-hal yang bertentangan saat Anda mengkonsumsi vitamin: Konsumsi vitamin berlebihan Vitamin memiliki efek yang baik bagi tubuh, namun bila dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan efek yang tidak baik untuk tubuh. Misalnya apabila konsumsi vitamin C terlalu berlebihan akan berefek pada ginjal. Mengkonsumsi macam-macam vitamin Mengkonsumsi terlalu banyak macam vitamin juga tidak baik untuk tubuh. Karena akan menghambat efek dari masing-masing vitamin. Bukan alternatif Dengan mengkonsumsi vitamin bukan berarti Anda boleh makan makanan yang tidak sehat.  Cara yang benar Apabila Anda mengkonsumsi  vitamin pastikan dengan cara yang benar. Misalkan Anda mengkonsumsi vitamin C harus banyak minum air putih. Untuk membantu proses pembuangan bahan vitamin yang sudah tidak berguna. Vitamin untuk ibu hamil Untuk wanita hamil harus memperhatikan vitamin yang diminum dan sebaiknya Anda konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Untuk wanita hamil tidak disarankan untuk mengkonsumsi vitamin A karena akan mengganggu janin. Mencampur vitamin akan berbahaya Ada berbagai macam vitamin, ada yang terbuat dari bahan kimia maupun bahan alami. Apabila kedua hal ini dicampur akan membahayakan bagi tubuh. Meningkatkan berat badan Mengkonsumsi vitamin akan berefek pada berat tubuh seseorang. Maka itu perlu perhatian terhadap berat badan untuk orang yang sering konsumsi vitamin Alergi Bahan kimia yang terdapat di dalam vitamin, terkadang dapat menimbulkan alergi Untuk  Anda yang sering mengkonsumsi vitamin. Apabila Anda mengkonsumsi vitamin dengan cara yang tepat, vitamin akan membantu mempertahankan kesehatan Anda. Konsultasikan dengan dokter untuk kebutuhan vitamin yang Anda perlukan. Sumber: boldsky