Your browser does not support JavaScript!
 05 Jun 2020    11:00 WIB
Dampak Kekurangan Vitamin B12 Bagi Kesehatan Anda
Setiap manusia membutuhkan karbohidrat, protein, lemak ,vitamin, mineral, dan antioksidan untuk bertahan hidup dan menjalankan fungsinya dengan baik. Mengkonsumsi diet sehat, tidur yang cukup, mengatasi stress, dan berolahraga teratur merupakan kombinasi yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan Anda. Kekurangan salah satu atau beberapa nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh Anda dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan seperti yang akan dibahas di bawah ini mengenai kekurangan vitamin B12. Vitamin B12 diperlukan oleh tubuh untuk proses pembentukan sel darah merah. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan terjadinya anemia. Beberapa gejala anemia yang dapat ditemukan adalah badan terasa lemah, merasa sangat lelah, dan bingung. Seseorang dapat mengalami defisiensi (kekurangan) vitamin B12 dan zat besi bila ia jarang mengkonsumsi berbagai produk hewani. Selain digunakan untuk membantu proses produksi sel darah merah, vitamin B12 juga diperlukan tubuh untuk proses metabolisme protein dan lemak. Jadi, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan tubuh tidak dapat memetabolisme protein dan lemak dengan baik. Sebenarnya, terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi laju metabolisme tubuh selain dari vitamin B12 yaitu suhu tubuh, mood, kadar energi tubuh, proses pencernaan, dan pernapasan seseorang. Kekurangan vitamin B12 dapat membuat seseorang tidak dapat berolahraga atau sulit berolahraga untuk waktu yang lama dan membuat tubuh lebih sulit membakar kalori. Satu lagi dampak dari kekurangan vitamin B12 dalam tubuh Anda adalah memutihnya rambut Anda sebelum waktunya. Rambut yang memutih terjadi akibat folikel rambut Anda kekurangan oksigen, yang dapat terjadi karena rendahnya kadar sel darah merah di dalam tubuh Anda. Beberapa makanan yang merupakan sumber vitamin B12 adalah ikan, daging merah, daging unggas, telur, sereal yang telah diperkaya oleh vitamin B12, susu dan berbagai produknya.     Sumber: healthyeating
 26 Oct 2019    16:00 WIB
Efek Samping dari Suntikan Vitamin B12
Vitamin B12 atau sianokobalamin merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi penting seperti membuat DNA di dalam sel dan membentuk sel darah merah. Berbagai jenis produk hewani seperti daging, susu, dan telur mengandung vitamin B12.  Sebagian besar orang dapat memenuhi kebutuhan vitamin B12 harian mereka melalui makanan. Pada beberapa orang yang tidak dapat menyerap vitamin B12 dengan baik karena gangguan pada saluran pencernaannya memerlukan suntikan vitamin B12.  Walaupun suntikan vitamin B12 biasanya aman, akan tetapi dapat terjadi beberapa efek samping seperti disebutkan di bawah ini. Berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi suplemen atau obat-obatan apapun.   Pembengkakan dan Reaksi Kulit Salah satu reaksi tubuh terhadap suntikan vitamin B12 adalah pembengkakan. Pembengkakan ini dapat terjadi pada lengan, kaki, tangan, pergelangan kaki, dan kaki. Pada beberapa orang, pembengkakan dapat terjadi pada seluruh tubuh. Selain itu, dapat terjadi peningkatan berat badan dalam waktu singkat.  Selain itu, dapat terjadi reaksi kulit setelah suntikan vitamin B12 seperti kulit tampak kemerahan; terutama pada wajah, muncul bintik-bintik merah atau bercak kemerahan pada kulit, dan rasa gatal pada kulit.   Gangguan Pencernaan Beberapa orang dapat mengalami gangguan pencernaan setelah menerima suntikan vitamin B12. Beberapa gangguan pencernaan yang dapat terjadi adalah mual, muntah, rasa tidak nyaman pada perut, dan diare ringan.   Gangguan Sistem Saraf Setelah menerima suntikan vitamin B12, beberapa orang mungkin mengalami gangguan pada sistem sarafnya, yang menyebabkan terjadinya pusing, kesulitan berjalan secara normal, merasa gugup, cemas, badan terasa lemah, dan gerakan tidak terkoordinasi. Beberapa efek samping lainnya yang dapat timbul adalah nyeri kepala dan merasa tertusuk-tusuk.   Reaksi Alergi Walaupun jarang terjadi, reaksi alergi dapat timbul setelah seseorang menerima suntikan vitamin B12. Hal ini diduga akibat adanya kontaminasi pada suntikan vitamin B12. Reaksi alergi ini biasanya terjadi dalam waktu beberapa minggu setelah suntikan vitamin B12 pertama. Beberapa gejala alergi yang dapat ditemukan adalah kesulitan bernapas, pembengkakan pada wajah dan jalan napas, dan timbulnya bintik-bintik kemerahan pada kulit.   Efek Samping Lainnya Beberapa hal lain yang dapat terjadi setelah menerima suntikan vitamin B12 adalah nyeri, termasuk nyeri sendi, nyeri punggung, dan nyeri otot. Selain itu, dapat tpula terjadi infeksi pada tempat suntikan, peningkatan jumlah sel darah merah yang abnormal, hidung meler, nyeri dada, pembengkakan pada lidah, dan demam.  Efek samping suntikan vitamin B12 yang berat adalah bila Anda merasakan rasa hangat, nyeri, atau kemerahan pada kulit lengan atau kaki yang tidak biasanya. Hal ini dapat disebabkan terbentuknya bekuan darah, yang membutuhkan perawatan medis segera.   Sumber: healthyeating.sfgate
 09 Jan 2019    08:00 WIB
Suntik Vitamin B12, Apa Manfaatnya ?
Vitamin B12 merupakan salah satu nutrisi penting yang dapat ditemukan secara alami pada daging, seafood, susu, dan berbagai produk lainnya yang telah diperkaya oleh vitamin B12. Orang lanjut usia dan orang dengan gangguan kesehatan tertentu mungkin tidak dapat menyerap vitamin B12 sebagaimana mestinya.  Untuk mengatasi hal ini maka dokter mungkin akan memberikan suntikan vitamin B12 untuk mencegah terjadinya defisiensi. Selain itu, suntikan vitamin B12 seringkali diberikan untuk menambah tenaga.   Fungsi Vitamin B12 Vitamin B12 merupakan nutrisi penting bagi fungsi otak, fungsi jantung, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Vitamin B12 membantu proses pembentukan sel darah merah dan sintesis DNA. Vitamin B12 juga dapat membantu menurunkan kadar homosistein, suatu jenis asam amino yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung, osteoporosis, depresi, dan demensia bila terdapat dalam jumlah berlebihan di dalam tubuh. Bila Anda mengalami kekurangan (defisiensi) vitamin B12 dalam waktu singkat, maka Anda mungkin mengalami beberapa gejala di bawah ini seperti merasa sangat lelah, tekanan darah rendah, kelemahan otot, dan penurunan fungsi mental. Bila defisiensi vitamin B12 terjadi dalam jangka waktu lama, maka dapat menyebabkan terjadinya gangguan mood, halusinasi, peningkatan kadar homosistein, berbagai gejala yang menyerupai penyakit Alzheimer, seperti kehilangan daya ingat dan kesulitan berkonsentrasi.   Penyebab Defisiensi Vitamin B12 Vitamin B12 merupakan vitamin larut air, yang berarti tidak dapat disimpan di dalam tubuh dan harus dikonsumsi setiap harinya. Karena sumber utama vitamin B12 adalah daging, seafood, dan susu; maka vegetarian dan orang yang memiliki alergi terhadap makanan ini dapat mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan harian vitamin B12. Selain itu, ada juga orang yang mengalami gangguan penyerapan vitamin B12. 10-30% orang dewasa mengalami gastritis atopic, yang menyebabkan penurunan kemampuan tubuh untuk menyerap vitamin B12 karena kekurangan asam lambung.  Suatu gangguan autoimun seperti penyakit Crohn dan penyakit seliak, alkoholisme, dan anemia pernisiosa juga dapat menyebabkan gangguan penyerapan vitamin B12.   Manfaat Suntikan Vitamin B12 Suntikan vitamin B12 paling sering diberikan untuk mencegah terjadinya defisiensi vitamin B12 atau untuk mengatasi kekurangan vitamin B12 pada orang yang mengalami gangguan penyerapan vitamin ini.  Suntikan vitamin B12 juga diberikan untuk mengatasi rasa lelah, depresi, dan untuk meningkatkan fungsi kognitif pada orang lanjut usia.  Pada orang yang mengalami defisiensi vitamin B12, maka biasanya diberikan 1.000 mcg vitamin B12 melalui suntikan setiap harinya selama 10 hari, kemudian 1 kali seminggu selama 4 minggu. Setelah itu suntikan diberikan 1 kali setiap bulannya seumur hidup.  Untuk meningkatkan fungsi kognitif dapat diberikan 1.000 mcg vitamin B12 setiap harinya selama 5 hari, kemudian sekali sebulan selama 5 bulan. Untuk mengatasi depresi dapat diberikan 1.000 mcg vitamin B12 seminggu sekali selama 4 minggu.   Sumber: healthyeating.sfgate