Your browser does not support JavaScript!
 05 Apr 2020    11:00 WIB
Memasuki Masa Perimenopause Vitamin Apa Yang Harus Dikonsumsi ?
Tubuh seorang wanita mengalami suatu perubahan yang cukup signifikan dalam waktu 5-10 tahun sebelum memasuki masa menopause. Para wanita seringkali mulai merasakan berbagai gejala perimenopause seperti hot flashes (badan terasa panas atau merasa kepanasan), menstruasi tidak teratur, dan mood yang berubah-ubah pada usia pertengahan hingga akhir 40 tahun seiring dengan perubahan kadar hormonal di dalam tubuhnya, seperti pada masa pubertas. Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin dan mineral tertentu serta mengkonsumsi suplemen yang diperlukan dapat membantu tubuh menghadapi masa transisi ini dengan lebih baik dan menurunkan resiko terjadinya berbagai penyakit kronik setelah memasuki masa menopause.   Vitamin B Untuk Atasi Perubahan Mood Saat masa perimenopause, mood yang berubah-ubah membuat Anda merasa bahwa emosi Anda naik dan turun. Anda mungkin merasa mudah marah kemudian menangis kemudian merasa lebih stress daripada biasanya.  Untuk masa perimenopause ini Anda membutuhkan vitamin B kompleks yang berperan penting dalam menjaga kesehatan emosional dan mengurangi stress. Berbagai makanan sumber vitamin B kompleks adalah sayuran hijau, gandum, daging sapi, daging unggas, ikan, telur, dan kacang-kacangan. Mengkonsumsi suplemen vitamin B kompleks juga dapat membantu mengatasi mood Anda yang berubah-ubah selama masa perimenopause. Para ahli menganjurkan agar Anda mengkonsumsi setidaknya 50 mg vitamin B, setiap jenisnya, setiap harinya. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun.   Vitamin D dan Kalsium Untuk Menjaga Kekuatan Tulang Pada masa perimenopause, wanita memiliki resiko tinggi untuk mengalami penurunan kepadatan tulang, yang dapat menyebabkan seseorang menjadi lebih pendek dan lebih mudah mengalami patah tulang setelah memasuki masa menopause. Untuk menjaga kekuatan tulang Anda, Anda membutuhkan 1.000 mg kalsium setiap harinya. Berbagai jenis makanan sumber kalsium adalah susu dan produk olahannya, ikan salmon, ikan sarden, kedelai, dan sayuran hijau. Vitamin D dibutuhkan oleh tubuh Anda untuk membantu penyerapan kalsium. Anda dapat memperoleh vitamin D melalui bantuan sinar matahari atau melalui beberapa jenis makanan sumber vitamin D seperti ikan salmon serta susu atau jus jeruk yang telah diperkaya dengan vitamin D. Selain itu, Anda juga dapat mengkonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D untuk membantu memenuhi kebutuhan harian Anda.   Vitamin C, Vitamin E, dan Beta Karoten Bagi Kesehatan Jantung Wanita lanjut usia memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap penyakit jantung dan serangan jantung. Berbagai jenis antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, dan beta karoten dapat membantu mengurangi stress oksidatif di dalam tubuh. Sebuah penelitian di tahun 2008 menemukan bahwa mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung berbagai vitamin di atas dapat membantu mencegah terjadinya penyakit jantung. Beberapa jenis makanan sumber vitamin C adalah paprika merah dan hijau, buah golongan sitrus, kiwi, brokoli, dan tomat. Beberapa jenis makanan sumber vitamin E adalah biji-bijian, kacang almond, dan hazelnut. Beta karoten dapat ditemukan pada berbagai jenis sayuran dan buah-buahan berwarna oranye, merah, dan kuning.   Kedelai Bagi Hot Flashes Berbagai nutrisi di dalam kedelai dan produk olahannya mungkind apat membantu mengatasi berbagai gejala perimenopause yang Anda alami. Isoflavonoid di dalam kedelai dapat menjadi sumber estrogen alami yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Mengkonsumsi 40-80 mg isoflavonoid dapat membantu mengurangi gejala perimenopause seperti hot flashes dan berkeringat di malam hari. Beberapa makanan yang mengandung isoflavonoid adalah tahu, kacang kapri, kacang hijau, kacang kedelai, tempe, dan susu kedelai.   Sumber: healthyeating.sfgate
 04 Apr 2020    11:00 WIB
6 Vitamin dan Mineral Penting Untuk Anak
Anak-anak dan remaja memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda dengan orang dewasa. Beberapa vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan anak anda akan dibahas di bawah ini: 1.      Kalsium Kalsium merupakan mineral penting bagi pertumbuhan tulang dan gigi anak anda. Semakin banyak tulang yang dibentuk di masa kanak-kanak, maka akan semakin banyak tulang yang ada setelah proses penipisan tulang dimulai nantinya. Kebutuhan kalsium berdasarkan usia anak adalah: Usia 1-3 tahun membutuhkan sekitar 700 mg kalsium setiap harinya Usia 4-8 tahun membutuhkan sekitar 1.000 mg kalsium setiap harinya Usia 9-18 tahun membutuhkan sekitar 1.300 mg kalsium setiap harinya Beberapa jenis makanan sumber kalsium adalah susu, salmon, sayuran hijau, dan berbagai jenis makanan serta minuman yang telah diperkaya dengan kalsium.   2.      Serat Serat memang bukan vitamin ataupun mineral, akan tetapi berbagai jenis makanan yang mengandung serat biasanya juga mengandung berbagai nutrisi penting lainnya, seperti vitamin E, vitamin C, kalsium, magnesium, dan kalium. Anda membutuhkan sekitar 14 gram serat bagi setiap 1.000 kalori yang anda konsumsi. Walaupun tubuh anak-anak lebih kecil daripada orang dewasa, akan tetapi tubuh mereka memerlukan serat sebanyak orang dewasa untuk menjaga kesehatan sistem pencernaannya. Seorang anak berusia 4-8 tahun memerlukan sekitar 25 gram serat bagi 1.500 kalori setiap harinya. Oleh karena itu, anak balita yang makan lebih sedikit daripada anak yang lebih tua, mungkin membutuhkan sekitar 18 gram setiap harinya. Beberapa jenis makanan tinggi serat adalah strawberi, blueberi, raspberi, brokoli, alpukat, dan oatmeal. Selain itu, kacang-kacangan juga merupakan sumber serat yang sempurna. Selain serat, kacang-kacangan juga mengandung protein dan nutrisi penting lainnya seperti vitamin A dan kalium.   3.      Vitamin B Kompleks Vitamin B kompleks merupakan komponen penting bagi metabolisme, energi, dan bagi kesehatan jantung serta sistem saraf anda. Vitamin B yang paling penting adalah vitamin B12. Kebutuhan vitamin B berdasarkan usia adalah: Bayi membutuhkan sekitar 0.5 mcg setiap harinya Balita membutuhkan sekitar 0.9 mcg setiap harinya Anak berusia 4-8 tahun membutuhkan sekitar 1.2 mcg setiap harinya Anak berusia 9-13 tahun membutuhkan sekitar 1.8 mcg setiap harinya Remaja membutuhkan sekitar 2.4 mcg setiap harinya dan 2.6 mcg setiap harinya bagi remaja yang sedang hamil Beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin B12 adalah daging, unggas, ikan, dan telur.   4.      Vitamin D Vitamin D merupakan vitamin yang bekerja sama dengan kalsium untuk membentuk tulang. Selain itu, vitamin D juga dapat membantu tubuh melawan penyakit kronik di masa tua. Bayi dan anak-anak membutuhkan sekitar 400 IU vitamin D setiap harinya. Bayi yang disusui membutuhkan suplemen vitamin D hingga mereka dapat mengkonsumsi susu sapi. Berbagai makanan sumber vitamin D adalah salmon, mackerel, sardin, dan susu.   5.      Vitamin E Vitamin E merupakan vitamin yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin E juga membantu menjaga pembuluh darah anda tetap bersih sehingga aliran darah dapat mengalir dengan lancar. Kebutuhan vitamin E berdasarkan usia adalah: Anak berusia 1-3 tahun membutuhkan 9 IU vitamin E setiap harinya Anak beruisa 4-8 tahun membutuhkan 10.4 IU vitamin E setiap harinya Anak berusia 9-13 tahun membutuhkan 16.4 IU vitamin E setiap harinya Remaja dan orang dewasa membutuhkan 22 IU vitamin E setiap harinya. Berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin E adalah minyak sayuran, kacang-kacangan serperti almond dan hazelnut.   6.      Zat Besi Zat besi merupakan salah satu mineral yang membantu sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh. Anak-anak membutuhkan sekitar 7-10 mg zat besi setiap harinya. Remaja laki-laki memerlukan sekitar 11 mg zat besi setiap harinya, sedangkan remaja perempuan membutuhkan sekitar 15 mg zat besi setiap harinya. Beberapa jenis makanan sumber zat besi adalah daging merah dan daging lainnya yang kaya zat besi, sayuran hijau, kedelai, dan kacang-kacangan.     Sumber: webmd
 24 Mar 2020    16:00 WIB
Vitamin E Dapat Memperlambat Perkembangan Penyakit Alzheimer, Benarkah?
Alzheimer merupakan suatu keadaan di mana terjadi kemunduruan mental secara progresif akibat degenerasi sel-sel otak yang biasanya mengenai orang lanjut usia atau paruh baya. Belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan keadaan ini. Berbagai pengobatan Alzheimer yang ada sekarang ini hanya dapat memperlambat perkembangan atau progresifitas penyakit. Sebuah penelitian terhadap vitamin E yang dilakukan pada tahun 2005 menemukan bahwa mengkonsumsi vitamin E dosis tinggi dapat meningkatkan resiko kematian. Sementara itu, penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa vitamin E tidak dapat mencegah terjadi penyakit jantung atau kanker. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa vitamin E tidak dapat memperbaiki kemampuan berpikir pada orang yang tidak mengalami gangguan daya ingat dan juga tidak dapat memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer pada orang yang mengalami gangguan kognitif ringan. Akan tetapi, sebuah penelitian lainnya menemukan bahwa penderita Alzheimer ringan hingga sedang yang mengkonsumsi vitamin E dosis tinggi mengalami perlambatan penurunan fungsi (perlambatan perkembangan penyakit). Perlambatan yang dimaksud di sini adalah bahwa perkembangan penyakit yang seharusnya terjadi dalam 6 bulan, dapat diperlambat hingga 2 tahun. Penelitian ini juga menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi vitamin E dapat melakukan berbagai hal seperti memakai baju sendiri sehingga mengurangi ketergantungannya pada orang lain. Penelitian ini juga menemukan bahwa penderita alzheimer yang mengkonsumsi vitamin E memiliki perkembangan yang lebih baik daripada penderita yang mengkonsumi plasebo. Karena sedikitnya peserta dalam penelitian ini (613 orang), maka masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada lebih banyak orang untuk membuktikan manfaat vitamin E terhadap penyakit Alzheimer ini. Selain itu, para peneliti juga masih tidak mengetahui mengapa vitamin E dapat memperlambat progresifitas penyakit Alzheimer stadium awal, tetapi tidak pada stadium lanjut. Oleh karena itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat vitamin E ini. Para peneliti juga menekankan agar para penderita Alzheimer tidak mengkonsumsi vitamin E dosis tinggi tanpa izin atau pengawasan dari dokter anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: npr
 19 Mar 2020    18:00 WIB
Menguak Fakta Manfaat Vitamin E
Guys, pasti kita pernah bertanya, mengapa tubuh kita membutuhkan vitamin E. Bukankah, vitamin E, biasanya hanya dikonsumsi kaum hawa, bagi kesehatan kulit mereka (sebagai anti aging). Well…guys pengertian ini standart banget. Karena itu kita perlu mengenal manfaat hebat dari Vitamin E. Lalu bagaimana, kita bisa mendapatkan vitamin E. Sangat disarankan kita mengkonsumsi makanan sumber alami yang mengandung vitamin E, daripada mengkonsumsi suplemennya. Beberapa sumber vitamin E terbaik bisa kita dapatkan di, minyak gandum, kacang almond, sayur bayam, ubi jalar, alpukat, wheatgerm (biji gandum), biji bunga matahari, minyak sawit, brokoli, kiwi, mangga, tomat dan Labu butternut squash. Dari makanan-makanan itulah kita bisa memperoleh banyak manfaat kehebatan vitamin E, seperti: Sumber anti oksidan tertinggi, selain vitamin c, vitamin E juga merupakan salah satu vitamin dengan sumber anti oksidan yang tinggi. Penangkal radikal bebas. Sebagai antioksidan, vitamin E membantu tubuh kita untuk menyingkirkan radikal bebas dan mencegah kerusakan sel pada tubuh. Melindungi DNA dalam tubuh kita. Ketika radikal bebas menyerang DNA, mereka dapat menyebabkan DNA mengirim instruksi abnormal ke sel. Hal ini dapat membuat sel mulai membelah secara tidak terkendali dan membentuk tumor. Vitamin E melindungi DNA kita dengan menghilangkan radikal berbahaya ini. Memperkuat sistem kekebalan tubuh kita. Vitamin E tidak hanya memperlambat proses penuaan di sel-sel kita, dengan menghilangkan radikal bebas dari tubuh kita, tetapi juga memperkuat efek anti-inflamasi. Dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh, antioksidan yang disediakan oleh vitamin ini membantu melindungi kita dari berbagai jenis penyakit. Menyeimbangkan kadar kolesterol kita. Melindungi kesehatan jantung. Mengandung banyak nutrisi. Nutrisi yang baik membantu meningkatkan kesehatan yang optimal. Melindungi sistem saraf kita. Mendapatkan jumlah vitamin E yang cukup bagi tubuh kita sangat penting untuk kesehatan sistem saraf kita. Vitamin E dapat melindungi sistem saraf kita dengan menghilangkan radikal bebas dari tubuh kita. Ketika kita mengalami kekurangan vitamin E, ini menempatkan kita pada risiko mengembangkan kondisi kesehatan otak dan sumsum tulang belakang. Meremajakan kulit kita. Vitamin E dapat membantu kita melindungi kulit kita dari efek sinar ultraviolet. Ini adalah salah satu alasan mengapa mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin E dan antioksidan lain akan membuat kulit kita terlihat sehat dan muda. Studi lain menemukan bahwa vitamin E adalah senyawa bagus yang digunakan untuk peremajaan kulit. Ini membuat penggunaan vitamin E sebagai metode anti-penuaan alami yang hebat. Merangsang pertumbuhan rambut. Vitamin E bisa menjadi kondisioner yang sangat baik untuk rambut kita dan membuatnya bersinar dan lembab. Vitamin E juga bisa memperbaiki kerusakan rambut. Tidak hanya mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin E, namun Kita juga dapat menggunakan vitamin E pada rambut kita. Penting selama kehamilan. Beberapa nutrisi penting yang perlu kita perhatikan adalah vitamin. Mendapatkan jumlah vitamin yang tepat dengan makan makanan yang sehat dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi kita dan vitamin E tidak terkecuali. Kita harus mengonsumsi makanan yang kaya vitamin E. Namun, kita harus menghindari penggunaan suplemen vitamin E saat kita hamil. Karena telah terbukti menyebabkan efek samping pada wanita hamil seperti sakit perut. Juga berisiko ketuban pecah dini. Pengobatan penyakit metabolisme lemak. Vitamin dapat berupa vitamin yang larut dalam air atau vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin yang larut dalam air termasuk vitamin B-kompleks dan asam folat, sementara vitamin yang larut dalam lemak termasuk vitamin E, vitamin K, vitamin D dan vitamin A. Seperti yang kita lihat, vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak. Ini berarti kita harus memiliki sedikit lemak dalam makanan kita sehingga tubuh kita dapat menyerap vitamin dan mendapatkan semua manfaatnya. Beberapa orang memiliki penyakit yang membuat mereka tidak dapat mencerna atau menyerap lemak dengan benar sehingga membuat mereka rentan untuk mengembangkan kekurangan vitamin yang larut dalam lemak. Well. Guys, sudah saatnya kita menambahkan vitamin E pada daftar makanan kita setiap hari bukan!!! Sumber : www.webmd.com, health.facty.com
 15 Jan 2020    08:00 WIB
Makanan Untuk Tingkatkan Konsentrasi
1.      Kafein Kafein dapat meningkatkan energi dan konsentrasi anda. Kafein dapat ditemukan dalam kopi, coklat, berbagai minuman energi, dan beberapa obat-obatan. Kafein dapat menghilangkan rasa kantuk anda walaupun hanya bertahan dalam waktu singkat. Mengkonsumsi kafein secara berlebihan dapat membuat anda gelisah dan merasa tidak nyaman.   2.      Gula Gula atau glukosa merupakan sumber tenaga otak anda. Glukosa ini diperoleh melalui karbohidrat atau gula yang anda konsumsi. Mengkonsumsi segelas minuman manis dapat meningkatkan kemampun mental, berpikir, dan daya ingat anda walaupun hanya dalam waktu singkat. Mengkonsumsi terlalu banyak gula dapat mengganggu kemampuan daya ingat anda.   3.      Pentingnya Sarapan Berdasarkan penelitian, sarapan dapat membantu meningkatkan daya ingat jangka pendek dan memusatkan perhatian. Beberapa jenis makanan yang baik untuk sarapan adalah gandum, susu dan produknya, serta buah-buahan. Sarapan tinggi kalori dapat mengganggu konsentrasi anda.   4.      Ikan Ikan merupakan sumber protein dan kaya akan omega 3 yang sangat penting bagi kesehatan otak anda. Mengkonsumsi ikan dalam makanan anda sehari-hari dapat menurunkan resiko demensia dan stroke, serta penurunan keadaan mental lainnya. Selain itu, ikan pun dapat membantu meningkatkan daya ingat, terutama pada lansia. Untuk membantu meningkatkan kesehatan anda dan otak anda, konsumsilah dua ekor ikan setiap minggu.   5.      Kacang-kacangan dan Coklat Kacang-kacangan dan kecambah merupakan sumber antioksidan, yaitu vitamin E yang berfungsi untuk mencegah penurunan kemampuan kognitif seiring dengan proses penuaan. Dark coklat juga memiliki kandungan antioksidan dan stimulant alami yang bekerja seperti kafein sehingga dapat meningkatkan konsentrasi anda. Konsumsilah 100 gram kacang dan dark coklat untuk memperoleh manfaat yang anda inginkan tanpa memperoleh tambahan kalori, lemak, atau gula.   6.      Alpukat dan Gandum Diet tinggi gandum dan buah-buahan, terutama alpukat dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Hal ini dapat menurunkan pembentukan plak dan memperlancar peredaran darah anda, dan meningkatkan kerja sel-sel otak.   7.      Blueberry Berdasarkan suatu penelitian yang dilakukan pada binatang, blueberry telah terbukti dapat melindungi otak anda dari kerusakan akibat berbagai radikal bebas dan mengurangi resiko berbagai gangguan kesehatan yang berhubungan dengan penuaan seperti penyakit Alzheimer atau demensia. Penelitian ini juga menemukan bahwa diet tinggi blueberry dapat meningkatkan kemampuan belajar dan fungsi otot pada tikus tua, sehingga menyerupai tikus yang lebih muda.   8.      Perlukah Vitamin, Mineral, dan Suplemen Lainnya? Penggunaan vitamin, mineral, dan suplemen lainnya hanya dianjurkan apabila anda tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anda ini melalui makanan.   Makan terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mengganggu konsentrasi anda. Makan terlalu banyak dapat membuat anda merasa lelah, sementara itu, makan terlalu sedikit dapat membuat anda merasa lapar dan mengganggu stamina anda. Konsumsilah makanan sehat dan seimbang yang bervariasi untuk kesehatan otak anda. Selain makanan, beberapa hal lainnya yang dapat mempengaruhi konsentrasi anda adalah: Tidur yang cukup Konsumsi cairan secukupnya Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan kemampuan berpikir anda Meditasi dapat membantu anda menjernihkan pikiran dan membuat anda merasa lebih santai Sumber: webmd  
 31 Dec 2019    18:00 WIB
Berbagai Vitamin dan Mineral Bagi Penderita Rematik Sendi
3 alasan mengapa anda harus memperhatikan makanan yang anda makan bila anda menderita rematik sendi adalah:•    Beberapa obat rematik sendi dapat menghambat penyerapan berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh anda, seperti methotrexate yang dapat menghambat penyerapan asam folat dan kortikosteroid yang dapat menghambat penyerapan kalsium•    Karena rematik sendi menyebabkan peradangan kronik pada tubuh anda, maka anda mungkin membutuhkan lebih banyak kalori dan protein daripada orang yang tidak menderita rematik•    Bila rematik membuat anda sulit memasak, maka anda cenderung memilih makanan siap saji yang seringkali hanya tinggi kalori, lemak, dan garamAsam FolatAsam folat merupakan salah satu dari vitamin B kompleks yang berfungsi untuk meningkatkan kesehatan dan berperan dalam metabolisme tubuh anda. Asam folat juga berperan penting pada kehamilan untuk membantu mencegah terjadinya cacat kongenital (bawaan lahir) pada bayi anda. Beberapa obat rematik sendi seperti methotrexate dan sulfasalazin dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap asam folat. Oleh karena itu, penderita rematik sendi yang menggunakan obat ini disarankan untuk mengkonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung asam folat seperti bayam, brokoli, kacang polong, jeruk, dan kacang-kacangan lainnya. Beberapa orang mungkin harus mengkonsumsi suplemen asam folat. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun.KalsiumObat golongan kortikosteroid dapat membuat tubuh anda lebih sulit menyerap kalsium. Hal ini dapat menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh (osteoporosis). Selain itu, rematik sendi ini juga dapat meningkatkan resiko terjadinya osteoporosis akibat hiperaktivitas sistem kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang.Tetap aktif merupakan salah satu cara menjaga kekuatan tulang anda walaupun hal ini mungkin sulit bagi penderita rematik sendi. Berolahraga dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang anda dan juga membantu mengurangi gejala rematik sendi.Beberapa makanan sumber kalsium adalah susu dan produknya, sardin, salmon, almond, brokoli, dan jus jeruk serta sereal yang telah diperkaya dengan kalsium.Setiap harinya anda membutuhkan sekitar 1.000 mg kalsium bila anda berusia di bawah 50 tahun dan 1.200 mg kalsium bila anda berusia lebih dari 50 tahun. Bila diperlukan, dokter anda mungkin dapat memberikan suplemen kalsium pada anda.Vitamin DVitamin D juga berperan dalam menjaga kekuatan tulang anda dan mencegah terjadinya osteoporosis. Tanpa vitamin D, tubuh anda tidak dapat menggunakan kalsium yang terdapat di dalam makanan anda. Penderita rematik sendi yang juga mengalami kekurangan vitamin D biasanya memiliki gejala yang lebih berat. Makanan sumber vitamin D adalah susu, jus jeruk, dan sereal yang diperkaya dengan vitamin D, kuning telur, salmon, tuna, dan sardin. Selain berbagai makanan ini, tubuh anda juga dapat memproduksi vitamin D dengan bantuan sinar matahari. Orang dewasa yang berusia di bawah 70 tahun membutuhkan setidaknya 600 IU vitamin D setiap harinya, sementara itu diperlukan 800-1.000 IU vitamin D setiap harinya bagi orang yang berusia 70 tahun atau lebih. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun.Asam Lemak Omega 3Asam lemak omega 3 merupakan salah satu lemak "baik" yang hanya dapat diperoleh melalui makanan ataupun suplemen. Tuna dan salmon merupakan makanan yang mengandung asam lemak omega 3 yang cukup tinggi. Konsumsi suplemen minyak ikan dapat membantu penderita rematik sendi karena dapat mengurangi kekakuan sendi di pagi hari. Selain itu, omega 3 juga dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung.Sumber: webmd
 13 Dec 2019    11:00 WIB
Berikut Cara Memilih Vitamin Yang Tepat Untuk Si Buah Hati
Semua orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Seperti memberikan gizi yang terbaik untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Apabila Anda sudah yakin dalam mengatur pola makanan yang sehat, bergizi dan seimbang maka Anda tidak perlu kuatir mengenai asupan gizinya. Namun bagaimana dengan anak yang sulit makan dan pemilih makanan. Bila perlu Anda dapat menambahkan vitamin untuk dikonsumsi oleh anak Anda. Agar anak Anda mendapatkan gizi yang seimbang dan konsumsi vitamin yang tepat, berikut ini adalah cara yang tepat dalam memilih vitamin: 1.      Pilih suplemen sesuai kebutuhan anak Sekarang ini beredar berbagai macam suplemen yang berisi mikronutrien yang lengkap, seperti  kalsium, serat, asam folat, besi, magnesium, asam lemak omega 3 (terutama DHA), fosfor kalium, vitamin A, vitamin C, vitamin D, vitamin E, dan seng. Semua adalah mikronutrien yang dibutuhkan oleh anak. Namun tidak berarti Anda harus memberikan semuanya dalam bentuk suplemen. Cukup Anda perhatikan, makanan apa yang kurang disukai oleh anak Anda. Maka lengkapilah gizinya dengan menggunakan suplemen. 2.      Tidak harus mahal Kami mengerti Anda ingin memberikan yang terbaik untuk anak Anda, sehingga memberikan barang-barang yang mahal untuk anak, mungkin termasuk suplemen. Padahal suplemen yang berharga mahal biasanya memiliki kandungan nutrien yang berlebihan dan justru tidak baik untuk kesehatan. 3.      Hindari bahan-bahan dasar dalam suplemen yang tidak penting Seperti suplemen yang mengandung minyak sayur yang terhidrogenasi, pewarna makanan, penambah rasa buatan, pemanis buatan, dan pengawet seperti butil hidroksitoluen. Anda bisa menemukan bahan-bahan tersebut pada suplemen yang terkenal. 4.      Cari suplemen yang mengandung kadar gula darah rendah dan hindari vitamin seperti permen Vitamin yang seperti permen biasanya akan membuat anak menjadi ketagihan dalam mengonsumsi vitamin tersebut. Sehingga ingin makan vitamin tersebut dalam jumlah yang banyak. 5.      Konsultasi dengan dokter anak Sebelum Anda memberikan vitamin pada anak Anda, sebaiknya konsultasikan hal ini dengan dokter spesialis anak terlebih dahulu. Karena pemberian vitamin yang tidak dibutuhkan oleh tubuh justru dapat berdampak buruk untuk anak Anda nantinya. Memberikan yang terbaik untuk anak adalah kewajiban orang tua oleh karena itu pandai-pandailah dalam memilih hal-hal yang akan diberikan pada anak. Baca juga: 6 Vitamin dan Mineral Penting Untuk Anak Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: organicbabyresource
 06 Dec 2019    18:00 WIB
5 Alasan Mengapa Kita Harus Makan Bayam Lebih Banyak
Bayam adalah jenis makanan yang memiliki kalori sangat rendah, tinggi serat dan diperkaya berbagai sumber nutrisi penting. Hal inilah menjadikan bayam sebagai makanan super diantara jenis sayur-sayuran lain. Manfaat bayam sangat banyak mulai untuk kesehatan kulit, rambut sampai pada pembentukan tulang yang kuat. Bayam juga merupakan sumber potasium, zat besi, magnesium dan vitamin A,K,D dan E. Anda bisa mengkonsumsi bayam dalam bentuk salad, sayiran dan juga smoothies. Berikut adalah 5 alasan untuk memakan bayam lebih banyak lain. Mencegah terjadinya kankerBayam mengandung flavonoid yang diketahui sebagai zat anti kanker. Flavonoid dapat memperlambat pembelahan sel pada bagian perut manusia dan juga dapat memperkecil sel kanker pada kanker kulit. Bayam juga diketahui dapat melindungi tubuh dari kanker prostat. Kesehatan mataKarotenoid di dalam bayam seperti lutein dan zeaxanthin dapat membantu menjaga kesehatan mata anda. Karotenoid ini dapat mencegah terjadinya berbagai gangguan mata seperti degenerasi makula, fotofobia, dan katarak. Kesehatan tulangBayam merupakan sumber vitamin K, kalsium dan magnesium. Mutrisi ini sangat penting untuk kesehatan tulang. Kesehatan kulitKandungan vitamin A yang terkandung dalam bayam dapat melembabkan kulit di bagian epidermis sehingga dapat melawan melawan berbagai penyakit kulit seperti jerawat, keriput. Meningkatkan imunitas tubuhDengan memakan bayam akan meningkatkan kadar sel darah putih sehingga imunitas tubuh Anda juga akan meningkat. Sel darah putih akan melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh. Melawan kelelahanSaat membicarakan tentang melawan kelelahan, bayam mempunyai efek yang lebih baik dibandingkan kafein. Memakan bayam juga dapat meningkatkan energi tubuh karena bayam dapat meningkatkan peredaran oksigen didalam tubuh.Sumber: healthmeup