Your browser does not support JavaScript!
 12 Mar 2019    08:00 WIB
Kenali Bermacam-macam Perbedaan Warna Dan Bau Cairan Miss V
Keluarnya cairan vagina adalah normal, cairan ini berguna untuk menjaga keseimbangan pH vagina. Namun keluarnya cairan vagina yang berbeda dari cairan vagina yang normal juga dapat mengindikasikan kondisi tubuh yang tidak sehat. Keluarnya cairan yang lain bisa menjadi gejala masalah yang lebih serius sehingga perlu segera ditangani. Cairan vagina berwarna abu-abu, putih atau kuning, baunya juga amis kemungkinan disebabkan bakteri vaginosis Jika seseorang menderita gonore, maka akan keluar cairan vagina yang keruh atau kekuningan. Untuk infeksi jamur akan keluar cairan putih yang tebal. Cairan yang ini sering digambarkan memiliki konsistensi seperti keju cottage. Cairan seperti ini juga merupakan karakteristik klamidia, IMS (Infeksi Menular Seksual) pada umumnya. Jika seseorang mengalami menstruasi yang tidak teratur, kanker endometrium atau kanker serviks, maka mungkin akan mengeluarkan cairan vagina yang berdarah atau berwarna coklat. Jika seseorang menderita trikomoniasis, maka akan mengeluarkan cairan vagina yang berwarna kuning hijau berbusa dan berbau busuk. Semua keadaan yang menyebabkan perubahan pada cairan vagina harus ditangani dengan baik karena setiap infeksi yang terjadi dapat menyebabkan terjadinya komplikasi seperti Gonore atau klamidia yang tidak diobati dapat menyebar ke atas dan menyebabkan penyakit radang panggul, infeksi serius rahim, saluran tuba atau ovarium. Baca juga: Cara Mencegah Jamur Di Kulit Sumber: wikihow
 07 Feb 2019    16:00 WIB
Berbagai Hal yang Perlu Diketahui Seputar Organ Reproduksi Wanita
Tahukah Anda bahwa banyak wanita di dunia ini yang tidak mengetahui apa pun seputar organ reproduksinya? Berdasarkan sebuah survei di Amerika, sekitar 64% wanita ternyata tidak mengetahui seperti apa bentuk leher rahimnya (serviks) sendiri. Sekitar sepertiga dari peserta survei mengira bahwa vagina yang sehat adalah vagina yang sama sekali tidak berbau, akan tetapi, sebenarnya vagina yang sehat pun sedikit berbau dan berusaha untuk menghilangkan bau dengan menggunakan cairan pembersih kewanitaan justru dapat membuat kuman yang tidak diinginkan berkembang biak dan menyebabkan terjadinya infeksi. Sepertiga peserta survei lainnya mengatakan bahwa mengkonsumsi wine baik bagi kesehatan vagina. Hal ini tidak benar karena minuman beralkohol dapat mengganggu keseimbangan hormonal. Sekitar dua pertiga peserta penelitian tidak mengetahui seberapa besar ukuran vagina rata-rata dan beberapa orang bahkan tidak mengetahui di mana letak uretra (lubang tempat air kemih dikeluarkan). Para peneliti di Amerika menemukan bahwa sekitar 40% wanita mengira bahwa indung telurnya akan terus menghasilkan atau membuat telur saat mereka berusia 20-30 tahun. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa sebenarnya jumlah telur Anda sudah ditentukan sejak hari Anda dilahirkan ke dunia ini. Penelitian lainnya bahkan menemukan bahwa sekitar 40% wanita tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan proses ovulasi atau pelepasan sel telur yang matang dari dalam indung telur. Banyak wanita tidak mengetahui apa sebenarnya yang dimaksud dengan vagina yang sehat dan normal. Hal ini membuat para wanita akhirnya berakhir pada 2 keadaan yaitu, mereka tidak menghiraukan berbagai gangguan kesehatan yang terjadi pada organ kewanitaannya tersebut atau justru sangat memperhatikan keadaan kesehatan organ kewanitaannya tersebut.     Sumber: womenshealthmag
 29 Jan 2019    18:00 WIB
23 Fakta Menarik Mengenai Miss V yang Belum Di Ketahui
Tahukah Anda bahwa vagina ternyata bukan hanya sekadar alat kelamin wanita tetapi juga merupakan suatu "pintu masuk" dari organ reproduksi seorang wanita? Di bawah ini Anda dapat melihat 23 fakta menarik seputar Miss V yang mungkin belum pernah Anda ketahui sebelumnya. Rambut kemaluan ternyata berfungsi sebagai "bantalan" saat Anda dan pasangan bercinta untuk mencegah terjadinya luka akibat gesekan antar kulit yang berlangsung cukup lama Rambut kemaluan ternyata juga berfungsi untuk "menyimpan" bau khas vagina, yang dapat membuat para pria merasa bergairah Tahukah Anda berapa ukuran vagina Anda? Saat seorang wanita tidak merasa bergairah, maka lebar vagina seorang wanita dewasa bervariasi antara 6.25-7.5 cm dan memiliki kedalaman sekitar 8.75 cm. Saat seorang wanita merasa bergairah atau saat melahirkan, maka luas liang vaginanya pun dapat melebar hingga 200% Rambut kemaluan hanya dapat hidup selama 3 minggu, berbeda dengan rambut kepala yang dapat hidup hingga 7 tahun lamanya Seperti halnya mata Anda, vagina juga merupakan salah satu organ tubuh yang dapat membersihkan dirinya sendiri Walaupun liang vagina cukup besar untuk dimasuki penis, akan tetapi celah pada leher rahim (serviks) sangatlah kecil sehingga hanya sperma yang dapat masuk ke dalam celah tersebut dan mencapai saluran telur untuk membuahi sel telur Penggunaan berbagai sabun pembersih atau pewangi di daerah vagina dapat mengganggu keseimbangan pH pada vagina, yang justru akan menimbulkan iritasi dan berbagai gangguan kesehatan vagina lainnya Untuk mencegah terjadinya infeksi jamur pada vagina, gunakanlah pakaian dalam berbahan katun yang dapat menyerap keringat, cepat kering, dan memudahkan aliran udara. Hindarilah penggunaan pakaian dalam berbahan lace, sutra, atau materi sintetik Walaupun sangat jarang, beberapa orang wanita mungkin memiliki vagina yang alergi terhadap protein di dalam cairan mani; yang akan membuat wanita tersebut mengalami iritasi (vagina terasa gatal, membengkak, dan terasa seperti terbakar) di daerah vagina setelah berhubungan seks Menurut sebuah penelitian, beberapa vagina tertentu tampaknya hanya alergi terhadap beberapa penis tertentu Seperti halnya payudara dan bokong, vagina juga dapat menjadi kendur. Mengendurnya vagina ini dapat disebabkan oleh perubahan kadar hormonal, proses persalinan, dan faktor genetika Olahraga Kegel dapat membantu mengatasi dan mencegah mengendurnya vagina Peningkatan berat badan, merokok, dan sembelit merupakan beberapa hal lain yang juga dapat membuat vagina menjadi kendur Cairan yang keluar dari dalam vagina setiap wanita pasti berbeda-beda. Dalam waktu 8 jam, dari dalam vagina seorang wanita dapat keluar cairan sebanyak ¼ sendok teh. Jumlah ini akan meningkat saat wanita tersebut mengalami ovulasi (keluarnya sel telur matang dari dalam indung telur dan masuk ke dalam saluran telur) yaitu menjadi sekitar 1.96 gram Vagina ternyata juga dapat kentut, akan tetapi berbeda dengan kentut yang dikeluarkan dari bokong, kentut dari vagina tidak berbau Bau setiap vagina dapat berbeda-beda tergantung pada bakteri yang hidup di vagina, makanan yang dikonsumsi, tingkat kebersihan, serta jumlah keringat dan minyak yang dikeluarkan Vagina tidak berbau saat seorang wanita baru selesai mandi, berbau apek saat Anda berkeringat setelah berolahraga, berbau seperti besi saat seorang wanita sedang menstruasi, berbau seperti roti bila jumlah jamur pada vagina sangat banyak, berbau seperti pemutih setelah berhubungan seks, dan berbau tidak sedap saat pertumbuhan bakteri pada vagina berlebihan Minuman beralkohol, bawang Bombay, bawang putih, dan kopi dapat mempengaruhi bau vagina Cara terbaik untuk membersihkan vagina adalah dengan mencukur rambut kemaluan Nyeri saat pertama kali berhubungan seks merupakan suatu hal yang normal, akan tetapi bila hal ini terus berlangsung atau menetap; maka hal ini dapat merupakan gejala dari suatu peradangan atau akibat kontraksi otot vagina yang tidak disadari (vaginismus) atau akibat alergi terhadap kondom Menurut seorang ahli, daerah paling sensitif di dalam vagina adalah 5-7.5 cm dalam liang vagina, tepat di bawah uretra Menurut dokter ahli kandungan, masturbasi merupakan suatu hal yang dapat membantu mengurangi stress, memperbaiki mood, dan mengencangkan otot-otot dasar panggul   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: indiatimes
 02 Jan 2019    16:00 WIB
Jaga Daerah Kebersihan Kewanitaan Anda Dengan 7 Cara
Menjaga daerah kebersihan kewanitaan penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan karena selain mencegah bau, rasa gatal, dan ketidaknyamanan, selain itu mencegah infeksi dari bakteri yang dapat menyebabkan kemandulan, penyakit, kanker, dan masalah kesehatan lainnya.Berikut adalah cara untuk menjaga daerah kewanitaan Anda: 1.      Gunakan pakaian yang sesuaiGunakan pakaian yang longgar, terbuat dari bahan katun yang memungkinkan kulit untuk dapat bernapas Menggunakan celana yang terbuat dari kain sintetis dapat mengurangi sirkulasi udara di sekitar vagina dan menyebabkan berkeringat, sehingga dapat menimbulkan bau dan terjadinya infeksi. 2.      Ganti pakaian dalam AndaGanti pakaian dalam Anda minimal dua kali dalam sehari. Celana luar dan celana dalam yang basah dapat menyebabkan bakteri berkembang biak, sehingga dapat menimbulkan bau dan terjadinya infeksi. 3.      Cuci vagina Anda setiap hariCukup gunakan air. Hindari penggunaan sabun yang mengandung deterjen atau bahan kimia berbahaya lainnya. Sabun antibakteri digunakan bila benar-benar diperlukan misalnya Anda mengalami infeksi  atau keputihan hebat. 4.      Usahakan daerah kewanitaan Anda bersih dan keringLap vagina Anda setiap habis buang air kecil gunakan kertas toilet yang tidak mengandung pewarna atau bahan kimia berbahaya lainnya.Lap diri dari depan ke belakang setelah buang air besar untuk mencegah kotoran kontak dengan vagina, yang dapat menyebabkan infeksi bakteri. 5.      Ganti pembalut atau pantyliner AndaUsahakan untuk menggantinya minimal dua kali sehari. Gunakan pembalut atau pantyliner yang tidak mengandung aroma atau pewarna, karena produk ini mengandung bahan kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan Anda. 6.      Cuci vagina setelah berhubungan seksualCairan tubuh ataupun bahan dari kondom dan produk intim lainnya dapat menyebabkan infeksi, iritasi, dan bau bila tidak segera dibersihkan dari daerah vagina Anda setelah hubungan seksual. 7.      Makan makanan yang mempunyai nutrisi yang seimbangMakan banyak buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian seperti beras merah akan membantu mencegah tubuh Anda dan vagina mengalami infeksi atau penyakit. Sumber: wikihow
 25 Oct 2018    18:00 WIB
11 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Vagina
Gunakan Kondom Saat Berhubungan Seksual Kondom merupakan salah satu cara untuk mencegah Anda terjangkit penyakit menular seksual dan kehamilan. Akan tetapi, sebuah penelitian menemukan bahwa menggunakan kondom dapat membantu menjaga pH vagina Anda tetap seimbang sehingga bakteri baik seperti lactobacillus dapat tetap hidup di vagina. Hal ini penting karena bakteri baik inilah yang dapat mencegah terjadinya infeksi jamur pada kemaluan (keputihan), infeksi saluran kemih, dan infeksi bakteri pada vagina.   Gunakan Pakaian Dalam Berbahan Katun Katun dapat membantu menjaga kelembaban vagina Anda dan menyerap keringat berlebih. Keadaan vagina yang terlalu lembab dapat meningkatkan pertumbuhan jamur pada daerah kemaluan dan memicu terjadinya keputihan.   Olahraga Secara Teratur Olahraga Kegel sangatlah penting untuk menguatkan otot-otot dasar panggul Anda, yang tentunya bermanfaat saat Anda berhubungan seks.    Konsumsi Yogurt Mengkonsumsi yogurt yang mengandung bakteri baik dapat membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di vagina Anda. Hal ini dapat membantu mencegah terjadinya infeksi jamur. Akan tetapi, pastikan Anda tidak mengkonsumsi yogurt yang mengandung banyak gula, karena hal ini justru akan membuat Anda menjadi lebih rentan terhadap infeksi jamur.   Periksakan Kesehatannya Setiap Tahun Walaupun tidak ada ketentuan yang mewajibkan Anda untuk memeriksakan kesehatan vagina Anda setiap tahunnya bila Anda tidak mengalami gangguan apapun dan sedang tidak hamil, akan tetapi tidak ada salahnya bila Anda mengunjungi dokter Anda untuk mengetahui bagaimana keadaan kesehatan vagina Anda sambil menanyakan berbagai hal seputar kesuburan dan pemilihan kondom. Selain itu, sangatlah penting melakukan pemeriksaan terhadap kemungkinan terjadinya penyakit menular seksual, terutama bila Anda memiliki banyak pasangan seksual.   Gunakan Pelumas Kadangkala, saat Anda sedang ingin berhubungan seks, vagina Anda justru kering. Hal ini merupakan hal yang normal. Vagina Anda dapat menjadi kering akibat penggunaan beberapa jenis obat-obatan seperti anti histamin, anti depresan, atau pil KB. Selain itu, vagina juga dapat menjadi kering setelah melahirkan atau beberapa saat sebelum memasuki masa menopause. Jika Anda mengalami hal ini, beritahukan pasangan Anda sehingga ia tidak "memasuki" Anda hingga vagina telah terlumasi dengan baik karena dapat membuat Anda merasa sangat nyeri dan bahkan menyebabkan terjadinya luka lecet pada vagina. Anda juga dapat menggunakan pelumas vagina untuk mengatasi vagina yang kering.   Hindari Berbagai Produk Pembersih Kewanitaan Anda mungkin mengira bahwa Anda membutuhkan bantuan berbagai produk pembersih kewanitaan untuk membersihkan vagina Anda. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa vagina Anda tidak membutuhkan hal tersebut? Vagina dapat membersihkan dirinya sendiri.  Selain itu, berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan berbagai produk pembersih kewanitaan justru dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai infeksi vagina, penyakit radang panggul, dan penyakit menular seksual.   Berhati-hatilah Saat Bersepeda Jika Anda sering mengendarai sepeda, maka Anda mungkin beresiko mengalami gangguan pada daerah kemaluan, mulai dari mati rasa, nyeri, hingga kesemutan.    Perhatikan Penggunaan Antibiotika Bahaya lainnya yang dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik pada vagina Anda adalah antibiotika. Antibiotika dapat membunuh sejumlah bakteri baik yang berfungsi untuk menjaga kesehatan vagina Anda.  Jika Anda harus mengkonsumsi antibiotika karena menderita suatu infeksi tertentu, maka jangan lupa untuk mengkonsumsi yogurt untuk membantu meningkatkan jumlah bakteri baik pada vagina Anda.   Perhatikan Urutan Saat Berhubungan Seks Pastikan Anda terlebih dahulu melakukan hubungan seks vaginal sebelum melakukan hubungan seks anal. Hal ini dikarenakan bakteri yang terdapat pada daerah anus Anda dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi vagina dan infeksi saluran kemih.   Pilihlah Sabun Mandi Anda Dengan Hati-hati Sabun mandi yang wangi mungkin baik bagi tubuh Anda, akan tetapi tidak demikian halnya bagi kesehatan daerah kemaluan Anda. Sabun dapat membuat daerah vagina Anda menjadi kering. Anda hanya perlu membersihkan vagina Anda dengan air hangat untuk menjaga kebersihannya. Akan tetapi, jika Anda merasa tidak nyaman jika tidak menggunakan sabun, maka pilihlah sabun yang lembut dan tidak mengandung wewangian apapun. Baca juga: Apakah Miss V Anda Sehat?  Sumber: womenshealthmag
 16 Oct 2018    18:00 WIB
Pernah Cium Bau Aneh Setelah Bercinta, Kenapa Ya?
Setelah bercinta adalah saat yang romantis dimana Anda dan pasangan berpelukan dengan mesra sambil mengingat kegiatan bercinta sebelumnya yang luar. Bamun bagaimana bila disaat yang romantis ini terjadi Anda mencium bau yang  kurang sedap? Hal ini bisa saja mengganggu kemesraan Anda berdua. Kebanyakan orang menganggap bahwa ini adalah bau khas after sex. Lantas bau apakah ini? Ternyata bau ini adalah bau yang muncul dari tubuh. Setelah bercinta, terjadi pencampuran air mani, cairan lubrikasi dari vagina dan aroma ini bergabung dengan keringat dari tubuh Anda dan si dia. Air mani bersifat basa dan memiliki pH tinggi kemudian cairan vagina bersifat asam, pH rendah. Sebenarnya kedua bahan ini tidak dapat menyatu.Sehingga ketika asam dan basa menyatu, maka terjadi reaksi satu sama lain dan menimbulkan bau seperti cairan kimia yang baru. Selain itu ada beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya bau aneh setelah bercinta, seperti: Gaya bercinta Anda dengan pasangan Gaya bercinta yang kasar bisa membuat tubuh Anda dan pasangan menjadi lebih berkeringat. Penggunaan kondom Tercampurnya cairan mani, lubrikasi vagina dan bahan kondom terkadang juga bisa menimbulkan bau tidak sedap Pola hidup Pola hidup dan kebiasaan sehari-hari dapat mempengaruhi pH Anda dan pasangan. Cairan yang berubah pH nya dapat menimbulkan bau yang tidak sedap.  Makanan yang dimakan Makanan yang memiliki bau yang menyengat dapat menimbulkan bau tidak sedap pada daerah vagina. Terlebih makanan yang mempunyai bau amis dan menyengat. Infeksi vagina Apabila seorang wanita terkena infeksi bakteri vaginosis maka dapat merubah pH cairan vagina dan hal ini dapat meinumbulkan bau tidak sedap nantinya Baca juga: Bagaimana Cara Mencuci Vagina Yang Baik? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: cnn
 01 Oct 2018    11:00 WIB
Bagaimana Cara Mencuci Vagina Yang Baik?
Banyak wanita yang merasa paranoid mengenai masalah bau tak sedap pada vagina. Apakah Anda pernah merasakan hal seperti ini? Tenang, karena Anda tidak sendirian. Pada dasarnya vagina memiliki bau khas. Namun apabila bau yang dirasakan sampai mengganggu bisa saja hal disebabkan karena cara mencuci daerah vagina yang tidak tepat. Berikut adalah cara mencuci vagina dengan baik: Lap yang bersih Pastikan Anda menggunakan lap yang sudah dicuci bersih dan diseterika. Lap ini dapat Anda gunakan untuk membasuh daerah vagina. Hindari sabun mengandung parfum Saat mencuci vagina cara yang paling baik adalah menggunakan air yang bersih. Jangan menggunakan sabun yang mengandung parfum karena dapat mengiritasi kulit sekitar vagina yang sensitif. Cuci daerah lipatan vagina Bersihkan daerah lipatan di sekitar klitoris (organ kelamin wanita yang kecil terletak diantara vagina) Anda. Gunakan jari Anda untuk menarik bibir vagina Anda, jauhkan dari klitoris Anda. Kemudian dengan lembut gosok kulit di kedua sisi klitoris Anda dengan menggunakan lap yang bersih. Cuci daerah vagina Anda. Cuci daerah tersebut dengan kain lap yang bersih. Gosok juga sekitar garis bikini Bersihkan daerah perineum Anda Perineum adalah bagian vagina dan anus Anda. Bersihkan daerah anus Anda terakhir. Lap yang sudah Anda gunakan untuk membersihkan daerah anus jangan sampai menyentuh daerah vagina. Karena hal ini akan membuat kuman di daerah anus akan hinggap didaerah vagina. Dan hal ini akan menimbulkan infeksi saluran kemih Cuci vagina setiap hari Cuci vagina setidaknya sekali  sehari. Jika Anda berhubungan seks, ada baiknya Anda mencuci dua kali untuk merasa segar dan bersih. Mencuci vagina setelah berhubungan seks tidak akan mencegah kehamilan. Cuci vagina saat menstruasi Saat menstruasi adalah saat yang tidak nyaman bagi wanita, apabila tidak dibersihkan dengan benar akan mudah menimbulkan infeksi. Pada saat menstruasi Anda boleh mencuci daerah vagina dua sampai tiga kali. Dengan vagina yang bersih akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan percaya diri. Selamat Mencoba! Baca juga: Berapakah Ukuran Vagina yang Normal???  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: wikihow  
 10 Sep 2018    18:00 WIB
Hal-Hal Sepele Yang Bikin Pria “Ilfil” Diranjang.....
Mungkin sulit bagi Anda untuk percaya ternyata saat bercinta pria juga bisa loh merasa jijik atau "ilfil" karena kelakuan wanita di ranjang.Hal ini memang bisa terjadi pada pasangan yang baru menikah, pada saat ini biasanya Anda atau pasangan mungkin belum terbiasa dalam berhubungan intim. Selain itu bisa juga terjadi pada orang-orang yang ingin mencoba sesuatu yang baru untuk memuaskan pasangan namun salah.Agar Anda tidak sampai melakukan kesalahan ini, Anda harus tahu apa saja sih tindakan salah yang dilakukan wanita dan bisa buat pasangan langsung "ilfil". Ayo simak ulasan dibawah ini. 1.      Anda mengeretekan gigi pada penisKebanyakan pria tidak suka bila wanita mengeretekkan giginya pada batang penis, terutama bila dilakukan di kepala penis. Buat mereka cara ini akan membuatnya merasa kesakitan dan ngilu. 2.      Anda menyentak buah zakarnyaJangan berpikir pria suka bila Anda menyentak buah zakarnya, apalagi bila Anda memainkannya seperti bola. Perlu Anda ingat bahwa ini organ intimnya bukan bola yang bisa Anda mainkan dan hal ini bisa menjadi sangat menyebalkan. 3.      Anda menempatkan jari-jari di tempat yang salahTempat salah yang dimaksud adalah lubang anus. Jangan sampai salah, memang kebanyakan pria suka apabila wanita memainkan jari-jarinya di daerah sekitar anus. Namun bila Anda melakukannya dengan tiba-tiba dan memasukkan jari kedalamnya.Bisa saja hal ini membuatnya kaget, merasa kesakitan dan langsung turun hasratnya untuk bercinta. 4.      Anda menjilati organ intimnya seperti menjilat permen lolipopSemua pria harus bersyukur apabila wanita mau melakkukan hal ini, karena cara ini merupakan salah satu cara terbaik bagi pria untuk mencapai klimaks. Namun ternyata bila wanita salah dalam menjilat bisa juga merusak suasana. Apabila Anda hanya menjilat penis tanpa memasukkanya ke dalam mulut hal ini dapat menyebabkan dia merasa frustasi dan merusak sensasi para pria. 5.      Terus mengisap padahal pria merasa sensitifPria mana yang tidak suka bila diisap penisnya, namun bila sang pria sedang merasa sensitif dan sudah mengatakan bahwa dia merasa sensitif dan tidak merasa nyaman, kemudian sang wanita masih terus menghisapnya, mungkin dia tetap mengalami ejakulasi namun tetap tidak merasa menikmati dan merasa sangat tidak nyaman. 6.      Anda tiba-tiba berhenti saat ‘on"Mood Anda yang tiba-tiba turun padahal saat sedan seru-serunya juga bisa merusak suasana. Pria sangat suka melihat wanita merasa bergairah terlebih bila wanita mengatakan hal-hal seperti "oh yeah," "di sana," "ini enak sekali," " sempurna,". Namun bila secara tiba-tiba Anda meminta untuk kepadanya untuk berhenti melakukan itu. Maka mood pria langsung akan turun dan malas untuk melanjutkannya sesi panas tadi. 7.      Anda mencubit dan mengigit puting pria berlebihanPria pasti suka apabila wanita mencium, menjilat, menghisap dan memegang puting dengan lembut. Namun bila tiba-tiba wanita mencubit dan mengigit puting pria secara berlebihan. Maka hal ini adalah hal yang mengerikan bagi pria. 8.      Pembicaraan terlalu kasarTerkadang "dirty talk" memang dibutuhkan untuk merangsang gairah pria. Namun bila dalam keadaan terangsang dan Anda mengatakan kata-kata yang terlalu kasar dan kotor. Hal ini dapat menurunkan nafsu pria. Karena bagi pria wanita adalah makhluk yang lembut. Saat dia mendengar wanita mengatakan kata-kata terlalu kasar hal ini bisa membuatnya hilang "feeling". 9.      Wanita malas mencoba posisi baruPria adalah makhluk yang sering berfantasi dan sangat suka dengan sensasi baru. Dia selalu ingin dan merasa tertantang untuk mencoba posisi baru. Bisa saja saat melakukan hubungan seks, tiba-tiba pria ingin mencobanya dan bila wanita merasa malas dan mau gaya yang selalu sama. Maka biasanya mood pria bisa langsung turun dan ingin menyudahi melakukan hubungan intim. 10.  Saat vagina selalu keluarkan bunyi seperti kentutHal ini bisa terjadi pada saat pria melakukan penetrasi, bentuk vagina yang berbentuk seperti tabung dengan lipatan kecil di dalamnya, membuat banyak udara yang masuk ketika Mr P melakukan penetrasi saat bercinta. Meski hal ini terjadi adalah hal yang normal. Namun suara kentut yang terus menerus dapat menurunkan mood pria.Suka atau tidak tindakan-tindakan diatas memang bisa menurunkan mood pria dan bisa membuat Anda dan dia sulit mencapai klimaks nantinya. Agar hubungan intim Anda dan dia tidak terganggu coba hindari hal-hal sepele diatas. Mood pria dalam bercinta adalah hal penting yang membantu Anda mencapai klimaks. Baca juga: Ukuran Penis dan Hubungannya Dengan Kepuasan Seksual Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: askmen
 26 Aug 2018    08:00 WIB
5 Penyebab Terjadinya Iritasi Pada Miss V
1.      Bersepeda Tanpa Lapisan Pelindung Apakah pernah mengalami mati rasa atau nyeri di daerah vagina selama atau setelah bersepeda? Hal ini dikarenakan bersepeda menekan berbagai saraf dan pembuluh darah yang terdapat di daerah vagina Anda, yang bila terus berlangsung dapat menyebabkan daerah kemaluan mati rasa. Sebuah penelitian di tahun 2012 menemukan bahwa para wanita yang mengendarai sepeda statis dengan pegangan tangan yang terletak lebih rendah daripada tempat duduk lebih sering mengalami keluhan di atas.   2.      Tidak Mengganti Baju Setelah Berolahraga Jika Anda tidak mengganti baju Anda setelah berolahraga, maka bakteri akan berkembang biak dengan sangat cepat karena banyaknya keringat pada daerah kemaluan Anda. Jika bakteri ini masuk ke dalam liang vagina Anda, maka bakteri dapat mengganggu keseimbangan flora normal pada daerah kemaluan Anda dan menyebabkan terjadinya infeksi jamur. Oleh karena itu, pastikan Anda segera mengganti pakaian, termasuk pakaian dalam Anda setelah berolahraga dan segera mandi untuk membersihkan semua keringat yang dapat memicu pertumbuhan bakteri.   3.      Menggunakan Terlalu Banyak Sabun Sabun yang paling ringan pun dapat mengiritasi vagina Anda. Semakin sedikit sabun yang Anda gunakan untuk mencuci daerah kewanitaan Anda maka semakin baik kesehatannya. Bersihkanlah daerah kewanitaan Anda sekali sehari atau setelah Anda selesai berolahraga, gunakanlah sabun yang tidak mengandung pewarna maupun pewangi karena keduanya dapat membuat vagina terasa gatal atau teriritasi.   4.      Membuat Tato Pada Daerah Vagina atau Sekitarnya Ingin membuat vagina Anda tampak lebih seksi dengan menambahkan gambar kesukaan Anda? Akan tetapi, tahukah Anda apa dampaknya pada kesehatan vagina Anda? Membuat tato pada daerah bagian kulit mana pun pasti akan membuat kulit menjadi kemerahan dan meradang, akan tetapi karena vagina merupakan bagian kulit paling sensitif pada tubuh Anda, maka hal ini akan membuat kulit vagina memerah, meradang, dan gatal.   5.      Menggunakan Baby Oil Sebagai Pelumas Menggunakan pelumas untuk mengatasi vagina kering memang merupakan hal yang tepat untuk dilakukan, akan tetapi berhati-hatilah dalam memilih jenis pelumas yang Anda gunakan. Pastikan Anda tidak menggunakan pelumas berbahan dasar minyak, termasuk baby oil untuk melumasi daerah kewanitaan Anda karena pelumas jenis ini lebih sulit dibersihkan sehingga mungkin akan tersisa di dalam liang vagina dan menjadi tempat pertumbuhan bakteri. Pilihlah pelumas berbahan dasar silikon atau air karena keduanya lebih mudah dibersihkan. Baca juga: Kebiasaan Menekuk Kaki Picu Varises  Sumber: womenshealthmag
 24 Aug 2018    18:00 WIB
Ingin Miss V Tetap Kencang, Ternyata Semudah Ini!
Sama seperti wajah Anda yang dapat mengendur karena proses penuaan. Begitu pula dengan vagina Anda. Namun ada perbedaan penting yaitu ada jutaan produk yang dapat membantu menjaga wajah Anda tetap kenyal. Namun vagina adalah bagian tubuh yang harus mengurus "dirinya sendiri" dan jarang diperhatikan. Seorang ahli dalam kesehatan seksual perempuan dan peremajaan vagina mengatakan bahwa kebanyakan dokter kandungan tidak pernah memberitahu mengenai hal ini, dimana dari waktu ke waktu akan terjadi perubahan pada vagina. Pada awal usia 20 tahunan, Anda akan mulai kehilangan lemak di bibir luar vagina dan daerah tempat tumbuhnya rambut kemaluan. Makin lama daerah tersebut makin mengendur dan kehilangannya isinya, sama seperti wajah dan daerah payudara. Hal ini akan diikuti dengan pengenduran bagian dalam vagina. Dan saat Anda mendekati masa menopause, lapisan vagina Anda mulai tipis, aliran darah berkurang, dan otot-otot dasar panggul Anda melemah. Perubahan bentuk vagina biasanya dapat membunuh rasa percaya diri seorang wanita. Seorang wanita yang tidak puas dengan penampilan alat kelaminnya biasanya akan merasa rendah diri dan sulit mencapai kepuasan dalam hubungan seksual. Hal ini yang menjelaskan mengapa tindakan peremajaan vagina menjadi marak dilakukan. Sebelum Anda memutuskan melakukan operasi plastik untuk meremajakan alat kelamin. Ada beberapa cara sederhana dan mudah untuk Anda ikuti. Ayo disimak! Hindari Yo-Yo Maksudnya adalah hindari naik turun berat badan yang drastis. Apabila Anda mengalami penurunan berat badan yang banyak secara tiba-tiba, semua bagian tubuh Anda akan kehilangan lemak termasuk daerah vagina. Jadi sangat penting menjaga berat badan tetap ideal dan seimbang. Apabila Anda memiliki badan yang sangat kurus, maka daerah vagina Anda biasanya akan mudah mengendur. Seperti wanita yang bertubuh terlalu kurus bila semakin tua maka akan mudah berkerut wajahnya. Latihan kegel Anda mungkin pernah membaca tentang manfaat latihan kegel jutaan kali yaitu vagina kencang dan seks yang lebih baik. Namun bisa jadi latihan kegel yang Anda lakukan salah. Lalu bagaimana cara melakukan latihan kegel yang benar. Kontraksikan otot dasar panggul Anda selama 5 detik, lalu istirahat, ulangi sebanyak 100 kali, 3 kali dalam sehari. Terdengar melelahkan? Ada cara yang lebih menyenangkan dalam melakukan latihan kegel, Anda bisa membayangkan sedang menjepit penis pasangan Anda dengan otot-otot vagina Anda. Sebelum melakukan latihan kegel sebaiknya Anda kosongkan kandung kemih Anda terlebih dahulu, agar otot dasar panggul lebih leluasa melakukan tugasnya. Sebaiknya Anda menggunakan matras agar dapat berbaring dengan nyaman. Dengan berbaring Anda dapat mengistirahatkan sebagian besar otot-otot Anda di bagian tubuh yang lain. Dengan demikian konsentrasi lebih terpusat pada otot dasar panggul. Aktif dalam berhubungan seksual Kata-kata "use or lose it", berlaku juga untuk vagina. Untuk Anda para wanita agar bentuk vagina tetap kencang maka Anda harus menggunakannya. Saat seorang wanita melakukan hubungan seksual maka akan terjadi stimulasi dan peningkatan aliran ke daerah tersebut, sehingga jaringan dan otot vagina akan mendapatkan aliran darah yang cukup. Karena penurunan aliran darah dapat terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Selain itu apabila Anda dan pasangan sedang ingin menambah momongan, air mani memiliki efek anti penuaan karena hormon, asam lemak dan senyawa anti peradangan yang terkandung di dalamnya. Bersepeda Lakukan olahraga bersepeda dapat menjaga bentuk vagina? Iya, ternyata cara yang satu ini juga dapat menjaga bentuk vagina Anda karena gesekan secara konstan antara selangkangan dan sadel sepeda akan menarik dan meregangkan bibir vagina Anda. Membersihkan daerah vagina dengan lembut Anda tidak perlu menggosok daerah vagina Anda dengan keras, namun bersihkan dengan lembut. Karena penggosokan dengan menggunakan sabun akan mengiritasi vagina. Ingat bibir vagina sangat sensitif. Pernahkah Anda melihat wanita dengan kulit wajah sangat kering karena penggosokan kulit secara berlebihan, hal ini juga terjadi pada vagina Anda. Woman on top Apabila Anda berada di bawah saat melakukan hubungan seksual, keadaan ini bisa membuat vagina Anda juga mengendur. Kenapa? Saat pasangan Anda diatas biasanya dia yang menentukan kecepatan dalam penetrasi, hal ini membuat otot vagina kurang bekerja. Namun bila Anda berada di "atas" maka Anda yang mengendalikan keadaan. Hal ini akan membuat kontraksi otot-otot vagina Anda. Vagina adalah aset penting bagi wanita, oleh karena itu biasakan untuk memperhatikan kebersihan dan kesehatan vagina. Semoga cara diatas dapat membantu Anda memberikan yang terbaik untuk aset penting Anda. Baca juga: Miss V Anda Sehat? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang Sumber: yahoo