Your browser does not support JavaScript!
 20 Nov 2020    11:00 WIB
Bau Tak Sedap pada Miss V? Ini Penyebabnya
Sebagian besar wanita pasti pernah mengalami gangguan yang satu ini, yaitu bau tidak sedap pada daerah kemaluan. Bau tidak sedap pada daerah kemaluan ini dapat membuat seorang wanita merasa malu, frustasi, dan bahkan jijik pada dirinya sendiri. Di bawah ini Anda dapat melihat 5 hal yang paling sering menyebabkan timbulnya bau tidak sedap pada kemaluan wanita. 1.      Vaginosis Bakterial Walaupun terdengar menakutkan, akan tetapi vaginosis bacterial sebenarnya merupakan hal yang sangat sering terjadi. Vaginosis bakterial merupakan penyebab tersering dari timbulnya bau tidak sedap pada kemaluan wanita. Setiap vagina sebenarnya dipenuhi oleh flora alami (bakteri yang memang umum ditemukan pada vagina) dan vaginosis bakterial sebenarnya terjadi akibat pertumbuhan berlebihan dari bakteri. Menurut seorang dokter spesialis kandungan, sebagian besar wanita yang masih berada pada usia produktif biasanya pasti akan mengalami vaginosis bakterial ini setidaknya satu kali. Sampai saat ini, para ahli masih tidak mengetahui apa penyebab pasti dari vaginosis bakterial, akan tetapi seks yang tidak aman dan seringnya membersihkan daerah kewanitaan dengan berbagai pembersih vagina yang dijual secara bebas dapat meningkatkan resiko terjadinya vaginosis bakterial. Selain bau tidak sedap, vaginosis bakterial biasanya juga menimbulkan rasa gatal, nyeri, dan adanya cairan yang keluar dari dalam vagina. Beberapa kasus vaginosis bakterial dapat sembuh dengan sendirinya, akan tetapi dianjurkan agar setiap wanita yang mengalami vaginosis bakterial untuk berobat ke dokter untuk mencegah terjadinya komplikasi berat. Pengobatan yang biasa dilakukan adalah pemberian antibiotika. 2.      Infeksi Jamur Infeksi jamur juga merupakan penyebab paling sering dari timbulnya bau tidak sedap pada kemaluan. Gejalanya biasanya hampir sama dengan vaginosis bakterial, akan tetapi pada infeksi jamur gejala biasanya disertai dengan keluarnya cairan putih dan kental dari dalam vagina. Untuk mengatasi infeksi jamur, tidak diperlukan pemberian antibiotik. Infeksi jamur biasanya diatasi dengan pemberian obat anti jamur. 3.      Penyakit Menular Seksual Beberapa jenis penyakit menular seksual dapat menyebabkan timbulnya bau tidak sedap pada kemaluan. Penyakit menular seksual yang paling sering ditemukan adalah klamidia dan gonorea. Keduanya dapat diobati dan dapat menyebabkan terjadinya komplikasi serius bila tidak diobati. Akan tetapi, keduanya seringkali tidak terdiagnosa karena tidak menimbulkan gejala apapun atau hanya menimbulkan sedikit gejala. Gejala yang paling sering ditemukan pada klamidia dan gonorea adalah nyeri saat buang air kecil dan keluarnya cairan kuning seperti nanah dari kemaluan, serta bau tidak sedap. 4.      Penyakit Radang Panggul Penyakit radang panggul terjadi saat bakteri, biasanya yang menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual, masuk ke dalam vagina dan sampai ke rahim. Penyakit radang panggul seringkali merupakan tahap akhir dari penyakit menular seksual yang tidak terdiagnosa seperti klamidia. Penyakit radang panggul biasanya tidak terdiagnosa hingga Anda mengalami nyeri kronik atau sulit hamil karena seringkali tidak bergejala. Jika bergejala, penyakit radang panggul biasanya menyebabkan timbulnya nyeri panggul, bau tidak sedap pada daerah kemaluan, keluarnya cairan dari dalam vagina dalam jumlah banyak, demam, merasa sangat lelah, nyeri saat berhubungan seksual, dan nyeri saat buang air kecil. Penyakit radang panggul dapat diatasi dengan pemberian antibiotika, akan tetapi dapat menyebabkan timbulnya jaringan parut yang akan menimbulkan efek permanen seperti nyeri kronik, kemandulan, atau kehamilan ektopik. 5.      Kurangnya Kebersihan Pada Daerah Kemaluan Kurangnya kebersihan pada daerah kemaluan juga dapat menyebabkan timbulnya bau tidak sedap. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu membersihkan daerah kewanitaan Anda setiap harinya. Karena pada daerah kemaluan terdapat kelenjar minyak dan kelenjar keringat, maka merupakan hal yang normal bila daerah tersebut berbau tidak sedap bila jarang dibersihkan. Bersihkanlah daerah kemaluan Anda dengan sabun ringan yang tidak mengandung pewangi untuk mencegah terjadinya iritasi pada daerah sensitif Anda tersebut dan menimbulkan terjadinya berbagai gangguan lainnya yang lebih berat. Pastikan Anda selalu membersihkan vagina dari depan ke belakang setelah buang air kecil dan selalu gunakan pakaian dalam bersih setiap harinya, bahkan bila Anda tidak mandi seharian. Hindarilah penggunaan berbagai jenis pembersih daerah kewanitaan, spray, pakaian, dan krim yang berfungsi untuk membuat daerah kewanitaan menjadi super bersih karena mereka justru dapat menimbulkan berbagai gangguan lainnya yang lebih berat. Hal ini dikarenakan berbagai pembersih tersebut berfungsi untuk menyingkirkan berbagai bakteri, yang sebenarnya berfungsi untuk menjaga kesehatan vagina Anda. Berbagai pewangi yang terdapat di dalamnya juga dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada daerah kemaluan. Gunakanlah pakaian dalam berbahan katun untuk membuat daerah kewanitaan tetap kering sepanjang hari karena katun dapat menyerap keringat. Sumber: sheknows
 19 Nov 2020    15:00 WIB
Kondom Tersangkut di Vagina, Jangan Panik!
Kondom yang menyangkut di dalam vagina jelas bikin panik. Mengutip dari Health, Dokter obstetri dan ginekologi Alyssa Dweck mengatakan, hal ini bukanlah sesuatu yang tidak pernah terjadi, banyak pasangan yang kebingungan bagaimana menyelesaikannya. Jika kondom tertinggal di dalam vagina setelah penetrasi, jangan panik dan tetaplah berusaha untuk rileks. "Jika Anda panik, otot-otot dalam vagina justru dapat mengencang dan kondom akan makin sulit untuk diraih dan dikeluarkan," jelas Dweck. Ia menambahkan, cobalah untuk menenangkan tubuh sendiri, misalnya dengan mandi air hangat. Setelahnya, gunakan jari yang sudah bersih dan tidak berkuku untuk meraba secara perlahan ke dalam dinding vagina. Carilah ujung kondom yang mungkin dapat ditarik. Apa pun yang terjadi, jangan pernah menggunakan alat apa pun seperti pinset untuk mengeluarkan kondom yang tersangkut. Alat-alat lain memiliki risiko tinggi untuk melukai dinding vagina Anda. "Anda bisa langsung hubungi dokter kandungan dan buat janji pada hari yang sama untuk mengeluarkan kondom. Bisa juga Anda mengambilnya sendiri, kuncinya adalah relaksasi," kata Dweck. Lalu bagaimana agar kondom tidak tersangkut di dalam vagina? Memastikan ukuran kondom yang digunakan sudah sesuai adalah langkah pertama yang harus diperhatikan oleh setiap orang sebelum berhubungan seksual, menurut Dweck, karena dengan begitu kondom tidak akan terlepas apalagi tertinggal. Gunakan juga kondom yang bagus. Pilihan bahan dan merk kondom bisa jadi sangat berpengaruh dan belum tentu cocok untuk semua orang. Selanjutnya, jangan pernah terlalu terburu-buru menarik penis dari vagina maupun anus setelah berhubungan seksual. Selepas orgasme, biasanya penis tidak lagi ereksi penuh dan kemungkinan kondom dapat terlepas menjadi lebih besar. Tarik penis secara perlahan agar kondom masih tetap terpasang. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari kemungkinan kondom tersangkut atau sperma yang bocor dari kondom.
 16 Nov 2020    13:00 WIB
Ingin Miss V Tetap Kencang? Ternyata Caranya Mudah!
Sama seperti wajah Anda yang dapat mengendur karena proses penuaan. Begitu pula dengan vagina Anda. Namun ada perbedaan penting yaitu ada jutaan produk yang dapat membantu menjaga wajah Anda tetap kenyal. Namun vagina adalah bagian tubuh yang harus mengurus "dirinya sendiri" dan jarang diperhatikan. Seorang ahli dalam kesehatan seksual perempuan dan peremajaan vagina mengatakan bahwa kebanyakan dokter kandungan tidak pernah memberitahu mengenai hal ini, dimana dari waktu ke waktu akan terjadi perubahan pada vagina. Pada awal usia 20 tahunan, Anda akan mulai kehilangan lemak di bibir luar vagina dan daerah tempat tumbuhnya rambut kemaluan. Makin lama daerah tersebut makin mengendur dan kehilangannya isinya, sama seperti wajah dan daerah payudara. Hal ini akan diikuti dengan pengenduran bagian dalam vagina. Dan saat Anda mendekati masa menopause, lapisan vagina Anda mulai tipis, aliran darah berkurang, dan otot-otot dasar panggul Anda melemah. Perubahan bentuk vagina biasanya dapat membunuh rasa percaya diri seorang wanita. Seorang wanita yang tidak puas dengan penampilan alat kelaminnya biasanya akan merasa rendah diri dan sulit mencapai kepuasan dalam hubungan seksual. Hal ini yang menjelaskan mengapa tindakan peremajaan vagina menjadi marak dilakukan. Sebelum Anda memutuskan melakukan operasi plastik untuk meremajakan alat kelamin. Ada beberapa cara sederhana dan mudah untuk Anda ikuti. Ayo disimak! Hindari Yo-Yo Maksudnya adalah hindari naik turun berat badan yang drastis. Apabila Anda mengalami penurunan berat badan yang banyak secara tiba-tiba, semua bagian tubuh Anda akan kehilangan lemak termasuk daerah vagina. Jadi sangat penting menjaga berat badan tetap ideal dan seimbang. Apabila Anda memiliki badan yang sangat kurus, maka daerah vagina Anda biasanya akan mudah mengendur. Seperti wanita yang bertubuh terlalu kurus bila semakin tua maka akan mudah berkerut wajahnya. Latihan kegel Anda mungkin pernah membaca tentang manfaat latihan kegel jutaan kali yaitu vagina kencang dan seks yang lebih baik. Namun bisa jadi latihan kegel yang Anda lakukan salah. Lalu bagaimana cara melakukan latihan kegel yang benar. Kontraksikan otot dasar panggul Anda selama 5 detik, lalu istirahat, ulangi sebanyak 100 kali, 3 kali dalam sehari. Terdengar melelahkan? Ada cara yang lebih menyenangkan dalam melakukan latihan kegel, Anda bisa membayangkan sedang menjepit penis pasangan Anda dengan otot-otot vagina Anda. Sebelum melakukan latihan kegel sebaiknya Anda kosongkan kandung kemih Anda terlebih dahulu, agar otot dasar panggul lebih leluasa melakukan tugasnya. Sebaiknya Anda menggunakan matras agar dapat berbaring dengan nyaman. Dengan berbaring Anda dapat mengistirahatkan sebagian besar otot-otot Anda di bagian tubuh yang lain. Dengan demikian konsentrasi lebih terpusat pada otot dasar panggul. Aktif dalam berhubungan seksual Kata-kata "use or lose it", berlaku juga untuk vagina. Untuk Anda para wanita agar bentuk vagina tetap kencang maka Anda harus menggunakannya. Saat seorang wanita melakukan hubungan seksual maka akan terjadi stimulasi dan peningkatan aliran ke daerah tersebut, sehingga jaringan dan otot vagina akan mendapatkan aliran darah yang cukup. Karena penurunan aliran darah dapat terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Selain itu apabila Anda dan pasangan sedang ingin menambah momongan, air mani memiliki efek anti penuaan karena hormon, asam lemak dan senyawa anti peradangan yang terkandung di dalamnya. Bersepeda Lakukan olahraga bersepeda dapat menjaga bentuk vagina? Iya, ternyata cara yang satu ini juga dapat menjaga bentuk vagina Anda karena gesekan secara konstan antara selangkangan dan sadel sepeda akan menarik dan meregangkan bibir vagina Anda. Membersihkan daerah vagina dengan lembut Anda tidak perlu menggosok daerah vagina Anda dengan keras, namun bersihkan dengan lembut. Karena penggosokan dengan menggunakan sabun akan mengiritasi vagina. Ingat bibir vagina sangat sensitif. Pernahkah Anda melihat wanita dengan kulit wajah sangat kering karena penggosokan kulit secara berlebihan, hal ini juga terjadi pada vagina Anda. Woman on top Apabila Anda berada di bawah saat melakukan hubungan seksual, keadaan ini bisa membuat vagina Anda juga mengendur. Kenapa? Saat pasangan Anda diatas biasanya dia yang menentukan kecepatan dalam penetrasi, hal ini membuat otot vagina kurang bekerja. Namun bila Anda berada di "atas" maka Anda yang mengendalikan keadaan. Hal ini akan membuat kontraksi otot-otot vagina Anda. Vagina adalah aset penting bagi wanita, oleh karena itu biasakan untuk memperhatikan kebersihan dan kesehatan vagina. Semoga cara diatas dapat membantu Anda memberikan yang terbaik untuk aset penting Anda. Sumber: yahoo
 14 Nov 2020    21:00 WIB
Gimana Cara Wanita Masturbasi?
Siapa sih yang nggak tau cara cowok masturbasi? Semua orang tau cara cowok masturbasi. Namun gimana cara cewek masturbasi? Masturbasi cewek biasanya identik dengan terong, mentimun, dan bahkan dildo. Emang iya cewek kalau masturbasi harus masukin barang ke vagina? Berbeda dengan pria, masturbasi wanita bisa dilakukan dengan berbeda macam cara. Ada 3 cara masturbasi wanita, cekidot..   1. Clitoris Clitoris.. clitoris.. Banyak banget orang yang belum tau organ yang ajaib ini! Kalau membicarakan masturbasi wanita, yang diingat selalu vagina saja. Padahal ada organ lainnya yang jauh lebih merangsang daripada vagina, yaitu clitoris! Clitoris sendiri adalah organ yang ada di atas vagina, bentuknya menonjol. Kalau misalkan clitoris dirangsang dengan cara dipijat atau digesek, maka lama-kelamaan akan terstimulasi hingga mengalami orgasme. Terkadang, beberapa perempuan juga menggunakan sex toys berupa vibrator untuk merangsang clitoris mereka!   2. Vagina Nah, ini dia yang banyak orang sudah ketahui. Wanita juga bisa terangsang dengan vagina yang terstimulasi. Cara menstimulasi vagina adalah memasukan sesuatu ke dalam vagina, biasanya menggunakan jari, hingga sex toys yang kita banyak ketahui yaitu dildo. Vagina juga lebih bisa terstimulasi lagi dengan G-spot! Apa sih G-spot itu? G-spot adalah titik sensitif perempuan yang letaknya ada di dalam vagina, kalau terstimulasi bisa memberi orgasme yang maksimal! Tekstur G-spot itu biasanya agak kasar dan lokasinya sekitar 5-6 cm di dalam vagina.   3. Combo Nah, kalau yang ini dobel-dobel enaknya! Yang dimaksud dengan combo ini adalah clitoris dan vagina terstimulasi di saat yang bersamaan. Biasanya dapat dilakukan dengan cara menggunakan sex toys yang merangsang vagina dan clitoris secara bersamaan. Gimana? Sudah jelas kan? Apabila kamu punya pertanyaan lebih lanjut, bisa langsung tanya ke aku langsung lewat DM Instagram. Langsung aja ke Instagram-ku di @jenniferelim karena aku juga sering upload tentang sex education di sana. See you there!
 13 Nov 2020    17:00 WIB
Penyebab Terjadinya Infeksi Jamur Miss V
Miss V atau vagina merupakan aset penting yang harus dipelihara oleh seorang wanita. Seringkali masalah yang dialami pada seorang wanita adalah terjadinya infeksi jamur. Agar terhindar dari masalah infeksi jamur. Sebaiknya Anda mengetahui penyebab infeksi jamur. Penyebab terjadinya infeksi jamur vagina: Antibiotik Penggunaan obat antibiotik adalah salah satu penyebab paling umum dari infeksi jamur vagina. Antibiotik dan beberapa obat lain mengubah tingkat bakteri dan organisme lain pada vagina - seperti bakteri acidophilus lactobacillus, yang biasanya membantu menjaga sel-sel ragi dalam jumlah yang seimbang.. Obat-obatan juga dapat mengubah keasaman vagina atau "keseimbangan pH" yang memungkinkan ragi untuk tumbuh terlalu cepat. Sehingga mudah terjadi keputihan, alergi, gatl-gatal dan infeksi. Kehamilan. Wanita hamil memiliki tingkat estrogen yang tinggi, yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi jamur selama kehamilan. Kadar hormon Menggunakan terapi penggantian hormon (HRT) atau pil KB dapat menyebabkan perubahan keseimbangan hormon dalam tubuh, terutama estrogen dan progesteron. Sehingga lebih mudah terjadi infeksi. Kencing manis Kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat  menyebabkan infeksi jamur. Sistem kekebalan tubuh yang lemah. HIV atau penyakit lain yang melemahkan sistem kekebalan tubuh dapat mencegah tubuh melawan infeksi jamur. Perawatan vagina yang tidak baik Terlalu sering menggunakan sabun yang terlalu banyak bahan deterjen. Juga dapat menyebabkan terjadinya infeksi jamur. Sumber: webmd
 12 Nov 2020    17:00 WIB
Penting Gak Sih Ukuran Penis Itu?
Seringkali seorang pria berpikir bahwa ukuran penis adalah hal yang begitu penting. Namun harus Anda ketahui bahwa ukuran bukan segalanya. Coba simak pernyataan dibawah ini Ukuran penis kecil mudah terjadi disfungsi ereksi? Banyak pria yang mengeluhkan karena ukuran penisnya yang kecil maka mudah terjadi disfungsi ereksi. Harus Anda ketahui bahwa ketidakmampuan untuk mempertahankan ereksi saat berhubungan seks bukan dikarenakan ukuran penis yang kecil. Ini semua tentang persepsi Saat Anda berpikir mengenai ukuran penis adalah segalanya maka ini akan membuat hal itu seolah penting. Padahal yang perlu Anda ketahui saat Anda merasa memiliki penis yang kecil hal ini dapat dipengaruhi dari cara Anda melihat ke arahnya. Lemak perut juga berpengaruh dan menutupi daerah penis Anda, sehingga penis terlihat begitu kecil.   Ukuran tidak penting bagi perempuan Bagi wanita, seks tidak hanya tentang penis. Sebaliknya, beberapa wanita justru mengaku takut dengan penis 'panjang'. Jika kita benar-benar peduli tentang ukuran, sebagian besar wanita mengaku lebih terkesan dengan ketebalan daripada panjang penis. Bahkan ketika terangsang, daerah liang vagina perempuan hanya sekitar 10 cm (4 inci).Jadi untuk seorang wanita berharap memiliki pasangan dengan penis yang kecil namun dapat mengisi liang vagina wanita sepenuhnya. Dan untuk seorang wanita ada hal yang lain yang dapat membuatnya merasakan orgasme selain penetrasi seperti foreplay, seks oral. Sumber: thehealthsite
 11 Nov 2020    21:00 WIB
ORGASME
Definisi orgasme secara harfiahnya adalah pelepasan ketegangan seksual yang tiba-tiba dan tidak disengaja. Tapi, apa iya orgasme selalu jadi pertanda dari kepuasan aktivitas seksual? Enggak juga.. Orgasme pada dasarnya ya cuma… ngelepasin ketegangan. Contohnya kaya lo ketika bersin, pelepasan udara ketika ada benda asing yang masuk ke hidung, kan? Bersin kadang rasanya enak banget, lega, puas, tapi ada saatnya ketika bersin rasanya gak enak banget—contohnya, ketika lu lagi ulangan, sunyi…. didepan lo ada dosen galak… dan tiba-tiba… HUAZZEEEHHH langsung satu ruangan kaget semua. Balik lagi ke orgasme. Yes, kadang enak kadang juga berasa awkward. Ada beberapa kasus dimana perempuan bisa orgasme ketika dia makan, lagi olahraga, meditasi ataupun ketika lagi tidur. Mungkin lo bakal kaget, gak diduga duga tiba-tiba muncul gitu aja. Jadi, orgasme itu datengnya darimana? Otak. Orgasme bukan semata-mata efek dari kelamin belaka. Namanya pelepasan ketegangan, ya berarti yang ngetrigger gak cuma satu. Bisa jadi macam-macam, tapi semuanya adalah hasil dari otak kalian. Gak percaya? Kamu cukup berkhayal & berfantasi tanpa perlu megang kelamin juga bisa aja bikin orgasme kok. Faktanya, orgasme gak melulu disertai dengan ejakulasi. Baik perempuan maupun laki-laki bisa loh kita orgasme tanpa perlu ngeluarin cairan (squirt pada perempuan/semen pada laki-laki). Disini ada yang pernah gak kaya gitu? Lantas, apakah orgasme selalu enak? Enggak juga. Kebayang gak lo lagi nge-gym eh tiba-tiba lo orgasme. NAH LOH… awkward iya, agak malu iya, bingung iya, mungkin agak sedikit excited iya. Feelingnya kecampur aduk. Orgasme juga rasanya berbeda-beda. Ketika main sendiri rasanya A, ketika main dengan vibrator rasanya B, ketika main sama pasangan rasanya jadi ADUHHH BANGGG ENAK BANGGG yeee khaaan?   "Rasanya orgasme kek mana sih?" Nah, tiap orang itu punya deskripsi yang beda-beda terhadap orgasme. Ada yang bilang lega, ada yang bikin seneng, ada yang bikin gak bisa napas, ada yang menggelinjang, ada yang nangis, ada juga yang cuma diem aja. Jadi, gue gak punya jawaban buat pertanyaan kek gini, hanya kalian yang tau!   Kenapa kok gue gak bisa orgasme? Lemme tell you one thing, lo gak akan pernah bisa kejar-kejaran untuk meraih orgasme. Karena faktanya, orgasme itu muncul ketika kamu bisa merelakan badan lo sendiri. You surrender. Ok gengs, kayanya harus gue luruskan soal orgasme ini deh. Kayanya kita terlalu mengeneralisasi arti orgasme sendiri. Kita seringkali lebih sering liat laki-laki orgasme daripada cewe yang orgasme. Kita seringkali ngebandingin antara orgasme laki-laki dengan perempuan. Padahal itu tuh beda banget. Pada laki-laki umumnya orgasme itu Finish line--artinya, ketika dia orgasme yang seringkali disertai ejakulasi, cowo akan berhenti. Ke kamar mandi, bersih-bersih trus tidur. Sementara, kalo cewe orgasme itu belum tentu finish line. Bisa lagi, lagi, terus lagi, lagi...   SQUIRTING, ORGASME, EJAKULASI, APA IYA SAMA? Karena keknya masih banyak yg bingung soal ini, coba sini yuk kita obrolin lagi. Arti Orgasme itu pelepasan ketegangan. Nah, kalo ejakulasi peristiwa keluarnya cairan. Jadi orgasme itu lebih ke "rasa" nya, sementara ejakulasi itu lebih ke "barang bukti" nya. Ejakulasi bukan hanya pada laki-laki aja, cewek juga bisa ejakulasi, dan inilah yg dinamakan dengan Squirting. Cairan yang di produksi di kelenjar skene dan dikeluarkan melalui urethra—lubang pipis. Seringkali disalahpahami sebagai Pipis. Padahal belum tentu itu pipis. Loh berarti bisa jadi itu pipis? Ya bisa. Kalo sebelum hubungan seks lo gak pipis dulu, ya bisa jadi ketika stimulasi g-spot cairan squirting lo nyampur sama pipis. Ini masih ada perdebatan kok apakah cairan squirting dan pipis itu berbeda atau sama. Ada kubu yang ngotot kalo itu tuh pipis, ada yang anggap itu enggak. Lagi lagi, belum ada banyak research soal ejakulasi atau orgasme perempuan. Makanya kalian para perempuan harus banyak yang jadi ilmuwan, biar riset itu bisa banyak difokuskan sama perempuan, bukan cuma soal laki-laki aja. Selamat Orgasme
 06 Nov 2020    21:00 WIB
Berapa Ukuran Normalnya Vagina?
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengenai bagaimana sebenarnya ukuran vagina yang normal? Vagina atau yang juga dikenal dengan miss V memang merupakan bagian tubuh wanita yang cukup misterius. Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2005, para ahli melakukan pengukuran vagina pada sekitar 50 orang wanita, berikut hasil pengukurannya.  Labia Minora Labia minora merupakan bibir dalam yang berukuran lebih kecil yang mengelilingi lubang vagina seorang wanita. Labia minora terbagi menjadi kiri dan kanan. Lebar rata-rata labia minora kiri adalah sekitar 2.1 cm dengan variasi antara 0.4-6.4 cm. Lebar rata-rata labia minora kanan adalah sekitar 1.9 cm, dengan variasi antara 0.3-7 cm. Panjang rata-rata labia minora kiri adalah sekitar 4 cm (hampir sama dengan panjang baby wortel), dengan variasi antara 1.2-7.5 cm. Panjang rata-rata labia minora kanan adalah sekitar 3.8 cm, dengan variasi antara 0.8-8 cm. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran panjang dan lebar labia minora setiap wanita dapat berbeda-beda. Selain itu, ukuran antara labia minora kanan dan kiri pun berbeda. Labia Majora Labia majora merupakan bibir luar yang mengelilingi labia minora Anda. Panjang rata-rata dari labia majora adalah sekitar 8.1 cm (hampir sama dengan panjang sebotol kutek), dengan variasi antara 4-11.5 cm. Perlu diketahui bahwa seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, maka ukuran labia minora dan majora Anda juga akan semakin mengecil. Klitoris Seperti halnya ukuran labia minora dan labia majora berbeda pada setiap wanita, demikian pula halnya dengan klitoris. Menurut penelitian, lebar rata-rata klitoris para peserta adalah sekitar 0.8 cm, dengan variasi antara 0.2-2.5 cm. Sementara itu, panjang rata-rata klitoris para peserta adalah sekitar 1.6 cm (sedikit lebih kecil daripada kancing celana Anda), dengan variasi antara 0.4-4 cm. Satu hal menarik yang ditemukan para ahli adalah bahwa ukuran klitoris ini berhubungan dengan seberapa sering seorang wanita berhasil mencapai orgasme saat berhubungan intim. Jika Anda dapat mencapai orgasme setiap kali berhubungan intim dengan pasangan, maka Anda mungkin memiliki klitoris yang lebih besar dibandingkan dengan para wanita yang hanya dapat mencapai orgasme dengan cara lain. Liang Vagina Para ahli menemukan bahwa kedalaman liang vagina rata-rata seorang wanita adalah sekitar 9.6 cm (hampir sama dengan panjang sebotol lip gloss), dengan variasi antara 6.5-12.5 cm. Sementara itu, lebar liang vagina rata-rata seorang wanita adalah sekitar 2.1-3.5 cm. Lebar liang vagina yang terlalu kecil (2.1 cm) dapat membuat seorang wanita merasa nyeri setiap kali berhubungan intim. Perlu diingat bahwa ukuran kedalaman dan lebar liang vagina ini dapat berubah saat seorang wanita berhubungan intim dan melahirkan. Intinya adalah bila Anda tidak mengalami keluhan atau nyeri saat berhubungan intim, maka kemungkinan besar Anda memiliki bentuk dan ukuran kemaluan yang normal. Sumber: womenshealthmag
 05 Nov 2020    21:00 WIB
Tips Masturbasi untuk Perawan
Untuk pria melakukan masturbasi mungkin bukan sesuatu hal yang aneh dan tidak ada sesuatu yang hal ditakuti namun bagaimana untuk wanita yang belum menikah. Salah satu hal yang ditakuti wanita dalam melakukan masturbasi adalah rusaknya selaput dara yang bisa membuatnya seolah-olah tidak perawan lagi. Padahal keperawanan adalah simbol penting seorang wanita  yang harus dijaga sampai menikah. Untuk Anda yang mungkin ingin mencoba cara untuk menyenangkan diri sendiri namun tidak sampai merusak selaput dara sebenarnya ada caranya. Mastubasi adalah tindakan merangsang diri sendiri atau orang lain dengan cara menyentuh, meraba, atau memijat organ kelamin sendiri. Jadi masturbasi bisa dilakukan tanpa harus merusak selaput dara Berikut adalah cara melakukan masturbasi untuk yang masih perawan: Untuk mencapai orgasme saat melakukan mastubasi bukan hanya cara merangsang tubuh sendiri namun bagaimana cara Anda berfantasi karena disini Anda hanya melakukannya sendiri. Merangsang titik sensual Anda Anda cukup fokus pada zona sensual seperti paha bagian dalam, perut bagian bawah untuk merangsang diri sendiri. Cara ini akan membantu Anda mencapai kenikmatan seksual untuk tingkat yang lebih besar. Merangsang bagian payudara Untuk mencapai orgasme tidak harus dengan memasukkan jari kedalam vagina. Namun Anda bisa merangsang bagian tubuh yang lain. Titik sensitif wanita yang juga dapat dirangsang adalah puting payudara. Anda bisa merangsang bagian puting payudara dengan memegang atau memuntirnya. Menjepit kaki Anda Salah satu cara aman untuk mencapai klimaks, adalah dengan melakukan jepitan di daerah klitoris, Anda bisa melakukannya dengan menjepit kaki Anda dan dalam posisi tengkurap. Merangsang klitoris Klitoris memang merupakan titik sensitif wanita yang paling mudah membuat seorang wanita mencapai klimaks. Anda bisa mencoba untuk menggosok bagian klitoris dengan jari, namun ingat hanya bagian klitoris jangan pernah menyentuh bagian selaput dara Anda. Saat melakukan masturbasi perlu diingat jangan pernah memasukkan jari-jari Anda ke dalam vagina yang kemungkinan dapat merusak selaput darah. Sumber: indiansutras
 05 Nov 2020    17:00 WIB
Lima Fakta Tentang Vagina, Wanita Wajib Tahu
Organ intim wanita atau vagina itu memiliki banyak keunikan lho. Apa saja? Yuk simak ulasannya berikut ini: 1. Vagina punya pembersih alami Vagina memiliki sistem kebersihan sendiri dari dalam. Di dalam vagina terdapat beberapa kelenjar yang memproduksi cairan pembersih. Cairan itulah yang akan membersihkan kuman dan bakteri di dalam vagina, sekaligus berfungsi sebagai pelumas saat berhubungan seksual. 2. Ada ribuan saraf di dalam klitoris Di bagian dalam lipatan vagina terdapat klitoris yang bersifat sensitif. Organ yang berbentuk seperti biji kacang ini berfungsi memberikan kenikmatan seksual. Hmm... Nah di dalam klitoris itu ternyata ada 8.000 sel saraf. Duh, pantes yaa organ ini sensitif banget! 3. Vagina bisa keriput lho! Selain kulit tubuh, vagina juga bisa keriput seiring bertambahnya usia wanita. Penyebabnya yaitu menurunnya kadar esterogen, yaitu hormon seksual wanita. Eits, tapi tak perlu khawatir, kalian bisa lakukan senam kegel untuk kembali mengencangkan otot vagina. Gerakan senamnya seperti menahan kencing. 4. Vagina punya banyak titik rangsangan Berbeda dengan pria, wanita punya banyak titik rangsangan seksual di vaginanya. Selain klitoris, beberapa bagian lain seperti lubang vagina dan labia juga bisa memberikan sensasi kenikmatan seksual. Oia, tidak semua wanita memiliki titik rangsang yang sama ya, maka tak perlu membanding-bandingkannya. 5. Masa subur bisa diketahui dari lendir vagina Ketika masa subur, lendir vagina berasal dari serviks, sementara jika lendir stimulasi seksual keluar dari kelenjar atau dinding vagina. Untuk membedakannya, larutkan lendir ke dalam segelas air. Lendir serviks akan menggumpal membentuk bola dan tenggelam sementara lendir vagina akan larut di dalam air. Nah, sudah tahu kan fakta-fakta soal vagina. Lindungi selalu vagina-mu ya dengan menjaga kebersihan serta menerapkan gaya hidup sehat.