Your browser does not support JavaScript!
 07 Dec 2020    19:00 WIB
Apakah Mungkin Penis Terlalu Besar untuk Vagina Anda?
Secara umum, sebagian besar vagina biasanya memiliki ukuran yang sesuai untuk semua bentuk dan ukuran penis. Dengan pemanasan dan pelumas yang cukup, sebagian besar vagina dapat melebar hingga sesuai dengan ukuran penis sang pria, berapa pun itu. Selain itu, sangat jarang bagi seorang wanita muda yang masih berusia antara 20-40 tahun untuk mengalami masalah di atas. Beberapa orang wanita mungkin akan mengalami masalah ini saat mereka bertambah tua karena adanya gangguan pada keadaan kesehatan atau keseimbangan kadar hormonal. Akan tetapi, pada beberapa keadaan, ukuran penis seorang pria dapat terlalu besar bagi pasangannya. Jika demikian, hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu apa penyebabnya, dengan demikian permasalahan ini pun dapat diatasi. Terdapat 2 penyebab mengapa ukuran penis pasangan Anda tampak terlalu besar bagi vagina Anda. Yang pertama adalah Anda tidak merasa cukup bergairah, yang dapat membuat penis sulit masuk ke dalam vagina atau membuat vagina terasa nyeri atau bahkan mengalami robekan atau perdarahan saat penis berhasil masuk (penetrasi). Untuk mengatasi hal ini, pastikan Anda telah merasa bergairah dan menghasilkan pelumas yang cukup sebelum proses penetrasi. Mintalah pasangan Anda untuk melakukan pemanasan yang cukup sebelum penetrasi atau menggunakan pelumas. Penyebab kedua adalah Anda sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu yang membuat vagina Anda menjadi kering, tanpa Anda sadari. Banyak pil KB dosis rendah yang dapat menyebabkan vagina menjadi kering. Selain itu, obat anti histamin (anti alergi) dan bahkan pengobatan kanker seperti radiasi juga dapat menyebabkan vagina menjadi kering. Jadi, bila vagina Anda tetap kering walaupun Anda telah merasa bergairah dan pasangan telah melakukan pemanasan yang cukup, maka jangan ragu untuk segera memeriksakan diri Anda ke dokter atau dokter spesialis kandungan. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui apakah ada obat yang membuat vagina Anda menjadi kering di antara obat-obatan yang Anda konsumsi. Sumber: womenshealthmag
 13 Nov 2020    21:00 WIB
Ejakulasi Dini? Sini teh sama Mak Erot aja!
Masalah disfungsi seksual seperti ejakulasi dini terus menghantui para pria. Hal ini terbukti dari banyaknya pasien yang mendatangi cucu Mak Erot di Sukabumi, yaitu Haji Syahrudin. Mari kita bahas terlebih dahulu mengenai ejakulasi dini. Ejakulasi dini terjadi saat seorang pria mengalami ejakulasi yang terlalu cepat saat berhubungan seksual. Diperkirakan 1 dari 3 pria mengalami ejakulasi dini dalam beberapa waktu.   Gejala utama dari ejakulasi dini adalah ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi selama lebih dari satu menit setelah penetrasi. Namun masalah ejakulasi dini tidak hanya terjadi selama saat berhubungan seksual namun juga bisa terjadi saat masturbasi. Apabila seseorang mengalami ejakulasi dini tidak terlalu sering, maka hal ini tidak perlu dikhawatirkan, tetapi bila hal itu terjadi secara terus menerus maka perlu diperhatikan. Ejakulasi dini sendiri dibagi menjadi dua klasifikasi yaitu: Ejakulasi dini primer dan ejakulasi dini sekunder. Ejakulasi dini yang primer adalah ejakulasi dini yang dialami seorang pria hampir setiap atau setiap akan melakukan hubungan seksual. Ejakulasi dini sekunder adalah keadaan dimana seorang belum pernah mengalami ejakulasi dini pada awalnya kemudian mengalami ejakulasi dini saat berhubungan seksual.   Nah, untuk menangani pasien dengan keluhan ejakulasi dini ini, Haji Syahrudin kerap melakukan terapi pijat saraf. Pemijatan dimulai dari pangkal paha, pangkal penis sampai ke bokong pasien. Tak berhenti sampai situ, Haji Syahrudin juga menyiapkan sebuah ramuan yang harus diminum oleh pasien. Hasilnya? Pasien yang telah menjalani terapi pijat saraf dan meminum ramuan Haji Syahrudin selang selama 2-3 hari sudah bisa merasakan manfaatnya, yang sebelumnya hanya sesaat dan kini ejakulasi bisa 5 hingga 10 menit. Namun, hal itu tergantung pada kondisi vitalitas pasien masing-masing. Selain menjalani terapi, Haji Syahrudin juga memberikan beberapa tips agar pria bisa menghindari ejakulasi dini, antara lain:   Jangan terburu-buru Tak perlu grasak-grusuk ya. Nikmatilah foreplay (pemanasan) Anda dan pasangan hingga benar-benar mencapai 'puncak' baru lakukan penetrasi. Lakukan latihan pernafasan Dengan cara ini akan membuat Anda terhindar dari berbagai macam ketegangan otot, karena ketegangan dapat menyebabkan terjadinya ejakulasi dini. Buatlah diri Anda merasa santai dan percaya diri sehingga dapat mengontrol emosi Anda. Bagi Anda yang ingin berkonsultasi Anda bisa mengunjungi laman Klinik Mak Erot. Pertanyaan Anda akan langsung dijawab oleh Haji Syahrudin.
 03 Nov 2020    09:00 WIB
Apakah Penis Anda Normal?
Pikirkan tentang es krim: Muncul dalam banyak jenis yang berbeda seperti kerucut, cangkir, sundae, milkshake. Semua tampak berbeda, tetapi semua jenis es krim itu normal dan bagus. Hal yang sama berlaku untuk penis. Penis bisa kecil, besar, berlekuk atau bergelombang. Tampak berbeda, pasti, tapi semua jenis penis normal dan bagus. "Sebagai penyedia kesehatan pria, saya menjawab banyak pertanyaan terkait penis," kata ahli urologi Bradley Gill, MD. "Senang sekali bagi pria mengetahui bahwa ukuran atau penampilan jarang mengubah fungsi penis. Tapi jika ada masalah fungsional, sering kali ada solusinya." Berikut ini beberapa fakta tentang berbagai jenis penis: Apakah ada yang namanya ukuran penis yang khas? Tidak ada yang namanya normal. Ukuran penis bervariasi dari orang ke orang. Beberapa pria mungkin memiliki penis yang lebih besar saat lembek, tetapi ukurannya tidak bertambah banyak saat ereksi. Orang lain melihat peningkatan ukuran yang signifikan dari lembek menjadi ereksi. Haruskah pria khawatir jika penisnya melengkung? Penis yang melengkung atau bengkok, juga dikenal sebagai penyakit Peyronie, cukup umum terjadi. Penis bisa bergerak ke segala arah: Atas, bawah, kiri, kanan dan bahkan berbentuk S. Jika penis melengkung sejak lahir, itu biasanya karena cara jaringan ereksi berkembang di satu sisi, membuat sisi itu lebih pendek atau lebih panjang dari sisi lainnya. Kondisi ini berkembang seiring bertambahnya usia, biasanya karena jaringan parut terbentuk dan mengikat salah satu sisi penis, membuatnya lebih pendek dari sisi lainnya. Apakah pembuluh darah yang membengkak perlu dikhawatirkan? Pembuluh darah adalah variasi anatomi normal di antara pria dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Mengenai ukuran penis, seberapa mencoloknya mereka akan bervariasi dari pria ke pria. Penis memiliki banyak pembuluh darah, dan selama ereksi, penis penuh dengan darah bertekanan tinggi. Pembuluh darah membengkak dan menjadi lebih jelas selama ereksi, meskipun kadang-kadang terlihat pada penis yang lembek juga. Bagaimana dengan penis yang bergelombang atau bercak? Apakah itu normal? Warna penis dapat bervariasi dari warna kulit di tempat lain di tubuh seperti mungkin lebih pucat dan terkadang bahkan tampak merah muda, biru atau ungu. Ereksi juga bisa mengubah penampilan. Secara umum, kami tidak mengkhawatirkan variasi warna kulit kecuali berkembang sesuatu yang baru dan konsisten, seperti bintik merah, ruam, atau nyeri. Beberapa pria khawatir karena penis mereka memiliki benjolan. Hal itu biasanya normal dan mungkin disebabkan oleh jaringan parut, meskipun sebaiknya Anda memeriksakannya. Jika seorang pria mengalami luka merah yang membengkak atau bengkak pada penisnya, ia harus menemui dokter, terutama jika mengeluarkan cairan. Apakah lokasi lubang penis yang tidak teratur (hipospadia) bermasalah? Hipospadia cukup umum dan hanya berarti lubangnya tidak berada di ujung penis. Dokter biasanya mengidentifikasinya di masa kanak-kanak, meski terkadang kasus ringan mungkin tidak diketahui. Tergantung di mana lokasinya, itu bisa mengubah aliran urin atau ejakulasi. Jika Anda menderita hipospadia dan kesulitan hamil, bicarakan dengan ahli urologi Anda. Air mani Anda mungkin tidak masuk ke dalam vagina. Seberapa umum nyeri ereksi atau ejakulasi? Penis Anda harus menimbulkan kenikmatan, bukan rasa sakit. Bicaralah dengan ahli urologi jika Anda mengalami nyeri. Terkadang nyeri saat ejakulasi disebabkan oleh penyempitan tabung atau lubang di ujung penis, yang meningkatkan tekanan yang berhubungan dengan ejakulasi dan menyebabkan ketidaknyamanan. Ereksi yang menyakitkan mungkin menunjukkan kondisi atau cedera yang mendasari penis. Seberapa umum masalah ereksi? Sebanyak 15 sampai 30 juta pria mengalami disfungsi ereksi (DE). Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda mengalami masalah dalam memperoleh atau mempertahankan ereksi. Kita sekarang tahu bahwa DE adalah indikator kesehatan secara keseluruhan pada pria, terutama seiring bertambahnya usia. DE bisa menjadi tanda diabetes, penyakit jantung, atau tekanan darah tinggi. DE pada pria muda dan sehat biasanya terkait dengan stres atau kecemasan. Terlepas dari penyebabnya, kami memiliki perawatan DE yang efektif untuk membuat Anda berfungsi kembali. Jenis DE lainnya adalah priapisme, ereksi yang berlangsung lebih dari empat jam. Ereksi jangka panjang adalah keadaan darurat medis yang membutuhkan perawatan segera. Priapisme dapat menyebabkan kerusakan jaringan atau deformasi penis jika dibiarkan. Sumber: clevelandclinic
 22 Oct 2020    21:00 WIB
Perubahan Penis Seiring Bertambahnya Usia
Penurunan fungsi seksual pada pria seiring dengan semakin bertambahnya usia anda merupakan hal yang wajar. Penurunan kadar testosteron membuat anda membutuhkan stimulasi seksual yang lebih untuk merasa bergairah. Setelah merasa bergairah pun anda membutuhkan waktu untuk mencapai ereksi dan orgasme. Penuaan juga menyebabkan penurunan volume air mani dan kualitas sperma. Disfungsi ereksi atau impotensi memang berhubungan dengan semakin bertambahnya usia anda. Selain itu, pria juga mengalami penurunan fungsi saluran kemih. Seorang pria akan mengalami penurunan aliran air kemih seiring dengan semakin bertambahnya usia anda akibat melemahnya otot-otot kandung kemih atau pembesaran prostat. Satu hal lagi yang perlu anda ketahui, bahwa penis sendiri juga mengalami perubahan seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Bentuk Penis Terdapat dua perubahan bentuk utama pada penis, yaitu pada kepala penis dan rambut kemaluan. Warna kepala penis akan memudar secara perlahan akibat penurunan aliran darah yang menuju ke kepala penis. Selain itu, rambut kemaluan pun akan rontok secara perlahan. Hal ini disebabkan oleh penurunan kadar hormon testosteron yang membuat penis kembali seperti pada masa pre pubertas, di mana tidak terdapat rambut kemaluan. Ukuran Penis Pertambahan berat badan merupakan suatu hal yang sering terjadi pada pria seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Lemak yang berkumpul pada perut bagian bawah dapat menyebabkan ukuran penis terlihat berubah (penis terlihat lebih kecil daripada sebenarnya karena tertutup oleh lemak perut). Banyaknya lemak pada perut bagian bawah dapat membuat penis terlihat lebih pendek. Penurunan berat badan yang menyebabkan penurunan lemak perut dapat membuat penis terlihat sedikit lebih besar. Selain dari berkurangnya ukuran penis akibat penumpukan lemak perut, penis juga akan benar-benar mengalami pemendekkan. Pengurangan ukuran penis baik dari panjang dan ketebalannya ini biasanya tidak terlalu banyak akan tetapi dapat disadari. Pengurangan atau pemendekkan penis ini dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu akibat penumpukan lemak (plak) di dalam pembuluh darah kecil di dalam penis yang menyebabkan gangguan aliran darah di dalam penis (aterosklerosis). Penyebab lainnya dari pemendekkan penis ini adalah akibat pembentukan jaringan parut di sekitar badan penis. Ereksi terjadi akibat pengisian darah di dalam pembuluh darah penis. Penyumbatan pada pembuluh darah penis dan terbentuknya jaringan parut pada badan penis dapat membuat penis terlihat lebih kecil saat ereksi. Bukan hanya penis yang mengalami perubahan ukuran, ukuran buah zakar (testis) pun berubah. Pada awal usia 40 tahun, testis akan mulai mengecil. Lengkungan Penis Jika jaringan parut berkumpul secara tidak merata pada penis, maka hal ini dapat membuat penis membengkok, yang disebut dengan penyakit peyronie, yang biasa terjadi pada usia paruh baya. Penis yang melengkung dapat membuat ereksi terasa nyeri dan kesulitan melakukan penetrasi saat berhubungan seksual. Keadaan ini mungkin membutuhkan tindakan pembedahan untuk memperbaiki penis yang membengkok tersebut. Sensitivitas Penis Berbagai penelitian telah menemukan bahwa sensitivitas penis akan semakin berkurang seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Hal ini dapat membuat ereksi dan orgasme sulit tercapai.   Sumber: webmd
 06 Oct 2020    17:00 WIB
Testis Besar Sebelah ? Apakah Normal ?
Guys, tentu tidak asing dengan testis yang orang bilang "biji" kemaluan atau juga dikenal sebagai "buah zakar" kita yang berjumlah dua. Kebanyakan yang didapati testis sebelah kanan lebih besar dan yang kiri menggantung lebih rendah. Teman saya pernah bercerita kalau testis salah satu keluarganya besar sebelah sehingga merisaukan. Nah, artikel kali ini kita akan membahas mengenai hal ini supaya kita jelas dalam kondisi yang bagaimana seharusnya kita segera memeriksakan testis kita ke dokter. Penyebab Berikut in adalah beberapa alasan yang menyebabkan testis membesar sebelah : Epididimistis  yaitu saluran di belakang testis mengalami peradangan yang biasanya disebabkan karena infeksi dan bisa jadi diakibatkan dari penyakit menular seksual klamidia. Gejalanya seperti nyeri saat buang air kecil. Orchitis yaitu peradangan pada testis yang disebabkan oleh virus mumps atau gondong. Kista epididymis yaitu terjadinya kelebihan cairan di duktus. Kista ini tidak berbahaya dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan biasanya hilang dengan sendirinya. Hidrokel yang merupakan kantung disekitar testis terisi cairan. Jika mengalami peradangan perlu dibawa ke dokter. Varikokel yaitu kondisi dimana pembuluh darah di sekitar skrotum membesar. Ada benjolan di testis yang kemungkinan bisa menjadi kanker testis Langkah pengecekan DIY Sobat sehat bisa melakukan pemeriksaan sendiri alias DIY (Do It Yourself) di rumah dengan langkah-langkah sebagai berikut: Pastikan skrotum atau kantong pelir yang membungkus testis kita tidak dalam keadaan tegang tetapi kendor. Dengan menggunakan jempol dan jari tangan cobalah gulung testis pelan-pelan dan hati-hati. Periksa permukaan testis apakah ada benjolan, sakit atau perubahan bentuk. Testis yang sehat halus, dan lebih dekat ke bentuk telur daripada bulat. Rasakan hingga ke bagian bawah skrotum hingga ke bagian belakang yang disebut epididimis yang seharusnya berasa seberti sekelompok tabung. Lakukan pemeriksaan ini setidaknya sebulan sekali Kapan harus segera ke dokter Setelah melakukan pengecekan maka sobat harus segera ke dokter jika menemukan beberapa gejala berikut ini : Rasa sakit atau nyeri sekali pada bagian testis Testis mengalami pembekakan Testis berwarna kemerahan Kesulitan atau susah buang air kecil Nyeri di perut bagian belakang atau bawah Pembekakan atau nyeri di kelenjar dada Jadi sobat sehat testis besar normal namun tidak menjadi normal kapankala kita menemui gejala atau kondisi seperti yang dijelaskan di atas. Begitu sobat temui, segeralah temui dokter. Tentu kita sayang dengan asset kita bukan. Maka jangan menunda kalau menemui gejala di atas, segera ke rumah sakit atau dokter agar segera dilakukan tes yang dibutuhkan entahkah tes urin, ultrasound, maupun CT scan agar bisa didapatkan hasil yang jelas. Tetap semangat, tetap sehat. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Baca juga : Gangguan Pada Testis dan Infertilitas Sumber : www.medicalnewstoday.com
 01 Oct 2020    17:00 WIB
Delapan Hal Tentang Ereksi
Ada 3 Jenis Ereksi Terdapat 3 jenis ereksi tergantung pada stimulusnya. Ereksi refleksogenik merupakan jenis ereksi yang terjadi karena adanya kontak langsung. Ereksi psikogenik merupakan ereksi yang terjadi akibat adanya stimulasi audiovisual atau akibat fantasi. Ereksi nocturnal merupakan jenis ereksi yang terjadi di malam hari.  Seks Oral Dapat Membuat Ukuran Penis Lebih Besar Saat Ereksi Sebuah penelitian menemukan bahwa seorang pria yang mengalami ereksi akibat seks oral memiliki ukuran penis yang lebih besar saat ereksi dibandingkan dengan pria lain yang mengalami ereksi akibat membayangkan sesuatu atau saat masturbasi. Tidur yang Cukup Juga Mempengaruhi Ereksi Anda Tidur yang cukup ternyata tidak hanya mempengaruhi gairah seksual seseorang, tetapi juga dapat mempengaruhi ereksi seorang pria. Ereksi Membutuhkan Privasi Ereksi ternyata tidak dapat terjadi di semua tempat, tergantung pada bagaimana pria tersebut. Beberapa orang pria dapat mengalami kesulitan mencapai ereksi karena kurangnya privasi, misalnya karena ia tinggal bersama orang tua atau telah memiliki anak. Masturbasi Mempengaruhi Ukuran Penis Saat Ereksi Saat seorang pria sudah lama tidak berhubungan seks atau bermasturbasi, maka akan lebih banyak darah yang mengalir ke penis saat penis menerima suatu stimulasi. Hal ini dapat membuat penis Anda menjadi lebih besar saat ereksi. Berat Badan Juga Berpengaruh Pria yang mengalami obesitas memiliki kadar hormon testosteron yang lebih rendah, yang membuat penis tidak berfungsi secara maksimal. Hal ini dapat mempengaruhi keadaan penis Anda saat ereksi. Oleh karena itu, memiliki berat badan yang ideal juga penting. Penggunaan Kondom Dapat Mengganggu Ereksi Sebuah penelitian menemukan bahwa beberapa pria dapat mengalami gangguan ereksi bila ia harus mengenakan kondom. Gangguan ereksi yang dimaksud di sini adalah ia membutuhkan waktu lebih lama dan stimulasi seksual yang lebih banyak untuk membuatnya mencapai ereksi. Hal ini tidak terjadi pada semua pria. Lama Ereksi Bukanlah Sesuatu yang Dapat Dikendalikan Berbeda dengan wanita yang dapat mencapai orgasme berkali-kali saat berhubungan seksual, seorang pria tidak dapat melakukan hal yang sama. Mereka bahkan tidak dapat mengendalikan berapa lama ereksi mereka dapat berlangsung.  Sumber: womenshealthmag
 18 Sep 2020    17:00 WIB
Fakta Menarik Mengenai Ukuran Penis
Apakah ukuran memang penting? Berapakah ukuran penis yang besar itu dan apakah kebanyakan pria memiliki ukuran penis yang besar? Pertanyaan-pertanyaan ini paling sering muncul di benak pria. Untuk pria, ukuran penis yang besar dapat meningkatkan ego dan kepercayaan diri untuk memuaskan pasangannya. Ternyata ada berbagai fakta menarik mengenai ukuran penis untuk diketahui. Bagaimana mengukur penis?Untuk penis dalam keadaan ereksi, ukurlah dari bagian pangkal batang ke ujung penis. Untuk penis yang dalam keadaan tidak ereksi, ukurlah segera setelah melepas pakaian karena temperatur luar yang tidak sama dapat membuat pengukuran menjadi tidak nyaman. Jangan menilai ukuran saat penis dalam keadaan tidak ereksiJangan pernah menilai panjang dari penis berdasarkan ukuran penis yang tidak ereksi karena saat penis sedang tidak berereksi, maka penis memang berukuran kecil. Ukuran penis biasanya akan bertambah seiring dengan ereksi, begitu juga sebaliknya. Ukuran penis berdasarkan pada:Ukuran penis Anda tergantung pada tingkat gairah, waktu pengkuran, suhu ruangan, frekuensi aktivitas seksual, dan ketepatan pengukuran. Ukuran penisMenurut data yang berhasil didokumentasikan, ukuran rata-rata penis yang ereksi dapat mencapai 6 inchi, sementara penis yang tidak ereksi bervariasi antara 3,5-3,9 inchi. Jika ukuran penis ereksi kurang dari 3 inchi secara medis dikenal sebagai mikropenis atau penis kecil. Pengalaman seksualDaripada Anda sibuk mengukur penis Anda, lebih baik untuk menemukan area G-spot untuk memuaskan pasangan Anda. foreplay yang baik adalah kunci untuk mendapatkan orgasme wanita.Sumber: healthmeup
 08 Sep 2020    21:00 WIB
Ukuran Penis dan Hubungannya Dengan Kepuasan Seksual
Tahukah Anda bahwa ukuran penis hanya akan mempengaruhi kepuasan seksual seseorang bila orang tersebut berpikir demikian? Jadi, sebenarnya, ukuran penis tidak memiliki efek fisik apapun terhadap kepuasan seksual seorang wanita. Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara ukuran penis seorang pria dan kepuasan seksual seorang wanita, maka para peneliti pun melakukan sebuah penelitian mengenai hubungan antara kepuasan seksual seorang wanita dengan panjang dan lebar penis.   Baca juga: 5 Fakta Menarik Tentang Kondom   Pada penelitian ini, para peneliti mengajukan sebuah pertanyaan pada 50 orang wanita yang berusia antara 18-25 tahun (aktif melakukan hubungan seksual). Pertanyaan yang diajukan pada peneliti adalah "saat berhubungan seks, manakah yang membuat Anda lebih puas, penis yang panjang atau penis yang lebar?" Saat mengajukan pertanyaan tersebut, para peneliti tidak meminta para peserta penelitian untuk juga mempertimbangkan ada tidaknya rasa cinta, ketertarikan fisik, atau perasaan romantis lainnya. Dari survei yang dilakukan di atas, para peneliti pun menemukan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Sebagian besar peserta penelitian mengatakan bahwa lebar penis lebih penting daripada panjang penis Hanya sekitar 5 orang wanita yang mengatakan bahwa berhubungan seksual dengan seorang pria yang memiliki penis panjang lebih memuaskan dibandingkan dengan pria yang memiliki penis lebar. Pada kenyataannya, penis yang panjang justru dapat membuat seorang wanita merasa tidak nyaman Tidak ada peserta penelitian yang mengatakan bahwa panjang dan lebar penis sama pentingnya Tidak ada peserta penelitian yang mengatakan bahwa mereka tidak tahu Jadi, mengapa penis yang lebar justru dapat membuat seorang wanita merasa lebih puas? Para peneliti menduga hal ini dikarenakan penis yang lebar mungkin lebih dapat menstimulasi klitoris. Para peneliti juga menemukan bahwa banyak pria salah menilai ukuran penisnya sendiri. Hal ini dikarenakan mereka melihatnya dari atas, yang membuat ukuran penis mereka tampak lebih kecil daripada sebenarnya.   Sumber: menshealth
 15 Dec 2018    18:00 WIB
Apa Yang Dilihat Wanita Dari Mr. P?
Seringkali pria merasa bahwa Penis yang berukuran besar dan panjang lebih disukai oleh wanita. Sehingga pria merasa lebih percaya diri apabila memiliki penis yang besar. Tapi apa iya wanita hanya menyukai penis yang berukuran besar? Ternyata para wanita memiliki penilaian tersendiri terhadap kriteria penis yang disukai. Beberapa wanita memang menyukai ukuran penis yang lebih panjang dan lebih besar tetapi tidak semuanya seperti itu, hanya sebagian saja. Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Zurich, Swiss yang melibatkan 105 wanita berusia 16-45 tahun didapatkan kriteria Mr. P yang menarik bagi perempuan. Ternyata wanita tidak terlalu memperhatikan ukuran dan panjang dari penis. Penelitian ini dilakukan karena tujuan ilmiah. Karena berdasarkan pengakuan para pria yang menjalani operasi hipospadia sering melaporkan penis mereka tidak terlihat normal. Hipospadia merupakan kelainan bawaan di mana meatus uretra eksterna (saluran kencing) berada di bagian permukaan ventral penis, bukan di ujung penis. Kelainan kongenital ini menunjukkan kelainan letak metaus uretra yang berada di bagian bawah dekat pangkal penis. Kemudian apa yang diperhatikan oleh wanita? Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa wanita memiliki kriteria tersendiri mengenai penis yang disukai dan tentu saja selera tersebut berbeda-beda. Selain itu wanita melihat tampilan penis secara keseluruhan, bukan hanya dari ukuran. Berikut yang diperhatikan oleh para wanita mengenai penis: Kebersihan penis dan rambut kemaluan di sekitar alat kelamin pria Penis yang bersih dan memiliki rambut kemaluan yang lebih rapi dan tidak berbau lebih membuat wanita merasa nyaman. Terlebih bila si wanita ingin memberikan servis oral. Bila penis tidak bersih, rambut kemaluan tidak rapi dan bau. Hmmm....hal ini bisa saja membuatnya jadi malas untuk melanjutkan melakukan servis oral.  Ketebalan penis Untuk penis yang terlalu panjang dan saat dilakuan penetrasi, apabila wanita dalam keadaan kurang terangsang maka ini akan membuat wanita merasa nyeri dan tidak nyaman. Berbeda dengan penis yang tebal. Penis yang memiliki ketebalan yang cukup dirasa lebih memenuhi ruang liang vagina dan lebih memberikan kepuasan. Ujung penis yang besar Agar wanita mencapai klimaks, maka perlu dilakukan stimulasi g-spot (letak g-spot wanita berbeda-beda namun sekitar 5 cm disebelah atas vagina). Ujung penis yang besar biasanya lebih mampu menstimulasi g-spot dan membantu wanita mencapai klimaks. Penis yang Sehat dan Keras Agar bercinta bisa bertahan lama maka yang diperlukan adalah penis yang sehat dan keras, akan terasa percuma bila memiliki penis yang panjang namun "loyo" dan tidak bisa bertahan lama. Dari hasil penelitian ini maka para peneliti dapat mengatakan agar para pria yang pernah menjalani operasi hipospadia dan memiliki penis yang tidak panjang tidak perlu takut Karena wanita tidak terlalu memperhatikan panjang penis. Baca juga: 5 Posisi Seks Terbaik Untuk Ukuran Penis Yang Kecil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: lifescience
 07 Oct 2018    18:00 WIB
Membesarkan Penis, Apakah Aman ?
Hampir sebagian besar pria berharap mereka memiliki penis yang lebih besar, walaupun hanya sedikit. Akan tetapi, sampai saat ini belum ditemukan cara aman untuk melakukannya. Walaupun beberapa mengatakan bahwa penggunaan pil, olahraga tertentu, dan tindakan pembedahan dapat memperbesar penis, akan tetapi terdapat banyak efek samping serius yang perlu anda pertimbangkan, seperti disfungsi ereksi. Ukuran penis yang terlalu besar dapat membuat anda dan pasangan merasa kesulitan saat berhubungan seksual.   Apakah Penis Saya Kecil ? Panjang penis pada saat ereksi umumnya adalah berkisar antara 13-15 cm. Ukuran penis saat relaksasi biasanya lebih bervariasi. Pada kasus yang jarang, gangguan genetik dan hormon menyebabkan penis berukuran kecil (mikropenis), di mana panjang penis saat ereksi kurang dari 8 cm. Penyakit Peyronie ataupun tindakan pembedahan kanker prostat juga dapat mengurangi ukuran penis anda. Suatu gangguan psikiatri yaitu gangguan dismorfik penis merupakan suatu keadaan di mana seorang pria merasa bahwa ukuran penisnya kecil walaupun sebenarnya tidak.   Cara Aman Membesarkan Penis Cara aman dan efektif untuk membuat penis anda terlihat lebih besar adalah dengan menurunkan berat badan anda. Sebagian besar pria yang merasa bahwa penisnya berukuran kecil merupakan pria dengan berat badan berlebih. Akan tetapi, penurunan berat badan dapat membuat lemak di perut anda mengecil dan dengan demikian dapat membuat penis anda yang tertutup oleh lemak perut terlihat lebih besar walaupun sebenarnya penis anda tetap berukuran sama.   Cara Lainnya Untuk Membesarkan Penis Terdapat beberapa hal lain yang diduga dapat membesarkan ukuran penis, walaupun memiliki resiko yang tinggi.   Pompa Vakum Merupakan suatu alat yang berguna untuk membuat darah lebih banyak terkumpul pada penis saat ereksi dan dengan demikian membuat penis terlihat sedikit lebih besar. Untuk menjaga agar darah tetap berada di dalam penis, maka digunakanlah suatu cincin pada bagian pangkal penis untuk mencegah darah mengalir kembali ke dalam tubuh. Oleh karena itu, efek alat ini hanya bertahan selama cincin masih terpasang. Penggunaan cincin selama lebih dari 20 atau 30 menit dapat menyebabkan kerusakan jaringan.   Penggunaan Beban Menggunakan beban pada ujung penis yang tidak sedang ereksi dapat membuat penis sedikit lebih panjang, akan tetapi metode ini tidak membuat ukuran penis membesar, hanya sedikit lebih panjang (kira-kira 1 cm) akibat tarikan beban pada ujung penis. Untuk memperoleh efek pemanjangan penis ini, maka anda harus menggunakan beban pada ujung penis selama setidaknya 8 jam setiap harinya selama 6 bulan. Akan tetapi, keberhasilan metode ini sangat kecil dan memiliki resiko lainnya yang lebih besar seperti robeknya jaringan penis, robeknya pembuluh darah penis, dan berbagai gangguan lainnya.   Penggunaan Pil, Suplemen, Maupun Salep Para ahli berpendapat bahwa pil, suplemen, salep, atau krim apapun sebenarnya tidak memiliki efek apapun untuk membesarkan penis.   Tindakan Pembedahan Terdapat dua macam tindakan pembedahan penis, yaitu memanjangkan penis atau melebarkan penis. Melebarkan Penis Penis dapat dilebarkan dengan cara mentranplantasikan lemak atau jaringan atau menggunakan silikon. Efek samping dari tindakan ini adalah bentuk penis yang tidak beraturan.   Sumber: webmd