Your browser does not support JavaScript!
 12 May 2018    11:00 WIB
Pengendara Sepeda Lebih Bahagia Dibandingkan Pengendara Mobil?
Mengendarai sepeda mungkin akan sangat bermanfaat untuk kesehatan Anda, baik dari sisi fisik maupun untuk pikiran. Menurut para peneliti, mereka yang menggunakan sepeda untuk mencapai suatu tempat ke tempat lain secara umum dinilai lebih bahagia dibandingkan mereka yang menyetir mobil atau menggunakan transportasi masal.   "Kami menemukan bahwa orang yang naik sepeda memiliki mood yang paling baik saat mereka bersepeda dibanding mereka yang menggunakan moda transportasi lain" kata Eric Morris, penulis dari penelitian yang diadakan di Clemson University di South Carolina, Amerika Serikat. Menurut para peneliti, pengendara sepeda secara umum tampil lebih muda dan secara fisik lebih sehat, dimana kedua hal ini menggambarkan kebahagiaan dari seseorang.   Para peneliti memeriksa bagaimana perbedaan emosi seseorang ketika melakukan perjalanan dengan menggunakan data yang dikumpulkan oleh the Bureau of Labor Statistics. Para peneliti memeriksa berbagai perasaan seperti rasa senang, nyeri, stress, kelelahan dan kesedihan. Arti dari perjalanan tersebut juga ikut dicatat.   Menurut studi yang diterbitkan oleh the Journal Transportation, pengendara sepeda merupakan kelompok yang melakukan perjalanan yang paling bahagia. Berikutnya dibelakang pengendara sepeda, penumpang mobil merupakan  kelompok kedua yang bahagia. Sedangkan pengemudi mobil menempati posisi ketiga.   Sebaliknya, pengguna bis dan kereta merupakan kelompok orang yang melakukan perjalanan paling tidak bahagia. Tetapi bis dan kereta api merupakan sarana transportasi yan paling banyak dipergunakan oleh orang untuk berangkat bekerja, yang mungkin menjelaskan mengapa banyak orang kurang antusias menggunakan sarana transportasi ini. Kondisi emosional dari pengguna bis dan kereta sangat bergantung pada kecepatan dan lamanya perjalanan yang ditempuh.     Sumber: webmd
 10 Jul 2015    16:00 WIB
Terlalu Sering Naik Pesawat, Waspadai Berbagai Gangguan Kesehatan Berikut Ini!
Pesawat saat ini telah menjadi salah satu transportasi utama, karena dinilai lebih efektif dan menghemat banyak waktu. Namun tahukah kamu terlalu sering naik pesawat ternyata dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti yang akan dibahas di bawah ini.   BAU MULUT Banyak fungsi tubuh yang melambat selama berada di dalam pesawat akibat adanya tekanan udara. Hal ini akan berefek pada kelenjar air liur yang menghasilkan lebih sedikit air liur, dan menyebabkan lebih banyak bakteri berkembang sehingga menyebabkan timbulnya bau mulut.   SELERA MAKAN MENURUN Sebuah penelitian tentang dunia penerbangan di tahun 2010 menyebutkan bahwa kemampuan seseorang untuk merasakan suatu makanan akan menurun sebanyak 30% ketika mereka berada di dalam pesawat. Hal ini disebabkan karena udara yang kering akan membuat saluran hidung dan selaput lendir tak lagi lembab dan mempengaruhi kemampuan Anda untuk merasakan suatu makanan.   PUSING BERKEPANJANGAN Semakin tinggi pesawat mengudara, maka kadar oksigen akan semakin menipis pula. Akibatnya kadar oksigen di dalam tubuh pun akan menurun sehingga membuat kepala pusing serta mudah lelah.   KULIT KERING Tingkat kelembaban yang rendah di dalam kabin pesawat juga bisa memberikan pengaruh buruk pada kulit Anda, yaitu membuat kulit Anda menjadi kering. Terlebih lagi, jika Anda sering berpergian, rasa stress yang Anda rasakan dapat meningkatkan produksi hormon kortisol, yang juga akan membuat kulit menjadi kemerahan, kering, dan mudah berjerawat.   SEMBELIT Duduk dalam waktu yang lama akan membuat perubahan tekanan yang dramatis pada tubuh. Hasilnya Anda akan mengalami kembung, sembelit, dan sakit perut.   KAKI BENGKAK Duduk diam dalam waktu lama serta dalam kondisi sempit dapat membuat kaki menjadi bengkak. Belum lagi ditambah dengan dehidrasi serta tekanan udara yang dapat membuat sirkulasi darah memburuk serta menggumpal. Hasilnya Anda dapat mengalami deep vein thrombosis (DVT) yang membuat kaki membengkak.   Baca Juga: Sering Berpergian Dengan Pesawat Terbang? Hati-hati Kanker Kulit   Sumber: tipsflight