Your browser does not support JavaScript!
 18 Feb 2018    08:00 WIB
Mengapa Bangun Pagi Lebih Baik?
Hindari Stress Karena Terburu-buru Salah satu alasan mengapa bangun pagi lebih baik adalah karena Anda dapat menghindari rasa stress karena terburu-buru. Hal ini dapat mempengaruhi mood Anda dan bagaimana interaksi Anda dengan orang lain di sepanjang hari.   Menjadi Lebih Produktif Bangun pagi juga dapat membuat Anda menjadi lebih produktif, tidak hanya di pagi hari tetapi juga di sepanjang hari.   Lebih Bertenaga Terlalu banyak tidur dapat membuat Anda merasa lelah dan tidak dapat berpikir dengan jernih di sepanjang hari. Bangun pagi dapat membuat Anda merasa lebih bertenaga.   Memiliki Waktu Untuk Berolahraga Bila Anda terlalu sibuk bekerja, maka bangun lebih pagi dapat memberikan Anda cukup waktu untuk berolahraga. Hal ini dapat membantu meningkatkan kadar endorfin dan memperbaiki mood Anda di sepanjang hari.   Memiliki Cukup Waktu Untuk Sarapan Sarapan merupakan waktu makan terpenting di sepanjang hari untuk membantu meningkatkan laju metabolisme tubuh Anda. Sarapan yang tepat juga dapat mempengaruhi produktivitas Anda di sepanjang hari.   Menghindari Kemacetan Alasan lain mengapa bangun pagi lebih baik adalah karena Anda dapat berangkat kerja lebih pagi dan menghindari berbagai kemacetan yang melelahkan. Perbedaan 5 menit saja dapat memberikan perbedaan yang sangat besar pada keadaan lalu lintas di Jakarta!   Menyelesaikan Berbagai Pekerjaan yang Terbengkalai Saat Anda bangun lebih pagi, Anda pun memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan dan bahkan memiliki waktu untuk bersantai sejenak. Hal ini dapat membantu mengurangi jumlah pekerjaan yang harus Anda lakukan saat pulang ke rumah di malam hari.   Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari Para ahli mengatakan bahwa seseorang akan dapat tidur lebih nyenyak di malam hari bila ia tidur lebih awal di malam harinya dan bangun lebih awal di pagi hari. Hal ini karena irama sirkadian tubuh Anda menjadi lebih teratur.   Sumber: fitene
 14 Dec 2017    18:00 WIB
Singkirkan 4 Barang Ini Dari Kamar, Karena Ternyata Buat Tidur Jadi Lebih Nyenyak...
Tidur adalah hal yang penting, karena pada saat tidur tubuh Anda akan mengisi kembali energi yang sudah habis terpakai. Bila Anda memiliki tidur yang berkualitas akan membantu Anda lebih segar dan siap menghadapi hari esok lebih baik. Nah tapi ada beberapa orang yang memiliki masalah tidur, bila Anda ingin tidur dengan nyenyak sebenarnya ada saran yang bisa diikuti. Salah satunya adalah menyingkirkan barang-barang yang tidak diperlukan dari dalam kamar Anda. Barang apa sajakah itu?   Berikut adalah barang yang harus Anda singkirkan agar tidur lebih nyenyak dan berkualitas: 1.      Gadget Oke-oke, dijaman sekarang ini siapa yang bisa lepas dengan gadgetnya. Pastinya kebanyakan orang mencintai smartphone, laptop dan barang gadget lainnya. Tetapi perlu Anda ketahui bahwa menyimpan gadget di kamar tidur sebenarnya adalah ide yang buruk. Karena barang-barang tersebut memiliki dampak negatif pada kesehatan Anda. Selain itu bila posisinya ada di dekat Anda, akan memicu rasa iseng untuk menyalakannya terutama saat Anda sulit tidur. Cahaya terang yang dihasilkan akan merangsang Anda semakin terjaga. 2.      Kasur yang usang National Sleep Foundation mengklaim bahwa kasur usang adalah salah satu penyebab sakit punggung. Kasur yang mulai kendur  menyebabkan ketidaknyamanan dan mengurangi kualitas tidur. Berinvestasi pada kasur berkualitas tinggi memang menghabiskan uang yang banyak. Tapi dijamin Anda akan merasakan perbedaannya. 3.      Bantal usang Kapan terakhir kali Anda mengganti bantal Anda? 5 tahun lalu? 10? 15? Bantal lama dan usang mencegah Anda dari tidur nyenyak, selain itu bisa menyebabkan sakit kepala dan sakit leher. Jika bantal Anda tidak kembung kembali ke bentuk awal setelah Anda lipat dua, maka sekarang saatnya untuk menggantinya dengan yang baru. Pastikan Anda berinvestasi dalam bantal berkualitas tinggi. 4.      Selimut tebal Rasanya mungkin nyaman membungkus diri dengan selimut tebal, tapi tahukah Anda bahwa selimut tebal dapat mempengaruhi kualitas tidur Anda. Karena ternyata, semakin tinggi suhu tubuh Anda, maka kualitas tidur Anda akan semakin buruk Semua barang yang disebutkan diatas harus segera Anda singkirkan bila Anda ingin memiliki tidur yang nyenyak. Jadi tunggu apalagi, segera buang dan nikmati tidur yang lebih baik.   Baca juga: Keuntungan Memakai Kaos Kaki Saat Tidur   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: womanitely
 21 Nov 2017    16:30 WIB
5 Hal yang Membuat Anda Bermimpi Aneh
Bingung mengapa Anda tiba-tiba mengalami mimpi aneh atau bahkan mimpi buruk padahal tidak menonton film horror sebelumnya? Ternyata ada lho beberapa hal yang Anda konsumsi atau lakukan yang membuat Anda cenderung bermimpi aneh seperti di bawah ini.   Makan Keju Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa mengkonsumsi keju di malam hari dapat membuat Anda mengalami mimpi aneh. Yang lebih aneh adalah jenis keju yang Anda konsumsi juga menentukan jenis mimpi yang Anda alami. Saat Anda mengkonsumsi keju cheddar, maka Anda biasanya akan bermimpi tentang selebritis. Sedangkan saat Anda mengkonsumsi keju biru (blue cheese), maka Anda mungkin akan memimpikan banyak hal aneh.   Mengkonsumsi Melatonin   Suplemen melatonin memang merupakan salah satu suplemen pembantu tidur yang cukup tidur. Akan tetapi, karena suplemen ini akan meningkatkan kuantitas siklus REM saat tidur di malam hari, maka suplemen ini juga dapat menyebabkan mimpi yang sangat buruk. Untuk mencegahnya, dianjurkan agar Anda mengurangi dosisnya.   Mengemil Sebelum Tidur Makan terlalu dekat dengan waktu tidur akan meningkatkan suhu tubuh dan lajut metabolisme tubuh Anda, yang akan meningkatkan aktivitas otak Anda selama siklus REM. Menurut penelitian yang dilakukan oleh the University of Montreal, ada hubungan langsung antara jam berapa Anda terakhir makan dengan mimpi buruk. Jadi, pastikan Anda tidak makan lebih dari jam 9 malam.   Baca juga: Berbagai Cara Mengatasi Mimpi Buruk   Tertidur Dengan TV Menyala Karena mimpi Anda juga dapat dipicu oleh suara, maka berbagai dialog TV yang Anda dengar saat tidur juga akan mempengaruhi mimpi Anda. Oleh karena itu, matikan TV, komputer, dan telepon genggam Anda setidaknya 1 jam sebelum tidur.   Stress   Saat Anda sedang dihadapi oleh banyak masalah, baik dalam pekerjaan atau dalam keluarga, maka otak Anda akan menjadi lebih aktif saat Anda tidur, hal ini berarti bahwa Anda akan lebih sering bermimpi dan mengalami mimpi buruk. Untuk mengatasinya, tariklah napas dalam secara perlahan sebelum tidur dan "tundalah" rasa khawatir Anda hingga pagi hari.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: purewow
 06 Nov 2017    11:00 WIB
Begini Caranya Supaya Tidak Terlalu Menyedihkan Paska Putus Cinta
Anda mungkin merasa sangat kesepian dan hidup terasa sangat menyedihkan setelah si dia tidak lagi ada di samping Anda. Kurang tidur mungkin juga sudah menjadi suatu kebiasaan baru bagi Anda. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa melakukan hal tersebut justru akan membuat Anda merasa lebih buruk? Sebuah penelitian yang dilakukan oleh the University of Arizona menemukan bahwa tetap memiliki jadwal tidur yang teratur justru dapat membantu Anda bertahan menghadapi semua kesedihan yang Anda rasakan paska putus cinta. Para ahli menemukan bahwa orang yang baru saja putus cinta tetapi tetap memiliki jadwal tidur yang teratur setiap harinya merasa lebih puas dan bahagia akan kehidupannya dibandingkan dengan orang yang memiliki jadwal tidur tidak teratur. Selain itu, orang yang kurang tidur biasanya juga akan merasa lebih lelah dan lebih tidak bersemangat dibandingkan dengan orang yang cukup tidur. Kurang tidur juga akan membuat tubuh Anda mengalami jet lag, di mana Anda merasa mengantuk dan terbangun di waktu yang tidak tepat. Bila terus berlangsung, maka keadaan ini akan mengganggu kesehatan tubuh dan mental Anda secara keseluruhan.   Baca juga: Apa Dampak Hubungan Asmara Anda Terhadap Kesehatan Anda?   Berbeda halnya dengan orang yang tidur dengan cukup di malam hari, mereka akan lebih bersemangat di sepanjang hari dan dapat mengatur emosinya dengan lebih baik, termasuk mengatasi rasa sakit hati paska putus cinta sehingga mereka pun lebih cepat move on. Memiliki waktu tidur yang cukup dan menjaga jadwal tidur tetap teratur paska putus cinta memang bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan akan tetapi bukan berarti tidak mungkin. Mulailah dengan melakukan perubahan kecil, misalnya cobalah untuk bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk pada akhir pekan. Bila Anda sulit bangun pagi di akhir pekan, rencanakanlah kegiatan yang Anda sukai di akhir pekan sehingga Anda pun terpaksa bangun pada waktu yang sama di akhir pekan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 08 Apr 2017    12:00 WIB
Ingin Punya Kulit Wajah Yang Sehat? Perhatikan Pola Tidur Anda
Mungkin Anda sering mendengar berbagai macam cara untuk mendapatkan kulit terutama daerah wajah yang sehat. Ada berbagai macam cara, salah satunya adalah dengan memperhatikan pola tidur Anda. Tidur yang cukup Pada saat malam hari kulit akan beregenerasi kembali sehingga Anda perlu istirahat yang cukup di malam hari. Disarankan untuk istirahat sekitar 7-9 jam dalam sehari. Gunakan krim di malam hari Pada saat malam hari dan saat Anda tertidur terdapat perbedaan pH dan sirkulasi sehingga saat Anda mengoleskan krim wajah Anda, produk tersebut dapat memasuki kulit dan memberikan efek yang baik.  Tidur terlentang Posisi tidur menyamping mungkin memang nyaman, namun hal ini buruk bagi kulit Anda. Menekan wajah Anda ke bantal selama kira-kira delapan jam atau lebih dalam semalam selama bertahun-tahun dapat merusak kulit dan menyebabkan keriput. Sehingga sebaiknya Anda melatih diri Anda untuk tidur telentang.  Matikan TV dan komputer Sebaiknya Anda mematikan TV dan komputer setidaknya setengah jam sebelum tidur, lampu dapat menurunkan hormon melatonin dalam tubuh. Hormon melatonin diproduksi untuk mengatur siklus tidur seseorang, mulai dari munculnya rasa kantuk, tidur, hingga bangun dari tidur.  Bangun pagi  Apabila Anda tidur lebih awal dan cukup, maka Anda akan merasa segar di pagi hari. Keadaan yang tidak terburu-buru membuat Anda punya cukup waktu untuk merias wajah Anda dan tidak lupa menggunakan tabir surya Anda sebelum keluar rumah.    Sumber: lifescript
 21 Feb 2017    12:00 WIB
Tidur Siang Dapat Meningkatkan Resiko Kematian
Orang berusia dewasa dan tua yang sering tidur siang dapat meningkatkan resiko kematian. Hal ini merupakan hasil penelitian dari  England suggests. Penelitian ini melibatkan partisipan berusia 40-79 tahun yang tidur siang secara teratur lebih dari satu jam setiap harinya, ternyata sebanyak 14% akan meninggal dalam kurun waktu 13 tahun, dibandingkan mereka yang tidak tidur siang. Semakin lama waktu tidur, semakin tinggi peningkatan resiko yang dialami. Mereka yang tidur siang satu jam atau lebih ternyata 32% akan meninggal selama periode penelitian berlangsung. Penelitian ini berlangsung setelah para peneliti mengeluarkan faktor penyebab kematian lain seperi usia, indeks masa tubih, apakah mereka merokok, seberapa lama mereka olahraga dan apakah mereka memiliki penyakit kronis (seperti diabetes, kanker, asma) Secara umum, peningkatan resiko angka kematian yang berkaitan dengan tidur siang biasanya disebabkan oleh penyakit saluran nafas. Dan hubungan antara tidur siang dengan peningkatan kematian paling banyak terjadi pada kelompok usia 40-65 tahun. Kelompok usia ini dua kali lebih banyak mengalami peningkatan resiko kematian jika mereka tidur siang secara teratur dibanding mereka yang tidak tidur siang. Kaitan langsung antara tidur siang dengan peningkatan angka kematian masih belum terlihat jelas, tetapi para peneliti menduga mereka yang cenderung tidur siang mempunyai kemungkinan penyakit yang tidak terdiagnosa dan mempengaruhi resiko kematian. Penelitian ini melibatkan 16.000 orang di Inggris (dimana tidur siang bukanlah hal yang lumrah dilakukan) yang menjawab pertanyaan mengenai kebiasaan tidur siang antara tahun 1998-2000 dan diikuti selama 13 tahun. Para peneliti mengatakan "tidur siang sehat" hanya memerlukan waktu 30 menit dan akan sangat menguntungkan. Tetapi para peneliti tidak secara khusus melihat efek dari tidur siang sehat ini, karena pertanyaan yang diberikan hanyalah pola tidur siang mereka berlangsung lebih dari satu jam atau lebih.Sindrom tidur apnu atau periode henti nafas yang sering terjadi saat tidur dapat menyebabkan seseorang merasa mengantuk sepanjang hari dan juga dapat meningkatkan resiko kematian. Studi terbaru memang tidak mempertimbangkan apakah para partisipan ini memiliki sindrom tidur apnu, tetapi orang yang memiliki BMI tinggi dan yang mengkonsumsi obat tekanan darah tinggi kebanyakan akan memiliki masalah sindrom tidur apnu.Sumber: foxnews
 16 Jan 2017    15:00 WIB
Suami Terus Mendengkur??? Coba Tips Ini
Apakah pasangan Anda sering mendengkur di malam hari dan membuat Anda terus tersiksakarenanya? Bila ya, maka Anda mungkin perlu melakukan sesuatu sebelum kebiasaanmendengkur suami Anda mengganggu hubungan asmara Anda dengannya.Sebuah penelitian menemukan bahwa sekitar 50% orang yang menderita gangguan tidur apneajuga mengalami gangguan dalam hubungan asmaranya dengan pasangan dan sekitar 28%pasangan mengatakan bahwa hubungan intim dan kehidupan seksual mereka juga terpengaruhkarena mereka terlalu mengantuk. Jadi bagaimana para pasangan menjaga hubungannya tetapmesra dengan adanya "si pengganggu"?Apakah dengan tidur di ruangan yang terpisah dapat membantu mengatasi masalah ini? Ternyatatidak juga. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat Anda lakukan bila suamiAnda terus saja mendengkur dan membuat Anda sulit tidur.Ubah Posisi TidurnyaJika pasangan Anda tidak tersedak atau tampak seperti sesak napas saat tidur, maka si diamungkin mendengkur karena tidur dengan posisi terlentang. Bila demikian, ubahlah posisitidurnya menjadi menyamping. Bila si dia terus saja kembali ke posisi terlentang, letakkanlahbola tenis dalam pakaiannya yang akan membuat ia segera berbalik ke posisi menyampingkarena merasa tidak nyaman.Ubah Gaya HidupnyaMenurunkan berat badan dapat membantu mengurangi dengkuran pasangan Anda, begitu puladengan menghindari minuman beralkohol atau obat tidur dalam waktu 3 jam sebelum tidur. Halini dikarenakan jaringan tambahan di daerah leher (karena peningkatan berat badan) atau ototyang menjadi rileks (karena minuman beralkohol atau obat tidur) dapat menyumbat salurannapas, yang memicu terjadinya dengkuran.Baca juga: Apa Penyebab Seseorang Mendengkur?Hubungi DokterJika semua cara di atas tidak berhasil mengurangi kebiasaan mendengkurnya, maka segera bawapasangan Anda berobat ke seorang dokter. Bila perlu, rekamlah suara dengkuran suami Andatersebut dan tunjukkan pada dokter yang Anda kunjungi (tentu saja seizin pasangan Anda).Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya doktersekarang.Sumber: womenshealthmag
 15 Nov 2016    18:00 WIB
Mengapa Tidur di Hotel Tidak Senyaman Tidur di Rumah Sendiri???
Tidak peduli seberapa mewah hotel Anda, Anda tetap saja akan mengalami kesulitan untuk tidur. Sebuah penelitian baru dari Brown University menunjukkan bahwa tidur di tempat baru akan membuat kepala Anda terasa pusing saat bangun. Para ahli menemukan bahwa saat seseorang tidur di tempat baru yang tidak dikenalnya, maka otaknya menunjukkan gelombang asimetrik, di mana salah satu bagian otak tetap "terbangun" sementara bagian otak lainnya "tertidur". Dengan bantuan alat pemeriksaan yang canggih, para ahli menemukan bahwa otak kiri sering mengalami interupsi, yang membuat Anda keluar dari tidur nyenyak tanpa benar-benar terbangun, dan memiliki respon yang lebih besar terhadap suara saat tidur (Anda lebih mudah terbangun saat mendengar suara). Hal ini tentu saja dapat membuat tidur nyenyak Anda terganggu, membuat Anda merasa tidak segar saat terbangun di keesokan hari.   Baca juga: Tips Untuk Mengatasi Gangguan Tidur Akibat Kanker   Memang benar bahwa Anda merasa sangat mengantuk, akan tetapi sebenarnya otak Anda sedang membantu Anda lho! Otak Anda yang menjadi sangat "siaga" ini sebenarnya hampir mirip dengan seorang penjaga malam yang ingin melindungi Anda. Jadi, bila ada suatu ancaman tertentu di tempat yang tidak Anda kenal tersebut, otak Anda pun dapat merespon dengan lebih cepat karena ia memang tidak "tidur" nyenyak. Untuk mengurangi tingkat "kewaspadaan" otak, Anda dapat "membohonginya" dengan membawa sejumlah benda yang familiar saat berpergian, seperti selimut atau bantal. Hal ini akan membuat otak Anda dapat beristirahat dengan lebih baik. Jika Anda harus benar-benar segar, pertimbangkanlah untuk pergi 1-2 hari lebih awal dari hari H. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa peningkatan "kewaspadaan" otak ini biasanya hanya terjadi selama semalam.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 09 Nov 2016    08:00 WIB
5 Cara Turunin Berat Badan Saat Tidur
  Tahukah Anda bahwa kurang tidur tidak hanya dapat membuat Anda mudah marah, tetapi juga dapat membuat Anda jadi gemuk? Para ahli menemukan bahwa tidur kurang dari 8 jam setiap malamnya dapat meningkatkan kadar hormon stress, kortisol, yang akan berpengaruh buruk terhadap bakteri di dalam usus Anda dan menurunkan laju metabolisme tubuh Anda. Untungnya, Anda dapat mengubah hal tersebut dan menjaga metabolisme tubuh Anda tetap bekerja dengan beberapa cara mudah di bawah ini.   1.      Angkat Beban di Malam Hari Menurut sebuah penelitian, berolahraga angkat beban di malam hari dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh Anda hingga 16 jam alias selama Anda tidur.   2.      Konsumsi Susu Protein Setelah berolahraga, berilah otot Anda yang lapar makanan tinggi protein seperti susu (mengandung kasein). Protein ini akan dicerna secara perlahan di dalam tubuh selama lebih dari 8 jam dan membuat metabolisme tubuh Anda tetap tinggi di sepanjang malam. Selain itu, para ahli di Belanda juga menemukan bahwa kasein akan meningkatkan produksi protein di dalam tubuh, yang akan membantu membakar 35 kalori setiap hari untuk setiap 500 gram otot baru yang terbentuk.   Baca juga: Tips Makan Larut Malam Tanpa Meningkatkan Berat Badan   3.      Mandi Air Dingin Mandi air dingin tidak hanya dapat membantu mengeluarkan asam laktat dari dalam tubuh setelah berolahraga, tetapi juga dapat membantu mengaktivasi lemak cokleat di dalam tubuh, yang dapat membakar hingga 400 kalori saat Anda tidur. Pastikan saja Anda membasahi kepala Anda, karena lemak cokelat lebih banyak terdapat di bagian belakang leher dan bahu.   4.      Minum Teh Flavonoid yang terdapat di dalam teh hijau akan meningkatkan laju metabolisme tubuh Anda. Mengkonsumsi 3 gelas teh hijau setiap harinya dapat membuat Anda membakar kalori lebih banyak (3.5 kali lipat) di sepanjang malam. Walaupun teh hijau mengandung kafein, akan tetapi kadarnya tidak cukup tinggi sehingga Anda tetap dapat tidur nyenyak di malam hari.   5.      Tidur di Ruangan Dingin Para ahli menemukan bahwa tidur dalam ruangan dingin (19 derajat Celcius) dapat membakar kalori lebih banyak (7% lebih banyak) karena tubuh Anda akan berusaha untuk menjaga suhu tubuh Anda tetap hangat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 20 Sep 2016    15:00 WIB
Hati-hati, Terlalu Banyak Tidur Ternyata Akibatkan Penyakit Jantung?
Kita tentu tahu bahwa waktu tidur yang kurang dapat mempengaruhi performa kerja serta dapat meningkatkan resiko hipertensi, penyakit jantung dan diabetes. Namun, ternyata waktu tidur yang lama pun memiliki efek yang kurang baik bagi kesehatan! Penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki waktu tidur lebih dari 8 jam per hari lebih rentan terkena metabolic syndrome dibandingkan responden yang tidur 6-8 jam per hari.   Apa itu Metabolic Syndrome? Metabolic syndrome merupakan kelompok faktor risiko terkait obesitas yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke. Adapun faktor resiko tersebut antara lain: -          Tingginya kadar lemak di perut (ditandai dengan nilai lingkar pinggang lebih dari 80 cm bagi wanita atau lebih dari 90 cm bagi pria) -          Kadar trigliserida tinggi (lebih dari 150 mg/dl) -          Kadar kolesterol HDL yang rendah (lebih dari 35 mg/dl untuk pria dan lebih dari 39 mg/dl untuk wanita) -          Tekanan darah tinggi (lebih dari 140/90 mmHg) -          Gula darah puasa tinggi (lebih dari 100 mg/dl) Seseorang didiagnosis mengalami metabolic syndrome apabila memiliki 3 atau lebih faktor resiko di atas. Adapun seseorang yang mengalami metabolic syndrome akan lebih rentan terhadap penyakit jantung koroner, diabetes, hipertensi, stroke, dan masalah kesehatan lainnya. Baca Juga: Berapa Lama Waktu Tidur Yang Efektif?  Baca juga: Apa Hubungan Antara Diabetes dan Gangguan Jantung? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: Info Sehat