Your browser does not support JavaScript!
 20 Jan 2015    16:00 WIB
Minum Susu 3 Gelas Sehari Meningkatkan Angka Kematian?
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah mengkonsumsi susu baik untuk tubuh. Sebuah tim penelitian dari Swedia melakukan penelitian pada 61.000 wanita berusia 39 sampai 74 tahun dan dipantau selama 20 tahun.  Para relawan ini mengkonsumsi susu.   Para relawan memberikan rincian tentang diet dan gaya hidup, berat badan, kebiasaan merokok, frekuensi olahraga, tingkat pendidikan dan status perkawinan. Pada akhir penelitian ditemukan ada 25.500 orang meninggal dan 22.000 menderita patah tulang. Asupan susu tinggi tidak disertai dengan rendahnya risiko patah tulang tetapi "mungkin terkait dengan tingkat kematian yang lebih tinggi", kata penelitian tersebut. Ada sekitar 180 wanita yang meninggal setiap dari 1000 wanita yang mempunyai kebiasaan konsumsi tiga gelas susu dalam sehari atau lebih, dibandingkan dengan kelompok yang tidak konsumsi susu ada sekitar 126 kematian setiap 1000 perempuan. "Wanita yang mengkonsumsi tiga gelas atau lebih per hari memiliki risiko sekitar 90 persen kematian lebih tinggi, sekitar 60 persen risiko mengalami patah tulang pinggul lebih tinggi dan sekitar 15 persen mengalami patah tulang dibagian manapun dibandingkan dengan mereka yang minum susu hanya satu gelas Risiko kematian lebih tinggi ternyata bergantung dengan jenis susu yaitu susu tinggi lemak Selain itu produk susu mengandung banyak D-galaktosa, jenis gula yang pada hewan percobaan ternyata menunjukkan dapat mempercepat penuaan dan memperpendek umur. Sumber: medindia
 05 Dec 2014    13:00 WIB
Benarkah Susu Justru Berbahaya Bagi Tulang Anda?
Sebuah penelitian di Swedia menemukan bahwa susu dan produk olahan susu saat ini mungkin bukanlah perlindungan utama bagi tulang Anda dari terjadinya osteoporosis, berbeda dari dugaan banyak orang selama ini. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi 3-5 gelas susu setiap harinya memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami patah tulang dan bahkan kematian dibandingkan dengan wanita yang mengkonsumsi kurang dari 1 gelas susu setiap harinya. Hal ini mungkin dikarenakan jumlah gula yang terdapat di dalamnya. Susu biasanya mengandung banyak laktosa dan galaktosa, 2 jenis gula. Berbagai penelitian sebelumnya pada hewan percobaan telah menemukan adanya hubungan antara gula di dalam susu dengan stress oksidatif dan radang di dalam tubuh. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa orang yang biasa mengkonsumsi susu memiliki kadar biomarker stress oksidatif dan radang yang lebih tinggi. Anda tidak perlu langsung berhenti mengkonsumsi susu setelah membaca artikel ini. Anda hanya perlu lebih memperhatikan berapa banyak gula yang terdapat di dalam susu yang Anda konsumsi dan berapa banyak susu yang Anda konsumsi setiap harinya. Hal ini dikarenakan hasil penelitian ini hanya berdasarkan pada sebuah survei yang dilakukan pada 61.433 orang wanita dan 45.339 orang pria. Bila Anda tetap ingin mengganti susu yang biasa Anda konsumsi, susu almond, keju, dan susu fermentasi dapat menjadi pilihan.     Sumber: womenshealthmag