Your browser does not support JavaScript!
 07 Sep 2020    17:00 WIB
Stretch Mark Akibat Kehamilan
Kehamilan dan persalinan mempengaruhi berbagai hal dalam hidup anda, mulai dari waktu tidur anda, kegiatan anda, pekerjaan anda, dan keadaan tubuh anda. Hal yang paling sering dikeluhkan oleh banyak ibu adalah timbulnya stretch mark. Stretch mark biasanya tetap ada setelah anda melahirkan.   Mengapa Stretch Mark Terjadi ? Stretch mark terjadi akibat bagian tubuh anda membesar melebihi kemampuan elastisitas kulit anda, yang menyebabkan serat elastik di bawah permukaan kulit anda robek dan menimbulkan stretch mark. Timbulnya stretch mark dipengaruhi oleh seberapa cepat berat badan anda bertambah dan seberapa banyak berat badan anda bertambah. Semakin cepat peningkatan berat badan anda terjadi, maka stretch mark semakin cepat terbentuk.   Di Mana Saja Stretch Mark Dapat Terbentuk ? Selain perut, stretch mark juga dapat terjadi pada daerah dada, paha, bokong, dan lengan atas. Stretch mark biasanya berwarna merah muda, merah, atau ungu selama kehamilan dan menjadi putih atau keabuan setelah melahirkan.   Kapan Stretch Mark Mulai Timbul ? Stretch mark biasanya mulai timbul pada bulan keenam atau ketujuh kehamilan anda. Pembentukan stretch mark juga dipengaruhi oleh faktor genetik, artinya bila ibu anda mempunyai stretch mark saat hamil, maka anda juga akan mengalaminya.   Adakah Cara Mencegah Timbulnya Stretch Mark ? Sayangnya, tidak ada hal yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya stretch mark saat kehamilan. Semua krim atau pengobatan anti stretch mark sama sekali tidak berpengaruh. Akan tetapi, bukan berarti tidak diperlukan pemakaian krim atau body lotion yang membuat kulit anda lembab dan elastis. Banyak minum air putih juga membantu menjaga kulit anda agar tidak kering. Menjaga kelembaban dan elastisitas kulit anda tetap penting. Kadang, penggunaan body lotion dapat mengurangi rasa gatal akibat timbulnya stretch mark pada kulit. Sebagian stretch mark dapat memudar seiring dengan berlalunya waktu, akan tetapi ada juga stretch mark yang tidak memudar. Penggunaan gel yang mengandung ekstrak bawang dan asam hialuronik dapat membantu memudarkan warna stretch mark setelah penggunaan selama 12 minggu. Menurut para ahli, saat terbaik perawatan stretch mark adalah saat stretch mark masih berwarna merah. Baca juga: Para Bumil, Ayo Cegah Stretch Mark Dari Sekarang!!! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 29 Oct 2018    11:00 WIB
Berbagai Kelainan Kulit Saat Kehamilan
Gangguan keseimbangan hormonal selama kehamilan juga mempengaruhi keadaan kulit anda. Berbagai kelainan kulit ini biasanya akan menghilang setelah persalinan.   Hiperpigmentasi Hiperpigmentasi merupakan suatu keadaan di mana kulit menggelap yang disebabkan oleh peningkatan jumlah melanin, suatu zat di dalam tubuh yang berfungsi sebagai zat pemberi warna (pigmen) pada kulit. Kehamilan menyebabkan peningkatan produksi melanin.   Melasma atau Chloasma Melasma merupakan salah satu jenis hiperpigmentasi, di mana timbul suatu bercak gelap atau kecoklatan yang biasanya terjadi pada wajah. Kondisi ini sering terjadi pada wanita hamil. Walaupun hal ini akan menghilang dengan sendirinya setelah persalinan, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempercepat hilangnya kelainan ini. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum menggunakan obat-obatan apapun selama kehamilan. Melasma dapat diatasi dengan pemberian krim seperti hidrokuinon. Bila anda mengalami melasma, hindarilah paparan sinar matahari, terutama pada pukul 10.00-14.00 dan gunakanlah selalu tabir surya dengan SPF 30 setiap kali anda beraktivitas di luar ruangan.   Plak dan Papul Urtikaria Pruritis Merupakan suatu keadaan di mana terdapat suatu benjolan berwarna merah pucat pada kulit. Bercak ini dapat menyebabkan rasa gatal atau terbakar atau tersengat dan berukuran mulai dari seperti penghapus pensil atau sebesar piring makan. Jika bercak ini berkumpul dan menjadi satu pada suatu area tubuh yang luas, maka disebut dengan plak. Selama kehamilan, bercak ini biasanya muncul pada perut, kaki, tangan, dan bokong. Untuk mengurangi rasa gatal, dokter biasanya akan memberikan obat antihistamin atau kortikosteroid topikal. Selain itu, mandi dengan air hangat, kompres dingin, dan menggunakan baju yang longgar juga dapat membantu mengurangi gejala. Jangan menggunakan sabun pada daerah kulit yang terkena karena akan membuat kulit kering dan menimbulkan rasa gatal.   Stretch Mark Elastisitas kulit tidak dapat mengikuti peregangan kulit bila kulit meregang terlalu cepat, seperti saat kehamilan, peningkatan berat badan, atau penurunan berat badan yang ekstrim dan menyebabkan terbentuknya jaringan parut yang disebut dengan stretch mark. Stretch mark biasanya muncul sebagai garis berwarna kemerahan atau keunguan yang kemudian berubah menjadi keperakan atau putih. Tunggulan hingga persalinan sebelum memperoleh pengobatan apapun untuk stretch mark anda. Tidak ada pengobatan yang cukup efektif untuk menghilangkan stretch mark secara menyeluruh, tetapi laser atau krim tertentu mungkin dapat membantu memudarkannya.   Tonjolan Kulit Tonjolan kulit yang timbul biasanya berupa tonjolan kulit kecil yang bertangkai. Tonjolan ini bukan keganasan dan biasanya ditemukan pada leher, dada, punggung, di bagian bawah payudara, dan di kemaluan. Tonjolan ini biasa ditemukan pada wanita hamil dan biasanya tidak menimbulkan rasa nyeri kecuali bila digaruk. Untuk mengangkat tonjolan ini dokter dapat melakukannya dengan menggunakan tindakan pembedahan kecil.   Kelainan Kulit Lainnya Jerawat, psoriasis, dermatitis atopik (eksim) merupakan berbagai kelainan kulit lainnya yang biasanya timbul atau memburuk selama kehamilan dan membaik setelah persalinan.  Baca juga: Gangguan Tidur Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 24 Apr 2018    08:00 WIB
Minyak Kelapa untuk Stretch Marks: 5 Perawatan Kecantikan yang Menyenangkan
Sekarang ini, semua orang ingin tampil sempurna dengan struktur tubuh yang ideal dan kulit yang sempurna sehingga melakukan beberapa cara untuk mendapatkannya. Salah satu masalah kulit yang dialami adalah stretch mark yang bisa ditemui pada daerah dekat pinggul, bokong, paha, ketiak, perut, dada, dan lain-lain. Stretch mark dapat dialami oleh pria dan wanita, namun lebih sering menyerang wanita, hampir mencapai 40-90% perempuan. Menurut seorang dokter kulit, stretch mark terbentuk karena ketidakmampuan kulit bagian bawah (dermis) untuk meregang sebanyak kulit bagian atas. Selama kehamilan atau untuk binaraga, kulit meregang. Tapi setelah kehamilan atau saat seseorang berhenti berolahraga, tubuh kembali ukuran sebelumnya. Kulit tidak bisa kembali ke ukuran aslinya dan meninggalkan bekas peregangan di belakangnya. Ini tidak hanya mempengaruhi kulit bagian atas, tapi juga bagian kulit yang lebih dalam. Untuk menyingkirkannya maka kedua lapisan kulit perlu diobati. Belakangan ini, beberapa metode telah diperkenalkan untuk membantu memudarkan atau menghilangkan tanda-tanda ini seperti prosedur medis dan resep. Tapi pengobatan di rumah paling aman dan paling efektif.  Anda bisa menggunakan minyak asam lemak esensial dan minyak kelapa bisa bermanfaat bila dioleskan pada saat pembentukan tanda. Awalnya warnanya merah muda, lalu merah, segera menjadi kuning dan akhirnya putih. Caranya adalah dengan mencegah saat masih awal pembentukan yaitu saat warna merah muda atau merah, dan mencegahnya merusak kulit lebih jauh. Minyak kelapa memiliki sifat pelembab yang hebat dan meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan, memiliki kualitas anti-jamur, anti-inflamasi, anti-virus dan anti-mikroba yang bisa diserap oleh kulit. Iritasi yang disebabkan selama kehamilan dapat dikurangi dengan pengolesan minyak, cara ini akan memberi nutrisi pada kulit yang rusak dan memperkuat dinding selnya. Minyak kelapa mengandung vitamin seperti vitamin E, yang menyembuhkan kulit, dan vitamin K yang menghilangkan sel-sel yang rusak dan mati.   Minyak kelapa bisa digunakan dengan cara berikut: Minyak Kelapa Ambil beberapa tetes minyak kelapa dan pijat di daerah yang terkena. Tunggu beberapa saat agar bisa berasimilasi dengan kulit. Oleskan setiap hari   Minyak Kelapa dan Minyak Jarak Ambil dan campurkan sejumlah minyak kelapa dan minyak jarak dengan jumlah yang sama Gosokkan ke area yang terkena. Tunggu sebentar agar bisa diserap. Oleskan setiap hari.   Minyak Kelapa dengan Kunyit Ambil 2 sendok makan minyak kelapa dan campurkan dengan 1 sendok teh minyak kunyit. Gosokkan campuran di kulit yang terkena Cuci dengan air setelah 15 menit. Oleskan setiap hari. Tambahkan satu sendok teh air perasan lemon tambahan untuk manfaat tambahan.   Minyak Kelapa dengan Garam dan Gula Ambil setengah cangkir minyak kelapa dan campurkan dengan satu cangkir garam dan gula masing-masing. Gosok pasta pada kulit yang terkena selama 5 menit dan tunggu selama 10 menit sampai selesai. Cuci dan keringkan segera sesudahnya. Oleskan setiap hari.   Minyak Kelapa dengan Minyak Zaitun Campurkan beberapa tetes minyak kelapa dan minyak zaitun. Gosokkan dengan hati-hati ke area yang terkena. Tunggu sebentar sampai terserap kulit Oleskan setiap hari   Bahan yang digunakan merupakan adalah bahan yang mudah didapat, jadi tunggu apalagi. Cegah dari sekarang dan gunakan setiap hari agar hasil lebih maksimal.   Baca juga: 10 Bahan Alami Untuk Menyamarkan Stretch Mark   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: kecantikan