Your browser does not support JavaScript!
 16 Sep 2014    08:00 WIB
Apa Sih Bisul Itu?
Apakah Anda pernah mengalami bisul, mungkin rasanya akan sakit dan sedikit memalukan. Berikut adalah penjelasan mengenai bisul agar Anda dapat mencegah terjadinya dan mengobati bisul Anda. Apa itu bisul? Bisul (furunkel) adalah infeksi kulit yang juga mengenai seluruh folikel rambut dan jaringan subkutaneus di sekitarnya . Kulit di sekitarnya tampak kemerahan atau meradang. Paling sering ditemukan di daerah leher, payudara, wajah dan bokong. Akan terasa sangat nyeri jika timbul di sekitar hidung, telinga atau pada jari-jari tangan. Apa Penyebab furunkel? Setiap jenis bakteri atau jamur dapat menyebabkan terjadinya bisul. Penyebab paling umum adalah bakteri yang disebut Staphylococcus aureus. Pada dasarnya adanya Staphylococcus aureus pada kulit adalah hal yang normal. Bakteri dapat menyebabkan terjadinya infeksi hanya bila bakteri tersebut memasuki aliran darah Anda melalui kulit yang terbuka, seperti luka atau goresan. Setelah bakteri berada di dalam darah Anda, sistem kekebalan tubuh Anda mencoba untuk melawan bakteri tersebut. Bisul sebenarnya adalah hasil dari sel-sel darah putih Anda yang bekerja untuk melawan infeksi. Selain bakteri Staphylococcus aureus, bisul juga dapat disebabkan oleh bakteri lain dan jamur. Anda mungkin lebih mudah mengalami bisul apabila terjadi gangguan sistem kekebalan tubuh dan memiliki penyakit lain yang menyebabkan luka sulit sembuh, seperi penyakit kencing manis dan eksim (kelainan kulit kronis yang sangat kering). Risiko Anda mengalami bisul juga dapat meningkat apabila Anda kontak sangat dekat dengan seseorang yang memiliki infeksi Staphylococcus aureus. Apa saja gejala bisul? Bisul berawal sebagai benjolan keras berwarna merah yang mengandung nanah. Lalu benjolan ini akan berfluktuasi dan bagian tengahnya menjadi putih atau kuning (membentuk pustula). Bisul dapat pecah spontan atau dipecahkan dan mengeluarkan nanahnya, kadang mengandung sedikit darah. Rasa sakit biasanya memburuk saat sebelum bisul pecah. Kadang disertai demam, lelah dan tidak enak badan. Apabila furunkel atau bisul sering kambuh disebut furunkulosis. Bagaimana cara pengobatan bisul? • Bersihkan daerah dimana terdapat bisul dengan sabun anti bakteri, gunakan air hangat • Sebelumnya Anda harus mencuci tangan Anda • Boleh kompres dengan air hangat • Oleskan salep antibiotik Apabila bisul tidak besar biasanya akan sembuh dalam waktu sekitar dua minggu. Namun bila bisul yang dirasakan besar, meradang, penuh dengan nanah dan tidak dapat pecah maka sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan kepada dokter. Biasanya seorang dokter akan melakukan proses drainase untuk mengeluarkan isi nanah tersebut. Setelahnya Anda akan diberikan antibiotik minum untuk membantu penyembuhan. Jangan pernah mencoba untuk mengobati bisul sendiri dengan cara mencungkil bisul tersebut. Hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi lebih dalam dan jaringan parut yang lebih parah. Apa saja komplikasi dari bisul? Bisul biasanya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan komplikasi. Namun dalam kasus yang sangat jarang, bisul dapat menyebabkan kelainan medis yang lebih parah dan berbahaya. Yaitu terjadinya keadaan sepsis yang dapat menyebabkan infeksi pada lapisan jantung atau otak. Komplikasi lain yang mungkin terkait dengan bisul adalah terjadinya infeksi yang disebut MRSA. MRSA adalah singkatan dari Methicillin-resistant Staphylococcus aureus. Yaitu suatu keadaan dimana antiobiotik standar yang harusnya mampu mengatasi bisul namun sekarang antibiotik tersebut tidak mampu mengatasi bisul tersebut. Biasanya dokter akan meresepkan berbagai antiobiotik lain seperti vankomisin. Bagaimana cara pencegahan bisul? • Menjaga kebersihan pribadi dengan baik. • Cuci tangan Anda sebelum membersihkan semua luka terbuka, dan menutupi luka dengan perban. • Hindari kontak dengan mereka yang terinfeksi MRSA Sumber: healthline