Your browser does not support JavaScript!
 05 Jan 2021    17:00 WIB
Perselingkuhan, Mungkinkah Dimaafkan?
Perselingkuhan bukan akhir dari pernikahan. Lantas, adakah batas toleransi perselingkuhan bisa dimaafkan? Berikut ini ada empat alasan perselingkuhan layak untuk dimaafkan. Pelaku mengakui kesalahan Jika pasangan mengakui dan sadar akan kesalahannya, tentu kita bisa mempertimbangkan langkah apa yang sebaiknya kita lakukan. Apabila pasanganmu ingin bertanggung jawab memperbaiki keadaan, tentu ia sudah mengetahui langkah apa saja yang perlu dilakukan. Lain hal kalau pasanganmu sudah ketahuan selingkuh tapi ia hanya mencari pembenaran apa yang telah ia lakukan. Bahkan justru menyalahkan kita atas perbuatannya. Kalau sikapnya begini sih mending piker-pikir ulang untuk memaafkannya. Niat berubah lebih baik Setelah ia mengaku kesalahannya, maka selanjutnya adalah pembuktian. Pasangan perlu melakukan sesuatu untuk memperbaiki situasi. Misalnya, sudah tidak lagi berhubungan dengan selingkuhannya. Memprioritaskan kejujuran Ini bagian terpenting! Memprioritaskan kejujuran dalam rumah tangga. Baik dalam ucapan ataupun perbuatan. Tidak akan mengulangi perbuatan lagi, sehingga kepercayaan kita terhadapnya bisa kembali tumbuh. Ingin mempertahankan keluarga Ia berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki kesalahan dan paham kalau keluarga adalah prioritas dalam hidupnya. Hal ini tentu bisa menjadi alasan yang kuat untuk mempertahankan pernikahannya. Pasangan tentu akan berusaha mempertahankan keluarganya tetap utuh. Baca juga: Mengembalikan Rasa Percaya Setelah Diselingkuhi Sumber: Okezone
 16 Dec 2020    11:00 WIB
Mengembalikan Rasa Percaya Setelah Diselingkuhi
Saat mengetahui pasangan Anda telah berselingkuh, hati Anda pasti akan hancur berkeping-keping. Rasa marah, sedih, kecewa, dan sakit hati bercampur aduk di dalam hati Anda. Anda bahkan mungkin memikirkan bagaimana caranya membalas rasa sakit hati Anda tersebut. Akan tetapi, bila Anda merasa masih ada harapan untuk memperbaiki hubungan Anda dan pasangan, maka ada beberapa aturan yang perlu ditegakkan sebelum Anda dan pasangan kembali rujuk. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang perlu dilakukan bila Anda dan pasangan sama-sama ingin memperbaiki hubungan paska perselingkuhan. Pastikan Perselingkuhan Sudah Benar-benar Berakhir Jika Anda ingin agar hubungan Anda dan pasangan memiliki kesempatan, maka beritahukan pada pasangan bahwa Anda tidak ingin kejadian ini terulang kembali. Beritahu bahwa Anda harus menjadi satu-satunya baginya dan bahwa perselingkuhannya harus benar-benar berakhir. Bila tidak, jangan harap Anda mau kembali rujuk bersamanya. Bersikaplah tegas dan pastikan pasangan Anda mengetahui bahwa Anda sama sekali tidak dapat menerima perselingkuhan yang sudah dilakukannya. Pastikan si dia tahu bahwa bila ia berselingkuh kembali, maka tidak akan ada lagi kesempatan kedua baginya. Pihak yang Berselingkuh Harus Bersedia Mencari Pertolongan Paska perselingkuhan, pasti sulit maju ke depan bila pasangan Anda enggan mengikuti konseling. Namun, sebelum mengikuti konseling, pasangan Anda harus mengakui bahwa tindakannya tersebut salah, bukan salah pasangan selingkuhnya atau bahkan Anda. Jangan biarkan pasangan Anda menyalahkan Anda atas perselingkuhannya karena hal ini murni keputusannya. Hal penting lainnya yang perlu diingat bila Anda dan pasangan ingin rujuk kembali adalah berhenti saling menyalahkan. Anda Tidak Perlu Melupakan, Tetapi Harus Memaafkan Menyimpan dendam hanya akan meracuni diri Anda dan hubungan asmara Anda dengan pasangan secara perlahan. Anda tidak akan pernah dapat melanjutkan hidup dan memiliki hubungan asmara yang sehat kecuali Anda dapat memaafkan pasangan Anda. Walaupun bekas luka hati akan tetap ada, Anda harus memaafkan pasangan Anda. Periksa Keadaan Hati Anda Pasangan yang pernah dikhianati biasanya akan merasa dirinya tidak berharga dan mungkin mengalami depresi, bahkan bunuh diri. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memonitor hati dan perasaan Anda. Kadangkala, pasangan yang berselingkuh pun dapat terluka dan mengalami depresi, bahkan ingin bunuh diri. Tahu Kapan Saatnya Untuk Melepaskan Bila Anda merasa bahwa Anda tidak dapat memaafkan perselingkuhan pasangan Anda, bahkan setelah melakukan konseling, maka Anda tidak perlu memaksakan diri. Selain itu, bila pasangan Anda tetap saja berselingkuh atau terus saja mengulangi perbuatannya atau bila Anda merasa tidak lagi ingin bersama dengan pasangan Anda, maka lanjutkanlah hidup Anda. Anda tidak perlu merasa bersalah karena tidak ingin mencoba memperbaiki hubungan dengan pasangan. Baca juga: Kenapa Sih Pria Selingkuh?! Sumber: cheatsheet
 24 Nov 2020    15:00 WIB
Cegah Masuknya Orang Ketiga Dengan Cara Ini!
Hubungan percintaan yang langgeng menjadi impian setiap pasangan. Kebahagiaan yang tiada tara bila Anda dan pasangan bisa mempertahankan keluarga. Tidak peduli sudah berapa lama Anda dan pasangan menikah, tentu Anda tidak ingin ada sesuatu hal yang buruk yang menganggu kehidupan rumah tangga Anda. Seiring dengan pertambahan waktu, terkadang akan muncul rasa kebosanan. Perasaan cinta yang dulu mengebu-gebu mungkin akan mulai memudar. Pada saat ini bisa saja ada orang ketiga yang tidak bertanggung jawab dan ingin menghancurkan kebahagiaan Anda dan pasangan. Jangan biarkan hal ini terjadi, oleh karena itu Anda harus mampu membentengi hubungan dengan cara seperti dibawah ini: 1.      Saling percaya Hubungan yang kuat harus dilandasi rasa saling percaya. Kepercayaan diantara masing-masing pihak dapat mempererat hubungan. Dunia ini begitu luas, bukan tidak mungkin pasangan Anda akan selalu bertemu dengan lawan jenis. Berikan kepercayaan padanya agar dia bisa merasa nyaman dan tidak tertekan pada kekangan Anda. Bayangkan bila Anda selalu mencurigai dia, misalnya saja Anda mencurigai dia selingkuh dengan teman kerjanya. Bisa saja karena merasa bosan akan kecurigaan Anda dan karena kata-kata yang terus Anda ucapkan, dia justru akan benar-benar tertarik pada wanita tersebut dan terjadilah perselingkuhan. Maka berusahalah untuk saling percaya, apabila dia benar-benar mencintai Anda dan Anda penting baginya, dia akan sangat menghargai kepercayaan yang Anda berikan dan tidak tega untuk mengkhinatinya. 2.      Saling menghormati Sikap saling menghormati adalah hal yang juga penting dalam sebuah hubungan. Jangan pernah membandingkan kemampuan Anda dengan kemampuannya. Ingat saat Anda memilihnya berarti Anda sudah tahu kemampuan dia seperti apa. Memaksa dirinya untuk menjadi seperti yang Anda inginkan hanya akan membuatnya tertekan. Hormati apa pun yang dia kerjakan meski hasilnya tidak sesuai dengan keinginan Anda. Rasa tertekan dan tidak dihargai adalah celah besar yang bisa dimanfaatkan oleh orang ketiga yang memang ingin masuk dalam kehidupan Anda dan pasangan. Bicarakan semua hal dengannya dalam setiap mengambil keputusan, hormati pendapatnya dan jadikan pertimbangan untuk membuatnya merasa penting dalam hidup Anda. 3.      Tuntaskan masalah sampai selesai Setiap hubungan akan selalu diwarnai dengan masalah. Jangan mudah menyerah dan jangan pernah merasa salah dalam memilih. Jangan juga menyindir kesalahannya dan bertingkah seperti anak kecil. Ajak pasangan Anda untuk membicarakan hal ini, cari solusi terbaik, tuntaskan masalah sampai selesai. Tidak peduli sepelik apapun masalah yang Anda hadapi harus segera dibereskan. Dan saat solusi sudah ditemukan jangan pernah membahas masalah ini kembali . Ingat apabila Anda menghindar dari masalah yang ada, orang ketiga bisa saja merayu pasangan Anda untuk mendengar semua keluh kesahnya. Bila pasangan Anda merasa  nyaman untuk menceritakan masalahnya maka dengan mudah orang ketiga mendapatkan hati pasangan Anda. 4.      Beri dukungan penuh Saat pasangan Anda merasa rapuh, jatuh dan dalam keadaan yang sulit. Siapa orang yang harus memberinya dukungan penuh? Jawabannya adalah Anda, bukan orang lain. Anda harus mampu menjadi orang yang kuat dalam menemani dia menghadapi semua masalahnya. Dukungan tidak hanya saat dia jatuh namun saat dia mencoba hal-hal baru seperti kesempatan berkarir di bidang yang baru, mau memulai bisnis yang baru dan hal-hal penting lainnya. 5.      Berikan kehangatan Salah satu celah yang dapat dimanfaatkan oleh orang ketiga adalah sebuah hubungan yang hambar. Kehangatan yang Anda berikan seperti perhatian, pelukan dan kasih sayang akan membuatnya selalu betah dengan Anda. Hubungan yang penuh kehangatan ini tidak akan mampu membuatnya berpaling dari Anda dan mencoba mencari orang ketiga. 6.      Tetap menarik Dicintai hanya karena penampilan pasti rasanya akan menyebalkan. Namun apa salahnya bila Anda tetap menjadi orang yang memiliki penampilan yang menarik. Menjaga penampilan yang dilakukan untuk mempertahankan pasangan adalah hal yang wajar. Hal ini akan mencegah kebosanan.  Selain itu pasangan Anda akan berpikir dua kali untuk selingkuh karena dia tahu Anda adalah sosok yang menarik luar dan dalam. Saling menjaga perasaan, saling berbagi cinta, saling memberi perhatian dan saling komunikasi adalah kunci sukses untuk mencegah semua masalah yang bisa menghancurkan hubungan kalian. Sumber: magforwomen
 18 Jun 2017    18:00 WIB
4 Alasan Mengapa Pria Selingkuh
1.      Merasa Tidak Puas (48%) Sekitar 48% pria mengatakan bahwa rasa tidak puas merupakan alasan mereka berselingkuh. Akan tetapi, sebagian besar rasa tidak puas ini bukan disebabkan oleh seks, hanya sekitar 8% pria berselingkuh karena merasa tidak puas secara seksual. Rasa tidak puas ini lebih berhubungan dengan penghargaan dan pengertian pasangannya. Seperti halnya wanita, pria pun ingin agar istri mereka menghargai mereka dan mengerti usaha keras mereka untuk memperbaiki keadaan. Akan tetapi, salah satu kelemahan pria adalah pria tidak dapat menunjukkan keinginannya untuk diperhatikan oleh istrinya. Hal ini dapat membuat anda tidak dapat mengetahui apa keinginan suami anda dan kapan suami anda ingin diperhatikan. Perlu diingat bahwa hal ini bukan berarti anda dan suami anda tidak dapat membangun sebuah pernikahan yang bahagia. Hargailah suami anda dan cobalah untuk memahami apa yang diinginkan oleh suami anda, dengan demikian suami anda pun akan melakukan hal yang sama pada anda.   2.      Memiliki Sahabat Baik yang Berselingkuh (77%) Sekitar 77% pria yang berselingkuh memiliki teman baik yang juga berselingkuh. Bergaul dengan seorang teman yang berselingkuh dapat membuat suami anda merasa bahwa berselingkuh merupakan hal yang normal dan pada akhirnya membenarkan tindakan tersebut. Anda tidak dapat melarang suami anda untuk bergaul dengan sahabatnya yang berselingkuh tersebut, tetapi anda dapat meminta pada suami anda agar tidak pergi ke tempat-tempat tertentu yang penuh dengan godaan seperti bar atau klub malam bersama temannya tersebut. Cara lainnya yang mungkin dapat memberikan pengaruh baik bagi anda dan suami anda adalah memiliki teman dan lingkungan yang memiliki kehidupan pernikahan yang berbahagia.   3.      Bertemu Dengan "Wanita Lain" di Tempat Kerja (40%) Seringkali suami anda berselingkuh dengan teman sekerjanya di kantor. Wanita ini biasanya merupakan seseorang yang sering memuji suami anda, mengagumi suami anda, dan menghargai usahanya. Oleh karena itu, sangat penting untuk membuat suami anda merasa dihargai di rumah. Salah satu tanda bahaya di mana suami anda mulai merasa tertarik pada rekannya adalah apabila suami anda lebih sering menyebut nama wanita tersebut daripada teman sekerja prianya yang lain. Saat inilah anda dan pasangan anda harus duduk dan membicarakan batas-batas mengenai hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat bekerja. Beritahulah pada suami anda bila anda akan merasa lebih nyaman bila ia tidak menghabiskan banyak waktu bersama teman sekerjanya tersebut, tertuma bila hanya berdua.   4.      Merasa Pasangan Selingkuhnya Lebih Menarik daripada Istrinya (12%) Hanya sekitar 12% pria yang berselingkuh karena merasa pasangan selingkuhnya memiliki penampilan fisik yang lebih menarik daripada istrinya. Hal ini bukan dikarenakan pria merasa akan mendapatkan kepuasaan yang lebih saat berhubungan seksual dengan wanita berpenampilan menarik, hal ini lebih disebabkan oleh kekosongan yang ia rasakan. Bila anda khawatir pasangan anda akan berselingkuh, maka fokuslah pada bagaimana cara membuat hubungan anda dan pasangan lebih dekat dan mesra, bukannya dengan memperbaiki penampilan anda atau meningkatkan kemampuan anda dalam berhubungan seksual. Akan tetapi, bukan berarti seks tidaklah penting. Seringkali pria mengekspresikan rasa cintanya dan kedekatannya dengan anda melalui seks. Jadi seks tetapkan merupakan prioritas anda.   5.      Pria Merasa Bersalah Saat Berselingkuh Sekitar 66% pria yang berselingkuh merasa bersalah pada pasangannya. Faktanya, sekitar 68% pria yang berselingkuh merupakan pria yang tidak menyangka bahwa mereka akan berselingkuh dan merasa bersalah karenanya. Akan tetapi, hal ini pun membuktikan bahwa rasa bersalah tetap tidak dapat menghentikan niat pasangan anda untuk melanjutkan perselingkuhannya. Pria merupakan seseorang yang pandai membagi-bagi perasaannya. Pria dapat menahan perasaannya dan memikirkannya nanti. Jadi pasangan anda dapat merasa bersalah tetapi tetap melanjutkan perselingkuhannya. Jadi jangan langsung mempercayai suami anda tidak akan pernah berselingkuh karena ia bersumpah tidak akan pernah melakukannya. Berdiskusilah dengan suami anda mengenai apa yang diinginkan dan diharapkannya dalam kehidupan pernikahan anda dengannya.   Pria Membutuhkan Waktu Untuk Mengenal Pasangan Selingkuhnya Hanya sekitar 6% pria yang langsung berhubungan seksual dengan wanita yang baru dikenalnya. Faktanya, sekitar 73% pria membutuhkan waktu untuk mengenal pasangan selingkuhnya, biasanya sekitar 1 bulan sebelum perselingkuhan dimulai. Hal ini berarti anda mungkin memiliki waktu untuk melihat tanda-tanda akan dimulainya perselingkuhan sebelum perselingkuhan itu terjadi. Beberapa tanda bahaya yang harus anda waspadai adalah: Pasangan anda lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah Berhenti mengajak anda berhubungan seksual Lebih sering mengajak anda bertengkar Tidak mengangkat telepon anda Hal pertama yang anda inginkan bila mengalami beberapa hal di atas adalah menanyakannya langsung pada pasangan anda apakah ia berselingkuh, yang tentunya akan disangkalnya, terutama bila perselingkuhan memang belum dimulai atau belum ada kontak fisik apapun dengan wanita selingkuhannya. Akan tetapi, hal yang sebaiknya anda lakukan adalah mengendalikan amarah anda dan tunjukkanlah pada pasangan anda bahwa anda menghargainya, mengutamakan waktu bersamanya, dan jangan ragu untuk memulai seks terlebih dahulu. Berikanlah berbagai alasan positif pada pasangan anda untuk selalu mengutamakan anda. Selain itu, anda pun sebaiknya lebih terbuka pada pasangan anda mengenai apa yang anda rasakan tentang hubungan anda dengannya, tentunya tanpa menyinggung adanya orang ketiga. Mulailah dengan mengatakan bahwa anda mulai merasakan ada sesuatu hal penting yang hilang dalam kehidupan pernikahan anda dan bahwa anda tidak ingin kehilangan hal penting tersebut. Baca juga: 6 Tanda Pacar Anda Selingkuh   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: redbookmag
 15 Apr 2017    18:00 WIB
9 Hal yang Dikatakan Oleh Pria Saat Mereka Berselingkuh
"Ia Hanya Teman" Apakah Anda memergokinya sedang berbicara dengan seseorang yang tidak Anda kenal, seorang wanita, dan ia tidak pernah menceritakannya pada Anda hingga Anda memergokinya. Pasangan Anda juga menolak saat Anda ingin bertemu dengan teman wanitanya tersebut. Hal ini mungkin dikarenakan ia bukanlah seorang teman "biasa" tetapi seorang pacar!.   "Hargai Privasiku, Jangan Sentuh Telepon Genggamku!" Bila pasangan Anda tidak membolehkan Anda menyentuh, apalagi membuka-buka ponselnya, maka ia mungkin takut Anda membaca sesuatu yang tidak diinginkannya seperti pesan singkat dari pacar barunya. Pasangan Anda bahkan mungkin memiliki foto pacarnya tersebut pada ponselnya.   "Kau Berselingkuh Bukan?" Seorang pria yang berselingkuh akan menuduh pasangannya berselingkuh. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan pria tersebut mulai berpikir bahwa bila ia dapat berselingkuh, maka pasangannya pun dapat berselingkuh juga.   "Aku Dapat Mencuci Pakaianku Sendiri" Pada awalnya, Anda mungkin mengira bahwa ia sangat baik karena ingin membantu Anda mencuci pakaian, akan tetapi hal ini juga mungkin dikarenakan ia ingin menyembunyikan bukti-bukti perselingkuhannya.   "Aku Harus Lembur Hari Ini" Apakah Anda mulai menyadari bahwa pasangan Anda menjadi lebih sibuk akhir-akhir ini? Hal ini dapat berarti bahwa ia memang benar-benar sedang sibuk atau mungkin ia justru sedang pergi berkencan dengan pacar barunya!.   Di bawah ini terdapat beberapa hal yang biasanya dikatakan oleh seorang pria yang tertangkap basah oleh pasangannya saat berselingkuh.   "Aku Masih Mencintaimu dan Ingin Bersama Denganmu" Pasangan Anda mungkin berkata bahwa ia masih mencintai Anda dan masih ingin bersama dengan Anda, akan tetapi ia mungkin mengatakan hal yang sama pada pasangan selingkuhnya. Hal ini mungkin dikarenakan ia berselingkuh bukan karena ia tidak mencintai Anda, ia mungkin memang masih mencintai Anda, dan saat menyadari bahwa ia mungkin akan kehilangan Anda karena perselingkuhannya tersebut ia pun merasa takut.   "Aku Tidak Ingin Menyakitimu" Saat seorang pria berselingkuh, mereka seringkali melakukannya tanpa berpikir. Saat berselingkuh, seorang pria tidak berpikir bagaimana ia akan sangat menyakiti Anda dan justru mengatakan bahwa ia tidak ingin menyakiti Anda!.   "Aku Tidak Ingin Kehilanganmu" Salah satu senjata terakhir seorang pria saat ingin menyelamatkan hubungannya dengan pasangannya saat berselingkuh adalah dengan mengatakan bahwa ia tidak ingin kehilangan Anda. Seorang pria bahkan dapat merasa terkejut bila Anda meninggalkannya karena ia berselingkuh. Hal ini dikarenakan seorang pria tidak dapat mengerti apa hubungan antara berselingkuh dengan kehilangan Anda.   "Ia Tidak Ada Artinya Bagiku" Pasangan Anda mungkin berkata jujur saat mengatakan hal ini pada Anda atau mungkin juga ia sedang berbohong. Pada awalnya, seorang pria mungkin berselingkuh dengan seorang wanita lain hanya karena seks atau iseng, akan tetapi perasaannya pun ikut berkembang seiring dengan berlalunya wakut.  Oleh karena itu, pada sebagian besar kasus, seorang pria sedang berbohong pada pasangannya saat ia mengatakan bahwa wanita tersebut tidak ada artinya baginya. Hal ini hanya berarti bahwa ia hanya lebih menginginkan Anda dibandingkan dengan wanita lainnya tersebut. Baca juga: Sekali Selingkuh Pasti Kembali Berselingkuh, Mengapa? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  Sumber: allwomenstalk
 28 Nov 2016    12:00 WIB
Kapan Teman Lebih dari Sekedar “Teman”???
Bila pasangan Anda menghabiskan semakin banyak waktu dengan "teman" barunya, maka kemungkinan besar "teman" barunya tersebut bukanlah sekedar teman. Pasangan Anda mungkin merasa bahwa ia memiliki banyak kesamaan dengan "teman" barunya tersebut, bahwa "teman" barunya tersebut dapat mengerti dirinya dan berbagai permasalahan yang sedang ia hadapi. Apapun alasan pertemanannya tersebut, tanda-tanda di atas merupakan tanda bahaya yang harus Anda perhatikan.   Baca juga: Pasangan Memiliki Teman Wanita Justru Baik Bagi Anda, Mengapa Begitu???   Bagaimana bila pasangan Anda tidak suka Anda memiliki teman baru yang merupakan lawan jenis Anda, walaupun Anda benar-benar hanya berteman dengannya? Sebenarnya memang tidak ada salahnya berteman dengan lawan jenis walaupun Anda sudah menikah. Akan tetapi, karena Anda telah menikah, maka Anda pun harus memikirkan bagaimana perasaan pasangan Anda atas berbagai hal yang Anda lakukan, termasuk berteman dengan lawan jenis. Daripada bersikap defensif, ada baiknya bila Anda berbicara baik-baik dengan pasangan Anda dan mencari tahu mengapa ia merasa sangat "terancam" dengan kehadiran teman baru Anda tersebut. Lalu, kapan sebuah hubungan persahabatan dapat dianggap telah melebihi batas dan menjadi lebih dari sekedar teman? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tanda bahwa hubungan persahabatan Anda dengan lawan jenis sudah melebihi batasnya: Saat Anda menceritakan berbagai masalah di dalam pernikahan Anda dengan teman Anda tersebut Saat Anda merahasiakan hubungan pertemanan Anda ini dari pasangan Saat Anda mulai merasa tertarik pada teman Anda Saat Anda mencari teman baru Anda tersebut saat menghadapi suatu masalah, bukannya pasangan Anda Saat Anda tidak mengenalkan teman baru Anda tersebut pada pasangan Saat Anda lebih ingin menghabiskan waktu bersama teman baru Anda tersebut daripada bersama pasangan Saat Anda merasa bahwa teman Anda lebih mengerti diri Anda daripada pasangan Anda Jika Anda ingin tetap memiliki teman yang berlawanan jenis dengan Anda dan ingin pasangan Anda tidak merasa curiga atau cemburu dengan teman Anda tersebut, maka pastikan Anda mengajak pasangan Anda menjadi bagian dalam hubungan persahabatan tersebut. Jika Anda untuk alasan apapun merasa bahwa Anda tidak perlu mengenalkan teman baru Anda pada istri Anda, maka Anda harus bertanya pada diri Anda sendiri apa sebenarnya tujuan Anda tetap mempertahankan hubungan persahabatan tersebut.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: about