Your browser does not support JavaScript!
 21 Dec 2019    18:00 WIB
Alasan Melakukan Hubungan Seks Saat Masa Subur
Untuk Anda yang ingin cepat hamil, mungkin Anda sudah sering dianjurkan untuk melakukan hubungan pada saat masa subur. Untuk mengetahui masa subur, hal ini berkaitan dengan masa ovulasi. Ovulasi adalah lepasnya sel telur dari ovarium biasanya terjadi pada hari ke 14 dari hari pertama haid. Masa subur adalah rentang waktu 1-2 hari di sekitar ovulasi. Berikut adalah alasan mengapa apabila pasangan yang ingin memiliki momongan agar melakukan hubungan seks mendekati masa ovulasi: Angka keberhasilan yang tinggi Apabila Anda sudah mengetahui masa ovulasi Anda, maka sebaiknya Anda melakukan hubungan seks pada hari tersebut dan dua hari berikutnya. Angka keberhasilan terjadinya kehamilan mencapai puncaknya dua hari sebelum ovulasi, kata Clarice Weinberg, Ph.D. Kepala biostatistik di Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan. Lendir leher rahim dalam keadaan baik Beberapa ahli berspekulasi bahwa saat itulah lendir leher rahim dalam keadaan yang sangat baik untuk membantu perjalanan sperma menuju sel telur. Selain itu, kata Dr Zarmakoupis, lendir leher rahim mulai menjadi tebal dan sulit untuk ditembus setelah masa ovulasi Sperma bertahan selama 24-48 jam Selain itu sperma dapat hidup di dalam rahim selama 24 sampai 48 jam, yang berarti akan mempunyai kesempatan yang banyak agar sperma dapat bertemu dengan sel telur Sel telur hanya bertahan selama 12-24 jam Alasan lain untuk melakukan hubungan seks sebelum Anda berovulasi, sel telur bertahan hanya sekitar 12 sampai 24 jam setelah ovulasi, jadi saat Anda mengalami ovulasi di pagi hari danmmelakukan hubungan seks pada malam harinya, sel telur tidak mampu bertahan untuk bertemu dengan sperma. Sumber: parenting