Your browser does not support JavaScript!
 05 Oct 2020    11:00 WIB
Kenali Gejala Penyakit Menular Seksual
Penyakit menular seksual merupakan suatu kumpulan penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual dengan seseorang yang telah terinfeksi. Beberapa jenis penyakit yang termasuk penyakit menular seksual adalah herpes genitalis, HPV, klamidia, hepatitis B, gonorrhea, sifilis, dan HIV/AIDS. Gejala Penyakit menular seksual biasanya tidak menunjukkan gejala, terutama pada wanita. Pada wanita, gejala biasanya baru tampak setelah penyakit menimbulkan komplikasi serius. Beberapa gejala penyakit menular seksual yang sering ditemukan adalah: Keluarnya cairan abnormal dari penis, uretra, vagina, atau anus. Cairan ini dapat berwarna putih, kuning, hijau, atau abu-abu. Cairan ini dapat disertai oleh darah dan dapat atau tidak berbau Rasa gatal atau iritasi pada kemaluan dan atau anus Bercak kemerahan atau lepuhan atau luka terbuka atau benjolan pada atau di sekitar kemaluan, anus, atau mulut Rasa nyeri atau terbakar saat buang air kecil Pembesaran kelenjar getah bening kemaluan Rasa nyeri pada kemaluan atau perut bagian bawah Keluar darah dari dalam vagina Nyeri atau pembengkakan pada buah zakar Pembengkakan atau kemerahan pada vagina Penurunan berat badan Tinja lunak atau lembek Berkeringat di malam hari Nyeri otot atau sendi, demam, dan menggigil Nyeri saat berhubungan seksual Perdarahan dari vagina selain menstruasi Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami berbagai gejala di atas. Jangan berhubungan seksual dengan siapapun hingga anda berkonsultasi dengan dokter anda. Bila pasangan anda menderita penyakit menular seksual, segera hubungi dokter anda walaupun anda tidak mengalami gejala di atas untuk memastikan apakah anda tertular atau tidak. Penyakit menular seksual merupakan suatu penyakit yang sangat mudah menular dan dapat menyebabkan komplikasi berat dan bahkan kematian bila tidak segera diobati. Sumber: webmd
 18 Sep 2020    21:00 WIB
Pria Senang Melihat Pasangannya Mencapai Orgasme
Bagi seorang pria, saat melihat pasangannya mengalami orgasme maka akan memberikan kebahagian tersendiri. Berikut ini adalah alasan mengapa pria suka melihat pasangannya mengalami orgasme: Pria merasa bangga jika berhasil mencapai sesuatu Sebuah pencapaian, dalam hal apapun akan membuat ego pria meningkat, termasuk dalam urusan bercinta. Ketika dia merasa berhasil membuat pasangannya orgasme, rasa bangga yang sama juga akan menjalar di tubuhnya. Menurutnya itu sebuah 'pencapaian' yang jarang terjadi. Desahan wanita terdengar seksi Tahukah Anda bahwa desahan seorang wanita yang mengalami orgasme itu terdengar sangat seksi bagi pria. Pada saat mengalami orgasme biasanya suara akan meninggi, erangan dan desahan yang bersemangat ini membuat perasaan pria juga puas sekaligus bahagia. Menikmati sebuah pertunjukan Tidak ada yang lebih membahagiakan bagi pria selain melihat pasangannya mencapai kepuasan dan lepas kontrol karena performa yang memuaskan darinya. Pria menikmati pertunjukkan saat wanita merasakan orgasme, saat jari-jari kaki wanita melenting, punggung melengkung atau tubuh yang menggeliat, dimana hanya dia sendiri yang menyaksikan pertunjukkan tersebut. Wanita terlihat semakin cantik Saat wanita mengalami orgasme, temperatur tubuhnya akan meningkat. Darah pun mengalir lebih cepat dan membuat dada serta wajahnya jadi pink kemerahan. Perubahan warna tersebut biasa disebut dengan 'sex flush'. Hal itu membuat wajah wanita terlihat lebih cantik dan menarik. Kebahagiaan wanita penting untuk pria Bagi pria, memberikan performa terbaik dalam berhubungan seksual dan membuat pasangannya mengalami orgasme saat bercinta adalah salah satu bentuk ungkapan cinta pria lewat kontak fisik. Menurutnya, hal itu lebih berharga dibanding memberikan bunga atau perhiasan.
 11 Sep 2020    21:00 WIB
Bagaimana Cara Mengetahui Seorang Wanita Pernah Berhubungan Seks atau Tidak?
Selaput dara atau yang dikenal juga dengan nama himen, merupakan suatu jaringan mukosa yang terletak 1-2 cm di dalam vagina. Setiap wanita memiliki selaput dara yang berbeda-beda, baik dalam hal bentuk, warna, maupun ukurannya. Selaput dara merupakan suatu jaringan mukosa tipis yang berwarna agak merah muda, bahkan hampir transparan. Akan tetapi, pada beberapa orang jaringan mukosa ini dapat lebih tebal sehingga berwarna lebih pucat atau putih. Sebagian besar selaput dara bersifat elastis. Salah satu hal yang dapat menyebabkan perubahan pada bentuk dan elastisitas selaput dara Anda adalah proses persalinan. Setelah persalinan, selaput dara biasanya akan menjadi lebih lembut atau menjadi sangat kendor sehingga lebih sulit dilihat. Hingga saat ini para ahli masih tidak mengetahui apa sebenarnya fungsi dari selaput dara pada wanita, akan tetapi mereka menduga selaput dara merupakan sisa dari pertumbuhan pada waktu janin. Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah seorang wanita pernah berhubungan intim atau tidak? Sayangnya, seperti halnya pria, tidak ada cara pasti yang dapat membedakan seorang wanita yang pernah berhubungan intim dengan yang belum pernah berhubungan intim. Apakah Berdarah Saat Pertama Kali Berhubungan Intim? Sebagian besar wanita tidak berdarah saat pertama kali berhubungan intim. Tidak perduli bagaimana bentuk selaput daranya, kurang dari 50% wanita berdarah saat pertama kali berhubungan intim. Apakah Selaput Dara Dapat Robek Karena Bersepeda atau Menunggang Kuda? Tidak! Karena selaput dara bukanlah suatu selaput yang rapuh, jadi aktivitas fisik biasanya tidak dapat membuatnya robek. Apalagi, selaput dara juga terletak 1-2 cm di dalam lubang vagina. Apakah Menjahit Kembali Selaput Dara Cukup Efektif? Walaupun memang dapat membuat selaput dara menjadi lebih "rapat", akan tetapi prosedur ini tidak dapat memastikan apakah Anda nantinya akan berdarah saat berhubungan intim pertama kali. Selain itu, prosedur ini dapat diketahui bila Anda diminta untuk menjalani pemeriksaan ginekologis terlebih dahulu sebelum menikah. Pada beberapa kasus, jahitan juga dapat terlepas segera setelah pasien meninggalkan rumah sakit. Jadi, tindakan ini sebenarnya lebih menolong pasien dari sisi psikologis daripada fisiknya. Sumber: scarleteen
 08 Sep 2020    21:00 WIB
Ukuran Penis dan Hubungannya Dengan Kepuasan Seksual
Tahukah Anda bahwa ukuran penis hanya akan mempengaruhi kepuasan seksual seseorang bila orang tersebut berpikir demikian? Jadi, sebenarnya, ukuran penis tidak memiliki efek fisik apapun terhadap kepuasan seksual seorang wanita. Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara ukuran penis seorang pria dan kepuasan seksual seorang wanita, maka para peneliti pun melakukan sebuah penelitian mengenai hubungan antara kepuasan seksual seorang wanita dengan panjang dan lebar penis.   Baca juga: 5 Fakta Menarik Tentang Kondom   Pada penelitian ini, para peneliti mengajukan sebuah pertanyaan pada 50 orang wanita yang berusia antara 18-25 tahun (aktif melakukan hubungan seksual). Pertanyaan yang diajukan pada peneliti adalah "saat berhubungan seks, manakah yang membuat Anda lebih puas, penis yang panjang atau penis yang lebar?" Saat mengajukan pertanyaan tersebut, para peneliti tidak meminta para peserta penelitian untuk juga mempertimbangkan ada tidaknya rasa cinta, ketertarikan fisik, atau perasaan romantis lainnya. Dari survei yang dilakukan di atas, para peneliti pun menemukan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Sebagian besar peserta penelitian mengatakan bahwa lebar penis lebih penting daripada panjang penis Hanya sekitar 5 orang wanita yang mengatakan bahwa berhubungan seksual dengan seorang pria yang memiliki penis panjang lebih memuaskan dibandingkan dengan pria yang memiliki penis lebar. Pada kenyataannya, penis yang panjang justru dapat membuat seorang wanita merasa tidak nyaman Tidak ada peserta penelitian yang mengatakan bahwa panjang dan lebar penis sama pentingnya Tidak ada peserta penelitian yang mengatakan bahwa mereka tidak tahu Jadi, mengapa penis yang lebar justru dapat membuat seorang wanita merasa lebih puas? Para peneliti menduga hal ini dikarenakan penis yang lebar mungkin lebih dapat menstimulasi klitoris. Para peneliti juga menemukan bahwa banyak pria salah menilai ukuran penisnya sendiri. Hal ini dikarenakan mereka melihatnya dari atas, yang membuat ukuran penis mereka tampak lebih kecil daripada sebenarnya.   Sumber: menshealth
 24 Aug 2020    21:00 WIB
Ladies, Ini Lho Yang DiLihat Pria Saat Melakukan Hubungan Intim
Untuk Anda para wanita mungkin akan menghabiskan banyak waktu dalam mempersiapkan diri saat akan melakukan wawancara kerja. Biasanya wanita menghabiskan rata-rata sampai 6 jam. Wanita memang lebih teliti dalam mempersiapkan segala sesuatunya dan bukan hanya mempersiapkan diri saat akan melakukan wawancara kerja, namun juga mempersiapkan diri saat akan berhubungan intim. Hal ini dilakukan para wanita karena ingin selalu tampil mempesona untuk hal apapun, terlebih saat melakukan hubungan intim. Wanita tentu ingin terlihat cantik dan seksi di depan pasangannya. Ada beberapa persiapan yang sering dilakukan para wanita saat akan melakukan hubungan intim seperti luluran, spa, manicure, pedicure, waxing menggunakan lingerie yang seksi, rambut yang rapi dan lain-lain. Namun apa iya para pria memperhatikan semua itu, ternyata selain ukuran payudara yang besar ada hal-hal lain yang diperhatikan para pria dan lebih membuat pria merasa bergairah. Jadi apa saja yang dilihat pria saat melakukan hubungan intim, ayo disimak ulasan di bawah ini: Percaya diri Percayalah hal pertama yang dilihat oleh seorang pria saat berhubungan intim dengan wanita adalah rasa percaya diri wanita tersebut. Dia tidak melihat selulit yang ada di paha waniita, kulit yang kering ataupun bentuk perut yang menggelambir. Ternyata para pria lebih fokus terhadap rasa percaya diri dan kenyamanan seorang wanita saat melakukan hubungan intim dengannya. Aksi seorang wanita Yups, hampir semua pria saat senang saat melihat wanita yang agresif dan beraksi atas apa yang dilakukan oleh pria. Pria sangat senang melihat wanita yang sesekali memegang kendali dan menunjukkan performa dalam berhubungan intim. Saat wanita hanya diam, hal ini bisa membuatnya kehilangan minat terhadap wanita tersebut. Mata Bagian tubuh yang paling memikat untuk pria adalah mata Anda para wanita. Tatapan mata yang menggoda, dalam dan mengandung makna akan membuatnya lupa diri dan tergila-gila pada Anda. Oleh karena itu jangan lupa para ladies berikan tatapan terbaik Anda sebelum memulai aksi Anda malam ini. Nah ladies, memang dengan berdandan berjam-jam bisa membuat Anda merasa lebih percaya diri. Bila hal ini bisa membantu Anda maka lakukanlah. Namun bila Anda sedang terburu-buru dan tidak punya waktu untuk berdandan, Anda tidak perlu panik cukup perhatikan 3 hal diatas. Maka Anda akan mendapatkan semua perhatian dan cintanya malam ini. Baca juga: Ini Dia Rahasia Seks Tahan Lama!  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 15 Aug 2020    17:00 WIB
Mengapa Seks Bikin Wanita Jatuh Cinta Tapi (Cuma) Bikin Pria Ketagihan?
Peneliti dari Rutgers University, New Jersey, Amerika Serikat melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana hubungan seksual memberikan dampak yang berbeda pada pria dan wanita. Penelitian ini dilakukan melalui pemindaian otak (PET Scan) pada pria dan wanita saat mereka sedang mengalami puncak kepuasan seksual (orgasme). Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa orgasme ternyata membawa dampak yang lebih masif pada wanita. Setidaknya ada 30 bagian otak wanita yang bekerja dengan aktif saat ia mencapai puncak kepuasan seksual. Bagian otak yang aktif tersebut adalah bagian yang mengatur emosi, sensitivitas terhadap sentuhan, bagian yang mengatur rasa bahagia, juga bagian otak yang mengatur kepuasan dan rasa kebal terhadap sakit. Pada saat mencapai orgasme, seorang wanita akan menghasilkan hormon oksitosin, yang membuat wanita mudah jatuh cinta. Keterikatan emosi yang terjalin dengan pasangan seksual juga disebabkan oleh hormon ini, yang sering juga disebut dengan "hormon cinta". Oksitosin akan membuat seseorang merasakan empati terhadap pasangannya, memunculkan rasa keterikatan, dan hormon ini pulalah yang bisa memunculkan rasa percaya dan kasih sayang terhadap pasangan. Hal inilah yang membuat para wanita lebih mudah jatuh cinta pada pasangan mereka setelah tidur bersama. Akan tetapi, hal yang berbeda terjadi pada pria saat mereka mencapai orgasme. Ketika wanita menghasilkan banyak hormon oksitosin saat mencapai orgasme, para pria "hanya" menghasilkan hormon dopamin dalam jumlah besar saat mereka mencapai orgasme. Dopamin adalah hormon yang membuat seseorang kecanduan terhadap sesuatu. Hormon ini tidak hanya muncul karena hubungan seksual semata. Dopamin juga dapat dihasilkan setelah seseorang mengkonsumsi zat-zat yang bersifat adiktif, seperti rokok dan narkoba. Dampak dari "banjir dopamin" dalam tubuh adalah munculnya rasa puas dan keinginan untuk kembali mencari kepuasan yang serupa. Kasarnya, seks dan heroin menimbulkan efek kepuasan dan kecanduan yang sama pada pria. Seks, secara biologis, tidak membuat pria merasakan keterikatan emosional dan rasa cinta terhadap pasangan seksualnya, berbeda dari wanita. Karena secara biologis, tubuh pria memang hanya "didesain" untuk merasakan kepuasan fisik dari sebuah hubungan seksual. Baca juga: Apakah Kecanduan Seks Benar-benar Ada? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: dailymail
 04 Oct 2019    18:00 WIB
Manfaat Seks Bagi Kesehatan Anda dan Pasangan
Selain dapat memuaskan hasrat biologis, seks juga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh Anda lho! Apa saja? Aktivitas seks memang sudah lama diketahui dapat memengaruhi kesehatan tubuh seseorang. Berikut 10 manfaat seks bagi kesehatan Anda dan pasangan : Membantu mengurangi stres Bercinta mampu menurunkan tingkat stres dan menjaga tekanan darah Anda. Hal ini diungkapkan oleh para peneliti berdasarkan hasil studi di Skotlandia. Para peneliti mengundang 24 wanita dan 22 pria yang menyimpan catatan aktivitas seksual mereka. Lalu para peneliti menempatkan mereka dalam situasi stres, seperti misalnya berbicara di depan orang banyak, di tempat umum, dan diminta mengerjakan soal matematika tingkat tinggi. Hasilnya, bagi para peserta yang pernah berhubungan seks, tingkat stres mereka lebih rendah dibandingkan dengan orang yang memiliki masalah seksual dan jarang melakukan hubungan seks. Selain itu, tekanan darah mereka yang sering berhubungan seks dan tinggal bersama cenderung lebih stabil. Meningkatkan imunitas Berhubungan seks sekali atau dua kali dalam seminggu diketahui dapat meningkatkan level antibodi yang disebut immunoglobulin A (IgA) yang berfungsi melindungi Anda dari serangan flu dan infeksi lainnya. Sebuah penelitian yang dilakuklan oleh Wilkes University, Pennsylvania, USA, menganalisa 112 orang yang melakukan seks sebanyak 2-3 kali seminggu dan juga memeriksa sampel air liur mereka. Hasilnya membuktikan bahwa kadar IgA dalam tubuh mereka meningkat lebih tinggi daripada orang yang jarang berhubungan seks.Membakar kalori Bercinta selama 30 menit mampu membakar kurang lebih 350 kalori tubuh Anda. Sebuah hasil yang lebih dari cukup untuk menurunkan berat badan Anda. "Seks adalah modus besar latihan Anda. Dan dibutuhkan kerja fisik maupun psikologis yang cukup agar mendapatkan hasil yang baik bagi kesehatan Anda," kata Dr. Patti Britton, PhD., seorang seksolog ternama di Los Angeles, AS.Meningkatkan kesehatan jantung Sebuah penelitian di Inggris yang dilakukan selama 20 tahun mnunjukkan bahwa pria yang melakukan seks 2 kali atau lebih dalam seminggu berisiko lebih rendah 50% terkena serangan jantung daripada pria yang berhubungan seks sekali dalam sebulan. Meskipun sebagian orang khawatir bahwa seks juga dapat menyebabkan serangan stroke, namun dalam penelitian tidak ditemukan hubungan antara seberapa sering melakukan seks dan seberapa besar kemungkinan terkena stroke.Meningkatkan kepercayaan diri Para peneliti dari University of Texas, AS menemukan bahwa meningkatkan kepercayaan diri adalah salah satu alasan dari 237 orang untuk melakukan hubungan seks. "Mereka yang sudah memiliki kepercayaan diri yang baik juga mengatakan berhubungan seks agar diri mereka merasa lebih baik lagi," kata Dr. Gina Ogden, PhD, LMFT, seorang ahli terapi seks, keluarga, dan perkawinan yang melakukan penelitian itu. Tentu saja bukan berarti Anda harus banyak berhubungan seks untuk meningkatkan kepercayaan diri. Rasa percaya diri adalah tentang diri Anda sendiri, bukan orang lain. Tetapi jika Anda sudah merasa diri Anda lebih baik, kehidupan seks yang hebat dapat membantu perasaan Anda lebih baik lagi. Meningkatkan keintiman Berhubungan seks dan orgasme dapat meningkatkan kadar hormon oksitosin yang juga disebut sebagai hormon cinta sehingga dapat membangun tingkat kepercayaan seseorang pada pasangannya. Dalam sebuah penelitian terhadap 59 wanita, para peneliti memeriksa tingkat oksitosin mereka sebelum dan sesudah memeluk pasangan mereka. Hasilnya tingkat oksitosin mereka meningkat sesudah melakukan kontak fisik dengan pasangan mereka. Tingkat oksitosin yang lebih tinggi juga terkait dengan perasaan murah hati terhadap pasangan Anda. Membantu mengurangi rasa sakit Oksitosin juga diketahui dapat membantu meningkatkan hormon endorfin tubuh sehingga membantu menghilangkan rasa sakit, seperti misalnya sakit kepala, nyeri artritis, atau gejala PMS. Dalam studi yang melibatkan 48 orang yang diminta menghirup uap oksitosin dan kemudian jari mereka ditusuk dengan jarum kecil, para peserta tidak terlalu merasakan sakit. Ini berarti oksitosin telah menghilangkan lebih dari setengah rasa sakit pada jari mereka yang ditusuk sehingga lebih toleran terhadap rasa sakit. Mengurangi risiko terkena kanker prostat Sebuah penelitian menunjukan bahwa sering ejakulasi dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat pada pria. Studi yang telah diterbitkan dalam jurnal American Medical Association ini menemukan bahwa pria yang berejakulasi sebanyak 21 kali atau lebih dalam sebulan memilki kemungkinan lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang hanya berejakulasi sebanyak 4-7 kali sebulan. Namun, para peneliti juga menyatakan ejakulasi bukan satu-satunya faktor terpenting, karena masih banyak hal yang memengaruhi kemungkinan seseorang terkena kanker prostat, seperti misalnya gaya hidup yang tidak sehat. Meningkatkan kualitas tidur Oksitosin yang dilepaskan selama orgasme juga dapat membantu menjaga kualitas tidur seseorang. Akibatnya, kualitas tidur yang baik bermanfaat meningkatkan kesehatan seperti misalnya menjaga berat badan yang ideal dan memiliki tekanan darah yang stabil. Memperkuat otot panggul Aktivitas seksual mampu meningkatkan kekuatan otot panggul khususnya bagi wanita. Semakin kuat otot panggul wanita, kenikmatan berhubungan seks juga meningkat. Karena itu tak ada salahnya pula para wanita membiasakan berlatih senam Kegel yang mampu memperkuat otot panggul. Baca juga: Tekanan Darah Tinggi dan Gangguan Fungsi Seksual Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber : DuniaFitnes.com
 13 Jul 2019    18:00 WIB
Perbedaan Orgasme Pada Pria Dan Wanita?
Pada pria Pada pria, lebih mudah terlihat saat mengalami orgasme biasanya akan diikuti dengan pengeluaran sperma. Saat mengalami orgasme pria akan mengalami rasa euforia dan kepuasan. Faktor lain yang membedakan orgasme seorang pria dari wanita adalah bahwa, laki-laki biasanya membutuhkan masa pemulihan yang signifikan antara dua kali orgasme. Hal ini dikarenakan ketika seorang pria mengalami orgasme satu tubuh melepaskan serangkaian hormon seperti oksitosin serotonin dan prolaktin yang memberikan sensasi relaksasi, yang membuat mereka merasa mengantuk. Pada wanita Untuk melihat orgasme pada wanita jauh lebih rumit. Meskipun wanita tidak ejakulasi seperti laki-laki, namun mereka mengalami sensasi. Ketika seorang wanita mengalami orgasme akan terjadi klitoris yang menegang seperti penis dan menjadi lebih sensitif. Wanita akan  merasakan perasaan seperti kesemutan yang kuat dan perasaan yang menyenangkan dalam tubuhnya Sensasi tersebut menimbulkan serangkaian kontraksi yang inten dalam vagina dan rahim mereka, membuat mereka sangat sensitif terhadap sentuhan. Akhirnya ketika mereka mengalami orgasme akan terjadi pengeluaran berbagai hormon yang meningkatkan rasa senang. Menariknya seorang wanita mampu mengalami orgasme berkali-kali dalam satu sesi seks. Baca juga: 7 Alasan Mengapa Wanita Berpura-pura Mencapai Orgasme Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: thehealthsite
 11 Sep 2018    18:00 WIB
Lakukan Hal Ini Setelah Bercinta, Dijamin Hubungan Makin Mesra!!!
Anda mungkin sudah sering mendengar atau membaca bahwa berbeda dengan pria yang ingin langsung tidur begitu selesai bercinta, para wanita justru lebih senang berpelukkan bersama pasangannya. Tetapi, kebiasaan para wanita tersebut ternyata memiliki manfaat tersendiri bagi hubungan asmaranya. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh the University of Toronto Mississauga, berpelukkan setelah bercinta dapat membuat hubungan sepasang kekasih menjadi semakin mesra. Penelitian tersebut menemukan bahwa berciuman, berpelukkan, dan mengobrol mesra dengan pasangan setelah bercinta dapat membuat sepasang kekasih merasa lebih puas dengan kehidupan seksual dan asmara yang dijalaninya tersebut. Menurut seorang ahli, hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh adanya hormon oksitosin, yang juga dikenal dengan nama hormon cinta. Hormon cinta ini biasanya dilepaskan saat seseorang mengalami kontak fisik yang menyenangkan dan telah terbukti dapat meningkatkan keintiman dan kemesraan di antara pasangan.   Baca juga: Tradisi Seks Paling Menjijikkan di Dunia   Selain itu, berdekatan secara fisik setelah bercinta juga merupakan suatu jenis komunikasi non verbal. Kontak fisik ini dapat membuat Anda menjadi lebih rileks, mencegah timbulnya rasa nyeri (baik fisik atau emosional), dan kembali memberitahu pasangan Anda bahwa Anda benar-benar serius dengan komitmen Anda. Manfaat lain dari berpelukkan setelah bercinta adalah dapat menuju pada hubungan seks lainnya. Hal ini dikarenakan berpelukkan dapat membuat Anda dan pasangan kembali merasa bergairah dan akhirnya memasuki ronde 2. Berapa lama sebaiknya Anda berpelukkan atau melakukan kontak fisik lainnya setelah bercinta? Menurut penelitian ini, lakukanlah selama setidaknya 15 menit untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Baca juga: Ini Dia Rahasia Seks Tahan Lama! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 01 Aug 2018    18:00 WIB
Hah? Ternyata Titik Paling Sensitif di Pria Adalah....
Semua pasangan tentu ingin mencapai orgasme bersama-sama, hal ini bisa dilakukan dengan cara memberikan rangsangan satu sama lain. Agar hubungan seks menjadi sangat dahsyat dan tak terlupakan. Meski sudah lama menikah, kadang masih banyak wanita yang kurang tahu bagaimana cara merangsang pria. Biasanya hanya pria yang mendominasi permainan di ranjang. Agar terkesan "adil", maka Anda para wanita juga harus mengetahui dimana titik sensitif pria untuk membuatnya semakin menyayangi Anda. Nah berikut ini 6 titik sensitif pria yang dapat Anda rangsang: 1.      Leher Apabila wanita merasa bergairah dengan mendapatkan ciuman di leher, begitu pula dengan pria. Jadi cobalah untuk mencium leher pasangan Anda mulai dari bawah telinga hingga ke bawah dagu. Lakukan secara bergantian bersama pasangan, dan Anda berdua akan mendapatkan gairah seks yang dahsyat. 2.      Rambut dan Kepala Rambut dan kepala? Ya, bagian ini ternyata juga merupakan bagian sensitif pria. Gunakan kedua tangan Anda untuk menyisir rambut pasangan Anda dan remas dan remas rambutnya dengan perlahan, kemudian arahkan kepala pasangan Anda untuk mencium bagian tubuh Anda. Anda bisa sesekali menjambak rambutnya untuk membuatnya semakin bersemangat dalam beraksi. 3.      Telinga Mulailah dengan membisikkan kata-kata nakal yanng menggoda, jilat dan gigitlah telinga pasangan Anda dengan menggunakan bibir Anda. Cara ini bisa membuat pasangan Anda ereksi lebih cepat dari biasanya. 4.      Puting Tidak hanya wanita, puting juga merupakan daerah sensitif untuk pria. Anda bisa memulainya dengan memainkan puting pasangan Anda dengan menjilatinya dan menariknya ke dalam mulut Anda. Tidak semua pria menyukai rangsangan pada puting mereka. Namun bila ia menikmatinya, Anda bisa terus melanjutkannya. 5.      Jari Jangan anggap sepele jari pasangan Anda. Ternyata jari jemari juga merupakan titik sensitif pria. Pastikan jari pasangan Anda bersih dan masukkan jari tengahnya ke dalam mulut Anda dan kulumlah dengan perlahan. Cara ini dapat memberikan sensasi seolah pasangan Anda melakukan penetrasi ke dalam Miss V Anda atau seolah sang pria mendapatkan servis oral. 6.      Punggung Mintalah pasangan Anda untuk berbaring tengkurap, dan jelajahi punggungnya dengan pijatan ringan dan mainkan lidah Anda dari atas ke bawah. Jangan lupa untuk tetap menindih punggungnya dengan payudara Anda. Ini benar-benar akan membuatnya menjadi seorang raja. Jadi itu titik sensitif para pria, maka malam ini Anda para wanita bisa mengambil ‘alih’ untuk memanaskan keadaan. Semoga cara diatas dapat membantu mempererat hubungan Anda dan pasangan.   Baca juga: Pakaian Merah Picu Timbulnya Gairah Seksual Pasangan, Benarkah? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: fitnes