Your browser does not support JavaScript!
 22 Jul 2021    20:00 WIB
4 Alasan Mengapa Wanita Tidak Suka Melakukan Seks Oral
1.      Anda Terlalu Memaksa Menurut seorang ahli, salah satu hal yang paling sering dikeluhkan oleh para wanita saat melakukan seks oral adalah sang pria selalu mendorong kepalanya saat ia sedang melakukan seks oral.Apapun penyebab Anda melakukan hal tersebut, sebagian besar wanita tidak menyukai tindakan Anda tersebut. Akan lebih baik bila Anda memuji betapa cantik dan hebatnya dia saat melakukan seks oral.   2.      Anda Tidak Memberitahunya Saat Akan Ejakulasi Walaupun beberapa orang wanita tidak merasa keberatan Anda mengeluarkan sperma di dalam mulutnya, akan tetapi sejumlah besar wanita lainnya tidak menyukai kejutan kecil tersebut. Akan lebih baik bila Anda bertanya padanya terlebih dahulu apakah Anda boleh melakukan hal tersebut.   3.      Anda Tidak Menjaga Kebersihan di Daerah Kemaluan Bila Anda ingin si dia melakukan seks oral untuk Anda, akan lebih baik bila Anda membersihkan daerah kemaluan Anda terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan rambut kemaluan dapat "memerangkap" bau tidak sedap. Bau tidak sedap pada daerah kemaluan Anda tentu saja akan membuat siapapun enggan melakukan seks oral bagi Anda, baik pria maupun wanita.   4.      Anda Memerlukan Waktu yang Lama Untuk Mencapai Orgasme Jika Anda memerlukan waktu selama 10 menit atau lebih untuk mencapai orgasme melalui seks oral, maka pasangan Anda mungkin akan merasa enggan melakukan seks oral bagi Anda. Oleh karena itu, lakukanlah lebih banyak pemanasan sebelum meminta pasangan Anda melakukan seks oral bagi Anda. Hal ini dapat membantu Anda mencapai orgasme dengan lebih cepat.   Baca Juga: Hindari Penyakit Menular Seksual Karena Seks Oral Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 20 Jul 2021    18:00 WIB
Meningkatkan Kehidupan Seks Setelah Usia 50 Tahun
Apakah seks lebih menjadi tugas daripada kesenangan? Atau lebih buruk, apakah itu menjadi menyakitkan? Bagi banyak wanita di atas usia 50, perasaan ini bisa jadi umum, kata ginekolog Katie Propst, MD. Setelah menopause, Anda mungkin menghadapi semakin banyak hambatan untuk berhubungan seks, termasuk kekeringan dan penyempitan vagina atau kondisi medis seperti diabetes dan kelebihan berat badan. Anda tidak sendiri, Dr. Propst menekankan. Ia menawarkan tip berikut untuk membantu Anda mengatasi kesulitan sehingga Anda dapat menikmati kehidupan seks yang aktif hingga usia 70-an. Lumasi dan lembapkan Vagina bisa menjadi lebih sempit jika Anda tidak aktif secara seksual, jadi salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk menjaga fungsi (menghindari atrofi vagina) adalah terus berhubungan. Coba gunakan pelumas saat melakukan aktivitas seksual, dan jika dirasa kurang, Anda juga bisa menggunakan pelembab. Pelumas digunakan hanya untuk tujuan hubungan intim, dan pelembab untuk vagina seperti pelembab untuk kulit di seluruh tubuh Anda. Anda menggunakannya secara teratur jika Anda mengalami kekeringan. Beberapa pelembab dibuat untuk kedua tujuan dan akan dinyatakan di kemasan. Untuk menghindari kepekaan terhadap produk apa pun, pastikan untuk menggunakan pelumas dan pelembab berbahan dasar air dan bebas pewangi. Dan pastikan untuk menghindari douching karena bisa mengeringkan. Baca juga: Cara Mengatasi Gejala Menopause Luangkan waktu dan rileks Untuk mengatasi rasa sakit dari kekeringan vagina, berikan banyak waktu untuk foreplay atau pemanasan sebelum berhubungan seks. Bereksperimenlah dengan berbagai posisi dengan pasangan Anda. Anda juga bisa mandi air hangat sebelum berhubungan seks untuk mengendurkan otot dan mempersiapkan keintiman. Propst juga mencatat bahwa stres dalam hidup sering kali dapat mengganggu kehidupan seks Anda. "Kita semua sangat sibuk, tetapi jika Anda ingin terus dekat dengan pasangan Anda, Anda harus sengaja meluangkan waktu untuknya." Dia mencatat bahwa ini mungkin berarti menjadwalkan tanggal atau meluangkan waktu dari hal-hal lain untuk menjaga hubungan itu tetap hidup. Pertimbangkan kesehatan dan pengobatan Propst mengatakan seringkali kesehatan secara keseluruhan atau kondisi medis yang mendasari yang menurunkan libido Anda. Kadang-kadang meninjau obat Anda dan membuat penyesuaian pada dosis Anda atau mengubah obat yang Anda minum akan membantu. Seorang dokter juga dapat merekomendasikan obat-obatan seperti estrogen vagina dosis rendah untuk wanita pascamenopause jika pelumas dan pelembab tidak efektif. Jika estrogen tidak membantu, ada obat dan perawatan lain untuk membantu mengatasi ketidaknyamanan. Pastikan Anda mengelola semua kondisi kesehatan, cukup tidur dan menghindari terlalu banyak alkohol. Jika berat badan Anda bertambah, fokuslah untuk melakukan lebih banyak aktivitas fisik. Tidak selalu mudah bagi orang di usia paruh baya untuk kehilangan banyak berat badan, tetapi jika Anda bergerak dan merasa lebih baik, Anda akan memiliki lebih banyak energi dan kepercayaan diri. Berkomunikasi dengan pasangan Anda Fokus pada komunikasi dan keintiman. Ingatlah bahwa membicarakan seks seharusnya sama dengan membicarakan masalah yang menantang dalam suatu hubungan. Dr. Propst menyarankan untuk mendeskripsikan bagaimana Anda "merasa" tentang situasi tertentu daripada membuat tuduhan terhadap pasangan Anda jika Anda sedang berdebat. Cari waktu dan tempat netral dan bicarakan tujuan membuat seks menyenangkan bagi Anda berdua. Jujur juga dengan diri Anda sendiri, katanya. "Tanyakan pada diri Anda apakah ada hal-hal yang terjadi dalam hidup Anda atau dalam hubungan Anda yang membuat Anda tidak ingin berhubungan seks dengan pasangan Anda. Kurangnya keinginan sering kali terkait dengan masalah hubungan. " Propst menambahkan bahwa penghalang hubungan cenderung lebih memengaruhi wanita daripada pria dalam hal seks. Jika Anda tidak dapat menemukan solusi sendiri, terapis mungkin dapat membantu Anda dan pasangan. Menjadi kreatif Kondisi medis tertentu membatasi aktivitas seksual. Inilah saat individu dan pasangan perlu menjadi kreatif. Cobalah posisi seksual yang berbeda untuk membuat hubungan lebih nyaman, atau coba alternatif untuk hubungan seksual seperti pijat, berbagai jenis pelumas dan mainan seksual. Nikmati keintiman alternatif ini dan ingatlah untuk tertawa. Dan jangan berkecil hati jika Anda tidak setuju dalam segala hal - cobalah untuk menemukan sesuatu yang Anda berdua terima sebagai hal yang menyenangkan atau menarik untuk dicoba. Bicaralah dengan dokter Anda Kadang-kadang pasien dapat merasa terburu-buru atau tidak nyaman membicarakan masalah seksualitas ketika mereka menemui ginekolog mereka, tetapi jangan lewatkan kesempatan ini untuk melakukan percakapan nyata dengan dokter Anda. Baca juga: Ingin Vagina yang Sehat dan Kencang? Ini Tipsnya Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: clevelandclinic
 17 Jul 2021    20:00 WIB
Berbagai Posisi Favorit Pria Ketika Bercinta
WOMAN ON TOP Berdasarkan sebuah survei yang dilakukan di sebuah situs online, posisi woman on top menduduki peringkat pertama dalam daftar posisi favorit pria saat bercinta. Mengapa demikian? Hal ini ternyata karena para pria dapat melihat seluruh tubuh pasangannya saat pasangannya tersebut berada di atasnya. Mereka juga mengatakan bahwa bercinta dengan posisi ini membuat mereka dapat dengan leluasa menjelajahi seluruh tubuh pasangannya tersebut. Selain itu, pada posisi ini para pria pun menjadi lebih santai karena pasangannya yang harus bekerja lebih aktif dan agresif.   MISIONARI Posisi misionari adalah posisi bercinta klasik, di mana sang wanita berada di bawah dan sang pria di atas. Dalam posisi ini, pria lebih banyak bekerja dan memegang kendali. Posisi ini memungkinkan pasangan untuk saling bertatapan mata sehingga terasa lebih romantis. Bagi sebagian besar pria, posisi bercinta misionari adalah posisi bercinta klimaks.   REVERSE COWGIRL Posisi bercinta reverse cowgirl hampir mirip dengan posisi wanita di atas, hanya saja pada posisi reverse cowgirl terdapat sedikit variasi, di mana posisi wanita membelakangi pria. Menurut beberapa pria, posisi ini adalah posisi di mana pasangannya terlihat paling seksi.   DOGGIE STYLE Posisi ini disukai sebagian besar pria karena merekalah yang memegang kendali terhadap seberapa dalam penetrasi penis harus dilakukan. Selain itu, bagi beberapa orang pria, posisi ini juga dapat membuat mereka merasa lebih bergairah saat berhubungan intim.   STANDING UP Posisi bercinta sambil berdiri banyak disukai pria karena mereka dapat melakukannya di mana saja alias tidak hanya dapat dilakukan di atas ranjang.  Baca juga: Mau Bahagiakan Suami? Coba 5 Posisi Seks Favorit Pria Ini Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  Sumber: yourtango
 12 Jul 2021    20:00 WIB
Kembalikan Gairah Anda Dan Pasangan Dengan 6 Cara Ini
Menikah dan memiliki pasangan adalah hal yang paling membahagiakan untuk semua orang. Semua orang ingin memiliki pernikahan yang sempurna. Namun seiring bertambahnya usia pernikahan, kesibukan masing-masing pasangan, sibuk mengurus pekerjaan, sibuk mengurus anak terkadang dapat membuat seseorang merasa lelah sehingga membuat hubungan seseorang dengan pasangan tidak lagi bergairah seperti saat awal menikah dulu. Saat seperti ini kemungkinan hubungan intim antar pasangan menjadi hambar. Bagaimana cara untuk membuat pernikahan Anda tetap bisa bergairah? Ikuti 6 cara berikut untuk memompa kembali gairah Anda: Singkirkan ponsel Anda Dijaman sekarang ini banyak sekali orang lebih peduli pada ponsel dibanding orang lain bahkan pasangan. Mungkin Anda sedang sibuk mencek pekerjaan Anda atau menanti tugas dari atasan, namun hal ini bisa dianggap Anda tidak peduli kepada pasangan Anda. Cobalah untuk menyingkirkan sementara waktu ponsel Anda, berikan perhatian lebih untuk pasangan Anda.   Perbaiki penampilan Anda Seringkali kita mendengar bahwa menikah harus menerima apa adanya, namun bukan berarti kita tidak boleh mempunyai penampilan yang lebih baik. Saat Anda memiliki tubuh yang lebih bugar, bersih dan wangi pasti hal ini akan membuat pasangan Anda lebih bergairah untuk melakukan hubungan seksual dan berada terus di dekat Anda.   Cobalah "oral’ seks Cara yang satu ini mampu menghangatkan kembali hubungan Anda dan akan membuat Anda dan pasangan semakin bergairah untuk melakukan hubungan seksual yang lebih lanjut.     Bereksperimen Anda boleh sekali-kali mencoba untuk menggunakan beberapa gaya seks yang baru dengan mencari tahu dari berbagai referensi seperti internet, majalah.   Ubah suasana kamar Anda Perubahan suasana kamar Anda, bisa membuat Anda dan pasangan merasa seperti ada di tempat lain dan menjadi lebih senang ada di dalam kamar. Maka saat itulah Anda punya banyak waktu beraksi.   Berlibur Saat Anda dan pasangan benar-benar jenuh dengan aktivitas Anda, sisipkanlah waktu untuk Anda dan pasangan untuk berlibur. Mungkin Anda bisa bepergian ke tempat Anda bulan madu dulu. Saat ini Anda dan pasangan akan mengingat kembali saat-saat pertama melakukan hubungan seksual.   Baca Juga: Tetap Bergairah Setelah Mempunyai Anak Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: lifescript
 09 Jul 2021    18:00 WIB
Ukuran Penis dan Hubungannya Dengan Kepuasan Seksual
Tahukah Anda bahwa ukuran penis hanya akan mempengaruhi kepuasan seksual seseorang bila orang tersebut berpikir demikian? Jadi, sebenarnya, ukuran penis tidak memiliki efek fisik apapun terhadap kepuasan seksual seorang wanita. Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara ukuran penis seorang pria dan kepuasan seksual seorang wanita, maka para peneliti pun melakukan sebuah penelitian mengenai hubungan antara kepuasan seksual seorang wanita dengan panjang dan lebar penis.   Baca juga: 5 Fakta Menarik Tentang Kondom   Pada penelitian ini, para peneliti mengajukan sebuah pertanyaan pada 50 orang wanita yang berusia antara 18-25 tahun (aktif melakukan hubungan seksual). Pertanyaan yang diajukan pada peneliti adalah "saat berhubungan seks, manakah yang membuat Anda lebih puas, penis yang panjang atau penis yang lebar?" Saat mengajukan pertanyaan tersebut, para peneliti tidak meminta para peserta penelitian untuk juga mempertimbangkan ada tidaknya rasa cinta, ketertarikan fisik, atau perasaan romantis lainnya. Dari survei yang dilakukan di atas, para peneliti pun menemukan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Sebagian besar peserta penelitian mengatakan bahwa lebar penis lebih penting daripada panjang penis Hanya sekitar 5 orang wanita yang mengatakan bahwa berhubungan seksual dengan seorang pria yang memiliki penis panjang lebih memuaskan dibandingkan dengan pria yang memiliki penis lebar. Pada kenyataannya, penis yang panjang justru dapat membuat seorang wanita merasa tidak nyaman Tidak ada peserta penelitian yang mengatakan bahwa panjang dan lebar penis sama pentingnya Tidak ada peserta penelitian yang mengatakan bahwa mereka tidak tahu Jadi, mengapa penis yang lebar justru dapat membuat seorang wanita merasa lebih puas? Para peneliti menduga hal ini dikarenakan penis yang lebar mungkin lebih dapat menstimulasi klitoris. Para peneliti juga menemukan bahwa banyak pria salah menilai ukuran penisnya sendiri. Hal ini dikarenakan mereka melihatnya dari atas, yang membuat ukuran penis mereka tampak lebih kecil daripada sebenarnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: menshealth
 06 Jul 2021    20:00 WIB
Ladies, Ini Lho Yang DiLihat Pria Saat Melakukan Hubungan Intim
Untuk Anda para wanita mungkin akan menghabiskan banyak waktu dalam mempersiapkan diri saat akan melakukan wawancara kerja. Biasanya wanita menghabiskan rata-rata sampai 6 jam. Wanita memang lebih teliti dalam mempersiapkan segala sesuatunya dan bukan hanya mempersiapkan diri saat akan melakukan wawancara kerja, namun juga mempersiapkan diri saat akan berhubungan intim. Hal ini dilakukan para wanita karena ingin selalu tampil mempesona untuk hal apapun, terlebih saat melakukan hubungan intim. Wanita tentu ingin terlihat cantik dan seksi di depan pasangannya. Ada beberapa persiapan yang sering dilakukan para wanita saat akan melakukan hubungan intim seperti luluran, spa, manicure, pedicure, waxing menggunakan lingerie yang seksi, rambut yang rapi dan lain-lain. Namun apa iya para pria memperhatikan semua itu, ternyata selain ukuran payudara yang besar ada hal-hal lain yang diperhatikan para pria dan lebih membuat pria merasa bergairah. Jadi apa saja yang dilihat pria saat melakukan hubungan intim, ayo disimak ulasan di bawah ini: Percaya diri Percayalah hal pertama yang dilihat oleh seorang pria saat berhubungan intim dengan wanita adalah rasa percaya diri wanita tersebut. Dia tidak melihat selulit yang ada di paha waniita, kulit yang kering ataupun bentuk perut yang menggelambir. Ternyata para pria lebih fokus terhadap rasa percaya diri dan kenyamanan seorang wanita saat melakukan hubungan intim dengannya. Aksi seorang wanita Yups, hampir semua pria saat senang saat melihat wanita yang agresif dan beraksi atas apa yang dilakukan oleh pria. Pria sangat senang melihat wanita yang sesekali memegang kendali dan menunjukkan performa dalam berhubungan intim. Saat wanita hanya diam, hal ini bisa membuatnya kehilangan minat terhadap wanita tersebut. Mata Bagian tubuh yang paling memikat untuk pria adalah mata Anda para wanita. Tatapan mata yang menggoda, dalam dan mengandung makna akan membuatnya lupa diri dan tergila-gila pada Anda. Oleh karena itu jangan lupa para ladies berikan tatapan terbaik Anda sebelum memulai aksi Anda malam ini. Nah ladies, memang dengan berdandan berjam-jam bisa membuat Anda merasa lebih percaya diri. Bila hal ini bisa membantu Anda maka lakukanlah. Namun bila Anda sedang terburu-buru dan tidak punya waktu untuk berdandan, Anda tidak perlu panik cukup perhatikan 3 hal diatas. Maka Anda akan mendapatkan semua perhatian dan cintanya malam ini. Baca juga: Ini Dia Rahasia Seks Tahan Lama! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 02 Jul 2021    20:00 WIB
Penis Pasangan Terlalu Besar Untuk Vagina Anda, Mungkinkah?
Walaupun tidak pernah terpikirkan, tahukah Anda bahwa ukuran penis seorang pria tidak selalu sesuai untuk setiap vagina wanita? Hal ini berarti ukuran penis suami Anda mungkin tidak sesuai dengan ukuran vagina Anda, yaitu dapat terlalu besar atau terlalu kecil. Secara umum, sebagian besar vagina biasanya memiliki ukuran yang sesuai untuk semua bentuk dan ukuran penis. Dengan pemanasan dan pelumas yang cukup, sebagian besar vagina dapat melebar hingga sesuai dengan ukuran penis sang pria, berapa pun itu. Selain itu, sangat jarang bagi seorang wanita muda yang masih berusia antara 20-40 tahun untuk mengalami masalah di atas. Beberapa orang wanita mungkin akan mengalami masalah ini saat mereka bertambah tua karena adanya gangguan pada keadaan kesehatan atau keseimbangan kadar hormonal. Akan tetapi, pada beberapa keadaan, ukuran penis seorang pria dapat terlalu besar bagi pasangannya. Jika demikian, hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu apa penyebabnya, dengan demikian permasalahan ini pun dapat diatasi. Terdapat 2 penyebab mengapa ukuran penis pasangan Anda tampak terlalu besar bagi vagina Anda. Yang pertama adalah Anda tidak merasa cukup bergairah, yang dapat membuat penis sulit masuk ke dalam vagina atau membuat vagina terasa nyeri atau bahkan mengalami robekan atau perdarahan saat penis berhasil masuk (penetrasi). Untuk mengatasi hal ini, pastikan Anda telah merasa bergairah dan menghasilkan pelumas yang cukup sebelum proses penetrasi. Mintalah pasangan Anda untuk melakukan pemanasan yang cukup sebelum penetrasi atau menggunakan pelumas. Penyebab kedua adalah Anda sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu yang membuat vagina Anda menjadi kering, tanpa Anda sadari. Banyak pil KB dosis rendah yang dapat menyebabkan vagina menjadi kering. Selain itu, obat anti histamin (anti alergi) dan bahkan pengobatan kanker seperti radiasi juga dapat menyebabkan vagina menjadi kering. Jadi, bila vagina Anda tetap kering walaupun Anda telah merasa bergairah dan pasangan telah melakukan pemanasan yang cukup, maka jangan ragu untuk segera memeriksakan diri Anda ke dokter atau dokter spesialis kandungan. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui apakah ada obat yang membuat vagina Anda menjadi kering di antara obat-obatan yang Anda konsumsi. Baca juga: Cara Mencegah Terjadinya Infeksi Vagina Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womenshealthmag
 23 Jun 2021    20:00 WIB
Perbedaan Orgasme Pada Pria Dan Wanita?
Pada pria Pada pria, lebih mudah terlihat saat mengalami orgasme biasanya akan diikuti dengan pengeluaran sperma. Saat mengalami orgasme pria akan mengalami rasa euforia dan kepuasan. Faktor lain yang membedakan orgasme seorang pria dari wanita adalah bahwa, laki-laki biasanya membutuhkan masa pemulihan yang signifikan antara dua kali orgasme. Hal ini dikarenakan ketika seorang pria mengalami orgasme satu tubuh melepaskan serangkaian hormon seperti oksitosin serotonin dan prolaktin yang memberikan sensasi relaksasi, yang membuat mereka merasa mengantuk. Pada wanita Untuk melihat orgasme pada wanita jauh lebih rumit. Meskipun wanita tidak ejakulasi seperti laki-laki, namun mereka mengalami sensasi. Ketika seorang wanita mengalami orgasme akan terjadi klitoris yang menegang seperti penis dan menjadi lebih sensitif. Wanita akan  merasakan perasaan seperti kesemutan yang kuat dan perasaan yang menyenangkan dalam tubuhnya Sensasi tersebut menimbulkan serangkaian kontraksi yang inten dalam vagina dan rahim mereka, membuat mereka sangat sensitif terhadap sentuhan. Akhirnya ketika mereka mengalami orgasme akan terjadi pengeluaran berbagai hormon yang meningkatkan rasa senang. Menariknya seorang wanita mampu mengalami orgasme berkali-kali dalam satu sesi seks. Baca juga: 7 Alasan Mengapa Wanita Berpura-pura Mencapai Orgasme Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: thehealthsite
 17 Jun 2021    18:00 WIB
Pria Senang Melihat Pasangannya Mencapai Orgasme
Bagi seorang pria, saat melihat pasangannya mengalami orgasme maka akan memberikan kebahagian tersendiri. Berikut ini adalah alasan mengapa pria suka melihat pasangannya mengalami orgasme: Pria merasa bangga jika berhasil mencapai sesuatu Sebuah pencapaian, dalam hal apapun akan membuat ego pria meningkat, termasuk dalam urusan bercinta. Ketika dia merasa berhasil membuat pasangannya orgasme, rasa bangga yang sama juga akan menjalar di tubuhnya. Menurutnya itu sebuah 'pencapaian' yang jarang terjadi. Desahan wanita terdengar seksi Tahukah Anda bahwa desahan seorang wanita yang mengalami orgasme itu terdengar sangat seksi bagi pria. Pada saat mengalami orgasme biasanya suara akan meninggi, erangan dan desahan yang bersemangat ini membuat perasaan pria juga puas sekaligus bahagia.   Menikmati sebuah pertunjukan Tidak ada yang lebih membahagiakan bagi pria selain melihat pasangannya mencapai kepuasan dan lepas kontrol karena performa yang memuaskan darinya. Pria menikmati pertunjukkan saat wanita merasakan orgasme, saat jari-jari kaki wanita melenting, punggung melengkung atau tubuh yang menggeliat, dimana hanya dia sendiri yang menyaksikan pertunjukkan tersebut.   Wanita terlihat semakin cantik Saat wanita mengalami orgasme, temperatur tubuhnya akan meningkat. Darah pun mengalir lebih cepat dan membuat dada serta wajahnya jadi pink kemerahan. Perubahan warna tersebut biasa disebut dengan 'sex flush'. Hal itu membuat wajah wanita terlihat lebih cantik dan menarik.   Kebahagiaan wanita penting untuk pria Bagi pria, memberikan performa terbaik dalam berhubungan seksual dan membuat pasangannya mengalami orgasme saat bercinta adalah salah satu bentuk ungkapan cinta pria lewat kontak fisik. Menurutnya, hal itu lebih berharga dibanding memberikan bunga atau perhiasan.   Baca Juga: Perbedaan Orgasme dan Ejakulasi Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  
 15 Jun 2021    13:00 WIB
Yang Perlu Dihindari Ketika Seks
Hari ini kita bahasin soal "what not to do when you’re having sex". Pertanyaan singkat tapi sebenernya jawabannya lumayan panjang sih. 1.     Pastiin kalian tidak terpaksa untuk melakukan hubungan seks Jadi, yang pertama adalah kalo misalnya kalian memutuskan untuk berhubungan seks. Pastiin you are not pressured to have sex. Jadi tanyain ke diri lo, do I really want it? Apakah ini memang keinginan lo dari dalam dasar hati atau ini hanyalah paksaan atau keinginan pasangan. Jadi jangan sampai ketika kamu berhubungan seks, itu malah jadi fokusnya untuk memuaskan pasangan. Tapi, tanyain ke diri lo karena diri lo juga harus puas Gue sering denger alasan orang berhubungan seks adalah untuk hanya sekedar "mengemban tugas", "memuaskan pasangan" , "kewajiban seorang perempuan" praktek ah anying, emang situ lagi kerja?   2.     Jangan berasumsi Yang kedua adalah jangan lo sampai berasumsi. Jadi komunikasi itu penting banget ya sebelum hubungan seks, lo mungkin bisa tanyain ke pasangan lo. Jadi komunikasi itu penting banget ya sebelum hubungan seks, lo mungkin bisa tanyain ke pasangan lo. Belum tentu mereka suka atas apa yang lo lakuin. Tanya, tanya, tanya. Selalu komunikasi. Yang mereka suka apa? Yang pengen dicoba apa dan habis create the conversation. Open conversation, supaya kalian tidak saling berasumsi, mungkin kalian mikirnya ‘oh mungkin cewe gue yang sekarang suka diginin soalnya mantan gue tuh dulu suka digituin’. No belom tentu, darling. Jangan sotoy Anda jangan sotoy. Anda harus tanyain aja ke pasangan gitu, Sukanya apa dan saling bicara, saling ngobrol gitu ya.    3.     Be present Fokus pada momen. Next, this is the most, like gue I cannot stress this enough. Be present. Please be present, yes gue tau di sekarang ini banyak orang yang lagi stress dalam pekerjaan. Sebisa mungkin, jangan membawa stress ke Kasur. Merasa stress itu manusiawi and very understandable, tapi kalo itu bikin mood pasangan jadi jelek, is it worth it? Di kehidupan mungkin ada masalah finansial dan lain-lain. Dan sering kali masalah-masalah ini dibawa ke kasur and it’s a nightmare. Jangan ya, jangan kayak gitu ketika kalian lagi berhubungan seks, pastiin kalian bener-bener lagi present kalian fokus sama pasangan kalian, kalian fokus pada momen itu.    4.     Buatlah situasi yang positif dan nyaman Dan penting banget untuk kalian creat safe environment positive environment ketika berhubungan seks. Karena kalau missalnya lo malah ngebawa stress ke Kasur, itu bisa stress juga ke pasangan lo. Keep that in mind, always present, dan fokus aja sama momen yang terjadi saat itu.   5.     Jangan memalsukan Dan don’t fake it, please jangan sampe lo bikin fake orgasme, fake ejakulasi. Kalo memang gak orgasme atau lagi gak bisa ejakulasi ya gak masalah, kan nanti bisa dicoba lagi lain waktu. Relax, it’s not the end of the world. Jangan sampai lo jadi memalsukan kepuasan kalian karena yang ada pasangan malah jadi bertanya-tanya, overthinking. Dan akhirnya bingung juga ini kenapa pasangan gue kayak gini. So, kalau misalnya kalian memang tidak orgasme, ya gak masalah, bilang aja jujur aja. Next time ketika kalian berhubungan seks, ya udah maybe the next time you would get an orgasm. Jangan melihat orgasme sebagai finishing line. It’s not. Orgasme is just a bonus stop putting pressure on it. Jadi jangan sampai kalian pressure nya ketika kalian lagi berhubungan seks itu hanya semata-mata hanya untuk mendapatkan orgasme. Because, you know, bisa aja seks itu hanyalah untuk membuat kalian rileks dan enjoy, dan koneksi dengan pasangan. Jadi gak selamanya harus selalu orgasme, keep that in mind,okay.    6.     Safe sex!   Next always have a safe sex, cintai dirimu pakai kondom tiap eue. Kalau kalian bukan pasangan yang sudah menikah dan kalian belum yakin nih. Apakah pasangan kalian ini aman atau ngakk, selalu pakai kondom. Selalu pakai barrier ketika melakukan hubngan seks baik itu oral, anal maupun vaginal untuk melindungi kalian dari penyakit-penyakit yang tidak diinginkan dan juga kehamilan yang tidak direncanakan. So, safe sex.