Your browser does not support JavaScript!
 03 Oct 2019    08:00 WIB
Tips Sederhana Mengurangi Lingkaran Hitam di Bawah Mata
Lingkaran hitam di bawah mata merupakan salah satu hal yang sering anda khawatirkan karena dianggap mengganggu keindahan wajah anda, terutama pada wanita. Lingkaran hitam ini dapat disebabkan oleh sering kurang tidur atau memang merupakan suatu hal yang diturunkan dalam keluarga anda.   Gunakanlah Krim Beberapa hal yang dapat membantu untuk mengurangi lingkaran hitam di bawah mata adalah kafein, retinol, vitamin C dan E. Kafein dapat mengecilkan pembuluh darah dan mengurangi pembengkakan. Sedangkan retinol, vitamin C dan E dapat mencerahkan lingkaran hitam di bawah mata. Akan tetapi, tidak ada pengobatan yang dapat benar-benar menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata. Berbagai pengobatan yang ada biasanya hanya dapat mengurangi atau mencerahkan lingkaran hitam tersebut.   Sembunyikanlah Anda dapat menyembunyikan lingkaran hitam di bawah mata anda dengan menggunakan riasan wajah.   Kompres Mata Buatlah secangkir teh dengan menggunakan teh celup, kemudian masukkan kantong berisi teh tersebut ke dalam lemari pendingin untuk mendinginkannya. Setelah kantung teh tersebut terasa dingin, berbaring dan tutuplah mata anda, kemudian letakkan kantung teh tersebut di atas mata anda selama beberapa menit. The dapat mengurangi proses inflamasi, dengan demikian dapat mengurangi pembengkakan dan lingkaran hitam di bawah mata anda.   Alergi Terlalu sering menggosok mata anda anda menyebabkan terbentuknya lingkaran hitam di bawah mata anda. Hal ini biasanya terjadi pada orang yang menderita alergi. Pakailah Kacamata Gunakanlah kacamata untuk mengurangi paparan sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan bagian bawah mata menghitam.  Baca juga: 7 Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Menggunakan Bulu Mata Palsu Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 17 Oct 2018    08:00 WIB
Apa Saja Manfaat Vitamin A Bagi Tubuh ?
Vitamin A merupakan vitamin larut lemak. Terdapat 2 jenis vitamin A di dalam makanan yang anda konsumsi setiap hairnya. Vitamin A (yang telah diproses) terdapat di dalam produk hewani, seperti daging, ikan, daging unggas, dan susu beserta produk olahannya. Pro vitamin A (jenis vitamin A lainnya) biasanya ditemukan pada produk nabati seperti buah dan sayuran. Jenis pro vitamin A yang paling sering ditemukan adalah beta karoten. Suplemen vitamin A biasanya terdapat dalam bentuk retinil asetat atau retinil palmitat (vitamin A yang telah diproses), beta karoten (pro vitamin A), atau kombinasi keduanya (vitamin A yang telah diproses dan pro vitamin A). Berbagai Manfaat Vitamin AVitamin A memiliki berbagai manfaat bagi tubuh anda. Vitamin A dapat membantu membentuk dan menjaga kesehatan kulit, gigi, tulang, jaringan lunak, dan lapisan mukosa anda. Selain itu, vitamin A juga diperlukan dalam proses reproduksi dan menyusui.   RetinolSalah satu bentuk aktif dari vitamin A, retinol, berfungsi untuk membantu produksi pigmen di dalam retina mata anda yang dapat meningkatkan fungsi penglihatan anda, terutama pada tempat gelap atau redup. Berbagai jenis makanan yang mengandung retinol (bentuk aktif dari vitamin A) adalah hati hewan, susu, dan makanan lainnya yang telah diperkaya oleh vitamin A.   Beta KarotenKaroten merupakan pigmen berwarna gelap yang terdapat pada tanaman dan dapat diubah menjadi salah satu bentuk vitamin A, yaitu beta karoten.Beta karoten merupakan suatu antioksidan yang dapat melindungi berbagai sel tubuh dari kerusakan akibat paparan radikal bebas yang diduga dapat menyebabkan terjadinya berbagai penyakit kronik dan mempercepat proses penuaan.Berbagai makanan yang mengandung beta karoten diduga dapat menurunkan resiko kanker, walaupun efek ini tampaknya tidak terdapat dalam suplemen beta karoten.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: nytimes