Your browser does not support JavaScript!
 21 Apr 2021    14:00 WIB
Tidak Disangka Hal Ini Bisa Membatalkan Puasa
  Berpuasa bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, ketika berpuasa kita harus menahan segala godaan, godaan dari makanan maupun godaan hawa nafsu yang dapat menganggu puasa. Nah kalian juga harus mengetahui ada beberapa hal yang bisa membuat puasa kita menjadi batal lohh!.  Jadi apa saja yang bisa membuat puasa kita batal? Simak penyebab dibawah ini! 1.     Muntah secara sengaja Muntah yang bisa membatalkan puasa adalah muntah yang dilakukan secara sengaja atau dilakukan secara sadar. tetapi jika muntah tidak disengajai contohnya kamu sakit tiba-tiba muntah dan tidak ada niatan muntah, itu tidak akan membatalkan puasa, selagi muntahannya tidak tertelan.   2.     Merokok Merokok adalah hal  yang dilarang ketika berpuasa, jika merokok ketika sedang  berpuasa akan membuat puasa menjadi batal. Ketika kamu tidak makan dan tidak minum waktu puasa, tetapi kamu merokok, tetap saja puasa kamu akan batal. Karena ketika merokok akan menghisap nikotin dan nikotin tesebut akan masuk kedalam lambung.   3.     Emosi yang terlalu berlebihan Ketika berpuasa kita diharuskan untuk menahan hawa nafsu mulai dari sahur hingga buka puasa. Bukan hanya itu saja, kita juga harus menahan emosi ketika sedang berpuasa , jika kita emosi atau marah secara berlebihan dapat membuat puasa kita batal.   4.     Berhubungan seksual Berhubungan seksual ketika berpuasa dapat membatalkan puasa. Bagaimana kalau saya berhubungan seksual dengan suami atau istri saya, apakah membatalkan puasa? Jawabannya iya, karena ketika berhubungan seksual berarti tidak dapat menahan hawa nafsu, tetapi kalau hubungan seksual suami istri dilakukan saat sudah berbuka puasa itu tidak akan membatalkan puasa.   5.     Memasukan sesuatu kelubang yang ada ditubuh Jika kamu secara sengaja memasukan sesuatu kelubang yang ada ditubuh, contohnya seperti mulut, hidung, dubur, atau telinga. Baik memasukan makanan, minuman atau benda yang lain-lain itu dapat membuat puasa batal. Tetapi jika memasukan benda tidak melewati batas sampai tenggorokan, itu tidak akan membatalkan puasa, walaupun benda tersebut berada didalam mulut.   Baca juga: Agar Sehat Terus Selama Bulan Puasa, Ini Tips Yang Wajib Anda Coba! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.
 20 Apr 2021    12:00 WIB
Mengkonsumsi Kurma Saat Buka Puasa Bisa Bikin Cantik Loh!
Semua orang pasti tidak asing dengan buah kurma, karena kurma identik dengan bulan rahmadan. Buah kurma sering kali dijadikan untuk menu buka puasa. Mengkonsumsi buah kurma banyak memiliki manfaat baik untuk tubuh. Selain untuk menu buka puasa kurma ternyata juga bisa mempercantik kita loh! Nah jadi apa aja sih manfaat kurma untuk kecantikan? Simak manfaat berikut ini! 1.     Mencegah penuaan Menjaga Kesehatan kulit itu hal yang sangat perlu di perhatikan, penuaan pada kulit bisa terjadi pada orang yang sudah berusia atau orang yang masih muda, kerutan pada wajah bisa mucul secara perlahan seiring bertambahnya usia setiap orang. Kenapa kurma bisa membantu mencegah penuaan dini? Karna kurma mengandung antioksidan yang tinggi sehingga dapat membantu menunda kerutan pada kulit, selain itu buah kurma juga dapat mencegah kerusakan sel yang terjadi pada tubuh. Antioksidan ini dapat mencegah radikal bebas. Usahakanlah mengkonsumsi kurma ketika buka puasa dan sahur, nah dengan mengkonsumsi kurma secara teratur dapat membantu mencegah penuaan dini pada kulit.   2.     Membuat kulit menjadi lembut Kurma memiliki kandungan vitamin A, dan C, fungsi vitamin yang terkandung dalam kurma dapat meregenerasi kulit. Untuk hasil yang maksimal harus rutin  mengkonsumsi kurma ketika sahur dan buka puasa dapat membuat kulit kita menjadi lebih lembut.   3.     Mengatasi masalah kulit Seperti yang kita ketahui kurma mengandung vitamin B, mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B dapat membantu kita untuk menjaga kesehatan kulit, selain membantu menjaga kesehatan kulit, vitamin B juga dapat membantu menyelesaikan masalah yang terjadi pada kulit, contohnya seperti jerawat.   4.     Menyehatkan rambut Rambut yang sehat membutuhkan nutrisi vitamin, vitamin yang bisa membantu menjaga kesehatan rambut adalah vitamin B5, dengan mengkonsumsi kurma vitamin B5 yang dibutuhkan oleh rambut dapat terpenuhi jika rutin mengkonsumsi kurma. Buah kurma dapat membantu mencegah masalah yang terjadi pada rambut, contohnya adalah rambut kering dan bercabang.   Baca juga: Buka Puasa Dengan Buah-buahan Manis Yuk! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 19 Apr 2021    14:00 WIB
Puas Tapi Berat Badan Naik, Kok Bisa?
Ketika sedang berpuasa pasti kita tidak mengkonsumsi makanan seharian, setelah seharian tidak makan dan minum pasti tubuh kita akan terasa lapar. Nah siapa yang ketika berbuka puasa, semua makanan di konsumsi sepuasnya. Sebenarnya makan yang terlalu berlebihan ketika berbuka puasa bisa membuat perut sakit dan begah. Mengkonsumsi makanan secara terbur-buru akan membuat porsi makan kamu semakin banyak,  akibatnya dapat membuat berat badan naik. Nah jadi bagaimana caranya sih biar berat badan tidak naik ketika puasa? Simak tips dibawah ini! 1.     Konsumsi makanan berserat Sebaiknya pada waktu buka puasa dan sahur lebih baik mengkonsumsi makanan yang berserat, ketika asupan serat tercukupi berat badan kita akan tetap terjaga. Karena serat adalah karbohidrat yang tidak bisa dicerna oleh tubuh, sehingga lambung akan tetap terasa penuh ketika sedang berpuasa. Tubuh membutuhkan serat dari buah-buahan dan sayur karena memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.   2.     Jangan konsumsi makanan yang berlemak dan manis Ketika berbuka puasa sebaiknya jangan mengkonsumi makanan yang berlemak seperti gorengan. Mengkonsumsi makanan yang segar pasti sangat melegahkan dahaga,seperti es buah,  tahukah kamu bahwa makanan berlemak dan manis tersebut akan membuat berat badan kamu bertambah. Sebaiknya pilih 1 menu yang manis atau berlemak dengan porsi yang kecil.     3.     Pola tidur yang cukup Ketika sedang puasa waktu tidur kita pasti akan berubah karena sahur, nah waktu tidur bisa mempengaruhi berat badan kita loh, kenapa? Karena ketika kita tidur metabolisme tubuh kita akan normal, orang yang kurang tidur biasa memiliki berat badan yang lebih berat dari pada orang normal. Waktu normal untuk tidur adalah 7-8 jam setiap malam.   4.     Banyak mengkonsumsi air putih Ketika berbuka puasa usahakanlah konsumsi air putih, karena air putih bisa menghilangkan dehidrasi didalam tubuh, dan juga mengkonsumsi air bisa membat tubuh kita untuk merasa lebih kenyang, sehingga membuat kita tidak mengkonsumsi makanan terlalu berlebihan.   Baca Juga: Sakit Maag Tidak Boleh Puasa? Ikuti Tips Ini Agar Puasa Lancar Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 16 Apr 2021    12:00 WIB
Puasa Bisa Bikin Cantik? Kok Bisa?
Ketika berpuasa tubuh bisa mendapatkan banyak manfaat, puasa bisa untuk menyehatkan tubuh, meningkatkan iman dan juga memiliki khasihat untuk kecantikan loh! Kok bisa? Karena ketika kita berpuasa tubuh kita terdetoks dari dalam tubuh sehingga dapat mengurangi racun didalam tubuh, racun dalam tubuh itu berasal dari makanan yang kita konsumsi. Nah jadi apa saja manfaat puasa untuk kecantikan? Simak manfaat dibawah ini! 1.     Awet muda Ketika tubuh kita sedang berpuasa tubuh kita, tubuh kita tidak mengkonsumsi makanan, sehingga kadar gula dan kolestrol yang ada didalam tubuh mengalami penurunan. Ketika tidak berpuasa tubuh kita akan mengkonsumsi makanan,sehingga tubuh kita akan mengeluarkan insulin yang sangat banyak, dampaknya adalah dapat mengakibatkan penuaan sel.   2.     Mencegah jerawat Puasa memiliki fungsi yaitu mendetoks tubuh dari dalam, nah ketika puasa bisa membantu membersihkan kulit kita dari dalam karena tubuh kita dari dalam, karena tubuh kita tidak mengkonsumsi apa-apa jadi tubuh kita tidak mencerna apa-apa, sehingga tubuh kita dapat fokus meregenerasi kulit kita dan membersihkan bakteri penyebab jerawat.   3.     Memutihkan kulit Usahakanlah mengkonsumsi makanan bergizi tinggi ketika sahur dan buka puasa, sehingga dapat memperbaiki sel-sel kulit kita. Ketika sedang puasa kulit kusam pun bisa diatasi, dari detoksifikasi dapat membuat kulit kita menjadi lebih mudah untuk menyerap nutrisi dari makanan yang sudah dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa.   4.     Rambut menjadi sehat Ketika sedang berpuasa rambut kita akan ikut mengalami regenerasi, kamu bisa coba dengan cara ketika sahur dan berbuka puasa jagalah pola makan dan konsumsi air yang banyak, Nah dengan cara ini rambut kamu akan kembali sehat. Rambut akan menjadi halus dan tidak mudah patah.   Baca Juga:  Rahasia Tetap Cantik Selama Puasa Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  
 15 Apr 2021    14:00 WIB
Agar Sehat Terus Selama Bulan Puasa, Ini Tips Yang Wajib Anda Coba!
Sebentar lagi kita akan menyambut bulan suci ramadhan. Seperti yang kita ketahui puasa bedampak positif untuk kesehatan. Agar Anda tetap sehat saat puasa, berikut tips yang dapat kamu ikuti: Minum yang cukup Seperti kita ketahui saat berpuasa hampir 14 jam tubuh tidak mendapatkan asupan cairan. Oleh karena itu Anda perlu memperhatikan air yang Anda minum. Usahakan untuk minum 8 gelas sehari. Makan yang sehat Konsumsi makanan yang sehat saat Anda sahur dan berbuka. Usahakan makanan yang Anda santap tidak hanya enak namun memiliki kandungan gizi yang tepat dan seimbang.   Jangan langsung makan besar saat berbuka puasa Anda bisa memulainya dengan buah seperti kurma dan teh manis. Hal ini akan membantu menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil, namun tidak mengganggu pencernaan. Karena tidak membuat perut Anda "kaget".   Jangan makan terlalu banyak saat berbuka puasa Anda memang sudah berpuasa selama 14 jam. Namun bila Anda berlebihan maka ini akan membuat tubuh Anda "kaget". Hal ini akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah berlebihan, mengganggu pencernaan dan membuat Anda jadi "malas" untuk melakukan ibadah malam hari.   Kurangi aktivitas yang terlalu berat Bila Anda terbiasa olahraga, sebaiknya Anda mengurangi intensitas dan durasi Anda berolahraga. Anda boleh tetap melakukan olahraga ringan di sore hari menjelang berbuka puasa. Semoga dengan tips diatas dapat membantu Anda dapat berpuasa dengan lancar. Selamat menjalankan ibadah puasa.   Baca Juga: Ingin Puasa Tetap Nyaman? Ikuti Tips Berikut   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: prevention
 14 Apr 2021    12:00 WIB
Rahasia Tetap Cantik Selama Puasa
Ketika puasa tubuh kita pasti kekurangan cairan pada tubuh. Kekurangan cairan pada tubuh bisa membuat kulit kita menjadi lebih kering. Kulit yang kering bisa mempengaruhi penampilan loh! Hal ini bisa diatasi dengan cara menjaga pola makan dan aktivitas ketika sedang puasa. Nah untuk kalian yang ingin tetap tampil cantik selama puasa tanpa menggunakan make up, simak tips dibawah ini! 1.     Minum air yang banyak saat sahur dan buka puasa Ketika sedang berpuasa badan kita kekurangan banyak cairan pada tubuh, sehingga membuat kulit kita menjadi dehidrasi, akibatnya kulit kita menjadi lebih kering. Saat berbuka atau sahur disarankan untuk konsumsi 8 gelas air, mengkonsumsi air yang banyak ketika sahur dan berbuka dapat mengembalikan kelembaban kulit. Nah jadi banyak mengkonsumsi air dapat mempengaruhi kecantikan kulitmu loh .   2.     Mengkonsumsi buah dan sayur Ketika kamu sedang buka puasa atau sahur usahakanlah jangan mengkonsumsi  goreng-gorengan, atau makanan yang berlemak. Nah kamu lebih baik mengkonsumsi buah dan sayur, agar kebutuhan  vitamin untuk kulit terpenuhi, kamu disarankan memilih buah yang memiliki kandungan air yang banyak agar bisa memenuhi cairan pada tubuhmu. Mengkosumsi buah dan sayur dapat membuat kulit kamu cantik secara alami.   3.     Waktu tidur yang cukup Usahakanlah pada waktu berpuasa waktu tidur kamu cukup, waktu tidur yang baik ketika kamu berpuasa adalah 7-8 jam pada malam hari. Ketika sahur tentunya kita harus bangun lebih pagi bukan? Sebaiknya kamu memajukan jam tidur kamu, sehingga waktu tidurmu tidak terpotong karena sahur. Nah dengan waktu tidur yang cukup kamu memberikan waktu kepada tubuh untuk memperbaiki kulit kamu. Jika waktu tidur kamu tidak cukup itu bisa mempengaruhi kesehatan kulit. Nah Ladies jadi sudah tahu kan tipsnya agar tetap tampil cantik ketika kamu sedang puasa? Coba tips ini dan rasakan manfaatnya. Semoga berhasil ya Ladies!   Baca juga: Bagi Anda Yang Sering Melakukan Puasa Satu Kali Dalam Seminggu, Ini Manfaat Yang Akan Didapat Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang              
 21 Jul 2020    16:00 WIB
Apakah Diet Puasa Dapat Menurunkan Resiko Penyakit Jantung?
Apakah diet puasa dapat menurunkan resiko penyakit jantung? Mungkin saja. Para peneliti memang belum dapat memastikan mengapa, tetapi kemungkinan dengan menjalankan puasa (tidak makan dan minum selama 24 jam) ternyata dapat meningkatkan kesehatan jantung Anda. Sulit untuk mengatakan apa saja efek puasa untuk kesehatan jantung Anda karena ada sebagian orang yang menjalankan puasa dengan teratur dengan alasan agama. Orang-orang ini juga cenderung tidak merokok dan minum alkohol, yang juga merupakan faktor mengurangi resiko penyakit jantung. Tetapi, akan tetap terlihat bahwa mereka yang menjalankan diet puasa mempunyai kondisi jantung yang lebih baik dibanding mereka yang tidak melakukannya. Hal ini mungkin disebabkan karena mereka yang berpuasa secara rutin memiliki kontrol diri untuk membatasi asupan kalori yang mereka makan dan minum dan perilaku ini dapat diartikan sebagai perubahan pola makan menjadi lebih baik saat mereka tidak melakukan puasa. Hubungan antara puasa periodik dan kondisi jantung yang lebih baik juga dapat terkait dengan cara tubuh Anda melakukan proses metabolisme kolesterol dan gula. Puasa reguler dapat menurunkan kadar LDL kolesterol atau kolesterol jahat. Puasa juga dapat memperbaiki metabolisme tubuh terhadap gula. Hal tersebut akan mengurangi resiko penambahan berat badan dan menurunkan resiko diabetes dimana keduanya merupakan faktor resiko dari penyakit jantung. Jika Anda mempertimbangkan untuk melakukan puasa periodik, maka konsultasikan dahulu dengan dokter Anda sebelum melakukannya. Dokter Anda akan mengatakan apakah berpuasa akan baik untuk Anda lakukan atau tidak dan bagaimana Anda harus melakukannya. Ingatlah bahwa dengan melakukan puasa secara teratur tidak hanya dapat meningkatkan kesehatan jantung Anda tetapi juga meningkatkan kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan.   Sumber: mayoclinic
 18 Jul 2020    08:00 WIB
Diet Puasa, Seberapa Efektifkah Untuk Kesehatan Tubuh ?
Halo sahabat setia Dokter.Id, bagi kita yang mengalami masalah berat badan, atau punya masalah obesitas, apalagi yang siap-siap mau menjadi mempelai, atau bagi yang tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya, nah, pembahasan kita hari ini bisa membantu banget loh. Mungkin kata diet sering kita dengar, apalagi puasa, namun kalau kedua kata ini digabung, hmm…apa artinya yah, kok terdengar sama saja. Mari kita cari tahu. Diet puasa (Intermitten fasting) adalah perputaran pola makan kita, di antara waktu makan dan puasa. Cara diet puasa (Intermitten Fasting) bukan membahas tentang makanan apa yang harus dimakan, tetapi lebih tepatnya, membahas tentang kapan kita harus memakannya. Ada beberapa metode puasa intermitten yang berbeda, yaitu melalui pembagian hari atau minggu, menjadi periode makan dan periode puasa. Kita dapat melakukan ini dengan melewatkan sarapan, makan makanan pertama kita di siang hari dan makan terakhir kita pada jam 8 malam. Maka kita secara teknis puasa selama 16 jam setiap hari, dan membatasi selang makan kita selama 8 jam, dari jam 12 siang menuju jam 8 malam. Ini adalah bentuk puasa intermitten paling populer, dikenal sebagai metode 16/8. Terlepas dari apa yang kita pikirkan, puasa intermitten sebenarnya cukup mudah dilakukan. Banyak orang melaporkan merasa lebih baik dan memiliki lebih banyak energi selama menjalani diet puasa. Kelaparan biasanya bukan masalah besar, meskipun itu bisa menjadi masalah di awal, sementara tubuh kita mulai terbiasa tidak makan untuk waktu yang lama. Tidak ada makanan yang diizinkan selama periode puasa, tetapi kita masih dapat minum air, kopi, teh, dan minuman non-kalori lainnya. Beberapa bentuk puasa intermitten diperbolehkan mengkonsumsi sejumlah kecil, makanan rendah kalori selama periode puasa. Mengonsumsi suplemen umumnya diperbolehkan saat berpuasa, asalkan tidak ada kalori di dalamnya. Puasa intermiten telah menjadi sangat trendi dalam beberapa tahun terakhir ini, khususnya bagi kalangan selebrity dan para pefitnes. Berikut beberapa cara diet puasa (Intermitten fasting): Metode 16/8: Cara diet puasa selama 16 jam setiap hari, yaitu hanya makan siang (jam 12) dan makan malam pada jam 8 malam. Makan-Berhenti-Makan: Sekali atau dua kali seminggu, jangan makan apa pun, sejak makan malam satu hari, sampai makan malam di hari berikutnya (dalam hitungan 24 jam). 5: 2 Diet: Selama 2 hari dalam seminggu, makan hanya sekitar 500-600 kalori. Memang lebih banyak orang yang menjadi penggemar metode 16/8 (dipopulerkan oleh Martin Berkhan dari LeanGains), karena metode ini dianggap sebagai metode yang paling sederhana dan paling mudah untuk dijalani. Karena kebanyakan orang biasanya tidak terlalu lapar di pagi hari, dan tidak merasa harus makan sampai sekitar jam 1 siang. Lalu kita bisa makan makanan terakhir kita di antara jam 6 - 9 malam, jadi kita akhirnya secara naluriah puasa selama 16-19 jam setiap hari. Lalu apa saja keuntungan yang bisa kita dapatkan dari diet puasa (Intermitten fasting) ini: Puasa Intermitten Mengubah Fungsi Sel, Gen dan Hormon. Ketika kita berpuasa, kadar insulin menurun dan hormon pertumbuhan kita meningkat. Sel-sel kita juga memulai proses perbaikan seluler yang penting dan mengubah gen mana yang akan di ekspresikan. Puasa Intermitten dapat membantu kita menurunkan Berat Badan dan Lemak Perut. Puasa Intermitten dapat mengurangi Resistensi Insulin, menurunkan risiko Diabetes Tipe 2. Puasa Intermitten dapat mengurangi Stres dan Peradangan Oksidatif di tubuh. Puasa Intermitten bermanfaat bagi kesehatan jantung. Puasa Intermitten menginduksi berbagai proses perbaikan seluler. Puasa Intermitten dapat membantu mencegah Kanker. Puasa Intermitten baik untuk Otak kita. Puasa Intermitten dapat membantu mencegah penyakit Alzheimer. Puasa Intermiten dapat memperpanjang Umur kita.   Well…sahabat, setelah mendengar penjelasan di atas, bagi kita yang ada masalah kesehatan atau susah sekali menjalani diet, kita bisa mencoba cara diet puasa (Intermitten fasting) ini. Semoga berhasil dan tetap Semangat yah…salam sehat!   Sumber : www.medicalnewstoday.com
 12 May 2020    11:00 WIB
Kapan Seorang Anak Sebaiknya Mulai Berpuasa?
Berpuasa memang merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim yang telah dewasa, namun pernahkah Anda bertanya-tanya kapan sebenarnya seorang anak harus mulai berpuasa seperti halnya orang dewasa? Seperti yang tertulis di dalam kitab suci agama Islam, Al Quran, seorang anak dianjurkan untuk mulai belajar berdoa (sholat) saat ia telah berusia 7 tahun, bahkan harus "dipaksa" (diberi hukuman bila tidak sholat) sholat saat ia telah berusia 10 tahun, dan diwajibkan untuk melakukan sholat saat ia telah memasuki usia pubertas. Tanda-tanda pubertas yang dapat ditemukan adalah mulai timbulnya gairah seksual atau tumbuhnya rambut di daerah kemaluan atau keluarnya sperma tanpa disadari saat tidur atau telah berusia 15 tahun. Bagi seorang remaja perempuan, tanda pubertas adalah saat ia telah mulai mengalami menstruasi. Akan tetapi, masih menurut Al Quran, kewajiban sholat ini tidak berlaku pada beberapa keadaan di bawah ini, yaitu: Saat seseorang sedang tertidur Saat seorang anak belum memasuki masa pubertas Saat seseorang mengalami gangguan kejiwaan Jadi, kapan sebaiknya seorang anak mulai diwajibkan untuk melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan? Sama seperti halnya sholat, menurut Al Quran, seorang anak laki-laki dan perempuan mulai dianjurkan untuk berpuasa saat mereka telah berusia 7 tahun hingga mereka pun mulai terbiasa berpuasa. Para orang tua pun diwajibkan untuk mengajarkan anaknya mulai berpuasa saat sang anak telah berusia 7 tahun. Dan saat sang anak telah memasuki masa pubertas, maka mereka pun wajib untuk berpuasa seperti halnya orang dewasa. Bagaimana bila sang anak baru saja mencapai masa pubertasnya di bulan Ramadan? Bila ulang tahun sang anak yang ke 15 bertepatan dengan hari puasa, maka ia pun wajib berpuasa di hari itu, tetapi hanya setengah hari (hanya hingga pukul 12 siang), akan tetapi hari berikutnya, ia wajib berpuasa penuh (hingga azan maghrib berkumandang).   Baca juga: Pola Hidup Sehat Saat Bulan Puasa     Sumber: islamweb
 12 May 2020    03:00 WIB
Makanan Yang Baik Dikonsumsi Saat Sahur dan Berbuka
Selama bulan Ramadhan, para keluarga akan berkumpul untuk menikmati sajian makanan. Pada saat seperti ini pasti akan terpikir untuk mengonsumsi makanan favorit setelah hampir 14 jam berpuasa. Namun seperti kita ketahui, saat berpuasa seseorang tidak akan makan dan minum hampir 14 jam sehingga diperlukan nutrisi yang tepat saat santap sahur dan saat berbuka puasa.   Makanan apa yang baik dikonsumsi saat Sahur dan berbuka puasa? - Untuk sahur Menu untuk Sahur harus sehat. Karena pada keadaan ini makanan yang dikonsumsi harus mampu menyediakan energi yang cukup untuk bertahan selama berjam-jam saat Anda berpuasa.  Untuk Sahur harus terdapat makanan seperti:  Buah-buahan dan sayuran  Buah-buahan dan sayuran kaya akan serat, buah-buahan dan sayuran penting untuk dikonsumsi oleh Anda yang akan berpuasa karena dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu mencegah terjadinya sembelit. Selain itu buah-buahan dan sayuran juga mengandung vitamin, mineral dan fitokimia yang penting untuk kesehatan. Beras dan karbohidrat lainnya Karbohidrat tinggi serat seperti beras merah dan roti gandum membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga membantu untuk mempertahankan energi yang lebih lama.  Daging dan sumber protein lainnya Ayam tanpa kulit, ikan dan produk susu rendah lemak adalah sumber protein. Dengan mengonsumsi makanan tinggi protein hal ini akan membatasi asupan lemak. Selain itu, makanan tinggi protein membantu memperbaiki dan membentuk jaringan tubuh, dan membangun sistem kekebalan tubuh Anda. Mengkonsumsi produk susu tinggi kalsium Mengkonsumsi produk susu tinggi kalsium juga membantu mempertahankan tulang yang kuat. Untuk seseorang yang alergi terhadap laktosa dapat memilih susu bebas laktosa atau susu kedelai yang diperkaya kalsium.    - Untuk berbuka puasa Saat berbuka adalah waktu dimana Anda mengisi kembali energi yang hilang selama berpuasa sehingga diperlukan untuk mengkonsumsi makanan dari semua kelompok makanan utama: seperti buah dan sayuran, nasi, serta daging (termasuk susu).  Buah dan sayuran  Health Promotion Board (HPB) merekomendasikan dua porsi sayuran dan dua porsi buah per hari. Sehingga Anda harus mengkonsumsi masing-masing satu porsi buah dan satu porsi sayuran dalam dua kali makan.  Selama bulan Ramdhan kurma menjadi makanan wajib yang sering dikonsumsi. Selain merupakan sumber energi yang baik, kurma juga kaya akan kalium sehingga  membantu otot dan saraf berfungsi dengan baik. Namun jangan terlalu banyak mengkonsumsi kurma, karena kurma tinggi akan gula. Beras dan karbohidrat lainnya Roti gandum, beras merah atau mie gandum adalah karbohidrat kompleks yang memberikan tubuh energi, kaya akan serat dan mineral. Dibandingkan dengan makanan manis dan makanan penutup yang akan terbakar dengan cepat, karbohidrat kompleks ini memberikan energi yang lebih stabil dan bertahan lama.  Daging dan sumber protein lainnya Jangan lupakan makanan yang satu ini yaitu makanan yang kaya akan protein seperti daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, telur, kacang-kacangan dan produk susu rendah lemak.   Untuk menjaga makanan Anda tetap sehat, batasi penggunaan minyak dan lebih baik mengunakan cara mengukus, memanggang, memanggang. Ketika memilih minyak, Anda juga harus lebih baik memilih lemak tak jenuh seperti minyak canola dan minyak kedelai. Gunakan saat Ramadan ini untuk menumbuhkan kebiasaan makan yang baik. Dan pada saat bulan puasa berakhir, Anda akan merasa lebih sehat.     Sumber : healthxchange