Your browser does not support JavaScript!
 26 Jun 2020    18:00 WIB
Uang Menjadi Penyebab Pertengkaran Anda dan Pasangan? Cegah Dengan Tips Berikut Ini!
•    Jangan Sembunyikan HutangHampir setiap orang pasti pernah mengalami kesulitan keuangan. Hutang kartu kredit yang besar dapat sangat mempengaruhi hubungan Anda dan pasangan. Oleh karena itu, kesampingkanlah rasa malu Anda dan beritahukan pada pasangan Anda mengenai jumlah hutang yang Anda miliki.     •    Buat Anggaran BelanjaJika Anda ingin menghindari pertengkaran dengan pasangan akibat uang, maka Anda dan pasangan harus sama-sama membuat suatu anggaran belanja. Dengan demikian, Anda dan pasangan akan sama-sama mengetahui ke mana saja penghasilan Anda dan pasangan dibelanjakan. Selain itu, dengan membuat anggaran belanja, maka Anda dan pasangan dapat mengetahui berapa banyak uang yang dapat Anda belanjakan dan berapa banyak uang yang dapat Anda tabung.    •    Jangan Sembunyikan Pembelian AndaSebelum mulai membuat anggaran belanja bersama, akan lebih baik bila Anda memberitahukan pada pasangan Anda semua pembelanjaan Anda. Kepercayaan merupakan hal yang penting dalam membangun suatu hubungan.    •    Buatlah Rencana Pembelajaan BersamaJika Anda akan membeli suatu barang yang cukup mahal atau ada pengeluaran besar yang harus dikeluarkan, maka jangan lupa untuk memberitahu pasangan Anda dan mendapatkan persetujuannya sebelum melakukan pembelanjaan tersebut. Hal ini dapat membantu mencegah terjadinya pertengkaran di antara Anda dan pasangan.    •    Carilah Penghasilan SendiriJika Anda memiliki penghasilan sendiri, maka Anda mungkin tidak perlu memberitahukan semua pembelanjaan kecil Anda pada pasangan Anda. Akan lebih baik bila Anda dan pasangan sama-sama memiliki suatu dana yang memang dikhususkan untuk pembelanjaan pribadi.     •    Saling MenghormatiSetiap orang pastinya pernah melakukan pembelanjaan yang salah atau impulsif (tanpa pertimbangan). Jika pasangan Anda pernah melakukan hal ini, maka jangan pernah mengkritik mereka, tidak perduli siapa yang lebih baik dalam mengatur pengeluaran. Cobalah untuk lebih menghargai keputusan dan pilihan pasangan Anda.   Sumber: womanitely
 13 Jun 2020    18:00 WIB
5 Hal yang Dapat Membuat Pria Tertarik Pada Wanita
1.  Tawa AndaPria biasanya tertarik pada tawa seorang wanita. Tawa anda menyimpan suatu keunikan tersendiri bagi diri anda yang dapat membuat lawan jenis anda tertarik untuk mengenal anda lebih jauh. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku bila tawa anda terdengar seperti seorang penyihir atau bila anda mendengus atau mengorok saat tertawa. Kedua hal ini justru dapat membuat pria menjauhi anda.2.  Gigi yang RapiSenyuman indah dan susunan gigi yang rapi di dalam mulut anda dapat membuat lawan jenis anda merasa tertarik pada anda. Pria biasanya menyukai kesesuaian antara lebar mulut dan wajah anda, serta susunan gigi anda. Walaupun tidak semua pria tertarik pada kesempurnaan susunan gigi anda, akan tetapi semua orang bahkan anda sendiri tentunya akan lebih tertarik dengan orang yang memiliki higienitas mulut yang baik.3.  Kebiasaan atau Hobi Aneh AndaSalah satu hal yang dapat membuat pria tertarik pada wanita adalah justru keanehan anda. Meskipun terdengar aneh, pria seringkali menyukai hal-hal aneh atau berbagai hal yang tidak anda sangka akan disukai oleh pria seperti tingkah laku anda yang aneh atau kebiasaan anda yang aneh atau hobi anda yang aneh dan sebagainya. 4.  Kecanggungan AndaSetiap wanita tentunya pernah mengalami suatu saat di mana ia tampil canggung, tidak anggun, dan tidak sempurna. Akan tetapi, tahukah anda bahwa hal ini justru dapat membuat seorang pria tertarik pada anda? Jadilah diri anda dan jangan berusaha untuk selalu tampil sempurna, karena tidak ada orang yang sempurna, dan pria pun menyukai ketidaksempurnaan anda ini.5.  Keramahan AndaBiasanya, wanita memiliki kemampuan yang lebih baik daripada pria dalam hal keramahan, simpati, toleransi, dan empati. Pria biasanya merasa lebih tertarik pada seorang wanita yang ramah dan memiliki rasa empati yang tinggi daripada seorang wanita yang tidak ramah.Sumber: allwomenstalk
 10 Jun 2020    08:00 WIB
Tidak Dapat Hidup Tanpa Ponsel? Awas Nomophobia
Nomophobia merupakan rasa takut tidak dapat selalu terhubung dengan ponsel setiap saat. Kebanyakan orang tidak dapat membayangkan hidupnya tanpa ponsel, terutama smartphone, dan mereka secara konstan memeriksa ponselnya untuk memastikan apakah ada notifikasi atau email masuk ke ponselnya. Mereka yang menderita nomophobia akan menganggap ponsel sebagai bagian terpenting dari hidupnya agar tetap terhubung dengan orang lain, dengan demikian mereka akan merasa lebih tenang dan merasa lebih dekat dengan kenalannya yang jauh. Secara umum mereka yang menderita nomophobia akan merasa cemas, gugp dan juga tingkat stress akan meningkat tajam saat menyadari betere handphonenya habis atau saat masuk ke daerah dimana tidak ada sinyal. Jika Anda mengalami gejala yang disebutkan diatas maka Anda menderita nomophobia. Apakah nomophobia baik atau buruk?Fobia ini sebenarnya timbul karena kecanduan yang menyebar ke seluruh dunia seperti api. Nomophobia dapat memberi pengaruh yang tidak baik untuk kesehatan tubuh dan juga kehidupan sosial seseorang. Fobia itu sendiri sudah berasosiasi buruk. Dengan pertumbuhan jalur komunikasi dan tehnologi yang semakin canggih di seluruh penjuru dunia membuat kita bergantung pada penggunaan ponsel agar tetap terhubung dengan orang lain sepanjang hari. Masalah yang timbul saat Anda mengalami nomophobiaNomophobia dapat berpengaruh pada kesehatan Anda dan juga pada kehidupan sosial Anda. Telah diketahui jika penggunaan tehnologi secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti kanker, carpal tunnel sindrom, gangguan syaraf pusat. Juga sudah banyak kasus terjadinya kecelakaan yang berhubungan dengan penggunaan ponsel saat berkendara. Sama seperti internet, ponsel juga membuat kemampuan sosial kita berkurang dan dapat memberikan masalah sosial terhadap keseimbangan kehidupan kita di tengah masyarakat.Sumber: healthmeup
 19 Apr 2020    11:00 WIB
Menggigit Kuku Bisa Mengganggu Kesehatan
Kebiasaan menggigiti kuku atau yang juga dikenal dengan nama onikofagia, merupakan kebiasaan yang diderita oleh banyak orang bahkan tanpa ia sadari. Kebiasaan ini biasanya dimulai sejak masa kanak-kanak dan dapat berlanjut hingga mereka menjadi orang dewasa. Tanpa disadari, seseorang dapat menggigiti kukunya saat mereka sedang melakukan aktivitas lainnya seperti membaca, menonton televisi, berbicara, atau menelepon. Kebiasaan ini akan semakin sering dilakukan saat ia mengalami stress atau sedang bahagia atau sedang merasa bosan. Kadangkala, kebiasaan menggigiti kuku juga dapat merupakan gejala dari gangguan kesehatan lain yang lebih berbahaya seperti gangguan obsesif-kompulsif atau gangguan depresi. Jika Anda merupakan salah satu orang yang sering menggigiti kukunya, maka sekarang adalah saat yang tepat untuk berhenti karena selain efek kosmetik, kebiasaan menggigiti kuku ternyata juga berbahaya bagi kesehatan lho! Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa dampak berbahaya dari kebiasaan menggigiti kuku bagi kesehatan.   Menyebarkan Kuman ke Dalam Mulut Tangan dan kuku Anda dipenuhi oleh bakteri, jamur, dan berbagai kuman berbahaya lainnya. Saat Anda memasukkan tangan dan kuku yang belum dicuci ke dalam mulut Anda, maka resiko terjadinya infeksi pun akan meningkat. Kuku merupakan lokasi paling ideal bagi tempat tinggal bakteri seperti salmonella dan E.coli. Selain itu, kebiasaan menggigiti kuku juga meningkatkan resiko terjadinya kutil dan infeksi herpes. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2007, anak-anak yang memiliki kebiasaan menggigiti kuku memiliki lebih banyak bakteri Enterobacteriaceae di dalam mulutnya dibandingkan dengan anak-anak yang tidak memiliki kebiasaan tersebut.   Memicu Terjadinya Gangguan Pencernaan Saat Anda menggigiti kuku, maka berbagai jenis kuman penyakit berbahaya pun akan berpindah dari kuku Anda ke dalam mulut Anda, yang kemudian akan masuk ke dalam usus Anda. Begitu sampai di dalam perut, berbagai kuman penyakit ini dapat menyebabkan berbagai jensi gangguan pencernaan yang dapat memicu terjadinya diare dan nyeri perut. Anak-anak yang memiliki kebiasaan menggigiti kuku juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami berbagai jenis gangguan pencernaan seperti cacingan karena daya tahan tubuhnya yang lebih lemah.   Menyebabkan Infeksi Kuku Menggigiti kuku juga dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi pada kuku. Saat Anda menggigiti kuku, maka robekan atau luka lecet kecil dapat terjadi pada daerah di sekitar kuku Anda. Bakteri berbahaya, jamur, dan berbagai kuman penyakit lainnya dapat masuk melalui luka kcil ini dan menyebabkan infeksi. Infeksi dapat menyebabkan daerah kulit di sekitar kuku membengkak, merah, dan bernanah; yang akan sulit diobati bila Anda masih saja menggigiti kuku.   Merusak Bantalan Kuku Selain membuat kuku Anda lebih rentan terhadap infeksi, menggigiti kuku juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan serius pada bantalan kuku, kutikel kuku, dan kulit di sekitar kuku. Menggigiti kuku dalam waktu lama juga dapat menyebabkan terjadinya pemendekan kuku yang tidak dapat diperbaiki lagi.   Baca juga: Hubungan Antara Bentuk Kuku dan Kepribadian Anda   Menyebabkan Gangguan Gigi Menggigiti kuku juga tidak baik bagi kesehatan gigi Anda. Kebiasaan ini dapat mengganggu oklusi gigi dan membuat gigi Anda tergeser dari tempatnya semula. Selain itu, kebiasaan buruk ini juga dapat membuat gigi depan menjadi retak atau bahkan patah, apalagi bila Anda menggunakan kawat gigi. Selain berdampak buruk pada gigi, menggigiti kuku juga dapat merusakan jaringan gusi Anda.   Menyebabkan Terjadinya Bruxism Seseorang yang menggigiti kukunya saat merasa stress memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami bruxism. Hal ini dikarenakan mereka yang memiliki kebiasaan buruk ini dapat menggigiti pensil atau menggeretakkan gigi saat merasa stress atau cemas saat tangan mereka disibukkan oleh aktivitas lainnya. Menggeretakkan gigi dapat membuat seseorang memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami bruxism. Bruxism dapat menyebabkan terjadinya nyeri wajah, nyeri rahang, otot tegang, nyeri kepala kronik, dan gigi sensitif.   Mengganggu Kualitas Hidup Kebiasaan menggigiti kuku sebenarnya berhubungan dengan keadaan emosional seseorang dan merupakan kebiasaan yang sering dilakukan saat seseorang merasa stress, cemas, dan bosan.   Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan kebiasaan menggigiti kuku: Potonglah kuku jari tangan Anda secara teratur dan pastikan kuku Anda tetap pendek. Anda tidak akan merasa tergoda untuk menggigiti kuku yang pendek Gunakan pemulas kuku yang pahit untuk membuat Anda enggan menggigiti kuku Coba lakukan perawatan manicure Saat menonton televisi atau membaca buku, tutupi kuku Anda dengan selotip atau stiker atau gunakan sarung tangan Saat Anda merasa stress atau tegang, genggamlah bola kecil untuk membuat tangan Anda tetap sibuk dan jauh dari mulut Anda Konsumsi makanan sehat untuk membantu proses perbaikan dan pertumbuhan kuku Berkonsultasilah ke seorang dokter untuk membantu menghentikan kebiasaan Anda tersebut   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 15 Apr 2020    16:00 WIB
Takut Pada Lubang Kecil? Anda Mungkin Menderita Fobia!
Takut atau merinding saat melihat lubang-lubang kecil seperti pada pori-pori kulit? Anda mungkin menderita suatu jenis fobia! Tripofobia merupakan suatu keadaan di mana seseorang merasa takut berlebihan saat melihat lubang-lubang kecil pada suatu area asimetris (batas tidak beraturan). Penderita tripofobia biasanya tidak menyadari bahwa mereka memiliki fobia tersebut. Penderita biasanya merasa takut, merinding, gatal, atau tidak nyaman saat melihat lubang-lubang kecil seperti sarang lebah, jamur, biji bunga teratai, gelembung, atau bahkan terumbu karang. Sebagian besar penderita tripofobia akan mulai merasa tidak nyaman, aneh, merinding, dan bahkan gatal di seluruh tubuh saat mereka melihat lubang-lubang kecil. Saat melihat lubang kecil pada pori-pori kulit, penderita juga dapat menjadi sangat stress karena mereka yakin bahwa lubang tersebut akan melebar dan menjadi lebih besar. Pada beberapa kasus, penderita tripofobia dapat menjadi sangat ketakutan saat digigit oleh serangga karena mereka percaya bahwa lubang bekas gigitan serangga tersebut akan membesar. Pihak American Psychiatric Associations serta Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders tidak mengakui kondisi tersebut sebagai fobia yang sesungguhnya. Menurut para ahli di bidang psikologi, gejala yang ditemukan pada penderita terjadi akibat rasa takut terhadap suatu penyakit tertentu yang tidak disadari oleh penderita, misalnya saat seseorang sakit cacar air, maka akan timbul suatu bintik-bintik kecil pada kulit yang dianggap sangat menjijikan.   Baca Juga: 10 Jenis Fobia Ekstrim dan Aneh   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang .   Sumber: cbsnews
 11 Mar 2020    18:00 WIB
Tips Sehat Untuk Si Workaholic
Tidur yang Cukup Tidur merupakan cara terbaik bagi tubuh Anda untuk memperbaiki berbagai hal di dalamnya. Tidur yang cukup merupakan bagian penting dari pola hidup sehat. Tidur yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan pikiran, menjaga berat badan, dan menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan. Tubuh Anda memerlukan waktu tidur yang cukup untuk menyiapkan cukup tenaga untuk esok hari.   Minumlah Vitamin Setiap Hari Kesibukkan Anda seringkali membuat Anda terlambat makan atau bahkan tidak makan sehingga tubuh Anda mungkin kekurangan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkannya. Mengkonsumsi vitamin setiap harinya secara teratur dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh Anda. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai suplemen multivitamin apa yang sebaiknya Anda konsumsi.   Berolahraga Secara Teratur Jika pekerjaan Anda mengharuskan Anda untuk duduk seharian di depan komputer, maka Anda membutuhkan olahraga setiap harinya. Olahraga dapat membuat Anda merasa lebih bersemangat, memperbaiki mood, dan membantu mengurangi rasa stress yang Anda rasakan. Berolahraga secara teratur juga dapat membantu menjaga kesehatan Anda secara keseluruhan.  Salah satu jenis olahraga yang sangat baik untuk mengurangi rasa stress dan membantu menjernihkan pikiran Anda adalah meditasi. Meditasi dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda dan membuat pikiran Anda menjadi lebih jernih.   Biarkan Diri Anda Beristirahat Sejenak Kantor Anda bukanlah tempat terbaik bagi tubuh dan pikiran Anda. Keluarlah dari ruangan Anda dan hiruplah udara segar di luar. Nikmatilah sinar matahari yang juga dapat bermanfaat bagi kesehatan kulit Anda dan membantu proses pembentukan vitamin D di dalam tubuh, hanya saja pastikan Anda tidak terpapar sinar matahari di antara pukul 10.00-16.00 karena bahaya radiasi sinar UV. Berjalan kaki di luar ruangan juga dapat membantu meningkatkan konsentrasi Anda dan membuat mood Anda menjadi lebih baik.    Siapkan Waktu Liburan Jika Anda mulai merasa lelah dan jenuh karena terus bekerja, maka berliburlah. Anda tidak perlu pergi ke luar negri atau ke luar kota untuk berlibur. Anda dapat melakukan berbagai kegiatan yang Anda sukai di rumah atau berpergian bersama keluarga atau teman-teman Anda.   Bacalah Buku Seorang workaholik tentunya merasa stress setiap harinya. Rasa stress ini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif pada kesehatannya. Untuk mengurangi rasa stress, Anda dapat membaca buku yang Anda sukai.    Istirahatlah Saat Sakit Walaupun Anda mungkin merasa tergoda untuk tetap bekerja walaupun sedang sakit, lawanlah godaan tersebut. Hal ini dapat membahayakan jiwa Anda. Jika Anda terus memaksakan diri untuk bekerja walaupun sedang sakit, maka Anda mungkin memerlukan waktu penyembuhan yang lebih lama, yang membuat Anda lebih lama tidak dapat bekerja.   Lakukan Kegiatan yang Anda Sukai Setiap orang tentunya memiliki suatu hal atau kegiatan yang disukainya (hobi). Jika pekerjaan Anda membuat Anda sangat sibuk dan stress, maka melakukan hobi Anda dapat membantu Anda merasa lebih rileks dan bahagia.   Sumber: womanitely
 30 Jan 2020    16:00 WIB
6 Cara Membantu Menghilangkan Rasa Takut Anak Pada Dokter Gigi
Bacakan Buku Mengenai Dokter Gigi Salah satu cara menolong anak Anda untuk menghadapi rasa takutnya terhadap dokter gigi adalah dengan membacakan mereka buku-buku mengenai dokter gigi. Saat ini telah tersedia berbagai jenis buku anak-anak mengenai dokter gigi yang dapat Anda pilih bagi anak Anda.  Melalui buku-buku cerita ini, anak Anda dapat mengetahui apa yang kira-kira akan terjadi di klinik dokter gigi. Dianjurkan agar Anda membaca buku cerita tersebut sebelum membacakannya bagi anak Anda untuk mengetahui apakah buku tersebut sesuai bagi anak Anda atau tidak.   Bermain  Cara lainnya untuk mengurangi rasa takut anak Anda terhadap dokter gigi adalah dengan bermain. Bermainlah dengan anak Anda mengenai kunjungan ke dokter gigi. Saat melakukan permainan ini, Anda dapat melakukan berbagai hal; mulai dari menghitung jumlah giginya atau menyikat giginya. Anda pun dapat mencoba menjadi pasien dan anak Anda sebagai dokter giginya.   Jadilah Contoh yang Baik Apapun situasinya, berusahalah untuk menjadi contoh yang baik bagi anak-anak Anda. Beritahukanlah pada anak Anda mengenai betapa pentingnya menjaga kesehatan mulut dan giginya. Ajak anak Anda untuk melihat bagaimana cara Anda menyikat gigi dan beritahukan padanya kapan saja Anda pergi ke dokter gigi sewaktu masih kecil dan saat ini setelah Anda dewasa.   Mulailah Sejak Dini Lakukanlah pemeriksaan gigi anak Anda sedini mungkin, yaitu pada saat gigi pertama mereka tumbuh. Hal ini akan membuat anak Anda menganggap bahwa kunjungan ke dokter gigi merupakan bagian dari suatu rutinitas. Selain itu, carilah dokter gigi yang membuat anak Anda merasa nyaman.   Alihkan Perhatiannya Jika Anda ingin mengajak anak Anda ke dokter gigi, maka pastikan Anda tidak lupa membawa serta mainan kesukannya. Hal ini akan membantu mengalihkan perhatian anak dan mengurangi rasa takutnya.    Hati-hati Saat Berbicara Anak-anak memiliki daya ingat yang sangat baik, oleh karena itu berhati-hatilah saat Anda berbicara mengenai apa saja yang terjadi saat kunjungan Anda ke dokter gigi atau saat Anda berbicara hal yang negatif mengenai dokter gigi. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: allwomenstalk
 22 Jan 2020    11:00 WIB
4 Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Memperdulikan Komentar Orang Lain
Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup satu sama lain. Oleh sebab itu setiap hari pasti setiap kita melakukan interaksi dengan orang lain. Tak jarang di dalam proses interaksi tersebut terdapat pembicaraan negatif yang dapat mempengaruhi suasana hati Anda. Selalu memikirkan perkataan orang lain akan menghalangi Anda dalam meraih kesuksesan. Lalu bagaimana seharusnya Anda bersikap? Berikut kami berikan tips yang ampuh dalam menghadapi komentar negatif:   Kepentingan Anda Bukanlah yang Utama Bagi Mereka Anda harus ingat bahwa apa yang orang lain katakan tidaklah selalu untuk kebaikan Anda. Pendapat dan komentar seseorang adalah merupakan pendapat mereka sendiri akan suatu situasi. Selain itu, banyak orang seringkali mengatakan sesuatu tentang hal yang sebenarnya tidak mereka ketahui. Anda tidak dapat mengubah persepsi dan pikiran negatif orang lain. Oleh karena itu, akan lebih baik bila Anda tidak menghiraukan komentar negatif dan merusak dari orang lain, yang dapat merusak mood Anda.   Komentar Orang Lain Tidak Selalu Benar Pendapat atau komentar orang lain tidak selalu berisi kebenaran. Hanya Anda yang dapat menganalisa dan menilai apakah komentar mereka memang benar atau penuh dengan kebohongan karena Anda merupakan satu-satunya orang di dunia ini yang tahu siapa diri Anda sebenarnya. Jika Anda merupakan orang yang sering mengkritik diri Anda sendiri, maka Anda mungkin dapat mengetahui beberapa hal berguna dari komentar orang lain. Jika tidak, maka jangan hiraukan apa kata orang lain dan nikmatilah hidup Anda.   Pendapat Satu Orang Bukanlah Pendapat Semua Orang Pendapat negatif satu orang bukanlah pendapat semua orang di dunia ini. Oleh karena itu, akan lebih baik bila Anda berhenti khawatir dan membuang-buang waktu Anda. Belajarlah untuk tidak menghiraukan apa kata orang lain tentang Anda ataupun tentang berbagai hal yang Anda lakukan.   Mereka Tidak Tahu Siapa Anda Sebenarnya Anda harus ingat bahwa Anda adalah satu-satunya orang di dunia ini yang tahu siapa Anda yang sebenarnya. Jika orang lain tidak menyukai pendapat atau prinsip hidup Anda, maka Anda sebaiknya tidak perlu khawatir akan hal ini karena hal ini merupakan hal yang normal. Karena setiap orang memiliki pandangan hidup yang berbeda, maka pendapat setiap orang pun dapat berbeda-beda. Belajarlah untuk berpikir lebih terbuka dan jangan bersikap terlalu defensif terhadap komentar atau pendapat negatif orang lain. Hal ini dapat membantu Anda menjadi orang yang lebih baik dan dapat menerima kritik dari orang lain dengan cara positif.       Sumber: womanitely
 20 Jan 2020    16:00 WIB
Mengapa Terapi Musik Dapat Membantu Mengatasi Berbagai Masalah Kesehatan?
Musik diketahui dapat menstimulasi otak untuk lebih rileks, oleh karenanya banyak orang yang memilih musik sebagai wadah untuk menuangkan stress dan penat. Namun apakah lantas musik bisa menjadi terapi untuk membantu mengurangi masalah kesehatan? Yuk cek faktanya dibawah ini:   Musik Berhubungan Dengan Mood Salah satu alasan mengapa terapi musik sangat efektif adalah karena musik berhubungan dengan mood seseorang. Musik dapat membantu mengubah mood Anda atau bahkan membuat mood Anda menjadi lebih baik. Musik yang Anda dengarkan pun sebenarnya tergantung pada mood Anda.  Membuat Anda Merasa Lebih Rileks Berbagai penelitian telah menemukan bahwa musik yang berasal dari kebudayaan tempat asal seseorang merupakan terapi yang paling efektif untuk menyembuhkan dan menenangkan. Mendengarkan musik dapat membuat Anda merasa lebih tenang dan rileks. Menstimulasi Saraf  Setiap jenis musik berbicara pada seseorang dengan cara yang berbeda-beda. Berbagai penelitian menemukan bahwa musik klasik dapat membuat seseorang merasa lebih nyaman dan rileks. Sementara itu, musik rock and roll atau heavy metal mungkin dapat membuat pikiran Anda terasa kacau. Hal inilah yang membuat musik dapat mengubah mood seseorang dari marah menjadi bahagia. Membantu Mengatasi Berbagai Gangguan Kesehatan Terapi musik ternyata juga dapat membantu penderita autisme, demensia, dan bahkan membantu perkembangan bayi. Selain itu, musik juga dapat membantu Anda mengatasi insomnia atau depresi. Mempengaruhi Gelombang Otak Para peneliti telah menemukan bahwa setiap nada di dalam suatu lagu juga dapat menstimulasi gelombang otak manusia. Semakin cepat irama lagu yang Anda dengar, maka Anda pun akan semakin bersemangat dan siaga. Semakin lambat irama lagu yang Anda dengar, maka Anda pun akan merasa lebih rileks dan tenang. Membantu Menemukan Emosi Tersembunyi Para ahli terapis sekarang ini banyak menggunakan musik untuk menemukan berbagai emosi atau perasaan yang tersembunyi, yang bahkan tidak disadari oleh pasien. Hal ini terutama sangat berguna untuk menemukan penyebab terjadinya depresi, gangguan cemas, atau penyebab trauma.     Sumber: allwomenstalk
 19 Jan 2020    16:00 WIB
Kebiasaan Saat Gugup yang Berdampak Negatif Pada Kesehatan
Setiap orang pasti pernah merasakan gugup di dalam hidupnya. Apakah Anda ingat kebiasaan apa yang sering Anda lakukan saat sedang gugup?   Berikut dokter.id rangkumkan kebiasaan apa saja yang biasa dilakukan oleh orang saat sedang gugup dan dampak negatifnya terhadap kesehatan:    Menggigiti Kuku Sering menggigiti kuku, baik saat gugup maupun tidak, dapat merusak kuku dan kulit di sekitar kuku Anda. Berbagai jenis kuman di dalam mulut dapat masuk ke dalam kulit dan sebaliknya. Bakteri di bagian bawah kuku juga dapat masuk ke dalam mulut dan menyebabkan terjadinya infeksi gusi dan tenggorokan.    Memuntir dan Menarik Rambut Memuntir dan menarik beberapa helai rambut Anda di sekeliling jari tangan Anda dapat menyebabkan kerusakan pada akar rambut Anda, terutama bila telah berlangsung cukup lama. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya kerontokkan rambut, baik sementara maupun permanen, serta infeksi.    Menggeretakkan Gigi Kebiasaan menggeretakkan gigi (bruxism) saat stress dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan gigi dan mulut Anda. Menggeretakkan gigi dapat menyebabkan gigi retak atau bahkan patah yang membutuhkan tindakan perbaikan gigi.  Selain merusak gigi, kebiasaan ini juga dapat menyebabkan kerusakan pada sendi rahang yaitu sendi temporomandibular.   Menjilat atau Menggigiti Bibir Menjilati bibir Anda dapat menyebabkan bibir Anda terpapar oleh berbagai enzim pencernaan di dalam mulut Anda. Enzim ini akan menyebabkan kulit bibir Anda ikut tercerna dan menyebabkan terjadinya dermatitis dan cheilitis (peradangan pada bibir), yang membuat bibir tampak kering dan pecah-pecah. Kebiasaan menggigiti bibir saat stress juga dapat menyebabkan terbentuknya fibroma, yaitu suatu penonjolan keras yang berwarna seperti daging, yang membutuhkan tindakan pembedahan untuk mengatasinya.   Menggigiti Ujung Pen atau Pensil Terdapat berbagai jenis kuman pada bagian atas atau ujung dari pen maupun pensil Anda, termasuk virus penyebab flu dan batuk. Selain itu, kebiasaan ini juga dapat merusak gigi, jaringan lunak, dan gusi di bagian dalam mulut Anda.   Nah Anda sudah tahu kan kalau hal diatas itu berdampak negatif pada kesehatan, maka dari itu usahakan untuk kurangi kebiasaan diatas ya demi kesehatan Anda.      Sumber: foxnews