Your browser does not support JavaScript!
 21 Nov 2020    17:00 WIB
9 Posisi Tidur Untuk Mengatasi Berbagai Keluhan Anda
Tahukah Anda bahwa bukan hanya berapa lama dan kualitas tidur Anda saja yang berpengaruh pada kesehatan Anda, tetapi posisi tidur Anda juga? Ternyata dengan tidur pada posisi tertentu, berbagai keluhan yang Anda alami seperti nyeri punggung atau bahu dapat berkurang lho. Di bawah ini Anda dapat melihat 9 posisi tidur dan manfaatnya bagi berbagai keluhan Anda. Nyeri Punggung Jika Anda mengalami nyeri punggung atau pinggang, maka tidur dengan posisi yang tepat dapat sangat membantu Anda. Untuk itu, dianjurkan agar Anda tidur terlentang, lalu letakkanlah bantal di bawah lutut dan handuk gulung kecil pada lekukan pinggang Anda. Nyeri Bahu Untuk mengatasi nyeri pada salah satu bahu Anda, dianjurkan untuk tidur menyamping pada sisi bahu yang tidak nyeri dengan kaki sedikit ditekuk sambil memeluk guling di antara kaki dan di depan dada Anda. Gangguan Sinus Jika Anda sedang mengalami infeksi sinus, maka posisi tidur yang dapat membantu Anda adalah tidur dengan posisi kepala lebih tinggi. Hal ini dikarenakan lendir pernapasan (ingus) akan berkumpul di dalam sinus Anda pada malam hari bila Anda tidur dengan kepala menunduk ke bawah. Sakit Kepala Bila Anda mengalami sakit kepala, maka tidur dengan posisi tertentu dapat membantu. Pastikan posisi kepala Anda tetap sama dengan meletakkan bantal pada sisi kanan dan kiri kepala Anda sambil tidur terlentang. Nyeri Menstruasi Bagi para wanita yang mengalami nyeri perut dan nyeri pinggang saat menstruasi, tidurlah dengan posisi terlentang dan letakkan bantal di bawah lutut Anda sehingga punggung Anda tidak terlalu melengkung. Tekanan Darah Tinggi Walaupun Anda harus tetap mengkonsumsi obat penurun tekanan darah untuk mengatasi tekanan darah tinggi yang Anda alami, namun sebuah penelitian menemukan bahwa posisi tidur tertentu dapat mempengaruhi tekanan darah. Para ahli menemukan bahwa tidur tengkurap dapat membantu menurunkan tekanan darah secara signifikan. Gangguan Pencernaan Bila Anda sering merasa mengantuk tidak lama setelah makan dan ingin segera tidur, maka tidurlah menyamping ke sisi kiri. Para ahli menduga hal ini dikarenakan gravitasi akan membantu proses pencernaan Anda karena lambung berada pada sisi kiri tubuh. Nyeri Leher Bila Anda sedang mengalami nyeri leher, tidurlah terlentang dan letakkanlah handuk tangan yang digulung tepat di bawah leher Anda. Bila posisi handuk sering berubah, masukkanlah handuk ke dalam bantal kepala. Heartburn Bila Anda menderita GERD atau heartburn, maka tidur dapat terasa sangat sulit untuk dilakukan. Untuk mengatasinya, tidurlah dengan posisi menyamping ke arah kiri. Sumber: ntd
 18 Nov 2020    09:00 WIB
Bruxism atau Menggertakkan Gigi Saat Tidur, Apa Penyebabnya?
Bruxism adalah kebiasaan buruk berupa menggesek-gesek gigi-gigi rahang atas dan rahang bawah, bisa timbul pada masa anak-anak maupun dewasa. Biasanya tindakan ini dilakukan pada saat tidur di malam hari dan penderita tidak menyadari bahwa ia memiliki kebiasaan buruk tersebut. Bruxism lebih sering dimiliki oleh kaum wanita dibandingkan pria. Apa saja gejala dan tanda dari bruxism? Pada saat tidur di malam hari, biasanya penderita akan mengeluarkan suara gigi-gigi yang beradu. Bila dilihat secara klinis, tampak adanya abrasi pada permukaan atas gigi-geligi rahang atas dan rahang bawah. Bila lapisan email yang hilang cukup banyak dapat timbul rasa ngilu pada gigi-gigi yang mengalami abrasi. Kadang terlihat adanya jejas atau tanda yang tidak rata pada tepi lidah. Apa saja perawatan yang dapat dilakukan untuk bruxism? Biasanya kasus-kasus bruxism terlambat didiagnosa karena penderita tidak menyadari bahwa mereka memiliki kebiasaan tersebut. Untuk perawatan kasus ini dokter gigi akan membuatkan alat tertentu yang didesain dan dibuat khusus sesuai dengan susunan gigi-geligi pasien, alat ini disebut night-guard dan digunakan saat tidur pada malam hari.  Alat ini akan membentuk batas antara gigi-gigi rahang atas dan rahang bawah sehingga tidak akan saling beradu. Pemakaian alat ini akan mencegah kerusakan yang lebih jauh pada gigi-geligi dan membantu pasien dalam menghentikan kebiasaan buruknya.Bila penyebab utama dari bruxism adalah stres, maka melakukan konsultasi dengan psikolog merupakan salah satu hal yang dapat membantu dalam menghilangkan kebiasaan buruk ini. Apa yang menyebabkan bruxism? Pada anak-anak, kadang kebiasaan ini timbul pada masa gigi-geligi sedang tumbuh. Pada orang-orang dewasa biasanya bruxism timbul karena adanya maloklusi (hubungan yang tidak baik antara gigi-gigi rahang atas dan rahang bawah), stres, rasa marah, rasa sakit, atau frustasi. Apa saja akibat dari bruxism? Bruxism dapat menyebabkan abrasi (aus) permukaan gigi-gigi pada rahang atas dan rahang bawah, baik itu gigi susu maupun gigi permanen.  Lapisan email (lapisan terluar dari gigi) yang melindungi permukaan atas gigi hilang, sehingga dapat timbul rasa ngilu pada gigi-gigi tersebut. Bila kebiasaan ini berlanjut terus dan berlangsung dalam waktu lama, dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan periodontal (jaringan penyangga gigi), maloklusi, patahnya gigi akibat tekanan yang berlebihan, dan kelainan pada sendi Temporo Mandibular Joint (sendi yang menghubungkan rahang bawah dan tulang kepala).
 02 Oct 2020    11:00 WIB
Melihat Kepribadian Seseorang dari Posisi Tidur
Ada enam posisi tidur yang dapat dihubungkan dengan kepribadian seseorang. Berikut ulasannya: 1. LogLog merupakan tidur menyamping dengan tangan dan kaki lurus pada sisi yang sama, menyerupai kayu. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa seseorang tersebut mudah bergaul dan memiliki banyak teman. Namun mudah mempercayai orang asing yang tidak dikenal, bahkan terkadang mudah tertipu. 2. FetalFetal merupakan tidur dengan posisi menyamping, dengan menekuk kaki dan tangan menyerupai posisi bayi di dalam kandungan. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa seseorang itu terlihat keras di luar, tetapi sebenarnya mempunyai hati yang lemah lembut dan sensitif, pemalu tapi memiliki kemampuan berelaksasi yang cepat. 3. YearnerYearner adalah posisi tidur menyamping, dengan kaki lurus ke bawah, tetapi tangan lurus ke arah depan. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa seseorang tersebut adalah orang yang terbuka, waspada, dan terkadang mudah curiga. Ia membutuhkan waktu yang lama untuk mengambil suatu keputusan dan sulit berubah pikiran. 4. SoldierSoldier adalah posisi tidur terlentang, dengan kaki lurus ke bawah dan tangan terletak di samping badan. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa seseorang itu adalah pribadi yang pendiam dan senang mengamati orang lain. Ia tidak menyukai keramaian dan memiliki standar yang tinggi, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. 5. Free FallerFree faller adalah posisi tidur tengkurap dengan kedua tangan berada di samping kepala dan kaki lurus ke bawah. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa seseorang tersebut kurang sopan, tidak tahu malu, tetapi suka berteman dan percaya diri. 6. StarfishStarfish adalah posisi tidur terlentang dengan kedua tangan berada di samping kepala dan kaki lurus ke bawah. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa seseorang itu dapat menjadi teman yang baik, pendengar yang baik, suka membantu dan sederhana, serta selalu tampak ceria dalam situasi apapun. Sumber: webmd
 24 Aug 2020    09:00 WIB
Posisi Tidur dan Kepribadian Anda
Tahukah anda bahwa posisi tidur seseorang dapat menunjukkan kepribadiannya. Terdapat 6 posisi tidur yang dapat dihubungkan dengan kepribadian seseorang. 1.  Fetal Fetal merupakan tidur dengan posisi menyamping, dengan menekuk kaki dan tangan menyerupai posisi bayi di dalam kandungan. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa anda adalah: Seseorang yang terlihat keras di luar, tetapi sebenarnya mempunyai hati yang lemah lembut dan sensitif Pemalu Memiliki kemampuan berelaksasi yang cepat   2.  Log Log merupakan tidur menyamping dengan tangan dan kaki lurus pada sisi yang sama, menyerupai kayu. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa anda adalah: Seseorang yang mudah bergaul dan memiliki banyak teman Mudah mempercayai orang asing yang tidak dikenal, bahkan terkadang mudah tertipu   3.  Yearner Yearner adalah posisi tidur menyamping, dengan kaki lurus ke bawah, tetapi tangan lurus ke arah depan. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa anda adalah: Seseorang yang terbuka, waspada, dan terkadang mudah curiga serta sinis Membutuhkan waktu yang lama untuk mengambil suatu keputusan Sulit berubah pikiran   4.  Soldier Soldier adalah posisi tidur terlentang, dengan kaki lurus ke bawah dan tangan terletak di samping badan. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa anda adalah: Seseorang yang pendiam dan senang mengamati orang lain Tidak menyukai keramaian Memiliki standar yang tinggi, baik bagi diri sendiri maupun orang lain   5.  Free Faller Free faller adalah posisi tidur tengkurap dengan kedua tangan berada di samping kepala dan kaki lurus ke bawah. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa anda adalah: Seseorang yang kurang sopan Tampak seperti seseorang yang suka berteman Tidak tahu malu Tampak percaya diri Tidak dapat menerima kritik dari orang lain   6.  Starfish Starfish adalah posisi tidur terlentang dengan kedua tangan berada di samping kepala dan kaki lurus ke bawah. Posisi tidur ini menunjukkan bahwa anda adalah: Seseorang yang dapat menjadi teman yang baik Pendengar yang baik Suka membantu dan sederhana Selalu tampak ceria dalam situasi apapun  Baca juga: 10 Manfaat Tidur Lebih Cepat Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 29 Apr 2019    18:00 WIB
Posisi Tidur Terbaik Bagi Si Doyan Mendengkur
Tidur sangatlah penting untuk Anda, dan memang ada posisi tidur yang bisa membuat bunyi mendengkur berhenti. Ya, jika ada seseorang tidur sambil mendengkur disamping Anda pasti sangat menggangu. Tubuh mempunyai peranan penting untuk membuat suara mendengkur berhenti. Suara mendengkur karena disebabkan karena kelelahan aktivitas sepanjang hari dan beberapa masalah kesehatan lainnya. Jika Anda mendengkur, pasti pasangan Anda merasa terganggu, begitu juga sebaliknya. Bahkan suara mendengkur bisa membuat seseorang terjaga sepanjang malam sehingga menimbulkan masalah kesehatan. Jika sampai pada titik tersebut maka Anda harus menemukan posisi terbaik untuk tidur dengan lebih nyaman lagi. Mendengkur tidak hanya menimbulkan suara yang berisik tetapi juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada setiap kelompok usia dan jenis kelamin. Mendengkur paling berbahaya pada pria yang memiliki kelebihan berat badan walaupun bisa mempengaruhi semua jenis kelamin. Jika Anda mendengkur dengan mulut tertutup, artinya lidah Anda lah yang menyebabkan suara mendengkur dan dengan beberapa perubahan pola hidup dan olahraga Anda bisa terhindar dari suara mendengkur. Jika Anda mendengkur pada posisi apapun saat tidur, maka hal tersebut mengindikasikan Anda menderita sindrom tidur apnu atau gangguan kesehatan lainnya dan harus diobati secara medis secapatnya. Satu lagi alasan mendengkur adalah kekeringan. Maka untuk menghilangkan suara mendengkur yang disebabkan oleh kekeringan adalah dengan menjaga kelembaban dari ruangan dimana Anda tiudr. Mandi dengan air hangat sebelum Anda tidur juga merupakan pilihan yang baik untuk menjaga kelembaban tubuh Anda dan menjaga saluran pernafasan tetap lembab. Pengobatan yang paling baik untuk mendengkur adalah dengan melakukan observasi dan perubahan pada posisi tidur. Berikut adalah beberapa posisi tidur yang bisa membantu menghilangkan bunyi mendengkur: Tidur dengan posisi telentang Jika Anda berbaring dengan punggung Anda dan ganjal dengan bantal ekstra. Hal ini akan membuat kepala Anda lebih tinggi dari tempat tidur. Ini adalah posisi tidur terbaik untuk berhenti mendengkur. Tidur dengan posisi menyamping Tidurlah dengan meletakkan bola tenis di balik baju, bola ini akan berputar saat Anda jatuh tertidur dan akan membuat posisi tidur yang nyaman. Menggunakan nasal strip Ketika Anda tertidur, Anda bisa gunakan nasal strip yang tersedia di banyak toko obat dan farmasi. Gunakan nasal strip sesuai petunjuk di kemasannya. Nasal strip ini akan meningkatkan aliran udara dan membuka saluran pernafasan sehingga Anda bisa tidur dengan lebih nyenyak.   Sumber: boldsky
 08 Apr 2019    18:00 WIB
Posisi Tidur Terbaik Untuk Berbagai Gangguan Kesehatan yang Anda Alami
Tahukah Anda bahwa posisi tidur yang tepat ternyata dapat membantu mengatasi atau justru memperburuk berbagai nyeri otot dan gangguan tidur yang Anda alami? Posisi tidur mana yang paling baik bagi Anda tergantung pada gangguan apa yang Anda alami. Di bawah ini Anda dapat melihat posisi tidur terbaik bagi berbagai gangguan yang Anda alami sehingga Anda pun dapat tidur dengan lebih nyenyak di malam hari dan terbangun dalam keadaan yang lebih segar keesokkan harinya.   Nyeri Punggung atau Nyeri Pinggul Tidur dengan posisi menyamping merupakan pilihan yang paling baik bila Anda sedang mengalami nyeri punggung atau pun nyeri pinggul, bahkan bila memungkinkan tekuklah kaki Anda ke arah dada sambil memeluk bantal guling di antara kedua kaki Anda (fetal position). Selain itu, tidur dengan posisi terlentang juga baik bila Anda sedang mengalami nyeri punggung karena posisi tidur ini akan membuat tulang punggung Anda berada dalam posisi lurus dan alami di sepanjang malam, akan tetapi ada baiknya bila Anda menaikkan lutut Anda sedikit dengan meletakkan bantal di bawah lutut, sehingga tulang punggung Anda tidak melengkung. Perlu diingat untuk tidak menggunakan lebih dari 1 bantal kepala saat tidur karena hal ini justru dapat membuat otot leher Anda terkilir.   Refluks Asam Lambung Waktu tidur di malam hari dapat merupakan suatu siksaan bagi Anda yang menderita refluks asam lambung yang cukup berat. Refluks asam lambung atau juga dikenal dengan nama GERD terjadi karena asam lambung naik hingga ke dalam kerongkongan Anda. Untuk mengatasinya, tidurlah dengan posisi menyamping ke arah kiri. Posisi ini lebih baik daripada tidur dengan posisi menyamping ke arah kanan. Jika Anda ingin tidur dengan posisi terlentang, naikkanlah posisi kasur bagian kepala Anda dengan meletakkan bantal di bawahnya.   Baca juga: 4 Pengganggu Tidur yang Membuat Berat Badan Meningkat   Nyeri Bahu atau Nyeri Leher Jika Anda sering atau sedang mengalami nyeri bahu, posisi tidur yang paling nyaman bagi Anda adalah posisi terlentang sambil menyanggah bahu yang nyeri dengan bantal kecil atau handuk. Akan tetapi, pastikan Anda tidak menggunakan lebih dari 1 bantal kepala saat tidur karena hal ini justru akan membuat leher Anda terasa nyeri. Selain itu, pastikan lengan Anda selalu berada dalam posisi lurus ke bawah. Jangan tidur dengan posisi menyamping bila Anda sedang menderita nyeri bahu atau nyeri leher. Hal ini dikarenakan berbagai penelitian yang dilakukan di Australia telah menemukan bahwa orang yang tidur menyamping cenderung berakhir dengan posisi fetal, di mana leher dan kepala tertekuk ke bawah, yang akan membuat nyeri leher dan nyeri bahu yang sedang Anda alami menjadi semakin parah.   Gangguan Tidur Apnea Jika Anda sering mendengkur atau menderita gangguan tidur apnea saat tidur, dianjurkan agar Anda tidur dengan posisi menyamping. Gangguan tidur apnea biasanya akan membuat penderitanya mendengkur dengan suara keras, tersedak, dan kemudian sering terbangun sehingga penderita pun merasa mengantuk di siang hari. Jika Anda secara tidak sadar terus saja membalik ke posisi terlentang, jahitlah 1 atau 2 buah bola tenis ke bagian belakang pakaian tidur Anda atau letakkanlah bantal di bagian belakang tubuh Anda.   Nyeri Lutut dan Radang Sendi Pinggul Tidur dengan posisi menyamping sambil memeluk bantal guling yang cukup besar di antara kedua kaki Anda dapat membantu mengatasi nyeri saat tidur. Jangan tidur dengan posisi tengkurap jika lutut Anda sedang nyeri, baik karena radang sendi atau karena cedera. Hal ini dikarenakan tidur dengan posisi tengkurap akan membuat sendi belakang lutut tertarik, yang akan membuat nyeri lutut semakin menjadi.   Hamil Posisi tidur terbaik saat Anda sedang hamil adalah tidur menyamping, yang paling baik adalah ke arah kiri, yang dapat memperbaiki aliran darah dan nutrisi ke bayi di dalam kandungan Anda. Selain itu, peluklah guling di antara kedua kaki Anda, bila memungkinkan di bawah perut Anda dan juga letakkanlah bantal di belakang punggung Anda. Selain baik bagi bayi Anda, tidur dengan posisi menyamping ke arah kiri juga baik bagi ginjal Anda karena dapat membantu membuang berbagai zat sisa dari dalam tubuh sehingga dapat membantu mengurangi pembengkakan di bagian kaki dan tangan yang kadang terjadi selama kehamilan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: safebee
 16 Jan 2017    15:00 WIB
Suami Terus Mendengkur??? Coba Tips Ini
Apakah pasangan Anda sering mendengkur di malam hari dan membuat Anda terus tersiksakarenanya? Bila ya, maka Anda mungkin perlu melakukan sesuatu sebelum kebiasaanmendengkur suami Anda mengganggu hubungan asmara Anda dengannya.Sebuah penelitian menemukan bahwa sekitar 50% orang yang menderita gangguan tidur apneajuga mengalami gangguan dalam hubungan asmaranya dengan pasangan dan sekitar 28%pasangan mengatakan bahwa hubungan intim dan kehidupan seksual mereka juga terpengaruhkarena mereka terlalu mengantuk. Jadi bagaimana para pasangan menjaga hubungannya tetapmesra dengan adanya "si pengganggu"?Apakah dengan tidur di ruangan yang terpisah dapat membantu mengatasi masalah ini? Ternyatatidak juga. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat Anda lakukan bila suamiAnda terus saja mendengkur dan membuat Anda sulit tidur.Ubah Posisi TidurnyaJika pasangan Anda tidak tersedak atau tampak seperti sesak napas saat tidur, maka si diamungkin mendengkur karena tidur dengan posisi terlentang. Bila demikian, ubahlah posisitidurnya menjadi menyamping. Bila si dia terus saja kembali ke posisi terlentang, letakkanlahbola tenis dalam pakaiannya yang akan membuat ia segera berbalik ke posisi menyampingkarena merasa tidak nyaman.Ubah Gaya HidupnyaMenurunkan berat badan dapat membantu mengurangi dengkuran pasangan Anda, begitu puladengan menghindari minuman beralkohol atau obat tidur dalam waktu 3 jam sebelum tidur. Halini dikarenakan jaringan tambahan di daerah leher (karena peningkatan berat badan) atau ototyang menjadi rileks (karena minuman beralkohol atau obat tidur) dapat menyumbat salurannapas, yang memicu terjadinya dengkuran.Baca juga: Apa Penyebab Seseorang Mendengkur?Hubungi DokterJika semua cara di atas tidak berhasil mengurangi kebiasaan mendengkurnya, maka segera bawapasangan Anda berobat ke seorang dokter. Bila perlu, rekamlah suara dengkuran suami Andatersebut dan tunjukkan pada dokter yang Anda kunjungi (tentu saja seizin pasangan Anda).Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya doktersekarang.Sumber: womenshealthmag