Your browser does not support JavaScript!
 31 May 2014    14:30 WIB
Berbagai Fakta Penting Mengenai Pil Kontrasepsi
Dengan banyaknya kesalahan persepsi mengenai pil kontrasepsi yang beredar dipasaran dapat membuat Anda tidak memahami sepenuhnya mengenai kegunaan dan manfaat dari pil kontrasepsi. Anda tentu tidak ingin hamil karena ketidaktahuan Anda bukan? Berikut adalah berbagai penjelasan mengenai mitos tentang pil kontrasepsi Apakah pil kontrasepsi itu? Pil kontrasepsi adalah pil yang dikonsumsi harian dan berisi hormon yang akan mengubah cara tubuh bekerja dan untuk menghindari terjadinya kehamilan. Kandungan hormon didalam pil berguna untuk mengontrol indung telur dan rahim. Pil kontrasepsi merupakan jenis pil kombinasi yang berisi kombinasi dari estrogen dan progesteron untuk menghindari terjadinya ovulasi. Seorang wanita yang mengkonsumsi pil kontrasepsi secara teratur tidak akan hamil karena tidak mengalami ovulasi karena sel telur dibuat menjadi fertil. Ketersediaan Pil kontrasepsi tersedia di semua toko obat dan farmasi dan bisa diperoleh tanpa resep dokter. Bagaimana pil kontrasepsi bekerja? Sebenarnya pil kb bekerja tergantung dari siklus menstruasi wanita untuk mulai mengkonsumsinya. Jika dikonsumsi pada hari pertama menstruasi, maka wanita itu biasanya akan terproteksi dalam waktu sehari. Ini artinya wanita tersebut tidak akan mengalami ovulasi sampai pertengahan siklus dan pil tersebut akan mencapai efek puncak pada masa ovulasi (untuk mencegah terjadinya ovulasi). Jika wanita tersebut mulai minum di pertengan siklus atau mendekati masa ovulasi, pil tersebut mungkin tidak mempunyai waktu yang cukup untuk mencegah ovulasi sehingga Anda mungkin saja hamil.  Efek samping dari pil kontrasepsi: Siklus menstruasi dapat menjadi tidak teratur, dan biasanya menjadi masalah untuk penggunanya. Pada beberapa kasus mereka mungkin berhenti mengkonsumsi pil kontrasepsi tersebut Anda mungkin bisa mengalami nyeri payudara Bisa terjadi perubahan mood Mual, muntah, nyeri kepala, pusing, depresi dan perubahan berat badan   Sumber: healthmeup
 24 May 2014    10:30 WIB
Dampak Pil KB Pada Kepuasan Seksual Anda
Bagaimana kehidupan seksual anda cukup memuaskan? Sebuah penelitian menemukan bahwa kepuasan seksual seorang wanita mungkin tergantung pada pil KB, atau lebih tepatnya kapan anda berhenti atau mulai menggunakan pil KB.Anda tentunya telah mengetahui bagaiman hormon mempengaruhi tubuh anda dalam berbagai cara, mulai dari mood anda hingga gairah seksual anda. Dan karena pil KB dapat mempengaruhi kadar hormon anda, maka pil KB mungkin juga turut berperan dalam gairah seksual dan kepuasan anda.Akan tetapi, sampai saat ini para peneliti masih belum menemukan banyak hal mengenai bagaimana pil KB dapat mempengaruhi kepuasan seksual anda. Pada sebuah penelitian baru, para peneliti mengamati sekitar 365 pasangan heteroseksual. Setiap pasangan ini diberikan pertanyaan seputar kehidupan seksual mereka, termasuk bagaimana kepuasan mereka akan hubungan mereka, baik dari segi seksual maupun non seksual. Para peneliti juga menanyakan pada para wanita mengenai jenis kontrasepsi apa yang mereka gunakan di awal hubungan mereka dengan pasangannya dan jenis kontrasepsi apa yang mereka gunakan saat ini.Hasil penelitian ini menemukan bahwa wanita yang memulai atau menghentikan konsumsi pil KB kombinasi selama berhubungan seks dengan pasangan mereka merasa kurang puas dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah mengkonsumsi pil KB atau wanita yang terus menggunakan pil KB. Akan tetapi, penggunaan pil KB tampaknya tidak mempengaruhi kepuasan non seksual dalam hubungan mereka dan juga tidak mempengaruhi kepuasan para pria.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menghentikan atau mulai menggunakan pil KB selama berhubugan seksual tampaknya membuat seorang wanita kurang bergairah dan kurang puas saat berhubungan seks. Para peneliti masih belum dapat menjelaskan mengapa konsumsi atau penghentian pil KB dapat mempengaruhi kepuasan seksual seorang wanita. Sebuah penelitian lainnya menemukan hal lainnya yang cukup menarik, yaitu bagaimana pil KB juga dapat mempengaruhi siapa orang yang anda sukai dan siapa yang anda kencani. Para peneliti pada penelitian ini hanya menemukan adanya hubungan antara penggunaan atau penghentian pil KB dengan kepuasan seksual seorang wanita dan bukannya suatu hubungan sebab akibat di antara keduanya.Akan tetapi, ternyata tidak semua wanita yang mengalami penurunan kepuasan seksual setelah menggunakan atau berhenti menggunakan pil KB. Beberapa wanita justru mengalami peningkatan gairah seksual.Sumber: womenshealthmag