Your browser does not support JavaScript!
 09 Nov 2020    13:00 WIB
Pil KB Bikin Gemuk, Masa Sih?
Banyak orang yang berpikir bahwa pil KB dapat membuat gemuk, apakah hal ini benar? Penelitian demi penelitian telah meneliti hubungan pil kb dengan kenaikan berat badan. Sebagian besar dari penelitian tersebut tidak menemukan bukti yang masuk akal untuk mendukung klaim yang menyatakan pil kb membuat orang menjadi lebih gemuk. Mengapa pil kb dikatakan membuat seorang wanita menjadi gemuk? Hal ini bisa disebabkan karena pengaruh hormon estrogen. Hormon estrogen yang berlebihan akan meningkatkan nafsu makan, selain itu estrogen juga dapat mengikat garam dan cairan tubuh sehingga membuat orang merasa badannya menjadi lebih gemuk. Memang beberapa dekade lalu, pil kb yang digunakan memang mengandung hormon yang berlebihan. Namun sekarang ini kadar hormon estrogen dalam pil kb lebih rendah. Selain itu biasanya saat menggunakan pil kb, wanita tidak mengalami menstruasi yang membuat hidupnya terasa lebih nyaman sehingga terasa makan lebih enak.  Jadi apabila seorang wanita menjadi lebih gemuk, hal ini bukan dikarenakan efek pil kb secara langsung.Namun bila Anda merasa menjadi lebih gemuk semenjak mengkonsumsi pil kb, maka ada beberapa cara untuk mengatasi hal ini. Berikut caranya: 1.      Beri waktuAda kemungkinan bahwa Anda akan mengalami sedikit peningkatan berat badan segera setelah mulai minum pil kb, Hal ini sering disebabkan karena terjadinya retensi air, bukan karena penumpukan lemak. Hal ini biasanya bersifat sementara dan tubuh Anda akan kembali normal. 2.      BergerakUsahakan untuk melakukan olahraga dan makan makanan yang sehat, diet seimbang akan memberikan manfaat yang baik untuk tubuh Anda dan mencegah terjadinya berbagai penyakita.Mengadopsi gaya hidup yang lebih aktif dapat membantu Anda menurunkan beberapa kg berat badan yang Anda rasakan menjadi meningkat. 3.      Ganti pil kb AndaBila Anda merasa khawatir bahwa berat badan Anda meningkat karena pil kb. Maka Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Semua pil kb yang ada berbeda, sehingga mungkin dokter Anda dapat menemukan satu pil kb yang tidak mempengaruhi nafsu makan atau berat badan Anda.Saat Anda memilih pil kb atau alat kontrasepsi lainnya. Pilihlah yang membuat Anda merasa nyaman sehingga Anda tidak merasa terganggu untuk menggunakannya. Sumber: healthline
 22 Oct 2020    17:00 WIB
Selain Mencegah Kehamilan, Ini Manfaat Lain dari Pil KB
Pil KB tidak hanya berfungsi untuk mencegah kehamilan. Pil KB juga memiliki berbagai fungsi lainnya, mulai dari mengurangi rasa sakit akibat menstruasi sampai pada pencegahan kanker. 1. Menurunkan Resiko Kanker Mengkonsumsi pil KB dapat menurunkan resiko anda terkena kanker endometrium dan kanker ovarium hingga sebanyak 70% bila dikonsumsi selama 12 tahun, dan 40% bila dikonsumsi selama 1-5 tahun. Pil KB bekerja dengan cara mengurangi jumlah ovulasi anda. Ovulasi dapat memicu berbagai perubahan pada sel di dalam ovarium (indung telur) yang dapat menyebabkan kanker. 2. Membuat Kulit Lebih Cerah Estrogen merupakan hormon wanita yang terdapat di dalam pil KB. Estrogen dapat mencerahkan kulit anda dengan cara menurunkan kadar testosteron, suatu hormon pria yang menstimulasi produksi minyak. Selain itu, pil KB juga seringkali digunakan untuk mengobati jerawat dan noda hitam. Efek ini biasanya baru terlihat setelah pil KB digunakan selama 2 bulan. 3. Mengurangi Nyeri Menstruasi Saat anda mengkonsumsi pil KB, anda tidak mengalami ovulasi, sehingga dinding rahim anda tidak berkembang terlalu banyak. Bahkan anda sebenarnya tidak mengalami menstruasi yang sebenarnya. Menstruasi yang anda alami biasanya disebabkan oleh luruhnya dinding rahim akibat penurunan kadar hormon. Oleh karena itu, pengguna pil KB biasanya mengalami menstruasi dalam waktu yang lebih singkat dan dengan jumlah yang lebih sedikit, serta sedikit atau tidak mengalami kram perut. 4. Mengurangi Sindrom Premenstruasi Perubahan keseimbangan hormonal merupakan penyebab utama timbulnya gejala pada sindrom premenstruasi. Pil KB dapat mengurangi gejala dengan menstabilkan hormon, akan tetapi gejala yang berbeda membutuhkan pil KB yang berbeda. Rasa keras dan nyeri pada dada dapat dikurangi dengan mengkonsumsi pil KB dengan kadar estrogen yang lebih rendah. Untuk mengurangi perut kembung, gunakanlah pil KB yang mengandung progestin untuk mencegah retensi cairan. Efek ini biasanya baru timbul 3 atau 4 bulan setelah penggunaan. 5. Mengurangi Gejala Endometriosis Endometriosis merupakan suatu keadaan di mana dinding rahim tumbuh dan berkembang pada daerah panggul lainnya, yang dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut, nyeri hebat, dan kadang-kadang infertilitas (kemandulan). Pil KB dapat menghentikan pertumbuhan jaringan pada berbagai daerah lainnya dengan mengurangi jumlah hormon yang menyebabkan pembentukan endometriosis. 6. Mengatur Menstruasi Anda dapat menunda menstruasi dengan mengkonsumsi pil KB. Pil KB yang biasanya digunakan adalah pil dengan dua warna berbeda, yang satu merupakan pil aktif dan yang satunya lagi merupakan plasebo. Minumlah pil aktif agar tidak terjadi menstruasi dan minumlah plasebo agar menstruasi kembali terjadi. 7. Mengurangi Gejala Sindrom Ovarium Polikistik Sindrom ovarium polikistik merupakan suatu keadaan yang disebabkan oleh gangguan keseimbangan hormonal yang menyebabkan menstruasi tidak teratur, pertumbuhan rambut tubuh berlebihan, dan jerawat. Pil KB dapat mengurangi berbagai gejala di atas. Para ahli menganjurkan agar wanita penderia sindrom ovarium polikistik mengkonsumsi pil yang mengandung 30-35 mcg estrogen. Estrogen dapat membantu mengatur siklus menstruasi, mencegah berbagai gangguan kulit, dan mengurangi pertumbuhan rambut tubuh yang tidak diinginkan.   Sumber: webmd
 01 Oct 2020    11:00 WIB
Cegah Kehamilan dengan Pil Kontrasepsi Darurat
Kontrasepsi darurat dapat menjadi pilihan Anda ketika tak menginginkan kehamilan setelah berhubungan seks. Kontrasepsi darurat ini berupa pil seperti pil KB pada umumnya. Pil kontrasepsi darurat bisa diminum setelah berhubungan seks atau maksimal lima hari setelahnya. Namun lebih efektif jika diminum secepat mungkin. Sesuai dengan peruntukkannya, pil ini hanya bisa digunakan saat dalam keadaan darurat, seperti tidak menggunakan alat kontrasepsi ketika berhubungan seks, kondom bocor atau rusak, lupa minum pil KB selama dua hari berturut-turut atau terlewat jadwal suntik KB. Pil kontrasepsi darurat ini tidak direkomendasikan untuk pemakaian jangka panjang. Biaya Terjangkau Pil KB darurat dijual dengan harga terjangkau. Harga pasaran masih di bawah Rp100 ribu. Harga yang terjangkau membuat pil KB darurat sebagai opsi mencegah kehamilan tak diinginkan. Dilansir BBC, Dr Steele yang merupakan direktur medis untuk sejumlah apotek di Inggris, mengatakan, beberapa alasan mengapa pil KB darurat biayanya murah. Salah satunya karena tidak butuh keahlian apoteker. "Kami bisa memberi versi generik dan tidak ada input fisik dari seorang apoteker jadi tak perlu mempertimbangkan membayar waktu mereka," ujar Dr Steele. Efek Samping Pil KB Darurat Meski biayanya terjangkau namun bisa menyebabkan masalah kesehatan jika dikonsumsi tanpa pengawasan dokter. Anda harus tahu efek samping pil KB darurat yang bisa membahayakan kesehatan. Pil kontrasepsi darurat ini dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur, hilangnya kesuburan, ketidakseimbangan hormon, kram, bahkan mual.
 26 Sep 2020    13:00 WIB
Berbagai Fakta Penting Mengenai Pil Kontrasepsi
Dengan banyaknya kesalahan persepsi mengenai pil kontrasepsi yang beredar dipasaran dapat membuat Anda tidak memahami sepenuhnya mengenai kegunaan dan manfaat dari pil kontrasepsi. Anda tentu tidak ingin hamil karena ketidaktahuan Anda bukan? Berikut adalah berbagai penjelasan mengenai mitos tentang pil kontrasepsi Apakah pil kontrasepsi itu? Pil kontrasepsi adalah pil yang dikonsumsi harian dan berisi hormon yang akan mengubah cara tubuh bekerja dan untuk menghindari terjadinya kehamilan. Kandungan hormon didalam pil berguna untuk mengontrol indung telur dan rahim. Pil kontrasepsi merupakan jenis pil kombinasi yang berisi kombinasi dari estrogen dan progesteron untuk menghindari terjadinya ovulasi. Seorang wanita yang mengkonsumsi pil kontrasepsi secara teratur tidak akan hamil karena tidak mengalami ovulasi karena sel telur dibuat menjadi fertil. Ketersediaan Pil kontrasepsi tersedia di semua toko obat dan farmasi dan bisa diperoleh tanpa resep dokter. Bagaimana pil kontrasepsi bekerja? Sebenarnya pil kb bekerja tergantung dari siklus menstruasi wanita untuk mulai mengkonsumsinya. Jika dikonsumsi pada hari pertama menstruasi, maka wanita itu biasanya akan terproteksi dalam waktu sehari. Ini artinya wanita tersebut tidak akan mengalami ovulasi sampai pertengahan siklus dan pil tersebut akan mencapai efek puncak pada masa ovulasi (untuk mencegah terjadinya ovulasi). Jika wanita tersebut mulai minum di pertengan siklus atau mendekati masa ovulasi, pil tersebut mungkin tidak mempunyai waktu yang cukup untuk mencegah ovulasi sehingga Anda mungkin saja hamil.  Efek samping dari pil kontrasepsi: Siklus menstruasi dapat menjadi tidak teratur, dan biasanya menjadi masalah untuk penggunanya. Pada beberapa kasus mereka mungkin berhenti mengkonsumsi pil kontrasepsi tersebut Anda mungkin bisa mengalami nyeri payudara Bisa terjadi perubahan mood Mual, muntah, nyeri kepala, pusing, depresi dan perubahan berat badan   Sumber: healthmeup
 12 Jul 2020    11:00 WIB
Nyeri Payudara Sebelum Menstruasi, Normalkah?
Nyeri yang terjadi di payudara merupakan sesuatu yang dikeluhkan oleh wanita. Nyeri payudara paling sering terjadi pada masa sebelum menstruasi dan saat masa menstruasi. Nyeri dada juga bisa terjadi setelah masa menstruasi juga. Tetapi apakah nyeri payudara itu normal? Nyeri payudara merupakan hal normal yang terjadi pada wanita dan merupakan bagian dari  premenstrual syndrome (PMS). Sindrom pada PMS juga termasuk nyeri pada perutbawah, perubahan mood yang tiba-tiba dan kesulitan beritirahat. Pada artikel ini kita akan membahas apakah nyeri payudara itu normal dan kondisi apakah yang menyebabkan nyeri payudara ini menjadi kondisi yang serius dan berat. Fluktuasi hormonal Alasan utama mengapa tidak terjadi nyeri payudara adalah karena peningkatan sekresi dari hormon esterogen. Estrogen ini merupakan salah satu hormon yang paling penting untuk tubuh. Keluarnya hormon esterogen yang terlalu banyak akan menyebabkan terjadinya kekakuan pada jaringan payudara, dan payudara menjadi lebih keras. Oleh karena itu tidak munculnya nyeri payudara sebelum masa menstruasi merupakan hal yang normal. Hal tersebut biasanya terjadi pada hari ke 21 siklus menstruasi. Oleh karena itu tanda ini sering sekali terjadi pada banyak wanita sebelum masuk masa menstruasi. Jika nyeri payudara yang muncul tidak terlalu berat dan mengganggu seharusnya tidak perlu membuat Anda khawatir. Mengamati Pada kebanyakan wanita, gejala nyeri payudara menjelang masa menstruasi merupakan hal sering sekali terjadi. Anda tidak perlu menjadi tegang dan khawatir mengenai nyeri payudara yang Anda alami. Kecuali nyeri payudara yang Anda alami sangat berat dan tidak bisa ditoleransi maka Anda tidak harus menganggapnya serius. Efek samping Terkadang pada wanita yang sudah menikah sering mengkonsumsi pil kb untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan. Tetapi ketika mereka berhenti mengkonsumsinya, keseimbangan hormon menjadi kacau dengan tiba-tiba dan dapat memunculkan nyeri payudara. Hal ini merupakan kondisi yang sepenuhnya normal. Jika Anda khawatir dengan gejala ini maka Anda dapat menghubungi dokter kandungan Anda. Obesitas Berat badan berlebih dan gaya hidup yang tidak sehat dapat menimbulkan keluhan nyeri payudara. Hal ini tidak berbahaya karena penyebab utama dari nyeri payudara disebabkan oleh peningkatan berat badan. Untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan nyeri payudara ini maka Anda harus menjaga pola makan yang sehat dan menurunkan berat badan Anda. Meminum banyak air putih juga dapat menurunkan nyeri payudara yang Anda rasakan.   Perubahan menjadi wanita dewasa Nyeri payudara sangat mungkin dialami seorang gadis muda, terutama saat mulai mendapat menstruasi. Nyeri dada merupakan hal yang normal terjadi pada seorang gadis mda. Untuk itu Anda tidak harus khawatir jika mengalami nyeri payudara saat pertama kali mendapat menstruasi.   Sumber: boldsky
 15 Jun 2020    08:00 WIB
Inilah Penyebab Siklus Menstruasi Anda Berubah
Apakah Anda tidak mendapatkan haid bulan ini? Masalah ini tidak hanya terjadi pada wanita yang sudah menikah saja, tetapi juga dapat terjadi pada wanita yang belum menikah. Menurut para ahli penyebab Anda tidak mendapat haid bisa disebabkan stress, menopause dini dan kondisi lain. Kondisi tidak mendapat siklus menstruasi secara medis dikenal sebagai amenorea. Berikut adalah beberapa alasan yang menyebabkan Anda tidak mendapatkan siklus menstruasi.1.  Dalam kondisi stressKebanyakan dari Anda pasti mengetahui jika stress dapat mempengaruhi tubuh Anda dan dapat menyebabkan beberapa masalah di tubuh Anda. Jika Anda sedang mengalami stress maka Anda bisa kehilangan masa menstruasi karena stress dapat menggangu siklus hormonal Anda. 2.  Apakah Anda mempunyai berat badan berlebih?Jika berat badan Anda lebih dari 92 tahun maka Anda digolongkan obesitas. Dan jika Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur bisa jadi obesitas menjadi penyebabnya. 3.  Apakah Anda mempunyai berat badan yang kurang?Mengalami gangguan makan dapat menyebabkan organ tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik dan normal. Inilah yang menjadi alasan mengapa Anda tidak mendapat siklus haid yang teratur. 4.  Terlalu banyak melakukan perjalananJika Anda sering melakukan perjalanan lintas benua, mungkin Anda bisa mengalami masalah ini. Kerika tubuh Anda berusaha keras melakukan adaptasi terhadap waktu dapat menyebabkan Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. 5.  Terlalu banyak olahragaSegala sesuatu yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Ketika Anda mengekspose tubuh Anda dengan latihan fisik yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan organ tubuh misalnya saja gangguan hormonal yang menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. 6.  Apakah Anda sedang sakit?Penyakit juga merupaka salah satu alasan mengapa Anda tidak mendapatkan menstruasi. Ketika tingkat imunitas menurun, Anda tidak mengalami ovulasi dan menyebabkan siklus menstruasi memanjang. 7.  Menderita penyakit tiroidWanita yang menderita gangguan tiroid sering mengalami masalah ovulasi dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Segala sesuatu yang mengganggu proses ovulasi berjalan normal dapat menyebabkan terlambatnya siklus menstruasi. 8.  Pil KBSaat Anda mengkonsumsi pil KB maka sangat mungkin Anda tidak mendapatkan siklus menstruasi atau siklus menstruasi menjadi tidak teratur.Sumber: boldsky
 30 Mar 2020    08:00 WIB
Mengenal Kista Indung Telur
Kista indung telur biasanya berupa kantong yang tidak bersifat kanker yang berisi material cairan atau setengah cair. Meskipun kista tersebut biasanya kecil dan tidak menghasilkan gejala, tetapi tetap diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk meyakinkan bahwa bukan merupakan suatu kanker. Penyebab dari kista indung telur Kebanyakan kista ovarium terbentuk saat siklus menstruasi normal. Kista ini dikenal sebagai kista fungsional. Kista jenis lainnya lebih jarang terjadi. Terdapat dua jenis kista fungsional : Kista Follikular. Kista follikular terbentuk ketika terjadi gangguan sehingga folikel tidak melepaskan sel telur dan berubah menjadi kista. Kista Korpus Luteum. Folikel pecah dan melepaskan sel telur, kemudian folikel ini mulai menghasilkan sejumlah besar estrogen dan progesteron untuk persiapan pembuahan. Folikel ini disebut sebagai korpus luteum. Terkadang, dapat terkumpul cairan di dalam folikel, sehingga menyebabkan korpus luteum berkembang menjadi kista. Obat-obat fertilitas, seperti Clomid dan Serophene, yang digunakan untuk menginduksi ovulasi, dapat meningkatkan resiko terjadinya kista korpus luteum setelah ovulasi. Gejala dari kista indung telur Kista indung telur biasanya tidak menimbulkan gejala. Ketika gejala muncul, biasanya berupa nyeri atau terlambat menstruasi. Kista indung telur dapat menimbulkan nyeri jika kista berukuran besar, pecah, timbul perdarahan, mengganggu suplai darah ke indung telur, mendapat trauma saat melakukan hubungan seksual, atau terputar atau menyebabkan puntiran (torsi) saluran telur (tuba falopi). Gejala-gejala kista ovarium dapat berupa: Kembung atau pembesaran perut Rasa nyeri saat pergerakan usus Nyeri pada panggul yang singkat sebelum atau sesudah mulai periode menstruasi Nyeri panggul yang tumpul dan konstan Nyeri panggul yang hebat dan tiba-tiba, seringkali disertai mual dan muntah, dapat merupakan tanda adanya puntiran (torsi) indung telur yang mengganggu suplai darah atau pecahnya kista dengan perdarahan Perubahan pada siklus menstruasi tidak umum terjadi pada kista follikular dan lebih sering pada kista korpus luteum. Bercak-bercak darah atau perdarahan dapat terjadi pada beberapa kista. Pengobatan untuk kista indung telur Terapi yang diberikan tergantung dari usia penderita, jenis dan ukuran kista, serta gejala-gejala yang ada. Tindakan yang dapat dilakukan adalah: Observasi. Jika seseorang tidak memiliki gejala dan pemeriksaan USG menunjukkan adanya kista berisi cairan yang kecil, maka kista dapat dipantau terlebih dahulu dan diperiksa kembali setelah beberapa bulan untuk melihat apakah telah hilang dengan sendirinya atau tidak. Pemberian pil KB. Obat KB dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kista baru. Pembedahan. Pembedahan dapat dilakukan jika kista indung telur berukuran besar, tidak tampak seperti kista fungsional, terus berkembang, dan tetap ada setelah dua sampai tiga siklus menstruasi. Selain itu, kista yang menimbulkan rasa nyeri atau gejala-gejala lainnya juga dapat diangkat. Kedua indung telur dan rahim juga dapat ikut diangkat jika kista tersebut bersifat ganas, atau jika massa kista terbentuk setelah menopause. Sumber: womba
 13 Sep 2019    16:00 WIB
Tunda Menstruasi Dengan Pil KB
Bagaimana Menunda Menstruasi Dengan Pil KB?Pil KB terdiri dari 28 pil, tetapi hanya 21 pil yang berisi hormon untuk menurunkan fertilitas (masa subur) anda, sementara itu, 7 pil lainnya merupakan plasebo (tidak berisi hormon). Pil ini dibuat agar menyerupai siklus menstruasi normal. Perdarahan yang terjadi saat anda mengkonsumsi plasebo merupakan perdarahan akibat penghentian penggunaan obat, yang tampak seperti menstruasi. Hal ini merupakan respon tubuh anda untuk menghentikan produksi hormon. Jika anda tidak mengkonsumsi plasebo ini dan langsung mengkonsumsi pil aktif (pil yang berisi hormon), maka perdarahan ini pun tidak akan terjadi. Perdarahan yang terjadi saat anda mengkonsumsi plasebo tidak sama dengan menstruasi normal dan tidak berpengaruh bagi kesehatan anda. Oleh karena itu, anda dapat menggunakan pil KB untuk mengendalikan siklus menstruasi anda, baik untuk alasan pribadi atau untuk alasan kesehatan. Anda dapat menggunakan semua pil KB untuk menunda menstruasi anda, akan tetapi akan lebih baik bila anda menggunakan pil KB monofasik karena pil ini berisi hormon dengan jumlah yang sama pada setiap pilnya. Berkonsultasilah dengan dokter anda terlebih dahulu mengenai pil KB mana yang dapat anda gunakan.Manfaat Menunda MenstruasiMenunda menstruasi anda dapat membantu mengatasi atau mencegah berbagai gejala premenstrual. Anda mungkin dapat mempertimbangkan hal ini bila anda mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu:•  Gangguan fisik atau mental yang menyebabkan anda sulit menggunakan pembalut•  Adanya gangguan kesehatan lain yang memburuk saat masa menstruasi seperti endometriosis, anemia, asma, migrain, atau epilepsi•  Adanya berbagai gejala seperti payudara terasa kencang dan nyeri, perut kembung, mood berubah-ubah pada 7-10 hari sebelum masa menstruasi anda terjadi•  Anda mengalami nyeri kepala atau berbagai gejala menstruasi lainnya selama anda mengkonsumsi plasebo•  Anda mengalami gangguan menstruasi, seperti volume darah menstruasi yang berlebihan, menstruasi yang berlangsung lebih lama dari biasanya, sering mengalami menstruasi, atau mengalami menstruasi yang sangat nyeri Anda mungkin juga ingin menunda masa menstruasi anda karena berbagai alasan pribadi seperti sedang menjalani ujian penting atau ada acara atau liburan tertentu seperti pernikahan atau masa bulan madu.Apakah Aman Menunda Mentruasi?Jika dokter anda memperbolehkan anda mengkonsumsi pil KB, maka menggunakan pil KB untuk menunda menstruasi anda juga mungkin aman. Apa Akibat yang Terjadi Saat Anda Menunda Menstruasi?Anda mungkin akan mengalami perdarahan atau adanya bercak darah di antara masa menstruasi. Hal ini sering terjadi bila anda menggunakan pil KB untuk menunda atau mencegah terjadinya menstruasi, terutama pada beberapa bulan pertama penggunaan pil. Perdarahan di antara masa menstruasi ini biasanya akan berkurang seiring dengan berlalunya waktu saat tubuh anda telah dapat menyesuaikan diri.Akibat lainnya bila anda sering menunda menstruasi anda adalah agak sulit untuk mengetahui apakah anda sedang hamil. Jika anda mengalami mual dan muntah di pagi hari (morning sickness), payudara terasa kencang, atau merasa lelah yang tidak biasanya; maka periksakanlah kemungkinan terjadinya kehamilan.Apa yang Dapat Dilakukan Untuk Mengatasi Perdarahan di Antara Masa Menstruasi?Walaupun perdarahan ini biasanya berkurang dengan berlalunya waktu, terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya, yaitu:•  Jangan lupa untuk mengkonsumsi pil KB anda secara teratur setiap harinya•  Berhenti merokok karena wanita yang merokok lebih sering mengalami perdarahan di antara masa menstruasi dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok Segera hubungi dokter anda bila anda tetap mengalami perdarahan walaupun telah mengkonsumsi pil aktif secara teratur sesuai petunjuk atau bila perdarahan bertambah berat atau bila perdarahan berlangsung selama lebih dari 7 hari berturut-turut.Apa yang Harus Dilakukan Untuk Menunda Menstruasi Dengan Pil KB?Dokter anda mungkin akan menyarankan anda untuk mengkonsumsi pil aktif selama 6 minggu berturut-turut tanpa mengkonsumsi plasebo. Setelah anda mengkonsumsi pil aktif selama 6 minggu berturut-turut, maka dokter mungkin akan meminta anda untuk mengkonsumi plasebo pada minggu ke tujuh. Pada saat inilah anda akan mengalami masa menstruasi anda. Untuk mengurangi volume darah yang keluar atau mengurangi gejala penghentian obat lainnya, maka dokter mungkin akan meminta anda untuk mengkonsumsi plasebo hanya selama 3 atau 4 hari. Jika anda tidak mengalami perdarahan di antara masa menstruasi atau efek samping lainnya, dokter anda mungkin akan mengijinkan anda untuk mengkonsumsi pil aktif selama 9 minggu berturut-turut pada siklus menstruasi berikutnya dan 12 minggu pada siklus menstruasi berikutnya.Sumber: mayoclinic
 19 Aug 2019    11:00 WIB
Berat Badan Meningkat Akibat Konsumsi Pil KB ?
Pil KB merupakan salah satu alat kontrasepsi paling popular yang telah banyak digunakan sejak 50 tahun lalu. Pil KB sendiri memiliki banyak merk dagang dengan komposisi yang berbeda-beda.  Akan tetapi, seperti halnya obat-obatan lainnya, pil KB pun memiliki beberapa efek samping. Beberapa efek samping yang dapat terjadi akibat penggunaan pil KB adalah perdarahan, payudara terasa keras, mual, dan nyeri kepala.  Beberapa wanita dapat mengalami peningkatan berat badan karena terjadinya retensi (tertahannya) cairan di dalam tubuh. Peningkatan berat badan ini biasanya tidak terlalu banyak dan tidak terjadi pada sebagian besar wanita. Peningkatan berat badan ini biasanya juga hanya bersifat sementara dan akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 2-3 bulan. Berbagai penelitian pun menemukan bahwa tidak ada bukti kuat bahwa penggunaan pil KB memang dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Terjadinya peningkatan berat badan atau tidak setelah menggunakan pil KB sebenarnya juga dipengaruhi oleh beberapa hal seperti faktor genetika, gaya hidup, dan jenis KB yang digunakan. Sekarang ini, terdapat 2 jenis pil KB yang biasa digunakan yaitu pil kombinasi, yang mengandung estrogen dan progestin serta pil KB yang hanya mengandung progestin.  Sebagian besar jenis pil KB yang dijual di pasaran menggunakan jenis estrogen yang sama, walaupun dengan dosis yang bervariasi. Akan tetapi, kadar dan jenis progestin di dalam setiap jenis pil KB dapat berbeda-beda. Hal ini membuat setiap jenis pil KB yang dijual di pasaran memiliki jenis dan dosis hormon yang sedikit berbeda, yang menyebabkan efek samping yang dapat terjadi pun menjadi berbeda-beda.  Oleh karena itu, apapun jenis pil KB yang Anda konsumsi saat ini, pastikan Anda mengkonsumsinya selama minimal 3 bulan, untuk melihat apakah efek samping yang Anda alami mereda atau tidak. Mengapa banyak orang menduga bahwa penggunaan pil KB dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan? Hal ini dikarenakan tingginya kadar estrogen di dalam pil KB (zaman dulu). Mengkonsumsi estrogen dalam jumlah besar memang dapat menyebabkan peningkatan berat badan akibat peningkatan nafsu makan dan retensi cairan di dalam tubuh. Akan tetapi, sekarang ini, berbagai jenis pil KB yang beredar di pasaran mengandung jauh lebih sedikit hormon dibandingkan dengan pil KB pertama yang dibuat 50 tahun yang lalu sehingga efek samping peningkatan berat badan pun lebih jarang terjadi. Segera hubungi dokter Anda bila Anda mengalami peningkatan berat badan yang berlebihan dan dalam waktu lama. Dokter Anda mungkin akan menyarankan Anda untuk mengganti jenis KB yang digunakan. Sumber: webmd
 13 Jun 2019    16:00 WIB
DVT Tidak Menimbulkan Gejala Namun Berbahaya
Bekuan darah, dalam hal ini kita membicarakan tentang DVT atau trombosis vena dalam merupakan suatu keadaan di mana terdapatnya bekuan darah pada vena dalam tubuh anda. Keadaan ini biasanya terjadi pada betis, paha, panggul, atau lengan. Gejala DVT yang dapat ditemukan berupa pembengkakan pada kulit yang kadang terasa nyeri dan keras, akan tetapi DVT tidak selalu menimbulkan gejala. Faktor Resiko Anda memiliki resiko DVT lebih tinggi bila anda: Memiliki gangguan pembekuan darah Menderita obesitas Mengkonsumsi pil KB Hamil Merokok Mengalami beberapa penyakit kronik seperti kanker, penyakit jantung, penyakit paru-paru, dan inflammatory bowel disease (suatu gangguan kesehatan yang menyebabkan gangguan saluran pencernaan) Duduk di kursi roda Tidak dapat bergerak atau bangun dalam waktu lama, seperti saat anda berada dalam penerbangan untuk waktu yang lama Bahaya Adanya Bekuan Darah Bahaya terbesar dari DVT adalah apabila bekuan darah di dalam pembuluh vena ini sampai ke dalam paru-paru dan menyebabkan terjadinya emboli paru. Emboli paru dapat merusak paru-paru anda dan berakibat fatal. Bahkan bila bekuan darah tidak masuk ke dalam paru-paru anda, bekuan darah ini tetap dapat mengganggu kesehatan anda. Bila bekuan darah terus membesar, bekuan darah ini dapat menghambat aliran darah di dalam pembuluh darah vena dan merusak katup di dalam pembuluh darah tersebut. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya nyeri, pembengkakan, dan perubahan warna kulit kaki. Penggunaan stoking dapat membantu mengatasi gejala ini. Pengobatan DVT dapat berupa penggunaan obat-obatan, filter vena cava, dan penggunaan stoking. Pencegahan DVT DVT dapat dicegah dengan melakukan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Jaga berat badan anda Tetap aktif Jika anda berada dalam penerbangan dalam waktu lama, berjalan-jalanlah di koridor pesawat setiap 1-2 jam Jika anda harus duduk dalam waktu lama, gerakanlah kaki anda dan tekuklah betis anda sehingga darah dapat terpompa Bergeraklah setiap 1 atau 2 jam saat bekerja Hindari konsumsi hormon estrogen jika ada anggota keluarga anda yang menderita DVT Jika anda mengalami kecelakaan atau cedera yang membuat anda harus terus terbaring di ranjang atau kursi roda, bergeraklah sebanyak mungkin. Komplikasi Emboli Paru Tergantung pada ukuran bekuan darah dan ke mana bekuan darah ini tersangkut, DVT dapat berakibat fatal. Bahaya terbesar dari DVT adalah apabila bekuan darah terlepas dan mengikuti aliran darah dan merusak sebuah organ, biasanya paru-paru. Bekuan darah yang tersangkut di dalam paru-paru ini dapat menyebabkan terjadinya emboli paru. Bekuan darah yang tersangkut pada pembuluh darah otak dapat menyebabkan stroke. Bekuan darah yang tersangkut pada pembuluh darah jantung dapat menyebabkan serangan jantung. Bekuan darah yang tersangkut pada ginjal dapat menyebabkan terjadinya gagal ginjal. Gejala emboli paru yang sering ditemukan adalah: Batuk Batuk berdarah Nyeri dada Sesak napas tanpa penyebab yang jelas Denyut jantung tidak teratur Gejala lainnya yang lebih jarang ditemui adalah: Cemas Denyut jantung cepat Perasaan melayang Berkeringat Pingsan Bekuan darah yang terdapat di dalam paru-paru dapat menurunkan kadar oksigen di dalam darah anda, yang dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ lainnya. Emboli paru pun dapat merusak paru-paru dan meningkatkan tekanan di dalam pembuluh darah arteri paru sehingga terjadi hipertensi pulmonal. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami berbagai gejala di atas untuk memperoleh penanganan secepatnya. Sindrom Post Trombotik Bahaya lain DVT adalah sindrom post trombotik yang dapat mengenai sekitar 60% penderita DVT. Sindrom post trombotik menyebabkan gejala yang terus terjadi dalam waktu lama pada kaki atau lengan yang terkena DVT. Gejala sindrom post trombotik adalah nyeri, pembengkakan, dan perubahan warna kulit pada tempat yang terkena. Walaupun sindrom post trombotik biasanya menyebabkan gejala ringan, akan tetapi juga dapat terjadi gejala berat dan menyebabkan pembentukan luka terbuka pada kulit kaki yang terkena. Pada sindrom post trombotik, katup di dalam pembuluh vena dapat mengendur dan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini dapat menyebabkan terkumpulnya darah pada daerah tersebut. Tidak ada hal yang dapat dilakukan untuk menguatkan katup-katup vena ini, oleh karena itu sangat penting agar penderita DVT tetap aktif bergerak. Dengan demikian, darah dari kaki dapat kembali ke jantung akibat aktivitas otot kaki anda. Berbaring dengan posisi kaki lebih tinggi dari jantung anda juga dapat membantu mengurangi bengkak dan nyeri. Sayangnya, tidak ada langkah khusus yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya sindrom post trombotik selain tidak menderita DVT. Saat ini para dokter menyarankan agar semua penderita DVT menggunakan stoking untuk mencegah terjadinya sindrom post trombotik ini.  Baca juga: Berbagai Terapi Untuk Bekuan Darah (DVT) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd