Your browser does not support JavaScript!
 30 Oct 2018    11:00 WIB
Tidak Dapat Hidup Tanpa Ponsel? Awas Nomophobia
Nomophobia merupakan rasa takut tidak dapat selalu terhubung dengan ponsel setiap saat. Kebanyakan orang tidak dapat membayangkan hidupnya tanpa ponsel, terutama smartphone, dan mereka secara konstan memeriksa ponselnya untuk memastikan apakah ada notifikasi atau email masuk ke ponselnya. Mereka yang menderita nomophobia akan menganggap ponsel sebagai bagian terpenting dari hidupnya agar tetap terhubung dengan orang lain, dengan demikian mereka akan merasa lebih tenang dan merasa lebih dekat dengan kenalannya yang jauh. Secara umum mereka yang menderita nomophobia akan merasa cemas, gugp dan juga tingkat stress akan meningkat tajam saat menyadari betere handphonenya habis atau saat masuk ke daerah dimana tidak ada sinyal. Jika Anda mengalami gejala yang disebutkan diatas maka Anda menderita nomophobia. Apakah nomophobia baik atau buruk?Fobia ini sebenarnya timbul karena kecanduan yang menyebar ke seluruh dunia seperti api. Nomophobia dapat memberi pengaruh yang tidak baik untuk kesehatan tubuh dan juga kehidupan sosial seseorang. Fobia itu sendiri sudah berasosiasi buruk. Dengan pertumbuhan jalur komunikasi dan tehnologi yang semakin canggih di seluruh penjuru dunia membuat kita bergantung pada penggunaan ponsel agar tetap terhubung dengan orang lain sepanjang hari. Masalah yang timbul saat Anda mengalami nomophobiaNomophobia dapat berpengaruh pada kesehatan Anda dan juga pada kehidupan sosial Anda. Telah diketahui jika penggunaan tehnologi secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti kanker, carpal tunnel sindrom, gangguan syaraf pusat. Juga sudah banyak kasus terjadinya kecelakaan yang berhubungan dengan penggunaan ponsel saat berkendara. Sama seperti internet, ponsel juga membuat kemampuan sosial kita berkurang dan dapat memberikan masalah sosial terhadap keseimbangan kehidupan kita di tengah masyarakat.Sumber: healthmeup
 20 Aug 2018    18:00 WIB
Menderita Phobia Agorafobia ? Apa Penyebabnya ?
Anda sering merasa takut di tempat yang ramai? Kemungkinan Anda menderita Agoraphobia. Agorafobia adalah takut akan keramaian atau tempat terbuka. Agorafobia dapat juga diartikan sebagai ketakutan akan terperangkap, tanpa cara yang mudah untuk terlepas bila kecemasan menyerang. Keadaan-keadaan yang sulit bagi penderita agoraphobia adalah antri di bank atau pasar swalayan, duduk di tengah-tengah bioskop atau ruang kelas dan mengendarai bus atau pesawat terbang. Beberapa orang menderita agorafobia setelah mengalami serangan panik pada salah satu keadaan tersebut. Yang lainnya hanya merasakan tidak nyaman dan tidak pernah mengalami serangan panik. Agorafobia sering mempengaruhi kegiatan sehari-hari, kadang sangat berat sehingga penderita hanya diam di dalam rumah. Siapa saja yang bisa terkena agoraphobia?Agorafobia tanpa gangguan panik terjadi pada sekitar 4% perempuan dan 2% laki-laki tiap tahunnya. Onset biasanya terjadi pada usia awal 20an. Onset setelah umur 40 tahun sangat jarang. Apakah agoraphobia bisa diobati?Pengobatan terbaik untuk agorafobia adalah terapi pemaparan, dengan bantuan seorang ahli, penderita mencari, mengendalikan dan tetap berhubungan dengan apa yang ditakutinya sampai kecemasannya secara perlahan berkurang karena sudah terbiasa dengan keadaan tersebut (proses ini disebut habituasi). Terapi pemaparan telah membantu lebih dari 90% penderita yang menjalaninya secara rutin. Kepada penderita yang mengalami depresi berat diberikan obat anti-depresi.Psikoterapi dilakukan agar penderita lebih memahami pertentangan psikis yang melatarbelakangi terjadinya kecemasan. Kapan menghubungi dokter?Disarankan untuk menghubungi dokter segera jika anda mengalami gejala-gejala di atas.Anda ingin mengetahui tentang agoraphobia? Anda bisa membacanya di sini Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wehealth
 16 Mar 2018    16:00 WIB
Tips Untuk Mengatasi Rasa Takut Naik Pesawat Terbang
Apapun penyebabnya, jika Anda mengalami ketakutan saat akan berpergian dengan pesawat terbang, di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips yang dapat membantu mengatasi rasa takut untuk naik pesawat terbang.   Latihan Pernapasan Bila Anda merasa takut, melakukan latihan pernapasan seperti tarik napas dalam selama 4 detik, kemudian hembuskan napas selama 6 detik dapat membantu. Cara lainnya adalah silangkan pergelangan kaki Anda dan silangkan tangan Anda di depan dada Anda. Tarik napas dalam sambil meletakkan lidah Anda pada langit-langit mulut Anda.   Jangan Melihat Jendela Pesawat Bila Anda merasa takut saat melihat pergerakan pesawat melalui jendela pesawat, maka ada baiknya bila Anda menutup mata atau memusatkan perhatian Anda pada objek lain.   Dengarkan Musik Saat Anda merasa cemas dan panik, mendengarkan lagu biasanya dapat membantu menenangkan Anda.   Baca juga: 6 Cara Menenangkan Diri Anda Saat Panik   Hindari Minuman Tertentu Untuk mencegah semakin parahnya gejala karena gangguan cemas, dianjurkan agar Anda menghindari konsumsi berbagai jenis minuman yang telah diketahui dapat memicu terjadinya gejala cemas seperti kafein, minuman energi, dan stimulan lainnya.   Ketahui Jenis Fobia Anda Apakah Anda merasa takut saat naik pesawat terbang karena merasa kehilangan kendali atau takut mati atau takut ruangan sempit (claustrofobia)? Pemicu yang berbeda membutuhkan cara penanganan yang berbeda. jika Anda mengalami claustrofobia, mintalah awak penerbangan untuk membiarkan Anda masuk duluan atau duduk di sisi lorong.   Hilangkan Ketakutan Anda Banyak orang yang mengalami aviofobia (takut naik pesawat terbang) juga mengalami gangguan kendali. Cobalah menyerahkan kendali Anda akan situasi Anda saat ini pada pilot, seorang professional yang memang sudah dilatih untuk menerbangkan pesawat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthline
 15 Mar 2018    16:00 WIB
Mengapa Anda Takut Naik Pesawat Terbang???
Pada zaman modern sekarang ini berpergian dengan pesawat terbang bukanlah suatu hal yang aneh dan baru. Banyak orang lebih memilih berpergian ke luar kota dan luar negeri dengan menggunakan pesawat terbang karena dianggap lebih nyaman dan efisien. Walaupun sebenarnya berpergian dengan menggunakan pesawat terbang lebih aman daripada berpergian dengan mobil, motor, dan kereta api; namun ada saja orang yang merasa takut dan khawatir saat akan berpergian dengan menggunakan pesawat terbang. Ketakutan ini biasanya hanya bersifat sementara dan akan menghilang setelah pesawat lepas landas. Namun, pada beberapa orang, ketakutan yang dirasakan justru semakin parah. Ketakutan berpergian dengan pesawat terbang atau aviofobia merupakan hal yang cukup sering ditemui. Penderita biasanya merasa sangat takut dan gelisah saat akan berpergian dengan menggunakan pesawat terbang.   Baca juga: Apakah Perbedaan Tekanan di Dalam Kabin Pesawat Aman Bagi Ibu Hamil?   Penyebab Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami fobia terbang. Hal ini dapat disebabkan oleh hal langsung atau kombinasi dari berbagai hal. Faktor langsung yang dimaksud di sini terutama adalah pernah mengalami penerbangan yang buruk atau memiliki hubungan dekat dengan orang yang pernah mengalami pengalaman buruk saat berpergian dengan pesawat terbang. Penyebab lainnya adalah merasa tidak memiliki kendali akan dirinya. Hal ini merupakan penyebab umum dari terjadinya gangguan cemas dan aviofobia. Claustrofobia juga dapat menyebabkan terjadinya aviofobia.   Pengobatan Pengobatan aviofobia biasanya adalah obat-obatan atau terapi psikologis. Dokter biasanya akan memberikan obat anti cemas yang terdiri dari 2 macam. Yang satu untuk mengatasi rasa cemas saat akan berpergian dengan pesawat terbang dan yang lainnya adalah untuk dikonsumsi setiap hari. Untuk terapi psikologis, ada beberapa pilihan, yaitu: Terapi paparan Hipnosis Modeling Terapi wicara Terapi relaksasi Latihan pernapasan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthline
 09 Apr 2016    11:00 WIB
10 Jenis Fobia Ekstrim dan Aneh
Kita semua tentu mempunyai ketakutan-ketakutan  dan fobia yang berbeda, bahkan beberapa orang kehidupannya sangat terganggu karena ketakutan dan fobia yang dialaminya. Fobia yang dijelaskan berikut ini mungkin sangat aneh dan irasional, tetapi faktanya ada beberapa orang yang mengalaminya. Berikut adalah beberapa jenis fobia yang aneh dan ekstrim.1.  MageirocophobiaMageirocophobia adalah ketakutan akan memasak. Ketakutan akan masak ini memang sangat aneh dan dapat menyebabkan pola makan yang tidak sehat pada orang tersebut. Penderita fobia ini akan merasa terancam oleh orang yang pandai memasak dan perasaan tidak aman yang akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. 2.  PediophobiaPediophobia adalah ketakutan terhadap boneka. Ketakutan yang timbul terhadap boneka ini sangat rasional, dan ketakutan ini muncul terhadap semua jenis boneka, tidak hanya pada boneka yang berbentuk mengerikan. Freud mengatakan bahwa fobia ini timbul karena rasa takut boneka atau robot itu akan hidup. 3.  DeipnophobiaDeipnophobia adalah ketakutan pada pembicaraan saat makan malam. Penderita fobia ini merasa ketakutan saat harus berbicara dengan orang lain saat makan, oleh karena itu mereka menghindari jika diajak keluar untuk pergi makan. 4.  EisoptrophobiaEisoptrophobia adalah ketakutan oleh cermin. Orang yang menderita fobia ini akan merasa gugup saat berhadapan dengan cermin karena merasa didalam cermin terhadap dunia supernatural lain. Mereka juga percaya jika cermin pecah dapat membawa kesialan dan nasib buruk. 5.  ArachibutyrophobiaArachibutyrophobia adalah ketakutan yang aneh terhadap selai kacang. Ketakutan ini timbul karena mereka berpikir selai kacang akan terperangkap di langit-langit mulutnya. 6.  Cathisophobia Cathisophobia adalah ketakutan yang muncul saat harus duduk. Ketakutan ini dapat dipicu oleh memori berbagai jenis hukuman yang didapatkan saat sekolah, karena kasus wasir atau karena pernah menduduki benda yang tajam. 7.  XanthophobiaXanthophobia adalah ketakutan terhadap warna kuning. Penderita fobia ini mempunyai ketakutan irasional terhadap segala sesuatu yang berwarna kuning. Ketakutan ini merupakan bentuk ekstrim akan ketakutan terhadap kata "kuning" 8.  Hylophobia Hylophobia merupakan ketakutan terhadap pohon. Ketakutan ini mungkin dipicu oleh bentuk-bentuk kayu yang mengerika yang dibayangkan saat masih kecil. 9.  NomophobiaNomophobia adalah ketakutan hidup tanpa ponsel. Fobia ini baru saja ditemukan beberapa tahun yang lalu oleh fenomena yang ditemukan oleh survey. Lebih dari separuh populasi di Ingris menderita fobia ini. 10.  PogonophobiaPogonophobia adalah ketakutan terhadap berbagai jenis janggut.Semua jenis ketakutan ini secara umum terkait dengan sesuatu yang menakutkan yang terjadi di masa lalu. Berkonsultasi dengan dokter dapat membantu menghilangkan berbagai fobia tersebut.Sumber: magforwomen