Your browser does not support JavaScript!
 01 Apr 2017    11:00 WIB
Kadar pH Normal Untuk Kulit
Kadar pH mengindikasikan tingkat keasaman atau alkali dari kulit. Kadar pH normal kulit memiliki range 4-5,5. pH dari kulit terbentuk dari asam lemak dan asam amino dari kulit dan sekresi minyak di kulit. Hasil sekresi ini disebut acid mantle kulit. Manfaat dari acid mantle bekerja sebagai lini pertama pertahanan kulit dari infeksi, toksin, angin dan air. Semua toksin ini juga memiliki efek buruk terhadap acid mantle dan cenderung merusak lapisan pelindung kulit. Acid mantle mencegah mikroba masuk dan berpenetrasi ke dalam kulit sehingga menyebabkan infeksi. pH dan acid mantle kulit bisa dirusak oleh pembersih atau sabun muka yang keras (kebanyakan sabun pembersih memiliki kandungan pH 7,3 keatas dan bersifat alkali) sehingga sering menyebabkan masalah inflamasi seperti eksim dan psoriasis. Kadar pH juga dapat dipengaruhi oleh masalah metabolik seperti diabetes dan kelainan tiroid. Pada musim hujan, saat kelembaban lingkungan menurun dan kekeringan pada kulit dapat mempengaruhi keseimbangan pH kulit. Ketika pH dari kulit menjadi lebih alkali, staphilokokus dan mikroba lain dapat tinggal di permukaan kulit karena tidak ada lagi acid mantle yang menolak mikroba tersebut. Mikroba tersebut akan berpenetrasi kedalam kulit dan menyebabkan infeksi kulit. Kulit yang lebih alkali juga cenderung menjadi alergi.Untuk mempertahankan keasaman lingkungan di kulit, penting untuk kita menggunakan pembersih kulit dengan kadar pH yang netral dan juga mengaplikasikan banyak pelembab untuk mengembalikan keseimbangan pH kulit. Penggunaan tabir surya yang teratur dapat melindungi kulit dari sinar UV sekaligus melindungi acid mantle kulit. Diet sayuran hijau, kedelai dan buah-buahan seperti melon juga dapat mempertahankan acid mantle kulit.Sumber: healthmeup