Your browser does not support JavaScript!
 30 Jul 2021    10:00 WIB
Bagaimana Berbicara Dengan Pasangan Anda Setelah Dikhianati?
Langkah pertama untuk mengatasi pengkhianatan atau perselingkuhan di dalam hubungan anda dan pasangan adalah dengan memberitahukan rasa sakit hati anda padanya. Suatu hubungan memang membutuhkan suatu komitmen, tetapi bukanlah suatu borgol yang mengekang anda. Memberitahukan ketidaksetujuan anda atas perilaku ataupun sikap pasangan anda sesekali dapat merupakan salah satu tindakan terbaik yang dapat anda lakukan.   Menerima segala sesuatu, baik benar maupun salah bukanlah suatu cara yang benar untuk membangun suatu hubungan yang sehat. Terkadang anda harus menjadi seperti cermin bagi pasangan anda sehingga pasangan anda pun dapat melihat seperti apa dirinya. Tidak ada seorang pun yang dapat sepenuhnya terhindar dari sikap narsisistik, egois, dan kesalahan. Memberitahukan pada pasangan anda bahwa apa yang dilakukannya merupakan kesalahan dapat membantu hubungan anda.   Jika anda merupakan pihak yang telah berkhianat, maka berkata jujur pada pasangan anda dan menerima konsekuensinya kadang diperlukan untuk memperbaiki hubungan anda dan pasangan. Sadarilah bahwa pertengkaran yang terjadi dapat disebabkan oleh rasa cinta pasangan anda terhadap anda sehingga ia merasa sedih dan sakit hati atas sikap atau perilaku anda. Oleh karena itu, daripada sibuk mempertahankan diri, akan lebih baik bila anda mendengarkan apa yang dikatakan oleh pasangan anda dan membahas setiap masalah yang ada secara jujur dan terbuka.   Saat hubungan anda dan pasangan anda mengalami kehancuran akibat perselingkuhan maupun pengkhianatan, maka diperlukan lebih dari sekedar kata maaf, janji-janji, dan kencan romantis untuk mengembalikan keharmonisan dalam hubungan anda dan pasangan.   Anda dan pasangan anda perlu saling mengenal kembali. Apa yang terlewatkan sehingga terjadi perselingkuhan. Diperlukan usaha dari kedua belah pihak untuk memperbaiki hubungan anda dan pasangan.   Baca Juga: Pertanyaan Untuk Pasangan Yang Berselingkuh Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.     Sumber: tipsonlifeandlove
 29 Jul 2021    14:00 WIB
Pertanyaan Untuk Pasangan Yang Berselingkuh
Perselingkuhan pasti bukan hal yang menyenangkan jika kita berposisi sebagai pihak yang diselingkuhi. Jika kamu melihat tanda-tanda perselingkuhan yang ada pada pasangan dan kamu mempunyai alasan untuk mencurigainya. Untuk mengulik pasangan merupakan hal yang sulit, mungkin dia bisa marah karena kita merasa terlalu cemburu dan tidak mempercayainya. Nah jadi bagaimana cara menyakinkan diri kita sendiri untuk mengetahui apakah ada perselingkuhan atau tidak pada hubungan kamu. Berikut ada beberapa pertanyaan yang bisa kamu tanyakan kepada pasangan agar bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. "Teman Aku baru diselingkuhi, kasihan ya?" Cobalah tanyakan pendapat kepada pasangan tentang kamu yang diselingkuhi. Jika pasangan menjawab dengan jawaban yang bersimpati pada teman yang sudah mejadi korban, ini bisa menandakan bahwa posisimu aman. Tetapi jika pasangan ada membela pelaku sedikit atau berkata mungkin korban yang salah, ini bisa menjadi tanda bahwa dia melakukan hal yang sama dengan pelaku.   "Bolehkah Aku melihat ponselmu?" Di dunia yang sudah semoderen sekarang kamu punya kemampuan untuk melakukan komunikasi secara diam-diam hanya dengan jari. Smartphone bisa mempermudah perselingkuhan. Contohnya seperti mengirim pesan genit atau membuat pertemuan rahasia. Jika pasangan tidak mengijinkan atau berhenti bermain ponsel ketika kamu memintanya mungkin bisa menjadi petunjuk yang kuat. Jika dia memberikan ponselnya, cobalah untuk melihat Riwayat panggilan, foto, pesan, atau media sosialnya.   "Menurut Kamu selingkuh wajar gak sih?" Cobalah untuk generalisasi komentarnya kepada seseorang, dengan hal ini bisa menggambarkan sikapnya sendiri jika berada di posisi itu. Dari jawaban yang dia berikan kamu bisa mengetahui dia termasuk orang yang mendukung perselingkuhan atau tidak.   "Apakah Kamu selingkuh?" Pertanyaan terakhir ini bukan untuk orang yang memiliki hati lemah. Kamu boleh menanyakan jika sudah yakin ingin mendengar jawaban jujur. Tetapi pasangan belum tentu menjawab ya atau tidak, dan kamu harus memilih untuk percaya dengannya atau tidak. Coba perhatikan bahasa tubuhnya apakah gugup dengan menarik ulur, dengan gerakan tubuhnya kamu bisa mengetahui apakah dia selinguh atau tidak.   Baca juga: Mimpi Pacar Berselingkuh? Ternyata Ini Penyebabnya Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  
 21 Jul 2021    10:00 WIB
Ini Cara Pasangan Bahagia Mengatasi Pertengkaran
Setiap pasangan yang telah menikah pasti pernah mengalami pertengkaran. Salah satu kunci penting untuk memperoleh kehidupan pernikahan yang bahagia adalah mengetahui bagaimana caranya menghadapi konflik. Hal penting yang perlu diingat adalah mencoba menghindari pertengkaran dengan cara apapun justru dapat menghancurkan kehidupan rumah tangga Anda dan pasangan. Jadi, bagaimana caranya menghadapi pertengkaran dengan pasangan setelah menikah? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa cara untuk mengatasi pertengkaran setelah menikah: Pastikan Anda dan pasangan sama-sama mengetahui apa masalah yang sedang dibahas Jika salah satu atau kedua belah pihak merasa terlalu kesal untuk membahas masalah yang ada, maka tentukanlah waktu kapan Anda dan pasangan akan kembali membahas permasalahan tersebut Bersikaplah fleksibel dan terbuka mengenai jalan keluar yang ada selain dari pendapat Anda. Keinginan untuk berkompromi merupakan hal yang penting Jangan berusaha untuk membuat pasangan Anda merasa kesal. Jangan menyindir atau bersikap sinis mengenai pendapat pasangan Anda Jangan saling menginterupsi. Dengarlah apa yang dikatakan oleh pasangan Anda. Perhatikan bahasa tubuh Anda dan apa yang ditunjukkannya Berbicaralah dengan tenang dan sopan. Berteriak dan marah-marah tidak akan membuat Anda dan pasangan menemukan jalan keluar dari permasalahan yang ada Ingatlah bahwa pertengkaran yang adil dapat sangat bermanfaat bagi kehidupan pernikahan Anda. Jadi, bertengkarlah untuk kebaikan pernikahan Anda, bukan untuk menang Baca Juga: 5 Tempat Di Mana Pertengkaran Pasangan Paling Sering Terjadi Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: about
 30 Jun 2021    10:00 WIB
Pasangan Anda Tukang Selingkuh? Ini 5 Tandanya
Pada zaman modern ini, kesetiaan tampaknya merupakan hal yang sulit untuk ditemukan. Dengan banyaknya godaan dan kemudahan berkomunikasi, perselingkuhan tampaknya menjadi semakin marak, baik pada pria maupun wanita. Bila Anda ragu apakah pasangan Anda masih setia pada Anda atau tidak, di bawah ini ada beberapa tanda perselingkuhan yang perlu Anda perhatikan dan waspadai. Segera berbicara empat mata dengan pasangan Anda bila Anda menemukan satu atau beberapa hal di bawah ini pada diri pasangan Anda.   Si Dia Pernah Selingkuh Sebelumnya Bila si dia pernah berselingkuh sebelumnya, maka peluangnya untuk kembali berselingkuh akan lebih besar. Bila si dia pernah mengkhianati mantan pacarnya dan berselingkuh dengan Anda, maka kemungkinan besar ia juga akan melakukan hal yang sama pada Anda.   Kebiasaannya Berubah Jika pasangan Anda tiba-tiba sering pulang terlambat dari tempat kerjanya, maka hal ini merupakan pertanda buruk. Perubahan kebiasaan seperti cara berpakaian (misalnya menjadi lebih baik), menghabiskan lebih banyak uang, atau menerima telepon secara sembunyi-sembunyi merupakan tanda perselingkuhan yang patut Anda waspadai.   Si Dia Tiba-tiba Menjadi Sering Memberikan Anda Hadiah Bukan berarti bila pasangan Anda sering memberikan Anda hadiah maka hal ini merupakan tanda bahwa ia merasa bersalah karena berselingkuh. Akan tetapi, bila pasangan Anda biasanya tidak pernah memberikan Anda hadiah atau bunga dan mulai sering membawakan Anda bunga, maka hal ini dapat merupakan tanda bahwa ada sesuatu yang salah dan patut dicurigai.   Baca juga: 10 Jenis Orang yang Sering Berselingkuh!   Pekerjaannya Menjadi Penuh Dengan Rahasia Apakah pasangan Anda tiba-tiba enggan membicarakan mengenai pekerjaannya atau aktivitasnya sehari-hari atau bahkan mulai jarang membalas telepon atau pesan singkat Anda? Bila ya, maka hal ini dapat merupakan tanda bahwa mereka sedang menyembunyikan sesuatu atau tidak lagi mencintai Anda.   Si Dia Selalu Bersikap Defensif Saat pasangan Anda pernah berselingkuh, Anda pasti akan merasa paranoid dan tidak lagi dapat mempercayai pasangan Anda sepenuhnya. Akan tetapi, bila si dia terus saja bersikap defensif atau tampak enggan membangun kembali rasa percaya di antara Anda dengannya, maka hal ini menunjukkan bahwa ia memang seorang tukang selingkuh. Ada baiknya bila Anda meninggalkan pasangan seperti ini.   Bagaimana Cara Mengetahui Pasangan yang Pernah Selingkuh Layak Mendapatkan Kesempatan Kedua? Bingung apakah Anda harus memberikan kesempatan kedua pada pasangan yang sudah bersikap tidak setia? Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah melihat perilakunya. Apakah si dia terus saja bersikap defensif atau justru bersedia melakukan apa saja untuk mendapatkan kembali rasa percaya Anda? Bila si dia mau berusaha untuk mendapatkan kembali kepercayaan Anda dan mau menentukan batasan baru (tidak terlalu terbuka pada orang lain), maka hubungan Anda dan si dia setelah ini mungkin akan berhasil.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: sheknows
 08 Jun 2021    13:00 WIB
3 Elemen Dalam Selingkuh
1.     Suatu hubungan rahasia Tiga elemen dalam selingkuh yang pertama itu suatu hubungan, rahasia ini adalah inti utama bersifat rahasia karena memang tidak diungkapkan atau mungkin kalian jadi bohong atau mungkin kali ya karena kalian menyembunyikan ya namanya rahasia tuh disembunyikan tidak diungkapkan yang akhirnya ya itulah selingkuh ini adalah inti utama atau elemen pertama dalam selingkuh intinya.    2.      Suatu hubungan emosional sampai ke tahap tertentu   yang kedua dia disebut selingkuh apabila suatu hubungan emosional sampai ketahap tertentu, contohnya gimana kalau masalah ini kalau tentang hubungan emosional sampai ke tahap tertentu itu. Kenapa dia bisa ketahap tertentu karena memang setiap pasangan itu menganggap atau memiliki batasan-batasan selingkuh itu sendiri itu berbeda. Jadi tiap pasangan itu punya batasan sendiri-sendiri tentang selingkuh. Ada yang ngerasa kalau rangkulan kayak gini terus habis itu ngeliatin nongkrong bareng ini udah dianggap selingkuh karena ada emosional atau keterkaitan emosional contoh lainnya gini misalnya kamu lagi sibuk skripsi atau sibuk kerja kemudian ada teman kamu lawan jenis kamu ngechat kamu dan akhirnya timbul rasa diperhatikan itu tadi kalian ngerasain hal yang udah lama nggak kalian rasain, kok rasanya dia lebih pengertian ya dibanding pasanganku kok. Rasanya kok dia lebih ngertiin aku. Nah itu ada hubungan emosional dan itu biasanya batasan- batasan tertentu nya itu yang nentuin kalian yang ada di dalam hubungan tersebut.    3.     Koneksi seksual sampai ke tahap tertentu Elemen ketiga koneksi seksual sampai ke tahap tertentu kadang orang kalau cium pipi doang aja namanya selingkuh ya rasanya udah kayak melayang gitu nggak harus berhubungan seksual, tapi kontak kontak seksual tertentu itu uda rasanya uda bed aitu dan itu kenapa batasan atau batasan-batasan kalian atau apa yang dibilang selingkuh dalam hubungan itu yang nentuin kalian sendiri!
 27 May 2021    13:00 WIB
Alasan selingkuh
Kenapa kok dia selingkuh? Nah ini pasti akan ditanyakan orang-orang yang pastinya diselingkuhi dan pastinya merasakan kebingungan. Kenapa pasangannya akhirnya memutuskan untuk atau menyelingkuhi kamu. Nah ternyata selingkuh itu terjadi karena adanya rasa kerinduan longing tadi dan keinginan akan hubungan emosional sebenarnya hubungan emosional yang dimaksud di sini itu apa sih?   Hubungan emosional yang disini itu adalah tentang sesuatu yang baru dia ingin sesuatu yang baru dia bosen bilangnya bosen padahal dia menemukan sesuatu yang baru dia merasakan kebebasan dia akhirnya punya rasa atau punya hak untuk memutuskan kemudian intensitas seksual yang tadinya itu udah bosen udah nggak ada rasa sama sekali atau udah mulai berkurang akhirnya dia menemukan pasangan untuk meningkatkan intensitas seksualnya dia trus dia juga disini ingin menemukan kembali diri dia yang hilang di sini contohnya lebih ke kalau menemukan diri dia hilang tuh kayak gini kadang kalau misalnya kita pacarana sudah lama pegangan tangan itu udah nggak deg-degan lagi kayak dulu.   Tapi ketika kamu selingkuh dan kamu melakukan hal itu dengan orang lain kamu ngerasain itu kembali rasa itu hadir kembali deg-degannya itu hadir kembali. Nah itu kadang orang selingkuh itu karena merasakan itu yang akhirnya bukan sesuatu yang baru tapi loh aku tuh sekarang aku tuh kemarin sama pasangan aku kok aku udah nggak deg-degan lagi tapi kok sama yang baru ini bisa ya ternyata deg-degan. Nah itu penemuan diri dia sendiri jadi dia yang lagi mencari atau memastikan rasa yang dia punya menemukan kembali diri dia yang hilang rasa rasa yang dulu yang hilang itu dia temukan di orang lain.   Kemudian usaha untuk mengembalikan vitalitas di ambang kehilangan disini mungkin contohnya gini ada beberapa orang yang selingkuh atau berhubungan seksual dengan orang lain itu supaya dia semakin bergairah ketika berhubungan dengan pasangan-nya jadi dia berusaha untuk mengembalikan vitalitasi diri dia diambang kehilangan diri dia tersebut.
 27 May 2021    12:00 WIB
Ada Orang Ketiga Pada Hubungan? Atasi Dengan Cara Ini
Ada orang ketika dalam sebuah hubungan merupakan hal yang mengganggu, ketika mengetahui adanya orang ketiga dalam hubungan jangan terbawa emosi. Rasa sedih, emosi dan kecewa pasti wajar dirasakan . Tetapi jangan larut dengan rasa emosi, jangan terburu-buru untuk menyalahkan pihak ketiga, karena dengan suasana terburu-buru hanya akan memperburuk suasana. Nah jadi bagaimana sih caranya untuk menghadapi orang ketiga yang ada dalam hubungan kamu? Simak tips dibawah ini! Cari fakta terlebih dahulu Jangan menyalahkan orang ketiga ketika terjadi perselingkuhan, lebih baik pahami dulu keadaan yang terjadi. Orang yang diselingkuhi biasanya akan lebih emosional dan akhirnya cenderung menyalahkan orang lain dibandingkan menyalahkan pasangannya. Seharusnya pasangan yang baik dapat menolak godaan dari orang lain.   Komunikasikan pada pasangan Ketika ada orang yang ingin menggangu hubungan kamu bahaslah dengan pasangan,cobalah bahas dengan pasangan. Contohnya jika ada seseorang terus menelpon pasangan terus menerus, beritahu bahwa hal itu sangat menggangu.   Tenangkan diri Usahakanlah untuk jangan emosi, karena ketika seseorang emosi akan membuat orang berfikir lebih buruk lagi. Lebih baik menahan emosi dan pikirkan apa yang harus dilakukan. Tenangkan diri untuk mendengar pengakuan atau penjelasan dari pasangan.   Blokir kontak orang ketiga Mengabaikan orang ketiga adalah langkah awal yang tepat harus dilakukan, jika kamu tidak ingin berurusan dengannya lebih baik blokir kontaknya, contohnya jika dia terus menelepon atau chat pasanganmu cukup abaikan lalu blokir kontaknya, jangan terpancing emosi.   Jangan publikasi pada media sosial Ketika ada masalah dalam hubungan lebih baik hanya kamu dan pasangan yang tahu, jangan unggah apapun di media sosial jika ada orang ketiga. Contohnya menjelek-jelekan orang ketiga lalu di publikasi. Hal itu hanya akan mempermalukan hubungan karena ada orang ketiga.   Baca Juga: Cegah Masuknya Orang Ketiga Dengan Cara Ini! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  
 17 May 2021    14:00 WIB
Chat dengan Wanita Lain Termasuk Selingkuh Gak Sih?
Dalam sebuah hubungan pasti semua orang tidak menginginkan perselingkuhan. Sebenarnya perselingkuhan itu seperti apa sih? Perselingkuhan bukan hanya terjadi dalam tindakan fisik, tetapi juga bisa terjadi melalui virtual. Di Zaman teknologi yang sudah maju seperti sekarang semua bisa dilakukan dengan mudah, termasuk komunikasi. Komunikasi sekarang bisa dilakukan dengan mudah tanpa harus bertemu secara langsung. Bagi sebagian orang makna perselingkuhan berbeda beda, tetapi sebenarnya membalas lawan jenis dengan pesan atau teks mesra termasuk kedalam micro-cheating atau diartikan dengan perselingkuhan yang kecil, walaupun perselingkuhan ini termasuk kecil, tetapi bisa menyakitkan pasangan. Seseorang yang sering melakukan tindakan perselingkuhan yang kecil bisa membuka kemungkinan melakukan perselingkuhan yang besar. Jadi bagaimana caranya agar mengetahui pasangan kita berselingkuh melalui virtual atau online? simak tanda-tanda berikut ini! Memasang password pada ponselnya Sesorang yang berselingkuh melalui virtual atau online pasti mengunci ponselnya dengan kata sandi, karena orang yang berselingkuh melalui online cenderung memiliki banyak rahasia, contohnya percakapan dengan selingkuhannya. Jika pasangan kamu tiba-tiba memasang kata sandi pada ponselnya kamu boleh mencurigainya.   Memiliki lebih dari satu akun media sosial Mengikuti akun pasangan pasti hal yang dilakukan oleh setiap orang, tujuan mengikuti media sosial pasangan agar bisa mengetahui aktivitasnya, seperti konten apa yang dia posting. Seseorang yang berselingkuh biasanya melakukan perselingkuhan virtual melalui akun sosial, mereka akan membuat akun khusus untuk melakukan perselingkuhan agar pasangannya tidak bisa menemukan jejak hubungan perselingkuhan ini.   Perilaku menjadi aneh Seseorang yang melakukan perselingkuhan pasti terjadi perubahan pada perilaku pasangan. Jika pasangan tiba-tiba melakukan hal diluar dari kebiasaanya, contohnya tiba-tiba bersikap sangat baik atau bersikap manis berarti dia menyembunyikan sesuatu dan mencoba menutup kesalahannya dengan berlaku baik.   Sikap menjadi tertutup Tanda-tanda terakhir yang bisa terlihat adalah sikapnya berubah menjadi tertutup dan menjadi posesif. Mereka akan menjadi lebih posesif terhadap ponsel atau laptopnya.   Baca Juga: Ini 4 Alasan Kenapa Pria Selingkuh! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  
 04 May 2021    12:00 WIB
Tingkatan Selingkuh Pria, Sejauh Mana Anda Mau Memaafkannya?
Sebuah penelitian yang pernah diterbitkan dalam jurnal Social Psychology Quarterly tahun 2010 menyebutkan bahwa pria dengan IQ rendah rentan selingkuh dari pasangannya. Sebetulnya kita bisa saja membantah hasil penelitian itu, karena kalau kita perhatikan, ada juga pria pintar (berpendidikan tinggi) dengan IQ tinggi pun kerap menduakan pasangannya. Sebagian besar orang menilai ketika pria melakukan hubungan intim dengan wanita yang bukan pasangannya, itu dinamakan selingkuh. Definisi lainnya adalah saat pria mengajak makan malam wanita yang bukan pasangannya, bisa disebut juga kalau pria itu selingkuh. Portal Askmen.com pernah mengulas tentang tingkat selingkuh yang dilakukan pria sebagai berikut: Tingkat pertama: Sedikit berkhayal Kerap berkhayal dengan seseorang yang bukan pasangan, meski sudah berada dalam sebuah hubungan yang berkomitmen. Contohnya memberi perhatian lebih kepada orang lain yang bukan pasangan. Contoh lainnya, ia berfantasi menyimpang dari pasangan. Meskipun secara teknis ia tidak pernah melakukan kesalahan fisik, tetapi ia sudah meletakkan dasar selingkuh.   Tingkat kedua: Karena kecerobohan Seorang pria melakukan hubungan fisik kepada wanita yang bukan pasangannya karena kecerobohan, artinya tidak ia rencanakan. Ia kehilangan kendali, dan momen itu hanya sekali dan ia tidak ingin melanjutkannya, seperti sedang dalam keadaan mabuk ketika akhirnya ia berhubungan fisik dengan wanita lain.   Tingkat ketiga: Keintiman secara emosional Seorang pria yang sudah memiliki pasangan, namun dalam suatu titik mengakui perasaan kepada wanita lain. Bila ia melakukan ini, maka ia sudah bertindak terlalu jauh. Tingkat pengkhianatannya lebih tinggi dari selingkuh karena kecerobohan.   Tingkat keempat: Bersenang-senang Selingkuh karena ingin bersenang-senang dengan wanita lain. Tipe pria seperti ini merasa dirinya sangat berkuasa dan sukses memanipulasi hubungan. Ia seorang pemain yang murni melakukan perselingkuhan karena keinginannya. Sebaiknya tinggalkan pria yang tidak punya komitmen seperti ini, karena Anda tidak akan mendapat hubungan yang sehat.   Tingkat kelima: Perselingkuhan penuh Seorang pria yang menjalin hubungan secara bersamaan kepada dua wanita. Ia memainkan sandiwara bersama dua wanita, yang bisa jadi karena ia jatuh cinta dengan keduanya dalam satu waktu dan berat meninggalkan salah satunya.   Baca Juga: Pasangan Anda Pernah Berselingkuh? Apakah Akan Terulang Kembali? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.
 19 Mar 2021    10:00 WIB
Kenapa Saya Ditinggal Pasangan Saya?
Saat Anda jatuh cinta pada seseorang, Anda tentu ingin selalu bersama dengannya apapun yang terjadi. Akan tetapi, pada beberapa orang, pria khususnya, mereka dapat meninggalkan wanita yang dicintainya karena berbagai alasan. Di bawah ini Anda dapat melihat 6 alasan mengapa seorang pria meninggalkan wanita yang sebenarnya sangat dicintainya.   1.      Seks Kadangkala, suatu hubungan asmara yang tampaknya baik-baik saja dapat berakhir hanya karena seks. Bila salah satu atau kedua belah pihak merasa bahwa hubungan seks yang diperolehnya dari pasangannya tidak sehebat yang diharapkannya, maka ia mungkin akan memutuskan untuk meninggalkan pasangannya tersebut, walaupun sebenarnya ia sangat menyukainya.   2.      Ia Ingin Berhubungan Intim Dengan Orang Lain Mungkin kehidupan seksual Anda dan pasangan baik-baik saja. Akan tetapi, ia mungkin ingin mencoba melakukannya bersama dengan orang lain. Mengapa demikian? Hingga saat ini, para peneliti masih tidak mengetahui secara pasti mengapa seorang pria selalu berkeinginan untuk berhubungan seks dengan wanita lain, walaupun sebenarnya ia mencintai pasangannya saat ini.   3.      Temannya Tidak Menyukai Anda Tahukah Anda bahwa teman-temannya ternyata memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kehidupan asmara Anda dengannya? Bila pasangan Anda merupakan seseorang yang mudah dipengaruhi, maka ia pun mungkin akan merasa bahwa apa yang dikatakan oleh temannya, misalnya saat temannya mengatakan bahwa ia bisa memperoleh pasangan yang lebih baik dari Anda, adalah benar.   Baca juga: 6 Cara Sederhana Untuk Membuat Si Dia Tetap Tertarik Pada Anda   4.      Ibunya Tidak Menyukai Anda Salah satu hal yang dapat membuat seorang pria meninggalkan wanita yang dicintainya adalah karena ibunya tidak menyukai pilihannya tersebut. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam bersikap dan berkata-kata saat Anda bertemu dengan orang tuanya nanti, karena hal ini mungkin akan menentukan masa depan hubungan asmara Anda dengan si dia.   5.      Atasannya Memaksa Ia Untuk Melakukannya Bagi beberapa orang pria, karirnya merupakan segalanya baginya. Jadi, bila ia harus memilih di antara Anda dan karirnya, maka ia pun akan langsung menjatuhkan pilihannya pada pekerjaannya tersebut. Akan lebih baik bagi Anda bila Anda tidak berhubungan dengan pria jenis ini.   6.      Ia Tidak Dapat Menjalin Hubungan Asmara Jarak Jauh Tidak semua orang dikaruniai kemampuan untuk menjalin hubungan asmara jarak jauh. Oleh karena itu, bila pasangan Anda tampaknya merupakan seseorang yang sulit menjalin hubungan jarak jauh, akan lebih baik bila Anda mengikutinya pindah atau bila hal tersebut tidak memungkinkan, berpisah mungkin adalah jalan yang terbaik bagi Anda dan pasangan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: womenshealthmag