Your browser does not support JavaScript!
 16 Nov 2019    11:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 5-8)
Minggu 5Bayi: bayi anda masih sangat kecil. Pada saat ini terjadi pembentukan jantung, otak, saraf, otot, dan tulang. Plasenta dan kantong amnion juga masih berkembang. Mulai terbentuk tali pusar yang menghubungkan bayi anda dengan anda.Ibu: anda mulai merasakan beberapa gejala kehamilan saat ini, seperti mual, muntah, nyeri atau kesemutan pada payudara, penggelapan warna puting susu, sering berkemih (buang air kecil), dan merasa cepat lelah.Disarankan untuk mulai melakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan kehamilan anda dan mulai menjadwalkan pemeriksaan kehamilan selanjutnya. Minggu 6Bayi: bayi anda telah berbentuk seperti kecebong. Pembentukan mata dan anggota gerak telah dimulai. Pada saat pemeriksaan USG, dapat terdengar denyut jantung. Minggu ke 3 sampai minggu ke 8 merupakan saat rentan bagi bayi anda, karena di saat inilah berbagai organ penting sedang terbentuk.Ibu: berat badan anda telah bertambah atau berkurang karena mual dan muntah yang anda alami. Hal ini normal. Mulai terjadi pembesaran perut, payudara, dan kaki. Pada pemeriksaan, mulai terlihat pembesaran rahim.Disarankan untuk terus mengkonsumsi vitamin, asam folat, dan diet sehat. Berhentilah merokok dan mengkonsumsi alkohol. Minggu 7Bayi: pembentukan berbagai organ, seperti jantung, paru-paru, usus, otak, saraf, hidung, mulut, mata dan anggota gerak terus berlanjut.Ibu: anda masih mengalami mual dan muntah, serta mengalami perubahan pada payudara anda (terasa lebih keras)Jangan pernah mengosongkan lambung anda untuk mencegah rasa mual. Makanlah porsi kecil dan sering. Minggu 8Bayi: mulai terbentuk kelopak mata dan telinga. Jari-jari juga mulai terbentuk dan berselaput, yang memungkinkannya untuk berenang di dalam cairan ketuban di rahim anda.Ibu: volume darah anda meningkat dan jantung anda memompa darah setengah kali lebih banyak setiap menitnya untuk mensuplai kebutuhan bayi anda. Saat ini akan terjadi perubahan mood dan mual yang disebabkan oleh bau-bauan tertentu.Jagalah payudara anda dengan bra penyangga untuk membuat anda merasa lebih nyaman. Anda juga dapat mulai berolahraga. Bulan 2 KehamilanWajah bayi anda terus berkembang. Akan terbentuk benjolan kecil di samping kanan dan kiri wajah bayi anda, yang nantinya akan berkembang menjadi telinga. Terbentuk tonjolan kecil lainnya pada tubuh, yang nantinya akan membentuk tangan, kaki, jari tangan, dan jari kaki.Sistem saraf (otak, medulla spinalis, dan serabut saraf lain) telah terbentuk sempurna. Sistem pencernaan dan organ lainnya masih berkembang. Tulang juga mulai terbentuk menggantikan tulang rawan. Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 1-4) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 15 Nov 2019    16:00 WIB
Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu ke 1-4)
Tentunya anda merasa penasaran mengenai apa saja yang terjadi pada janin anda selama berada dalam kandungan. Selain itu, anda juga tentu ingin mengetahui hal-hal apa saja yang terjadi di pada tubuh anda. Di bawah ini, akan dijelaskan mengenai perkembangan yang akan anda alami selama kehamilan.   Minggu 1 dan 2 Bayi: bayi anda masih sangat kecil saat ini. Sulit untuk mengetahui kapan pembuahan terjadi, oleh karena itu, dokter biasanya menghitung usia kehamilan anda berdasarkan hari pertama menstruasi terakhir anda. Dengan demikian, dokter juga dapat memperkirakan kapan kira-kira anda akan melahirkan. Ibu: setiap bulannya tubuh anda menghasilkan satu buah telur yang dapat dibuahi oleh sperma. Telur ini pada mulanya tersimpan di dalam ovarium dan akan matang setiap bulannya dan kemudian bergerak ke saluran telur untuk dibuahi. Jika siklus menstruasi anda adalah 28 hari, maka waktu subur anda kira-kira adalah pada hari ke 13-15 setelah menstruasi terakhir. Bila anda berencana untuk hamil dan sedang hamil, dianjurkan untuk mengkonsumsi 400-800 mcg asam folat setiap harinya untuk mencegah terjadinya kelainan saraf bawaan (spina bifida).   Minggu 3 Bayi: pada saat ini, sudah mulai terbentuk morula, walaupun masih sangat kecil, kira-kira seujung jarum. Morula belum tampak seperti janin atau bayi, morula merupakan kumpulan sel-sel yang terus menduplikasikan diri. Lapisan luar morula nantinya akan berkembang menjadi plasenta, sedangkan bagian dalamnya akan menjadi janin. Ibu: anda tidak akan mengetahui bahwa anda sedang hamil, karena pada saat ini anda belum merasakan gejala kehamilan apapun dan menstruasi anda belum terlambat.   Minggu 4 Bayi: morula telah berkembang menjadi embrio dan bergerak menuju rahim anda untuk melakukan penempelan. Ibu: pada saat ini, anda seharusnya sudah mengalami menstruasi, tetapi bila anda hamil, maka anda tidak akan mendapat menstruasi. Menstruasi yang terlambat dapat merupakan tanda awal kehamilan. Sampai saat ini anda belum merasakan gejala kehamilan apapun, kecuali mungkin adanya bercak yang keluar dari kemaluan anda. bercak ini merupakan akibat dari penempelan embrio pada rahim anda. Pada minggu ke 4 ini, plasenta dan air ketuban sudah mulai terbentuk di dalam rahim anda.   Bulan 1 Kehamilan Pada bulan pertama kehamilan, telur yang telah dibuahi akan berkembang dan terbentuklah suatu kantong berisi cairan di sekeliling telur yang telah dibuahi ini. Kantong berisi cairan ini disebut kantong amnion, yang membantu menjaga embrio anda dari benturan. Plasenta juga mulai berkembang. Plasenta adanya suatu jaringan bulat dan datar yang berfungsi untuk mengantarkan berbagai nutrisi dari ibu kepada bayinya, serta sebagai tempat mengeluarkan berbagai hasil metabolisme janin. Embrio telah berkembang, membentuk wajah dengan lingkaran gelap yang nantinya akan menjadi mata. Mulut, rahang bawah, dan tenggorokan masih sedang berkembang. Sel darah dan sistem sirkulasi juga mulai berkembang. Pada akhir minggu ke 4, bayi anda telah berukuran sekitar 0.6 cm, lebih kecil daripada sebutir beras.  Baca juga: Belum Ingin Hamil? Bisa Dicoba Pengendali Kehamilan Tanpa Hormon Ini Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber : webmd
 26 Sep 2019    11:00 WIB
Olahraga Saat Hamil Banyak Manfaatnya Bagi Ibu dan Bayi
Sayangnya, kebanyakan wanita hamil takut untuk berolahraga karena mereka berpikir hal ini dapat membahayakan janin. Berolahraga ketika Anda sedang hamil sebenarnya baik untuk Anda dan bayi Anda, tetapi Anda harus memperhatikan jenis latihan apa yang akan Anda lakukan. Olahraga dapat menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan risiko diabetes gestasional (kencing manis saat hamil), membantu mengendalikan hormon dan membantu Anda untuk mempersiapkan tenaga saat persalinan. Tapi, sebelum memulai program kebugaran Anda, Anda harus berbicara dengan dokter spesialis kandungan Anda tentang rencana untuk berolahraga selama masa kehamilan dan mengetahui semua informasi dan rekomendasi yang diperlukan. Berikut adalah daftar dari beberapa alasan yang baik mengapa Anda harus berolahraga saat hamil: 1.      Memperkuat tubuh dan pikiran Ketika Anda berolahraga, Anda memperkuat pikiran, tubuh dan mempersiapkan tubuh Anda untuk masa persalinan. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga selama masa kehamilan dapat mengurangi waktu persalinan. Proses persalinan yang Anda alami bisa menjadi lebih cepat begitupula dengan proses pemulihan yang lebih cepat. Jadi jika dokter sudah menganjurkan Anda untuk berolahraga, apa lagi yang Anda tunggu? 2.      Meningkatkan aktivitas otak bayi Anda Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di University of Montreal pada tahun 2013 menunjukkan bahwa 20 menit latihan ringan, 3 kali seminggu, dapat meningkatkan kekuatan otak bayi Anda. Sebelum penelitian ini, orang hanya tahu bahwa olahraga dapat meningkatkan aktivitas otak mereka, bukan otak bayi mereka. Maka ini adalah alasan penting untuk berolahraga selama kehamilan. 3.      Tidur yang lebih baik Jika Anda mengalami kesulitan untuk tidur selama masa kehamilan, terutama dalam tiga bulan terakhir kehamilan, olahraga dapat membantu Anda. Jangan khawatir kebanyakan wanita hamil memang memiliki masalah tidur dan tidak hanya Anda. Jika Anda menemukan diri Anda sulit tidur saat malam hari. Maka lakukan konsultasi dengan dokter Anda dan pertimbangkan untuk berolahraga. Dengan berolahraga akan membuat tubuh Anda menjadi lebih rileks dan lebih mudah terlelap. 4.      Meringankan nyeri punggung Nyeri punggung selama masa kehamilan sebenarnya merupakan keluhan umum dari hampir semua wanita hamil. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengobati rasa sakit ini dan olahraga adalah salah satu caranya, Dengan berolahraga selama masa kehamilan Anda, dapat membantu mengurangi nyeri punggung atau bahkan menghilangkannya Untuk memperkuat inti tubuh Anda, Anda cukup melakukan plank. Jangan berbaring telentang saat Anda berolahraga, karena ini menurunkan aliran darah ke bayi Anda. 5.      Mengurangi risiko diabetes gestasional Pada masa kehamilan ada beberapa ibu hamil yang bisa mengalami diabetes gestasional dimana terjadi peningkatan kadar gula darah selama masa kehamilan yang bisa berujung ke masalah kencing manis. Untuk membantu menghindari hal ini, pastikan Anda makan makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur. Tentu, tidak ada jaminan yang pasti karena diabetes gestasional dipengaruhi faktor genetik. Namun, Anda masih dapat menurunkan risiko Anda dengan menjaga berat badan Anda tetap normal untuk ibu hamil, berolahraga, dan mengonsumsi hanya makanan sehat. 6.      Lebih mudah kembali ke berat badan semula setelah melahirkan Saat hamil maka akan terjadi kenaikan berat badan yang cukup signifikan, bisa sekitar 15-20 kg atau bahkan lebih. Setelah melahirkan biasanya agak sulit untuk langsing kembali seperti semula. Tetapi bila Anda melakukan olahraga selama masa kehamilan, maka Anda mungkin mendapatkan kembali berat badan semula Anda seperti saat belum hamil. 7.      Seimbangkan hormon Anda Sejak hormon tubuh Anda berubah selama kehamilan Anda, jangan heran jika Anda merasa bahwa emosi Anda turun naik dan tidak menentu. Untuk mengurangi perubahan suasana hati Anda, cobalah berolahraga secara teratur. Latihan dapat membantu menyeimbangkan hormon Anda serta meningkatkan rasa percaya diri Anda. Seperti yang Anda lihat, olahraga tidak buruk bagi wanita hamil. Cukup ikuti panduan dokter Anda, mendengarkan tubuh Anda, dan menikmati olahraga ringan serta jangan lupa untuk minum cukup air untuk tetap terhidrasi. Baca juga: Tanda-Tanda Awal Kalau Anda Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womanitely
 23 Jun 2019    08:00 WIB
Apa Manfaat Mendengarkan Musik Bagi Bayi di Dalam Kandungan?
Musik membawa perbedaan dalam kehidupan manusian, bahkan sejak manusia didalam rahim ibunya. Ya musik membawa perbedaan dalam perkembangan janin didalam masa kehamilan. Ada banyak sekali keuntungan dan efek yang diberikan musik selama masa kehamilan. Tetapi hal ini tergatung pada jenis musik yang Anda dengarkan. Pada artikel ini kami mencoba membahas beberapa efek yang dihasilkan jika Anda mendengarkan musik pada masa kehamilan dan mendengarkan musik melalui earphones. Saat masa kehamilan Anda seharusnya mendengarkan musik yang menenangkan. Dengan mendengarkan musik yang menenangkan akan membuat si ibu dan janin yang dikandungnya menjadi lebih rileks. Berikut adalah keuntungan mendengarkan musik saat hamil:Meningkatkan kemampuan mendengarMendengarkan musik menggunakan earphone saat masa kehamilan dikatakan dapat meningkatkan kemampuan mendengar dan konsentrasi janin. Hal ini memang belum dibuktikan, tetapi para peneliti percaya ini. Setelah dilahirkan, bayi dapat menerima gelombang suara dengan baik dan bereaksi terhadap suara tersebut. Meningkatkan reaksi janinBanyak penelitian mengatakan saat si ibu mendengarkan musik, si janin bereaksi dan bergerak. Untuk itu cobalah dengarkan musik saat Anda sedang hamil karena dapat membuat bayi Anda lebih reaktif dan meningkatkan gerakannya. Saat mendengarkan musik, janin akan bergerak berkesinambungan dan hal ini sangat baik. Anda bisa menggunakan earphone untuk mendengarkan musik agar mendapatkan efek yang lebih baik. Kepribadian Dengan mendengarkan musik saat hamil, Anda akan meningkatkan personalitas janin Anda. Walaupun belum bisa dibuktikan, tetapi kepribadian anak Anda akan terbentuk dengan baik saat Anda mendengarkan musik. Pembentukan kepribadian anak Anda mungkin tergantung pada jenis musik yang Anda dengarkan. Mendengarkan musik yang tenang akan membuat anak Anda lebih tenang. Mendengarkan musik dansa mungkin membuat anak Anda menjadi seorang pedansa hebat. Semua efek yang dihasilkan oleh musik saat hamil memang terlihat seperti mitos, tetapi Anda tidak akan pernah tahu kebenarannya jika tidak mencobanya bukan? Efek setelah kelahiranTerdapat beberapa efek dari mendengarkan musik saat hamil. Dikatakan saat bayi mendengar musik yang biasa didengar ibunya saat kehamilannya, akan membuat bayi tersebut lebih tenang. Musik tersebut bisa menjadi lagu pengantar tidurnya. Jadi pastikan Anda mendengarkan musik klasik yang bagus atau musik yang menenangkan untuk merangsang perkembangan otak janin Anda. Baca juga: Gangguan Tidur Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: boldsky
 17 May 2019    08:00 WIB
3 Pantangan Buah Bagi Ibu Hamil Karena Membahayakan Kehamilan
Demi keselamatan janin, para ibu hamil selalu berusaha memberikan yang terbaik. Dimana mereka akan melakukan berbagai cara agar janin bisa tumbuh sehat. Saat hamil memang saat dimana Anda boleh pesta makan maksudnya adalah Anda bisa makan lebih banyak. Namun tentu makanan yang dimakan harus sehat dan bergizi. Makanan yang Anda makan sangat berpengaruh pada janin, sehingga Anda harus pintar dalam memilih makanan. Pada saat hamil Anda bisa mengalami morning sickness, sehingga sering malas makan, untuk membantu agar asupan Anda tidak kurang bisa makan buah. Buah sangat baik untuk kehamilan namun ada buah yang harus Anda hindari. Berikut Adalah 3 Buah Yang Harus Anda Selama Hamil: 1.      Anggur Anggur adalah buah yang baik, karena kaya akan asam organik, anti-oksidan, mineral, dan vitamin. Anggur juga membantu dalam metabolisme, meningkatkan kekebalan tubuh dan membantu mengatasi anemia. Namun yang buat anggur tidak baik untuk ibu hamil adalah karena: Penggunaan pestisida yang disemprotkan pada tanaman anggur untuk membuat serangga menjauh bisa saja masih menempel pada buah dan ikut termakan oleh ibu hamil, sehingga hal ini bisa berbahaya. Anggur mengandung banyak Resveratrol, senyawa alami ditemukan di kulitnya yang beracun dan dapat menyebabkan reaksi berbahaya pada wanita hamil yang meyebabkan hormon tidak seimbang. Keracunan resveratrol  lebih lanjut menyebabkan beberapa komplikasi dalam perjalanan kehamilan Dapat menyebabkan sembelit  karena kulit buah anggur cukup sulit untuk dicerna dengan benar Selain itu ada beberapa hal yang membuat Anda sebaiknya menghindari makan anggur saat hamil yaitu: Alergi terhadap buah anggur Sudah menderita masalah pencernaan Memiliki diabetes mellitus Kegemukan Hal lain yang penting adalah biasakan untuk membeli anggur hanya di musimnya atau bila tidak Anda pasti makan buah anggur yang ditanam menggunakan pestisida dan tidak diragukan lagi, akan membahayakan Anda dan janin 2.      Pepaya: Makan pepaya matang saat hamil maka tidak akan terlalu membahayakan janin. Namun bila Anda makan pepaya yang masih muda, getah yang ada bisa memicu terjadinya keguguran karena menyebabkan kontraksi rahim pada tahap awal kehamilan dan kelahiran prematur pada tahap akhir kehamilan. Bahkan dokter-dokter meresepkan pepaya untuk mendorong persalinan. wanita di daerah terpencil menggunakan pepaya mentah untuk membatalkan kehamilan yang tidak diinginkan. Enzim yang hadir dalam pepaya tidak hanya menyebabkan aborsi tetapi juga bersifat teratogenik (mempengaruhi pertumbuhan fisiologis janin). Namun, tidak ada salahnya bila Anda makan pepaya matang . Namun pepaya matang hanya mengandung sedikit papain dimana merupakan antioksidan, vitamin dan memiliki banyak manfaat kesehatan lainnya. Pepaya mentah dapat menyebabkan: Melemahnya membran penting dari bayi yang belum lahir. Papain dalam pepaya muda bersifat proteolitik (memecah protein) yang menyebabkan disosiasi sel. Hal ini akan mengakibatkan melemahnya pertumbuhan sel dan perkembangan jaringan janin. Mempengaruhi kadar gula darah sehingga tidak aman untuk makan pepaya jika Anda didiagnosis mengalami diabetes gestasional Memang benar bahwa pepaya meredakan sembelit dan dapat menyembuhkan masalah radang usus. Namun tidak baik untuk ibu hamil karena kondisi ini dapat membuat tekanan di dalam rahim dan memperbesar kemungkinan keguguran Pepaya muda dapat menyebabkan tekanan pada pembuluh darah, dan menyebabkan terjadinya perdarahan internal bahkan pendarahan di plasenta. Hal ini akan memperlambat sirkulasi darah dan nantinya dapat mempengaruhi perkembangan janin. 3.      Nanas Meskipun nanas merupakan sumber yang baik dari vitamin, protein dan mineral, makan nanas terutama selama tahap awal kehamilan harus dihindari demu menjaga diri dari kejadian tak terduga seperti memperlemah leher rahim. Hal ini karena: Bromelain, enzim dalam nanas dapat menyebabkan melemahnya leher rahim dan mengakibatkan persalinan prematur atau keguguran Nanas memiliki konsentrasi gula yang tinggi sehingga berbahaya bagi wanita dengan diabetes gestasional Selain itu juga dapat memicu kontraksi rahim Nanas dianggap sebagai 'makanan panas'. Dan makanan panas yang diketahui menyebabkan persalinan prematur atau keguguran Selalu makan buah-buahan segar dan segera memakannya setelah dipotong. Hindari makan buah-buahan yang memiliki bau busuk meski setengah busuk tetap harus dihindari untuk Anda para wanita hamil. Selalu ingat bahwa selama hamil, sistem kekebalan tubuh ibu lemah sehingga harus memberikan makanan terbaik untuk ibu. Pastikan ibu hamil mendapat makanan segar dan sehat. Jaga apa yang harus dihindari dan apa yang harus dikonsumsi untuk perkembangan yang sehat dari bayi dan ibu. Selalu berkonsultasi dengan dokter Anda untuk perawatan yang tepat dan tindakan pencegahan apa yang harus dilakukan. Baca juga: Jantung Sehat Dengan 6 Buah Ini... Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 08 Feb 2019    08:00 WIB
Mendengarkan Musik Bikin Anak Dalam Kandungan Lebih Pintar?
Musik memiliki efek luar biasa pada kita semua dimana mampu menenangkan emosi kita, itu menyembuhkan rasa sakit kita, menenangkan tubuh dan pikiran kita. Ketika musik memiliki dampak yang besar pada orang dewasa maka seberapa banyak dapat membantu anak-anak? Dan jika dapat membantu anak-anak, apakah juga dapat membantu bayi yang berada di dalam rahim juga?Berikut Adalah 4 Manfaat Dari Mendengarkan Musik Selama Hamil: 1.      Musik Meningkatkan Kemampuan Mendengar JaninMeski janin masih terlalu kecil untuk mengerti musik yang didengarnya, namun dengan mendengarkan musik akan membuat janin berespon. Dengan mendengarkan musik maka akan meningkatkan kemampuan pendengaran dan keterampilan berkonsentrasinya. Jika Anda mendengarkan musik secara teratur, maka kemampaun janin berkonsentrasi lebih baik yang secara bertahap meningkatkan kemampuan indra pendengaran nya. Namun, Anda tidak perlu membuat menaruh headphone di perut Anda, karena dengan Anda mendengarkan musik dan merasa santai maka hormon tenang akan diteruskan ke janin dan membantu menenangkan janin. 2.      Musik Dapat Meningkatkan Refleks JaninJanin tidak mendengarmusik seperti yang Kita lakukan yang ada adalah janin bisa merasakan getaran yang terhubung dari gelombang suara yang Anda dengar saat Anda mendengarkan musik. Sehingga saat Anda mendengarkan musik, janin yang belum lahir Anda juga akan bereaksi, yang akan meningkatkan refleksnya - kekuatan untuk bereaksi terhadap rangsangan eksternal. Ini terjadi karena cairan ketuban merupakan konduktor yang baik 3.      Musik Dapat Menjadi Jembatan Antara Kehidupan di Dalam Rahim dan Kehidupan di Luar RahimPenelitian menunjukkan bahwa bayi setelah lahir mengingat suara yang mereka mendengarkan ketika mereka berada di dalam rahim. Ini adalah alasan banyak dokter menyarankan wanita hamil untuk berbicara dengan anak selama kehamilan, untuk memperkuat ikatan dengan janin.Prinsip yang sama berlaku untuk musik juga. Jika Anda mendengarkan lagu tertentu terus menerus selama masa kehamilan Anda, kemudian setelah lahir, mendengar lagu yang sama akan menenangkan bayi Anda. Seperti lagu pengantar tidur. Ketika bayi Anda berjuang untuk membiasakan bayi Anda dengan lingkungan baru di sekelilingnya, musik yang menenangkan dari masa lalu akan membuatnya tenang. 4.      Musik Bahkan Dapat Membentuk Kepribadian Anak AndaSekali lagi, tidak ada keterkaitan langsung antara musik dan alam anak Anda. Tetapi beberapa percaya bahwa jika Anda mendengarkan musik yang menenangkan maka anak Anda akan memiliki kepribadian yang tenang dan jika Anda mendengarkan musik keras dan berat, anak Anda akan memiliki kepribadian agresif. Apa yang Anda pikirkan juga bertanggung jawab atas kepribadian bayi Anda Apakah Mendengarkan Musik Membuat Janin Menjadi Lebih Pintar?Tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa mendengarkan musik dapat membuat bayi Anda lebih cerdas, namun dengan merasakan getaran kemudian melatih fungsi pendengaran maka dikatakan musik dapat membuat janin lebih pintar. Selain itu mendengarkan musik dapat membuat ibu merasa tenang dan diharapkan janin juga lebih tenang.Mendengarkan musik adalah hal yang baik untuk janin namun perlu diingat jangan memutar musik terlalu keras karena bisa membuat janin Anda menjadi cemas. Bila Anda menggunakan headphone yang langsung taruh di perut jangan gunakan lebih dari 2 jam dalam sehari. Anda bisa mendengarkan musik dapat saat jadwal janin Anda tidur, hal ini Anda ketahui dari kapan dia bergerak aktif atau hanya diam. Baca juga: Hubungan Kehamilan & Vitamin Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 28 Nov 2018    11:00 WIB
Bumil Tidak Boleh Stres. Ini Dampak Stres Pada Janin Dan Cara Mengatasinya
Stres, hal ini bisa dialami oleh siapa saja. Masalah pekerjaan, sekolah, kehidupan asmara dan beberapa hal lain bisa membuat Anda mengalami stres. Namun stres bisa menyebabkan banyak masalah pada kesehatan, terutama bila Anda sedang hamil. Saat hamil maka adalah saat yang paling membahagiakan untuk para ibu hamil, namun bukan berarti Anda tidak bisa mengalami stres. Berikut adalah dampak stres pada kehamilan dan janin Anda: 1. Berat Badan Lahir Rendah dan Kelahiran Prematur Hal ini didukung oleh fakta bahwa ketika stres, tubuh Anda melepaskan hormon stres epinefrin dan norepinefrin. Hormon-hormon ini menyebabkan pembuluh darah yang memasok darah dan oksigen ke janin yang sedang berkembang mengalami menyempit, sehingga aliran darah tidak lancar dan menyebabkan berat badan lahir rendah, kelahiran prematur. 2. Kelahiran Prematur Peningkatan kadar corticotropin-releasing hormone (CRH) juga diproduksi karena tingginya tingkat stres dan kecemasan. Dengan demikian dapat menyebabkan kelahiran prematur. 3. Keguguran dan Gangguan Saraf Stres selama trimester pertama kehamilan juga diketahui menyebabkan keguguran dan peningkatan risiko gangguan motorik. Masalah saraf dapat berkembang jika ibu berada dalam keadaan stres ketika otak bayi berkembang, yaitu sekitar kehamilan 19-26 minggu. Apa Penyebab Stres Selama Masa Kehamilan? Kehamilan itu sendiri adalah waktu yang menantang dimana akan terjadi perubahan emosional dan fisik, semua hal tersebut dapat menyebabkan stres. Stres emosional dapat mencakup: Pikiran apakah akan mampu menjadi ibu yang baik atau tidak? Apakah janin yang dikandung sehat atau tidak? Sering mengalami perubahan suasana hati Berhubungan dengan kedekatan Anda dengan atau lingkungan sekitar Anda Kekhawatiran akan masalah biaya Kekhawatiran tentang pekerjaan Anda Stres fisik dapat mencakup: Kelelahan, nyeri tubuh Kurang tidur, kehilangan nafsu makan Mengalami perubahan fisik yang signifikan Sebisa mungkin untuk Anda para ibu hamil harus mampu membuang stres dan beristirahat sebanyak mungkin. Selama hamil, sistem kekebalan tubuh ibu biasanya akan menurun sehingga mudah sakit. Terproduksinya hormon stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh yang dapat memperburuk kesehatan ibu dan juga mempengaruhi pertumbuhan bayi. Cara Mengatasi Stres Selama Hamil Lakukan Pemeriksaan Rutin Ke Dokter Dengan melakukan pemeriksaan rutin akan membantu untuk memantau pertumbuhan dan detak jantung janin. Sehingga setiap Anda mengalami masalah Anda bisa mengkonsultasikan dengan dokter Anda apa langkah terbaik untuk mengatasinya. Bicara Dengan Pasangan Anda Orang yan paling Anda butuhkan saat ini adalah suami Anda, karena dia adalah ayah dari janin yang Anda kandung dan juga harus ikut bertanggung jawab. Jadi bila Anda merasa stres maka Anda harus membicarakan hal ini dengan pasangan agar dia bisa membantu Anda dalam mengatasi stres yang Anda alami. Menerima Bantuan Dari Suami dan Orang Terdekat Anda Saat ini Anda sedang hamil, maka Anda sedang wajib diperlakukan dengan istimewa. Tidak ada salahnya bila Anda menerima bantuan secara fisik atau dukungan moril dari suami dan orang terdekat Anda. Hal ini akan membantu Anda menjadi lebih tenang. Melakukan Hal Yang Menyenangkan Cobalah untuk terlibat dalam hal-hal yang memberikan kebahagiaan dan membuat Anda lupa akan stres. Membaca buku, menonton TV, mendengarkan lagu yang menenangkan atau berbicara dengan keluarga dan teman-teman, hal ini akan membantu Anda merasa lebih tenang. Apabila kondisi kehamilan Anda baik, Anda bisa meminta agar suami Anda mengajak jalan-jalan. Beristirahat Sebanyak Mungkin Apabila dulu Anda adalah wanita yang sibuk harus bekerja atau mengurus rumah tangga. Maka saat inilah suami Anda harus berperan biarkan dia yang melakukan semua tugas rumah tangga sehingga Anda bisa beristirahat sebanyak mungkin. Tidur Dengan Benar Karena tubuh Anda membutuhkan banyak istirahat maka perlu tidur yang benar. Gunakan bantal untuk mendapatkan posisi yang nyamam dan pijat tubuh sebelum tidur. Pastikan Anda mendapatkan tidur yang berkualitas. Olahraga Meski sedang hamil bukan berarti Anda tidak boleh melakukan olahraga. Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti berenang, yoga yang akan membantu melepaskan stres Anda. Berjalan, berenang dll dapat dilanjutkan sampai trimester terakhir. Namun sebelum berolahraga coba tanyakan dahulu pada dokter Anda, olahraga apa yang tepat untuk Anda dan apakah kehamilan Anda memungkinkan untuk berolahraga. Manjakan diri Anda sebanyak yang Anda bisa Anda boleh melakukan manicure, pedicure, body massage, hair spa atau kegiatan memanjakan diri lainnya yang membuat Anda menjadi lebih santai dan tenang. Latihan Pernapasan Cara ini dapat menenangkan ketika Anda merasa stres, biasanya hal ini akan diajarkan pada sesi senam hamil Makan Makanan Yang Sehat Usahakan untuk makan makanan yang sehat dan menghindari alkohol atau produk yang berbahaya bagi Anda dan janin Anda Stres juga dapat menyebabkan masalah jangka panjang seperti peningkatan tekanan darah, kecemasan atau depresi. Cobalah untuk melawan stres Anda dan memiliki pandangan positif terhadap kehidupan, buang jauh semua pikiran negatif yang menakut-nakuti Anda. Selalu tetap bahagia dan menjaga diri demi kelahiran janin yang sehat. Baca juga: Kehamilan & Vitamin Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 28 Aug 2018    08:00 WIB
6 Bahaya Mengkonsumsi Junk Food Saat Hamil
Apakah Anda ngidam junk food saat sedang hamil? Akan tetapi, apakah aman terus mengkonsumsi berbagai jenis junk food selama hamil? Jawabannya adalah tidak. Saat Anda hamil, ada berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh Anda, seperti berat badan Anda, kadar gula darah, tekanan darah, mood, dan makanan yang Anda konsumsi. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja bahaya dari mengkonsumsi junk food saat hamil.   Tekanan Darah Meningkat dan Kaki Anda Menjadi Bengkak Tahukah Anda bahwa mayonnaise terbuat dari telur mentah? Dan karena ibu hamil tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan mentah, maka Anda sebaiknya menghindari berbagai jenis mayonnaise. Selain itu, junk food biasanya juga mengandung banyak garam, yang dapat berpengaruh buruk pada tekanan darah dan bahkan membuat kaki Anda membengkak karena retensi cairan di dalam tubuh Anda.   Membuat Anda Mengalami Sembelit Serat merupakan nutrisi penting yang diperlukan untuk membentuk energi dan juga dapat membuat pergerakan usus Anda menjadi lebih lancar, sehingga Anda pun tidak mengalami sembelit, yang sering terjadi pada ibu hamil. Dan karena junk food hanya mengandung sedikit atau sama sekali tidak mengandung serat, maka hal ini akan membuat keluhan sembelit Anda semakin buruk. Oleh karena itu, dianjurkan agar Anda mencukupi kebutuhan serat Anda dengan mengkonsumsi buah dan sayuran setiap hari selama hamil.   Robeknya Selaput Ketuban Saat hamil, sembelit parah dapat menyebabkan peningkatan tekanan, yang dapat memicu robeknya selaput ketuban Anda, yang akan mengakibatkan Anda melahirkan sebelum waktunya.   Kekurangan Nutrisi Penting Junk food biasanya hanya mengandung sedikit sayuran atau daging dan sebagian besar hanya terdiri dari lemak, yang berarti kurang bernutrisi. Hal ini dapat mempengaruhi jumlah nutrisi penting yang masuk ke dalam tubuh Anda.   Menyebabkan Perubahan Mood dan Diabetes Gestasional Banyak ibu hamil ngidam cokelat dan bahkan memakannya pada waktu yang tidak wajar, misalnya pada pagi atau malam hari. Mengkonsumsi makanan manis dapat membuat Anda menjadi lebih mudah marah dan membuat mood Anda lebih mudah berubah. Selain itu, mengkonsumsi banyak gula juga dapat mempengaruhi kadar gula darah Anda atau bahkan meningkatkan resiko terjadinya diabetes gestasional (kencing manis saat hamil).   Bayi Lahir Dengan Berat Badan Berlebih Terlalu sering mengkonsumsi junk food yang penuh dengan lemak, gula, dan garam dapat mempengaruhi bayi Anda, yang akan membuat mereka lahir dengan berat badan berlebih, yang dapat membuat bayi Anda lebih mudah mengalami obesitas saat dewasa nanti.   Baca juga: Apakah Aman Berhubungan Seks Saat Hamil?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 22 Jan 2018    08:00 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Ibu yang Sedang Hamil 4 Bulan
Walaupun trimester satu akhirnya berakhir, namun Anda masih harus menjaga makanan yang Anda konsumsi. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang tetap tidak boleh dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil 4 bulan.   Keju Lunak Keju lunak tetap tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil karena jenis keju yang satu ini seringkali dibuat dari susu yang tidak dipasteurisasi, sehingga mungkin mengandung berbagai bakteri dan virus berbahaya. Anda tetap boleh mengkonsumsi keju keras yang memiliki kandungan air yang lebih rendah. Semakin rendah kadar air di dalam keju, maka semakin rendah kemungkinan keju tersebut mengandung berbagai kuman penyakit.   Ikan Laut Sebisa mungkin hindarilah konsumsi berbagai jenis ikan laut karena ikan laut biasanya mengandung banyak metil merkuri, zat yang dapat menyebabkan retardasi mental pada janin. Bila Anda ingin mengkonsumsi ikan, pilihlah ikan air tawar.   Jajanan Pinggir Jalan Walaupun sangat menggoda, akan tetapi ada baiknya bila Anda menghindari berbagai jenis makanan pinggir jalan karena kurangnya kebersihan dan kesegaran bahan makanan yang digunakan. Makanan pinggir jalan dapat menyebabkan terjadinya keracunan makanan dan dapat meningkatkan resiko terjadinya demam tifoid.   Buah Kering Berlebihan Walaupun 1 cup buah kering baik bagi kesehatan Anda saat hamil, akan tetapi mengkonsumsi terlalu banyak buah kering dapat berbahaya bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan buah kering biasanya mengandung banyak sari buah, yang pada beberapa kasus dapat memicu terjadinya kontraksi rahim.   Licorice Licorice merupakan salah satu tanaman herbal yang telah diketahui dapat memicu terjadinya kontraksi rahim. Oleh karena itu, hindarilah berbagai jenis makanan yang mengandung licorice dan ekstraknya. Beberapa jenis permen dan pasta gigi mungkin mengandung licorice.   Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 17-20)   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction