Your browser does not support JavaScript!
 28 Jan 2021    13:00 WIB
Mitos Seputar Perselingkuhan
Banyak orang menganggap bahwa pihak yang biasa berselingkuh adalah pria, akan tetapi ternyata tidak demikian, saat ini wanita pun telah banyak menjadi pihak yang berselingkuh. Berbagai anggapan yang salah atau mitos seputar perselingkuhan pun telah banyak berkembang. Di bawah ini terdapat beberapa mitos salah yang mungkin pernah Anda dengar. Saat Sebuah Perselingkuhan Diketahui, Maka Pernikahan Pun Akan Hancur Saat suatu perselingkuhan terjadi, maka timbullah rasa sakit hati, kecewa, sedih, marah, dan sebagainya. Akan tetapi, seiring dengan berlalunya waktu dan usaha yang keras, berbagai emosi negatif ini pun dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan. Perselingkuhan memang menyakitkan, akan tetapi bila Anda dan pasangan berhasil melalui cobaan ini, maka hubungan Anda dan pasangan mungkin dapat menjadi lebih kuat daripada sebelumnya. Tentunya hal ini membutuhkan kerja sama dan kerja keras kedua belah pihak. Banyak orang mengira bahwa perselingkuhan berarti akhir dari suatu pernikahan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa banyak pernikahan yang dapat melalui cobaan ini? Untuk mempertahankan pernikahan, dibutuhkan kerja sama dan kerja keras dari kedua belah pihak untuk membangun kembali kepercayaan yang telah hilang pada salah satu pihak. Pada kenyataannya, perselingkuhan bukanlah penyebab utama hancurnya sebuah pernikahan, akan tetapi tinggal terpisah dan kurangnya komunikasi di antara pasangan. Penyebab Perselingkuhan Tidak Selalu Adalah Seks Memang benar beberapa perselingkuhan terjadi akibat tidak tercukupinya suatu kebutuhan emosional tertentu, akan tetapi pada beberapa orang perselingkuhan memang terjadi akibat seks. Tanpa Seks, Maka Sebuah Hubungan Bukanlah Suatu Perselingkuhan Banyak perselingkuhan terjadi tanpa seks. Banyak orang memulai perselingkuhan mereka dengan saling berkirim pesan singkat di malam hari mengenai berbagai hal, termasuk hal-hal yang sangat intim. Walaupun orang yang menjalaninya mungkin tidak menganggap hal ini sebagai suatu perselingkuhan, akan tetapi pasangannya mungkin menganggap sebaliknya. Perselingkuhan Terjadi Akibat Adanya Masalah Dalam Rumah Tangga Setiap pernikahan tentunya memiliki masalahnya masing-masing. Perselingkuhan tidak terjadi akibat adanya masalah dalam suatu pernikahan, tetapi terjadi akibat kedua belah pihak tidak dapat mencari jalan keluar untuk memecahkan masalah tersebut. Sekali Berselingkuh, Pasti Berulang Kembali Memang benar terdapat beberapa orang di dunia ini yang memang merupakan seorang "tukang selingkuh" sejati; akan tetapi hal ini bukan berarti setiap orang yang pernah berselingkuh pasti akan mengulangi lagi perbuatannnya tersebut. Langkah pertama untuk memperbaiki hubungan Anda dengan pasangan Anda setelah sebuah perselingkuhan adalah dengan memberitahukan seluruh kebenaran mengenai perselingkuhan tersebut pada pasangan Anda. Pasangan Selingkuh Biasanya Merupakan Orang yang Lebih Muda atau Lebih Menarik Pasangan selingkuh tidak selalu merupakan seseorang yang lebih muda atau lebih cantik atau lebih tampan atau lebih kaya daripada pasangannya. Perselingkuhan Terjadi Karena Pria Selalu Mencari "Mangsa" Sebagian besar perselingkuhan justru terjadi pada orang-orang yang tidak berniat untuk melakukannya. Perselingkuhan biasanya dimulai dengan timbulnya rasa nyaman berada di dekat seseorang yang bukan pasangan Anda. Rasa nyaman ini kemudian dapat berlanjut menjadi saling memberitahukan rahasia terdalam dan perselingkuhan pun mulai berkembang. Baca juga: 4 Alasan Mengapa Pria Selingkuh Sumber: askmen
 16 Jan 2021    11:00 WIB
Jangan Baper! Ini Tanda Pria yang Cuma Ingin Berteman
Pernah enggak merasa digodain, diperhatiin, dan dibaik-baikin cowok, yang berujung bikin kita baper, tapi akhirnya dia malah jadian sama cewek lain? Pasti rasanya hati kita bercampur aduk, mulai dari malu, kesel, dan kecewa! Nah, buat kita yang enggak bisa bedakan cowok yang ngajak PDKT beneran atau memang cuma pengin berteman, lebih baik lihat tanda-tanda ini, ya! Percaya deh, bahasa tubuh enggak bakalan bisa bohong! Cowok yang benar-benar ingin PDKT sama kita biasanya punya kecenderungan untuk punya bahasa tubuh yang terasa lebih dekat dan intim sama kita, misalnya ingin selalu dekat sama kita, mencoba untuk memegang tangan kita, menatap mata kita. Ada pula bahasa tubuh yang lebih lembut, seperti tubuh yang selalu condong dan menghadap kita, kakinya yang selalu tertuju pada kita ketika dia lagi menyilangkan kaki, dan mata yang lebih melebar pas lagi melihat kita. Nah, kalau kita melihat dia punya bahasa tubuh yang sama ke orang lain, coba hati-hati, bisa jadi dia memang seorang playboy! Dia perhatian ke siapa aja? Jangan langsung baper kalau dia terlihat baik dan perhatian sama kita. Perhatikan dengan baik, selama ini dia juga baik, perhatian,dan menggoda cewek lain atau enggak ya? Kalau misalnya dia benar-benar hanya baik, perhatian, dan menggoda kita aja, itu tandanya dia benar-benar serius ingin mencoba PDKT-in kita, girls! Gimana jenis obrolan kalian? Selama ini, apa aja yang sudah kalian obrolkan? Kalau obrolan yang selama ini kalian lakukan adalah obrolan yang lebih personal dan terlihat dia seperti ingin mencari tahu diri kita yang sebenarnya, tandanya dia benar-benar ingin PDKT! Karena biasanya kalau cowok ingin berteman, kita hanya akan nemuin obrolan soal hal-hal yang biasa, bercanda, dan gosipin orang lain! Lihat juga gimana caranya dia ngasih pujian buat kita. Kalau niat dia cuma berteman, dia enggak bakalan malu-malu ngomong kalau kita menarik. Namun kalau niatnya buat PDKT, dia bakalan lebih malu dan pujian biasanya terlontar lewat chat, nih. Balas perhatian & godaannya Cara paling tepat dan cepat untuk memastikan dia cuma ingin berteman atau benar-benar ingin PDKT adalah dengan membalas perhatian dan godaan yang dia berikan pada kita. Kalau dia kelihatan awkward dan malah mencoba mengganti topik pembicaraan, tandanya dia memang cuma pengin berteman sama kita, girls. Sebaliknya, kalau dia makin membalas perhatian dan godaan kita, tandanya dia memang benar-benar ingin menjalin hubungan sama kita! Namun ingat, hanya lakukan cara ini kalau kita juga punya perasaan ke dia, ya! Baca juga: Dilarang Baper! Ini Tata Tertib Friends With Benefits Sumber: Cewek Banget
 15 Jan 2021    14:00 WIB
Cara Untuk Membuat Cowok Anda Kangen Berat
Sebagian besar wanita pasti akan mengalami masalah yang satu ini saat menjalin suatu hubungan asmara, yaitu bahwa pacarnya terlalu cuek dan kurang memperhatikan dirinya. Untuk mengatasinya, di bawah ini ada beberapa tips yang dapat membuat pacar Anda kangen berat dan terus memikirkan Anda. Gunakan Wewangian yang Sama Bila pasangan Anda menyukai parfum, maka pastikan Anda selalu menggunakan parfum yang sama, begitu pula dengan sabun, shampo, dan body lotion. Dengan demikian, setiap kali si dia mencium bau yang sama ia akan langsung teringat pada Anda. Tinggalkan Barang Anda Cara lain untuk membuat si dia terus mengingat Anda adalah dengan meninggalkan barang Anda, misalnya jepit rambut atau perhiasan pada mobil atau rumahnya. Hal ini dapat membuat si dia terus teringat pada Anda saat Anda sedang tidak bersama dengannya. Hal ini juga dapat menjadi alasannya untuk bertemu dengan Anda. Jangan Tampak Bosan Bila Tidak Sedang Bersamanya Jika Anda ingin membuat seorang pria merindukan Anda, nikmatilah hidup Anda bahkan di saat Anda tidak sedang bersamanya. Cobalah untuk terlihat menarik san pintar saat si dia melihat Anda. Jalanilah hidup Anda sama seperti sebelum Anda bertemu dengannya. Dengan melakukan hal ini, Anda akan membuat merasa insecure dan bertanya-tanya mengapa Anda tetap dapat menikmati hidup Anda dan merasa bahagia walaupun tidak sedang bersamanya sehingga si dia pun akan selalu ingin bersama dengan Anda dan berada dalam kehidupan Anda. Buat Si Dia Penasaran Mengenai Diri Anda Hal yang satu ini sangat penting dan harus diketahui oleh setiap wanita saat berpacaran. Jangan memberitahu si dia tentang diri Anda sepenuhnya, lakukanlah hal ini secara bertahap sehingga si dia tidak kehilangan minta terhadap Anda. Para pria suka menyingkapkan sebuah rahasia dan lebih suka bersama dengan seorang wanita yang misterius. Baca juga: Tetap Langgeng dan Bahagia Meski LDR Jangan Selalu Memilih Bersama Si Dia Cara efektif lainnya untuk membuat seorang pria merindukan Anda adalah dengan menolak ajakannya untuk berkencan atau telepon darinya. Jika biasanya Anda selalu menyediakan waktu selama 24 jam setiap hari untuknya, si dia akan berpikir bahwa Anda tidak memiliki kegiatan lain selain bersamanya. Jangan biarkan pasangan Anda tahu bahwa Anda hanya memikirkan dirinya dan selalu ingin pergi bersamanya. Jangan menghindarinya, tetapi berilah respon secukupnya dan bagilah waktu secara adil antara keluarga, teman, dan pacar. Dengan demikian, si dia pasti akan lebih memperhatikan Anda dan selalu mencari cara untuk menghabiskan waktu bersama dengan Anda. Tampil Cantik Saat Kencan Saat Anda tampil cantik saat berkencan, maka hal ini dapat membekas dalam ingatannya cukup lama. Oleh karena itu, jangan ragu untuk berdandan saat berkencan dengan si dia. Berikan Kejutan Kecil Cara lain untuk membuat si dia mengingat dan merindukan Anda adalah dengan meninggalkan catatan kecil di tempat-tempat yang bisa dilihatnya. Cara ini sangat efektif untuk menarik perhatian pasangan Anda dan sekaligus memberitahunya bahwa Anda sangat mencintainya. Saat si dia melihat catatan ini, si dia pasti akan langsung merindukan Anda. Kadangkala, Bersikaplah Tidak Peduli Jika Anda menyadari bahwa si dia mulai kehilangan minat pada Anda atau mencoba menjaga jarak dengan Anda, bersikaplah seolah-olah Anda tidak peduli. Jangan pernah memberitahunya atau menunjukkan padanya bahwa Anda tidak bisa hidup tanpanya dan tunjukkan bahwa Anda juga bisa hidup bahagia dan positif tanpanya. Dengan demikian, si dia pun mungkin akan mulai tertarik lagi pada Anda dan bila tidak, lanjutkan saja hidup Anda dan cari penggantinya. Baca juga: Ini Cara Pasangan Bahagia Mengatasi Pertengkaran Sumber: medhealthdaily
 07 Jan 2021    19:00 WIB
Cara Lain Memuaskan Pasangan Anda Selain Seks
Bila anda bertanya pada seorang pria, apa yang dapat membuat ia merasa intim atau dekat dengan pasangannya, maka sebagian besar pria akan menjawab seks. Akan tetapi, ternyata seks bukanlah jawaban dari semua pria. Terdapat beberapa hal lain yang dapat membuatnya merasa lebih dekat dengan anda, merasa lebih bahagia, dan puas selain seks. Kebebasan dan Ruang Untuk Diri Sendiri Pria kadangkala bersikap seperti karet gelang, mereka mungkin menjauh tanpa terduga, terutama justru saat anda mulai merasa dekat dengannya. Banyak pria memiliki keinginan yang kuat untuk merasa berkuasa dan mandiri. Kadangkala hal ini dapat membuat anda merasa sedih. Bila pasangan anda tampak sedikit menjauh, berikanlah kebebasan dan ruang yang ia dambakan, maka hal ini mungkin justru dapat membuatnya kembali dekat dengan anda. Hormati Dia Salah satu kebutuhan utama sebagian besar pria dalam suatu hubungan adalah keinginan untuk merasa dihormati, dihargai, dan dikagumi oleh pasangannya. Anda dapat menunjukkan ketiga hal ini melalui kata-kata maupun sikap anda. Cinta dan Memaafkan Jika anda memiliki daftar panjang mengenai berbagai kesalahan yang telah dilakukan pasangan anda, maka buang jauh-jauh daftar tersebut. Terus-menerus menyalahkan pasangan anda atas berbagai hal yang telah dilakukannya tidak akan membuatnya semakin dekat dengan anda. Memaafkan pasangan anda justru dapat membuatnya lebih dekat dengan anda. Katakan Apa yang Anda Inginkan Sebagian besar pria tidak menyukai saat anda menyuruh mereka menebak apa yang anda pikirkan karena sebagian besar pria merupakan seorang pembaca pikiran yang buruk. Oleh karena itu, akan lebih baik bila anda mengatakan secara langsung pada pasangan anda, apa yang anda inginkan daripada mengharapkan ia mengetahuinya tanpa perlu anda beritahu. Cari Tahu Apa yang Ia Sukai Sediakanlah waktu bagi anda untuk mencari tahu berbagai hal yang penting dalam kehidupan pasangan anda, apa yang ingin dicapainya, apa yang penting baginya, dan berbagai hal lainnya. Kadangkala, perhatian dan kasih sayang anda pada pasangan anda sudah dapat membuatnya berbahagia. Seks bukanlah jawaban atas segala sesuatu yang dapat membuat pasangan anda berbahagia dan puas. Baca juga: Tips Agar Tidak Mudah Cemburu Sumber: livestrong
 04 Jan 2021    13:00 WIB
Cari Jodoh Lewat Tinder? Ikuti 3 Tips Ini!
Cari jodoh di tengah pandemi? Enggak mustahil kok! Solusinya: dating apps. Tinder, Bumble, Match, dll, you name it. Sah-sah aja kok! Bahkan aku pun juga ketemu pacarku yang sekarang dari Tinder. Kalau mau tau lebih jauh tentang pengalamanku ketemu pacar lewat Tinder, bisa cek video youtube-ku yang ini https://youtu.be/gcrLPCoLdnY! Oke, kita langsung bahas aja yuk. 3 tips cari pasangan lewat dating apps! 1.      Pemilihan Profile Picture I cannot stress this enough. Pemilihan profile picture itu penting banget! Jangan sembarangan pilih foto karena itu bakal mempengaruhi first impression orang-orang terhadap kamu. Memang sih, looks are not everything. Sifat dan kepribadian orang memang jauh lebih penting. Eitssss, tap ikan ini dating apps? Realitanya, orang enggak akan bisa kenal personality-mu kalau enggak tertarik denganmu terlebih dahulu dari foto. Setidaknya, pemasangan fotomu harus terlihat rapi dan menarik. Berikut ini aku beri beberapa tips pemilihan foto ya: - Foto pertama harus fotomu sendirian, jangan sama temen! Ini penting banget karena ketika orang ketemu profil Tinder-mu, dia akan bingung kamu yang mana, dan malah berujung swipe left profil-mu. Pastikan beberapa 2-3 foto awal itu pakai fotomu sendirian ya. - Foto selanjutnya baru foto dengan teman! Supaya menandakan kamu juga friendly dan punya kehidupan sosial. Namun hindari memasang foto berdua dengan teman lawan jenis ya! - Kalau bisa masukkan foto dengan hewan di salah satu fotomu. Ini tips yang telah terbukti efektif! Kalau kamu foto dengan hewan (kucing, anjing, hamster, apapun), maka akan lebih tinggi probabilitas orang untuk swipe right profil Tinder-mu. Enggak harus hewan peliharaan sendiri kok, punya temen juga boleh! 2. Pengisian Bio Kesalahan utama orang-orang = bio-nya kosong! Jangan sampai kamu enggak isi bio Tinder-mu! Itu adalah kesempatanmu untuk menceritakan sedikit tentang dirimu. Kamu suka nonton film? Masukkin bio. Kamu suka olahraga? Masukkin bio. Informasi tentang kamu itu bisa jadi bahan perbincangan untuk mengobrol di chat nantinya! Selain itu, kamu juga bisa memasukkan jokes untuk membuat bio-mu terlihat lebih light hearted dan menyenangkan. After all, who wouldn’t love a little bit of laugh right? 3. Chat "Intro?" "Lagi apa?" "Hi." Stop mulai chat pakai kalimat-kalimat di atas ya! Semuanya boring dan tidak menarik. Kamu bisa memulai chat-mu dengan menanyakan hal yang tertulis di bio orang tersebut. Itu menandakan kamu tertarik untuk mengenal pribadi orang itu lebih jauh dan dapat mencari common ground dari sana. Selain itu, kamu juga dapat melontarkan joke ringan di awal pembicaraan. Hal ini dapat membuatmu terlihat friendly dan lebih stand out dari orang lain. Entah kamu perempuan ataupun laki-laki, kamu boleh kok memulai chat duluan! Kalau kamu ingin tau lebih banyak soal dating tips dan sex life, bisa follow aku untuk dapat informasi lebih lanjut! Follow me on Instagram @jenniferelim and see you there!
 04 Jan 2021    11:16 WIB
Keuntungan Sahabat Jadi Pacar
Saat Anda mulai memacari sahabat sendiri, banyak hal yang Anda dapatkan: seorang pelindung, rasa percaya diri, juga niat kuat untuk memastikan agar hubungan baru ini berhasil. Berikut beberapa keuntungan dari pacaran dengan sahabat yang akan membuat Anda menyadari bahwa it is absolutely worth it: Anda tahu persis apa yang dipikirkannya Oke, mungkin tidak 100% tahu persis apa yang ada dalam pikirannya, tapi paling tidak, very close to 100%. Anda sudah bersahabat sejak lama, sehingga sudah hafal hal-hal yang membuatnya senang ataupun mengganggunya, bahkan bisa jadi Anda sudah hafal tabiatnya saat berhadapan dengan situasi tertentu. Jika biasanya hubungan baru seringkali dipenuhi keraguan di antara kedua belah pihak, kali ini rasanya Anda tak perlu melalui tahap itu. Anda tak akan berhenti saling meledek satu sama lain Dengan berubahnya status Anda berdua, bukan berarti Anda akan kesulitan untuk saling bercanda atau make fun of each other. Sebaliknya, ada suatu kenyamanan tersendiri yang didapatkan saat Anda pacaran dengan sahabat sendiri. Tak ada lagi fase "jaga image", Anda sudah merasa begitu nyaman dengan kehadiran masing-masing, sehingga keintiman pun lebih mudah didapatkan. Paling tidak, jika biasanya bercandaan kalian berakhir dengan pukulan ringan dan playful di lengan, kini bisa diakhiri dengan kecupan manis di dahi atau pipi. Fun, right? Pertengkaran pertama Anda akan terjadi lebih cepat dari perkiraan - but it's OK Sahabat Anda sudah tahu betul apa yang membuat Anda kesal, begitu pun sebaliknya. Lebih baiknya lagi, baik Anda maupun sahabat tak pernah menahan diri untuk mengatakan hal yang sebenarnya meskipun ada risiko perkataan tersebut akan menyakiti perasaan pasangan. Tapi, kedua belah pihak pun sudah tahu cara terbaik untuk berbaikan. Baca juga: Pacaran Sama Brondong? Siapa Takut
 01 Jan 2021    19:00 WIB
Kunci Hidup Bahagia Setelah Menikah
Apakah Anda sudah menikah? Bila belum maka Anda mungkin sudah sering mendengar berbagai mitos mengenai apa itu sebenarnya pernikahan yang bahagia dan apa jadinya hubungan sepasang kekasih setelah mereka menikah dan menjadi suami istri. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa mitos yang salah mengenai pernikahan dan apa yang sebenarnya terjadi di dalam kehidupan pernikahan. 50% Pernikahan Berakhir Dengan Perceraian Anggapan salah ini dimulai pada tahun 1970an saat pengadilan memutuskan perceraian diperbolehkan dan banyak orang mulai melakukannya. Pada pertengahan tahun 80an, angka perceraian bahkan mencapai puncaknya hingga 66%. Akan tetapi, angka ini telah menurun sekarang. Menurut sebuah data dari lembaga sensus di Amerika pada tahun 2009, hanya sekitar 30.8% pernikahan berakhir dengan perceraian. Dan pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2011, hanya sekitar 3.6 orang yang bercerai di antara 1.000 orang yang telah menikah. Pasangan yang Bahagia Tidak Pernah Bertengkar Tahukah Anda bahwa jarang bertengkar justru merupakan pertanda bahwa Anda dan pasangan tidak pernah menyelesaikan permasalahan yang ada di antara kalian? Menurut seorang ahli yang telah meneliti sekitar 350 orang pasangan selama 28 tahun, kebahagiaan selalu diiringi dengan pertengkaran. Menurutnya, apa yang membedakan pernikahan yang bahagia dan tidak adalah kemampuan kedua belah pihak untuk belajar menghadapi konflik dan perbedaan pendapat dengan cara yang sehat dan produktif. Selain itu, sebuah penelitian dari the University of Tennessee menunjukkan bahwa pasangan yang mengakui bahwa mereka pun pernah bertengkar justru merasa lebih bahagia mengenai hubungan mereka dalam jangka panjang. Baca juga: Jatuh Cinta Kembali Pada Suami Pasangan yang Memiliki Anak Lebih Bahagia Daripada yang Tidak Memiliki Anak Sebuah penelitian dari United Kingdom’s Open University menemukan bahwa pasangan suami istri yang tidak memiliki anak, rata-rata, justru merasa lebih bahagia dalam kehidupan asmara mereka dibandingkan dengan pasangan yang telah memiliki anak. Penurunan rasa bahagia ini bukan berarti bahwa rasa sayang yang dirasakan oleh pasangan suami istri yang telah memiliki anak tersebut juga berkurang. Akan tetapi, hal ini hanya menunjukkan bahwa semakin banyak tanggung jawab dan peran yang harus mereka jalani (misalnya menjadi pasangan, orang tua, karyawan, pelajar, dan lain sebagainya) membuat mereka memiliki waktu dan energi yang lebih sedikit untuk pasangannya. Kehidupan Seks Orang yang Telah Menikah Buruk Sebuah penelitian yang dilakukan oleh the Center for Sexual Health Promotion di Indiana University menunjukkan bahwa seorang wanita yang telah menikah justru melakukan hubungan seks lebih sering dibandingkan dengan wanita yang telah memiliki pasangan tetapi belum menikah. Sebuah penelitian lainnya yang dilakukan oleh Penn State juga menunjukkan bahwa rasa cinta dan komitmen yang ada di dalam kehidupan pernikahan cenderung membuat hubungan seks terasa lebih memuaskan bagi seorang wanita. Jika Telah Tinggal Bersama Sebelum Menikah, Maka Resiko Perceraian Pun Lebih Tinggi Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2011, para peneliti menemukan bahwa status pernikahan (sudah menikah atau belum) sepasang kekasih saat mereka memutuskan untuk tinggal bersama tidak terlalu mempengaruhi kebahagiaan mereka dalam kehidupan pernikahan.Pada penelitian yang dilakukan pada lebih dari 7.000 orang pasangan, para peneliti dari the University of North Carolina di Greensboro justru menemukan bahwa berapa usia pasangan tersebut saat mulai tinggal bersamalah yang lebih menentukan. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa bila pasangan baru berusia 18 tahun saat memutuskan untuk tinggal bersama atau menikah, maka resiko perceraian mereka pun mencapai angka 60%. Sementara itu, bila sepasang kekasih telah berusia 23 tahun saat mereka memutuskan untuk tinggal bersama atau menikah, maka resiko perceraian mereka pun hanya sekitar 30%. Jika Anda Sungguh-sungguh Mencintai Pasangan Anda, Maka Gairah Tidak Akan Pernah Pudar Gairah sangat dipengaruhi oleh ada tidaknya hal baru dan misteri. Hal inilah yang seringkali membuat gairah di antara sepasang suami istri mulai memudar saat pernikahan telah berusia 12-16 bulan. Walaupun gairah memang akan berkurang seiring dengan berjalannya waktu, akan tetapi gairah ini biasanya akan digantikan oleh jenis rasa cinta lainnya yang membuat kehidupan pernikahan sepasang suami istri menjadi langgeng dan penuh kebahagiaan. Baca juga: Ini Cara Pasangan Bahagia Mengatasi Pertengkaran Sumber: womenshealthmag