Your browser does not support JavaScript!
 02 Mar 2021    12:00 WIB
6 Tanda Betapa Harmonisnya Hubungan Anda dan Pasangan
Posisi Tidur Berdekatan Apakah Anda dan pasangan tidur berdekatan? Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa pasangan yang tidur dalam jarak kurang dari 2.5 cm dari pasangannya memiliki hubungan yang lebih bahagia dibandingkan pasangan yang tidur saling berjauhan.   Tidak Lupa Mengucapkan Terima Kasih Mengucapkan "terima kasih" dalam suatu hubungan sama pentingnya dengan mengucapkan "aku cinta padamu". Berbagai penelitian menemukan bahwa ungkapan terima kasih yang ditunjukkan oleh kedua belah pihak sangatlah penting bagi kelangsungan suatu hubungan.   Menggunakan Kata-kata yang Sama Hal ini bukan berarti Anda sering menggunakan kata yang sama pada waktu yang bersamaan seolah-olah Anda dan pasangan Anda dapat saling membaca pikiran masing-masing. Hal ini berarti bahwa baik Anda maupun pasangan sering menggunakan kata-kata yang sama; baik kata sifat, kata kerja, maupun kata benda. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang melakukan hal ini cenderung memiliki hubungan yang berlangsung lama.   Sering Berciuman Berbagai penelitian menunjukkan bahwa seringnya Anda dan pasangan berciuman dapat menjadi petunjuk kepuasan Anda dan pasangan terhadap hubungan tersebut.   Sering Menonton Film Bersama Sebuah penelitian menemukan bahwa pasangan yang sering menonton film drama percintaan bersama-sama dan membahas berbagai hal yang terjadi dalam film tersebut memiliki resiko yang lebih rendah untuk mengalami perpisahan dalam waktu 3 tahun mendatang dibandingkan dengan pasangan yang jarang menonton film bersama-sama.   Sering Berhubungan Seksual Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang sering berhubungan seksual biasanya memiliki pernikahan yang bahagia dan bertahan lama.   Sumber: womenshealthmag
 09 Feb 2021    17:00 WIB
Pacaran Beda Agama, Harus Bagaimana?
Kamu yakin sama dia yang beda kepercayaan? Kalau sudah beda keyakinan, rasanya enggak mungkin bisa disatukan -- begitu anggapan orang banyak. Dalam menjalani sebuah hubungan, akan selalu ada tantangan yang harus dilewati. Dalam hal ini adalah perbedaan agama antara kamu dan pasangan. Tak sedikit yang akhirnya memutuskan berpisah karena perbedaan ini, namun ada juga yang berusaha bertahan. Saat ini kita bukan lagi mencari jawaban atas pertanyaan "Apakah pacaran beda agama itu salah?" BUKAN. Tapi kita akan membahas hal-hal yang mungkin akan kalian hadapi dan persiapkan ketika kalian memilih bertahan. Saat memutuskan pilihan untuk bertahan, kamu dan pasangan harus tahu bahwa perjalanan pacaran berbeda agama tak semudah menjalani hubungan dengan pasangan yang seagama denganmu. Berikut ini beberapa hal yang mungkin akan kalian hadapi kedepannya: Sulit Mendapat Restu Keluarga Apakah kamu siap menghadapi kemungkinan tersebut? Entah dengan cara halus ataupun keras, keluargamu mungkin akan menyuruhmu untuk memutuskan hubungan dengan pacarmu. Kalau sudah begitu, pilihanmu cuma dua: mengikuti perintah mereka dan memutuskan pacarmu atau berupaya sekuat tenaga agar keluargamu akhirnya bisa memberi restu. Ingat, tidak ada pilihan yang bebas dari konsekuensi, jadi kalian harus sama-sama siap menanggung akibat apapun yang muncul dari pilihan kalian. Tekanan Orang Sekitarmu Kamu mungkin berpikir, "Ya cuekin aja orang-orang kayak gitu!". Mengatakannya memang gampang, tapi melakukannya tidak semudah itu. Sebuah komentar negatif bisa sangat menyakitkan hati dan membuat stres. Kalaupun kamu kuat menghadapinya, apakah pacarmu sama kuatnya denganmu? Jangan egois, pikirkan juga perasaan pacarmu lalu putuskanlah apa yang terbaik bagi kamu dan dia. Keinginan yang Tak Bisa Terwujud, yaitu Beribadah Bersama Sekilas, hal itu kedengarannya bukan sebuah masalah besar. Tapi sewaktu-waktu dalam hatimu bisa muncul keinginan untuk beribadah bersama dengan pacar, yang sayangnya tidak bisa diwujudkan. Apakah kamu tahan menghadapi perasaan itu? Dan bagaimana dengan pacarmu? Renungkanlah baik-baik, supaya itu tidak menjadi beban pikiran bagi kalian. Dorongan untuk Berpindah Agama Pemikiran seperti itu sebenarnya sah-sah saja. Tidak ada salahnya mempelajari sebuah keyakinan baru dan membandingkannya dengan keyakinanmu yang sekarang. Justru hal itu bagus, karena itu berarti kamu ingin memeluk agama yang benar-benar kamu yakini, bukan semata-mata karena orang tua dan keluargamu menganut agama tersebut. Tapi hati-hati, kamu harus bisa memisahkan antara rasa cintamu pada pacar dengan keinginan untuk mempelajari keyakinan baru. Jika kamu memilih pindah agama karena benar-benar yakin, itu bagus. Tapi jangan pindah agama hanya demi menyenangkan pacarmu karena hal itu tidak akan bermanfaat bagimu ataupun baginya. --- Atas dasar kemauan dan komitmen, kamu dan pasangan berusaha untuk menghadapinya berdua. Lalu, apa yang bisa dilakukan? Hadapi pacaran beda agama dengan cara ini: Pahami perbedaan budaya yang akan dijalani Agama adalah prinsip atau pedoman hidup yang dimiliki seseorang. Dengan kata lain, rutinitas seseorang biasanya akan mengacu pada ajaran agama yang dianutnya. Dalam menjalani hubungan beda agama, kalian harus bisa memahami dan mengerti rutinitas masing-masing yang mengacu pada agama atau bagaimana kalian memaknai sebuah peristiwa hingga mengekspresikan emosi. Saling mendalami agama yang dianut Lakukan tanpa paksaan. Kalian bisa saling berbagi informasi soal agama masing-masing sehingga kamu dan si dia bisa lebih memahami pribadi masing-masing. Namun, sebaiknya kamu sudah mendalami agamamu lebih dulu sebelum membaginya dengan pasangan. Tidak mencoba mengubah keyakinan pasangan Jangan pernah berpikir untuk mengubah keyakinan pasangan demi membuat hubungan kalian lebih lancar, apalagi kalau si dia ternyata punya keyakinan yang cukup kuat. Bukan hanya hal ini hanya akan memicu konflik besar, kamu juga akan memberikan kesan tidak bisa menerima pasangan seutuhnya. Mendiskusikan masa depan Mungkin hubungan kalian sudah cukup serius. Ada baiknya untuk mendiskusikan soal masa depan, seperti bagaimana upacara pernikahan nanti? Mungkinkah upacara pernikahan dilakukan dalam dua agama? Bagaimana agama yang akan dianut oleh anak-anak kalian nanti? Pastikan kamu dan pasangan mendiskusikan hal ini agar tak ada "kejutan" di masa depan. Selain itu, kalian pun akan merasa lebih yakin dan aman saat menjalani hubungan berdua. Sumber: IDN Times & Herworld
 04 Feb 2021    19:00 WIB
Dampak Buruk Suka Pamer Kemesraan di Media Sosial
Sebenarnya membagikan momen bahagia dengan pasangan itu sah-sah aja asal kamu tidak berlebihan membagikannya, karena berikut ada beberapa dampak yang akan timbul jika kamu terlalu sering atau berlebihan dalam mengunggah momen mesramu. Simak yuk! Kehilangan Momen Berharga Kita itu hidup di dunia nyata, bukan dunia maya. Nah kalau kamu terlalu fokus dan sampai menghabiskan waktu terlalu banyak untuk memposting berbagai hal di medsos, kita bisa kehilangan momen berharga yang sebenarnya lebih penting dengan pasangan kamu. Privasimu dan Pacarmu Tidak Lagi Terjaga Media sosial menjadi tempat berbagi jutaan orang di seluruh dunia. Bila kesenangan dan kesedihanmu bersama pasangan kamu unggah di sana, maka privasi kalian tidak lagi terjaga. Padahal tak semua orang ingin tahu dan peduli terhadap apa yang terjadi pada dirimu. Jadi mulai sekarang coba dipilih-pilih lagi ya mana yang mestinya dibagikan. Dicibir Banyak Orang Saat sedang bahagia, pasti yang kamu bagikan di media sosialmu adalah momen bahagia bersamanya. Tapi, bila sedang ada masalah yang kamu umbar hanyalah kata dengan penuh amarah. Beberapa orang mungkin akan peduli dengan hubunganmu tapi ada juga yang pasti akan mencibirmu. Sikapmu yang mengumbar masalah dengan pasangan di media sosial dianggap terlalu kekanak-kanakan. Bila terlalu drama, hubungamu juga tidak akan bertahan lama.​ Memicu Munculnya Masalah Baru "Eh, ini siapa sih yang comment? Mantan kamu ya? Kok, nggak kamu block sih?" Hayo lho, gimana kalau pasanganmu cemburu gara-gara foto yang kamu posting di medsos dikomentari oleh mantanmu. Atau bisa jadi ada mantannya yang ikutan menulis komentar di foto itu. Bisa-bisa bakal memicu masalah baru dalam hubungan. Kalau Putus, MALU Nah, ini yang harus diperhatikan. Ketika masih menjalin hubungan, kamu pasti mem-posting dengan kalimat-kalimat yang menunjukkan bahwa kamu tidak bisa hidup tanpanya. Namun,ketika hubungan kandas yang kamu lakukan hanyalah menghapus semua foto yang pernah kamu bagikan. Sudah dihapus, sih tapi rasa malunya itu lho yang sulit hilang karena semua orang sudah terlanjur melihatnya.​ Sumber: Liputan6
 28 Jan 2021    13:00 WIB
Mitos Seputar Perselingkuhan
Banyak orang menganggap bahwa pihak yang biasa berselingkuh adalah pria, akan tetapi ternyata tidak demikian, saat ini wanita pun telah banyak menjadi pihak yang berselingkuh. Berbagai anggapan yang salah atau mitos seputar perselingkuhan pun telah banyak berkembang. Di bawah ini terdapat beberapa mitos salah yang mungkin pernah Anda dengar. Saat Sebuah Perselingkuhan Diketahui, Maka Pernikahan Pun Akan Hancur Saat suatu perselingkuhan terjadi, maka timbullah rasa sakit hati, kecewa, sedih, marah, dan sebagainya. Akan tetapi, seiring dengan berlalunya waktu dan usaha yang keras, berbagai emosi negatif ini pun dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan. Perselingkuhan memang menyakitkan, akan tetapi bila Anda dan pasangan berhasil melalui cobaan ini, maka hubungan Anda dan pasangan mungkin dapat menjadi lebih kuat daripada sebelumnya. Tentunya hal ini membutuhkan kerja sama dan kerja keras kedua belah pihak. Banyak orang mengira bahwa perselingkuhan berarti akhir dari suatu pernikahan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa banyak pernikahan yang dapat melalui cobaan ini? Untuk mempertahankan pernikahan, dibutuhkan kerja sama dan kerja keras dari kedua belah pihak untuk membangun kembali kepercayaan yang telah hilang pada salah satu pihak. Pada kenyataannya, perselingkuhan bukanlah penyebab utama hancurnya sebuah pernikahan, akan tetapi tinggal terpisah dan kurangnya komunikasi di antara pasangan. Penyebab Perselingkuhan Tidak Selalu Adalah Seks Memang benar beberapa perselingkuhan terjadi akibat tidak tercukupinya suatu kebutuhan emosional tertentu, akan tetapi pada beberapa orang perselingkuhan memang terjadi akibat seks. Tanpa Seks, Maka Sebuah Hubungan Bukanlah Suatu Perselingkuhan Banyak perselingkuhan terjadi tanpa seks. Banyak orang memulai perselingkuhan mereka dengan saling berkirim pesan singkat di malam hari mengenai berbagai hal, termasuk hal-hal yang sangat intim. Walaupun orang yang menjalaninya mungkin tidak menganggap hal ini sebagai suatu perselingkuhan, akan tetapi pasangannya mungkin menganggap sebaliknya. Perselingkuhan Terjadi Akibat Adanya Masalah Dalam Rumah Tangga Setiap pernikahan tentunya memiliki masalahnya masing-masing. Perselingkuhan tidak terjadi akibat adanya masalah dalam suatu pernikahan, tetapi terjadi akibat kedua belah pihak tidak dapat mencari jalan keluar untuk memecahkan masalah tersebut. Sekali Berselingkuh, Pasti Berulang Kembali Memang benar terdapat beberapa orang di dunia ini yang memang merupakan seorang "tukang selingkuh" sejati; akan tetapi hal ini bukan berarti setiap orang yang pernah berselingkuh pasti akan mengulangi lagi perbuatannnya tersebut. Langkah pertama untuk memperbaiki hubungan Anda dengan pasangan Anda setelah sebuah perselingkuhan adalah dengan memberitahukan seluruh kebenaran mengenai perselingkuhan tersebut pada pasangan Anda. Pasangan Selingkuh Biasanya Merupakan Orang yang Lebih Muda atau Lebih Menarik Pasangan selingkuh tidak selalu merupakan seseorang yang lebih muda atau lebih cantik atau lebih tampan atau lebih kaya daripada pasangannya. Perselingkuhan Terjadi Karena Pria Selalu Mencari "Mangsa" Sebagian besar perselingkuhan justru terjadi pada orang-orang yang tidak berniat untuk melakukannya. Perselingkuhan biasanya dimulai dengan timbulnya rasa nyaman berada di dekat seseorang yang bukan pasangan Anda. Rasa nyaman ini kemudian dapat berlanjut menjadi saling memberitahukan rahasia terdalam dan perselingkuhan pun mulai berkembang. Baca juga: 4 Alasan Mengapa Pria Selingkuh Sumber: askmen
 16 Jan 2021    11:00 WIB
Jangan Baper! Ini Tanda Pria yang Cuma Ingin Berteman
Pernah enggak merasa digodain, diperhatiin, dan dibaik-baikin cowok, yang berujung bikin kita baper, tapi akhirnya dia malah jadian sama cewek lain? Pasti rasanya hati kita bercampur aduk, mulai dari malu, kesel, dan kecewa! Nah, buat kita yang enggak bisa bedakan cowok yang ngajak PDKT beneran atau memang cuma pengin berteman, lebih baik lihat tanda-tanda ini, ya! Percaya deh, bahasa tubuh enggak bakalan bisa bohong! Cowok yang benar-benar ingin PDKT sama kita biasanya punya kecenderungan untuk punya bahasa tubuh yang terasa lebih dekat dan intim sama kita, misalnya ingin selalu dekat sama kita, mencoba untuk memegang tangan kita, menatap mata kita. Ada pula bahasa tubuh yang lebih lembut, seperti tubuh yang selalu condong dan menghadap kita, kakinya yang selalu tertuju pada kita ketika dia lagi menyilangkan kaki, dan mata yang lebih melebar pas lagi melihat kita. Nah, kalau kita melihat dia punya bahasa tubuh yang sama ke orang lain, coba hati-hati, bisa jadi dia memang seorang playboy! Dia perhatian ke siapa aja? Jangan langsung baper kalau dia terlihat baik dan perhatian sama kita. Perhatikan dengan baik, selama ini dia juga baik, perhatian,dan menggoda cewek lain atau enggak ya? Kalau misalnya dia benar-benar hanya baik, perhatian, dan menggoda kita aja, itu tandanya dia benar-benar serius ingin mencoba PDKT-in kita, girls! Gimana jenis obrolan kalian? Selama ini, apa aja yang sudah kalian obrolkan? Kalau obrolan yang selama ini kalian lakukan adalah obrolan yang lebih personal dan terlihat dia seperti ingin mencari tahu diri kita yang sebenarnya, tandanya dia benar-benar ingin PDKT! Karena biasanya kalau cowok ingin berteman, kita hanya akan nemuin obrolan soal hal-hal yang biasa, bercanda, dan gosipin orang lain! Lihat juga gimana caranya dia ngasih pujian buat kita. Kalau niat dia cuma berteman, dia enggak bakalan malu-malu ngomong kalau kita menarik. Namun kalau niatnya buat PDKT, dia bakalan lebih malu dan pujian biasanya terlontar lewat chat, nih. Balas perhatian & godaannya Cara paling tepat dan cepat untuk memastikan dia cuma ingin berteman atau benar-benar ingin PDKT adalah dengan membalas perhatian dan godaan yang dia berikan pada kita. Kalau dia kelihatan awkward dan malah mencoba mengganti topik pembicaraan, tandanya dia memang cuma pengin berteman sama kita, girls. Sebaliknya, kalau dia makin membalas perhatian dan godaan kita, tandanya dia memang benar-benar ingin menjalin hubungan sama kita! Namun ingat, hanya lakukan cara ini kalau kita juga punya perasaan ke dia, ya! Baca juga: Dilarang Baper! Ini Tata Tertib Friends With Benefits Sumber: Cewek Banget
 15 Jan 2021    14:00 WIB
Cara Untuk Membuat Cowok Anda Kangen Berat
Sebagian besar wanita pasti akan mengalami masalah yang satu ini saat menjalin suatu hubungan asmara, yaitu bahwa pacarnya terlalu cuek dan kurang memperhatikan dirinya. Untuk mengatasinya, di bawah ini ada beberapa tips yang dapat membuat pacar Anda kangen berat dan terus memikirkan Anda. Gunakan Wewangian yang Sama Bila pasangan Anda menyukai parfum, maka pastikan Anda selalu menggunakan parfum yang sama, begitu pula dengan sabun, shampo, dan body lotion. Dengan demikian, setiap kali si dia mencium bau yang sama ia akan langsung teringat pada Anda. Tinggalkan Barang Anda Cara lain untuk membuat si dia terus mengingat Anda adalah dengan meninggalkan barang Anda, misalnya jepit rambut atau perhiasan pada mobil atau rumahnya. Hal ini dapat membuat si dia terus teringat pada Anda saat Anda sedang tidak bersama dengannya. Hal ini juga dapat menjadi alasannya untuk bertemu dengan Anda. Jangan Tampak Bosan Bila Tidak Sedang Bersamanya Jika Anda ingin membuat seorang pria merindukan Anda, nikmatilah hidup Anda bahkan di saat Anda tidak sedang bersamanya. Cobalah untuk terlihat menarik san pintar saat si dia melihat Anda. Jalanilah hidup Anda sama seperti sebelum Anda bertemu dengannya. Dengan melakukan hal ini, Anda akan membuat merasa insecure dan bertanya-tanya mengapa Anda tetap dapat menikmati hidup Anda dan merasa bahagia walaupun tidak sedang bersamanya sehingga si dia pun akan selalu ingin bersama dengan Anda dan berada dalam kehidupan Anda. Buat Si Dia Penasaran Mengenai Diri Anda Hal yang satu ini sangat penting dan harus diketahui oleh setiap wanita saat berpacaran. Jangan memberitahu si dia tentang diri Anda sepenuhnya, lakukanlah hal ini secara bertahap sehingga si dia tidak kehilangan minta terhadap Anda. Para pria suka menyingkapkan sebuah rahasia dan lebih suka bersama dengan seorang wanita yang misterius. Baca juga: Tetap Langgeng dan Bahagia Meski LDR Jangan Selalu Memilih Bersama Si Dia Cara efektif lainnya untuk membuat seorang pria merindukan Anda adalah dengan menolak ajakannya untuk berkencan atau telepon darinya. Jika biasanya Anda selalu menyediakan waktu selama 24 jam setiap hari untuknya, si dia akan berpikir bahwa Anda tidak memiliki kegiatan lain selain bersamanya. Jangan biarkan pasangan Anda tahu bahwa Anda hanya memikirkan dirinya dan selalu ingin pergi bersamanya. Jangan menghindarinya, tetapi berilah respon secukupnya dan bagilah waktu secara adil antara keluarga, teman, dan pacar. Dengan demikian, si dia pasti akan lebih memperhatikan Anda dan selalu mencari cara untuk menghabiskan waktu bersama dengan Anda. Tampil Cantik Saat Kencan Saat Anda tampil cantik saat berkencan, maka hal ini dapat membekas dalam ingatannya cukup lama. Oleh karena itu, jangan ragu untuk berdandan saat berkencan dengan si dia. Berikan Kejutan Kecil Cara lain untuk membuat si dia mengingat dan merindukan Anda adalah dengan meninggalkan catatan kecil di tempat-tempat yang bisa dilihatnya. Cara ini sangat efektif untuk menarik perhatian pasangan Anda dan sekaligus memberitahunya bahwa Anda sangat mencintainya. Saat si dia melihat catatan ini, si dia pasti akan langsung merindukan Anda. Kadangkala, Bersikaplah Tidak Peduli Jika Anda menyadari bahwa si dia mulai kehilangan minat pada Anda atau mencoba menjaga jarak dengan Anda, bersikaplah seolah-olah Anda tidak peduli. Jangan pernah memberitahunya atau menunjukkan padanya bahwa Anda tidak bisa hidup tanpanya dan tunjukkan bahwa Anda juga bisa hidup bahagia dan positif tanpanya. Dengan demikian, si dia pun mungkin akan mulai tertarik lagi pada Anda dan bila tidak, lanjutkan saja hidup Anda dan cari penggantinya. Baca juga: Ini Cara Pasangan Bahagia Mengatasi Pertengkaran Sumber: medhealthdaily
 07 Jan 2021    19:00 WIB
Cara Lain Memuaskan Pasangan Anda Selain Seks
Bila anda bertanya pada seorang pria, apa yang dapat membuat ia merasa intim atau dekat dengan pasangannya, maka sebagian besar pria akan menjawab seks. Akan tetapi, ternyata seks bukanlah jawaban dari semua pria. Terdapat beberapa hal lain yang dapat membuatnya merasa lebih dekat dengan anda, merasa lebih bahagia, dan puas selain seks. Kebebasan dan Ruang Untuk Diri Sendiri Pria kadangkala bersikap seperti karet gelang, mereka mungkin menjauh tanpa terduga, terutama justru saat anda mulai merasa dekat dengannya. Banyak pria memiliki keinginan yang kuat untuk merasa berkuasa dan mandiri. Kadangkala hal ini dapat membuat anda merasa sedih. Bila pasangan anda tampak sedikit menjauh, berikanlah kebebasan dan ruang yang ia dambakan, maka hal ini mungkin justru dapat membuatnya kembali dekat dengan anda. Hormati Dia Salah satu kebutuhan utama sebagian besar pria dalam suatu hubungan adalah keinginan untuk merasa dihormati, dihargai, dan dikagumi oleh pasangannya. Anda dapat menunjukkan ketiga hal ini melalui kata-kata maupun sikap anda. Cinta dan Memaafkan Jika anda memiliki daftar panjang mengenai berbagai kesalahan yang telah dilakukan pasangan anda, maka buang jauh-jauh daftar tersebut. Terus-menerus menyalahkan pasangan anda atas berbagai hal yang telah dilakukannya tidak akan membuatnya semakin dekat dengan anda. Memaafkan pasangan anda justru dapat membuatnya lebih dekat dengan anda. Katakan Apa yang Anda Inginkan Sebagian besar pria tidak menyukai saat anda menyuruh mereka menebak apa yang anda pikirkan karena sebagian besar pria merupakan seorang pembaca pikiran yang buruk. Oleh karena itu, akan lebih baik bila anda mengatakan secara langsung pada pasangan anda, apa yang anda inginkan daripada mengharapkan ia mengetahuinya tanpa perlu anda beritahu. Cari Tahu Apa yang Ia Sukai Sediakanlah waktu bagi anda untuk mencari tahu berbagai hal yang penting dalam kehidupan pasangan anda, apa yang ingin dicapainya, apa yang penting baginya, dan berbagai hal lainnya. Kadangkala, perhatian dan kasih sayang anda pada pasangan anda sudah dapat membuatnya berbahagia. Seks bukanlah jawaban atas segala sesuatu yang dapat membuat pasangan anda berbahagia dan puas. Baca juga: Tips Agar Tidak Mudah Cemburu Sumber: livestrong