Your browser does not support JavaScript!
 21 Apr 2021    10:00 WIB
Ingin Jadi Pasangan yang Lebih Pengertian, Coba Tips Ini…
Apakah Anda lagi-lagi ditinggalkan oleh pasangan karena dianggap terlalu kaku atau keras kepala? Untuk mempertahankan suatu hubungan asmara, kompromi merupakan hal yang sangat penting. Untuk membuat hubungan asmara Anda dengan si dia berhasil, Anda harus mau belajar untuk berkompromi. Hal ini berarti bahwa segala sesuatu tidak dapat selalu berjalan sesuai dengan keinginan Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips yang dapat membantu Anda belajar untuk berkompromi dan menjadi lebih pengertian. Bagi Tugas Dalam Rumah Tangga Dengan AdilDaripada terus merasa kesal karena selalu disuruh membuang sampah padahal Anda juga sudah mencuci piring, ada baiknya bila Anda duduk dan berdiskusi dengan pasangan Anda mengenai rasa tidak adil yang Anda rasakan. Selain pekerjaan rumah tangga, berbagai hal lain yang melibatkan Anda dan pasangan juga dapat menjadi bahan diskusi. Hal ini termasuk seks dan uang. Setelah Anda dan pasangan berdiskusi dan saling curhat, maka hal selanjutnya yang perlu Anda dan pasangan lakukan adalah belajar untuk berkompromi untuk mencari jalan keluar yang dapat disepakati bersama. Jika setelah diskusi pertama segala sesuatu tetap tidak berjalan sesuai dengan kesepakatan, ada baiknya bila Anda kembali mengajak pasangan untuk berdiskusi bersama. Baca juga: Kadar Cinta Anda dan Pasangan Berbeda? Hadapi Dengan Ini! Beritahu Apa yang Anda PerlukanDaripada terus memarahi suami karena bersantai dan tidak membantu Anda, ada baiknya bila Anda memberitahu suami bahwa Anda juga merasa lelah dan membutuhkan bantuannya. Jangan berharap bahwa si dia dapat membaca pikiran Anda dan mengetahui sesuatu hal yang Anda anggap jelas, karena hal tersebut mungkin tidak terlihat olehnya. Daripada memberikan kritik negatif, akan lebih baik bila Anda langsung saja meminta bantuan suami Anda. Hal ini tentu juga lebih baik bagi suami daripada mendengarkan ledakan kemarahan Anda. Selalu Ucapkan Terima KasihJangan ragu untuk memuji dan mengucapkan terima kasih bila pasangan Anda melakukan sesuatu hal. Bila si dia merasa Anda menghargai berbagai hal kecil yang ia lakukan di dalam rumah tangga, maka ia pun akan merasa lebih dari senang untuk melakukannya kembali tanpa perlu Anda minta. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya doktersekarang.Sumber: sheknows
 15 Apr 2021    10:00 WIB
7 Hal yang Wajib Dibahas Para Pasangan Sebelum Menikah
Jika Anda dan pasangan sudah berencana untuk menikah, maka ada kemungkinan Anda dan pasangan akan bertengkar setelah hidup berumah tangga. Hal ini dikarenakan sangat mustahil Anda dan pasangan dapat selalu sepakat mengenai semua hal. Untuk menghindari pertengkaran yang berujung pada terjadinya perceraian, di bawah ini ada beberapa hal yang wajib dibahas para pasangan sebelum mereka memutuskan untuk menikah.  1.      Harapan dan Tujuan Seksual Mungkin saat Anda masih berpacaran, Anda dan pasangan selalu ingin untuk berdekatan dan bercumbu. Akan tetapi, hal ini mungkin akan mengalami perubahan setelah Anda dan pasangan menikah. Keadaan ini merupakan hal yang normal. Baik Anda maupun pasangan tidak dapat selalu sama-sama merasa bergairah. Oleh karena itu, sangat penting untuk membicarakan harapan dan tujuan seksual sebelum Anda dan pasangan memutuskan untuk menikah. Beritahu pasangan Anda mengenai berbagai fantasi atau kesukaan Anda. Jangan hanya berdiam diri dan berharap pasangan Anda akan tahu apa yang Anda inginkan. Anda harus memintanya!   2.      Kebiasaan Berbelanja Hal ini merupakan hal yang paling sering dipertengkarkan oleh pasangan suami istri. Uang merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan, apalagi setelah Anda menikah. Jika salah satu pihak merupakan orang yang suka menabung sedangkan pihak yang lain merupakan orang yang suka berbelanja, maka diskusikanlah mengenai bagaimana Anda dan pasangan akan berkompromi mengenai kebiasaan masing-masing untuk memenuhi seluruh kebutuhan rumah tangga Anda.   3.      Hubungan Dengan Keluarga Anda dan pasangan dibesarkan oleh keluarga yang berbeda, dengan orang tua dan saudara yang berbeda, dan mungkin tempat tinggal yang berbeda. Jadi, baik Anda dan pasangan pun akan memiliki hubungan yang berbeda dengan anggota keluarga masing-masing. Akan tetapi, setelah Anda dan pasangan menikah bagaimana interaksi Anda dengan anggota keluarga Anda yang lain dapat menyebabkan terjadinya pertengkaran atau ketidaknyamanan. Jika Anda dan pasangan memiliki keinginan yang berbeda mengenai seberapa banyak waktu yang perlu dihabiskan bersama anggota keluarga dan seberapa banyak informasi yang boleh diketahui anggota keluarga, maka hal ini dapat menyebabkan Anda dan pasangan bertengkar. Hal ini biasanya akan menjadi lebih sulit saat anak hadir di antara Anda dan pasangan. Jadi pastikan Anda dan pasangan memiliki pemikiran yang sama dan telah menemukan jalan keluar yang sesuai bagi Anda berdua.   Baca juga: Menikah Membuat Anda Gemuk?   4.      Pembagian Kewajiban Setelah Anda menikah, pengaturan rumah Anda mungkin tidak akan sama lagi seperti saat Anda masih single. Oleh karena itu, putuskan terlebih dahulu siapa yang akan menjalankan kewajiban rumah tangga yang sama. Jika Anda merupakan orang yang sangat rapi sedangkan pasangan merupakan orang yang sangat berantakan, maka hal ini dapat menyebabkan masalah besar saat Anda dan pasangan menikah nantinya. Untuk mengatasinya, berdiskusilah dan carilah jalan keluar terbaik mengenai bagaimana nantinya setelah Anda dan pasangan menikah. Bila Anda dan pasangan tidak dapat hidup bersama, maka kemungkinan besar pernikahan Anda pun tidak akan bertahan.   5.      Keseimbangan Pekerjaan dan Keluarga Sebelum Anda dan pasangan menikah, ada baiknya bila Anda dan pasangan berdiskusi mengenai waktu kerja dan waktu keluarga. Hal ini dapat menghindari terjadinya berbagai pertengkaran tidak perlu saat salah satu pihak terlambat pulang. Pastikan pekerjaan tidak menjadi penghalang di antara Anda dan pasangan. Bicarakan juga mengenai bagaimana jika salah satu pihak ingin pindah tempat kerja ke luar kota, apakah pihak lain bersedia untuk meninggalkan pekerjaan atau keluarganya. Mencari jawaban dari setiap pertanyaan dapat membantu Anda dan pasangan di masa depan saat situasi yang sama muncul.   6.      Memiliki dan Cara Membesarkan Anak Sebelum menikah, pastikan Anda dan pasangan telah berdiskusi mengenai keinginan untuk memiliki anak. Bila Anda dan pasangan sama-sama ingin memiliki anak, maka diskusikan juga mengenai cara mendidik, mendisiplinkan, dan bagaimana cara menghadapi pertengkaran di antara anak-anak Anda.   7.      Kehidupan Pernikahan Secara Keseluruhan Hal lain yang tidak kalah penting adalah mencari tahu apa sebenarnya arti pernikahan bagi Anda dan pasangan. Kedua belah pihak harus saling memberitahu apa yang ia inginkan dan harapkan dari sebuah pernikahan. Hal ini dapat membantu menentukan apakah benar Anda dan pasangan memang berjodoh atau tidak.     Baca juga: Hal Aneh yang Terjadi Pada Pria Setelah Menikah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag    
 23 Mar 2021    10:00 WIB
Mengapa Menjadi Pendengar yang Aktif Dapat Menyelamatkan Hubungan Asmara Anda?
Hal terpenting dalam suatu hubungan adalah komunikasi, jadi bila Anda dan pasangan tidak memiliki komunikasi yang baik, maka kedua belah pihak dapat merasa frustasi, cemas, dan kesepian. Jika Anda merasa Anda dan pasangan telah mulai menjauh, maka mungkin sekarang merupakan saat yang tepat untuk mulai menjadi pendengar yang aktif. Jadi apa itu sebenarnya pendengar yang aktif? Menjadi seorang pendengar yang aktif adalah menjadi seseorang yang benar-benar mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang lain. Bagaimana cara melakukannya? Di bawah ini terdapat beberapa cara untuk menunjukkan bahwa Anda benar-benar mendengarkan apa yang sedang dikatakan oleh orang lain pada Anda, yaitu: Menggunakan suara non verbal atau gerakan untuk menunjukkan bahwa Anda sedang mendengarkannya, sambil tetap membiarkan orang tersebut berbicara Mengulangi apa yang ia katakan untuk menunjukkan padanya bahwa Anda telah benar-benar mengerti dan tidak salah paham tentang apa yang dimaksud oleh orang tersebut Menanyakan suatu pertanyaan terbuka dan tidak memberikan suatu pernyataan atau nasehat Mengesampingkan kepercayaan, prinsip, pemikiran, pandangan, dan perasaan Anda untuk benar-benar memahami bagaimana keadaan emosi orang yang sedang berbicara dengan Anda Bila keadaan mendukung, Anda juga dapat menerima dan menyetujui perasaan orang tersebut   Mengapa Mendengarkan Orang Lain Penting? Setiap manusia cenderung untuk selalu disibukkan dengan pikiran dan perasaannya sendiri sehingga saat ada seseorang yang berbicara dengan Anda sangatlah mudah bagi Anda untuk teralihkan dan tidak lagi mendengarkan dengan benar apa sebenarnya yang sedang dikatakan oleh orang tersebut. Bukannya mendengarkan, Anda mungkin akan teralihkan oleh berbagai hal yang sedang terjadi di sekitar Anda atau teralihkan oleh berbagai hal lainnya atau bahkan oleh kata-kata yang akan Anda katakan pada orang tersebut. Hal ini tentu saja dapat merusak hubungan asmara Anda dengan si dia karena mendengarkan merupakan bagian penting dari proses komunikasi antara Anda dengan si dia. Mendengarkan pasangan Anda secara aktif dapat membantu mengurangi terjadinya kesalahpahaman, menciptakan suatu lingkungan yang aman untuk saling memberitahu perasaan masing-masing, dan membantu Anda dan pasangan untuk saling mengerti. Saat pasangan Anda datang kepada Anda untuk menceritakan permasalahan yang sedang dihadapinya, maka merupakan suatu hal yang wajar bila Anda ingin membantunya menemukan jalan keluar dan memberikan berbagai nasehat, akan tetapi kadangkala apa yang ia butuhkan bukanlah nasehat dari Anda, tetapi seseorang untuk mendengarkannya sehingga ia pun merasa lebih baik. Jadi, mendengarkan tidak selalu merupakan jalan bagi Anda dan pasangan untuk menemukan suatu jalan keluar tetapi untuk menciptakan suatu tempat "aman" di mana Anda dan pasangan dapat berbicara terus. Sumber: sheknows   Baca Juga: 5-hal-yang-dapat-menyelamatkan-hubungan-anda-dan-pasangan-dari-kebosanan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  
 19 Mar 2021    20:00 WIB
12 Jenis Seks yang Pasti Pernah Dialami Oleh Semua Orang
 Seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, maka Anda pun akan memiliki semakin banyak pengalaman dalam hal percintaan dan tentu saja seks. Berbagai pengalaman tersebut dapat menjadi guru yang membuat Anda dapat belajar dari kesalahan. Di bawah ini Anda dapat melihat 12 jenis seks yang pasti pernah dialami oleh semua orang yang telah aktif secara seksual.  1.      Seks Pertama yang Canggung Semua orang pasti pernah mengalami jenis seks yang satu ini. Pengalaman pertama yang canggung dan bahkan mungkin memalukan tersebut merupakan langkah penting bagi kelanjutan kehidupan seksual Anda, di mana Anda dapat memperoleh banyak pelajaran berharga mengenai seks, pria, dan diri Anda sendiri.  2.      Pertama Kali Anda Tahu Apa yang Anda Lakukan Setelah Anda dan pasangan berhubungan intim beberapa kali, maka pada akhirnya Anda dan pasangan pun akan menjadi lebih ahli dan tahu apa yang Anda inginkan, apa yang Anda sukai, serta apa yang pasangan Anda sukai.  3.      Seks Tanpa Batas Seks tanpa batas merupakan seks yang terjadi saat Anda benar-benar melepaskan "kekang" dari diri Anda. Pada saat ini Anda mungkin akan mencoba berbagai hal yang belum pernah Anda coba dan membuat baik Anda maupun pasangan menjadi sangat "liar".  4.      Seks Perdamaian Anda bahkan mungkin tidak akan ingat lagi apa penyebab pertengkaran Anda dengan pasangan setelah merasakan seks yang luar biasa. Akan tetapi, berhati-hatilah agar Anda tidak menjadikannya alasan untuk bertengkar minggu depan.  5.      Seks yang Sangat Memuaskan Hingga Anda Tanpa Sadar Merusak Barang Seks jenis ini merupakan seks yang sangat memuaskan hingga Anda tidak lagi dapat mengendalikan benda apa yang Anda genggam atau tendang dan menyebabkan berbagai kerusakan di sekitar Anda.  6.      Seks di Pagi Hari, Penyebab Anda Terlambat Kerja Seks di pagi hari tidak hanya dapat membuat Anda terlambat kerja, tetapi juga dapat membuat mood Anda sangat baik di sepanjang hari lho.  7.      Seks Penyesalan Baik bagi Anda yang suka berpetualang atau tidak, hampir sebagian besar orang pasti pernah mengalami seks penyesalan, di mana mereka tidak percaya mereka melakukannya, misalnya berhubungan intim di tempat umum, atau menggunakan seks toys, atau threesomes.   Baca juga: Ukuran Penis dan Hubungannya Dengan Kepuasan Seksual Seorang Wanita  8.      Seks Percobaan yang Gagal Setiap pasangan pasti ingin mencoba gaya bercinta atau posisi bercinta baru, di mana mereka mungkin akan terluka saat melakukannya. Akan tetapi, bukan berarti Anda tidak boleh mencobanya. Dengan mencobanya, Anda mungkin akan menemukan posisi bercinta baru yang sangat luar biasa atau menertawai diri Anda sendiri dan pasangan karena gagal.  9.      Seks yang Sangat Berisik Hubungan intim Anda bersama pasangan sangat "panas" malam ini hingga membuat tetangga marah? Jangan khawatir, hampir semua orang pernah mengalaminya. Satu-satunya resiko adalah tetangga Anda akan melihat Anda dengan pandangan yang berbeda di esok hari.  10.  Seks Perpisahan Jenis seks yang satu ini biasanya terjadi saat pasangan Anda harus bertugas cukup lama di luar kota atau Anda akan berpisah dengan pasangan.  11.  Seks Tanpa Usaha Memang benar bahwa seks yang nikmat membutuhkan kerja sama yang baik di antara Anda dan pasangan, akan tetapi setidaknya sekali dalam hidup Anda, Anda mungkin ingin merasakan seks nikmat tanpa perlu berusaha. Pastikan saja Anda "membalas" pasangan Anda.  12.  Seks Penuh Cinta Saat Anda dan pasangan baru saja menikah, maka rasa cinta yang ada akan terasa begitu besar, hingga rasanya Anda dan pasangan tidak dapat dipisahkan. Selain itu, saat Anda dan pasangan begitu saling mencintai, Anda berdua biasanya akan lebih sering berhubungan intim.     Sumber: womenshealthmag
 10 Mar 2021    10:00 WIB
5 Mitos yang Salah Tentang Bagaimana Menjalin Suatu Hubungan
Terdapat sangat banyak mitos terkenal mengenai hubungan yang sebenarnya tidak benar. Berbagai mitos ini dapat mempengaruhi kebahagiaan anda dan bahkan membuat anda tidak lagi mempercayai pasangan anda. Setiap pasangan memiliki hubungan yang berbeda-beda karena setiap pasangan pun berbeda dari pasangan lainnya. Jika anda merasa bahwa hubungan anda tidak berlangsung sebagaimana hubungan pasangan lainnya, maka hal ini hanya akan membuat diri anda merasa frustasi dan membuat anda tidak dapat melihat diri pasangan anda yang sebenarnya. Di bawah ini terdapat beberapa mitos salah mengenai hubungan yang perlu anda waspadai.1.  Hubungan yang Benar Membuat Anda Tidak Perlu BerusahaHal ini merupakan salah satu mitos salah tentang menjalin suatu hubungan yang paling sering terjadi. Setiap hubungan membutuhkan usaha dari anda dan pasangan. Seperti halnya tumbuhan, anda harus menyiraminya, memperoleh cukup sinar matahari, dan merawatnya sehingga tumbuhan tersebut dapat berbunga. Bersabar dan berusahalah bila anda ingin hubungan anda dan pasangan menjadi lebih baik.2.  Cemburu Merupakan Tanda CintaPernyataan ini merupakan suatu pernyataan yang sangat salah. Cemburu bukanlah tanda cinta. Cemburu merupakan suatu refleksi dari kepercayaan diri anda dan kepercayaan anda pada pasangan anda. Cobalah untuk terus menguatkan ikatan anda dan pasangan anda serta menyelesaikan setiap permasalahan yang mungkin dapat mempengaruhi keintiman hubungan anda dan pasangan. Membuat pasangan anda merasa cemburu bukanlah ide yang bagus, karena hal ini justru akan berbalik pada anda dan perilaku anda ini mungkin justru yang benar-benar dapat mempengaruhi stabilitas hubungan anda dan pasangan anda.3.  Pertengkaran Dapat Merusak Hubungan Anda dan PasanganPertengkaran tidak selalu merupakan penyebab rusaknya hubungan anda dan pasangan. Anda harus selalu belajar bagaimana membuat pertengkaran anda dan pasangan menjadi sesuatu hal yang produktif dan menguntungkan bagi hubungan anda dan pasangan. Dengan demikian anda dapat memperjelas berbagai kesalahpahaman dan memperbaiki berbagai aspek dalam hubungan anda. Bahkan, pertengkaran dapat merupakan salah satu bentuk komunikasi yang penting bagi hubungan anda dan pasangan.4.  Memiliki Anak Akan Memperkuat Hubungan AndaJika hubungan anda dan pasangan tidak begitu baik dan anda memiliki banyak masalah yang harus diselesaikan, maka memiliki anak tidak akan menguatkan hubungan anda dan pasangan anda. Sebaliknya, hal ini justru dapat membuat hubungan anda dan pasangan anda semakin buruk. Selesaikanlah berbagai permasalahan anda terlebih dahulu dan baru memiliki anak saat anda dan pasangan anda telah sepakat dan siap untuk itu. 5.  Anda Tidak Boleh Merasa RaguHanya karena anda seringkali merasa ragu mengenai hubungan anda dan pasangan anda, bukan berarti anda sedang menjalin hubungan dengan orang yang salah. Merasa ragu tidak selalu berarti negatif, terutama bila anda sedang mengambil suatu keputusan penting. Sumber: allwomenstalk
 09 Mar 2021    14:00 WIB
Mantan Pacar Terus Mengganggu Anda? Coba Tips Berikut Ini!
• Akhiri Dengan Tuntas Bila Anda benar-benar ingin terbebas dari mantan pacar Anda, maka pastikan Anda benar-benar mengakhirinya. Jangan lagi berpergian bersamanya atau pergi ke rumahnya dan kurangilah komunikasi Anda dengannya.    Berterus Teranglah Cara lainnya adalah dengan memberitahunya bahwa sikapnya yang masih terus mengharapkan Anda kembali padanya sangat mengganggu Anda dan tidak akan membuat Anda kembali dengannya. Beritahu mantan Anda bahwa Anda membutuhkan waktu untuk mengetahui bagaimana perasaan Anda sebenarnya, apakah Anda ingin kembali berhubungan dengannya atau tidak. Jangan lupa untuk mengatakan terima kasih atas perhatiannya.   Jaga Kata-kata Anda Saat Anda putus dengan mantan pacar Anda, terutama bila hubungan Anda tersebut tidak berakhir dengan baik, maka berbicara hal buruk mengenai mantan Anda atau memberitahu orang-orang di sekitar Anda apa cerita di balik keputusan Anda tersebut menurut versi Anda dapat sangat menggoda, terutama bila mantan Anda juga melakukan hal yang sama.  Akan tetapi, pastikan Anda dapat bertahan dari godaan tersebut, tidak perduli apa yang terjadi dalam hubungan Anda dengannya. Dengan demikian, perhatian teman-teman Anda pun akan segera teralihkan dan mantan Anda pun akan berhenti melakukan hal ini karena tahu bahwa Anda tidak menanggapinya.   Hindari Komunikasi Dengannya Jika mantan Anda terus saja menghubungi Anda walaupun Anda telah mengatakan bahwa Anda belum siap untuk berbicara dengannya, maka menghentikan berbagai komunikasi secara sepihak dengannya bukanlah sesuatu hal yang salah. Akan tetapi, sebelum Anda melakukan hal ini, pastikan Anda telah memberitahu mantan Anda terlebih dahulu.  Selain itu, pastikan Anda selalu mengucapkan kata "tolong" dan "terima kasih" setiap kali Anda berkomunikasi dengan mantan Anda sehingga ia tahu bahwa Anda masih menghargai dan menghormatinya. Bersikap baik tetapi tegas terhadap mantan pacar Anda juga dapat membantunya menyadari bahwa Anda tidak lagi ingin bersamanya.   Tahu Kapan Harus Mencari Pertolongan Jika mantan pacar Anda tetap tidak menghargai keputusan Anda setelah Anda memberitahunya dengan jelas apa yang Anda inginkan atau bahkan mengancam Anda atau membuat Anda benar-benar merasa ketakutan atau tidak nyaman, maka mungkin sudah saatnya Anda mencari bantuan. Memberitahu pihak yang berwenang mengenai berbagai ancaman yang dilakukan mantan pacar Anda pada Anda dapat membantu Anda menemukan jalan keluar dan membuat Anda merasa lebih damai.       Sumber: shape
 05 Mar 2021    10:00 WIB
Masa Lalu yang Dapat Merusak Hubungan Anda Dengan Pasangan
Apakah Anda mencuri pasangan Anda dari pacarnya terdahulu? Jadi, apakah Anda juga akan mengalami hal yang sama? Pada sebuah penelitian di Amerika, para peneliti menemukan bahwa orang yang pernah tergoda alias berselingkuh dari pasangannya terdahulu cenderung akan kembali melakukan hal yang sama karena ia biasanya lebih tidak berkomitmen dan lebih tidak puas pada hubungannya sekarang dibandingkan dengan orang yang sebelumnya memang tidak memiliki pasangan. Apakah Anda merasa si dia selalu melihat pria lain? Anda mungkin tidak salah melihat. Orang yang pernah berselingkuh sebelumnya juga akan lebih memperhatikan apakah ia memiliki "mangsa" potensial lainnya dan cenderung lebih mudah kembali berselingkuh dengan "incarannya" tersebut. Jadi, bila ia sebelumnya juga telah mulai mencari pasangan baru saat masih bersama pasangannya terdahulu, maka ia mungkin akan tetap melakukan hal yang sama saat telah bersama dengan Anda. Akan tetapi, hal ini bukan berarti setiap wanita yang meninggalkan pasangannya terdahulu dan memilih Anda adalah seseorang yang pasti tidak setia. Ia mungkin meninggalkan pasangannya karena berbagai alasan misalnya mungkin pasangannya yang terdahulu bukan merupakan orang baik-baik atau bahkan mungkin telah melakukan kekerasan terhadapnya. Jika demikian, maka masalahnya terletak pada mantan pasangannya terdahulu, bukan padanya. Walaupun demikian, bila pasangan Anda memang memiliki riwayat sering berganti pasangan karena merasa bosan dengan pasangannya terdahulu, maka Anda mungkin perlu merasa khawatir. Jika demikian, akan lebih baik bila Anda bertanya padanya mengapa ia meninggalkan pasangannya yang terdahulu dan memilih Anda. Dengan demikian Anda dapat memfokuskan perhatian Anda untuk membuatnya tidak kembali melakukan hal yang sama pada Anda.     Sumber: menshealth