Your browser does not support JavaScript!
 25 Aug 2016    12:00 WIB
Berjerawat? Hindari Makanan Berikut Ini…
Anda tentunya telah sering mendengar bahwa ada beberapa jenis makanan yang dapat memicu timbulnya jerawat. Beberapa makanan tersebut adalah cokelat, junk food, susu dan produknya, serta karbohidrat sederhana. Menurut sebuah penelitian, susu sapi dapat memicu terjadinya atau memperburuk jerawat yang telah ada pada sejumlah orang. Hal ini dikarenakan oleh adanya hormon yang digunakan untuk mendukung pertumbuhan sapi. Hormon yang ditemukan pada berbagai susu dan produknya akan memicu peningkatkan kadar hormon pria, androgen. Peningkatan kadar hormon androgen akan menyebabkan kelenjar minyak pada kulit menghasilkan lebih banyak minyak, yang pada akhirnya memicu timbulnya jerawat. Selain susu, berbagai jenis makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi tampaknya juga dapat memicu timbulnya jerawat pada sejumlah orang. Beberapa contoh makanan yang memiliki indeks glikemik yang tinggi adalah roti putih, kentang, minuman manis, dan berbagai jenis cemilan.   Baca juga: 8 Kesalahan Pengobatan Jerawat   Mengapa karbohidrat sederhana dapat memicu timbulnya jerawat? Hal ini dikarenakan tubuh akan menghasilkan lebih banyak insulin saat seseorang mengkonsumsi karbohidrat sederhana. Tingginya kadar insulin akan memulai serangkaian proses di dalam tubuh yang pada akhirnya akan menyebabkan peningkatan kadar hormon androgen, yang akan meningkatkan produksi minyak di dalam kelenjar minyak kulit dan menyumbat pori-pori kulit. Akan tetapi, karena kulit setiap orang berbeda-beda, maka berbeda pula makanan yang dapat memicu terjadinya jerawat bagi setiap orang. Oleh karena itu, ada baiknya bila Anda memperhatikan makanan apa saja yang biasanya membuat jerawat di wajah Anda muncul dan menghindarinya.   Baca juga: 5 Pengobatan Alami Untuk Jerawat Batu (Rosasea) Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 23 Aug 2016    11:00 WIB
9 Hal yang Dapat Membuat Keriput Muncul
Keriput merupakan bagian alami dari proses penuaan dan kehidupan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa beberapa penyebab timbulnya keriput tidak berhubungan dengan proses penuaan? Beberapa perawatan kecantikan dan kebiasaan serta gaya hidup Anda juga dapat mempengaruhi proses pembentukan keriput ini. Di bawah ini terdapat berbagai hal yang dapat memicu terbentuknya keriput.   1.      Merokok Merokok merupakan salah satu hal yang paling sering menyebabkan terbentuknya keriput. Oleh karena itu, hindarilah rokok maka Anda pun dapat terhindar dari keriput.   2.      Makanan yang Dikonsumsi Apa yang Anda makan dapat mempengaruhi keadaan kulit Anda. Mengkonsumsi terlalu banyak gula dan makanan dengan indeks glikemik yang tinggi tidak hanya dapat membuat Anda menjadi lebih gemuk tetapi juga dapat membuat Anda tampak lebih tua. Melalui suatu proses yaitu glikasi, maka molekul gula akan bertempelan dengan berbagai protein di dalam kulit Anda, termasuk kolagen, yang akan membuat jaringan kolagen menjadi kaku dan berbentuk abnormal. Hal ini akan menyebabkan kulit kehilangan elastisitasnya, yang akan memicu terbentuknya keriput. Gula dan berbagai karbohidrat sederhana lainnya akan memicu terjadinya proses peradangan di dalam seluruh tubuh yang akan menyebabkan peningkatan kadar insulin. Proses peradangan ini akan memicu terbentuknya berbagai jenis enzim yang akan memecah kolagen dan elastin, yang tentu saja akan membuat kulit menjadi kendur dan terbentuk keriput. Oleh karena itu, hindarilah konsumsi gula dan karbohidrat sederhana.   3.      Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Semua jenis minuman beralkohol akan membuat kulit mengalami dehidrasi. Hal ini berarti kulit Anda tidak akan tampak sekencang dan sesegar biasanya di pagi hari setelah Anda mengkonsumsi minuman beralkohol. Seiring dengan berlalunya waktu, kulit Anda akan kehilangan elastisitasnya dan terbentuknya keriput karena kurangnya jumlah air di dalam kulit. Selain itu, minuman beralkohol juga berdampak besar pada kadar vitamin A, yang mana merupakan salah satu antioksidan yang sangat penting bagi kesehatan kulit dan tubuh manusia. Vitamin A juga memiliki peranan yang sangat penting pada proses regenerasi sel baru dan produksi kolagen. Jadi, saat kadar kolagen Anda menurun, maka elastisitas kulit Anda pun akan ikut menurun dan membuat kulit Anda tampak lebih kendor dan berkeriput.   4.      Mengunyah Permen Karet Mengunyah permen karet dapat menyebabkan terbentuknya suatu keriput tertentu pada bagian bawah mulut. Selain itu, mengunyah permen karet juga dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan pada mulut.   5.      Tidak Membersihkan Riasan Saat Anda tidur tanpa membersihkan riasan di wajah Anda, maka Anda secara tidak langsung mengundang keriput untuk datang. Riasan dan berbagai kotoran yang menempel dan menumpuk pada wajah Anda akan masuk ke dalam pori-pori kulit Anda dan merusak jaringan kolagen serta elastin. Proses ini akan mempercepat proses penuaan dan membentuk garis halus serta keriput pada kulit wajah. Oleh karena itu, pastikan Anda memberishkan dan menggunakan pelembab pada kulit wajah Anda setiap malam sebelum tidur.   6.      Memencet Jerawat Memencet jerawat dapat menyebabkan kerusakan pada kulit, iritasi kulit, bekas luka, dan bahkan keriput pada kulit wajah. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak memencet jerawat Anda.   7.      Mengerutkan Wajah Saat Memakai Riasan Menggunakan riasan sambil mengerutkan alis mata atau membukan mulut dapat membuat terbentuknya keriput pada wajah Anda. Jangan tarik dan renggangkan mata Anda saat menggunakan eyeliner. Goyangkanlah wajah Anda saat menggunakan riasan.   8.      Tidak Menggunakan Tabir Surya Paparan sinar matahari, walaupun hanya beberapa menit saja, juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada lapisan kolagen kulit Anda yang dapat menyebabkan terbentuknya garis halus dan keriput. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu menggunakan tabir surya setiap hari, baik saat panas maupun hujan, sehingga kulit Anda tidak mengalami kerusakan. Gunakanlah tabir surya dengan SPF 30 dan yang mengandung seng oksida atau titanium oksida.   9.      Posisi Tidur Jika Anda tidur tengkurap atau menyamping, maka dapat terbentuk keriput pada sisi wajah yang bersentuhan dengan bantal. Akan lebih baik bila Anda menggunakan sarung bantal berbahan sutra. Bila tidak memungkinkan, maka pastikan Anda tertidur dalam posisi terlentang.   Baca juga:  Cara Unik Untuk Mencegah Pembentukan Keriput Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: womenshealthmag
 20 Aug 2016    11:00 WIB
Atasi Jerawat Anda Dengan Pil KB
Selain mencegah kehamilan, pil KB ternyata juga dapat membantu para wanita mengatasi masalah kulitnya, yaitu jerawat. Penggunaan pil KB untuk mengatasi jerawat hanya dianjurkan jika jerawat anda tidak berespon terhadap berbagai pengobatan lainnya. Jerawat terbentuk dari gabungan antara sebum dan sel kulit mati di dalam folikel rambut. Bakteri pun turut berperan dengan memicu terjadinya infeksi dan peradangan. Pil KB dapat mengatasi jerawat dengan cara mengurangi sebum, yaitu suatu zat berminyak yang berfungsi sebagai pelumas pada rambut dan kulit anda. Akan tetapi, karena pil KB ini hanya dapat mengatasi salah satu penyebab jerawat, yaitu sebum yang berlebihan, maka akan lebih baik bila anda juga menggunakan obat anti jerawat lainnya, seperti salep anti jerawat yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat.Anda mungkin harus mengkonsumsi pil KB selama beberapa bulan sebelum merasakan efeknya pada kulit anda. Kulit anda pun dapat menjadi lebih buruk dulu sebelum akhirnya membaik.Efek SampingPil KB biasanya aman dan efektif bagi sebagian besar orang. Akan tetapi, pada beberapa orang lainnya, pil KB dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti:•    Nyeri kepala•    Perubahan siklus menstruasi•    Payudara mengencang•    Meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan pembentukan bekuan darah, walaupun hanya sedikit Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum menggunakan pil KB untuk mengatasi jerawat anda. Jangan menggunakan pil yang mengandung kombinasi estrogen dan progestin bila anda:•    Berusia 35 tahun atau lebih dan merokok•    Memiliki riwayat penyakit jantung•    Memiliki riwayat kanker payudara, kanker rahim, atau kanker hati•    Pernah mengalami pembentukan bekuan darah pada kaki atau paru-paru Baca juga: Oatmeal Bukan Hanya Untuk Dimakan, Namun Juga Untuk Jerawat Dan....... Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: webmd