Your browser does not support JavaScript!
 03 Jul 2014    10:00 WIB
Bagaimana Mengenali Program Penurunan Berat Badan Yang Baik
Saat ini ada banyak senjata dalam perang melawan obesitas, mulai dari pencarian tentang metode penurunan berat badan yang terbaik, buku diet, jenis latihan atau supplemen penurun berat badan. Saat ini ada banyak orang yang terobsesi dengan diet dan bersedia melakukan apapun untuk mencapai tujuan mereka. Segala jenis diet dan metode diet mengklaim jika mereka adalah yang terbaik. Jadi apakah benar? Saat ini banyak sekali metode diet yang membesar-besarkan teori mereka tentang penurunan berat badan dan mendorong konsumen untuk mengikuti pola diet tidak seimbang dari mereka. Mereka menciptakan fantasi kepada para konsumen dan merencanakan pola makan yang mereka buat, padahal sebenarnya makanan tersebut merupakan junk food. Biasanya pola diet yang seperti itu menjanjikan hasil yang menggiurkan tetapi tidak mampu untuk memenuhinya. Malah pada kebanyakan kasus pola diet yang salah dapat menyebabkan gangguan kesehatan mulai dari yang ringan seperti nyeri kepala, muntah, rasa berputar, kerontokan rambut yang bisa menyerupai penyakit yang berkaitan dengan gangguan imunitas, ketidakseimbangan hormonal dan batu empedu. Apakah Anda sudah merasa lelah menjadi korban kegagalan dari metode diet dan bahkan menjadi depresi. Apapun alasan Anda berdiet, apakah itu karena alasan kosmetik atau yang berhubungan dengan kecantikan, program penurunan berat badan seharusnya tidak melibatkan sampai mengganggu menu diet sehari-hari ataupun pola makan yang sudah terbentuk. Program penurunan berat badan adalah sebuah perjalanan dan proses yang tidak melibatkan keajaiban yang terkait didalamnya. Metode diet akan berperan dengan baik jika didesain oleh ahli nutrisi, berdasarkan prinsip science, dibuat dengan pendekatan dan konseling.  Cara mengidentifikasi penipuan metode diet yang bisa merugikan: Jika mereka mengklaim mampu menurunkan berat badan secara drastis sampai satu kilo perminggu. Mempromosikan makanan yang ajaib. Membatasi makanan tertentu secara drastis, merekomendasikan makanan tertentu dalam jumlah banyak atau memaksa menggunakan kombinasi makanan tertentu. Jika mereka menjanjikan penurunan berat badan dan cara mempertahankannya tanpa olahraga dan perubahan gaya hidup lainnya. Metode yang ditawarkan tidak rasional dan tidak dapat diterima secara ilmiah. Jika mereka tidak mempunyai riwayat kasus yang terdokumentasi. Berlawanan dengan kepercayaan medis, menjanjikan sesuatu yang terlalu baik untuk menjadi kenyataan. Membuat Anda tidak dapat makan nyaman dengan teman atau keluarga. Meresepkan pola diet yang seragam tanpa mempertimbangkan faktor individual. Sulit untuk dijalankan pada kehidupan sehari-hari. Prinsip dari penurunan berat badan yang baik: Menu yang ditawarkan berasal dari makanan yang memang sudah terbukti secara ilmiah mampu menurunkan berat badan, misalnya saja gandum utuh, buah segar, sayuran, susu rendah lemak dan lemak tidak jenuh. Makanan yang bervariasi, secukupnya dan seimbang. Harus tidak menghilangkan makanan dari kelompok utama dan hanya mengijinkan makanan tertentu dari waktu ke waktu. Mendorong untuk melakukan pola hidup yang sehat seperti olahraga, manajemen stress dan modifikasi perilaku. Melengkapi kebutuhan nutrisi dan tidak hanya kalori. Diresepkan oleh seorang profesional di bidang medis. Tidak bertentangan dengan kebijakan tradisional dan kebiasaan makan secara drastis. Harus dibuat menurut kebutuhan individual dan perubahan gaya hidup yang masih bisa diterima pada kehidupan sehari-hari. Terakhir, program diet yang baik harus mampu mempertahankan penurunan berat badan tidak lebih dari dua sampai empat kilogram.   Sumber: healthmeup
 14 Jun 2014    13:00 WIB
Memerangi Kegemukan Dengan Makanan Yang Mengandung Leptin
Banyak makanan yang diketahui dapat membantu menurunkan berat badan,  misalnya saja makan makanan yang meningkatkan suhu tubuh dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Itulah kenapa lebih banyak mengonsumsi makanan tersebut bisa mempercepat penurunan berat badan. Hari ini kita akan melihat bagaimana cara hormon leptin bekerja untuk memerangi kelebihan berat badan dan obesitas. Jadi bagaimana cara meningkatkan kadar leptin didalam tubuh kita dan jenis makanan apa saja yang menjadi sumber leptin? Leptin dan penurunan berat badan: Kadar hormon leptin yang berlebihan di tubuh akan menginformasikan otak adanya kekurangan energi di sel. Inilah yang membuat pembakaran energi dilakukan lebih banyak. Ketika kadar leptin di atas normal, maka otak akan merasa tubuh kekurangan energi, sehingga memerintahkan tubuh untuk membakar energi lebih banyak, yang artinya Anda dapat membakar energi pada jumlah yang normal, makan dalam jumlah yang normal, tetap melakukan olahraga dengan kondisi biasa dan tubuh Anda akan menyimpan kalori dama jumlah yang lebih sedikit karena kalori yang masuk telah dibakar dahulu sebelum disimpan. Leptin dan obesitas:  Pada orang yang obsitas ada sinyal yang terganggu yang dikirimkan oleh otak jika Anda sudah kenyang. Oleh karena tubuh belum menerima sinyal kenyang maka tubuh akan terus mencari makanan untuk meningkatkan hormon leptin sampai maksimal. Tubuh masih berpikir bahwa mereka masih lapar dan membutuhkan asupan energi lain. Hal inilah yang menyebabkan otak meningkatkan napsu makan dan mengeluarkan endorfin yang lebih banyak sebagai hadiah setelah makan makanan berlemak dan tinggi gula. Makanan yang kaya akan leptin: Supaya kadar leptin dalam tubuh terpenuhi, konsumsilah jenis makanan yang kaya leptin, seperti: makanan tinggi protein Makanan kaya serat Sayur-sayuran berdaun hijau dan merah Buah-buahan kaya antioksidan   Sumber: healthmeup
 31 May 2014    12:30 WIB
Apakah Permen Karet Dapat Memicu Penurunan Berat Badan?
Permen karet sering dihubungkan dengan kebiasaan buruk yang dapat merusak kesehatan gigi dan gusi. Tetapi ternyata permen karet juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan dari permen karet. Penurunan berat badan Jika Anda sudah mencoba untuk menurunkan berat badan tetapi Anda tidak mampu menahan keinginan mengunyah makanan maka permen karet dapat menjadi penyelamat Anda. Pilihlah permen karet yang memiliki kandungan kalori yang rendah, sehingga dapat menjadi kudapan yang sangat ideal. Mengunyah permen karet dapat memenuhi keinginan Anda untuk mengunyah makanan dan juga tidak akan merusak nafsu makan Anda. Pencernaan  Mengunyah permen karet juga dapat meningkatkan kinerja dari pencernaan dengan mengurangi pembentukan asam di perut. Tetapi ingat untuk mengunyah permen karet setelah Anda selesai makan siang. Permen karet bekerja dengan meningkatkan air liur yang secara otomatis akan menurunkan pembentukan asam di perut. Kesehatan mental Mengunyah permen karet ternyata bisa meningkatkan daya ingat dan telah terbukti secara ilmiah. Kebiasaan mengunyah permen karet dapat meningkatkan denyut jantung dan meningkatkan suplai oksigen ke otak. Meredakan stress Menenangkan diri dengan mengunyah permen karet dipercaya dapat mengurangi stress dan emosi negatif lainnya seperti tekanan, frustasi dan mudah marah. Kebersihan gigi dan mulut Yang terakhir, mengunyah permen karet dalam jumlah sedang akan dapat mempertahankan kesehatan gigi dan mulut.  Mengunyah permen karet akan mencegah munculnya bau mulut, infeksi dan meningkatkan produksi dari air liur. Air liur memiliki kandungan antibakteri yang dapat membuang bakteri didalam mulut.   Sumber: healthmeup
 14 Apr 2014    14:00 WIB
Penyebab dan Gejala Diabetes Tipe 1
Apa Itu Diabetes Tipe 1?Diabetes tipe 1 biasanya dimulai sejak masa kanak-kanak, akan tetapi juga dapat terjadi pada orang dewasa (usia 30-40 tahun). Pada diabetes tipe 1, pankreas tidak dapat membuat insulin yang berfungsi untuk membantu sel-sel tubuh mengubah gula menjadi energi sehingga terjadi penumpukkan gula di dalam darah yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang dapat membahayakan jiwa penderitanya. Penderita diabetes tipe 1 harus menggunakan suatu jenis insulin seumur hidupnya.PenyebabPara ahli masih tidak mengetahui mengapa sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sel-sel penghasil insulinnya. Para ahli menduga adanya kelainan genetika dan berbagai faktor lingkungan seperti infeksi virus atau berbagai hal yang berhubungan dengan makanan atau kehamilan mungkin ikut berperan dalam meningkatkan resiko terjadinya diabetes tipe 1. Siapa yang Beresiko?Walaupun diabetes tipe 1 dapat mengenai semua umur, akan tetapi sekitar dua pertiga kasus mengenai orang berusia kurang dari 19 tahun, yaitu pada awal masa kanak-kanak dan saat memasuki usia pubertas. Diabetes tipe 1 dapat mengenai pria dan wanita, dan lebih sering terjadi pada rasa Kaukasia.Beda Diabetes Tipe 1 dan 2Pada diabetes tipe 1, sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas (sel beta) yang berfungsi untuk menghasilkan insulin. Sementara itu, pada diabetes tipe 2, sel-sel pankreas ini tidak diserang oleh sistem kekebalan tubuh dan tetap dapat memproduksi insulin secara normal, akan tetapi, karena berbagai alasan, penderita diabetes tipe 2 tidak dapat menggunakan insulin yang ada dengan efektif. Penderita diabetes tipe 1 memiliki gejala yang sama dengan penderita diabetes tipe 2, akan tetapi gejala biasanya terjadi lebih awal atau lebih cepat pada penderita diabetes tipe 2.Tanda Awal Terjadinya Diabetes Tipe 1Diabetes tipe 1 memiliki gejala yang sama dengan diabetes tipe 2. Gejala ini biasanya terjadi secara tiba-tiba. Beberapa gejala diabetes tipe 1 adalah:•  Sering buang air kecil (polyuria)•  Mengkonsumsi air putih lebih banyak karena rasa haus yang berlebihan (polidipsi)•  Merasa sangat lapar (polifagia)•  Mulut terasa kering•  Bau mulut seperti wangi buah•  Merasa sangat lelah•  Penurunan berat badan Penurunan Berat BadanKarena penderita tidak dapat menggunakan gula di dalam darah (sehingga kadar gula darah tetap tinggi), maka tubuh akan memetabolisme lemak untuk memperoleh energi, yang dapat mengakibatkan penurunan berat badan tanpa usaha apapun, penderita bahkan biasanya mengalami peningkatan nafsu makan. Karena terjadi gangguan metabolisme glukosa (gula), maka penderita biasanya akan merasa tidak bertenaga dan mengantuk untuk waktu yang lama. Gangguan KulitGangguan metabolisme glukosa pada penderita diabetes tipe 1 dapat menyebabkan berbagai gangguan lainnya seperti peningkatan resiko terjadinya infeksi bakteri, infeksi jamur, dan berbagai gangguan kulit yang membuat kulit terasa gatal dan kering. Selain itu, gangguan sirkulasi darah pada kulit pun sering terjadi. Wanita penderita diabetes tipe 1 beresiko untuk mengalami infeksi jamur pada vagina. Sementara itu, bayi yang menderita diabetes tipe 1 dapat mengalami diaper rash (bercak kemerahan pada kulit bayi pada daerah yang tertutupi oleh popok atau pampers) berat karena infeksi jamur pada kulit. Diaper rash ini dapat menyebar ke bagian tubuh lain seperti perut dan kaki. Berbagai Gejala LainnyaPenderita diabetes tipe 1 yang tidak memperoleh pengobatan dapat mengalami berbagai gejala yang lebih berat seperti penglihatan kabur, mati rasa atau kesemutan pada anggota gerak (terutama kaki), penurunan kesadaran, dan koma diabetikum. Selain itu, penderita juga dapat mengalami hipoglikemia, yaitu suatu keadaan di mana kadar gula darah penderita sangat rendah, yang terjadi secara tiba-tiba.Sumber: medicinenet