Your browser does not support JavaScript!
 16 Nov 2020    21:00 WIB
Ini Dampaknya Terlalu Banyak Masturbasi
Adakah bahaya onani bagi kaum pria ? Kegiatan ‘melayani’ diri sendiri tersebut memang membawa beberapa manfaat kesehatan seperti dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, memperbaiki fungsi kekebalan tubuh, meredam stres, serta meningkatkan produksi endorfin. Akan tetapi, di balik beberapa manfaat kesehatan tersebut, Onani juga membawa dampak negatif. Berikut beberapa efek negative dari aktivitas onani: EJAKULASI DINI Terlalu sering melakukan masturbasi dapat menyebabkan terjadinya ejakulasi dini. Ejakulasi berikutnya juga dapat memakan waktu yang cukup lama. Bagi pria yang melakukan masturbasi beberapa kali sebelum melakukan intim, akan cenderung sulit mencapai klimaks. Masalah lain yang muncul adalah berkurangnya sensitivitas terhadap sentuhan dari orang lain, dan justru menjadi lebih akrab dengan sentuhan dari diri sendiri. Frekuensi yang terlalu sering dalam melakukan onani adalah memicu timbulnya kulit lecet sampai pembengkakan organ intim karena tidak pernah menggunakan pelumas. MASTURBASI KRONIS Masturbasi kronis dapat mempengaruhi otak berikut kimia tubuh yang diakibatkan oleh kelebihan produksi neurotransmitter dan hormon seks. Kendati dampak yang timbul pada setiap orang berlainan, terlalu sering melakukan masturbasi tetap dapat memicu munculnya gangguan kesehatan mulai dari kelelahan, testis sakit, rambut rontok, ataupun nyeri panggul. Masturbasi berhubungan dengan berkurangnya produksi DHT dan testosteron. Berkurangnya produksi testosteron tersebut berkait dengan gaya hidup dan kebiasaan seperti merokok, konsumsi alkohol, dan kegiatan berolahraga. MASTRUBASI KOMPLUSIF Masturbasi kompulsif berpengaruh terhadap kehidupan karena telah menjadi suatu kebiasaan. Sebagian pria yang melakukan masturbasi 6 kali dalam sehari bisa saja justru merasa produktif, namun lain halnya dengan para pria lain yang justru merasa sebaliknya. Apabila tidak mampu menyeimbangkan antara hasrat dan kebutuhan pribadi, masturbasi dapat membawa dampak negatif lho pada hubungan dengan pasangan. Sumber: Dokter Sehat
 13 Nov 2020    21:00 WIB
Ejakulasi Dini? Sini teh sama Mak Erot aja!
Masalah disfungsi seksual seperti ejakulasi dini terus menghantui para pria. Hal ini terbukti dari banyaknya pasien yang mendatangi cucu Mak Erot di Sukabumi, yaitu Haji Syahrudin. Mari kita bahas terlebih dahulu mengenai ejakulasi dini. Ejakulasi dini terjadi saat seorang pria mengalami ejakulasi yang terlalu cepat saat berhubungan seksual. Diperkirakan 1 dari 3 pria mengalami ejakulasi dini dalam beberapa waktu.   Gejala utama dari ejakulasi dini adalah ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi selama lebih dari satu menit setelah penetrasi. Namun masalah ejakulasi dini tidak hanya terjadi selama saat berhubungan seksual namun juga bisa terjadi saat masturbasi. Apabila seseorang mengalami ejakulasi dini tidak terlalu sering, maka hal ini tidak perlu dikhawatirkan, tetapi bila hal itu terjadi secara terus menerus maka perlu diperhatikan. Ejakulasi dini sendiri dibagi menjadi dua klasifikasi yaitu: Ejakulasi dini primer dan ejakulasi dini sekunder. Ejakulasi dini yang primer adalah ejakulasi dini yang dialami seorang pria hampir setiap atau setiap akan melakukan hubungan seksual. Ejakulasi dini sekunder adalah keadaan dimana seorang belum pernah mengalami ejakulasi dini pada awalnya kemudian mengalami ejakulasi dini saat berhubungan seksual.   Nah, untuk menangani pasien dengan keluhan ejakulasi dini ini, Haji Syahrudin kerap melakukan terapi pijat saraf. Pemijatan dimulai dari pangkal paha, pangkal penis sampai ke bokong pasien. Tak berhenti sampai situ, Haji Syahrudin juga menyiapkan sebuah ramuan yang harus diminum oleh pasien. Hasilnya? Pasien yang telah menjalani terapi pijat saraf dan meminum ramuan Haji Syahrudin selang selama 2-3 hari sudah bisa merasakan manfaatnya, yang sebelumnya hanya sesaat dan kini ejakulasi bisa 5 hingga 10 menit. Namun, hal itu tergantung pada kondisi vitalitas pasien masing-masing. Selain menjalani terapi, Haji Syahrudin juga memberikan beberapa tips agar pria bisa menghindari ejakulasi dini, antara lain:   Jangan terburu-buru Tak perlu grasak-grusuk ya. Nikmatilah foreplay (pemanasan) Anda dan pasangan hingga benar-benar mencapai 'puncak' baru lakukan penetrasi. Lakukan latihan pernafasan Dengan cara ini akan membuat Anda terhindar dari berbagai macam ketegangan otot, karena ketegangan dapat menyebabkan terjadinya ejakulasi dini. Buatlah diri Anda merasa santai dan percaya diri sehingga dapat mengontrol emosi Anda. Bagi Anda yang ingin berkonsultasi Anda bisa mengunjungi laman Klinik Mak Erot. Pertanyaan Anda akan langsung dijawab oleh Haji Syahrudin.
 02 Nov 2020    21:00 WIB
5 Posisi Seks Terbaik Untuk Ukuran Penis Yang Kecil
Banyak pria yang berpikir bahwa ukuran penis adalah segalanya. Persepsi ini menyebabkan seorang pria yang memiliki penis yang kecil merasa cemas dan menghalangi adanya kepuasan di antara kedua pasangan. Berikut ini adalah posisi seks yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan seks yang menakjubkan. Ikuti beberapa aturan berikut dan Anda akan mendapatkan pengalaman seks yang luar biasa: Fokus pada foreplay Sebelum melakukan penetrasi, coba rangsang pasangan Anda dengan melakukan foreplay. Pria dengan penis yang kecil sebaiknya fokus melakukan foreplay untuk  menimbulkan kegairahan dari pasangan Anda dan semakin dekat dengan orgasme. Doggie style Ini merupakan posisi seks yang sudah banyak dikenal. Dengan gaya ini diharapkan Anda dapat memuaskan pasangan Anda  Posisi x rated Pria telentang di atas tempat tidur, sementara wanita tengkurap dan mengangkangi tubuh pria dengan posisi terbalik (kaki di kepala kepala di kaki) sehingga arahnnya berlawanan. Kaki pria dan wanita sama-sama mengangkang sehingga membentuk huruf X. Setelah penis masuk di vagina, wanita mulai menggerakkan tubuhnya ke atas dan ke bawah. Wanita juga dapat menggunakan kakinya untuk dorongan lebih kuat. Pria dapat menambah rangsangan dengan memainkan pantat wanitanya atau juga dapat membantu memaju-mundurkan tubuh wanitanya.Cukup panjangkan kaki Anda dan masukkan agar penetrasi semakin dalam. Posisi kupu-kupu Posisi ini akan memberi penis sudut yang tepat untuk menikmati seks yang menyenangkan. Posisi kursi malas Posisi ini akan memberikan penetrasi yang menakjubkan, tidak peduli seberapa kecil penis seorang pria. Cukup regangkan kaki Anda dan nikmatilah Sumber: healthmeup
 22 Oct 2020    21:00 WIB
Perubahan Penis Seiring Bertambahnya Usia
Penurunan fungsi seksual pada pria seiring dengan semakin bertambahnya usia anda merupakan hal yang wajar. Penurunan kadar testosteron membuat anda membutuhkan stimulasi seksual yang lebih untuk merasa bergairah. Setelah merasa bergairah pun anda membutuhkan waktu untuk mencapai ereksi dan orgasme. Penuaan juga menyebabkan penurunan volume air mani dan kualitas sperma. Disfungsi ereksi atau impotensi memang berhubungan dengan semakin bertambahnya usia anda. Selain itu, pria juga mengalami penurunan fungsi saluran kemih. Seorang pria akan mengalami penurunan aliran air kemih seiring dengan semakin bertambahnya usia anda akibat melemahnya otot-otot kandung kemih atau pembesaran prostat. Satu hal lagi yang perlu anda ketahui, bahwa penis sendiri juga mengalami perubahan seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Bentuk Penis Terdapat dua perubahan bentuk utama pada penis, yaitu pada kepala penis dan rambut kemaluan. Warna kepala penis akan memudar secara perlahan akibat penurunan aliran darah yang menuju ke kepala penis. Selain itu, rambut kemaluan pun akan rontok secara perlahan. Hal ini disebabkan oleh penurunan kadar hormon testosteron yang membuat penis kembali seperti pada masa pre pubertas, di mana tidak terdapat rambut kemaluan. Ukuran Penis Pertambahan berat badan merupakan suatu hal yang sering terjadi pada pria seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Lemak yang berkumpul pada perut bagian bawah dapat menyebabkan ukuran penis terlihat berubah (penis terlihat lebih kecil daripada sebenarnya karena tertutup oleh lemak perut). Banyaknya lemak pada perut bagian bawah dapat membuat penis terlihat lebih pendek. Penurunan berat badan yang menyebabkan penurunan lemak perut dapat membuat penis terlihat sedikit lebih besar. Selain dari berkurangnya ukuran penis akibat penumpukan lemak perut, penis juga akan benar-benar mengalami pemendekkan. Pengurangan ukuran penis baik dari panjang dan ketebalannya ini biasanya tidak terlalu banyak akan tetapi dapat disadari. Pengurangan atau pemendekkan penis ini dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu akibat penumpukan lemak (plak) di dalam pembuluh darah kecil di dalam penis yang menyebabkan gangguan aliran darah di dalam penis (aterosklerosis). Penyebab lainnya dari pemendekkan penis ini adalah akibat pembentukan jaringan parut di sekitar badan penis. Ereksi terjadi akibat pengisian darah di dalam pembuluh darah penis. Penyumbatan pada pembuluh darah penis dan terbentuknya jaringan parut pada badan penis dapat membuat penis terlihat lebih kecil saat ereksi. Bukan hanya penis yang mengalami perubahan ukuran, ukuran buah zakar (testis) pun berubah. Pada awal usia 40 tahun, testis akan mulai mengecil. Lengkungan Penis Jika jaringan parut berkumpul secara tidak merata pada penis, maka hal ini dapat membuat penis membengkok, yang disebut dengan penyakit peyronie, yang biasa terjadi pada usia paruh baya. Penis yang melengkung dapat membuat ereksi terasa nyeri dan kesulitan melakukan penetrasi saat berhubungan seksual. Keadaan ini mungkin membutuhkan tindakan pembedahan untuk memperbaiki penis yang membengkok tersebut. Sensitivitas Penis Berbagai penelitian telah menemukan bahwa sensitivitas penis akan semakin berkurang seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Hal ini dapat membuat ereksi dan orgasme sulit tercapai.   Sumber: webmd
 25 Sep 2020    17:00 WIB
Amankah Membesarkan Penis?
Hampir sebagian besar pria berharap mereka memiliki penis yang lebih besar, akan tetapi, sampai saat ini belum ditemukan cara aman untuk melakukannya. Perlu diketahui, panjang penis pada saat ereksi umumnya adalah berkisar antara 13-15 cm. Ukuran penis saat relaksasi biasanya lebih bervariasi. Pada kasus yang jarang, gangguan genetik dan hormon menyebabkan penis berukuran kecil (mikropenis), di mana panjang penis saat ereksi kurang dari 8 cm. Penyakit Peyronie ataupun tindakan pembedahan kanker prostat juga dapat mengurangi ukuran penis anda. Suatu gangguan psikiatri yaitu gangguan dismorfik penis merupakan suatu keadaan di mana seorang pria merasa bahwa ukuran penisnya kecil walaupun sebenarnya tidak. Cara Aman Membesarkan Penis Cara aman dan efektif untuk membuat penis anda terlihat lebih besar adalah dengan menurunkan berat badan anda. Sebagian besar pria yang merasa bahwa penisnya berukuran kecil merupakan pria dengan berat badan berlebih. Akan tetapi, penurunan berat badan dapat membuat lemak di perut anda mengecil dan dengan demikian dapat membuat penis anda yang tertutup oleh lemak perut terlihat lebih besar walaupun sebenarnya penis anda tetap berukuran sama. Cara Lainnya Untuk Membesarkan Penis Terdapat beberapa hal lain yang diduga dapat membesarkan ukuran penis, walaupun memiliki resiko yang tinggi. Pompa Vakum Merupakan suatu alat yang berguna untuk membuat darah lebih banyak terkumpul pada penis saat ereksi dan dengan demikian membuat penis terlihat sedikit lebih besar. Untuk menjaga agar darah tetap berada di dalam penis, maka digunakanlah suatu cincin pada bagian pangkal penis untuk mencegah darah mengalir kembali ke dalam tubuh. Oleh karena itu, efek alat ini hanya bertahan selama cincin masih terpasang. Penggunaan cincin selama lebih dari 20 atau 30 menit dapat menyebabkan kerusakan jaringan. Penggunaan Beban Menggunakan beban pada ujung penis yang tidak sedang ereksi dapat membuat penis sedikit lebih panjang, akan tetapi metode ini tidak membuat ukuran penis membesar, hanya sedikit lebih panjang (kira-kira 1 cm) akibat tarikan beban pada ujung penis. Untuk memperoleh efek pemanjangan penis ini, maka anda harus menggunakan beban pada ujung penis selama setidaknya 8 jam setiap harinya selama 6 bulan. Akan tetapi, keberhasilan metode ini sangat kecil dan memiliki resiko lainnya yang lebih besar seperti robeknya jaringan penis, robeknya pembuluh darah penis, dan berbagai gangguan lainnya.  Penggunaan Pil, Suplemen, Maupun Salep Para ahli berpendapat bahwa pil, suplemen, salep, atau krim apapun sebenarnya tidak memiliki efek apapun untuk membesarkan penis. Tindakan Pembedahan Terdapat dua macam tindakan pembedahan penis, yaitu memanjangkan penis atau melebarkan penis. Melebarkan Penis Penis dapat dilebarkan dengan cara mentranplantasikan lemak atau jaringan atau menggunakan silikon. Efek samping dari tindakan ini adalah bentuk penis yang tidak beraturan. Sumber: webmd
 08 Sep 2020    21:00 WIB
Ukuran Penis dan Hubungannya Dengan Kepuasan Seksual
Tahukah Anda bahwa ukuran penis hanya akan mempengaruhi kepuasan seksual seseorang bila orang tersebut berpikir demikian? Jadi, sebenarnya, ukuran penis tidak memiliki efek fisik apapun terhadap kepuasan seksual seorang wanita. Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara ukuran penis seorang pria dan kepuasan seksual seorang wanita, maka para peneliti pun melakukan sebuah penelitian mengenai hubungan antara kepuasan seksual seorang wanita dengan panjang dan lebar penis.   Baca juga: 5 Fakta Menarik Tentang Kondom   Pada penelitian ini, para peneliti mengajukan sebuah pertanyaan pada 50 orang wanita yang berusia antara 18-25 tahun (aktif melakukan hubungan seksual). Pertanyaan yang diajukan pada peneliti adalah "saat berhubungan seks, manakah yang membuat Anda lebih puas, penis yang panjang atau penis yang lebar?" Saat mengajukan pertanyaan tersebut, para peneliti tidak meminta para peserta penelitian untuk juga mempertimbangkan ada tidaknya rasa cinta, ketertarikan fisik, atau perasaan romantis lainnya. Dari survei yang dilakukan di atas, para peneliti pun menemukan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Sebagian besar peserta penelitian mengatakan bahwa lebar penis lebih penting daripada panjang penis Hanya sekitar 5 orang wanita yang mengatakan bahwa berhubungan seksual dengan seorang pria yang memiliki penis panjang lebih memuaskan dibandingkan dengan pria yang memiliki penis lebar. Pada kenyataannya, penis yang panjang justru dapat membuat seorang wanita merasa tidak nyaman Tidak ada peserta penelitian yang mengatakan bahwa panjang dan lebar penis sama pentingnya Tidak ada peserta penelitian yang mengatakan bahwa mereka tidak tahu Jadi, mengapa penis yang lebar justru dapat membuat seorang wanita merasa lebih puas? Para peneliti menduga hal ini dikarenakan penis yang lebar mungkin lebih dapat menstimulasi klitoris. Para peneliti juga menemukan bahwa banyak pria salah menilai ukuran penisnya sendiri. Hal ini dikarenakan mereka melihatnya dari atas, yang membuat ukuran penis mereka tampak lebih kecil daripada sebenarnya.   Sumber: menshealth
 15 Dec 2018    18:00 WIB
Apa Yang Dilihat Wanita Dari Mr. P?
Seringkali pria merasa bahwa Penis yang berukuran besar dan panjang lebih disukai oleh wanita. Sehingga pria merasa lebih percaya diri apabila memiliki penis yang besar. Tapi apa iya wanita hanya menyukai penis yang berukuran besar? Ternyata para wanita memiliki penilaian tersendiri terhadap kriteria penis yang disukai. Beberapa wanita memang menyukai ukuran penis yang lebih panjang dan lebih besar tetapi tidak semuanya seperti itu, hanya sebagian saja. Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Zurich, Swiss yang melibatkan 105 wanita berusia 16-45 tahun didapatkan kriteria Mr. P yang menarik bagi perempuan. Ternyata wanita tidak terlalu memperhatikan ukuran dan panjang dari penis. Penelitian ini dilakukan karena tujuan ilmiah. Karena berdasarkan pengakuan para pria yang menjalani operasi hipospadia sering melaporkan penis mereka tidak terlihat normal. Hipospadia merupakan kelainan bawaan di mana meatus uretra eksterna (saluran kencing) berada di bagian permukaan ventral penis, bukan di ujung penis. Kelainan kongenital ini menunjukkan kelainan letak metaus uretra yang berada di bagian bawah dekat pangkal penis. Kemudian apa yang diperhatikan oleh wanita? Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa wanita memiliki kriteria tersendiri mengenai penis yang disukai dan tentu saja selera tersebut berbeda-beda. Selain itu wanita melihat tampilan penis secara keseluruhan, bukan hanya dari ukuran. Berikut yang diperhatikan oleh para wanita mengenai penis: Kebersihan penis dan rambut kemaluan di sekitar alat kelamin pria Penis yang bersih dan memiliki rambut kemaluan yang lebih rapi dan tidak berbau lebih membuat wanita merasa nyaman. Terlebih bila si wanita ingin memberikan servis oral. Bila penis tidak bersih, rambut kemaluan tidak rapi dan bau. Hmmm....hal ini bisa saja membuatnya jadi malas untuk melanjutkan melakukan servis oral.  Ketebalan penis Untuk penis yang terlalu panjang dan saat dilakuan penetrasi, apabila wanita dalam keadaan kurang terangsang maka ini akan membuat wanita merasa nyeri dan tidak nyaman. Berbeda dengan penis yang tebal. Penis yang memiliki ketebalan yang cukup dirasa lebih memenuhi ruang liang vagina dan lebih memberikan kepuasan. Ujung penis yang besar Agar wanita mencapai klimaks, maka perlu dilakukan stimulasi g-spot (letak g-spot wanita berbeda-beda namun sekitar 5 cm disebelah atas vagina). Ujung penis yang besar biasanya lebih mampu menstimulasi g-spot dan membantu wanita mencapai klimaks. Penis yang Sehat dan Keras Agar bercinta bisa bertahan lama maka yang diperlukan adalah penis yang sehat dan keras, akan terasa percuma bila memiliki penis yang panjang namun "loyo" dan tidak bisa bertahan lama. Dari hasil penelitian ini maka para peneliti dapat mengatakan agar para pria yang pernah menjalani operasi hipospadia dan memiliki penis yang tidak panjang tidak perlu takut Karena wanita tidak terlalu memperhatikan panjang penis. Baca juga: 5 Posisi Seks Terbaik Untuk Ukuran Penis Yang Kecil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: lifescience