Your browser does not support JavaScript!
 02 Mar 2021    14:00 WIB
7 Tanda Ketidakcocokan Dalam Hubungan Anda dan Pasangan
1.  Kurangnya Rasa PercayaSalah satu tanda ketidakcocokan dalam suatu hubungan yang tidak terlalu jelas adalah kurangnya rasa percaya pada pasangan anda. Bila anda atau pasangan anda sering merasa khawatir bahwa pasangan anda akan berselingkuh, maka hal ini dapat merupakan suatu masalah besar. Tidak dapat mempercayai pasangan anda sejak awal hubungan anda dengannya dapat memberikan dampak buruk bagi hubungan anda dan pasangan anda di masa yang akan datang. Untuk membangun suatu hubungan yang kuat, anda dan pasangan anda sama-sama harus saling mempercayai satu sama lainnya. 2.  Seks Adalah yang TerutamaKetidaksesuaian dalam berhubungan seksual merupakan masalah yang sering dialami oleh banyak pasangan. Kebutuhan dan keinginan anda dan pasangan anda mengenai seks dapat berbeda. Walaupun sering terjadi dan tidak selalu berdampak buruk pada hubungan, akan tetapi hal ini dapat membuat hubungan anda dan pasangan menjadi renggang. Kadangkala, kurangnya ketertarikan di antara anda dan pasangan anda juga dapat membuat gairah seksual anda atau pasangan anda menurun. Atau malah anda merasa kewalahan dan tidak nyaman karena yang terutama bagi pasangan anda adalah seks. Apapun masalah anda dan pasangan, akan lebih baik bila anda menyelesaikannya sekarang sebelum semakin membesar. 3.  CemburuSeringkali, para wanita merasa enggan menceritakan berbagai hal yang tidak mereka sukai, yang justru dapat menyebabkan masalah semakin memburuk nantinya. Jika anda selalu merasa terancam oleh orang lain di dalam kehidupan pasangan anda, maka hal ini mungkin dapat menciptakan suatu ketakutan tersendiri di dalam hubungan anda dan pasangan. Rasa cemburu memang tidak akan menimbulkan luka fisik apapun, akan tetapi hal ini tentunya akan membuat anda kehilangan kepercayaan diri dan harga diri. Anda harus membangun suatu keyakinan bahwa hubungan anda dan pasangan anda akan dapat bertahan. 4.  PertengkaranBertengkar dengan pasangan bukanlah sesuatu yang buruk, pada suatu batas tertentu. Terus-menerus bertengkar sangat tidak baik bagi hubungan anda dan pasangan. Jika anda kadangkala bertengkar dengan pasangan anda mengenai berbagai hal kecil dan tidak penting, maka hal ini mungkin justru dapat membuat anda dan pasangan semakin dekat. Pertengkaran merupakan suatu hal yang normal dalam suatu hubungan, bahkan dapat membantu anda dan pasangan mengeluarkan semua hal dan perasaan serta pikiran yang benar-benar anda rasakan, yang justru dapat membuat hubungan anda dan pasangan menjadi lebih baik.Sebaliknya, tidak pernah bertengkar tentang sesuatu hal dalam suatu hubungan justru dapat merupakan tanda masalah. 5.  Perbedaan Tujuan HidupSetiap orangnya tentunya memiliki harapan yang berbeda dalam setiap hubungan. Akan tetapi, setelah beberapa waktu, maka anda mungkin ingin mewujudkan harapan anda tersebut. Jika tujuan hidup anda dan pasangan anda berbeda, misalnya anda sangat menginginkan kehadiran seorang anak sementara pasangan anda justru tidak pernah menginginkan anak sama sekali; maka hal ini akan membuat hubungan anda dan pasangan tidak dapat maju ke jenjang selanjutnya. Jika anda tidak dapat mengakhiri hubungan anda dan pasangan anda karena anda takut merasakan sakit hati atau anda takut menyakiti hati pasangan anda, maka anda harus segera menyadari bahwa dengan demikian anda hanya membuang-buang waktu anda yang berharga. Masih banyak orang lain di luar sana yang mungkin memiliki tujuan hidup yang sama dengan anda. 6.  Menyimpan RahasiaSebuah rahasia, apapun itu, dapat mempengaruhi hubungan anda dan pasangan anda. Walaupun anda berhasil menyakinkan diri anda bahwa tidak memberitahu pasangan anda merupakan yang terbaik bagi anda dan pasangan anda, akan tetapi hal ini justru dapat membuat hubungan anda dan pasangan menjadi semakin jauh. Walaupun anda merasa bahwa pergi minum kopi bersama mantan kekasih anda bukanlah sesuatu yang besar bagi anda, akan tetapi belum tentu pasangan anda merasa demikian. 7.  Kurangnya KomunikasiSalah satu penanda utama ketidakcocokan dalam suatu hubungan adalah kurangnya komunikasi. Komunikasi merupakan kunci penting dalam suatu hubungan. Memiliki suatu jalinan komunikasi yang baik dengan pasangan anda dapat menjaga hubungan anda dan pasangan tetap stabil. Beritahukanlah pendapat anda mengenai sesuatu hal, sehingga pasangan anda mengetahui apa yang anda inginkan dan apa yang anda rasakan. Sebuah hubungan yang tidak sehat selalu dimulai dengan salah satu pihak melakukan lebih banyak hal untuk pihak lainnya. Sumber: allwomenstalk
 22 Feb 2021    11:00 WIB
Ini Tanda Kamu Harus Mengakhiri Hubungan
Memang sulit untuk memutuskan suatu hubungan, terlebih jika hubungan telah dijalin lama. Namun mempertahankan hubungan yang sudah tidak baik juga bukan ide bagus. Berikut ini beberapa tanda yang bisa kamu pertimbangkan untuk memutuskan hubunganmu dengan pasangan. Pertanyaan untuk putus terus muncul dalam pikiran mu Merupakan hal lumrah jika mengevaluasi hubungan ketika kamu dan pasangan sedang dalam fase kritikal. Tapi jangan abaikan "rengekan"  yang terus-menerus muncul dari dalam benak kamu. Sebab bisa jadi itu adalah sesuatu yang memang kamu inginkan atau mungkin butuhkan. Orang-orang terdekat khawatir denganmu Kadang orang lain memang lebih jeli memberikan penilaian ketimbang diri sendiri. Jika ternyata hampir semua orang terdekat kamu mengutarakan kekhawatiran mereka akan hubungan kamu, bisa jadi mungkin hubungan kamu memang bermasalah hingga bahkan orang lain pun dapat melihatnya. Kondisi emosional pasangan tidak menentu Ada saatnya pasangan bersikap sangat manis kepada kamu, namun di lain waktu ia begitu meledak-ledak ketika kamu lupa mengirimkan pesan singkat di pagi hari. Paranoid, over-protektif, dan moody adalah hal yang kamu anggap wajar jika ia melakukannya. Kamu tidak bisa menegurnya, dan hanya bisa pasrah dengan kondisi emosionalnya. Jika terjebak dengan pasangan seperti ini, hal terbaik dan pintar yang dapat kamu lakukan adalah keluar dari hubungan ini. Kamu dan pasangan tidak dapat menyelesaikan masalah Saat menghadapi masalah, yang kamu berdua lakukan hanyalah berargumentasi habis-habisan tanpa pernah benar-benar diselesaikan sampai tuntas. Atau sebaliknya, kamu berdua hanya mendiamkan masalah tersebut dan berharap akan selesai sendirinya. Ini tidak sehat. Kamu harus mulai belajar mencari solusi terhadap masalah, bukan sekadar memperdebatkannya atau malah mendiamkan. Jika tetap tidak bisa, mungkin inilah saatnya untuk mengakhiri hubungan. Baca juga: Putus Cinta, Ini Reaksi Tubuh Mu
 19 Feb 2021    19:00 WIB
Cara Menjadi Seksi Di Mata Pria
Sebagai wanita mungkin kita merasa punya banyak kekurangan. Mulai dari ukuran tubuh yang pendek, dada kurang berisi, hingga tumpukan lemak di perut maupun paha. Namun, pria tetap menganggap kita seksi, kok. Berikut beberapa momen yang membuat wanita terlihat seksi di mata pria: Kontak Mata Menguasai cara mempertahankan kontak mata adalah cara ampuh untuk terlihat seksi dan kuat sekaligus. Lain kali, saat Anda berbincang dengan pria, coba buat kontak mata yang kuat dengannya. Hal ini merupakan cara yang baik untuk menyampaikan sikap, "Hey, saya percaya diri dan saya tahu apa yang saya suka." Percayalah, bagi pria, sikap ini sangat attractive dan mampu membuatnya penasaran. Jadilah Seksi, bukan Slutty Seringkali orang berpikir bahwa untuk dianggap seksi, berarti harus berpakaian minim dan memperlihatkan segala "aset" Anda. Well, tentunya hal ini akan menarik perhatian pria, tapi untuk alasan yang salah. Tapi di sisi lain, penting bagi Anda untuk tetap memilih pakaian yang flattering untuk bagian-bagian tubuh terbaik Anda, semisal leher jenjang atau kaki panjang. Temukanlah keseimbangan yang tepat dalam berpakaian dan memilih make-up. Jangan Lupa untuk Menyentuh Bukan rahasia lagi bahwa penampilan Anda penting bagi pria. Tapi, sebagaimana diketahui setiap wanita, cara terbaik untuk menarik perhatian pria adalah dengan memberikan "sentuhan-sentuhan kecil". Perhatikan pula saat yang tepat untuk menyentuhnya, semisal saat Anda berusaha menyampaikan maksud Anda, saat Anda menyapa atau pun berpamitan dengannya, juga saat ia bercanda dan membuat Anda tertawa. Pelajari Cara Membangun "Sexual Tension" Caranya susah-susah gampang: Anda bisa menggodanya, play-fighting (alias berantem tapi tidak serius), atau bersenang-senang pada umumnya, sembari memastikan ia tahu betul bahwa Anda senang menghabiskan waktu bersamanya tapi tetap punya kesibukan dan hobi sendiri. That's very sexy to them! Baca juga: Fantasi Seks Kesukaan Pria
 18 Feb 2021    19:00 WIB
Mungkinkah Pria Bisa Mencintai Dua Wanita?
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan aplikasi Celebalike, ternyata pria bisa menyukai 2 hingga 3 wanita lain meski sedang menjalin hubungan. Survei yang dilakukan pada beberapa pria kantoran ini menunjukkan bahwa setidaknya ada 2 rekan kerja wanita yang menarik perhatian mereka. Tempat kerja memang dikenal jadi salah satu tempat paling umum di mana bibit perselingkuhan kerap muncul. Namun, kantor bukan jadi satu-satunya tempat, lho. Bahkan 1 dari 10 pria yang mengikuti survei menganggap tetangga wanita mereka lebih cantik, dan seperlimanya mengungkapkan bahwa mereka menyukai pasangan temannya. Peneliti dari aplikasi Celebalike mengungkapkan adanya stereotip umum bahwa pria lebih mudah tertarik pada wanita lain di luar hubungannya. Dari hasil penelitian tersebut pun menunjukkan bahwa kebanyakan pria memang memiliki rahasia yang disembunyikan dari pasangannya. Lalu, apakah hal ini normal? Sebenarnya, jika seorang pria atau wanita tertarik pada orang lain di luar hubungannya, hal itu adalah normal dan wajar. Namun, seharusnya perasaan itu tidak memengaruhi kualitas dan komitmen yang mereka miliki dalam hubungan saat ini. Sebut saja seperti pasangan Hollywood, Will Smith dan Jada Pinkett-Smith. Saat diwawancara oleh sebuah media, keduanya sangat terbuka akan ketertarikannya terhadap aktris Eva Mendes, setelah bekerja sama dalam film Hitch dan The Women. Bahkan, hal ini sempat menimbulkan rumor keretakan pernikahan mereka yang telah berusia 17 tahun. Baca juga: Mitos Seputar Perselingkuhan Hal lain yang mengkhawatirkan dari penemuan ini adalah 1 dari 10 pria yang merasa bahwa pasangan mereka tidak semenarik dulu. Inilah yang membuat mereka mencari pelampiasan pada orang lain.  Selain itu, 1 dari 4 pria juga mengungkapkan bahwa pacar mereka adalah sosok pencemburu sehingga mereka merasa "tidak nyaman" dalam hubungan tersebut. Well, jika pasangannya melihat berita ini, apakah mereka bisa disalahkan untuk merasa cemburu? Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa 43% pria akan main mata dengan wanita lain di belakang pasangan mereka, bahkan 1 dari 10 pria tersebut juga mengungkapkan bahwa hal itu adalah hal yang biasa dan terjadi sehari-hari. Ironisnya, hanya 1 dari 5 pria yang menunjukkan bahwa mereka memilih untuk setia dengan pasangannya saat ini. Bahkan mereka juga tak berniat atau punya keinginan untuk melirik wanita lain meski sedang tidak bersama pasangannya. Namun, walau hasil penelitian menunjukkan lebih banyak pria yang cenderung "tidak setia", mereka tetap berusaha untuk menjaga kepercayaan dan kesetiaan tersebut karena menghargai pasangan mereka. Selain itu, mereka juga sadar bahwa rasa ketertarikan yang dimiliki pada orang lain bisa menciptakan masalah dalam hubungan saat ini. Sikap ini pun akhirnya memicu banyak pertanyaan. Apakah kamu sebagai wanita keberatan jika pasanganmu menggoda wanita lain tanpa sepengetahuanmu? Atau kamu justru bisa menolerirnya karena itu hanya sebatas "godaan" yang tidak berujung pada fisik dan emosional? Pada akhirnya, arti "selingkuh" dalam setiap hubungan cukup beragam dan setiap pasangan memiliki batasannya masing-masing. Namun, tak ada salahnya untuk memikirkan apabila pasanganmu selingkuh, apakah kamu siap untuk memaafkannya? Baca juga: Mengembalikan Rasa Percaya Setelah Diselingkuhi Sumber: Herworld
 17 Feb 2021    17:00 WIB
5 Tanda Pernikahan Sehat
Sebenarnya bagaimana sih tanda pernikahan yang sehat itu? Pada dasarnya tergantung bagaimana Anda melihatnya. Standar pernikahan yang sehat bisa jadi tidak sama untuk semua pasangan suami istri, karena setiap pasangan memiliki kebutuhan yang berbeda. Kebutuhan spesifik seperti komunikasi, seks, kasih sayang dan sebagainya dapat berubah seiring jalannya waktu. Seperti dikutip dari Healthline, hubungan yang sehat adalah istilah luas karena apa yang membuat suatu hubungan berkembang tergantung pada kebutuhan pasangan itu sendiri. Tapi, disini ada 5 tanda yang bisa menjadi indikasi bahwa pernikahan yang sedang Anda dan pasangan jalani adalah hubungan pernikahan yang sehat. Simak yuk! Saling Percaya Kepercayaan melibatkan kejujuran dan integritas. Jika Anda dan pasangan saling percaya, maka akan merasa aman dan nyaman karena masing-masing tahu tidak akan menyakiti baik fisik ataupun emosi. Komunikasi Pernikahan yang sehat apabila suami dan istri dapat dengan mudah berkomunikasi dan berdiskusi tentang hal-hal yang terjadi dalam hidup. Anda dan pasangan merasa nyaman membicarakan apapun. Sekalipun Anda dan pasangan memiliki cara pandang yang berbeda, namun masing-masing akan tetap mendengarkan tanpa menghakimi dan kemudian membagi perspektif yang dia miliki. Intinya, komunikasi harus berjalan dua arah ya. Nyaman Berbagi Tugas Rumah Tangga Seringkali perbedaan gender menjadi panduan dalam berbagi tugas di rumah. Mentang-mentang laki-laki, lantas pekerjaan mencuci baju otomatis jadi pekerjaan istri. Karena sudah ada suami mencari nafkah, maka istri yang mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga. Sudah bukan jamannya lagi, sih, berpikir seperti ini. Berbagi tugas berarti meringankan pekerjaan masing-masing pasangan terutama ketika Anda memilih tidak punya ART di rumah.  Keintiman Fisik Nggak melulu soal hubungan seks. Walaupun hubungan pernikahan tentu nggak lepas dari hal tersebut dan tetap penting. Tapi keintiman fisik juga melibatkan kecupan di kening, peluk hangat, dan mengelus rambut. Apa pun jenis keintiman yang dibagi, hubungan dan ikatan fisik itu penting. Bercanda dan tertawa bersama Kalau Anda bisa bercanda dan tertawa bersama, itu pertanda baik. Apalagi pas mood lagi sama-sama enak. Terkadang tantangan atau kesusahan hidup dapat memengaruhi salah satu atau bahkan kedunya sehingga sangat mungkin faktor-faktor ini jadi mengubah nada bicara kita. Namun, bisa berbagi momen ringan yang membantu meredakan ketegangan, meski sebentar, memperkuat hubungan suami istri bahkan di masa sulit. Baca juga: Hal-hal Yang Perlu Dihindari Dalam Pernikahan Sumber: Mommies Daily
 16 Feb 2021    19:00 WIB
Jangan Tiru Adegan Film Porno Ini
Saat pasangan mencoba untuk belajar tentang seks dengan meniru adegan seks di film porno, maka bisa menjadi pemicu untuk meningkatkan gairah dan membantu dalam mempelajari hal baru yang membuat warna tersendiri, namun bukan hanya itu mereka juga dapat mengikuti beberapa teknik yang sangat tidak aman. Di bawah ini Anda akan menemukan beberapa hal yang biasanya dilakukan oleh aktor  atau aktris seks di porno yang dapat menyebabkan masalah. 1.      Ejakulasi di Wajah Pasangan Seorang pria yang melakukan orgasme di wajah pasangannya merupakan salah satu adegan klimaks dalam film porno. Bila Anda mengikuti hal ini dengan pasangan maka bisa jadi akan menyebabkan masalah. Saat melakukan ejakulasi bisa jadi akan terkena daerah mata, alat kelamin dan mata adalah permukaan mukosa. Itu berarti rentan terhadap patogen yang sama. Beberapa PMS yang sering dialami termasuk gonore dan klamidia, dapat menyebabkan infeksi mata yang parah atau bahkan terjadi kebutaan. 2.      Melakukan Penetrasi Dengan Tangan Yang Memiliki Kuku Jari Yang Panjang Banyak orang menikmati penetrasi manual, yaitu memasukkan jari ke dalam miss V. Bila Anda melakukan hal ini dan ternyata memiliki kuku yang panjang maka bakteri yang hidup di dalam kuku bisa menyebabkan infeksi. 3.      Menggunakan Ludah Sebagai Lubrikasi Salah satu adegan yang Anda lihat adalah mereka menggunakan ludah sebagai lubrikasi atau pelumas. Namun ini bukan ide yang baik karena bisa jadi tetap tidak cukup sebagai pelumas atau bisa jadi air liur tersebut mungkin bisa menularkan PMS tertentu, meski risikonya sangat rendah. 4.      Dari Anus ke Miss V Melakukan penetrasi dari anus ke miss V adalah kebiasaan yang mengerikan. Mungkin ini salah satu kebiasaan terburuk yang bisa diikuti oleh seseorang dari menonton film porno. Daerah anus  bukanlah lingkungan yang bersih yang bisa menyebabkan bakteri kotoran dan parasite berpindah ke miss V dan menyebabkan masalah pada miss V. 5.      Dari Seks Anal ke Seks Oral Bakteri dan virus yang mungkin ada di daerah anus dapat menyebabkan penyakit sistemik yang serius - termasuk beberapa bentuk hepatitis. Jadi sampai melakukan penetrasi dari anus sampai ke mulut. Dengan melakukan hal itu, beresiko pasangan Anda menelan patogen apa pun yang ada ditemukan di kotorannya. Ini adalah ide yang sangat buruk. 6.      Melakukan Hubungan Intim Dengan Siapa Saja Dalam film porno untuk menambah keseruan terkadang ada alur dimana aktor atau aktris dapat bercinta dengan siapapun. Bahkan ada beberapa adegan dimana wanita bercinta dengan banyak pria atau pria bercinta dengan banyak wanita. Padahal bila melakukan hal ini akan dapat meningkatkan kemungkinan tertular PMS dan bisa menyebabkan kehamilan. Sumber: verywell
 09 Feb 2021    17:00 WIB
Pacaran Beda Agama, Harus Bagaimana?
Kamu yakin sama dia yang beda kepercayaan? Kalau sudah beda keyakinan, rasanya enggak mungkin bisa disatukan -- begitu anggapan orang banyak. Dalam menjalani sebuah hubungan, akan selalu ada tantangan yang harus dilewati. Dalam hal ini adalah perbedaan agama antara kamu dan pasangan. Tak sedikit yang akhirnya memutuskan berpisah karena perbedaan ini, namun ada juga yang berusaha bertahan. Saat ini kita bukan lagi mencari jawaban atas pertanyaan "Apakah pacaran beda agama itu salah?" BUKAN. Tapi kita akan membahas hal-hal yang mungkin akan kalian hadapi dan persiapkan ketika kalian memilih bertahan. Saat memutuskan pilihan untuk bertahan, kamu dan pasangan harus tahu bahwa perjalanan pacaran berbeda agama tak semudah menjalani hubungan dengan pasangan yang seagama denganmu. Berikut ini beberapa hal yang mungkin akan kalian hadapi kedepannya: Sulit Mendapat Restu Keluarga Apakah kamu siap menghadapi kemungkinan tersebut? Entah dengan cara halus ataupun keras, keluargamu mungkin akan menyuruhmu untuk memutuskan hubungan dengan pacarmu. Kalau sudah begitu, pilihanmu cuma dua: mengikuti perintah mereka dan memutuskan pacarmu atau berupaya sekuat tenaga agar keluargamu akhirnya bisa memberi restu. Ingat, tidak ada pilihan yang bebas dari konsekuensi, jadi kalian harus sama-sama siap menanggung akibat apapun yang muncul dari pilihan kalian. Tekanan Orang Sekitarmu Kamu mungkin berpikir, "Ya cuekin aja orang-orang kayak gitu!". Mengatakannya memang gampang, tapi melakukannya tidak semudah itu. Sebuah komentar negatif bisa sangat menyakitkan hati dan membuat stres. Kalaupun kamu kuat menghadapinya, apakah pacarmu sama kuatnya denganmu? Jangan egois, pikirkan juga perasaan pacarmu lalu putuskanlah apa yang terbaik bagi kamu dan dia. Keinginan yang Tak Bisa Terwujud, yaitu Beribadah Bersama Sekilas, hal itu kedengarannya bukan sebuah masalah besar. Tapi sewaktu-waktu dalam hatimu bisa muncul keinginan untuk beribadah bersama dengan pacar, yang sayangnya tidak bisa diwujudkan. Apakah kamu tahan menghadapi perasaan itu? Dan bagaimana dengan pacarmu? Renungkanlah baik-baik, supaya itu tidak menjadi beban pikiran bagi kalian. Dorongan untuk Berpindah Agama Pemikiran seperti itu sebenarnya sah-sah saja. Tidak ada salahnya mempelajari sebuah keyakinan baru dan membandingkannya dengan keyakinanmu yang sekarang. Justru hal itu bagus, karena itu berarti kamu ingin memeluk agama yang benar-benar kamu yakini, bukan semata-mata karena orang tua dan keluargamu menganut agama tersebut. Tapi hati-hati, kamu harus bisa memisahkan antara rasa cintamu pada pacar dengan keinginan untuk mempelajari keyakinan baru. Jika kamu memilih pindah agama karena benar-benar yakin, itu bagus. Tapi jangan pindah agama hanya demi menyenangkan pacarmu karena hal itu tidak akan bermanfaat bagimu ataupun baginya. --- Atas dasar kemauan dan komitmen, kamu dan pasangan berusaha untuk menghadapinya berdua. Lalu, apa yang bisa dilakukan? Hadapi pacaran beda agama dengan cara ini: Pahami perbedaan budaya yang akan dijalani Agama adalah prinsip atau pedoman hidup yang dimiliki seseorang. Dengan kata lain, rutinitas seseorang biasanya akan mengacu pada ajaran agama yang dianutnya. Dalam menjalani hubungan beda agama, kalian harus bisa memahami dan mengerti rutinitas masing-masing yang mengacu pada agama atau bagaimana kalian memaknai sebuah peristiwa hingga mengekspresikan emosi. Saling mendalami agama yang dianut Lakukan tanpa paksaan. Kalian bisa saling berbagi informasi soal agama masing-masing sehingga kamu dan si dia bisa lebih memahami pribadi masing-masing. Namun, sebaiknya kamu sudah mendalami agamamu lebih dulu sebelum membaginya dengan pasangan. Tidak mencoba mengubah keyakinan pasangan Jangan pernah berpikir untuk mengubah keyakinan pasangan demi membuat hubungan kalian lebih lancar, apalagi kalau si dia ternyata punya keyakinan yang cukup kuat. Bukan hanya hal ini hanya akan memicu konflik besar, kamu juga akan memberikan kesan tidak bisa menerima pasangan seutuhnya. Mendiskusikan masa depan Mungkin hubungan kalian sudah cukup serius. Ada baiknya untuk mendiskusikan soal masa depan, seperti bagaimana upacara pernikahan nanti? Mungkinkah upacara pernikahan dilakukan dalam dua agama? Bagaimana agama yang akan dianut oleh anak-anak kalian nanti? Pastikan kamu dan pasangan mendiskusikan hal ini agar tak ada "kejutan" di masa depan. Selain itu, kalian pun akan merasa lebih yakin dan aman saat menjalani hubungan berdua. Sumber: IDN Times & Herworld
 04 Feb 2021    19:00 WIB
Dampak Buruk Suka Pamer Kemesraan di Media Sosial
Sebenarnya membagikan momen bahagia dengan pasangan itu sah-sah aja asal kamu tidak berlebihan membagikannya, karena berikut ada beberapa dampak yang akan timbul jika kamu terlalu sering atau berlebihan dalam mengunggah momen mesramu. Simak yuk! Kehilangan Momen Berharga Kita itu hidup di dunia nyata, bukan dunia maya. Nah kalau kamu terlalu fokus dan sampai menghabiskan waktu terlalu banyak untuk memposting berbagai hal di medsos, kita bisa kehilangan momen berharga yang sebenarnya lebih penting dengan pasangan kamu. Privasimu dan Pacarmu Tidak Lagi Terjaga Media sosial menjadi tempat berbagi jutaan orang di seluruh dunia. Bila kesenangan dan kesedihanmu bersama pasangan kamu unggah di sana, maka privasi kalian tidak lagi terjaga. Padahal tak semua orang ingin tahu dan peduli terhadap apa yang terjadi pada dirimu. Jadi mulai sekarang coba dipilih-pilih lagi ya mana yang mestinya dibagikan. Dicibir Banyak Orang Saat sedang bahagia, pasti yang kamu bagikan di media sosialmu adalah momen bahagia bersamanya. Tapi, bila sedang ada masalah yang kamu umbar hanyalah kata dengan penuh amarah. Beberapa orang mungkin akan peduli dengan hubunganmu tapi ada juga yang pasti akan mencibirmu. Sikapmu yang mengumbar masalah dengan pasangan di media sosial dianggap terlalu kekanak-kanakan. Bila terlalu drama, hubungamu juga tidak akan bertahan lama.​ Memicu Munculnya Masalah Baru "Eh, ini siapa sih yang comment? Mantan kamu ya? Kok, nggak kamu block sih?" Hayo lho, gimana kalau pasanganmu cemburu gara-gara foto yang kamu posting di medsos dikomentari oleh mantanmu. Atau bisa jadi ada mantannya yang ikutan menulis komentar di foto itu. Bisa-bisa bakal memicu masalah baru dalam hubungan. Kalau Putus, MALU Nah, ini yang harus diperhatikan. Ketika masih menjalin hubungan, kamu pasti mem-posting dengan kalimat-kalimat yang menunjukkan bahwa kamu tidak bisa hidup tanpanya. Namun,ketika hubungan kandas yang kamu lakukan hanyalah menghapus semua foto yang pernah kamu bagikan. Sudah dihapus, sih tapi rasa malunya itu lho yang sulit hilang karena semua orang sudah terlanjur melihatnya.​ Sumber: Liputan6
 26 Jan 2021    17:00 WIB
5 Tips Cepat Move On Usai Dikhianati
Pengkhianatan tidak hanya dapat membuat Anda merasa sedih dan marah, tetapi juga dapat mempengaruhi rasa percaya diri Anda dan membuat Anda mengalami depresi. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang mungkin dapat membantu Anda sembuh dari luka akibat pengkhianatan tersebut. Tenangkan Diri Jangan menangis dan jangan menghindari komunikasi dengan orang lain. Tentu saja Anda mungkin membutuhkan waktu untuk menyendiri dan berduka sebelum kembali melanjutkan hidup Anda. Hal ini dapat membantu Anda menjernihkan pikiran Anda dan membantu menenangkan diri Anda. Tingkatkan Rasa Percaya Diri Rasa percaya diri merupakan salah satu hal yang paling Anda butuhkan untuk kembali melanjutkan hidup setelah dikhianati. Terus ingatkan diri Anda mengenai betapa istimewanya diri Anda. Fokuskan pikiran dan perhatian Anda pada berbagai hal positif dan pencapaian yang telah Anda peroleh. Lakukanlah Berbagai Hal yang Anda Sukai Anda harus mencoba untuk menggantikan kesedihan Anda dengan berbagai perasaan positif. Ciptakanlah suasana positif di sekitar diri Anda untuk menghilangkan berbagai pikiran dan perasaan negatif dengan melakukan berbagai hal yang Anda sukai. Menonton film komedi atau berpergian bersama teman-teman atau keluarga Anda dapat membantu. Hal ini dapat membantu mengalihkan pikiran Anda dari berbagai hal negatif. Kendalikan Amarah Anda Kemarahan merupakan salah satu pembunuh kesehatan fisik dan mental Anda. Rasa marah juga dapat mencuri rasa bahagia di dalam diri Anda dan membuat Anda terus berpikir negatif. Menyimpan dendam dan kemarahan hanya akan melukai diri Anda sendiri. Cobalah untuk mengendalikan amarah Anda dan urungkan niat Anda untuk membalas dendam. Hal ini dapat membantu Anda terhindar dari melakukan berbagai hal bodoh yang akan Anda sesali nantinya. Memaafkan Memaafkan merupakan bagian penting dari proses pertumbuhan emosi. Langkah sulit ini dapat membantu Anda kembali melanjutkan hidup dan menjauhkan Anda dari rasa benci dan amarah. Memaafkan bukan berarti kalah. Baca juga: Dikhianati Pasangan, Perlukah Diberi Kesempatan Kedua?