Your browser does not support JavaScript!
 06 May 2021    14:00 WIB
Tips Jitu Terhindar Dari Penipu di Aplikasi Dating
Di zaman yang sudah maju seperti sekarang, berhubungan dengan orang dari negara mana saja sangat mudah dilakukan. Berbeda seperti dulu, jika ingin berkenalan atau pacaran dengan seseorang harus bertemu secara langsung, kalau sekarang berpacaran sudah bisa dilakukan via online. Sekarang sudah banyak sekali aplikasi berkencan yang dapat digunakan untuk berkenalan dengan seseorang. Tetapi tahukah kamu ternyata berkencan via online berbahaya, terkadang bisa terjadi pemerkosaan atau penculikan karena berkenalan via online. Jadi bagaimana kita bisa menghindari agar bisa mengetahui bahwa orang itu adalah penipu ketika sedang kencan via online? Simak ciri-ciri berikut ini! Memakai foto orang lain Ketika kamu sedang berkenalan dengan seseorang, kamu perlu mengecek apakah foto profil tersebut benar-benar asli fotonya atau bukan. Untuk mengecek keaslian foto bisa dilakukan melalui Google reverse image search. Nah dari situ kita bisa mengetahui informasi tersebut bisa diketahaui bahwa orang yang ada di profil merupakan dirinya taau orang lain. Selain itu bisa mengecek melalu media sosial dia apakah foto yang di ungah.   Bahasanya mencurigakan Biasanya penipu aplikasi berkencanan via online cenderung berasal dari negara yang menggunakan bahasa Inggris. Penipu berasal dari negara Inggris cenderung memiliki tata bahasa yang aneh. Kamu bisa mengetahui orang tersebut mencurigakan taau tidak dari cara mereka berbicara. Tidak mau bertemu Jika sudah yakin dan sudah berhubungan dengan jangka waktu yang lama, kamu bisa coba mengajak dia untuk ketemuan. Biasanya seseorang yang menyukai atau serius dengan kamu pasti sangat ingin bertemu. Ketika mau diajak bertemu dia tidak mau sudah patut dicurigai, kalau masih tidak mau bertemu kamu bisa coba untuk mengajak video call, kalau masih mendapat penolakan kedua kali. Semakin lama hubunga semakin serius juga suatu hubungan.   Pengikut di media sosial sedikit Cara selanjutnya agar terhindar dari penipuan adalah coba untuk cek media sosial dia, jika angka pengikutnya dikit dan interaksi dengan akun lain sangat sedikit kamu perlu mencurigainya. Biasanya seorang perempuan sangat pintar untuk mencari fakta.   Baca juga: 5 Aturan Kencan Online Untuk Wanita Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.      
 22 Feb 2021    11:00 WIB
Ini Tanda Kamu Harus Mengakhiri Hubungan
Memang sulit untuk memutuskan suatu hubungan, terlebih jika hubungan telah dijalin lama. Namun mempertahankan hubungan yang sudah tidak baik juga bukan ide bagus. Berikut ini beberapa tanda yang bisa kamu pertimbangkan untuk memutuskan hubunganmu dengan pasangan. Pertanyaan untuk putus terus muncul dalam pikiran mu Merupakan hal lumrah jika mengevaluasi hubungan ketika kamu dan pasangan sedang dalam fase kritikal. Tapi jangan abaikan "rengekan"  yang terus-menerus muncul dari dalam benak kamu. Sebab bisa jadi itu adalah sesuatu yang memang kamu inginkan atau mungkin butuhkan. Orang-orang terdekat khawatir denganmu Kadang orang lain memang lebih jeli memberikan penilaian ketimbang diri sendiri. Jika ternyata hampir semua orang terdekat kamu mengutarakan kekhawatiran mereka akan hubungan kamu, bisa jadi mungkin hubungan kamu memang bermasalah hingga bahkan orang lain pun dapat melihatnya. Kondisi emosional pasangan tidak menentu Ada saatnya pasangan bersikap sangat manis kepada kamu, namun di lain waktu ia begitu meledak-ledak ketika kamu lupa mengirimkan pesan singkat di pagi hari. Paranoid, over-protektif, dan moody adalah hal yang kamu anggap wajar jika ia melakukannya. Kamu tidak bisa menegurnya, dan hanya bisa pasrah dengan kondisi emosionalnya. Jika terjebak dengan pasangan seperti ini, hal terbaik dan pintar yang dapat kamu lakukan adalah keluar dari hubungan ini. Kamu dan pasangan tidak dapat menyelesaikan masalah Saat menghadapi masalah, yang kamu berdua lakukan hanyalah berargumentasi habis-habisan tanpa pernah benar-benar diselesaikan sampai tuntas. Atau sebaliknya, kamu berdua hanya mendiamkan masalah tersebut dan berharap akan selesai sendirinya. Ini tidak sehat. Kamu harus mulai belajar mencari solusi terhadap masalah, bukan sekadar memperdebatkannya atau malah mendiamkan. Jika tetap tidak bisa, mungkin inilah saatnya untuk mengakhiri hubungan. Baca juga: Putus Cinta, Ini Reaksi Tubuh Mu
 09 Feb 2021    17:00 WIB
Pacaran Beda Agama, Harus Bagaimana?
Kamu yakin sama dia yang beda kepercayaan? Kalau sudah beda keyakinan, rasanya enggak mungkin bisa disatukan -- begitu anggapan orang banyak. Dalam menjalani sebuah hubungan, akan selalu ada tantangan yang harus dilewati. Dalam hal ini adalah perbedaan agama antara kamu dan pasangan. Tak sedikit yang akhirnya memutuskan berpisah karena perbedaan ini, namun ada juga yang berusaha bertahan. Saat ini kita bukan lagi mencari jawaban atas pertanyaan "Apakah pacaran beda agama itu salah?" BUKAN. Tapi kita akan membahas hal-hal yang mungkin akan kalian hadapi dan persiapkan ketika kalian memilih bertahan. Saat memutuskan pilihan untuk bertahan, kamu dan pasangan harus tahu bahwa perjalanan pacaran berbeda agama tak semudah menjalani hubungan dengan pasangan yang seagama denganmu. Berikut ini beberapa hal yang mungkin akan kalian hadapi kedepannya: Sulit Mendapat Restu Keluarga Apakah kamu siap menghadapi kemungkinan tersebut? Entah dengan cara halus ataupun keras, keluargamu mungkin akan menyuruhmu untuk memutuskan hubungan dengan pacarmu. Kalau sudah begitu, pilihanmu cuma dua: mengikuti perintah mereka dan memutuskan pacarmu atau berupaya sekuat tenaga agar keluargamu akhirnya bisa memberi restu. Ingat, tidak ada pilihan yang bebas dari konsekuensi, jadi kalian harus sama-sama siap menanggung akibat apapun yang muncul dari pilihan kalian. Tekanan Orang Sekitarmu Kamu mungkin berpikir, "Ya cuekin aja orang-orang kayak gitu!". Mengatakannya memang gampang, tapi melakukannya tidak semudah itu. Sebuah komentar negatif bisa sangat menyakitkan hati dan membuat stres. Kalaupun kamu kuat menghadapinya, apakah pacarmu sama kuatnya denganmu? Jangan egois, pikirkan juga perasaan pacarmu lalu putuskanlah apa yang terbaik bagi kamu dan dia. Keinginan yang Tak Bisa Terwujud, yaitu Beribadah Bersama Sekilas, hal itu kedengarannya bukan sebuah masalah besar. Tapi sewaktu-waktu dalam hatimu bisa muncul keinginan untuk beribadah bersama dengan pacar, yang sayangnya tidak bisa diwujudkan. Apakah kamu tahan menghadapi perasaan itu? Dan bagaimana dengan pacarmu? Renungkanlah baik-baik, supaya itu tidak menjadi beban pikiran bagi kalian. Dorongan untuk Berpindah Agama Pemikiran seperti itu sebenarnya sah-sah saja. Tidak ada salahnya mempelajari sebuah keyakinan baru dan membandingkannya dengan keyakinanmu yang sekarang. Justru hal itu bagus, karena itu berarti kamu ingin memeluk agama yang benar-benar kamu yakini, bukan semata-mata karena orang tua dan keluargamu menganut agama tersebut. Tapi hati-hati, kamu harus bisa memisahkan antara rasa cintamu pada pacar dengan keinginan untuk mempelajari keyakinan baru. Jika kamu memilih pindah agama karena benar-benar yakin, itu bagus. Tapi jangan pindah agama hanya demi menyenangkan pacarmu karena hal itu tidak akan bermanfaat bagimu ataupun baginya. --- Atas dasar kemauan dan komitmen, kamu dan pasangan berusaha untuk menghadapinya berdua. Lalu, apa yang bisa dilakukan? Hadapi pacaran beda agama dengan cara ini: Pahami perbedaan budaya yang akan dijalani Agama adalah prinsip atau pedoman hidup yang dimiliki seseorang. Dengan kata lain, rutinitas seseorang biasanya akan mengacu pada ajaran agama yang dianutnya. Dalam menjalani hubungan beda agama, kalian harus bisa memahami dan mengerti rutinitas masing-masing yang mengacu pada agama atau bagaimana kalian memaknai sebuah peristiwa hingga mengekspresikan emosi. Saling mendalami agama yang dianut Lakukan tanpa paksaan. Kalian bisa saling berbagi informasi soal agama masing-masing sehingga kamu dan si dia bisa lebih memahami pribadi masing-masing. Namun, sebaiknya kamu sudah mendalami agamamu lebih dulu sebelum membaginya dengan pasangan. Tidak mencoba mengubah keyakinan pasangan Jangan pernah berpikir untuk mengubah keyakinan pasangan demi membuat hubungan kalian lebih lancar, apalagi kalau si dia ternyata punya keyakinan yang cukup kuat. Bukan hanya hal ini hanya akan memicu konflik besar, kamu juga akan memberikan kesan tidak bisa menerima pasangan seutuhnya. Mendiskusikan masa depan Mungkin hubungan kalian sudah cukup serius. Ada baiknya untuk mendiskusikan soal masa depan, seperti bagaimana upacara pernikahan nanti? Mungkinkah upacara pernikahan dilakukan dalam dua agama? Bagaimana agama yang akan dianut oleh anak-anak kalian nanti? Pastikan kamu dan pasangan mendiskusikan hal ini agar tak ada "kejutan" di masa depan. Selain itu, kalian pun akan merasa lebih yakin dan aman saat menjalani hubungan berdua. Sumber: IDN Times & Herworld
 28 Dec 2020    18:00 WIB
Tetap Langgeng dan Bahagia Meski LDR
Hubungan jarak jauh alias LDR (Long Distance Relationship) memang gak mudah untuk dilakukan. Gimana enggak susah, kamu dan pasangan dipisahkan oleh jarak bahkan waktu. Pastinya kamu dan pasangan harus kuat dan tahan menghadapi berbagai risiko yang akan datang. Meskipun akan ada hambatan, tapi bukan berarti LDR tidak bisa kamu jalani lho, Ladies! Berikut ini ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan agar hubungan LDR tetap langgeng dan bahagia, simak yuk! Ketahui Jadwal Pasangan Bagi pasangan LDR, komunikasi adalah kunci. Nah, agar komunikasi kalian berdua lancar kalian perlu mengetahui jadwal pasangan kalian. Cara ini juga berguna ketika salah satu dari kalian ada yang belum kasih kabar karena padatnya kesibukkan. Jadi gak saling tuduh, toh?! Buatlah LDR sebagai "Kesempatan" Anggap LDR ini sebagai proses pembelajaran bagi Anda berdua. Lihatlah LDR sebagai cara untuk mengetes rasa cinta antara Anda berdua. Daripada berpikir bahwa LDR ini hanya akan memisahkan Anda berdua, seharusnya Anda percaya bahwa melalui LDR Ini, justru ikatan antara Anda berdua akan semakin kuat. Lakukan Hal-hal yang Sama Perbanyak rekomendasi film, musik, atau buku yang Anda sukai kepada pasangan. Bahkan, tak ada salahnya pula memperbanyak diskusi tentang berita terbaru yang menarik perhatian Anda. Saat Anda melakukan hal-hal yang sama, maka semakin banyak kesamaan antara kalian berdua. Hal ini baik untuk menciptakan pengalaman yang bisa dibagi bersama meski Anda tinggal berjauhan. Saling Mengunjungi Waktunya bertemu pasti menjadi hal yang paling membahagiakan bagi para pasangan LDR. Namun, gak selalu dia yang harus pulang untuk mengunjungimu kok, girls! Jika waktu dan keadaannya tepat, gak ada salahnya jika kamu yang mengunjungi dia. Selain bakal menebus rasa kangen, siapa tahu pasanganmu akan jadi lebih semangat saat tahu bahwa kamu mau usaha mengunjunginya? Baca juga: LDR? Gak Masalah...
 28 Dec 2020    10:00 WIB
Ciri-ciri Mantan yang Belum Bisa Move On
Habis putus pasti gak bisa langsung move on dong, alias masih keinget-inget kenangan bersama mantan. Stalking media sosialnya, ini pasti jalan ninja mu ya hehe.. Yuk deh kita bahas ciri-ciri mantan ataupun kamu yang masih belum bisa Move On! 'Ngeganggu' di Media Sosial Baru upload foto atau status di Facebook ataupun Instagram, langsung dia like, love atau pun komentar. Hal ini memungkinkan kalau kalian berdua putusnya baik-baik dan masih saling follow ya. Kalau ternyata putusnya tidak baik-baik, bisa jadi dia sedang menjadi stalker handal yang tahu segalanya tentangmu lewat media sosial. Hehe.. Kamu kangen ya? Mencari banyak alasan dan berusaha berkomunikasi dengan kita Ada yang tiba-tiba minta temenin cariin daster buat ibunya yang lagi ulang tahun.. Eeeaa.. Segudang alasan dan cara dikeluarin supaya bisa berkomunikasi sama kita lagi. Ini sih jelas banget ya dia masih mau balikan sama kita. Hehe.. Kamu masih jomblo ya? 'Kode' teruss... Dulu boro-boro bikin status, ngeliat media sosial pun gak pernah. Eh giliran putus, medsosnya hidup banget. Mulai dari status sampai upload-upload quotes sedih tentang kejombloan. Eaa.. Dan biasanya ini didukung sama teman-temannya yang suka iseng mention akun kita. Si Pemberani, langsung bilang "aku rindu" Ini bukan kode-kode-an lagi tapi sudah dari lubuk hati yang paling dalam. Belum bisa move on tingkat dewa. Mungkin dia masih sayang dan ingin balikan sama kita ya. Itulah beberapa ciri kalau mantan kalian belum move on ya, Ladies. Kalau memang putusnya kalian hanya persoalan sepele, mungkin tidak ada salahnya kembali lagi. Tapi kalau memang di balik putusnya kalian itu persoalan yang besar, lebih baik menjadi sahabat. Baca juga: Bolehkah Berteman Dengan Mantan? Sumber: Cewekbanget
 24 Dec 2020    21:00 WIB
Ini Keuntungannya Pacaran dengan Pria Lebih Muda
Menurut sebuah studi kecil yang dilakukan pakar hubungan dan psikologi Justin Lehmiller, wanita yang berkencan dengan pria yang jauh lebih muda dari mereka cenderung merasa lebih bahagia dan puas. Lehmiller melakukan survei terhadap 200 orang wanita, termasuk yang berpacaran dengan pria yang lebih muda dari mereka, lebih tua, dan seumuran. Sebagai hasilnya, wanita yang menjalin hubungan dengan pria 10 tahun lebih muda adalah pasangan yang paling bahagia. Mereka juga diklaim lebih berkomitmen pada hubungannya dibandingkan dengan wanita yang berpacaran dengan pria lebih tua atau yang seumuran. Selain merasa lebih bahagia, berikut ini ada beberapa keuntungan yang bisa didapat wanita jika memiliki pacar yang lebih muda darinya. Perspektif Baru yang Menyegarkan Seiring dengan berjalannya hidup, Anda akan mengembangkan pandangan hidup yang sesuai dengan setiap hal yang Anda alami. Nah, tanpa disadari, seringkali hal ini membatasi sudut pandang Anda. Ketika Anda menghabiskan waktu dengan seseorang yang lebih muda, maka Anda akan mendapatkan akses kepada perspektif baru yang lebih "fresh". Ia akan membuka mata Anda dan menginspirasi Anda in ways you didn't know existed. Pikiran Lebih Terbuka Kembali lagi, seiring dengan bertambahnya usia, seringkali yang terjadi adalah Anda akan "terjebak"  dalam berbagai kebiasaan sehari-hari dan terlanjur masuk zona nyaman. Saat Anda memacari pria lebih muda, kebiasaan-kebiasaan tersebut belum terlalu kuat dalam mengisi kesehariannya, sehingga lebih mudah bagi Anda untuk "menegosiasi"  hubungan Anda. Dalam hal ini, misalnya di mana Anda akan makan malam, atau film apa yang akan Anda tonton hari ini. Pria lebih muda menawarkan exciting things dalam hubungan Anda. Semangat yang Berlimpah Seiring dengan bertambahnya usia, terkadang Anda akan dilanda perasaan, "Oke, saya pernah melakukannya. Been there, done that. Next!" Tapi, jika Anda kembali mendapatkan pengalaman yang sama bersama pria lebih muda (yang baru merasakan pengalaman tersebut untuk pertama kalinya), maka Anda aklan mendapatkan manfaat dari antusiasme yang ditunjukkan olehnya. Anda akan merasa kembali muda, yang merupakan salah satu alasan wanita memacari pria lebih muda. Baca juga: Pacaran Sama Brondong? Siapa Takut! Sumber: CNN & Herworld
 15 Dec 2020    12:25 WIB
Ini 5 Dampak Buruk Pamer Kemesraan di Media Sosial
Pasti kamu sering lihat beberapa teman yang kerap mengunggah dan memperlihatkan kemesraan dengan pasangannya di akun media sosial mereka. Ada yang merasa tidak keberatan, tapi gak sedikit pula yang merasa risih dan terganggu. Sebenarnya membagikan momen bahagia dengan pasangan itu sah-sah aja asal kamu tidak berlebihan membagikannya, karena berikut ada beberapa dampak yang akan timbul jika kamu terlalu sering atau berlebihan dalam mengunggah momen mesramu. Simak yuk! Kehilangan Momen Berharga Kita itu hidup di dunia nyata, bukan dunia maya. Nah kalau kamu terlalu fokus dan sampai menghabiskan waktu terlalu banyak untuk memposting berbagai hal di medsos, kita bisa kehilangan momen berharga yang sebenarnya lebih penting dengan pasangan kamu. Privasimu dan Pacarmu Tidak Lagi Terjaga Media sosial menjadi tempat berbagi jutaan orang di seluruh dunia. Bila kesenangan dan kesedihanmu bersama pasangan kamu unggah di sana, maka privasi kalian tidak lagi terjaga. Padahal tak semua orang ingin tahu dan peduli terhadap apa yang terjadi pada dirimu. Jadi mulai sekarang coba dipilih-pilih lagi ya mana yang mestinya dibagikan. Dicibir Banyak Orang Saat sedang bahagia, pasti yang kamu bagikan di media sosialmu adalah momen bahagia bersamanya. Tapi, bila sedang ada masalah yang kamu umbar hanyalah kata dengan penuh amarah. Beberapa orang mungkin akan peduli dengan hubunganmu tapi ada juga yang pasti akan mencibirmu. Sikapmu yang mengumbar masalah dengan pasangan di media sosial dianggap terlalu kekanak-kanakan. Bila terlalu drama, hubungamu juga tidak akan bertahan lama.​ Memicu Munculnya Masalah Baru "Eh, ini siapa sih yang comment? Mantan kamu ya? Kok, nggak kamu block sih?" Hayo lho, gimana kalau pasanganmu cemburu gara-gara foto yang kamu posting di medsos dikomentari oleh mantanmu. Atau bisa jadi ada mantannya yang ikutan menulis komentar di foto itu. Bisa-bisa bakal memicu masalah baru dalam hubungan. Kalau Putus, MALU Nah, ini yang harus diperhatikan. Ketika masih menjalin hubungan, kamu pasti mem-posting dengan kalimat-kalimat yang menunjukkan bahwa kamu tidak bisa hidup tanpanya. Namun,ketika hubungan kandas yang kamu lakukan hanyalah menghapus semua foto yang pernah kamu bagikan. Sudah dihapus, sih tapi rasa malunya itu lho yang sulit hilang karena semua orang sudah terlanjur melihatnya.​ Baca juga: 4 Hal yang Dicari Pria Saat Berpacaran Sumber: Liputan6
 13 Dec 2020    14:00 WIB
Pacaran Lama Belum Diajak Nikah? Lakukan Ini Agar Dia Mau Melamar Anda
Anda sudah pacaran cukup lama, usia Anda dengannya sudah cukup untuk menikah, sudah menghadiri beberapa kali acara pernikahan teman, namun dia tak kunjung melamar Anda. Apakah Anda pernah mengalami hal diatas? Bila iya, tentu sekarang Anda sedang merasa bimbang dan bertanya-tanya kapan dia akan melamar Anda, atau bahkan sudah ada desakan dari keluarga kapan dia melamar. Jangan merasa bimbang untuk Anda para wanita ada loh beberapa cara untuk membuat dia segera melamar Anda. Berikut cara yang dapat Anda ikuti: 1.      Sisipkan pembicaraan mengenai pernikahan Agar tidak terkesan berlebihan dan seakan memaksa, maka Anda bisa memulai pembicaraan yang lain, namun sisipkan pembicaraan mengenai pernikahan, seperti "teman aku baru saja menikah, terus mereka honey moon ke bali. Kalau kamu mau honeymoonnya kemana?" atau "wah si x cantik sekali dengan gaun pengantin ini, kalau aku maunya cocok ga ya pakai gaun pengantin???" Sisipan pembicaraan tentang pernikahan akan membuat dia mulai berpikir bahwa Anda memang sudah ingin menikah. 2.      Rencanakan perjalanan yang romantis Terkadang yang membuat belum melamar pasangannya, bukan berarti dia tidak menyukai pasangannya. Namun merasa belum menemukan momen yang tepat untuk melamar pasangannya. Jadi bila Anda ingin membuat dia melamar Anda, cobalah ajak kekasih Anda untuk melakukan perjalanan romantis. Rencanakan dari jauh hari, sehingga kekasih Anda memiliki waktu untuk memikirkan tempat tujuan liburan yang tepat untuk melamar. Anda tak perlu sebutkan tempatnya, biarkan dia yang memikirkannya. Meski dia tidak berniat melamar Anda, suasana romantis saat berlibur bisa membuat pikirannya mengarah untuk melamar. 3.      Perlihatkan bahwa Anda adalah calon istri ideal Saat mencari pacar, mungkin pria tidak memiliki seleksi yang terlalu ketat. Namun untuk seorang istri maka dia akan memilih yang terbaik. Apabila sekarang ini Anda dan kekasih sudah melewati hari bersama-sama dengan bersenang-senang. Tunjukkanlah bahwa Anda memiliki sikap ideal untuk menjadi istri yang baik. Perlihatkan kepadanya bahwa Anda seorang wanita yang mandiri, memiliki karir yang baik namun juga bisa mengurus urusan rumah tangga seperti memasak dan memiliki sisi keibuan. Melihat sisi ideal Anda ini dijamin dia akan bersemangat untuk segera melamar Anda dan merasa Andalah yang dapat melengkapi kehidupannya. 4.      Membicarakan manfaat menikah Terkadang ada beberapa pria yang takut untuk menikah. Ketakutan akan terkekang, ketakutan akan kesulitan dalam membiayai keluarga nantinya dan mungkin banyak ketakutan lain. Oleh karena itu tidak ada salahnya bila Anda membicarakan manfaat menikah dengan kekasih, seperti dengan menikah akan membuat seseorang menjadi lebih bertanggung jawab, keuangan yang lebih stabil karena ada 2 orang yang bekerja, bisa menyimpan uang dan penggunaan dana yang lebih terarah. Terhindar dari dosa dan bisa melakukan hubungan intim yang sehat. Pembicaraan mengenai manfaat pernikahan akan membuat kekasih Anda sadar akan pentingnya sebuah pernikahan. 5.      Buat ia merasa kehilangan jika dia tidak menikahi Anda Terkadang seorang pria merasa "santai-santai" saja bila kekasihnya mau saja diajak pacaran lama. Namun bila Anda sebagai wanita bisa menunjukkan bahwa Anda adalah wanita hebat yang akan membuat pria merasa beruntung bila menikahi Anda. Dan mungkin saja ada banyak pria yang menantikan Anda untuk menjadi istrinya. Hal ini akan membuat pria seperti kebakaran jenggot dan akan merasa takut akan kehilangan. Jadi berikanlah waktu untuk kekasih Anda, bahwa Anda hanya bisa menunggu sampai waktu tertentu. Cara ini akan membuatnya segera berpikir untuk melamar Anda. Sebagai seorang wanita, wanita harus mampu menunjukkan bahwa Anda wanita yang hebat dan pantas untuk dijadikan istri. Jangan biarkan dia menggangap Anda tidak berarti. Cobalah ikuti cara diatas siapa tahu dia langsung melamar Anda. Baca juga: 7 Jenis Pria yang Tidak Akan Menikahi Anda Sumber: wikihow
 03 Dec 2020    18:00 WIB
Tau Darimana Kalau Dia Adalah "The One"?
Untuk yang sekarang punya pasangan atau hampir berpasangan. Pernahkah kalian ngerasa kalau pasangan lo sekarang ini adalah yang terakhir? Perasaan kuat kalo dia emang dilahirkan di dunia ini emang untuk lo. Sebenarnya gimana sih caranya tau bahwa dialah "the one"? Obviously, insting kita sebagai manusialah yang akan memberikan tanda-tanda itu. Insting gimana? You know you’ve found your soulmate when they come into your life and everything change for the better. Their embrace feel like home, their scent feel like home and you can’t get enough of it. One look at their face wiped away all the sadness you might have felt that day. Your soulmate will make you feel loved the way you want to be loved. Mungkin mereka tidak akan menjadi pasangan yang selama ini kalian idam-idamkan. Tapi mereka akan menjadi pasangan yang tanpa kalian sadari dia lah yang kalian butuhkan. You might not think it’s possible tapi semakin hari perasaan cinta terhadap pasangan kalian akan semakin besar. They will know you so well. They can tell you exactly how you’re feeling just by looking at you. You’ll build each other up. They’ll love and embrace all the thing that make you insecure. Mereka akan selalu tau bagimana caranya membuat kalian tertawa. Jika kalian sudah menemukan "the one" kalian. I’m SO happy for you. Jika belum, stop looking but take chances, be hopeful, enjoy every minute of your life. "The one" kalian akan mendatangi kalian di waktu yang tak pernah kalian duga, karena pasangan yang tepat akan datang di waktu yang tepat. Menurut lo gimana? Apakah lo punya cara tersendiri untuk mengenali "the one" lo? Apa kira-kira sudah menemukan "yang satu" itu? - SISIL -
 23 Nov 2020    11:00 WIB
7 Tanda Si Dia Telah Memikirkan Mengenai Pernikahan
Adalah sesuatu yang sangat indah bila Anda dapat mengetahui bahwa pasangan Anda (pria) telah siap menikahi Anda. Kadangkala Anda mungkin sudah mulai bertanya-tanya pada diri Anda sendiri tetapi merasa enggan untuk bertanya langsung padanya. Bila demikian, maka di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tanda yang menunjukkan bahwa si dia memang telah mulai berpikir untuk menikahi Anda.  1.      Ia Mendadak Tampak Lebih Bertanggung JawabKadangkala, seorang pria akan tampak menjadi lebih bertanggung jawab saat ia mulai memikirkan tentang pernikahan. Perubahan ini biasanya tidak terlalu jelas yang membuat Anda mungkin lebih sulit menyadarinya. Walaupun si dia ternyata belum berpikir mengenai pernikahan, akan tetapi hal ini dapat berarti bahwa si dia telah menganggap hubungan asmaranya dengan Anda merupakan sesuatu hal yang sangat serius. 2.      Ia Mulai Mengatur KeuangannyaPerubahan yang satu ini biasanya merupakan salah satu perubahan yang dapat dengan mudah Anda sadari. Si dia mungkin tampak lebih berhati-hati dengan pengeluarannya. Seorang pria yang berpikir untuk segera menikah biasanya akan lebih berhati-hati mengenai keadaan keuangannya karena ia ingin agar masa depannya bersama Anda terjamin. 3.      Ia Membicarakan Masa Depannya Bersama Dengan AndaMendengar si dia membicarakan masa depannya dan Anda ternyata turut ada di dalamnya merupakan sesuatu hal yang sangat membahagiakan. Hal ini berarti bahwa pasangan Anda ingin tetap bersama dengan Anda, bahkan di masa depannya. Walaupun si dia mungkin sama sekali tidak pernah menyinggung mengenai pernikahan, akan tetapi bukan berarti ia tidak memikirkannya. 4.      Ia Mulai Membicarakan Pernikahan (Secara Umum)Membicarakan mengenai suatu pernikahan secara umum merupakan hal yang umum terjadi saat hubungan asmara di antara sepasang kekasih telah memasuki tahap yang lebih serius. Hal ini biasanya dimulai dengan membicarakan pernikahan orang lain atau pernikahan secara umum. Saat inilah merupakan saat yang tepat bagi Anda untuk mulai memberitahu si dia pernikahan seperti apa yang Anda inginkan. 5.      Ia Mulai Ingin BerbagiSaat hubungan Anda dengan si dia mulai memasuki tahap yang lebih serius, maka ia mungkin akan mulai membicarakan tentang "harta bersama". Ia mungkin akan memberikan kunci rumahnya pada Anda atau mengatakan benda milikinya sebagai milik bersama. 6.      Ia Mulai Jarang Pergi Bersama Dengan Teman-teman PrianyaJika Anda memperhatikan pasangan Anda mulai jarang berpergian bersama dengan teman-teman prianya dan justru lebih banyak menghabiskan waktu bersama Anda, maka hal ini merupakan suatu tanda positif. Hal ini menunjukkan bahwa Anda sekarang adalah prioritas utamanya. 7.      Ia Ingin Melihat Cincin PernikahanJika pasangan Anda mengajak Anda untuk melihat-lihat cincin pernikahan maka tentu saja ini merupakan suatu pertanda pasti bahwa si dia memang sudah memiliki keinginan untuk menikah dengan Anda. Melalui hal ini si dia sedang memberitahu Anda bahwa ia ingin menjadikan Anda sebagai istrinya. Sumber: allwomenstalk