Your browser does not support JavaScript!
 05 Jan 2019    08:00 WIB
Apa yang Harus Dikonsumsi SETELAH Olahraga Untuk Mengatasi Nyeri Otot?
Apakah Anda pernah merasa seluruh tubuh Anda terasa pegal dan nyeri setelah berolahraga dengan cukup intensif semalam? Robekan mikro dan peradangan pada otot setelah berolahraga dapat menyebabkan terjadinya nyeri otot. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat Anda konsumsi setelah berolahraga untuk membantu mengurangi rasa nyeri setelah berolahraga.   D-Ribosa D-ribosa merupakan gula alami yang dibuat oleh jaringan otot yang sehat yang memiliki peranan penting dalam proses pembentukan ATP. ATP merupakan sumber energi bagi otot saat berolahraga, yang mana kadar ATP ini harus kembali dipulihkan setelah selesai berolahraga. Berbagai penelitian menemukan bahwa pemberian suplemen ribosa dapat membantu mengembalikan kadar ATP di dalam otot.   Kurkumin Kurkumin yang terdapat di dalam kunyit juga memiliki kemampuan anti radang yang cukup kuat. Para peneliti di University of South Carolina menemukan bahwa kurkumin dapat membantu mengatasi kerusakan otot setelah berolahraga yang dapat menyebabkan timbulnya rasa nyeri. Akan tetapi, berbagai penelitian juga menemukan bahwa kurkumin akan dimetabolisme dengan sangat cepat di dalam tubuh, yang berarti juga lebih cepat dikeluarkan dari dalam tubuh. Selain itu, kurkumin juga sulit larut. Akibatnya adalah kurkumin sulit diserap oleh tubuh.   Jahe Selain dapat membantu mengatasi rasa tidak nyaman pada perut, mengkonsumsi jahe setelah berolahraga juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri otot. Berbagai penelitian yang dilakukan di University of Sydney, Australia menemukan bahwa jahe memiliki efektivitas yang sama dengan aspirin untuk menghambat COX-2 dan mengurangi rasa nyeri.   Mengkonsumsi Makanan yang Mengandung Protein Mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat dengan kadar tertentu juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Hal ini dikarenakan mengkonsumsi makanan dengan rasio protein dan karbohidrat 1:2 dalam waktu 30 menit setelah berolahraga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan otot yang rusak selama berolahraga. Bila Anda tidak menderita intoleransi laktosa, maka susu coklat atau kombinasi antara susu dan sereal merupakan makanan yang baik dikonsumsi setelah berolahraga. Satu hal terpenting yang perlu diingat adalah jangan lupa untuk tetap beraktivitas dan berolahraga walaupun sedang mengalami nyeri otot. Nyeri otot akibat olahraga biasanya akan membaik dalam waktu 3-7 hari. Terus melakukan olahraga dengan intensitas rendah selama kurun waktu tersebut dapat membantu memperlancar aliran darah ke bagian otot yang meradang dan mempercepat proses penyembuhan.   Sumber:  sheknows
 18 Nov 2018    08:00 WIB
Mengapa Otot Terasa Nyeri Setelah Berolahraga?
Nyeri otot merupakan suatu hal tidak menyenangkan yang pasti pernah dialami oleh setiap orang. Nyeri otot onset lambat atau delayed onset muscle soreness (DOMS) merupakan nyeri otot yang terjadi setelah seseorang melakukan suatu aktivitias fisik yang memaksa otot untuk berkontraksi eksentrik, yang menyebabkan terjadinya robekan mikro pada otot, yang kemudian harus kembali dibentuk dan diperbaiki oleh tubuh. Perlu diketahui bahwa nyeri otot yang Anda rasakan bukan disebabkan oleh robekan pada otot, tetapi dari reaksi inflamasi (reaksi radang) yang terjadi akibat robeknya otot dan proses penyembuhan yang akan berlangsung. Kontraksi eksentrik terjadi saat otot memanjang dan berkontraksi pada saat yang bersamaan. Kontraksi eksentrik ini terjadi saat Anda "kembali ke posisi semula" saat berolahraga, misalnya saat melakukan olahraga angkat beban, Anda kembali menurunkan beban dari bahu atau saat melakukan squat jump, Anda kembali berdiri. Akan tetapi, bukan hanya olahraga angkat beban yang menyebabkan terjadinya robekan mikro pada otot dan DOMS. Berbagai jenis olahraga lain yang biasanya tidak pernah atau jarang Anda lakukan juga dapat menyebabkan terjadinya robekan otot dan DOMS. Membersihkan kebun atau menuruni bukit atau panjat gunung juga dapat membuat otot terasa nyeri. Jika Anda berpikir akan lebih baik bagi Anda bila Anda tidak mengalami robekan otot mikro tersebut, maka Anda salah besar. Robekan mikro pada otot ini justru dapat bermanfaat bagi Anda. Robekan otot ini harus dibentuk dan diperbaiki kembali, akan tetapi selama proses "perbaikan" ini, otot akan tumbuh menjadi lebih panjang dan lebih besar. Hal ini berarti bahwa tidak hanya otot tubuh Anda bertambah besar tetapi kekuatan otot Anda juga akan meningkat.   Sumber:  sheknows
 17 Sep 2018    08:00 WIB
Makanan Berbahaya yang Dapat Membuat Tulang Menjadi Rapuh!!
Memang benar diperlukan kombinasi antara kalsium dan vitamin D untuk mencegah terjadinya osteoporosis. Osteoporosis merupakan suatu keadaan di mana tulang sangat rapuh (mudah patah) karena menurunnya kepadatan tulang. Selain vitamin dan mineral, ada hal lain yang juga penting untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang Anda. Hal lain yang dimaksud di sini adalah makanan! Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang perlu Anda hindari untuk mencegah terjadinya osteoporosis.   Garam Tahukah Anda bahwa garam ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan tulang Anda? Para peneliti telah menemukan bahwa wanita yang telah memasuki masa menopause dan mengkonsumsi banyak garam akan mengalami penurunan kepadatan tulang yang lebih parah dibandingkan dengan wanita lain yang seumuran dengannya. Hal ini dikarenakan garam akan mengikat kalsium di dalam tulang, yang bila berlangsung lama akan membuat tulang menjadi rapuh. Untuk setiap 2.300 mg garam (anjuran konsumsi harian garam) yang Anda konsumsi, maka sekitar 40 mg kalsium akan dikeluarkan di dalam air kemih. Oleh karena itu, mengkonsumsi cukup kalsium dan vitamin D setiap harinya dapat membantu mencegah penurunan kepadatan tulang akibat konsumsi garam. Orang dewasa yang berusia 50 tahun atau kurang membutuhkan sekitar 1.000 mg kalsium setiap harinya (setara dengan 3 gelas susu atau 720 ml susu). Sedangkan untuk orang yang berusia lebih dari 50 tahun, mereka memerlukan sekitar 1.200 mg kalsium setiap harinya (setara dengan 3.5 gelas susu). Untuk vitamin D, orang yang berusia 50 tahun atau kurang membutuhkan sekitar 200 IU vitamin D, orang yang berusia 51-70 tahun membutuhkan sekitar 400 IU vitamin D, dan orang yang telah berusia lebih dari 70 tahun membutuhkan sekitar 600 IU vitamin D. Beberapa jenis makanan olahan yang mengandung banyak sekali garam adalah: Daging olahan seperti ham dan sosis Makanan siap saji seperti pizza, burger, taco, dan kentang goreng Makanan olahan seperti berbagai jenis makanan beku Makanan kalengan, sayuran kalengan, dan jus buah Makanan panggang seperti roti dan sereal sarapan pagi Bila Anda tidak dapat menurunkan konsumsi garam harian Anda, maka tingkatkanlah konsumsi makanan yang mengandung banyak kalium seperti pisang, tomat, dan jus jeruk karena dapat membantu mengurangi kehilangan kalsium.   Minuman Bersoda Banyak minuman bersoda mengandung asam fosfor, yang sebenarnya dapat meningkatkan pengeluaran kalsium dari dalam tubuh melalui air kemih dan hampir semua jenis minuman bersoda tidak atau hanya sedikit mengandung kalsium. Hal ini tentu saja akan meningkatkan resiko terjadinya osteoporosis.   Kafein Seperti halnya minuman bersoda, minuman berkafein juga akan "menarik" kalsium keluar dari dalam tulang Anda. Anda akan kehilangan sekitar 6 mg kalsium untuk setiap 100 mg minuman berkafein yang Anda konsumsi. Memang tidak banyak, akan tetapi hal ini tetap saja berbahaya bagi Anda yang tidak memperoleh cukup kalsium setiap harinya. Walaupun teh juga mengandung kafein, akan tetapi berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh tampaknya tidak membahayakan tulang dan justru membantu membuat kepadatan tulang tetap terjaga pada orang-orang lanjut usia. Para ahli menduga hal ini dikarenakan teh juga mengandung komponen lainnya yang dapat melindungi tulang.   Baca juga: Ini Dia Penyebab Osteoporosis Pada Pria   Kedelai Walaupun berbagai jenis produk kedelai seperti edamame, tahu, tempe, dan susu kacang mengandung banyak protein yang baik bagi pertumbuhan tulang, akan tetapi kedelai juga mengandung suatu zat yang dapat mengganggu penyerapan kalsium. Oksalat yang terdapat di dalam kedelai akan berikatan dengan kalsium sehingga kalsium pun tidak dapat digunakan oleh tubuh. Masalah baru akan muncul bila Anda mengkonsumsi banyak kedelai tetapi tidak mengkonsumsi banyak kalsium. Berbagai penelitian menemukan hasil yang bervariasi mengenai kedelai. Beberapa penelitian kecil menemukan bahwa kedelai dapat mengganggu kepadatan tulang, sementara penelitian lainnya menemukan bahwa jenis kedelai yang tepat (isoflavon genistein dan daidzein), kedelai justru dapat membantu menjaga kekuatan tulang. Jadi, pastikan Anda mengkonsumsi cukup atau bahkan banyak kalsium setiap harinya untuk mencegah terjadinya penurunan kepadatan tulang. Sekarang ini telah tersedia berbagai jenis minuman susu kacang yang telah diperkaya oleh kalsium. Akan tetapi, jangan sampai Anda tertipu! Menurut para ahli, kalsium di dalam susu kacang dan berbagai jenis minuman lainnya akan tertinggal di dasar pembungkus dan tidak dapat kembali "masuk" ke dalam minuman tersebut, walaupun Anda telah mengocok minuman tersebut. Jika menu makanan Anda mengandung banyak kedelai di dalamnya, pastikan Anda mengkonsumsi setidaknya 1.000 mg kalsium setiap harinya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 02 Aug 2018    08:00 WIB
Ternyata Kedelai Mampu Mencegah Osteoporosis!
Osteoporosis mungkin saat ini merupakan istilah yang tidak asing lagi bagi kita. Ini dikarenakan saat ini banyak orang mengalaminya. Di seluruh dunia, osteoporosis dialami 1 dari 3 wanita, dan 1 dari 5 pria berusia di atas 50. Osteoporosis bertanggung jawab untuk sekitar 9 juta patah tulang setahun di seluruh dunia atau satu setiap 3 detik. Osteoporosis yang secara harfiah berarti tulang berpori merupakan suatu penyakit yang mengurangi kepadatan dan kualitas tulang. Fakta menunjukan bahwa kehilangan 10% massa tulang di pinggul dapat menyebabkan risiko patah tulang pinggul 2,5 kali lebih besar. Keropos tulang terjadi lebih cepat pada wanita setelah menopause ini disebabkan pada masa ini mereka menghasilkan estrogen lebih sedikit. Sedangkan hormon estrogen membantu melindungi tulang dari kekeroposan. Hubungannya dengan kedelai? Baru-baru ini ditemukan bahwa pola makan yang kaya akan protein dan isoflavon dapat melindungi wanita yang mengalami menapouse dari keropos tulang dan osteoporosis. Hasil temuan ini dilakukan oleh para peneliti dari University of Hull di Inggris dan dipresentasikan pada konferensi tahunan Society for Endocrinology yang diadakan di Edinburgh. Penelitian ini merekrut 200 wanita yang baru saja mengalami menopause dan kemudian secara acak dibagi menjadi dua kelompok. Pada kelompok pertama, para wanita mengambil suplemen harian 30 g protein kedelai dengan 66 mg isoflavon. Sedangkan kelompok satunya, para wanita hanya mengambil jumlah protein kedelai yang sama tetapi tanpa isoflavon. Perlu diketahui bahwa isoflavon memiliki struktur kimia yang sama dengan estrogen. Maka didapatilah bahwa mereka yang mengkonsumsi protein kedelai dan isoflavon merupakan pilihan yang efektif dan aman untuk meningkatkan kesehatan tulang wanita yang mengalami menopause. Jadi sobat sehat perlu menambahkan menu bahan ini ke dalam diet sehat kita. Banyak makanan tradisional yang terbuat dari kedelai. Makanan ini selain sehat juga murah misalnya tahu, tempe, dsb. Tentu saja cara mengolahnya juga menentukan. Jika sobat sehat merasakan masih belum ada perkembangan dan sepertinya tulang makin keropis, ada baiknya sobat segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan segera. Sobat tentu tidak mau mengalami resiko patah tulang lebih besar yang mengakibatkan terhambatnya aktifitas kita. Tetap sehat, tetap semangat menjalani hidup kita. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber : www.medicalnewstoday.com
 08 Mar 2018    08:00 WIB
Bagaimana Cara Makan Untuk Membentuk Otot Bagi Wanita?
Berbeda dengan anggapan banyak orang, otot tidak dibentuk saat Anda sedang berada di tempat fitness. Otot dibentuk pada beberapa saat sebelum dan setelah Anda berolahraga, di saat tubuh Anda menggunakan berbagai nutrisi yang Anda konsumsi untuk memperbaiki serat otot yang robek selama berolahraga dan membentuk serat otot baru untuk mengantisipasi kegiatan olahraga berikutnya. Makanan apa yang harus dikonsumsi saat berusaha untuk membentuk otot bagi pria dan wanita sebenarnya sama, yang terdiri dari protein dan karbohidrat, serta 20% lemak. Di bawah ini terdapat beberapa cara makan yang dapat mendukung pembentukan otot tubuh Anda.   1.      Konsumsi Protein Konsumsilah 1 gram protein untuk setiap 500 gram berat badan Anda. Bagilah kebutuhan protein tubuh Anda ini di antara waktu makan Anda, misalnya dibagi 3 antara makan pagi, siang, dan malam. Hal ini lebih baik daripada mengkonsumsi protein dalam jumlah yang sangat banyak pada satu waktu makan di setiap harinya.   2.      Konsumsi Karbohidrat Kompleks Konsumsilah karbohidrat kompleks secara merata di setiap waktu makan. Karbohidrat kompleks merupakan sumber energi tubuh yang juga digunakan untuk membentuk otot baru dan dapat ditemukan pada berbagai jenis sayuran, gandum, dan pasta.   3.      Kurangi Konsumsi Karbohidrat Sederhana Yang dimaksud dengan karbohidrat sederhana adalah gula, yang banyak ditemukan pada minuman bersoda, minuman beralkohol, roti putih, dan berbagai jenis makanan olahan. Karbohidrat sederhana tidak diproses seefisien karbohidrat kompleks dan membuatnya lebih sering disimpan sebagai cadangan makanan alias lemak di dalam tubuh.   4.      Kurangi Konsumsi Lemak Kurangilah konsumsi lemak trans, lemak jenuh, dan lemak hewani dengan cara menghindari konsumsi makanan siap saji dan makanan olahan.   5.      Konsumsi Lemak Sehat Konsumsilah berbagai jenis makanan yang merupakan sumber lemak sehat seperti minyak olive, selai kacang, dan ikan.     Sumber: ehow
 17 Jan 2017    12:00 WIB
Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Nyeri Otot
Nyeri otot merupakan suatu hal yang sangat mengganggu dan menyiksa, akan tetapi apa jadinyabila Anda sendiri tidak mengerti mengapa Anda sering sekali mengalami nyeri otot? Hal ini tentusangat tidak menyenangkan.Sekitar 5 juta penduduk Amerika menderita fibromialgia, suatu gangguan kesehatan yanggejalanya adalah nyeri otot yang hilang timbul di seluruh tubuh. Penderita biasanya mengeluhnyeri otot di seluruh tubuh tanpa penyebab yang jelas.Bila Anda merupakan salah satu penderita fibromialgia, maka terdapat beberapa hal mengenaipenyakit ini yang mungkin belum pernah Anda ketahui seperti yang akan dibahas di bawah ini. Tidak Selalu NyeriSelain nyeri otot, banyak penderita fibromialgia juga mengalami kaku otot (terutama di pagihari), kesemutan, atau mati rasa pada tangan atau kakinya, gangguan tidur, nyeri kepala, danmerasa amat sangat lelah. Dapat DiketahuiHanya karena penyebab nyeri pada fibromialgia masih tidak jelas, akan tetapi bukan berarti paradokter tidak dapat mendiagnosa fibromialgia. Jika Anda mengalami nyeri otot pada 11-18 titikdan pemeriksaan telah mengeliminasi semua penyebab lain, maka fibromialgia pun terdiagnosa.Kemungkinan Besar Berhubungan Dengan Sistem SarafSebagian besar ahli menduga bahwa fibromialgia berhubungan dengan gangguan pada sistemsaraf, di mana telah terjadi perubahan ambang batas nyeri pada penderita. Menurut sebuahpenelitian yang dilakukan di Jerman pada tahun 2015, sistem saraf seorang penderitafibromialgia memberikan respon yang berbeda terhadap nyeri. Stress Dapat Memicu Terjadinya SeranganBanyak penderita fibromialgia mengeluhkan stress fisik dan psikologis yang menjadi pemicuserangan. Hal ini dikarenakan stress (entah bagaimana) menyebabkan perubahan atau kerusakanpada sistem kerja saraf di dalam tubuh penderita, yang mengakibatkan penderita mengalaminyeri otot. Kekurangan Vitamin D Juga Dapat Memicu Terjadinya SeranganMenurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2015, seseorang yang mengalami nyerikronik dan menyeluruh seringkali juga memiliki kadar vitamin D yang leibh rendahdibandingkan dengan orang yang tidak mengalami nyeri. Bila demikian, konsumsilah suplemenvitamin D sesuai dengan anjuran dokter Anda. Baca juga: Mencegah terjadinya Kram Otot Berhubungan Dengan Penyakit LainFibromialgia ternyata seringkali berhubungan dengan sindrom kelelahan kronik. Gejalakeduanya pun hampir sama, yaitu nyeri otot dan merasa sangat lelah. Perbedaannya adalah padapenderita fibromialgia, gejala yang lebih dominan adalah nyeri dan gejala biasanya terjadi secaraperlahan, yang akan memburuk seiring dengan berlalunya waktu; sedangkan pada penderitasindrom kelelahan kronik, gejala yang lebih dominan adalah rasa lelah dan gejala biasanyaterjadi dengan sangat cepat serta menjadi sangat berat hanya dalam waktu beberapa hari. Lebih Sering Ditemukan Pada Wanita Daripada PriaWanita memiliki resiko 3 kali lebih tinggi untuk menderita fibromialgia dibandingkan denganpria. Para ahli masih tidak mengetahui mengapa demikian. Selain itu, walaupun dapat terjadipada usia berapa pun, fibromialgia lebih sering mengenai wanita yang berusia 40 tahun ataulebih. Faktor genetika tampaknya juga memiliki peranan karena penyakit ini cenderung menurundalam keluarga. Obat-obatan Dapat MembantuUntuk mengatasi nyeri akibat fibromialgia, terdapat 3 jenis obat yang biasa diberikan olehdokter, yaitu duloxetine, milnacipran, dan pregabalin. Ketiganya merupakan obat yang dapatmenghambat sinyal nyeri, tetapi tidak mengatasi penyebab nyeri. Hal Lain yang Diperlukan Selain ObatSelain obat-obatan, rasa nyeri biasanya juga dapat membaik dengan melakukan aktivitas fisiktertentu, olahraga tertentu, yoga, dan mengkonsumsi diet sehat dan seimbang. Perubahan gayahidup dapat membantu mengatasi penyebab penyakit, bukan hanya rasa nyeri. Dapat DisembuhkanDengan menggunakan beberapa kombinasi obat dan perubahan gaya hidup, gejala fibromialgiadapat dihilangkan secara permanen. Beberapa penderita dapat mengalami perbaikan hinggatahap tertentu atau bahkan menyeluruh.Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya doktersekarang.Sumber: prevention
 23 Nov 2016    11:00 WIB
Ini Dia Olahraga yang Paling Efektif Membakar Lemak!
Apakah Anda yakin telah memilih olahraga yang benar? Bila dilakukan dengan benar, olahraga dapat sangat membantu usaha Anda untuk menurunkan berat badan lho. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis olahraga yang paling efektif untuk membakar lemak, bila dilakukan dengan benar.   Berjalan Kaki Berjalan kaki merupakan olahraga yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Yang Anda perlukan hanyalah sepasang sepatu yang bagus. Jika Anda baru mulai melakukan olahraga yang satu ini, mulailah dengan berjalan kaki selama 5-10 menit. Kemudian tambahkanlah waktunya setiap kali Anda berolahraga kembali hingga setidaknya Anda mencapai waktu 30 menit setiap kali berjalan. Setelah Anda terbiasa, tambahkan kecepatan berjalan Anda atau mulailah berjalan menanjak.   Interval Training Interval training dapat meningkatkan stamina dan membakar lebih banyak kalori untuk membantu Anda menurunkan berat badan. Pada dasarnya, interval training dilakukan dengan memvariasikan intensitas olahraga Anda. Caranya adalah saat Anda sedang berjalan, berlari, berdansa, atau melakukan olahraga kardio lainnya; tingkatkan kecepatan olahraga Anda selama 1-2 menit, kemudian perlambat kembali. Seberapa lama Anda perlu melakukannya tergantung pada lama Anda berolahraga dan seberapa banyak waktu pemulihan yang Anda perlukan.   Squats Squats akan melatih beberapa jenis otot, seperti otot paha dan otot bokong pada waktu yang sama. Caranya adalah bukalah kaki Anda selebar bahu dan pastikan punggung Anda berada dalam posisi lurus, kemudian tekuk lutut Anda dan turunkan tubuh Anda hingga posisi Anda tampak seperti Anda akan duduk, kemudian kembali ke posisi semula. Tambahkanlah barbell bila Anda sudah dapat melakukan posisi ini dengan baik setelah mengulangnya sebanyak 12 kali. Untuk memastikan Anda melakukan posisi squats dengan benar, gunakanlah kursi. Pertama-tama, duduklah di atas sebuah kursi kemudian berdirilah. Setelah itu, kembali lakukan hal yang sama tetapi dari posisi berdiri dan jangan benar-benar duduk di atas kursi. Kemudian cobalah untuk melakukan gerakan ini tanpa bantuan kursi.   Lunges Seperti halnya squats, lunges juga akan melatih semua otot-otot utama pada tubuh bagian bawah. Olahraga ini juga dapat membantu meningkatkan keseimbangan. Cara melakukannya adalah ambilah satu langkah besar ke depan, pastikan punggung Anda tetap lurus. Kemudian tekuk lutut Anda sekitar 90 derajat. Lalu turunkan badan Anda secara perlahan ke arah lantai, tetapi jangan sampai bagian lutut kaki belakang menyentuh lantai.   Baca juga: Sudah Olahraga Tetapi Berat Badan Tidak Turun Juga? Anda Mungkin Melakukan Kesalahan Ini!   Push Up Push up dapat menguatkan otot dada, bahu, trisep, dan perut. Caranya adalah hadapkan wajah ke lantai, kemudian letakkan kedua tangan sedikit lebih lebar daripada bahu. Tempelkan ujung jari kaki ke atas lantai, kemudian bergeraklah naik-turun. Bila hal ini terasa terlalu berat, Anda dapat meletakkan lutut Anda ke atas lantai. Ingatlah bahwa tubuh Anda harus lurus dengan lantai.   Crunches /Sit Up Crunches atau sit up dapat menguatkan otot perut. Ada 2 cara untuk melakukan sit up. Cara yang pertama adalah berbaringlah terlentang dengan kaki lurus di atas lantai, letakkan tangan Anda di bawah kepala Anda. Kemudian, angkat kepala, leher, bahu, dan punggung atas dari atas lantai dalam satu gerakan. Lalu, turunkan kembali tubuh Anda dan ulangi gerakan ini lagi. Cara kedua adalah berbaring terlentang, kemudian tekuk lutut Anda dan angkat kaki Anda dari atas lantai. Metode ini tidak hanya melatih otot perut tetapi juga otot paha.   Bent Over Row Dengan melakukan olahraga ini, Anda akan melatih seluruh otot punggung bagian atas dan juga otot biseps. Cara melakukannya adalah berdirilah dengan kedua kaki dibuka selebar bahu, tekuk lutut Anda dan kemudian turunkan tubuh Anda ke arah bawah seperti akan mengangkat barbell. Kemudian tekuk tangan Anda ke bagian samping tubuh Anda. Ulangi gerakan ini.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd    
 28 May 2016    08:00 WIB
Muka Tidak Simetris? Hati-Hati Bell's Palsy
Apakah bell’s palsy itu? Bell's Palsy adalah suatu kelainan pada saraf wajah (Nervus Facialis / N. VII) yang menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan tiba-tiba pada otot di satu sisi wajah. Saraf wajah adalah saraf kranial yang merangsang otot-otot wajah. Nervus Facialis berperan dalam menggerakan otot-otot wajah, menstimulasi kelenjar air liur dan juga kelenjar air mata, serta membuat lidah bagian depan dapat merasakan berbagai rasa. Apakah yang menyebabkan bell’s palsy?Penyebab Bell's Palsy terkadang tidak diketahui, tetapi diduga terjadi pembengkakan pada saraf wajah sebagai reaksi terhadap infeksi virus, penekanan atau berkurangnya aliran darah. Apa saja gejala dari bell’s palsy?Gejala awal dapat berupa timbulnya rasa nyeri di belakang telinga. Rasa nyeri tersebut dapat berkembang beberapa jam atau beberapa hari kemudian menjadi kelemahan pada otot-otot wajah. Kelemahan wajah terjadi secara tiba-tiba, dapat ringan atau sampai menyebabkan kelumpuhan total. Gangguan ini hanya mengenai satu sisi wajah, yang menyebabkan wajah menjadi datar dan tanpa ekspresi. Penderita seringkali merasa wajahnya seperti terpuntir karena otot-otot wajah pada sisi yang normal cenderung untuk menarik wajah ke sisi tersebut setiap kali penderita membuat ekspresi wajah. Sudut mulut pada sisi yang terkena tampak turun. Penderita juga mengalami kesulitan untuk berkedip, mengerutkan dahi, dan menyeringai. Pada sebagian besar penderita, wajah juga terasa baal atau berat. Jika bagian atas wajah juga terkena, maka penderita akan mengalami kesulitan untuk menutup mata pada sisi yang terkena. Penderita bisa tidak mampu untuk menutup matanya dengan sempurna, dan mereka lebih jarang berkedip. Saat mencoba untuk menutup mata tersebut, mata akan berputar ke atas (disebut fenomena Bell). Bell's Palsy dapat mengganggu produksi air liur dan air mata, sehingga mata atau mulut dapat menjadi kering. Gangguan ini juga dapat menyebabkan produksi air liur atau air mata yang belebihan. Jika air mata yang dihasilkan lebih sedikit dan mata menjadi lebih jarang berkedip (berkedip membantu untuk melembabkan permukaan mata), maka mata menjadi kering, sehingga dapat timbul rasa nyeri dan kerusakan pada mata. Kerusakan mata biasanya ringan tetapi dapat menjadi serius jika mata tidak dilembabkan dan dilindungi. Lidah bagian depan sisi yang terkena dapat tidak mampu merasakan rasa, dan telinga pada sisi yang terkena dapat menerima suara menjadi lebih keras (hyperacusis) karena otot yang meregangkan gendang telinga mengalami kelumpuhan. Apakah pengobatan untuk bell’s palsy?Tidak ada pengobatan khusus untuk Bell's palsy. Beberapa ahli percaya bahwa kortikoteroid (misalnya Prednison) harus diberikan dalam waktu tidak lebih dari 2 hari setelah timbulnya gejala untuk mengurangi pembengkakan saraf dan dilanjutkan sampai 1-2 minggu. Acyclovir dan Valacyclovir yang merupakan obat anti-virus sering diberikan bersama dengan kortikosteroid. Jika kelumpuhan otot wajah menyebabkan mata tidak dapat ditutup rapat, maka mata harus dilindungi dari kekeringan.  Jika terjadi kelumpuhan wajah sebagian, kebanyakan penderita dapat sembuh sempurna dalam waktu beberapa bulan, baik dengan pengobatan ataupun tidak. Jika kelumpuhan bersifat total, maka hasilnya akan bervariasi. Pada kelumpuhan yang berat, pemijatan pada otot yang lemah dan perangasangan saraf bisa membantu untuk mencegah terjadinya kekakuan otot wajah. Jika kelumpuhan menetap sampai 6-12 bulan atau lebih, bisa dilakukan pembedahan untuk mencangkokkan saraf yang sehat (biasanya diambil dari lidah) ke dalam otot wajah yang lumpuh. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 27 Mar 2015    09:00 WIB
Apa yang Harus Dikonsumsi SEBELUM Olahraga Agar Tidak Nyeri Otot?
Walaupun nyeri otot tidak akan membahayakan jiwa Anda, akan tetapi nyeri otot ini tentu saja dapat memperlambat berbagai aktivitas Anda. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebelum mulai berolahraga untuk meminimalisasi rasa nyeri yang akan timbul setelah berolahraga. Dianjurkan agar Anda melakukan beberapa hal di bawah ini 30-60 menit sebelum mulai berolahraga untuk memperlambat timbulnya rasa lelah saat berolahraga dan meningkatkan kekuatan otot, serta melindungi Anda dari terjadinya stress oksidatif.   Ubiquinol (CoQ10) Sebuah penelitian di Eropa menemukan bahwa ubiquinol dapat menghambat terjadinya proses inflamasi (radang) yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan otot. Selain itu, ubiquinol juga dapat mencegah terjadinya kerusakan oksidatif di dalam tubuh dengan cara menyingkirkan berbagai radikal bebas di dalam tubuh.   Vitamin C Sebuah penelitian di Arizona State University menemukan bahwa memberikan suplemen vitamin C pada orang yang memiliki kadar vitamin C pada ambang batas dapat meningkatkan kemampuan seseorang untuk berolahraga dengan cara mengurangi rasa lelah dan lesu yang timbul karena kekurangan vitamin C.   Asam Amino Rantai Cabang Mengkonsumsi asam amino rantai cabang sebelum olahraga dapat membantu meningkatkan performa saat berolahraga dan mengurangi terjadinya kerusakan otot.   Ketiga hal di atas sebenarnya merupakan nutrisi yang dapat ditemukan di dalam makanan. Ubiquinol dapat ditemukan pada daging, daging unggas, dan ikan. Sementara itu, vitamin C banyak ditemukan pada berbagai jenis buah golongan sitrus (jeruk), cabai, dan kiwi. Asam amino rantai cabang dapat ditemukan pada daging, telur, dan bahkan susu.   Sumber:  sheknows