Your browser does not support JavaScript!
 07 Feb 2019    16:00 WIB
Berbagai Hal yang Perlu Diketahui Seputar Organ Reproduksi Wanita
Tahukah Anda bahwa banyak wanita di dunia ini yang tidak mengetahui apa pun seputar organ reproduksinya? Berdasarkan sebuah survei di Amerika, sekitar 64% wanita ternyata tidak mengetahui seperti apa bentuk leher rahimnya (serviks) sendiri. Sekitar sepertiga dari peserta survei mengira bahwa vagina yang sehat adalah vagina yang sama sekali tidak berbau, akan tetapi, sebenarnya vagina yang sehat pun sedikit berbau dan berusaha untuk menghilangkan bau dengan menggunakan cairan pembersih kewanitaan justru dapat membuat kuman yang tidak diinginkan berkembang biak dan menyebabkan terjadinya infeksi. Sepertiga peserta survei lainnya mengatakan bahwa mengkonsumsi wine baik bagi kesehatan vagina. Hal ini tidak benar karena minuman beralkohol dapat mengganggu keseimbangan hormonal. Sekitar dua pertiga peserta penelitian tidak mengetahui seberapa besar ukuran vagina rata-rata dan beberapa orang bahkan tidak mengetahui di mana letak uretra (lubang tempat air kemih dikeluarkan). Para peneliti di Amerika menemukan bahwa sekitar 40% wanita mengira bahwa indung telurnya akan terus menghasilkan atau membuat telur saat mereka berusia 20-30 tahun. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa sebenarnya jumlah telur Anda sudah ditentukan sejak hari Anda dilahirkan ke dunia ini. Penelitian lainnya bahkan menemukan bahwa sekitar 40% wanita tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan proses ovulasi atau pelepasan sel telur yang matang dari dalam indung telur. Banyak wanita tidak mengetahui apa sebenarnya yang dimaksud dengan vagina yang sehat dan normal. Hal ini membuat para wanita akhirnya berakhir pada 2 keadaan yaitu, mereka tidak menghiraukan berbagai gangguan kesehatan yang terjadi pada organ kewanitaannya tersebut atau justru sangat memperhatikan keadaan kesehatan organ kewanitaannya tersebut.     Sumber: womenshealthmag
 01 Nov 2018    18:00 WIB
Sudah Kasih Makanan Untuk Mr.P Anda???
Apakah Anda sudah memberikan makan untuk Mr.P Anda? Maksudnya apa? Mr. P adalah alat reproduksi yang sangat penting bagi pria dan sangat penting bagi pria untuk mencapai kebahagiaan. Untuk dapat berfungsi dengan baik, sama dengan tubuh Anda yang membutuhkan energi. Maka Mr.P juga membutuhkan asupan penting. Kemudian asupan apa saja yang baik untuk Mr. P Anda? Berikut adalah pembahasannya: Telur Perlu Anda ketahui bahwa testosteron atau hormon pria yang berperan penting dalam meningkatkan libido. Sedangkan testosteron berasal dari kolesterol, dan telur adalah cara sehat untuk memastikan Anda mendapatkan kolesterol yang baik. Selain itu, telur kaya akan kolin, zat kimia alami yang kuat yang tidak hanya membakar lemak tetapi juga berguna untuk Mr. P Kolin memicu produksi nitrat oksida (NO), yang merenggangkan pembuluh darah di Mr. P dan melancarkan aliran darah ke Mr. P. Kolin merupakan prekursor untuk asetikolin, neurotransmitter yang mengontrol perilaku seksual. Kadar asetikolin yang semakin tinggi dihubungkan dengan kemampuan berhubungan intim yang lebih sering, lebih intens dan bisa merasakan orgasme lebih sering. Gojiberry Gojiberry sudah digunakan dalam pengobatan CIna selama ribuan tahun. Hal ini dikarenakan kemampuan Gojiberry untuk membantu meningkatkan energi dan meningkatkan pelepasan hormon pria. Gojiberry juga bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah, yang membantu untuk mengoksidasi semua sel dan jaringan tubuh, termasuk organ seks kata seorang dokter ahli gizi Dr Lindsey Duncan. Salmon Selain memiliki kandungan vitamin B12 yang tinggi, salmon juga mengandung dengan asam lemak omega-3, yang memacu produksi oksida nitrat, membantu Anda para pria tetap "keras". Ikan ini juga mengandung tinggi protein yaitu sekitar 40 gram setiap porsinya dan kaya akan vitamin B-6, yang membantu aliran darah yang baik, selain itu baik untuk otot tubuh termasuk otot Mr. P. Para peneliti juga menemukan bahwa makan dengan pola diet Mediterania seperti ikan, biji-bijian dan lemak sehat (seperti omega-3) dapat memperbaiki fungsi ereksi pada pria dengan sindrom metabolik. Kerang remis Kandungan jumlah vitamin B12 sekitar 84 ug pada 28 gram kerang remis. Selain itu merupakan salah satu sumber makanan kaya B12, yang dapat meningkatkan kadar L-arginine, yang membantu pembentukan oksida nitrat. (NO begitu kuat digunakan secara medis untuk mengobati disfungsi ereksi.) Selain itu, kerang ini juga mengandung tinggi protein yang penting untuk membangun otot dan rendah lemak, yang akan membantu tubuh Anda para pria akan lebih menarik. Selai kacang Makanan ini merupakan makanan afrodisiak yang tidak banyak diketahui banyak orang. Selai kacang akan niacin yang dapat memberikan performa luar biasa di atas ranjang. Dalam sebuah studi dalam Journal of Sexual Health, pria yang menderita impotensi, apabila suplemen niacin memberikan efek performa di ranjang yang lebih baik dibandingkan dengan pria yang minum pil plasebo. Selain itu selai kacang juga merupakan sumber asam folat yang baik, yang penting meningkatkan kualitas sperma. Tiram Mengandung vitamin B12 sekitar 21 ug dan Zinc 77 mg dalam 28 gram tiram. Menurut legenda, apabila secara teratur makan 50 tiram. Selain mengandung vitamin B12, tiram mengandung seng lebih tinggi dari sumber makanan lain. Nutrisi ini sangat penting untuk produksi testosteron, Tiram juga mengandung asam D-aspartat, asam amino yang telah terbukti untuk sementara meningkatkan kadar testosteron dan meningkatkan kualitas sperma pada pria infertil. Jadi bila Anda ingin performa Anda meningkat jangan ragu konsumsi makanan diatas. Selamat mencoba! Baca juga: Penis Pasangan Terlalu Besar? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: lovepanky
 23 Aug 2018    11:00 WIB
Berapakah Ukuran Vagina yang Normal ?
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengenai bagaimana sebenarnya ukuran vagina yang normal? Vagina atau yang juga dikenal dengan miss V memang merupakan bagian tubuh wanita yang cukup misterius. Pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2005, para ahli melakukan pengukuran vagina pada sekitar 50 orang wanita. Di bawah ini Anda dapat melihat hasil pengukuran yang dilakukan oleh para ahli tersebut.   Labia Minora Labia minora merupakan bibir dalam yang berukuran lebih kecil yang mengelilingi lubang vagina seorang wanita. Labia minora terbagi menjadi kiri dan kanan. Lebar rata-rata labia minora kiri adalah sekitar 2.1 cm dengan variasi antara 0.4-6.4 cm. Lebar rata-rata labia minora kanan adalah sekitar 1.9 cm, dengan variasi antara 0.3-7 cm. Panjang rata-rata labia minora kiri adalah sekitar 4 cm (hampir sama dengan panjang baby wortel), dengan variasi antara 1.2-7.5 cm. Panjang rata-rata labia minora kanan adalah sekitar 3.8 cm, dengan variasi antara 0.8-8 cm. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran panjang dan lebar labia minora setiap wanita dapat berbeda-beda. Selain itu, ukuran antara labia minora kanan dan kiri pun berbeda.   Labia Majora Labia majora merupakan bibir luar yang mengelilingi labia minora Anda. Panjang rata-rata dari labia majora adalah sekitar 8.1 cm (hampir sama dengan panjang sebotol kutek), dengan variasi antara 4-11.5 cm. Perlu diketahui bahwa seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, maka ukuran labia minora dan majora Anda juga akan semakin mengecil.   Klitoris Seperti halnya ukuran labia minora dan labia majora berbeda pada setiap wanita, demikian pula halnya dengan klitoris. Menurut penelitian, lebar rata-rata klitoris para peserta adalah sekitar 0.8 cm, dengan variasi antara 0.2-2.5 cm. Sementara itu, panjang rata-rata klitoris para peserta adalah sekitar 1.6 cm (sedikit lebih kecil daripada kancing celana Anda), dengan variasi antara 0.4-4 cm. Satu hal menarik yang ditemukan para ahli adalah bahwa ukuran klitoris ini berhubungan dengan seberapa sering seorang wanita berhasil mencapai orgasme saat berhubungan intim. Jika Anda dapat mencapai orgasme setiap kali berhubungan intim dengan pasangan, maka Anda mungkin memiliki klitoris yang lebih besar dibandingkan dengan para wanita yang hanya dapat mencapai orgasme dengan cara lain.   Baca juga: 5 Penyebab Terjadinya Iritasi Vagina   Liang Vagina Para ahli menemukan bahwa kedalaman liang vagina rata-rata seorang wanita adalah sekitar 9.6 cm (hampir sama dengan panjang sebotol lip gloss), dengan variasi antara 6.5-12.5 cm. Sementara itu, lebar liang vagina rata-rata seorang wanita adalah sekitar 2.1-3.5 cm. Lebar liang vagina yang terlalu kecil (2.1 cm) dapat membuat seorang wanita merasa nyeri setiap kali berhubungan intim. Perlu diingat bahwa ukuran kedalaman dan lebar liang vagina ini dapat berubah saat seorang wanita berhubungan intim dan melahirkan. Intinya adalah bila Anda tidak mengalami keluhan atau nyeri saat berhubungan intim, maka kemungkinan besar Anda memiliki bentuk dan ukuran kemaluan yang normal.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 11 Jun 2018    11:00 WIB
10 Tanda Kanker Serviks yang Perlu Diwaspadai Para Wanita
Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi pada wanita di seluruh dunia. Kanker ini terjadi pada leher rahim, yaitu bagian bawah rahim yang berhubungan dengan vagina. Hampir semua kasus kanker serviks terjadi akibat infeksi HPV (human papillomavirus). Semua wanita pada usia berapa pun memiliki resiko untuk menderita kanker serviks bila mereka telah aktif secara seksual. Beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko seorang wanita untuk menderita kanker serviks adalah berhubungan seks tanpa pengaman (seks bebas), memiliki banyak pasangan seksual, memiliki berat badan berlebih, menggunakan pil KB, faktor genetika, merokok, memiliki daya tahan tubuh yang rendah, sering hamil, dan kehamilan pertama terjadi saat berusia muda. Salah satu hal paling menakutkan dari kanker ini adalah penderita tidak akan mengalami gejala apapun pada stadium awal. Gejala biasanya mulai muncul saat sel kanker telah menyebar ke kandung kemih, hati, usus, atau paru-paru. Karena keberhasilan pengobatan kanker serviks akan lebih tinggi bila sel kanker ditemukan pada stadium dini, maka segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini.   Perdarahan Abnormal dari Dalam Vagina Sebagian besar wanita yang didiagnosa menderita kanker serviks mengalami perdarahan tidak teratur dari vagina. Perdarahan yang terjadi di luar masa menstruasi dapat merupakan indikator kanker serviks. Selain karena kanker serviks, perdarahan abnormal dari vagina juga dapat terjadi akibat gangguan keseimbangan kadar hormonal, menderita penyakit radang panggul, atau infeksi pada organ reproduksi. Saat sel kanker menyebar ke jaringan di sekitarnya, maka sel kanker akan membentuk sebuah pembuluh darah baru yang abnormal dan mudah pecah, yang akan menyebabkan terjadinya perdarahan. Perdarahan ini dapat terjadi di antara siklus menstruasi, setelah berhubungan intim, setelah menopause, atau bahkan setelah pemeriksaan panggul. Oleh karena itu, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila Anda mengalami perdarahan di antara masa menstruasi atau setelah berhubungan intim.   Keluarnya Cairan Abnormal dari Vagina (Keputihan) Keluarnya cairan jernih tak berbau dalam jumlah sedikit dari vagina merupakan hal yang normal. Akan tetapi, bila cairan yang keluar dari dalam vagina bertambah banyak dan berbau tidak sedap, hal ini dapat merupaakn gejala dari infeksi atau kanker rahim atau kanker serviks. Kanker serviks biasanya akan menyebabkan keputihan yang banyak, cair, berwarna pucat atau cokelat atau bercampur dengan darah. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila Anda mengalami hal ini.   Nyeri Saat Berhubungan Intim Nyeri saat berhubungan intim merupakan gejala penting lainnya dari kanker serviks. Gejala ini menunjukkan bahwa kanker serviks telah memasuki stadium lanjut, di mana sel kanker telah menyebar ke berbagai jaringan dan organ reproduksi. Selain nyeri, Anda juga akan mengalami gejala lain seperti keluarnya cairan kental berbau tidak sedap dari vagina. Gangguan lain yang dapat menyebabkan gejala yang sama adalah infeksi atau menderita penyakit menular seksual. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila mengalami hal ini.   Nyeri Pinggul Nyeri pinggul merupakan keluhan yang sering dialami oleh wanita. Kram dan nyeri perut merupakan hal yang sering dialami saat seorang wanita menstruasi dan biasanya bukanlah gejala kanker atau gangguan berat lainnya. Akan tetapi, bila rasa nyeri ini berlangsung lama dan lebih sering terjadi, maka rasa nyeri pinggul yang Anda rasakan dapat merupakan gejala dari kanker serviks. Pada penderita kanker serviks, rasa nyeri ini biasanya terjadi pada waktu yang tidak biasa dan dapat terjadi secara mendadak. Selain itu, nyeri ini biasanya tidak akan timbul kecuali bila kanker telah memasuki stadium lanjut. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila Anda mengalami gejala ini.   Baca juga: Penyebab, Resiko, dan Pengobatan Kanker Serviks   Merasa Tidak Nyaman Saat Buang Air Kecil Kanker serviks juga dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman saat buang air kecil. Gejala ini merupakan salah satu gejala khas dari kanker serviks. Rasa tidak nyaman saat buang air kecil dapat berupa rasa seperti terbakar atau tersengat atau kencang saat buang air kecil. Gejala ini biasanya terjadi saat sel kanker telah menyebar ke jaringan sekitarnya, yang membutuhkan pengobatan segera untuk mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut. Selain kanker serviks, rasa tidak nyaman saat buang air kecil juga dapat disebabkan oleh beberapa gangguan lain seperti infeksi saluran kemih, gangguan kandung kemih, infeksi jamur, atau penyakit menular seksual. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter untuk memastikan apa penyebab rasa tidak nyaman saat Anda buang air kecl.   Menstruasi Menjadi Semakin Lama dan Volumenya Semakin Banyak Menstruasi yang menjadi semakin lama dan semakin banyak merupakan salah satu gejala kanker serviks yang sering ditemukan. Hal ini disebabkan oleh iritasi serviks akibat penyebaran sel kanker. Darah menstruasi dianggap banyak bila Anda harus mengganti pembalut atau tampon lebih dari 1 kali setiap 2 jam. Selain kanker, volume darah menstruasi yang banyak juga dapat disebabkan oleh gangguan keseimbangan hormonal, mioma uteri, polip, penyakit radang panggul, endometriosis, gangguan tiroid, gangguan hati, gangguan ginjal, atau karena obat-obatan tertentu. Segera beritahu dokter Anda bila Anda mengalami perubahan pola menstruasi.   Ketidakmampuan Mengendalikan Keinginan Untuk Buang Air Kecil Menjadi lebih sering buang air kecil merupakan hal yang sering ditemukan pada wanita hamil dan pada mereka yang banyak minum. Akan tetapi, jika Anda mengalami hal ini tanpa penyebab yang jelas, Anda mungkin harus segera memeriksakan diri ke seorang dokter. Ketidakmampuan mengendalikan keinginan untuk buang air kecil biasanya merupakan pertanda bahwa sel kanker telah menyebar jauh hingga ke kandung kemih atau bagian saluran kemih lainnya. Penderita kanker serviks biasanya mengalami kesulitan mengendalikan keinginannya untuk buang air kecil dan ditemukan adanya darah di dalam air kemihnya. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila mengalami gejala ini.   Penurunan Berat Badan Tanpa Penyebab yang Jelas Seperti halnya pada kanker jenis lain, penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas dapat merupakan gejala dari kanker serviks. Hal ini dikarenakan saat seseorang menderita kanker, maka sistem kekebalan tubuh harus bekerja ekstra kersa untuk melawan sel kanker. Untuk itu, tubuh akan memproduksi suatu protein kecil bernama sitokin, yang akan membakar lemak lebih banyak daripada biasanya, yang akan membuat penderita mengalami penurunan berat badan walaupun tidak mengubah pola makannya. Jika Anda tiba-tiba mengalami penurunan berat badan dan juga mengalami beberapa gejala lain di atas, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter karena dapat merupakan gejala dari kanker serviks.   Selalu Merasa Lelah Sibuk bekerja tentu saja dapat membuat siapa saja merasa lelah, tetapi rasa lelah ini biasanya akan menghilang setelah Anda beristirahat. Akan tetapi, jika Anda tetap merasa lelah dan tidak bertenaga di sebagian besar waktu, walaupun telah cukup beristirahat, maka hal ini dapat merupakan gejala dari suatu penyakit. Saat menderita kanker, sel darah merah sehat akan digantikan oleh sel darah putih untuk melawan kanker. Hal ini akan menyebabkan terjadinya anemia, yang akan membuat penderita merasa sangat lelah, lemas, dan tidak nafsu makan. Selain itu, juga akan terjadi penurunan suplai oksigen di dalam tubuh. Ditemukannya gejala anemia pada seorang penderita kanker merupakan tanda bahaya yang menunjukkan bahwa kanker berkembang pesat, yang membutuhkan pengobatan segera.   Kaki Terasa Nyeri Para wanita yang didiagnosa menderita kanker serviks seringkali mengalami pembengkakan dan nyeri pada kakinya. Saat sel kanker telah menyebar, maka ia akan menghambat aliran darah, yang akan menyebabkan pembengakakan pada kaki. Pembengkakan pada kaki seringkali membuat penderita merasa nyeri di daerah kaki hingga sulit melakukan aktivitasnya sehari-hari. Bila rasa nyeri pada kaki memang disebabkan oleh kanker serviks, maka rasa nyeri akan bersifat konstan dan semakin meningkat seiring dengan berlalunya waktu. Kadangkala, penderita juga dapat mengalami nyeri pinggang. Menderita nyeri pada daerah kaki bukan berarti merupakan tanda bahwa Anda pasti menderita kanker. Akan tetapi, bila Anda mengalami nyeri di daerah kaki yang disertai dengan beberapa gejala lain yang disebutkan di atas, dianjurkan agar Anda segera memeriksakan diri Anda ke seorang dokter.   Untuk mencegah dan mendeteksi adanya kanker serviks sedini mungkin, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan seperti: Wanita yang berusia antara 20-30 tahun dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan (pap smear) setiap 3 tahun sekali, sedangkan wanita yang berusia antara 30-65 tahun harus melakukan pemeriksaan kesehatan setiap 3-5 tahun sekali Menerima vaksin HPV sebelum berusia 20 tahun Berhenti merokok dan jangan menjadi perokok pasif Hindari berbagai perilaku yang dapat meningkatkan resiko tertular berbagai jenis penyakit menular seksual   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 12 Feb 2018    12:30 WIB
Pertanyaan Seputar Miss V Yang Seringkali Dirasa Memalukan Untuk Ditanyakan
Miss V adalah organ yang penting bagi wanita, menjaga kesehatan miss V adalah sesuatu yang mutlak. Bila ada sesuatu yang dirasakan berhubungan dengan miss V bisa membuat panik, namun juga rasanya sangat memalukan untuk bertanya.   Sebelum Anda mencoba bertanya coba dilihat apakah ada hal yang Anda ingin tanyakan seputar miss V seperti di bawah ini: Merasa Terangsang Saat Buang Air Kecil Hal ini merupakan hal yang wajar terjadi, jadi Anda tidak perlu khawatir. Yang perlu Anda perhatikan adalah bila Anda merasakan nyeri saat buang air kecil, bahkan merasa seperti terbakar. Bila hal ini terjadi bisa jadi merupakan tanda Anda terinfeksi. Mengapa Miss V Terasa Bau dan Mengalami Keputihan? Miss V memiliki bau yang khas dan keluarnya cairan dari miss V juga merupakan suatu hal normal. Hal ini bisa terjadi pada saat sedang menjelang masa menstruasi. Yang perlu diperhatikan apakah timbul bau amis, kemudian keputihan yang dirasakan membuat seperti gatal, rasa terbakar dan menimbulkan kemerahan. Mengapa Saya Mengalami Periode Menstruasi 2 Kali Dalam Sebulan Siklus menstruasi rata-rata wanita berkisar antara 25-35 hari. Jika Anda mengalami menstruasi kurang dari jarak tersebut atau mengalami lebih sering mungkin ada masalah hormonal seperti hipotiroidisme atau gangguan kesuburan. Siapkan waktu untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kandungan. Bagaimana Cara Mencegah Miss V "Kentut" Saat Melakukan Yoga? Saat melakukan yoga maka karena otot dasar panggul dan otot perut Anda berkontraksi, udara yang terjebak dalam miss V bisa saja keluar saat Anda melakukan yoga. Cara untuk mencegahnya Anda bisa menggunakan tampan sehingga tidak ada celah agar aliran udara masuk. Kemudian, Anda bebas untuk fokus pada latihan Anda dan bukan pada suara aneh yang berasal dari daerah bawah Anda. Bagaimana Cara Mencegah Adanya Jerawat di Area Bulu Kemaluan? Tonjolan kecil itu kemungkinan bukan jerawat, tapi infeksi akibat mencukur, untuk itu Anda bisa meninggalkan cara bercukur dan mencoba cara baru dalam menghilangkan bulu kemaluan misalnya dengan metode IPL atau waxing. Mengapa Salah Satu Bibir Labia Saya Lebih Turun Dibanding Yang Lainnya? Ini benar-benar hal yang biasa. Labia minora kebanyakan wanita tidak simetris, dengan satu bibir menggantung lebih rendah dari yang lain. Jika Anda tidak merasa terganggu maka tidak menjadi masalah, namun bila Anda ingin memperbaikiny maka Anda bisa melakukan operasi yang disebut labiaplasty Mengapa Miss V Terasa Gatal Sebelum Haid? Saat menjelang haid maka terjadi perubahan hormone yang bisa menyebabkan kadar estrogen lebih rendah tepat sebelum menstruasi. Hal ini bisa menyebabkan penipisan kulit miss V yang bisa membuatnya lebih kering dan berpotensi gatal. Namun perlu Anda perhatikan juga bila gatal yang dirasakan semakin parah dan membuat iritasi miss V maka ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan.   Jadi dari semua pertanyaan diatas adakah pertanyaan yang ingin Anda tanyakan namun sudah lama dipendam?   Baca juga: Bercinta Saat Menstruasi Picu Terjadinya Berbagai Penyakit Berbahaya, Masa Sih?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: womenshealthmag