Your browser does not support JavaScript!
 28 May 2021    20:00 WIB
Mau Tau Strategi Seks Oral Jadi Lebih Seru ?
Terkadang wanita malas melakukan seks oral. Namun bagi kaum pria, salah satu permainan seks yang paling menyenangkan adalah seks oral! Lalu, bagaimana cara agar membuat seks oral menjadi lebih menyenangkan? Kebersihan Yang pertama, adalah faktor kebersihan. Hal ini sangat penting untuk kenyamanan melakukan seks oral. Tidak hanya membuat si dia nyaman namun juga akan membuatnya lebih bereksplorasi. Terbayang betapa tidak nyamannya melakukan aktivitas ini bila organ intimmu berbau tak enak! So, mandilah dan bersihkan area intimmu. Jika perlu, mandilah berdua dengan si dia agar dapat melakukan foreplay yang menarik.. Buat nyaman Selain itu Buatlah keadaan yang nyaman, bangun suasana hati yang baik untuk pasangan. Bagi pria, tanyakanlah posisi yang membuat si dia rileks. Pada umumnya, banyak dari kaum wanita yang tidak menyukai bila mereka harus menelan sperma, Konsumsi buah seperti kiwi, semangka, nanas, dan seledri yang dapat meringankan rasa sperma, dan jangan paksakan kehendakmu, hargai keinginan pasangan.   Buat permainan Agar pasangan Anda menyukai untuk melakukan seks oral mungkin Anda bisa modifikasi dengan memberikan makanan seperti saus cokelat, whipped cream, atau makanan lainnya yang tersebar di area yang dituju dan juga di daerah lainnya sebagai tambahan permainan. Puji dia Hal yang penting adalah untuk Anda lakukan adalah puji pasangan Anda, mungkin dia belum memberikan servis yang hebat, namun Anda harus menghargai usaha yang telah dia lakukan.   Baca juga: Haruskah oral seks Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: Sexiology
 24 May 2021    20:00 WIB
7 Tips Seks Oral yang Pasti Membuat Si Dia Puas!
Ternyata, tidak hanya pria yang menyukai dan ingin merasakan seks oral, para wanita pun juga ingin merasakannya! Menurut sebuah survei, hampir 90% orang wanita ingin pasangannya melakukan seks oral bagi mereka. Tetapi, apa jadinya bila Anda bukan tipe pria yang suka memberikan seks oral pada pasangan? Bingung mengenai apa yang harus dilakukan? Di bawah ini Anda dapat melihat 7 tips yang dapat membuat Anda menjadi seorang ahli dalam melakukan seks oral. 1.      Jangan Fokuskan Perhatian Pada 1 Tempat Saja Memang benar seorang wanita suka bila Anda memfokuskan perhatian Anda pada klitorisnya, akan tetapi jika Anda terus melakukannya dalam waktu yang cukup lama, maka klitorisnya dapat menjadi sangat sensitif dan bahkan terasa sakit. Hal ini dikarenakan klitoris memiliki sekitar 8.000 saraf. Oleh karena itu, "campurlah" gerakan Anda dan gunakanlah lidah Anda.   2.      Mulailah Dengan Perlahan Seks oral bukanlah suatu hal yang dapat Anda lakukan dengan tergesa-gesa. Seperti halnya Anda yang ingin agar pasangan melakukan seks oral dengan perlahan, demikian juga pasangan Anda. Ia ingin menikmati setiap momennya. Anda dapat memulainya dengan mencium dan menstimulasi daerah paha dan selangkangannya sebelum akhirnya menuju pada klitorisnya.   3.      Lakukan Dengan Sederhana Saat Anda ingin melakukan seks oral, lupakanlah berbagai adegan seks yang Anda lihat pada film porno yang pernah Anda saksikan. Ingatlah bahwa pasangan Anda bukanlah artis film porno! Ia adalah seorang wanita biasa. Oleh karena itu, mulailah aksi Anda dengan hal sederhana seperti menggerakkan lidah Anda di sekitar klitorisnya sesuai dengan arah jarum jam, kemudian berlawanan arah jarum jam. Dengan demikian, Anda pun pasti akan menemukan tempat yang tepat untuk membuatnya mencapai kenikmatan! 4.      Jangan Tetapkan Tujuan Akhir Jika Anda masuk kamar dengan tujuan tertentu, misalnya ingin membuat pasangan Anda mencapai orgasme dengan melakukan seks oral, maka hal ini dapat membuat si dia kehilangan minat. Mengapa? Hal ini dikarenakan seks oral yang Anda lakukan memiliki suatu tujuan akhir, bukannya untuk kesenangannya. Selain itu, si dia mungkin akan merasa ada yang salah dengan dirinya bila Anda telah berusaha sekuat tenaga tetapi ia tetap tidak dapat mencapai orgasme. Jika Anda ingin si dia merasa nyaman, maka cobalah untuk tidak terlalu memfokuskan perhatian Anda pada tujuan akhir yang Anda inginkan. Biarkanlah si dia menikmati setiap momennya dan Anda pun akan berhasil membuatnya mencapai orgasme!   5.      Ingat Apa yang Ia Lakukan Bagi Anda Bingung apa yang harus Anda lakukan di bawah sana? Ingat-ingatlah apa saja yang ia lakukan saat melakukan "aksinya" pada Mr. P Anda. Ingatlah apa yang Anda sukai dan lakukanlah juga pada klitorisnya.   6.      Gunakan Juga Jari Tangan Anda Saat si dia mulai merasa bergairah, gunakanlah jari tangan Anda! Banyak wanita yang suka saat pasangannya memasukkan 1 atau 2 jari tangannya ke dalam vaginanya waktu mereka menstimulasi klitorisnya (mencium, menjilat, atau menghisap klitorisnya). Satu hal yang perlu Anda ingat adalah pastikan Anda telah mencuci tangan dan memotong kuku Anda sebelum memasukkan jari tangan Anda ke dalam vagina pasangan Anda, karena vagina merupakan tempat yang sangat sensitif.   7.      Jangan Tunjukkan Rasa Malas Anda Satu hal penting yang perlu Anda ingat saat Anda ingin mencoba melakukan seks oral adalah jangan tunjukkan rasa enggan atau malas Anda pada pasangan. Karena begitu si dia merasakan keengganan Anda tersebut, maka ia pun tidak lagi dapat menikmati seks oral yang Anda lakukan.   Baca Juga: Sudahkah Puas Dengan Kehidupan Seks Anda ? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: yourtango
 03 May 2021    18:00 WIB
Seks Oral Ternyata Berbahaya Lho!!!
Suatu hari, Mische Eddins, 37 tahun, seorang penyanyi professional mengalami gejala flu seperti adanya lendir di tenggorokan, nyeri tenggorokan, dan pembesaran kelenjar getah bening. Ia hanya menganggap bahwa ia mungkin terkena flu yang memang sedang musim kala itu. Akan tetapi, hingga beberapa bulan kemudian, bahkan hingga 6 bulan kemudian, pembesaran kelanjar getah bening di leher bagian kirinya tetap tidak mengecil. Ia pun memeriksakan dirinya ke seorang dokter spesialis penyakit dalam dan hanya diberikan resep antibiotika. Sayangnya, masih tidak ada perbaikan pada kelenjar getah beningnya tersebut. Ia pun mulai mengunjungi beberapa dokter lainnya dan akhirnya dianjurkan untuk  melakukan pemeriksaan PET/CT scan. Hasilnya pun sangat mengejutkan, Mische didiagnosa menderita kanker mulut stadium III, di mana sel kanker telah menyebar dari amandelnya ke kelenjar getah beningnya.   Baca juga: Berhubungan Seks Saat Tidur, Mungkinkah?   Dalam waktu beberapa jam setelah diagnosa, para dokter pun sudah menjadwalkan kapan ia harus melakukan tindakan pembedahan tonsilektomi untuk mengangkat amandelnya dan memberitahunya tentang kemoterapi dan terapi radiasi. Seorang di antaranya bahkan telah memintanya untuk menyiapkan sebuah surat wasiat. Mische pun merasa sangat terkejut. Selama hidupnya, ia telah melakukan gaya hidup sehat dengan berolahraga secara teratur, mengkonsumsi makanan organik (sebagian besar), tidak mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, dan tidak pernah merokok. Para dokternya pun merasa bingung saat berusaha mencari tahu apa sebenarnya penyebab dari kanker mulut yang dialaminya. Saat mencari jawaban inilah, salah satu dokternya menyarankan Mische untuk memeriksa adanya HPV (human papillomavirus) di dalam sel kankernya. HPV merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual yang telah lama dikenal sebagai salah satu penyebab kanker serviks (kanker leher rahim). Mische pun merasa terkejut. Hal ini dikarenakan selama 16 tahun terakhir, ia hanya berhubungan intim dengan 2 orang pria dan telah melakukan pemeriksaan pap smear secara teratur, yang hasilnya pun normal. Mengapa sekarang dokternya memintanya untuk memeriksa adanya HPV pada sel kanker di mulutnya? Dokternya pun menjelaskan bahwa HPV (HPV 16) telah ditemukan juga berhubungan dengan terjadinya kanker mulut, yang ditularkan ke dalam mulut melalui seks oral (jadi seks oral yang dianggap "lebih aman" daripada hubungan intim biasanya ternyata juga berbahaya). Dan hasilnya pun, positif. Kanker mulut yang dideritanya memang berhubungan dengan HPV. Sepuluh tahun lalu, terjadinya kanker mulut pada wanita tidak pernah didengar. Para penderita sebagian besar adalah pria, berusia lebih dari 50 tahun, seorang perokok berat, atau sering mengkonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan atau keduanya. Akan tetapi, sekarang ini, sekitar seperempat kasus kanker mulut berhubungan dengan infeksi HPV pada mulut penderita, yang 25% di antaranya terjadi pada seorang wanita, yang bahkan masih berusia 19 tahun. Sayangnya, hingga saat ini para ahli masih tidak mengetahui berapa lama HPV 16 ini berada di dalam mulut sebelum menyebabkan terjadinya kanker mulut. Lebih dari 14% kasus baru diketahui setelah penyakit memasuki stadium lanjut, apalagi kanker mulut cukup jarang terjadi pada wanita, sehingga banyak dokter tidak terpikirkan hal ini sebelumnya sehingga diagnosa pun seringkali terlambat. Selain itu, kanker mulut yang berhubungan dengan infeksi HPV juga leibh sering menyerang seseorang yang sehat, berolahraga secara teratur, dan mengkonsumsi diet sehat; yang sebenarnya tidak sesuai dengan ciri-ciri orang yang mungkin akan mengalami kanker mulut. Sebenarnya, pada sebagian besar kasus infeksi HPV, sistem kekebalan tubuh akan "membunuh" semua HPV sehingga HPV biasanya sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2 tahun. Akan tetapi, pada sejumlah kasus, HPV tidak akan menghilang dengan sendirinya dan justru menyebabkan terjadinya kanker serviks. Karena infeksi HPV seringkali tidak menimbulkan gejala apapun, maka banyak orang tidak menyadari bahwa mereka telah terinfeksi oleh HPV dan akhirnya menularkannya pada orang lain. Selain rokok dan minuman beralkohol, sekarang ini para ahli menambahkan satu hal lain yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker mulut pada seseorang yaitu bila Anda memiliki 6 atau lebih pasangan seksual. Cara terbaik untuk mencegah terjadinya kanker mulut yang berhubungan dengan infeksi HPV adalah dengan tidak berhubungan seks sama sekali (yang tentu saja agak sulit dilakukan). Selain itu, tidak berganti-ganti pasangan seksual, sering melakukan pemeriksaan HPV, dan menerima vaksin HPV juga dapat membantu mencegah terinfeksi oleh HPV. Selain wanita, para pria ternyata juga dapat mengalami kanker mulut yang berhubungan dengan infeksi HPV melalui seks oral. Kabar baiknya adalah kanker mulut sebenarnya merupakan salah satu jenis kanker yang dapat diobati bila diketahui sejak dini, terutama bila penderita bukanlah seorang perokok. Selain itu, meski belum diketahui penyebabnya, kanker mulut yang berhubungan dengan infeksi HPV menunjukkan respon yang lebih baik terhadap kemoterapi dan radiasi.   Benarkah Penggunaan Kondom Membuat Anda Terhindar Dari HPV? Memang benar bahwa salah satu cara mencegah penularan HPV adalah dengan menggunakan kondom saat berhubungan seks. Akan tetapi, karena virus ini ditularkan melalui cairan tubuh penderita (cairan mani dan air liur) dan kontak kulit (kontak antara vagina dengan kantong zakar), maka penggunaan kondom pun tidak dapat 100% melindungi Anda dari HPV.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 13 Apr 2021    20:00 WIB
Mengapa Wanita Benci Untuk Melakukan Oral Seks
Oral seks, mendengar hal yang satu ini mungkin sudah membuat Anda bergairah. Cara yang satu ini juga mampu memberikan sensasi seksual yang sangat luar biasa. Namun seringkali wanita benci untuk melakukannya. Berikut adalah alasan mengapa wanita benci memberi servis oral seks yang luar biasa ini: Anda mendorong kepalanya Saat wanita melakukan oral seks, seringkali pria mendorong-dorong kepala si wanita. Banyak wanita yang merasa terganggu dengan hal yang satu ini. Wanita adalah makhluk yang sesnitif tanyakan padanya bagaimana cara melakukan oral seks yang nyaman untuknya.  Anda tidak "memberitahu" si dia Saat Anda melakukan oral seks.  Beberapa wanita menikmati kejutan tak terduga saat sang pria melakukan ejakulasi dan saat air mani tersebut masuk kedalam tenggorokan mereka. Namun ada juga wanita yang merasa risih untuk keadaan seperti ini. Apabila Anda ingin pasangan Anda menelannya sebaiknya Anda katakan dengan sopan atau memberitahukan kepadanya sebelum Anda mengalami ejakulasi. Atau Anda bisa menyelesaikannya dibagian tubuhnya yang lain Anda tidak membalas Banyak pria berpikir mereka berhak untuk mendapatkan servis oral, namun Anda tidak mau membalasnya. Itu berarti Anda berbuat curanng  Anda mengabaikan perawatan Sebaiknya Anda merawat kemaluan Anda agar bersih, sebelum Anda menerima servis oral sebaiknya Anda mencuci terlebih dahulu senjata Anda dan mencukur bulu kemaluan  Anda terlalu lambat Untuk sang pria terkadang membutuhkan waktu 10 menit atau lebih untuk merasakan orgasme saat dilakukan servis oral. Hal ini akan membuat sang wanita merasa lelah. Sebaiknya sebelum Anda menerima servis oral sebaiknya Anda melakukan foreplay terlebih dahulu atau menyelesaikannya dengan masturbasi.  Sekarang Anda sudah tahu mengapa wanita benci untuk memberi servis oral, rubahlah cara Anda dan jangan lupa untuk memujinya terlebih dahulu.    Baca juga: Seks Oral Ternyata Berbahaya Lho!!!  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: menshealth
 07 Apr 2021    20:00 WIB
Mau Malam Pertama Lancar? Ini Loh Caranya...
Malam pertama adalah hal yang paling dinantikan setiap pasangan yang akan menikah. Saat dimana setiap pasangan dapat melakukan hubungan intim dengan halal. Namun rasa takut yang mungkin dialami seorang wanita akan rasa nyeri saat melakukan hubungan intim, kemudian rasa lelah karena sehabis acara pernikahan bisa mengganggu malam pertama yang indah dan dinantikan ini. Agar Anda bisa menghadapi malam pertama dengan baik, berikut adalah cara yang bisa Anda lakukan: 1.      Tidur Secukupnya Perasaan terlalu senang dan kesibukan mengurus acara pernikahan dapat menyita waktu dan membuat sulit tidur. Di hari pernikahan Anda dan pasangan membutuhkan tenaga lebih dalam acara pernikahan dan malam pertama. Jadi siapkan diri Anda dengan tidur yang cukup. 2.      Jaga Kesehatan Mulailah unuk menjaga kesehatan dari sekarang sampai hari "H" nanti. Jalankan pola hidup yang sehat, konsumsi makanan dengan diet seimbang dan olahraga secara teratur. Tentu Anda tidak mau kan sakit dihari yang istimewa. 3.      Jaga Kebersihan Diri Jadikan malam pertama jadi malam yang sangat spesial. Untuk Anda para calon pengantin, siapkan diri Anda dengan melakukan berbagai perawatan. Tidak harus perawatan yang mahal. Anda pun dapat melakukan perawatan di rumah. Ingat jangan sampai mulut dan badan Anda bau. Bersihkan diri, jangan lupa gunakan wangi-wangian untuk membangkitkan gairah pasangan. 4.      Siapkan mental Anda Jangan biarkan diri Anda merasa stres. Berikan diri Anda masukan positif dan meyakinkan diri sendiri bahwa bercinta pertama kalinya tidak akan begitu sakit dan semua akan baik-baik saja. Dengan begitu Anda akan lebih siap secara mental. 5.      Jangan Terburu-buru Terkadang banyak pria merasa ingin buru-buru dalam melakukan hubungan intim, namun berbeda dengan wanita. Kebanyakan wanita merasa takut untuk berhubungan seksual yang pertama kali. Agar malam pertama berjalan lancar maka para pria sebaiknya membuat wanita merasa nyaman terlebih dahulu. Jangan memaksa pasangan, karena keindahan malam pertama tidak akan bisa dinikmati oleh Kalian berdua. 6.      Bangun Suasana Romantis Wujudkan suasana yang romantis di malam pertama. Untuk para pria Anda bisa mengucapkan kata-kata romantis untuk merayu istri Anda. Untuk para wanita dapat menggunakan pakaian seksi yang akan meningkatkan mood pasangan Anda. Dengan cara ini dijamin suami akan semakin tergoda. Jangan takut untuk menggunakan lingerie seksi karena para pria saat sedang "On" tidak akan memperhatikan bentuk tubuh wanita yang mungkin kurang ideal. 7.      Foreplay Apabila Anda dan pasangan sudah merasa siap untuk beraksi, maka jangan lupa untuk melakukan foreplay. Foreplay ini berfungsi sebagai pemanasan. Dengan melakukan foreplay akan membuat Anda dan pasangan merasa lebih siap dalam melakukan hubungan seksual. Lakukan foreplay seperti ciuman, belaian, dan sentuhan. Malam pertama akan menjadi malam yang terus diingat oleh pasangan masing-masing hingga akhir hayat, maka Anda dan pasangan harus melakukan dengan penuh kesabaran. Baca juga: 10 Tips Untuk Mengatasi Nyeri Saat Berhubungan Seks   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: recipe
 10 Feb 2021    19:00 WIB
Hal-hal yang Perlu Diketahui Soal Seks Oral
Berbicara masalah seks, ada banyak yang hal yang akan Anda dapatkan. Mulai dari cara sampai manfaat bisa Anda bahas. Hubungan intim adalah hal yang penting dalam hubungan suami istri karena dapat membuat hubungan Anda dan pasangan semakin romantis. Selain hal itu ternyata ada banyak fakta mengejutkan mengenai masalah seks, terutama mengenai seks oral dan apa yang akan terjadi pada tubuh manusia 1.  Pria akan memberikan seks oral sebanyak yang mereka dapatkan, terutama untuk pria yang lebih tua. Bertolak belakang dengan kepercayaan orang pada umumnya, pria terutama yang berusia lebih tua akan memberikan seks oral kepada wanita sama seperti wanita melakukan seks oral pada pria. Pada penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 dan dipublikasikan dalam The Journal of Sexual Medicine ditemukan hanya sekitar 55% pria pada saat berusia 20-24 tahun yang mengaku memberikan seks oral kepada pasangannya sekitar 75%. Pada saat berusia 30-39 tahun, sekitar 69% para pria ini mengaku memberikan seks oral pada pasangannya sekitar 59%. Berdasarkan pola ini menyimpulkan bahwa dengan bertambahnya usia, maka seorang pria mengharapkan adanya timbal balik saat memberikan seks oral. Dia akan melakukannya apabila pasangannya juga melakukan seks oral untuknya. 2. Wanita yang memberikan seks oral untuk pasangannya akan menurunkan risiko mengalami preeklampsia Wanita yang sedanng hamil dan memberikan seks oral untuk pasangannya akan lebih mudah terhindar mengalami preeklampsia. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan daya tahan tubuh yang didapat dari penyerapan sperma melalui saluran pencernaan. Preeklampsia adalah salah satu masalah medis saat hamil yang memiliki gejala tekanan darah tinggi, bengkak dan protein dalam urin. 3. Menelan sperma selama seks oral dapat meringankan morning sickness Biasanya, saat awal kehamilan para ibu hamil akan mengalami mual muntah yang disebut morning sickness. Untuk membantu meredakan rasa mual dan ingin muntah yang Anda rasakan, Anda bisa mencoba satu sendok teh jahe atau daun mint. Namun ada cara unik untuk membantu mengatasi morning sickness yaitu dengan menelan sperma. Tubuh wanita pada saat menerima sperma dari pasangannya maka akan merangsang saluran pencernaan dan akan timbul rasa mual, namun setelahnya tubuh wanita akan mulai terbiasa dan akan meredakan morning sickness yang dirasakan. 4. Menelan sperma dapat menurunkan risiko mengalami depresi Menelan sperma dapat membantu memperbaiki suasana hati dan meringankan stres. Cairan sperma mengandung antidepresan dan akan membantu mengatasi depresi yang dirasakan wanita saat memberikan seks oral. 5. Seks oral bisa menyebabkan kanker Untuk seseorang yang melakukan hubungan seksual dengan bergonta-ganti partner, maka bisa mengalami ini. Ada hubungan antara kanker orofaring dengan HPV, The Journal of Clinical Oncology mengatakan adanya hubungan antara kanker orofaring dengan HPV (human papillomavirus) mulai dari 16%-72% dari tahun 1980 sampai awal tahun 2000an. Penyakit menular seksual dapat menyebabkan seseorang mengalami kutil kelamin dengan atau tanpa gejala. Dan bila tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kanker leher rahim, anus, penis, vagina dan beberapa jenis kanker lainnya. 6. Seks oral dapat menyebabkan penyakit menular seksual Penularan penyakit menular seksual paling sering adalah melalui vagina dan seks anal, namun seks oral yang dilakukan dengan tidak aman juga dapat meningkatkan risiko terjadinya HPV, gonorrhea, sifilis, herpes, and hepatitis B. Risiko penyakit menular seksual akan meningkat bila melakukan hubungan seksual dengan bergonta-ganti partner, Seks oral akan memberikan manfaat yang baik, bila Anda melakukan hanya dengan pasangan dan pasangan Anda terbebas dari penyakit menular seksual. Namun seks oral dapat memberikan banyak penyakit bila Anda sering bergonta-ganti partner saat melakukan hubungan seksual. Maka berhati-hatilah. Sumber: medicaldaily
 05 Feb 2021    13:00 WIB
Pakai Behel Ingin Seks Oral? Ini Tips Amannya!
Melakukan seks oral bisa menjadi alternatif seks yang menyenangkan. Tapi, gimana ya cara aman jika wanitanya memakai behel? Simak tips aman seks oral berikut ini. Pakai behel saat seks oral dapat mengundang sejumlah risiko bahaya. Mulai dari melukai penis pasangan hingga penularan penyakit melalui mulut seperti yang diungkap Dr. Nigel Carter dari British Dental Health Foundation. Ia mengatakan, jika Anda pakai kondom saat seks oral, ada risiko kondom bisa sobek karena terkoyak besi kawat sehingga akhirnya bocor. Apabila prianya positif memiliki penyakit kelamin, air mani yang bocor dari kondom sobek bisa menyebarkan penyakit pada pasangan wanita. Terlebih pemakai behel biasanya memiliki luka sariawan di gusi atau bibirnya yang bisa menjadi tempat masuk kuman penyebab penyakit kelamin. Bagaimana caranya agar aman? Jika Anda pakai behel saat seks oral, pastikan Anda melakukannya dengan hati-hati. Lakukan dengan lembut dan perlahan. Begini mulainya: Katupkan bibir ke dalam hingga menutupi barisan gigi untuk menghindari insiden penis tergigit secara tidak sengaja. Jangan terlalu cepat memasukkan penis ke dalam mulut untuk memastikan tidak melukai kulit penis dan tidak ada rambut kemaluan yang tersangkut di behel. Jangan pula terlalu dalam memasukkan penis terlalu dalam sampai tersedak (deepthroating). Ini juga dapat merisikokan penis tergores oleh kawat besi behel. Dr. Nigel Carter juga menyarankan untuk tidak memasukkan penis sampai ke dalam tenggorokan. Ia menganjurkan untuk mengulum dan memainkan penis sampai di rongga tengah mulut saja untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan. Selain itu, kulit dan rambut kemaluan penis yang secara tidak sadar tersangkut di behel bisa bikin gigi kotor karena kuman yang terbawa di dalam rambut atau kulit penis. Perhatikan ini! Lihat dan perhatikan luka atau kotoran sekecil apapun. Tubuh pasangan seks yang terlihat sehat dan bugar bukan jaminan alat vitalnya juga sehat dan bersih. Untuk pria dan wanita, sebelum melakukan seks oral baiknya lihat dulu secara jelas, apakah ada luka atau cairan anbormal selain sperma yang terdapat pada penis atau bibir masing-masing. Sikat gigi dan kumur cairan antiseptik. Setelah selesai oral seks, baiknya Anda dan pasangan segera membersihkan mulut dengan menggosok gigi dan berkumur dengan obat kumur antiseptik untuk membunuh bakteri. Penting juga untuk perhatikan kondisi kesehatan Anda apakah bermasalah atau tidak setelah melakukan seks oral, dan jangan lupa untuk selalu berkonsultasi ke dokter perihal kesehatan Anda. Sumber: Okezone
 29 Jan 2021    17:00 WIB
4 Alasan Mengapa Wanita Tidak Suka Melakukan Seks Oral
1.      Anda Terlalu Memaksa Menurut seorang ahli, salah satu hal yang paling sering dikeluhkan oleh para wanita saat melakukan seks oral adalah sang pria selalu mendorong kepalanya saat ia sedang melakukan seks oral.Apapun penyebab Anda melakukan hal tersebut, sebagian besar wanita tidak menyukai tindakan Anda tersebut. Akan lebih baik bila Anda memuji betapa cantik dan hebatnya dia saat melakukan seks oral. 2.      Anda Tidak Memberitahunya Saat Akan Ejakulasi Walaupun beberapa orang wanita tidak merasa keberatan Anda mengeluarkan sperma di dalam mulutnya, akan tetapi sejumlah besar wanita lainnya tidak menyukai kejutan kecil tersebut. Akan lebih baik bila Anda bertanya padanya terlebih dahulu apakah Anda boleh melakukan hal tersebut. 3.      Anda Tidak Menjaga Kebersihan di Daerah Kemaluan Bila Anda ingin si dia melakukan seks oral untuk Anda, akan lebih baik bila Anda membersihkan daerah kemaluan Anda terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan rambut kemaluan dapat "memerangkap" bau tidak sedap. Bau tidak sedap pada daerah kemaluan Anda tentu saja akan membuat siapapun enggan melakukan seks oral bagi Anda, baik pria maupun wanita. 4.      Anda Memerlukan Waktu yang Lama Untuk Mencapai Orgasme Jika Anda memerlukan waktu selama 10 menit atau lebih untuk mencapai orgasme melalui seks oral, maka pasangan Anda mungkin akan merasa enggan melakukan seks oral bagi Anda. Oleh karena itu, lakukanlah lebih banyak pemanasan sebelum meminta pasangan Anda melakukan seks oral bagi Anda. Hal ini dapat membantu Anda mencapai orgasme dengan lebih cepat. Sumber: womenshealthmag
 18 Jan 2021    13:00 WIB
Puaskan Wanita dengan Tiga Teknik Seks Oral
Di zaman sekarang ini, seks oral bukanlah suatu hal yang hanya dapat dinikmati oleh para kaum Adam saja. Sekarang ini, para wanita pun telah dapat menikmatinya. Bila sang pria dapat melakukannya dengan cara yang tepat, maka seorang wanita pun pasti akan dapat mencapai klimaksnya alias orgasme. Di bawah ini, Anda dapat melihat 3 teknik seks oral yang pasti dapat membuat si dia bertekuk lutut! REVERSE HUG Teknik seks oral yang satu ini sayangnya hanya dapat dilakukan oleh pasangan yang memiliki bentuk tubuh ramping. Cara melakukannya adalah tidurlah terlentang (sang pria), kemudian mintalah pasangan Anda untuk tidur di terlentang di atas Anda, dengan posisi kepala dan pundak pada tempat tidur, sementara punggung pada dada dan perut Anda. Setelah itu, sanggalah kepala pasangan Anda sehingga lehernya tidak terlalu pegal, kemudian peluklah perutnya dan arahkan wajah Anda ke Miss V pasangan Anda dan lakukanlah aksi Anda. DOGGY GREET Teknik seks oral yang satu ini sebenarnya merupakan kombinasi antara seks oral dan doggy style. Untuk melakukannya, awalilah aksi Anda dengan melakukan hubungan seks dengan posisi doggy style, kemudian saat pasangan tampak hampir mencapai orgasme, keluarkanlah Mr. P Anda kemudian lanjutkan dengan seks oral di daerah klitorisnya hingga pasangan Anda mencapai orgasme. Lakukanlah gerakan ini berulang kali (antara penetrasi penis dan seks oral) dan pasangan Anda pun akan mencapai orgasme berulang kali. UNDER THE SINK Untuk melakukan teknik seks oral yang satu ini, mintalah pasangan Anda untuk berjongkok pada salah satu sisi ranjang Anda, kemudian baringkanlah tubuh Anda (posisi terlentang), dengan posisi kepala Anda tepat di bawah Miss V pasangan, kemudian lakukanlah aksi Anda. Pada posisi ini, pasangan Anda dapat dengan bebas mengatur posisi tubuhnya sehingga ia pun dapat memperoleh kenikmatan yang diinginkannya. Baca juga: 10 Posisi Seks Terbaik Untuk Menstimulasi Klitoris Sumber: sheknows