Your browser does not support JavaScript!
 31 Oct 2014    16:00 WIB
Olahraga Ternyata Dapat Meningkatkan Daya Ingat, Benarkah?
Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa melakukan olahraga angkat beban setelah Anda belajar dapat membantu Anda mengingat apa yang telah Anda pelajari dengan lebih baik.  Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 46 orang dewasa muda, yang rata-rata berusia 20 tahun. Para peneliti meminta para peserta penelitian ini untuk mengamati sekitar 90 buah foto pada layar komputer. Para peneliti tidak meminta para peserta untuk mengingat foto tersebut. Para peneliti kemudian meminta para peserta ini untuk duduk pada sebuah alat angkat beban kaki (leg-extension machine). Sekitar setengah peserta penelitian melakukan sekitar 50 kali gerakan dengan usaha maksimal selama sekitar 20 menit. Sementara itu sisanya hanya duduk pada alat tersebut dan membiarkan para peneliti yang menggerakkan kaki mereka.  Selain itu, para peneliti juga mengamati bagaimana tekanan darah, denyut jantung, dan air liur para peserta penelitian untuk mengamati berbagai zat kimia yang berhubungan dengan stress. Dua hari kemudian, semua peserta penelitian diminta untuk datang kembali ke laboratorium dan diminta untuk mencari 90 buah foto yang telah mereka lihat 2 hari sebelumnya di antara 180 buah foto. Para peneliti menemukan bahwa para peserta yang tidak melakukan olahraga angkat beban hanya mengingat sekitar 50% foto, sedangkan para peserta yang melakukan olahraga angkat beban tanpa bantuan peneliti dapat mengingat foto 10% lebih banyak dibandingkan dengan peserta penelitian lainnya. Selain penelitian ini, masih terdapat beberapa penelitian lainnya yang meneliti hubungan antara kesehatan tubuh dengan kemampuan daya ingat yang lebih baik. Sebuah penelitian di Brazilia menemukan bahwa berolahraga angkat beban selama 6 bulan dapat meningkatkan fungsi otak, baik daya ingat jangka pendek maupun daya ingat jangka panjang. Sebuah penelitian lainnya juga menemukan bahwa seorang dewasa muda yang melakukan olahraga aerobik dapat memperoleh nilai yang lebih baik pada ujian daya ingat dibandingkan dengan orang yang tidak berolahraga. Mengapa olahraga berhubungan dengan daya ingat? Para peneliti menduga hal ini dikarenakan seseorang akan lebih mengingat berbagai hal terjadi bila mengalami stress akut, misalnya dengan melakukan olahraga angkat beban. Selain olahraga angkat beban; push up, squat, dan latihan pernapasan juga dapat membantu meningkatkan daya ingat.     Sumber: womenshealthmag
 14 Aug 2014    14:00 WIB
Sudah Olahraga Tetapi Berat Badan Tidak Turun Juga? Anda Mungkin Melakukan Kesalahan Ini!
1. Tidak Cukup Berusaha Jika Anda tidak pernah berolahraga sebelumnya dan secara keseluruhan tidak aktif, maka berolahraga dapat benar-benar membuat suatu perbedaan. Akan tetapi, jika Anda telah sering berolahraga, maka tubuh Anda akan menjadi terbiasa sehingga olahraga yang Anda lakukan tampaknya tidak membantu proses penurunan berat badan Anda. Hal ini bukan berarti Anda harus berhenti melakukan olahraga yang telah Anda lakukan saat ini, Anda hanya harus berusaha lebih lagi. Lakukanlah olahraga lainnya yang berbeda dari rutinitas olahraga Anda. Selain itu, Anda juga dapat menambahkan intensitas atau lama olahraga sehingga tubuh Anda pun harus berusaha kembali dan membakar lebih banyak kalori. 2. Tidak Teratur Berolahraga Tidak berolahraga secara teratur dapat membuat usaha Anda menjadi sia-sia karena tubuh Anda tidak cukup tertantang untuk berusaha lebih keras dan membakar lebih banyak kalori. Jika Anda tidak mempunyai banyak waktu untuk berolahraga karena berbagai kesibukan Anda, Anda dapat menyisihkan setidaknya 30 menit setiap harinya untuk berolahraga. Berjalan kaki pun dapat menjadi salah satu pilihan olahraga bila Anda tidak dapat pergi ke gym atau melakukan olahraga lainnya karena terlalu sibuk. 3. Terlalu Banyak Melakukan Aerobik Terlalu banyak melakukan olahraga aerobik justru dapat membuat usaha Anda untuk menurunkan berat badan menjadi sia-sia. Bila Anda terlalu lama berolahraga aerobik, maka tubuh Anda akan melepaskan hormon stress yaitu kortisol. Hal ini dapat membuat tubuh Anda merasa stress. Rasa stress ini biasanya dapat dikurangi dengan mengkonsumsi karbohidrat. Hal ini dapat membuat Anda mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat dan meningkatkan berat badan. Selain itu, hormon stress juga cenderung meningkatkan penyimpanan lemak, terutama di daerah perut. Tidak hanya olahraga dengan intensitas sedang yang dilakukan dalam waktu lama yang dapat membantu membakar kelebihan kalori Anda. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa olahraga dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat juga dapat meningkatkan laju metabolisme. 4. Makan Makanan Tinggi Kalori Setelah Berolahraga Hal yang satu ini merupakah kesalahan yang paling sering terjadi pada orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan dengan berolahraga yaitu mengkonsumsi makanan tinggi kalori setelah berolahraga sebagai hadiah karena Anda telah berolahraga hari ini. Anda memang memerlukan karbohidrat setelah berolahraga untuk membantu menyeimbangkan kadar hormon stress, terutama bila sebagian besar olahraga Anda terdiri dari aerobik. Akan tetapi mengkonsumsi terlalu banyak gula dan makanan tinggi kalori justru dapat membuat berat badan Anda meningkat. 5. Tidak Berdiet Walaupun Anda telah berolahraga, Anda juga tetap harus membatasi apa yang Anda makan dan berapa jumlahnya. Berolahraga tidak dapat membantu Anda menurunkan berat badan bila Anda tidak berdiet juga. Apa yang Anda kapan dan kapan Anda makan turut berperan penting dalam proses penurunan berat badan Anda. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, kombinasikan olahraga Anda dengan diet sehat dan seimbang yang memang dikhususkan untuk menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan diet merupakan faktor penting dalam proses penurunan berat badan. Bagaimana diet Anda tentunya tergantung pada seberapa banyak berat badan yang ingin Anda kurangi. Akan tetapi, pastikan Anda juga tidak mengkonsumsi terlalu sedikit kalori jika Anda juga berolahraga karena hal ini dapat mengganggu keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan. 6. Berat Badan Tidak Berkurang Tetapi Ukuran Baju Berubah Anda mungkin merasa bingung mengapa berat badan Anda tidak turun tetapi pakaian Anda terasa lebih longgar. Hal ini dikarenakan otot lebih berat daripada lemak. Jadi Anda mungkin tidak mengalami penurunan berat badan akan tetapi pakaian Anda terasa lebih nyaman dipakai. Hal ini terjadi karena massa otot Anda bertambah dan massa lemak Anda berkurang. 7. Baru Mulai Berolahraga Sebelum mulai mempertanyakan mengapa dengan berolahraga berat badan Anda tidak juga turun, Anda harus mengingat terlebih dahulu berapa lama Anda telah mulai berolahraga secara teratur. Jangan mengharapkan berat badan Anda akan langsung turun setelah berolahraga selama 1-2 minggu. Diperlukan waktu sekitar 2-4 minggu di mana olahraga mulai menunjukkan hasilnya. Selain itu, terdapat berbagai hal lainnya yang dapat mempengaruhi proses penurunan berat badan Anda seperti apakah Anda menderita obesitas dan apakah Anda telah terbiasa berolahraga sebelumnya. Bersabarlah dan Anda pun akan melihat hasil kerja keras Anda. 8. Menderita Gangguan Kesehatan Tertentu Jika Anda telah melakukan semuanya dengan benar (diet dan olahraga teratur), tetapi berat badan Anda tidak juga turun, dianjurkan agar Anda berkonsultasi dengan dokter Anda. Terdapat beberapa gangguan kesehatan yang dapat mempengaruhi berat badan Anda seperti gangguan kelenjar tiroid dan gangguan keseimbangan hormonal (menopause). Selain itu, kesulitan penurunan berat badan ini juga dapat disebabkan oleh obat-obatan tertentu, kekurangan vitamin tertentu, dehidrasi yang membuat tubuh menahan lebih banyak cairan, atau berbagai gangguan lainnya. Sumber: caloriesecrets
 26 Jul 2014    13:00 WIB
Tips Untuk Anda Yang Punya Masalah Nyeri Punggung
Hampir semua orang pernah mengalami nyeri punggung. Hal ini selain dapat menggangggu aktivitas sehari-hari juga akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Ada berbagai cara untuk menghindari masalah yang satu ini: Dimulai dengan melakukan kebiasaan baik. Stop merokok, menjaga berat badan ideal, makan makanan yang sehat dan olahraga. Postur tubuh yang baik, olahraga yang melatih keseimbangan, kekuatan dan fleksibel dapat membantu menguatkan punggung Anda.  Pertahankan postur tubuh yang baik Pertahankan postur tubuh yang baik, duduk dengan tegak, hindari membungkuk dan jangan duduk lebih dari 30 menit. Penting juga memberi penyangga pada punggung Anda disaat Anda duduk dan tidur. Duduk dengan lutut sedikit menekuk dan lebih tinggi dari pinggul Anda. Ketika di tempat tidur Anda boleh menggunakan bantal jika perlu untuk menyangga punggung Anda. Olahraga rutin akan sangat membantu  Saat Anda berolahraga, Anda boleh melakukan sit-up dan ektensi bagian punggung Anda menggunakan bola yang ada di pusat kebugaran. Saat Anda berolahraga pastikan bermanfaat untuk otot atas dan bawah punggung Anda. Selain itu olahraga juga membantu mempertahankan kelenturan punggung Anda. Apabila Anda tidak mampu melakukan hal tersebut. Berjalan menjadi pilihan yang tepat untuk kesehatan punggung Anda Jangan memutar tubuh Anda saat Anda membawa barang. Putarlah tubuh Anda dan usahakan pinggul dan bahu menghadap ke arah yang sama. Jika Anda melakukan pekerjaan seperti berkebun yang melakukan banyak aktivitas membungkuk, sering-seringlah beristirahat dan regangkan punggung Anda ketika berdiri.  Jangan abaikan rasa sakit Apabila Anda merasakan nyeri pada punggung Anda, hentikan aktivitas Anda, istirahat dan konsultasi dengan dokter. Mengabaikan rasa nyeri akan menimbulkan komplikasi nantinya. Dengan mengikuti tips diatas diharapkan Anda dapat kembali bergerak dengan mudah dan bebas nyeri. Sumber: health24