Your browser does not support JavaScript!
 09 Jun 2020    18:00 WIB
Tips Untuk Vagina yang Sehat dan Kencang
Vagina adalah organ yang sangat sensitif dan memerlukan perawatan ekstra. Vagina dapat kehilangan elastisitasnya dan juga timbul bau yang tidak sedap. Tetapi dengan kebiasaan yang baik dan beberapa tips akan mecegah terjadinya masalah pada vagina. Latihan untuk mengencangkan vaginaolahraga, dan lebih spesifik lagi latihan kegel dapat membantu membuat vagina lebih kencang. Latihan kegel tidak hanya meningkatkan kekuatan otot pelvis, tetapi juga dapat mencegah terjadinya hernia dan inkonsinensia urin. Lakukan latihan kegel dengan mengkontraksikan otot-otot paggul Anda, yang biasanya Anda gunakan saat menahan buang air kecil. Tetapi jangan libatkan kaki, otot perut atau otot bokong. Setelah Anda menemukan otot pelvis, tahan kontraksi selama Anda mampu dan lepaskan, kemudian ulang lagi. Atau kontraksikan otot panggul dan hitung sampai lima dan lepaskan. Anda bisa melakukan ini tiga kali sehari. Direkomendasikan untuk melakukan latihan ini 50 kali setiap harinya. Metode alternatif untuk mengencangkan vagina•  Bedah plastik direkomendasikan untuk wanita yang sudah memiliki anak atau wanita yang sudah berumur•  Terdapat gel atau obat yang dapat digunakan untuk mengencangkan vagina, tetapi pastikan penggunaannya dibawah pengawasan dokter. Pembersih vagina untuk kesehatan vaginaSelama masa menstruasi. Sangat disarankan untuk mencuci area feminim Anda agar mencegah bau yang disebabkan menstruasi. Juga gantilah pembalut atau tampon lebih sering untuk menghindari perkembangan bakteri di vagina Hindari penggunaan sabun yang keras untuk membersihkan area sensitif Anda. Sabun dan body wash mengandung pH yang lebih tinggi sehingga dapat mematikan bakteri baik yang hidup di daerah feminim Anda. untuk mempertahankan kesehatan vagina Anda, gunakan pembersih khusus untuk vagina jika diperlukan, atau membersihkan dengan air mengalir juga sudah cukup. Salah satu langkah yang bisa Anda lakukan untuk mempertahankan kesehatan area sensitif Anda adalah dengan memendekkan rambut disekitar vagina karena jika dibiarkan akan membuat kelembaban berkurang dan bakteri tumbuh subur hingga menyebabkan infeksi. Selain itu akan menyebabkan bau yang tidak sedap. Saat udara lembab atau saat musim hujan, gunakanlah pakaian dalam berbahan katun sehingga kulit Anda bisa bernafas dengan baik dan sirkulasi juga baik. Jangan lupa untuk mengganti pakaian dalam Anda dengan teratur untuk mencegah munculnya bakteri. Pakaian dalam yang lembab akan membuat bakteri tumbuh dengan subur.Sumber: healthmeup
 03 Jun 2020    08:00 WIB
Mengapa Peregangan Sangat Penting?
Setiap pelatih yang baik pasti akan menekankan pentingnya melakukan peregangan sebelum dan sesudah berolahraga. Tetapi sering kali karena tidak ada waktu kita melewati proses peregangan. Terkadang kita juga tidak peduli tentang pentingnya melakukan peregangan. Jadi seberapa pentingkah peregangan berimbas pada olahraga dan tubuh Anda? Apa yang terjadi saat Anda melewatkan proses peregangan? Sebagai gambaran ideal, Anda harus melakukan peregangan sebelum melakukan pemanasan, disela-sela latihan dan setelah Anda selesai melakukan olahraga. Fleksibilitas penuh sangat diperlukan saat melakukan olahraga apapun. Sayangnya beberapa orang hanya melakukan peregangan terhadap beberapa otot, beberapa lainnya bahkan melewati proses peregangan dengan alasan tidak punya waktu. Padahal dengan melewati peregangan, mereka dapat mencederai diri sendiri. Selain mencederai diri sendiri, olahragawan yang tidak melakukan peregangan juga akan membuat pergerakan ototnya terbatas dan menyebabkan kram otot dan kaku sendi.   Berikut merupakan keuntungan melakukan peregangan secara teratur:•    Membuat otot lebih lentur dan memanjang. Otot yang lentur akan memberikan daya jangkau yang lebih luas dan gerakan yang lebih luwes.•    Otot Anda tidak akan merasa nyeri setelah melakukan olahraga•    Mengurangi stress otot dan kekakuan otot•    Mengurangi resiko cedera•    Membuat tubuh terasa lebih nyaman.   Saat Anda bertambah tua, peregangan akan semakin penting untuk Anda lakukan. Tetapi jika Anda masih berada di usia 20-an, peregangan tetap sangat penting untuk Anda karena akan membuat Anda tetap memiliki postur yang terjaga walaupun sudah tua. Sumber: healthmeup
 01 Jun 2020    08:00 WIB
Olahraga yang Dihindari Saat Hamil
Olahraga selama hamil memiliki berbagai manfaat yang dapat membantu anda melalui kehamilan anda, seperti membuat tidur anda lebih nyenyak, membuat anda lebih bertenaga, meningkatkan stamina anda, dan memperbaiki mood anda. Berbagai jenis olahraga yang dapat anda lakukan selama kehamilan adalah berjalan atau berenang. Akan tetapi, juga terdapat beberapa jenis olahraga yang harus anda hindari selama hamil. Tanyakanlah pada dokter atau bidan anda mengenai jenis olahraga apa yang boleh dan tidak boleh anda lakukan serta berapa lama anda boleh berolahraga setiap harinya.   1.      Olahraga yang Bertujuan Untuk Menurunkan Berat Badan Tergantung pada berat badan anda sebelum hamil, anda dapat mengalami peningkatan berat badan hingga 12.5-17.5 kg. Hal ini mungkin sulit diterima, baik secara emosional maupun fisik, akan tetapi tunggulah hingga anda melahirkan sebelum mulai menurunkan berat badan anda kembali. Bila anda mengkonsumsi diet sehat, maka penambahan berat badan merupakan salah satu tanda bahwa bayi anda sedang bertumbuh di dalam rahim anda.   2.      Olahraga Tim Berbagai jenis olahraga yang dilakukan bersama-sama dalam suatu tim, seperti basket, bola, atau hoki sebaiknya dihindari saat anda hamil, karena tingginya kemungkinan perut anda terpukul. Berhentilah melakukan berbagai jenis olahraga tersebut setelah trimester pertama kehamilan anda, saat perut anda telah mulai membesar.   3.      Olahraga yang Berbahaya Hindarilah berbagai olahraga yang membutuhkan keseimbangan, seperti ski atau menunggang kuda. Kegiatan ini memiliki resiko yang lebih tinggi daripada manfaatnya. Bahkan bersepeda juga dapat berbahaya bila anda tidak dapat menjaga keseimbangan anda akibat perut anda yang telah membesar.   4.      Olahraga Berlebihan Hindarilah olahraga secara berlebihan selama anda hamil, hal ini dapat mengurangi aliran darah ke dalam rahim anda. Bila anda tidak dapat menyanyikan satu kali lagu ulang tahun tanpa kehabisan napas, maka berarti anda telah berolahraga secara berlebihan.   5.      Olahraga Berat Selama kehamilan, persendian anda akan menjadi lebih renggang, yang membuat anda lebih mudah mengalami cedera. Hindarilah berbagai olahraga berat seperti aerobic atau kickboxing.   6.      Berolahraga Saat Cuaca Panas Hindarilah berolahraga di luar ruangan saat cuaca panas. Berolahraga di dalam ruangan yang memiliki pendingin ruangan. Jangan lupa untuk mengkonsumsi banyak air putih saat berolahraga selama kehamilan.   7.      Olahraga yang Membuat Anda Berbaring Terlentang Anda masih diperbolehkan untuk berbaring terlentang selama beberapa menit saat perut anda telah mulai membesar. Satu hal yang perlu anda ingat adalah seiring dengan semakin membesarnya rahim anda, berbaring terlentang dapat memutus aliran darah ke kaki anda dan juga bayi anda. Hindarilah yoga atau berbagai aktivitas lainnya yang membuat anda harus berbaring terlentang dalam wakut lama.   8.      Olahraga Pada Ketinggian Tertentu Jika anda berada di pegunungan dan sedang hamil, maka anda sebaiknya berolahraga pada ketinggian kurang dari 1.829 m. Segera hubungi dokter atau bidan anda dan berhenti berolahraga bila anda mengalami berbagai gejala di bawah ini, yaitu: Nyeri kepala Mual Muntah Merasa lelah Pusing Sesak napas   9.      Menyelam Hindarilah scuba atau menyelam karena perubahan tekanan dapat membahayakan bayi anda.   Tips Berolahraga Selama Hamil Bila olahraga favorit anda termasuk dalam berbagai daftar di atas, maka anda mungkin masih dapat melakukannya dengan beberapa modifikasi di bawah ini, yaitu: Kurangi intensitas olahraga anda. Bila biasanya anda berlari pagi maka ubahlah menjadi jalan cepat di pagi hari atau bila anda biasa mengikuti kelas yoga, gantilah dengan mengikuti kelas yoga khusus ibu hamil Kurangi lama berolahraga. Seiring dengan perkembangan kehamilan anda, anda akan merasa lebih cepat lelah. Simpanlah tenaga anda dengan cara mengurangi waktu olahraga anda. Jika biasanya anda dapat berjalan tanpa henti selama 30 menit, tetapi sekarang merasa lelah dan tidak dapat melakukannya, ubahlah menjadi berjalan selama 10 menit beberapa kali sehari Kurangi beban yang anda gunakan dan ulangi gerakan tersebut lebih banyak dengan beban yang lebih ringan, dengan demikian otot anda tetap kuat dan tidak melukai persendian anda Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai jenis olahraga yang boleh anda lakukan dan berapa lama anda boleh melakukannya setiap hari sebelum memulai berolahraga.   Sumber: webmd
 31 May 2020    08:00 WIB
Ada Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Olahraga Yaitu Pernapasan, Mengapa?
Olahraga adalah hal penting untuk menjaga kesehatan tubuh Anda. Tapi saat Anda berolahraga ada hal yang perlu Anda perhatikan yaitu cara Anda bernapas. Mengapa pernapasan dalam olahraga ada hal yang penting? Karena teknik pernapasan yang tepat dapat membantu menjaga fungsi tubuh Anda dan mendapatkan manfaat dari olahraga.   Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda harus fokus pada pernapasan saat berolahraga: 1.      Membantu otot bekerja lebih efisien Hanya pernapasan yang tepat dapat memastikan bahwa otot Anda mendapatkan oksigen yang dibutuhkan agar memberikan energi dan kekuatan untuk membantu Anda dalam melakukan aktivitas fisik. Pernapasan yang baik membantu dalam membuat otot-otot Anda menjadi lebih efisien sehingga mereka dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, mereka yang bernapas dengan sempurna, dapat menjalani olahraga dengan lebih baik dibanding mereka yang melakukan teknik pernapasan yang tidak benar. 2.      Menghasilkan lebih banyak oksigen Saat melakukan aktivitas berat, Anda mungkin perlu untuk bernapas dalam dari mulut Anda. Hal ini berguna untuk memasok lebih banyak oksigen ke tubuh. Suplai oksigen melalui hidung mungkin tidak cukup untuk otot Anda. Perlu diingat bahwa semakin berat aktivitas olahraga Anda, semakin besar suplai oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh. Pernapasan yang berirama juga membantu memberikan lebih banyak oksigen juga. 3.      Membantu menjaga ritme pernapasan Anda Hal ini penting untuk menjaga ritme pernapasan Anda saat berolahraga. Misalnya, mereka yang menjalankan ritme 3: 2 atau 2: 1 perbandingan menghirup dan menghembuskan napas. Dengan cara ini Anda akan menghirup lebih banyak oksigen dan kemudian mendorong keluar semua karbon dioksida. Anda juga harus berlatih pernafasan perut yang memungkinkan Anda menarik lebih banyak oksigen ke dalam tubuh. 4.      Membantu menurunkan detak jantung Anda Pernapasan berirama juga membantu menurunkan detak jantung Anda. Sehingga tidak membuat jantung Anda bekerja terlalu berat. Asupan oksigen yang tepat dengan pernapasan yang tepat membantu membakar lemak tubuh Anda lebih cepat. Sehingga membantu dalam penurunan berat badan, terutama ketika Anda minum dalam jumlah air yang tepat. 5.      Membantu menghindari kelelahan Jika otot kekurangan oksigen, maka Anda akan sulit menyelesaikan olahraga Anda. Asupan oksigen yang tidak kuat ke otak dan otot-otot akan mengarah ke kelelahan. Untuk meningkatkan stamina, penting untuk menghirup oksigen yang cukup melalui napas panjang. Semua alasan diatas adalah alasan mengapa teknik pernapasan yang tepat adalah hal yang penting saat olahraga. Jadi mulai sekarang terapkan cara ini agar olahraga Anda menjadi lebih lancar dan bermanfaat.   Baca juga: Dahsyatnya Olah raga   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: webmd
 26 May 2020    16:00 WIB
Badan Sakit Setelah Olahraga? Atasi Dengan Tips Berikut
Nyeri otot yang semakin lama semakin memburuk dalam 24-48 jam setelah suatu aktivitas fisik disebut dengan delayed onset muscle soreness (DOMS). Nyeri otot terjadi karena adanya robekan mikroskopis pada serat-serat otot. Nyeri otot ini biasanya merupakan salah satu cara otot Anda untuk beradaptasi dengan perubahan aktivitas fisik Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat 8 cara untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman yang Anda rasakan.   Gerakkan Tubuh Anda Saat tubuh Anda terasa nyeri, hal terakhir yang ingin Anda lakukan adalah bergerak lebih banyak. Akan tetapi, berjlaan kaki dan menggerakkan tubuh Anda justru dapat membantu meredakan nyeri otot yang Anda rasakan. Dengan bergerak, otot Anda akan menjadi lebih rileks dan tidak terlalu kaku. Selain itu, bergerak juga akan meningkatkan aliran darah dan oksigen ke bagian otot yang sakit dan mempercepat pemecahan asam laktat, suatu produk sisa yang membuat otot terasa nyeri saat tubuh Anda kelelahan.   Pemanasan Saat Anda akan berolahraga, pastikan Anda selalu memulainya dengan melakukan pemanasan. Selain dapat membantu membuat otot Anda lebih "siap" saat berolahraga, pemanasan juga dapat mencegah terjadinya cedera.   Peregangan Setelah pemanasan, jangan lupa untuk melakukan peregangan juga. Lakukan pada setiap otot tubuh Anda selama setidaknya 20-30 detik.   Baca juga: 4 Cara Membakar Kalori Tanpa Perlu Pergi ke Tempat Fitness   Pijat Salah satu cara paling mahal untuk mengatasi nyeri otot adalah dengan memijat otot Anda yang nyeri.   Berendam di Air Dingin Saat otot Anda terasa nyeri atau saat kaki Anda terasa sangat lelah, berendam dengan air dingin selama 10 menit dapat sangat membantu. Hal ini dikarenakan air dingin akan meningkatkan sirkulasi darah dan memiliki efek anti radang yang dapat mempercepat penyembuhan.   Mandi Air Hangat Jika Anda tidak tahan dingin, maka mandi dengan air hangat mungkin lebih cocok bagi Anda. Alirkalah air hangat ke otot-otot yang terasa nyeri selama 2 menit, kemudian segera ganti ke air dingin dan biarkan selama 30 detik. Ulangi hal ini sebanyak 5 kali. Tujuan penggantian air panas dan dingin ini adalah untuk membuka dan menutup pembuluh darah Anda sehingga asam laktat pun lebih mudah dikeluarkan dari dalam otot Anda yang nyeri.   Konsumsi Protein Cara lainnya untuk mempercepat penyembuhan otot adalah dengan mengkonsumsi banyak protein. Seperti halnya perut Anda yang merasa lapar setelah lelah berolahraga, otot Anda pun demikian. Protein memiliki fungsi yang sangat penting bagi Anda yang ingin membentuk massa otot, karena protein akan membantu membentuk otot dan membantu otot sembuh lebih cepat. Ingatlah bahwa Anda harus makan dalam waktu 30 menit setelah berolahraga.   Minum Air Putih Tanpa air putih, tubuh tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Dehidrasi akan membuat otot Anda kram dan bahkan membuat otot terasa semakin nyeri. Oleh karena itu, pastikan Anda mengkonsumsi cukup air putih setiap harinya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: livestrong
 11 May 2020    16:00 WIB
Pengen Tetap Olahraga Saat Puasa? Ikuti Tipsnya!
Pada saat bulan puasa bukan berarti Anda tidak boleh berolahraga. Bila Anda tetap ingin berolahraga boleh saja, asal tidak terlalu berlebihan dan membebani tubuh Anda. Dengan berolahraga saat puasa akan membantu menjaga kondisi kesehatan tubuh Anda.   Bila Anda tetap ingin berolahraga, coba lakukan tips berikut: - Jangan berlebihan Yang harus Anda ingat bahwa energi yang Anda miliki saat berpuasa tentu berbeda dengan hari-hari biasa. Jangan menggunakan momen puasa sebagai ajang untuk menguruskan badan. Ingat bahwa awal niatnya adalah untuk beribadah. Sehingga Anda tidak boleh melakukan olahraga terlalu berlebihan untuk semakin menurunkan berat badan. Bila Anda olah raga berlebihan maka tubuh akan membakar banyak kalori. Padahal bila tubuh terlalu banyak membakar kalori di bulan puasa bisa membahayakan sistem kekebalan tubuh Anda. Jadi,  tetapkan bahwa tujuan Anda berolahraga adalah untuk menjaga tubuh tetap bugar di bulan puasa. - Intensitas latihan dikurangi Apabila saat hari biasa Anda bisa melakukan olahraga selama 1 jam maka Anda bisa menguranginya menjadi setengah jam. Yang terpenting disini adalah Anda tetap konsisten melakukan latihan pada jadwal yang sudah Anda miliki. Selain itu bila Anda bisa melakukan olahraga jenis berat maka Anda bisa menggantinya dengan jenis olahraga yang lebih ringan. Misalnya bila Anda lebih sering berlari maka bisa diganti dengan jalan cepat. - Pilih waktu yang tepat Pemilihan waktu olahraga disesuaikan dengan kondisi tubuh Anda. Namun biasanya disarankan pada sore hari menjelang berbuka puasa. Karena tubuh Anda tidak menunggu terlalu lama untuk mendapatkan asupan lagi.   Nah jangan jadikan puasa sebagai alasan tidak olahraga ya. Tetap berolahraga dan jaga kesehatan Anda selalu. Selamat menjalankan ibadah puasa.      Sumber: readersdigest
 09 May 2020    11:00 WIB
Bakar 245 kalori Dengan Treadmill Dalam 30 Menit
Apakah Anda sering melakukan olahraga di pusat kebugaran? Salah satu jenis olahraga yang dapat Anda lakukan adalah dengan menggunakan treadmill. Dengan alat ini Anda dapat membakar kalori dengan cepat apabila Anda lakukan dengan benar. Berikut adalah cara untuk membakar kalori sebesar 245 kalori dengan menggunakan alat treadmill selama 30 menit: Pada Menit: 0-1. Gunakan Incline: 0, Kecepatan: 4 Hal ini sebagai pemanasan memastikan tubuh Anda siap untuk olahraga yang lebih berat. Pada Menit: 1-3. Gunakan Incline: 15, Kecepatan: 2.5 ‘Pendakian" cukup terjal. Jangan lupa untuk berpegangan. Pada Menit: 3-6. Gunakan Incline: 13, Kecepatan: 3 ‘Pendakian" tidak terlalu terjal, namun kecepatan Anda meningkat Pada Menit: 6-9. Gunakan Incline: 11, Kecepatan: 3.5 Wow. Kemiringan menurun namun kecepatan meningkat Pada Menit: 9-12. Gunakan Incline: 9, Kecepatan: 4 Semakin cepat. Ayo hampir separuh perjalanan Pada Menit: 12-15. Gunakan Incline: 7, Kecepatan: 4.5 Sudah tidak terlalu miring, namun semakin cepat Pada Menit: 15-18. Gunakan Incline: 5, Kecepatan: 5 Jauh lebih mudah? Pada Menit: 18-21. Gunakan Incline: 3, Kecepatan: 5.5 Sudah tidak terlalu miring, ayo kecepatan semakin meningkat Pada Menit: 21-24. Gunakan Incline: 1, Kecepatan: 6 Semakin cepat, Anda sudah hampir seperti berlari Pada Menit: 24-27. Gunakan Incline: 0, Kecepatan: 6.5 Sudah mendatar dan Anda sudah bisa berlari Pada saat cool down Segarkan tubuh Anda dengan berjalan kaki selama 3 menit. Sumber: self
 03 May 2020    11:00 WIB
Olahraga Setelah Memiliki Bayi ? Kenapa Enggak!
Anda mungkin berpikir sudah waktunya untuk kembali ke rutinitas latihan normal Anda. Bagus! Antusiasme itu akan membantu Anda bergerak dan melakukan semua hal yang benar, bahkan jika Anda tidak banyak tidur selama beberapa bulan ke depan. Atau Anda mungkin berpikir itu terasa seperti Anda tidak akan pernah kembali ke rutinitas normal Anda, karena Anda sudah lupa seperti apa rasanya normal. Hei, tidak apa-apa juga! Mengambil segala sesuatu langkah demi langkah memberi tubuh Anda waktu yang dibutuhkan untuk pulih dan menempatkan Anda pada jalur yang benar untuk kesuksesan di masa depan. Bersama-sama kami akan melumpuhkan 6 minggu pertama kebugaran pascapersalinan Anda dengan beberapa gerakan lembut, sehingga Anda dapat merawat tubuh penyembuhan Anda dan bekerja untuk kembali ke latihan yang Anda sukai!   Beberapa aturan dasar yang perlu diperhatikan  Mulai dengan lambat. Selesai dengan kuatJangan khawatir, itu tidak akan lambat selamanya, dan Anda akan kembali ke semua latihan yang Anda sukai. 6 minggu pertama pascakelahiran adalah waktu yang sangat penting untuk membangun fondasi yang kuat untuk sisa tujuan kebugaran pascapersalinan Anda. Perlu diingat bahwa periode ini terjadi sebelum Anda dibersihkan oleh dokter untuk kembali berolahraga normal. Selama masa kritis ini, Anda akan membangun stabilitas di panggul dan integritas di dasar panggul Anda, dan secara bertahap Anda akan melakukan latihan yang lebih sulit dan berat (tanpa kencing di celana atau menyakiti punggung Anda). Jangan berlebihanPengingat: OB Anda mungkin tidak menghapus Anda untuk berolahraga penuh sampai sekitar 6 minggu pascapersalinan. Jadi, jangan melompat-lompat dengan nyala api dan mulai berlatih maraton atau segera kembali ke kelas yoga favorit Anda untuk memamerkan bagaimana flexi yang membuat Anda santai. Dokter Anda akan memberi Anda acungan jempol ketika Anda bisa mulai ratcheting up. Rencana di bawah ini mungkin terlihat lambat, tetapi jika Anda mengikutinya, semua yang Anda lakukan akan berjalan lebih cepat. MemulihkanSeperti semua rutinitas kebugaran yang baik, waktu pemulihan Anda sama pentingnya dengan upaya kerja Anda. Anda baru saja memasukkan banyak pekerjaan yang tumbuh dan melahirkan bayi itu. Sudah waktunya untuk pulih, istirahat sebanyak mungkin, dan makan dengan baik - tubuh Anda akan melakukan sisanya.   LatihanIni adalah perkembangan 6 minggu yang berfokus pada integritas dasar panggul dan stabilitas pinggul dan inti Anda. Kami akan menambahkan satu latihan setiap minggu selama 4 minggu pertama, dan satu atau dua latihan dalam 2 minggu terakhir, jika Anda merasa siap. Misalnya, dalam minggu 1 Anda hanya akan memiliki satu latihan - latihan pernapasan Kegel. Dalam minggu 2, Anda akan mengulangi latihan napas Kegel dan menambahkan jembatan glute. Pada minggu 6, Anda akan melakukan 6 hingga 8 latihan per sesi. Anda juga dapat berjalan setiap hari, mulai dari 15 hingga 30 menit, meningkatkan intensitas dan durasi sesi berjalan Anda setiap minggu. Jika memungkinkan, cobalah berjalan-jalan setelah Anda menyelesaikan latihan di bawah ini dan lihat apakah Anda mulai merasa lebih stabil di pinggul dan inti Anda atau jika Anda lebih sadar dengan dasar panggul Anda. Minggu 1: Dudukkan nafas Kegel Duduklah di atas bola stabilitas atau kursi empuk sehingga kedua bagian tulang pantat Anda, tulang sitz, dan perineum Anda berada di permukaan bola. Letakkan kaki Anda rata di lantai, sedikit lebih lebar dari pinggul Anda. Ambil napas dalam-dalam melalui hidung Anda untuk mengisi perut Anda ke segala arah. Bayangkan sebuah balon ada di perut Anda dan Anda berusaha mengisinya sehingga menyentuh pinggul dan tulang rusuk Anda saat Anda menarik napas. Saat Anda mengeluarkan napas, kantung bibir Anda dan bayangkan Anda meniup lilin. Setelah melatih nafas dalam ini beberapa kali, bawalah perhatian Anda ke lantai panggul. Rasakan ruang antara perineum dan tulang sitz bersentuhan dengan bola atau kursi. Dengan setiap napas masuk, bayangkan Anda mengisi balon semakin banyak dengan setiap napas menggunakan diafragma Anda. Saat Anda mengeluarkan napas, biarkan bahu dan tulang rusuk Anda melembut saat perut bergerak ke arah tulang belakang Anda. Seharusnya terasa seperti perineum Anda meraih bola dan mengangkatnya dari lantai. Latih napas Kegel setiap hari selama 3 hingga 5 menit atau sampai Anda merasa lelah. Anda mungkin melihat sulit untuk melakukan kontraksi penuh atau menahannya dalam waktu lama. Tidak apa-apa! Berlatih setiap hari dan Anda akan meningkat dengan cepat. Minggu 2: Tambahkan jembatan glute Luangkan beberapa menit melatih pernapasan Kegel Anda. Sekarang berbaring telentang dengan lutut ditekuk dan kaki rata di lantai. Pertahankan tulang belakang netral dengan lekukan lembut di punggung bawah Anda. Dari posisi ini melakukan beberapa napas Kegel. Mulailah dengan menghirup penuh untuk memperluas balon imajiner Anda, lalu buang napas untuk melibatkan inti dan lantai panggul Anda sambil mengangkat pantat Anda dari lantai dan menekan pinggul Anda ke arah langit-langit. Saat Anda menurunkan, tarik napas lagi dan ulangi. Ulangi selama 10–12 repetisi 1-2 kali sehari. Catatan: Jika Anda mengalami kesulitan merasakan keterlibatan dasar panggul, coba tambahkan bola atau bantal Pilates di antara paha Anda. Pertahankan tekanan ringan pada bola atau bantal selama gerakan berlangsung. Minggu 3: Tambahkan clamshell Berbaringlah miring dengan posisi netral dan lutut ditekuk. Pinggul, lutut, dan pergelangan kaki Anda akan ditumpuk. Luangkan waktu sejenak untuk melatih pernapasan Kegel dari posisi berbaring yang baru ini. Jaga tumit Anda tetap sama, angkat lutut atas dari lutut bawah. Tarik napas untuk mengisi balon di perut Anda, buang napas dengan bibir mengerucutkan lilin saat Anda menurunkan lutut atas kembali. Ulangi 10–12 repetisi 1-2 kali sehari. Minggu 4: Tambahkan pose kursi sambil berbaring Latihan baru ini merupakan perkembangan dari clamshell minggu lalu, jadi Anda akan mengaturnya dengan cara yang sama. Berbaringlah miring dengan posisi netral dan lutut ditekuk. Pinggul, lutut, dan pergelangan kaki Anda akan ditumpuk. Sama seperti minggu lalu, luangkan beberapa saat untuk berlatih pernapasan Kegel dari posisi berbaring miring. Angkat seluruh kaki atas dari kaki bawah. Tarik napas untuk mengisi balon di perut Anda, buang napas dengan bibir mengerucutkan lilin saat Anda menurunkan kaki atas Anda kembali. Cobalah menjaga sedikit tekanan pada lantai dengan kaki bagian bawah Anda saat Anda mengangkat kaki bagian atas Anda. Ulangi 10–12 repetisi 1-2 kali sehari. Minggu 5: Tambahkan posisi duduk dan berdiri Duduklah di atas bola stabilitas atau kursi empuk sehingga kedua bagian tulang pantat Anda, tulang sitz, dan perineum Anda berada di permukaan bola. Letakkan kaki Anda rata di lantai, sedikit lebih lebar dari pinggul Anda. Ambil napas dalam-dalam, isi balon. Mulailah gerakan saat menghembuskan napas, menguatkan inti Anda. Lakukan gerakan berbaris dengan mengangkat satu kaki beberapa inci dari lantai, lalu jeda di udara, lalu turunkan kembali kaki. Ulangi pada kaki lainnya. Ulangi 10–12 repetisi 1-2 kali sehari. Berdiri berbaris Setelah duduk, berbaris terasa mudah, tambahkan gerakan berbaris dari posisi berdiri ke rutinitas Anda. Gunakan pola pernapasan Kegel yang sama dengan yang Anda gunakan saat duduk. Minggu 6: Tambahkan squat Dari posisi berdiri, maju selangkah dengan satu kaki. Lakukan sejauh yang Anda bisa sambil menjaga kedua tumit tetap di tanah dan jari-jari kaki mengarah ke depan. Jaga tubuh Anda tegak dan tangan Anda di pinggul. Mulailah menghirup napas Kegel untuk memperluas balon imajiner. Tekuk kedua lutut Anda, biarkan tumit belakang Anda turun dari tanah saat Anda bergerak lurus ke bawah. Jaga agar berat badan Anda seimbang di antara kedua kaki. Turunkan sampai kedua lutut ditekuk pada sekitar 90 derajat atau sampai Anda merasa nyaman. Buang napas untuk melibatkan inti Anda, dan bayangkan meremas paha Anda bersama saat Anda kembali berdiri dengan mengemudi melalui tumit depan dan jari kaki belakang Anda. Langkah SelanjutnyaIngat bahwa Anda masih dalam masa transisi. Luangkan waktu Anda, dan tambahkan tidak lebih dari 10 persen peningkatan intensitas atau durasi latihan setiap minggu. Teruslah kembangkan kekuatan dan integritas inti Anda, dan kunjungilah kembali latihan-latihan ini sebagai pemanasan untuk program yang dijadwalkan secara rutin. Sumber : Healthline
 28 Apr 2020    08:00 WIB
Mau Meningkatkan Kolesterol Baik? Ayo Olahraga
Mungkin Anda sudah mengetahui apa fungsi dari kolesterol HDL. Kolesterol HDL atau sering juga disebut dengan kolesterol yang baik, begitu penting untuk tubuh. Fungsinya yang dapat membantu membersihkan pembuluh darah dari kolesterol jahat. Apabila Anda memiliki kadar kolesterol baik dalam tubuh maka Anda dapat terhindar dari risiko penyakit jantung koroner, stroke dan penyakit pembuluh darah lainnya.   Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kolesterol baik adalah dengan olahraga. Maka yang harus Anda lakukan: Lakukan olahraga dengan rutin Olahraga rutin yang dilakukan minimal sekitar 120 menit dalam seminggu sudah mampu meningkatkan kolesterol HDL.  Anda bisa melakukan olahraga minimal 30 menit dilakukan empat kali dalam seminggu Apabila Anda merasa kesulitan untuk mendapatkan waktu untuk berolahraga maka Anda dapat membagi 30 menit tersebut menjadi tiga segemen yang dilakukan masing-masing segmen selama 10 menit. Lakukan latihan yang meningkatkan denyut jantung Anda Latihan yang bisa Anda lakukan seperti latihan aerobik, berjalan cepat, berlari, bersepeda, berenang, bermain basket Anda bisa mengambil kelas tari bersama dengan teman Anda untuk membantu terus semangat melakukan latihan Jangan lupakan pemanasan sebelum melakukan latihan Saat Anda melakukan latihan sebaiknya Anda konsultasi dengan dokter Lakukan pengecekan kolesterol lengkap seperti kolesterol total, kolesterol LDL, HDL dan Trigliserida untuk membantu pemantauan   Apabila kadar kolesterol total, kolesterol LDL dan Trigliserida Anda memang tinggi maka Anda tetap membutuhkan obat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol Anda   Karena apabila Anda berusaha menaikkan kadar kolesterol HDL Anda namun kolesterol jahat lainnya masih tinggi, maka hal ini tetap akan memperburuk keadaan pembuluh darah Anda. Usahakan untuk selalu konsisten melakukan olahraga dengan rutin.     Sumber: mayoclinic
 23 Apr 2020    18:00 WIB
Nikmat Double!!! Posisi Seks Ini Sama Seperti Olahraga
Melakukan hubungan intim akan memberikan kenikmatan, begitu juga saat Anda berolahraga juga memberikan kenikmatan. Saat berolahraga dan bercinta akan sama-sama mengeluarkan hormone endorfin. Hormon ini adalah hormon menyenangkan yang membantu Anda merasa rileks dan nyaman. Anda bisa saja mendapatkan manfaat berolahraga saat bercinta, asal Anda tahu posisi bercinta apa yang harus dilakukan. Karena dengan bercinta akan membantu membakar kalori pada tubuh.   Nah, Supaya sesi hubungan intim menjadi lebih menarik, menyenangkan dan bisa membakar kalori sama seperti olahraga sehingga Anda mendapatkan manfaat dan kenikmatan double. Ayo disimak ulasan dibawah ini:  1.      The Double Decker Posisi seks kamasutra ini mampu mendatangkan kenikmatan luar biasa. Pada posisi ini, posisi pria berbaring telentang, sedangkan posisi wanita duduk di atas tubuh pria dengan posisi memunggungi. Selanjutnya, wanita bersandar ke tubuh pria hingga wanita dalam keadaan bersandar pada sikunya. Bagian punggung wanita berada di depan dada pria. Selanjutnya wanita menekuk bagian lututnya dan meletakkannnya kaki di atas lutut pria. Pria akan melakukan penetrasi dengan gerakan pelan, sambil terus memegang bagian pinggul pasangannya yang berada di atas pinggangnya. 2.      Lotus Duduk dan telentangkan kaki selebar mungkin, biarkan pasangan memeluk tubuh untuk melakukan penetrasi. Posisi teratai merupakan salah satu posisi seks yang sangat direkomendasikan untuk melakukan hubungan seks. Karena sekaligus membantu melenturkan dan melatih kekuatan otot seluruh bagian tubuhmu. 3.      Cowgirl Tumpukan berat badan pada bagian paha dan dan betis. Lakukan Penetrasi yang dalam, kontrol kecepatan yang dapat disesuaikan dengan keinginan. Dengan menggunakan gaya ini, Anda juga bisa membuat otot panggul dan perut bawah menjadi lebih kencang dan lentur. Posisi ini, melatih kekuatan otot kaki, paha dan punggung bawah. 4.      The Ascent To Desire Posisi seks untuk menurunkan berat badan berikutnya adalah The Ascent to Desire. Namun posisi seks ini butuh energi yang banyak. Pada posisi ini, pria pada posisi berdiri kokoh, lalu merentangkan kaki selebar pinggul, dan sedikit menekuk lutut. Sedangkan posisi wanita adalah berdiri di hadapan pria. Ketika pria mengangkat pasangannya untuk mendekapnya, wanita akan melingkarkan kakinya ke pinggul pria. Mencoba posisi seks ini memang tidak mudah, maka itu, Anda dan pasangan harus ekstra hati-hati jika ingin melakukannya. 5.      The Plough Posisi The Plough perlu energi yang besar karena sangat menantang. Untuk mencoba posisi seks ini, pastikan fisik dalam kondisi prima. Wanita berbaring telungkup di dekat tepian tempat tidur. Selanjutnya pria mengangkat kaki wanita, lalu menariknya hingga melewati bagian tepi tempat tidur, dan mengunci kaki wanita di pinggul.   Otot-otot tubuh akan bergerak seperti layaknya melakukan senam atau yoga, dan tubuh akan semakin bugar dengan memanfaatkan posisi seksual ini. Namun perlu diingat, sebelum melakukan posisi ini, sebaiknya dilakukan peregangan otot terlebih dahulu, agar tak terjadi kram otot. Lakukanlah peregangan layaknya hendak melakukan jogging atau senam. Ayo, dapatkan kenikmatan sekaligus kebugaran tubuhmu, sekarang juga?   Baca juga: Mau Bahagiakan Suami? Coba 5 Posisi Seks Favorit Pria Ini Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: livestrong