Your browser does not support JavaScript!
 27 Jun 2020    16:00 WIB
Ini Dia Gerakan Ekstrim yang Justru Bantu Atasi Osteoporosis!
Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa melompat sering menyebabkan terjadinya nyeri lutut, akan tetapi sebuah penelitian baru justru menemukan hal yang sebaliknya. Para peneliti menemukan bahwa melompat justru dapat membantu mencegah terjadinya osteoporosis (tulang menjadi rapuh karena penurunan kepadatan tulang) dan memperlambat perkembangan radang sendi atau osteoartritis pada wanita lanjut usia. Seperti telah Anda ketahui, wanita berusia lanjut memang memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami osteoartritis dan osteoporosis. Osteoartritis sendiri merupakan suatu gangguan sendi yang paling sering dialami oleh para wanita lanjut usia.   Baca juga: Penyakit Radang Sendi Dapat Merusak Ginjal   Berolahraga, terutama olahraga high-impact diduga dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah terjadinya osteoporosis, tetapi sayangnya berbahaya bagi seorang penderita osteoartritis. Untuk mengetahui benar tidaknya hal ini, para ahli pun melakukan sebuah penelitian. Untuk penelitian ini, para ahli merekrut sekitar 80 orang wanita yang berusia antara 50-65 tahun yang telah didiagnosa menderita osteoartritis ringan dan nyeri lutut. Peserta penelitian ini kemudian dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok training dan kelompok kontrol. Para peneliti kemudian meminta para peserta penelitian di kelompok training untuk melakukan olahraga high-impact di bawah pengawasan mereka sebanyak 3 kali seminggu selama 12 bulan. Sementara itu, peneliti meminta para peserta penelitian di kelompok kontrol untuk melakukan aktivitas mereka seperti biasanya. Para peneliti kemudian menemukan bahwa olahraga high-impact yang dilakukan oleh para peserta penelitian di kelompok training tidak menyebabkan mereka mengalami nyeri atau kekakuan lutut, mereka justru menyukainya. Para peneliti juga melakukan pemeriksaan MRI pada peserta penelitian di kelompok training dann menemukan bahwa olahraga high-impact yang mereka lakukan justru memperbaiki kualitas tulang rawan mereka, terutama di daerah lutut. Selain itu, olahraga high-impact yang mereka lakukan tampaknya juga dapat memperlambat perkembangan osteoartritis dan juga membantu mencegah pengeroposan tulang.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.     Sumber: newmax
 25 Jun 2020    08:00 WIB
Ikuti 6 Cara Ini Akan Membuat Bokong Semakin Seksi
Selain payudara dan pinggang, ada satu bagian tubuh lainnya yang juga menjadi pusat perhatian para wanita, yaitu bokong. Semua wanita tentunya ingin memiliki bokong yang penuh, kencang, dan indah. Akan tetapi, bokong sebenarnya memiliki fungsi lain yang lebih penting dari sekedar penampilan fisik. Bokong terdiri dari 3 otot utama, yaitu gluteus maksimus, gluteus medius, dan gluteus minimus. Ketiganya berfungsi untuk membantu Anda menggerakkan kaki ke berbagai arah. Selain itu, karena otot bokong juga tersambung dengan pinggul, pinggang, dan kaki Anda; maka memiliki otot bokong yang kuat juga dapat membantu menjaga kestabilan punggung Anda. Akan tetapi, benarkah ada olahraga yang dapat membuat bokong Anda menjadi lebih kencang dan penuh?? Semuanya tergantung pada usia Anda. Anda tidak akan pernah memiliki bentuk bokong yang sama dengan saat Anda masih muda dan belum memiliki anak dulu. Sebenarnya mendaki dan menaiki tangga merupakan beberapa cara untuk membuat bokong Anda menjadi lebih kencang dan indah. Bila Anda memiliki alat treadmill, Anda dapat meningkatkan level incline Anda menjadi 5-7% untuk melatih otot bokong Anda. Selain kedua cara mudah di atas, di bawah ini Anda dapat melihat 6 jenis olahraga lain yang dapat membantu membuat bokong Anda menjadi lebih kencang, lebih kuat, dan lebih indah. Ulangilah gerakan ini sebanyak 10-15 kali setiap kali Anda melakukannya.  1.      SquatsMenurut para ahli, salah satu olahraga terbaik untuk membentuk bokong, pinggul, dan paha Anda adalah dengan melakukan squat. Cara melakukannya adalah dengan membuka kaki selebar bahu, kemudian berjongkoklah secara perlahan akan tetapi pastikan lutut Anda tidak melebihi jari kaki Anda. Bila Anda tidak ingin terus berjongkok, Anda dapat memvariasikan gerakan ini dengan melompat (squat jump). 2.      LungesUntuk melakukan lunges, berdirilah dengan membuka kedua kaki selebar pinggul, kemudian melangkahlah ke depan atau belakang (melangkah agak jauh). Kemudian turunkan tubuh Anda secara perlahan sambil menekuk lutut Anda (tidak lebih dari 90 derajat), kemudian gerakkan badan Anda naik dan turun, ulangi gerakan ini selama beberapa kali. Anda dapat melakukannya secara bergantian pada kaki kanan dan kiri. Anda juga dapat memvariasikannya dengan mengikutsertakan tangan Anda. Luruskan kedua tangan di samping tubuh sambil memegang barbel ringan kemudian gerakkan badan Anda naik dan turun. Baca juga: Tips Olahraga Bagi Anda yang Sangat Sibuk 3.      BridgesUntuk melakukan bridges, berbaringlah terlentang sambil menekuk kedua lutut dan membuka kaki selebar pinggul. Kemudian angkat punggung Anda secara perlahan-lahan, mulai dari bagian paling bawah, yang akan mengencangkan bokong dan paha bagian belakang, hingga bahu dan lutut Anda berada pada posisi diagonal, kemudian kembalikan posisi tubuh Anda seperti semula secara perlahan-lahan dan ulangi kembali gerakan ini. 4.      Step-upsUntuk melakukan gerakan step up, Anda memerlukan bantuan kursi atau pijakan. Naikkan salah satu kaki Anda ke atas pijakan kemudian lakukan gerakan seperti akan menaiki tangga kemudian turun kembali. Ulangi gerakan ini pada kaki yang sama untuk sejangka waktu sebelum melatih kaki yang lain. 5.      Leg/Hip ExtensionLeg atau hip extension dilakukan dengan cara berdiri tegak, kemudian luruskan salah satu kaki Anda ke belakang secara perlahan sambil mengencangkan otot bokong Anda. Ulangi gerakan ini sebanyak 15 kali, 3 sesi setiap kalinya, sebelum berganti melatih kaki Anda yang lain. 6.      Skater PlyosUntuk melakukan skater plyos, berdirilah dengan membuka kaki selebar pinggul, kemudian geser kaki kanan Anda ke belakang, bersilangan dengan kaki kiri Anda, kemudian turunkan tubuh Anda secara perlahan hingga ujung jari tangan kanan Anda dapat menyentuh lantai. Setelah itu, gerakkan tubuh Anda ke kanan agak seperti melompat sambil mengganti posisi kaki. Ulangi gerakan ini sebanyak 20 kali, 3 sesi setiap kalinya. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 24 Jun 2020    18:00 WIB
Bolehkah Berhubungan Seks Setelah Berolahraga?
Apa yang terjadi bila si dia selalu ingin berhubungan intim saat ia baru saja selesai berolahraga? Apakah hal ini tidak akan mengganggu kesehatan Anda secara keseluruhan? Mengapa si dia selalu lebih bergairah setelah berolahraga? Anda bukanlah satu-satunya wanita yang memiliki berbagai pertanyaan ini. Hal ini dikarenakan kadar hormon pria alias testosteron seringkali meningkat tajam (hormon testosteron merupakan hormon seks yang dapat membuat seseorang, baik pria maupun wanita, merasa bergairah) setelah seorang pria selesai berolahraga dan hal yang sama juga terjadi pada seorang wanita. Dari sudut pandang kedokteran, sebenarnya keringat tidak akan meningkatkan resiko terjadinya infeksi pada Anda. Jadi, tidak ada ruginya bagi Anda bila Anda menerima ajakan si dia. Akan tetapi, karena sebagian besar pria yang senang berolahraga juga seringkali mengalami infeksi jamur di daerah kemaluannya, maka Anda pun harus lebih berhati-hati. Hal ini dikarenakan Anda juga dapat tertular saat berhubungan seks dengannya. Jadi, sebelum memulai aksi Anda, perhatikanlah keadaan penis pasangan Anda. Jika pada penis atau daerah kemaluan pasangan Anda, Anda menemukan adanya suatu bercak kemerahan yang terasa gatal, maka segera periksakan pasangan Anda pada dokter terdekat dan bila si dia memang sedang menderita infeksi jamur pada kemaluan, maka ada baiknya bila Anda dan pasangan tidak berhubungan intim untuk sementara waktu hingga si dia sembuh.   Baca juga: 7 Hal yang Tidak Anda Ketahui Tentang Pria dan Seks Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 21 Jun 2020    16:00 WIB
Lapar Berat Setelah Olahraga, Baiknya Makan Ini
Apakah Anda tipe orang yang rajin berolahraga atau sedang ingin mulai berolahraga dengan rutin? Bila iya, ayo semangat untuk terus rajin berolahraga. Olahraga baik untuk menjaga kesehatan tubuh Anda dan juga mampu menjaga bentuk tubuh tetap ideal.Namun setelah berolahraga biasanya seseorang akan merasa kelelahan dan merasa sangat lapar. Apabila makanan yang Anda pilih salah, bisa jadi usaha Anda selama ini akan sia-sia. Namun bukan berarti Anda tidak boleh makan apa-apa karena setelah berolahraga tubuh juga membutuhkan nutrisi tepat untuk mengembalikan stamina tubuh.Jangan merasa bingung, Anda tetap bisa mendapatkan manfaat dari olahraga, asal menjaga makanan yang Anda konsumsi adalah makanan rendah kalori, sehingga mampu menjaga tubuh tetap sehat dan membuat tubuh kembali segar setelah berolahraga.Berikut adalah daftar makanan yang paling baik dikonsumsi setelah berolahraga: 1. Buah segarSetelah berolahraga paling baik adalah mengkonsumsi buah segar seperti apel, kiwi, semangka dan lainnya. Hal ini karena buah memiliki kandungan gula alami yang dapat menggantikan energi setelah berolahrga. Buah juga dapat memberikan kesegaran pada tubuh terutama buah seperti semangka kaya akan kandungan air yang dapat mendinginkan suhu tubuh. 2. Susu coklat rendah lemakMinuman enak yang dapat diminum setelah olahraga adalah susu coklat rendah lemak. Karena susu cokelat meningkatkan energi setelah berolahraga dan memberikan nutrisi bagi tubuh. Susu cokelat juga mengandung protein dan kalsium yang dibutuhkan tubuh, dan baik untuk sistem metabolisme tubuh. 3. Sarapan sehat setelah berolahragaApabila Anda berolahraga di pagi hari, tentu perlu sarapan karena Anda membutuhkan energi untuk menjalani hari Anda. Namun tentu harus sarapan yang sehat agar olahraga pagi Anda tidak sia-sia. Anda bisa membuat omelet dari 2 butir telur dengan menambahkan bawang cincang dan tomat. Bawang adalah salah satu bumbu yang dapat membantu menurunkan berat badan dan mengontrol nafsu makan. Telur kaya akan protein dan dapat meningkatkan proses metabolisme. Sehingga makanan ini sangat baik dikonsumsi untuk Anda yang sedang diet. 4. Jus buah Saat lelah berolahraga tentu akan terasa segar bila minum jus buah. Pilih jus buah berry atau segelas jus jeruk sambil mengkonsumsi 2 butir putih telur rebus. Jus buah dan telur rebus dapat membuat Anda lebih rileks, bersemangat dan tentunya makanan ini mengenyangkan. Hal ini karena jus dan telur memberikan karbohidrat dan vitamin C yang baik bagi tubuh. 5. Kacang almond dan selai kacangSetelah berolahraga Anda dapat mengkonsumsi segenggam kacang almond atau dua sendok makan selai kacang. Karena kacang almond mengandung protein, lemak baik dan juga karbohidrat untuk tubuh. Sehingga mampu menggantikan energi yang telah terpakai setelah berolahraga. 6. YogurtCamilan enak yang satu ini paling tepat di konsumsi setelah berolahraga dengan sebuah apel dan buah segar lainnya. Camilan enak ini mampu mendinginkan suhu tubuh setelah berolahraga. Semangkuk yogurt dengan potongan apel menyediakan karbohidrat, protein dan serat yang baik untuk pencernaan.Olahraga yang Anda lakukan akan memberikan efek asal dilakukan dengan rutin dan memperhatikan makanan yang Anda makan setelah berolahraga. Selain itu hindari minum kopi atau teh manis setelah berolahraga. Karena minuman tersebut dapat memicu respon insulin, dan menyebabkan peningkatan kadar gula darah serta dapat mengubah karbohidrat menjadi lemak. Baca juga: Nikmat Double!!! Posisi Seks Ini Sama Seperti OlahragaIngin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: magforwoman
 09 Jun 2020    18:00 WIB
Tips Untuk Vagina yang Sehat dan Kencang
Vagina adalah organ yang sangat sensitif dan memerlukan perawatan ekstra. Vagina dapat kehilangan elastisitasnya dan juga timbul bau yang tidak sedap. Tetapi dengan kebiasaan yang baik dan beberapa tips akan mecegah terjadinya masalah pada vagina. Latihan untuk mengencangkan vaginaolahraga, dan lebih spesifik lagi latihan kegel dapat membantu membuat vagina lebih kencang. Latihan kegel tidak hanya meningkatkan kekuatan otot pelvis, tetapi juga dapat mencegah terjadinya hernia dan inkonsinensia urin. Lakukan latihan kegel dengan mengkontraksikan otot-otot paggul Anda, yang biasanya Anda gunakan saat menahan buang air kecil. Tetapi jangan libatkan kaki, otot perut atau otot bokong. Setelah Anda menemukan otot pelvis, tahan kontraksi selama Anda mampu dan lepaskan, kemudian ulang lagi. Atau kontraksikan otot panggul dan hitung sampai lima dan lepaskan. Anda bisa melakukan ini tiga kali sehari. Direkomendasikan untuk melakukan latihan ini 50 kali setiap harinya. Metode alternatif untuk mengencangkan vagina•  Bedah plastik direkomendasikan untuk wanita yang sudah memiliki anak atau wanita yang sudah berumur•  Terdapat gel atau obat yang dapat digunakan untuk mengencangkan vagina, tetapi pastikan penggunaannya dibawah pengawasan dokter. Pembersih vagina untuk kesehatan vaginaSelama masa menstruasi. Sangat disarankan untuk mencuci area feminim Anda agar mencegah bau yang disebabkan menstruasi. Juga gantilah pembalut atau tampon lebih sering untuk menghindari perkembangan bakteri di vagina Hindari penggunaan sabun yang keras untuk membersihkan area sensitif Anda. Sabun dan body wash mengandung pH yang lebih tinggi sehingga dapat mematikan bakteri baik yang hidup di daerah feminim Anda. untuk mempertahankan kesehatan vagina Anda, gunakan pembersih khusus untuk vagina jika diperlukan, atau membersihkan dengan air mengalir juga sudah cukup. Salah satu langkah yang bisa Anda lakukan untuk mempertahankan kesehatan area sensitif Anda adalah dengan memendekkan rambut disekitar vagina karena jika dibiarkan akan membuat kelembaban berkurang dan bakteri tumbuh subur hingga menyebabkan infeksi. Selain itu akan menyebabkan bau yang tidak sedap. Saat udara lembab atau saat musim hujan, gunakanlah pakaian dalam berbahan katun sehingga kulit Anda bisa bernafas dengan baik dan sirkulasi juga baik. Jangan lupa untuk mengganti pakaian dalam Anda dengan teratur untuk mencegah munculnya bakteri. Pakaian dalam yang lembab akan membuat bakteri tumbuh dengan subur.Sumber: healthmeup
 03 Jun 2020    08:00 WIB
Mengapa Peregangan Sangat Penting?
Setiap pelatih yang baik pasti akan menekankan pentingnya melakukan peregangan sebelum dan sesudah berolahraga. Tetapi sering kali karena tidak ada waktu kita melewati proses peregangan. Terkadang kita juga tidak peduli tentang pentingnya melakukan peregangan. Jadi seberapa pentingkah peregangan berimbas pada olahraga dan tubuh Anda? Apa yang terjadi saat Anda melewatkan proses peregangan? Sebagai gambaran ideal, Anda harus melakukan peregangan sebelum melakukan pemanasan, disela-sela latihan dan setelah Anda selesai melakukan olahraga. Fleksibilitas penuh sangat diperlukan saat melakukan olahraga apapun. Sayangnya beberapa orang hanya melakukan peregangan terhadap beberapa otot, beberapa lainnya bahkan melewati proses peregangan dengan alasan tidak punya waktu. Padahal dengan melewati peregangan, mereka dapat mencederai diri sendiri. Selain mencederai diri sendiri, olahragawan yang tidak melakukan peregangan juga akan membuat pergerakan ototnya terbatas dan menyebabkan kram otot dan kaku sendi.   Berikut merupakan keuntungan melakukan peregangan secara teratur:•    Membuat otot lebih lentur dan memanjang. Otot yang lentur akan memberikan daya jangkau yang lebih luas dan gerakan yang lebih luwes.•    Otot Anda tidak akan merasa nyeri setelah melakukan olahraga•    Mengurangi stress otot dan kekakuan otot•    Mengurangi resiko cedera•    Membuat tubuh terasa lebih nyaman.   Saat Anda bertambah tua, peregangan akan semakin penting untuk Anda lakukan. Tetapi jika Anda masih berada di usia 20-an, peregangan tetap sangat penting untuk Anda karena akan membuat Anda tetap memiliki postur yang terjaga walaupun sudah tua. Sumber: healthmeup
 01 Jun 2020    08:00 WIB
Olahraga yang Dihindari Saat Hamil
Olahraga selama hamil memiliki berbagai manfaat yang dapat membantu anda melalui kehamilan anda, seperti membuat tidur anda lebih nyenyak, membuat anda lebih bertenaga, meningkatkan stamina anda, dan memperbaiki mood anda. Berbagai jenis olahraga yang dapat anda lakukan selama kehamilan adalah berjalan atau berenang. Akan tetapi, juga terdapat beberapa jenis olahraga yang harus anda hindari selama hamil. Tanyakanlah pada dokter atau bidan anda mengenai jenis olahraga apa yang boleh dan tidak boleh anda lakukan serta berapa lama anda boleh berolahraga setiap harinya.   1.      Olahraga yang Bertujuan Untuk Menurunkan Berat Badan Tergantung pada berat badan anda sebelum hamil, anda dapat mengalami peningkatan berat badan hingga 12.5-17.5 kg. Hal ini mungkin sulit diterima, baik secara emosional maupun fisik, akan tetapi tunggulah hingga anda melahirkan sebelum mulai menurunkan berat badan anda kembali. Bila anda mengkonsumsi diet sehat, maka penambahan berat badan merupakan salah satu tanda bahwa bayi anda sedang bertumbuh di dalam rahim anda.   2.      Olahraga Tim Berbagai jenis olahraga yang dilakukan bersama-sama dalam suatu tim, seperti basket, bola, atau hoki sebaiknya dihindari saat anda hamil, karena tingginya kemungkinan perut anda terpukul. Berhentilah melakukan berbagai jenis olahraga tersebut setelah trimester pertama kehamilan anda, saat perut anda telah mulai membesar.   3.      Olahraga yang Berbahaya Hindarilah berbagai olahraga yang membutuhkan keseimbangan, seperti ski atau menunggang kuda. Kegiatan ini memiliki resiko yang lebih tinggi daripada manfaatnya. Bahkan bersepeda juga dapat berbahaya bila anda tidak dapat menjaga keseimbangan anda akibat perut anda yang telah membesar.   4.      Olahraga Berlebihan Hindarilah olahraga secara berlebihan selama anda hamil, hal ini dapat mengurangi aliran darah ke dalam rahim anda. Bila anda tidak dapat menyanyikan satu kali lagu ulang tahun tanpa kehabisan napas, maka berarti anda telah berolahraga secara berlebihan.   5.      Olahraga Berat Selama kehamilan, persendian anda akan menjadi lebih renggang, yang membuat anda lebih mudah mengalami cedera. Hindarilah berbagai olahraga berat seperti aerobic atau kickboxing.   6.      Berolahraga Saat Cuaca Panas Hindarilah berolahraga di luar ruangan saat cuaca panas. Berolahraga di dalam ruangan yang memiliki pendingin ruangan. Jangan lupa untuk mengkonsumsi banyak air putih saat berolahraga selama kehamilan.   7.      Olahraga yang Membuat Anda Berbaring Terlentang Anda masih diperbolehkan untuk berbaring terlentang selama beberapa menit saat perut anda telah mulai membesar. Satu hal yang perlu anda ingat adalah seiring dengan semakin membesarnya rahim anda, berbaring terlentang dapat memutus aliran darah ke kaki anda dan juga bayi anda. Hindarilah yoga atau berbagai aktivitas lainnya yang membuat anda harus berbaring terlentang dalam wakut lama.   8.      Olahraga Pada Ketinggian Tertentu Jika anda berada di pegunungan dan sedang hamil, maka anda sebaiknya berolahraga pada ketinggian kurang dari 1.829 m. Segera hubungi dokter atau bidan anda dan berhenti berolahraga bila anda mengalami berbagai gejala di bawah ini, yaitu: Nyeri kepala Mual Muntah Merasa lelah Pusing Sesak napas   9.      Menyelam Hindarilah scuba atau menyelam karena perubahan tekanan dapat membahayakan bayi anda.   Tips Berolahraga Selama Hamil Bila olahraga favorit anda termasuk dalam berbagai daftar di atas, maka anda mungkin masih dapat melakukannya dengan beberapa modifikasi di bawah ini, yaitu: Kurangi intensitas olahraga anda. Bila biasanya anda berlari pagi maka ubahlah menjadi jalan cepat di pagi hari atau bila anda biasa mengikuti kelas yoga, gantilah dengan mengikuti kelas yoga khusus ibu hamil Kurangi lama berolahraga. Seiring dengan perkembangan kehamilan anda, anda akan merasa lebih cepat lelah. Simpanlah tenaga anda dengan cara mengurangi waktu olahraga anda. Jika biasanya anda dapat berjalan tanpa henti selama 30 menit, tetapi sekarang merasa lelah dan tidak dapat melakukannya, ubahlah menjadi berjalan selama 10 menit beberapa kali sehari Kurangi beban yang anda gunakan dan ulangi gerakan tersebut lebih banyak dengan beban yang lebih ringan, dengan demikian otot anda tetap kuat dan tidak melukai persendian anda Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai jenis olahraga yang boleh anda lakukan dan berapa lama anda boleh melakukannya setiap hari sebelum memulai berolahraga.   Sumber: webmd
 31 May 2020    08:00 WIB
Ada Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Olahraga Yaitu Pernapasan, Mengapa?
Olahraga adalah hal penting untuk menjaga kesehatan tubuh Anda. Tapi saat Anda berolahraga ada hal yang perlu Anda perhatikan yaitu cara Anda bernapas. Mengapa pernapasan dalam olahraga ada hal yang penting? Karena teknik pernapasan yang tepat dapat membantu menjaga fungsi tubuh Anda dan mendapatkan manfaat dari olahraga.   Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda harus fokus pada pernapasan saat berolahraga: 1.      Membantu otot bekerja lebih efisien Hanya pernapasan yang tepat dapat memastikan bahwa otot Anda mendapatkan oksigen yang dibutuhkan agar memberikan energi dan kekuatan untuk membantu Anda dalam melakukan aktivitas fisik. Pernapasan yang baik membantu dalam membuat otot-otot Anda menjadi lebih efisien sehingga mereka dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, mereka yang bernapas dengan sempurna, dapat menjalani olahraga dengan lebih baik dibanding mereka yang melakukan teknik pernapasan yang tidak benar. 2.      Menghasilkan lebih banyak oksigen Saat melakukan aktivitas berat, Anda mungkin perlu untuk bernapas dalam dari mulut Anda. Hal ini berguna untuk memasok lebih banyak oksigen ke tubuh. Suplai oksigen melalui hidung mungkin tidak cukup untuk otot Anda. Perlu diingat bahwa semakin berat aktivitas olahraga Anda, semakin besar suplai oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh. Pernapasan yang berirama juga membantu memberikan lebih banyak oksigen juga. 3.      Membantu menjaga ritme pernapasan Anda Hal ini penting untuk menjaga ritme pernapasan Anda saat berolahraga. Misalnya, mereka yang menjalankan ritme 3: 2 atau 2: 1 perbandingan menghirup dan menghembuskan napas. Dengan cara ini Anda akan menghirup lebih banyak oksigen dan kemudian mendorong keluar semua karbon dioksida. Anda juga harus berlatih pernafasan perut yang memungkinkan Anda menarik lebih banyak oksigen ke dalam tubuh. 4.      Membantu menurunkan detak jantung Anda Pernapasan berirama juga membantu menurunkan detak jantung Anda. Sehingga tidak membuat jantung Anda bekerja terlalu berat. Asupan oksigen yang tepat dengan pernapasan yang tepat membantu membakar lemak tubuh Anda lebih cepat. Sehingga membantu dalam penurunan berat badan, terutama ketika Anda minum dalam jumlah air yang tepat. 5.      Membantu menghindari kelelahan Jika otot kekurangan oksigen, maka Anda akan sulit menyelesaikan olahraga Anda. Asupan oksigen yang tidak kuat ke otak dan otot-otot akan mengarah ke kelelahan. Untuk meningkatkan stamina, penting untuk menghirup oksigen yang cukup melalui napas panjang. Semua alasan diatas adalah alasan mengapa teknik pernapasan yang tepat adalah hal yang penting saat olahraga. Jadi mulai sekarang terapkan cara ini agar olahraga Anda menjadi lebih lancar dan bermanfaat.   Baca juga: Dahsyatnya Olah raga   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: webmd