Your browser does not support JavaScript!
 28 Oct 2020    19:00 WIB
Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Viagra
Obat kuat (sildenafil) merupakan obat pertama yang disetujui oleh BPOM Amerika untuk digunakan sebagai obat disfungsi ereksi (impotensi). Disfungsi ereksi sendiri sebenarnya merupakan gangguan yang mengenai sebagian besar pria pada suatu masa di dalam kehidupannya. Obat kuat merupakan obat yang digunakan bila gangguan tersebut berlangsung lama atau apabila telah dianjurkan untuk dikonsumsi oleh dokter. Bagaimana Cara Kerja Obat kuat? Pada awalnya, Obat kuat sebenarnya dibuat untuk membantu mengatasi tekanan darah tinggi  dan gangguan jantung. Obat kuat bekerja dengan cara meningkatkan aliran darah yang menuju ke penis selama 4-6 jam, dan pada masa ini, ereksi biasanya lebih mudah terbentuk dan bertahan lebih lama saat ada stimulasi seksual. Efek ini hanya akan timbul bila sang pria terstimulasi secara seksual, jadi ereksi tidak akan terbentuk hanya dengan mengkonsumsi pil Obat kuat ini. Bagaimana Cara Mengkonsumsi Obat kuat? Obat kuat dikonsumsi secara oral (melalui mulut) dalam bentuk pil. Obat kuat biasanya akan mulai bekerja dalam waktu 30 menit hingga 1 jam setelah dikonsumsi. Ingat, Anda hanya boleh mengkonsumsi 1 tablet Obat kuat dalam kurun waktu 24 jam. Efek Samping yang Biasa Ditemukan Efek samping Obat kuat yang paling sering ditemukan adalah nyeri kepala, wajah tampak merah, pusing, gangguan penglihatan (misalnya penglihatan kabur, penglihatan tampak kebiruan, dan sensitif terhadap cahaya), hidung tersumbat, dan gangguan perut, Siapa yang Tidak Boleh Mengkonsumsi Obat kuat? Jangan mengkonsumsi Obat kuat bila Anda juga menggunakan obat-obat golongan nitrat, yang biasanya digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan jantung. Hal ini dikarenakan kombinasi antara keduanya dapat menyebabkan tekanan darah Anda turun hingga menjadi sangat rendah, yang bahkan dapat membahayakan jiwa Anda. Beberapa keadaan lain yang membuat penggunaan Obat kuat tidak dianjurkan adalah: Menderita gangguan jantung Memiliki bentuk penis yang abnormal seperti penyakit Peyronie Menderita sickle cell anemia Menderita mieloma multipel Menderita leukemia Menderita gangguan hati, terutama bila menderita gangguan hati berat Menderita gangguan ginjal Sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu, misalnya obat HIV Berusia lebih dari 65 tahun (kecuali bila dianjurkan oleh dokter) Penggunaan Obat kuat pada beberapa keadaan di atas dapat memicu terjadinya priapismus, yaitu suatu keadaan di mana ereksi berlangsung selama lebih dari 4 jam tanpa adanya stimulasi seksual apapun. Perlu diketahui bahwa telah terjadi beberapa kasus kematian akibat penggunaan obat Obat kuat ini. Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum mulai menggunakan Obat kuat. Sumber: about
 08 Oct 2020    15:00 WIB
Jangan Lakukan Ini Sebelum Berhubungan Intim
Setelah cukup lama menikah, maka Anda mungkin merasa bahwa Anda sudah cukup berpengalaman dalam hal seks. Akan tetapi, bahkan seorang ahli pun dapat melakukan kesalahan. Untuk mencegahnya, di bawah ini Anda dapat melihat 6 pantangan sebelum berhubungan intim yang perlu Anda perhatikan. Mengkonsumsi Obat Anti Alergi Obat anti alergi atau anti histamin akan membuat membran mukosa mengering untuk mengatasi hidung yang terumbat. Selain pada saluran pernapasan, obat ini juga akan membuat membran mukosa lain pada tubuh Anda, termasuk vagina, menjadi kering. Lebih parahnya lagi, bahkan saat Anda merasa sangat bergairah pun, vagina Anda akan tetap kering. Makan Makanan Pedas Anda tentunya sudah pernah mendengar bahwa ada berbagai jenis makanan yang dapat mempengaruhi bau dan rasa caira vagina. Makanan yang sangat pedas dapat menyebabkan terbentuknya gas di dalam saluran pencernaan, yang akan membuat perut Anda terasa kembung dan sering buang angin. Selain itu, sisa cabai yang masih berada pada tangan dan di dalam mulut Anda juga dapat membuat kelamin pasangan Anda terbakar! Terlalu Banyak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol Memang benar bahwa mengkonsumsi sedikit minuman beralkohol memang dapat membuat Anda lebih mudah merasa bergairah, akan tetapi mengkonsumsinya secara berlebihan dapat mengakibatkan efek yang sebaliknya. Hal ini dikarenakan alkohol merupakan depresan, yang akan menghilangkan kemampuan Anda untuk mencapai orgasme. Sebuah penelitian menemukan bahwa seorang pria yang mengkonsumsi minuman beralkohol akan lebih sulit berejakulasi, sedangkan wanita yang mengkonsumsi minuman beralkohol juga akan membutuhkan stimulasi ekstra untuk mencapai orgasme. Baca juga: Mau Berhubungan Intim? Kerjakan Hal Ini Terlebih Dahulu! Menggunakan Sikat Gigi Elektrik Walaupun terdengar aneh, akan tetapi menggunakan sikat gigi elektrik dan obat kumur berbahan dasar alkohol dapat membuat Anda lebih rentan terhadap berbagai jenis penyakit menular seksual. Sikat gigi elektrik dapat menyebabkan robekan kecil pada gusi dan obat kumur berbahan alkohol akan membuat mukosa mulut Anda menjadi kering dan mengalam iritasi, yang akan membuatnya semakin mudah mengalami sariawan dan tertular berbagai jenis penyakit menular seksual. Bercukur Jika Anda merupakan seorang wanita yang senang mencukur bulu kemaluan Anda, maka akan lebih baik bila Anda mencukurnya 1 hari sebelum Anda berhubungan intim untuk memberikan kulit Anda cukup waktu untuk pulih. Hal ini dikarenakan bercukur akan mengeksfoliasi lapisan kulit paling atas, yang akan membuat area kulit menjadi lebih sensitif. Selain itu, bercukur juga akan mengiritasi folikel rambut, dan menyebabkan timbulnya bercak kemerahan dan luka gores kecil, yang berarti membuat kulit Anda lebih rentan terhadap berbagai jenis infeksi, termasuk herpes dan HPV. Untuk mengatasinya, gunakanlah pisau cukur bermata ganda dan oleskanlah salep hidrokortison pada daerah kulit yang baru saja dicukur untuk mengurangi peradangan di daerah tersebut. oleskan kembali salep di keesokan hari jika tanda-tanda iritasi masih ada. Menggunakan Makanan Sebagai Bahan Pemanasan Jangan pernah menggunakan berbagai jenis makanan yang mengandung gula sebagai pengganti cairan lubrikasi! Hal ini dikarenakan berbagai makanan manis tersebut dapat menjadi penyebab infeksi jamur pada kemaluan Anda, karena jamur sangat menyukai gula. Sumber: prevention
 19 Jul 2020    11:00 WIB
Antibiotik Alami Yang Mudah Ditemukan
Antibiotik saat ini menjadi hal yang umum digunakan oleh masyarakat. Antibiotik yang diberikan seperti penisilin telah membantu orang banyak dari penyakit dan kondisi fatal lainnya sejak tahun 1940-an. Namun beberapa mungkin masih ada ketakutan akan efek samping yang ditimbulkan. Menurut NHS (National Health Service) 1 dari 10 orang yang minum antibiotik mengalami gangguan pencernaan setelah meminumnya. Sedangkan sekitar 1 dari 15 orang mengalami alergi setelah minum antibiotik. Oleh karena itu beberapa mungkin mencoba mencari alternatif beralih ke antibiotik alami. Berikut adalah daftarnya : Bawang putih Kebudayaan di berbagai belahan dunia telah lama mengenal bawang putih akan kemampuannya mencegah dan mengobati penyakit. Penelitian telah menemukan bahwa bawang putih dapat menjadi pengobatan yang efektif terhadap berbagai bentuk bakteri, termasuk Salmonella dan Escherichia coli (E. coli). Bawang putih bahkan telah dipertimbangkan untuk digunakan melawan tuberkulosis yang resistan terhadap beberapa obat. Madu Madu telah lama digunakan sebagai salep, bahkan sejak jamannya Aristoteles, untuk menyembukan luka dan mencegah serta mengobati infeksi. Ini pun sesuai dengan penelitian pada tahun 2016 yang menunjukan madu dapat membantu menyembuhkan luka. Madu memiliki sifat antibakteri karena adanya kandungan hydrogen peroksida di dalamnya. Selain itu, madu juga memberikan lapisan pelindung untuk mempertahankan lingkungan yang lembab sehingga membantu menyembuhkan luka. Jahe Komunitas ilmiah mengakui jahe sebagai antibiotik alami. Ini juga sesuai dengan penelitian yang pernah dilakukan tahun 2017 yang menemukan bahwa jahe memiliki kemampuan melawan banyak bakteri. Selain itu, jahe juga diteliti mengenai kemampuannya melawan mabuk laut dan juga menurunkan kadar gula darah. Bunga Echinacea Echinacea adalah tanaman berbunga yang banyak tumbuh di Eropa dan Amerika Utara. Hasil penggalian arkeologi menunjukkan bahwa penduduk asli Amerika mungkin telah menggunakan echinacea selama lebih dari 400 tahun untuk mengobati infeksi dan luka dan sebagai obat segala penyakit. Sepanjang sejarah orang-orang Indian menggunakan echinacea untuk mengobati demam scarlet, sifilis, malaria, keracunan darah, dan difteri. Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam the Journal of Biomedicine and Biotechnology, ekstrak Echinacea purpurea dapat membunuh berbagai jenis bakteri, termasuk Streptococcus pyogenes (S. pyogenes). Bakteri ini yang menyababkan strep throat yaitu infeksi pada tenggorokan yang membuat tenggorakan terasa sakit dan gatal. Selain itu juga menyebabkan penyakit toxic shock syndrome dan necrotizing fasciitis. Goldenseal Goldenseal (Hydrastis canadensis) merupakan tanaman kecil dengan batang berbulu tunggal. Tanaman ini tumbuh liar di tanah teduh di utara Amerika Serikat. Golden seal biasanya dikonsumsi dalam bentuk teh dan kapsul untuk mengobati masalah pernafasan dan pencernaan serta untuk melawan bakteri yang menyebabkan diare dan infeksi saluran kemih. Ternyata berdasarkan hasil penelitian baru ekstrak goldenseal untuk mencegah bakteri MRSA. MRSA atau methicillin-resistant Staphylococcus aureus adalah salah satu tipe bakteri Staphylococcus yang ditemukan pada kulit dan hidung yang kebal terhadap antibiotik. Setiap tahunnya lebih dari 90.000 warga Amerika Serikat berpotensi terinfeksi bakteri ini. Jumlah kematian akibat infeksi bakteri MRSA lebih banyak dibandingkan dengan angka kematian akibat AIDS. Kemampuan goldenseal menjadi antibiotik alami karena adanya kandungan berberin. Namun bahan ini tidak aman untuk bayi dan wanita hamil atau menyusui. Cengkeh Sobat mungkin tidak asing atau pernah menemukan orang memakai cengkeh untuk mengurangi rasa sakit pada gigi kita. Ternyata bukan hanya itu saja. Berdasarkan penelitian ternyata ekstrak air cengkeh efektif untuk berbagai jenis bakteri termasuk bakteri E. Coli yang dapat menyebabkan infeksi.  Baca juga : Fakta Menarik Tentang Bakteri E.Coli Jadi sobat jika ingin mecari antibiotik alami bisa mencoba bahan di atas. Namun jika sobat sedang dalam pengobatan atau masih terasa sakit karena infeksi, lebih baik konsultasikan dengan dokter yang berkompeten. Tetaplah sehat, tetap semangat. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di Tanya Dokter sekarang.
 16 Jun 2020    16:00 WIB
Mengenal Lebih Dalam Tentang Aritmia (Irama Jantung Abnormal)
Apakah aritmia itu?Ritme jantung abnormal (aritmia) adalah urutan dari detak jantung yang tidak teratur, terlalu cepat, terlalu lambat, atau dilakukan melalaui jalur listrik abnormal pada jantung. Gangguan jantung adalah penyebab paling umum dari irama jantung abnormal (aritmia). Kadang-kadang orang sadar irama jantungnya abnormal, tetapai kebanyakan mereka hanya merasakan konsekuensinya seperti lesu atau pingsan.Kecepatan normal jantung biasanya 60 sampai 100 detak per menit. Namun demikian, detak jantung normal lebih rendah untuk usia muda, khususnya yang mempunyai fisik fit. Kecepatan jantung yang bervariasi adalah normal. Kecepatan jantung tidak hanya merespon kegiatan olah raga dan tidak beraktivitas tetapi juga dipengaruhi oleh nyeri dan emosi. Hanya ketika kecepatan jantung tidak wajar cepatnya (takikardi) atau lambatnya (bradikardi) atau ketika impuls elektrik bergerak dalam aliran yang abnormal sehingga detak jantung diperkirakan mempunyai irama yang abnormal (aritmia). Irama abnormal mungkin teratur atau tidak teratur. Apa saja penyebab dari aritmia? Penyebab aritmia paling umum  adalah: •  Gangguan jantung, penyakit arteri koroner khususnya, gangguan katup jantung, dan gagal jantung. •  Obat resep atau OTC termasuk yang digunakan untuk mengobati gangguan jantung, dapat menyebabkan aritmia. •  Beberapa aritmia disebebakan oelh kelainan anatomi yang ada sejak lahir (cacat lahir bawaan). •  Umur berkaitan dengan perubahan dalam system listrik jantung menyebabkan aritmia lebih mudah terjadi. • Kelenjar tiroid ynag terlalu aktif (hipertiroidisme), menghasilkan kadar hormon tiroid yang tinggi, dapat menyebabkan aritmia cepat. Kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroid), menghasilkan hormone tiroid yang rendah dapat menyebabkan aritmia lambat. •  Terkadang tidak ada penyabab aritmia yang teridentifikasi.•  Aritmia cepat (takikardi) dapat disebabkan oleh olah raga, stress emosional, konsumsi alcohol berlebih, merokok, atau menggunakan obat yang mengandung stimulant, seperti obat flu dan demam. •  Aritmia lambat (bradikardi) dapat disebabkan oleh nyeri, lapar, capai, gangguan pencernaan (seperti diare dan muntah), atau kembung, yangd apat merangsang saraf vagus berlebihan (dengan stimulasi yang cukup, walau jarang terjadi, saraf vagus dapat menyebabkan jantung berhenti) dalam sebagian besar keadaan, aritmia dapat selesai dengan sendirinya. Apa saja gejala dari aritmia? Beberapa orang yang mengalami aritmia mungkin menyadarinya. Namun kesadaran detak jantung (palpitasi) bervariasi antara setiap orang. Beberapa orang dapat merasakan detak jantung yang normal, dan kebanyakan orang bisa merasakan detak jantung saat mereka berbaring di sisi kiri mereka. Bagaimana mendiagnosa aritmia?Seringkali, penjelasan pasien mengenai gejala membantu dokter membuat diagnosis awal dan menentukan keparahan aritmia. Electrocardiography (ECG) adalah prosedur pemeriksaan  utama untuk mendeteksi aritmia dan menentukan penyebabnya. Prosedur pemeriksaan lainnya termasuk tes tekanan latihan (ECG) dan pengukuran tekanan darah sewaktu olah raga dan tes alectrofisiologi. Apakah pengobatan untuk aritmia?Bagi pasien yang mengidap aritmia yang tidak berbahaya, untuk menjamin agar tidak berbahaya dengan pengobatan yang cukup. Kadangkala aritmia menjadi berkurang terjadinya atau bahkan berhenti ketika dokter mengganti obat pasien atau mengatur ulang dosisnya. Menghindari alkohol, kafein (dalam makanan dan minuman), atau merokok mungkin juga membantu. Menghindari olah raga keras dapat membantu jika debaran terjadi hanya sewaktu berolah raga. ObatObat antaritmia berguna untuk menekan aritmia cepat yang menyebabkan gejala yang tidak bisa ditolerir atau berisiko. Tidak ada satu obatpun yang mampu mengobati semua aritmia pada setiap pasien. Kadang kala beberapa obat harus dicoba sampai responnya memuaskan Alat pacu jantungAlat pacu jantung buatan adalah sebuah alat elektronik yang beraksi di tempat jantung sendiri. Alat ini diimplan melalui operasi di bawah kulit, biasanya di bawah tulang selangka.kanan atau kiri. Alat ini dkoneksikan ke jantung dengan kabel melalui pembuluh darah. Baca juga: Konsumsi Ganja Dapat Sebabkan Komplikasi Jantung dan Kematian Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wemd
 05 May 2020    11:00 WIB
Bangun Tidur Keringat Menetes Deras ? Ini Dia Penyebabnya
Bingung mengapa selama beberapa hari terakhir Anda selalu terbangun dengan baju basah kuyup padahal Anda tidak melakukan sesuatu hal yang membuat Anda dapat berkeringat deras? Menurut sebuah penelitian, berkeringat di malam hari merupakan suatu hal yang sangat sering terjadi. Akan tetapi, apakah hal ini merupakan hal yang normal terjadi atau ada gangguan kesehatan lain yang menyebabkannya?   Perubahan Kadar Hormonal Pada wanita, penyebab tersering dari berkeringat di malam hari adalah rendahnya kadar hormon estrogen atau kadar hormon estrogen yang sedang berfluktuasi. Perubahan kadar hormonal ini biasanya terjadi pada wanita yang baru saja melahirkan, mengkonsumsi pil KB, sedang memasuki masa perimenopause, dan telah memasuki masa menopause. Berbagai keadaan di atas dapat memicu seorang wanita berkeringat di malam hari, baik ringan maupun sangat ekstrim hingga pakaiannya basah kuyup di malam hari. Bila Anda terus saja berkeringat di malam hari, maka hal ini dapat membuat kelenjar adrenal Anda "stress", yang justru akan membuat Anda merasa sangat lelah, mengalami depresi, dan bahkan mengalami peningkatan berat badan. Untuk mengatasinya, dianjurkan agar Anda berkonsultasi dengan seorang dokter spesialis kandungan. Terapi hormon biasanya dapat membantu mengatasi keringat berlebih tersebut.   Baca juga: 8 Penyebab Timbulnya Keringat dan Cara Mengatasinya   Obat-obatan Obat-obatan merupakan penyebab lain dari keringat pada malam hari. Sekitar 22% orang yang mengkonsumsi obat anti depresi berkeringat di malam hari.   Kadar Gula Darah Rendah Kadar gula darah yang rendah juga dapat membuat tubuh Anda menghasilkan lebih banyak keringat daripada biasanya. Keadaan ini biasanya ditemukan pada orang-orang yang mengkonsumsi insulin atau obat anti diabetes oral. Bila Anda mengalami hal ini, segera periksakan diri ke dokter Anda sehingga dokter dapat mengatur kembali dosis obat Anda atau mengganti jenis obat yang digunakan sehingga kadar gula darah Anda tidak terlalu rendah di malam hari dan membuat Anda berkeringat deras.   Hiperhidrosis Hiperhidrosis merupakan suatu keadaan di mana tubuh Anda memproduksi lebih banyak keringat daripada seharusnya walaupun tidak ditemukan penyebab medis tertentu. Penderita biasanya berkeringat lebih banyak hanya di beberapa bagian tubuhnya sementara bagian tubuh lainnya kering. Beberapa bagian tubuh yang biasanya lebih banyak berkeringat adalah telapak tangan, telapak kaki, ketiak, dan kepala. Akan tetapi, hiperhidrosis tidak hanya terjadi di malam hari. Keringat berlebih ini biasanya terjadi di sepanjang hari.   Infeksi Penyebab lain yang lebih serius dari keringat malam hari adalah adanya infeksi atau penyakit lain seperti infeksi bakteri, tuberkulosis, HIV, leukemia, dan kanker (terutama limfoma atau kanker kelenjar getah bening). Bila disebabkan oleh berbagai gangguan kesehatan tersebut, selain keringat di malam hari, penderita biasanya juga akan mengalami penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas dan demam.   Apa yang Dapat Anda Lakukan Untuk Mencegah Berkeringat di Malam Hari? Mulailah dengan menyesuaikan suhu kamar tidur Anda, gunakan pakaian tidur yang lebih tipis, dan hindari berbagai jenis pemicu keringat seperti makanan pedas dan minuman beralkohol. Selain itu, mengatasi stress biasanya juga dapat membantu mengurangi keparahan keringat. Akan tetapi, bila Anda terus saja berkeringat di malam hari atau ada gejala lain yang menyertainya, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 25 Mar 2020    18:00 WIB
Menggunakan Obat Anti Depresi Saat Hamil, Amankah?
Penggunaan obat anti depresi biasanya tidak dianjurkan pada wanita hamil, terutama bila kehamilan baru memasuki trimester pertama (0-12 minggu). Hal ini disebabkan oleh berbagai resiko yang mungkin terjadi pada ibu dan janin, walaupun belum ada bukti pasti mengenai hal ini. Berbagai resiko yang mungkin terjadi bila anda mengkonsumsi obat anti depresi saat hamil adalah:•  Keguguran•  Kelainan jantung bawaan pada bayi•  Terjadinya hipertensi pulmonal yang dapat membuat bayi kesulitan bernapas Bila ibu hamil mengalami gangguan kesehatan jiwa tertentu atau mengalami depresi, maka dokter akan memeriksa apakah manfaat penggunaan obat anti depresi ini lebih besar daripada berbagai resiko yang mungkin terjadi sebelum memutuskan apakah anda tetap harus mengkonsumsi obat anti depresi atau tidak. Menurut NHS, jika seorang wanita mengkonsumsi obat anti depresi untuk mengatasi gejala depresi ringan dan kemudian menjadi hamil atau berencana untuk hamil, maka penggunaan obat harus dihentikan secara bertahap. Wanita ini kemudian harus diawasi untuk melihat efek dari penghentian obat anti depresi dan apa efek berbagai pengobatan alternatif yang dilakukan seperti olahraga, terapi perilaku dan kognitif, dan konseling. Jika ternyata, anda tetap harus mengkonsumsi obat anti depresi selama kehamilan berlangsung, maka dokter biasanya akan menyarankan penggunaan obat anti depresi golongan SSRI (selective serotonin reuptake inhibitor) seperti fluoxetine, citalopram, atau sertraline. Fluoxetine merupakan obat golongan SSRI yang memiliki resiko berbahaya terendah terhadap kehamilan. Wanita yang membutuhkan terapi psikologis seperti konseling, harus mendapatkan terapi konseling ini dalam waktu 1 bulan setelah diagnosa ditegakkan. Setelah melahirkan, para wanita penderita depresi harus tetap melanjutkan pengobatannya (konsumsi obat anti depresi). Sebagian besar obat anti depresi dapat ditemukan pada ASI dengan kadar yang bervariasi, akan tetapi apa efek obat ini terhadap bayi belum diketahui dengan pasti.Sumber: webmd
 27 Jan 2020    11:00 WIB
Lindungi Mata Anda Dari Katarak
Saat ini katarak masih menjadi penyebab utama kebutaan di Indonesia. Katarak adalah suatu keadaan dimana lensa mata menjadi keruh, sehingga cahaya dari luar tidak dapat menembus. Katarak bervariasi sesuai dengan tingakatannya dari sedikit bahkan sampai terjadi kebutaan. Berikut adalah cara untuk menunda terjadinya katarak: Waspadai efek samping obat Lindungi mata Anda dari potensi efek samping obat tertentu. Penggunaan jangka panjang steroid, obat penenang, dan obat psoriasis dapat menyebabkan katarak apabila digunakan dalam dosis yang besar dan jangka panjang. Kontrol gula darah Untuk seseorang yang mengidap penyakit kencing manis disarankan agar selalu menjaga kadar gula darah di bawah normal. Karena seseorang yang mengidap penyakit kencing manis lebih mudah terkena katarak. Lindungi mata Anda dari sinar ultraviolet matahari Sinar ini akan mempercepat perkembangan katarak. Setiap kali keluar bepergian dan berada dibawah sinar matahari, selalu memakai kacamata hitam. Konsumsi vitamin Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin antioksidan seperti vitamin C, vitamin E dan beta karoten akan memperlambat perkembangan katarak. Pastikan tubuh Anda tidak kekurangan vitamin ini. Kontrol ke dokter Apabila Anda mempunyai kadar gula darah yang tidak terkontrol segera konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Apabila ada luka pada mata, atau gejala penglihatan menurun konsultasi dengan dokter spesialis mata untuk mengevaluasi masalah yang dirasakan. Yang akan diterapi untuk membantu memulihkan penglihatan dan mencegah kebutaan. Hindari makanan tidak sehat Makanan seperti mentega, minyak (kecuali minyak zaitun) dan garam dan konsumsi lemak secara berlebihan telah dikaitkan dengan risiko lebih tinggi untuk terkena katarak. Jadi, hindari mengkonsumsi atau membatasi asupan makanan tersebut. Makan sayur dan buah-buahan Banyak konsumsi bayam, sayuran (seperti brokoli), tomat, paprika, buah jeruk dan melon akan membantu mencegah katarak. Hindari terpapar logam berat Bahan-bahan terutama kadmium, tembaga, timah, besi dan nikel juga dapat meningkatkan pembentukan katarak Penuaan Katarak yang terjadi akibat proses penuaan tidak dapat dicegah Sebelum katarak merenggut penglihatan Anda, maka jaga kesehatan mata Anda dari sekarang. Dengan meningkatnya usia, setiap orang akan mengalami kekeruhan lensa. Sebagian besar orang yang berusia 60 tahun ke atas mengalami pembentukan katarak hingga derajat tertentu. Semoga cara diatas dapat membantu melindungi mata Anda dari katarak.  Baca juga:  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: ndtv
 05 Feb 2019    08:00 WIB
Tanpa Obat, Redakan Sakit Gigi Dengan Bahan Alami
Tingkat sakit gigi dapat sangat bervariasi, mulai dari nyeri ringan hingga nyeri hebat yang tidak tertahankan, baik pada gigi atau rahang Anda. Beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit gigi adalah gigi berlubang, infeksi, akar gigi yang tidak terlindung, gigi retak, gangguan gusi, tambalan gigi yang bocor, atau gangguan sendi rahang. Sakit gigi dapat terjadi saat bagian tengah gigi atau yang juga dikenal dengan nama pulpa mengalami iritasi atau meradang. Pulpa berisi beberapa ujung saraf yang sangat sensitif. Pulpa dapat meradang atau mengalami iritasi karena berbagai hal, termasuk yang disebtukan di atas. Jika Anda mengalami sakit gigi, akan lebih baik bila Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter gigi sebelum keluhan semakin memburuk. Selain itu, Anda juga dapat mencoba beberapa bahan alami di bawah ini untuk mengurangi rasa nyeri untuk sementara waktu.   Lada dan Garam Garam yang dicampur dengan lada dapat menjadi ramuan yang berguna saat gigi Anda menjadi sangat sensitif. Hal ini dikarenakan keduanya mengandung zat anti bakteri, anti radang, dan anti nyeri. Cara membuatnya adalah: Campurkan garam dan lada dengan jumlah yang sama, kemudian tambahkan beberapa tetes air untuk membuatnya menjadi pasta Oleskan pada gigi yang nyeri dan diamkan selama beberapa menit Lakukan hal ini selama beberapa hari   Bawang Putih Bawang putih dapat menjadi pereda nyeri gigi yang cukup efektif. Hal ini dikarenakan bawang putih mengandung antibiotik dan berbagai zat obat lainnya yang sangat efektif untuk mengurangi nyeri. Cara membuatnya adalah: Campurkan bawang putih yang sudah dihaluskan atau bubuk bawang putih dengan sejumlah garam dan oleskan langsung pada gigi yang sakit. Jika Anda lebih suka, Anda juga dapat mengunyah 1-2 siung bawang putih secara langsung Ulangi terapi ini selama beberapa hari   Cengkeh Cengkeh mengandung zat anti radang, anti bakteri, antioksidan, dan anestetik (bius) yang dapat membantu mengatasi sakit gigi dan melawan infeksi. Cara membuatnya adalah haluskan 2 butir cengkeh utuh. Campurkan dengan sedikit minyak zaitun atau minyak sayur dan oleskan pada gigi yang nyeri. Cara lainnya adalah oleskan cotton ball yang telah dibasahi dengan minyak cengkeh secara langsung pada gigi yang sakit atau campurkan beberapa tetes minyak cengkeh dengan setengah gelas air dan berkumurlah dengan air ini.   Bawang Bombay Bawang Bombay mengandung zat antiseptic dan anti mikroba yang dapat mengatasi sakit gigi. Selain itu, bawang Bombay juga dapat membantu meredakan nyeri dengan membunuh bakteri penyebab infeksi. Caranya adalah segera kunyah bawang Bombay mentah selama beberapa menit saat Anda pertama kali mengalami sakit gigi. Jika Anda tidak dapat mengunyahnya, letakanlah sepotong bawang Bombay mentah pada gigi atau gusi yang sakit.   Baca juga: Tips Menangani Nyeri Karena Tumbuh Gigi   Air Garam Hangat Tahukah Anda bahwa segelas air garam hangat dapat membantu meredakan sakit gigi? Campurkanlah setengah sendok makan garam ke dalam segelas air panas dan gunakan sebagai obat kumur. Larutan ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan radang serta infeksi.   Daun Jambu Biji Daun jambu biji segar juga dapat membantu meredakan nyeri gigi karena mengandung zat anti radang, anti nyeri, dan anti mikroba. Caranya adalah kunyahlah 1 atau 2 buah daun jambu biji hingga sarinya keluar dan meredakan nyeri. Selain itu, daun bayam mentah juga akan menimbulkan efek yang samat. Cara lainnya adalah masukkan 4-5 butir daun jambu biji ke dalam air mendidih. Biarkan hingga air menjadi hangat dan tambahkan sedikit garam. Gunakan larutan ini sebagai obat kumur.   Ekstrak Vanilla Ekstrak vanilla merupakan pilihan populer lainnya untuk meredakan nyeri gigi. Selain itu, vanilla juga memiliki efek menenangkan. Caranya adalah celupkan cotton bud ke dalam ekstrak vanilla dan oleskan pada gigi yang sakit. Lakukan hal ini beberapa kali sehari hingga gigi tidak lagi terasa nyeri.   Es Batu Es batu dapat membantu meredakan nyeri dengan membuat ujung saraf mati rasa. Caranya adalah bungkus es batu dengan kain tipis. Tempelkan pada pipi di dekat gigi yang sakit selama beberapa menit. Jangan tempelkan langsung pada gigi karena kontak langsung justru dapat membuat gigi terasa semakin sakit.   Selain mencoba berbagai obat herbal di atas, pastikan Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter gigi karena beberapa jenis gangguan gigi dan gusi membutuhkan pengobatan yang lebih daripada pengobatan alami di atas.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 20 Jan 2019    11:00 WIB
Kenapa Tidak Boleh Minum Obat Dengan Minuman Bersoda ?
Anda mungkin sudah sering mendengar ibu Anda melarang Anda untuk minum obat dengan menggunakan kopi, teh, minuman bersoda, atau jus buah. Akan tetapi, tahukah Anda mengapa demikian?   Baca juga: Menghentikan Kebiasaan Minum Soda Diet   Memang benar bahwa Anda sebaiknya tidak mengkonsumsi obat dengan berbagai jenis minuman yang mengandung kafein, jus buah golongan sitrus (jeruk, jeruk bali, lemon, dll), atau susu. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja penyebab yang membuat Anda sebaiknya tidak melakukan hal tersebut.   Membuat Obat Kurang Efektif Berbagai jenis minuman di atas dapat memetabolisme obat dan menyebabkan obat menjadi kurang efektif. Misalnya asam tannin yang ada di dalam teh dapat mengganggu proses pencernaan obat. Jus apel dan jeruk juga dapat menghambat kinerja sejumlah obat. Hal ini akan membuat hanya sekitar setengah dosis obat yang dapat diserap masuk ke dalam aliran darah.   Mengganggu Penyerapan Obat Berbagai jenis minuman di atas juga dapat mengganggu penyerapan sejumlah zat aktif di dalam otak, misalnya zat besi.   Dapat Berinteraksi Dengan Obat Yang paling buruk adalah berbagai jenis minuman di atas dapat berinteraksi dengan sejumlah obat. Asam karbonat di dalam minuman bersoda dan jus buah serta protein di dalam susu dapat berinteraksi dengan zat kimia di dalam otak.   Tips lainnya yang perlu Anda ingat saat akan mengkonsumsi obat adalah jangan minum obat segera setelah sarapan. Tunggu setidaknya 1 jam bila Anda mengkonsumsi susu, teh, atau kopi sebelum mengkonsumsi obat. Jika Anda terbiasa minum susu sebelum tidur, maka konsumsilah obat Anda setidaknya 1 jam sebelum tidur.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: munfitnessblog
 22 Jul 2018    18:00 WIB
Sering Minum Obat Anti Nyeri Ternyata Berbahaya Lho…
Hampir sebagian besar orang pasti pernah mengalami nyeri kepala, yang berarti sebagian besar orang juga pernah mengkonsumsi obat anti nyeri. Akan tetapi, terlalu sering mengkonsumsi obat anti nyeri ternyata dapat berbahaya bagi kesehatan Anda lho. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh BPOM Amerika, mengkonsumsi obat anti nyeri tidak hanya dapat berdampak buruk bagi lambung Anda, tetapi juga bagi kesehatan jantung dan otak Anda. Berdasarkan pemberitahuan yang dikeluarkan oleh BPOM Amerika, sekarang ini mereka akan mencantumkan tambahan peringatan pada obat anti nyeri golongan NSAIDs (non steroid anti inflammatory drugs). Peringatan tambahan tersebut adalah resiko terjadinya serangan jantung atau stroke akan meningkat bahkan pada minggu awal penggunaan obat NSAID. Resiko ini tampaknya akan semakin tinggi seiring dengan semakin lama seseorang mengkonsumsi obat golongan NSAID tersebut. Selain itu, resiko ini juga akan bertambah tinggi pada orang-orang yang mengkonsumsi obat NSAID dosis tinggi. Obat anti nyeri golongan NSAIDs yang paling sering digunakan dan dapat dibeli dengan bebas di pasaran adalah ibuprofen dan naproxen.   Baca juga: Apa Resiko dari Sering Mengkonsumsi Obat Anti Nyeri?   Takut terkena serangan jantung atau stroke karena mengkonsumsi kedua obat tersebut? Jangan panik. Anda hanya harus lebih pintar dalam menggunakan kedua obat tersebut yaitu dengan cara mengkonsumsi obat dengan dosis sekecil mungkin untuk waktu yang sesingkat mungkin. Jadi, bila Anda hanya mengkonsumsi ibuprofen sesekali untuk meredakan nyeri, maka hal ini biasanya tidak akan menimbulkan efek samping berat seperti yang disebutkan di atas. Akan tetapi, ada beberapa orang yang perlu lebih berhati-hati dalam menggunakan obat anti nyeri golongan NSAID yaitu: Orang yang menderita gangguan jantung Orang yang memiliki resiko tinggi menderita stroke atau gangguan jantung; misalnya orang yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, menderita diabetes, obesitas, dan pernah menderita gangguan pembuluh darah Orang yang menggunakan obat anti nyeri golongan NSAID dalam waktu lama, dengan dosis tinggi Orang lanjut usia   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag