Your browser does not support JavaScript!
 28 Apr 2019    16:00 WIB
Sekilas Info Tentang Neuropati Diabetikum
Apa Itu Neuropati Diabetikum ? Neuropati diabetikum merupakan komplikasi yang sering terjadi pada diabetes. Neuropati diabetikum disebabkan oleh kerusakan pada saraf yang berfungsi untuk merasakan sesuatu, seperti rasa nyeri. Sebenarnya terdapat beberapa cara bagaimana diabetes dapat merusak saraf, akan tetapi sebagian besar berhubungan dengan tingginya kadar gula darah dalam jangka waktu yang lama. Terdapat beberapa jenis neuropati diabetikum, yaitu perifer, autonom, proksimal, dan fokal.   Neuropati Diabetikum Perifer Neuropati diabetikum perifer paling sering mengenai tangan dan kaki. Kerusakan saraf pada kaki dapat menyebabkan hilangnya sensasi atau mati rasa pada kaki, yang berakibat pada peningkatan resiko gangguan pada kaki. Luka lecet atau cedera lainnya pada kaki dapat tidak diketahui akibat mati rasa pada kaki. Walaupun jarang, saraf pada lengan, perut, dan punggung juga mungkin terkena. Gejala yang sering ditemukan adalah: Kesemutan Mati rasa, yang bila berlangsung lama atau berat dapat menjadi permanen Rasa terbakar, terutama pada malam hari Nyeri Pada sebagian besar kasusu, gejala awal ini akan berkurang bila kadar gula darah terkontrol dengan baik. Bila diperlukan dapat diberikan pengobatan untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat neuropati tersebut. Untuk mencegah komplikasi neuropati diabetikum perifer maka anda dapat melakukan beberapa hal di bawah ini, seperti: Periksalah keadaan kaki anda setiap hari Gunakan pelembab bila kaki anda terasa kering Gunting dan rawatlah kuku anda secara teratur Gunakanlah sepatu atau alas kaki dengan ukuran yang sesuai Gunakanlah alas kaki setiap saat untuk menghindari terjadinya luka pada kaki   Neuropati Diabetikum Autonom Neuropati diabetikum autonom paling sering mengenai sistem pencernaan, pembuluh darah, sistem saluran kemih, dan organ reproduksi. Untuk mencegah terjadinya neuropati ini maka diperlukan pengendalian kadar gula darah. Gejala neuropati pada sistem pencernaan yang dapat ditemukan adalah: Perut kembung Diare Konstipasi Dada terasa terbakar Mual Muntah Terasa kenyang walaupun hanya makan sedikit Untuk mengatasi berbagai gangguan pencernaan di atas dokter biasanya menyarankan untuk makan dengan porsi kecil tetapi sering dan dokter juga mungkin akan memberikan obat-obatan untuk mengurangi gejala di atas. Gejala neuropati pada pembuluh darah adalah: Pandangan gelap saat anda berdiri dengan cepat Peningkatan denyut jantung Pusing Tekanan darah rendah Mual Muntah Cepat kenyang Untuk mengatasinya, dokter biasanya menyarankan agar anda berdiri secara perlahan-lahan, baik dari posisi duduk maupun berdiri. Dokter juga dapat memberikan obat-obatan untuk mengurangi berbagai gejala di atas. Gejala neuropati pada organ reproduksi pria adalah: Disfungsi ereksi, yaitu kesulitan atau ketidakmampuan untuk membentuk atau mempertahankan ereksi Ejakulasi sedikit atau berkurang Untuk mengatasi disfungsi ereksi dan gangguan ejakulasi, dokter dapat memberikan obat-obatan atau konseling atau implant penis. Gejala neuropati pada organ reproduksi wanita adalah: Vagina kering Penurunan jumlah atau kemampuan orgasme Untuk mengatasinya, dokter biasanya menyarankan konseling, penggunaan pelumas vagina atau obat-obatan untuk mengurangi nyeri saat berhubungan seksual. Gejala neuropati pada sistem saluran kemih adalah: Rasa tidak tuntas setelah buang air kecil Perut kembung Inkontinensia urin Peningkatan frekuensi buang air kecil di malam hari Untuk mengatasi berbagai gejala di atas, dokter dapat menggunakan obat-obatan, pemasangan kateter, maupun tindakan pembedahan.   Neuropati Diabetikum Proksimal Neuropati diabetikum proksimal menyebabkan timbulnya rasa nyeri (biasanya pada satu sisi tubuh) pada paha, pinggul, atau bokong, dan juga dapat menyebabkan kelemahan pada kaki. Pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan fisioterapi atau obat-obatan. Lama penyembuhan bervariasi di antara setiap penderita, tergantung pada jenis saraf yang mengalami kerusakan. Pencegahan neuropati jenis ini adalah dengan mengendalikan kadar gula darah.   Neuropati Diabetikum Fokal Neuropati diabetikum fokal biasanya timbul secara mendadak dan mengenai beberapa saraf tertentu. Saraf yang paling sering terkena adalah pada kepala, badan, atau tangan, yang menyebabkan kelemahan atau nyeri pada otot. Gejala neuropati yang dapat ditemukan adalah: Penglihatan ganda Nyeri pada mata Kelumpuhan otot wajah di satu sisi (Bell’s palsy) Nyeri hebat pada daerah tubuh tertentu, seperti pada punggung bawah atau kaki Nyeri dada atau perut Neuropati diabetikum fokal dapat menimbulkan rasa nyeri hebat dan mendadak, yang biasanya membaik dalam waktu beberapa minggu atau bulan dan tidak menyebabkan kerusakan jangka panjang.   Kerusakan Saraf Lainnya Penderita diabetes juga dapat menyebabkan penekanan pada saraf, seperti sindrom carpal tunnel, yang menyebabkan timbulnya kesemutan atau mati rasa pada tangan dan kadang-kadang menyebabkan rasa nyeri atau kelemahan pada otot tangan.   Sumber: webmd