Your browser does not support JavaScript!
 07 Nov 2020    09:00 WIB
12 Cara Atasi Morning Sickness
Walaupun tidak mengenakkan untuk sang ibu, morning sickness sebenarnya memiliki manfaat tersendiri bagi sang bayi di dalam kandungan. Karena mengalami morning sickness, maka sang ibu biasanya hanya dapat mengkonsumsi makanan sederhana dan mungkin agak hambar, yang dapat mengurangi resiko terjadinya keracunan makanan. Apa sebenarnya penyebab dari morning sickness ini? Morning sickness terjadi akibat perubahan kadar hormonal di dalam tubuh seorang wanita saat hamil, terutama kadar hormon estrogen dan HCG (human chorionic gonadotrophin). Kedua jenis hormon tersebut merupakan hormon yang memiliki peranan penting untuk menjaga perkembangan sel telur yang telah dibuahi. Jadi, seorang wanita yang mengalami morning sickness justru memiliki resiko yang lebih rendah untuk mengalami keguguran. Akan tetapi, bukan berarti wanita yang tidak mengalami morning sickness lebih mudah mengalami keguguran. Walaupun demikian, terus merasa mual sepanjang hari selama beberapa bulan tetap saja akan membuat Anda tidak nyaman, apalagi bila Anda harus bekerja. Di bawah ini terdapat beberapa tips yang dapat membantu Anda mengatasi rasa mual tersebut: Makanlah lebih sering dengan jumlah sedikit. Makanlah dengan porsi kecil setidaknya setiap 2 jam, bahkan bila Anda tidak merasa ingin makan. Karena lambung kosong justru akan membuat Anda merasa lebih mual Konsumsilah berbagai jenis makanan dingin seperti salad, yogurt, buah-buahan, dan berbagai makanan dingin lainnya. Hal ini dikarenakan makanan hangat cenderung mengeluarkan wewangian yang lebih tajam, yang berarti akan membuat Anda merasa lebih mual Konsumsi cukup air putih. Jika air putih saja membuat Anda merasa mual, Anda dapat menambahkan potongan buah ke dalamnya atau gantilah air putih Anda dengan air kelapa Makanlah cemilan yang mengandung protein dan karbohidrat sebelum tidur Selalu sediakan buah jeruk di dekat Anda ke mana pun Anda pergi, karena terkadang rasa manisnya dapat membantu mengurangi rasa mual Teteskan beberapa tetes minyak peppermint pada tisu, kemudian dekatkan pada hidung Anda Hindari berbagai hal yang dapat membuat Anda merasa stress karena hormon stress yang dihasilkan oleh tubuh saat Anda merasa stress dapat membuat Anda bertambah mual Bernapaslah dengan satu lubang hidung (lubang hidung kiri). Hal ini bertujuan untuk menenangkan sistem saraf pusat. Tutuplah lubang hidung kanan Anda dan bernapaslah secara perlahan dengan menggunakan lubang hidung kiri Anda selama beberapa menit Konsumsilah jahe. Jahe telah terbukti dapat membantu mengatasi rasa mual. Tambahkan potongan jahe pada air hangat atau belilah teh jahe siap saji Hindari berbagai jenis makanan yang terlalu pedas, berlemak, atau digoreng Jangan terlalu banyak mengkonsumsi gula atau makanan manis Jangan menggunakan celana yang terlalu ketat karena hal ini dapat membuat rasa mual Anda bertambah buruk Sumber: womenshealthmag
 04 Oct 2019    08:00 WIB
Menebak Jenis Kelamin Janin (Mitos dan Fakta)
Mengandung dan menjadi calon ibu adalah anugrah luarbiasa bagi setiap wanita. Setiap ibu hamil pasti penasaran dan bertanya-tanya jenis kelamin calon anaknya, terutama calon ibu yang sengaja tidak menggunakan USG untuk mengetahui  jenis kelamin janinnya. Apakah Anda penasaran dengan jenis kelamin bayi mungil yang ada dalam kandungan Anda? Cara modern memang membantu Anda dengan menggunakan teknologi USG. Tetapi  jika Anda sengaja ingin membuat kejutan untuk diri Anda sendiri, cobalah untuk menerka-nerka apa sih jenis kelamin janin Anda. Berikut kami coba jabarkan mitos dan fakta berikut akan membantu Anda untuk menebak jenis kelamin janin anda. 1.       Tabel Cina kuno Tabel kuno ini ditemukan di sebuah kuburan kerajaan kuno di dekat Peking. Dokumen aslinya disimpan oleh Institute of Science Peking. Indikator yang digunakan pada tabel ini adalah umur ibu berdasarkan penanggalan Cina dan bulan terjadinya pembuahan. Banyak juga ibu-ibu hamil yang mempercayainya untuk memprediksi jenis kelamin bayi yang sedang dikandungnya. 2.       Denyut jantung bayi Mitos : Kalau denyut jantung bayi Anda di bawah 140 denyut per menit, berarti Anda mengandung bayi laki-laki. Tetapi jika denyut jantung bayi Anda lebih dari 140 denyut per menit, berarti calon bayi Anda adalah perempuan. Fakta : penilitian membuktikan bayi perempuan cenderung memiliki denyut jantung lebih cepat dibanding bayi laki-laki, namun perbedaan itu hanya diukur setelah bayi lahir.  Mitos ini juga didukung oleh sebuah penelitian dari University of Kentucky pada tahun 1993. Penelitian ini mengatakan bahwa 91% jenis kelamin laki-laki dan 74% janin perempuan dapat diprediksi dari denyut jantung. Tetapi banyak pula penelitian yang menyangkal hal ini. Para peneliti ini mengatakan bahwa denyut jantung tidak dapat digunakan untuk memprediksi jenis kelamin si bayi. 3.       Bentuk perut Mitos : jika perut Anda menonjol agak ke atas, maka bayi yang Anda kandung adalah perempuan. Tetapi jika tonjolan agak ke bawah maka bayi Anda adalah laki-laki. Jika selama 9 bulan Anda menunggu dan ternyata tebakan Anda tepat ketika hanya melihat bentuk perut, Anda patut bersyukur. Mitos seperti ini berasal dari Inggris. Mereka percaya bahwa bayi laki-laki terletak agak ke bawah karena mereka sudah membiasakan diri sejak kecil untuk mandiri. Sedangkan letak bayi perempuan agak ke atas karena mereka masih butuh perlindungan dari ibunya. 4.       Morning sickness Mitos : jika Anda sering mengalami morning sickness, Anda akan memiliki bayi perempuan, jika Anda jarang mengalami morning sickness, Anda akan memiliki bayi laki-laki. Fakta : para peneliti dari Swedia menemukan bahwa 56% wanita yang melahirkan bayi perempuan di rumah sakit, mengalami morning sickness yang para selama masa kehamilan. Penyebabnya diduga adalah perbedaan hormon yang dihasilkan janin perempuan dan laki-laki 5.       Gerak janin Mitos : jika bayi Anda aktif bergerak, maka bayi Anda adalah laki-laki. Fakta : teori ini rupanya dibuat karena fenomena hidup sehari-hari. Anak laki-laki cenderung tidak bisa diam dan anak perempuan adalah sosok anggun yang lemah lembut. Mitos ini masih diperhitungkan kebenarannya. Bagaimanapun juga, aktivitas ibu juga berpengaruh pada si janin. Jika Anda melakukan banyak aktivitas seharian, maka bayi Anda juga akan aktif bergerak. 6.       Pilihan rasa saat ngidam Mitos : mengidam makanan manis-manis maka bayi anda adalah perempuan, jika mengidam makanan asin maka anak anda laki-laki Fakta : tidak ada data yang membuktikan kebenaran mitos ini 7.       Suhu di telapak kaki Mitos : jika kaki ibi hamil terasa dingin maka kemungkinan mengandung anak laki-laki. Fakta : seorang peneliti jerman membenarkan mitos ini, wanita yang mengandung anak laki-laki sering mengalami ganguan peredaran darah sehingga telapak kakinya terasa lebih dingin. 8.       Pendulum Mitos : Jika cincin kawin atau jarum yang digantungkan pada perut Anda bergerak melingkar, maka Anda akan mempunyai bayi perempuan. Tetapi jika berputar secara tak terarah, maka Anda akan memiliki bayi laki-laki. Fakta : metode untuk memprediksi jenis bayi dengan cara ini bekerja dengan seperti papan ouija. Padahal otot Anda ketika melakukan cara ini ikut menentukan perputaran cincin atau jarum yang digantung.  Baca juga: Daftar Negara Dengan Jumlah Pembesaran Kelamin Pria Terbanyak  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.
 04 Oct 2019    08:00 WIB
Menebak Jenis Kelamin Janin (Mitos dan Fakta)
Mengandung dan menjadi calon ibu adalah anugrah luarbiasa bagi setiap wanita. Setiap ibu hamil pasti penasaran dan bertanya-tanya jenis kelamin calon anaknya, terutama calon ibu yang sengaja tidak menggunakan USG untuk mengetahui  jenis kelamin janinnya. Apakah Anda penasaran dengan jenis kelamin bayi mungil yang ada dalam kandungan Anda? Cara modern memang membantu Anda dengan menggunakan teknologi USG. Tetapi  jika Anda sengaja ingin membuat kejutan untuk diri Anda sendiri, cobalah untuk menerka-nerka apa sih jenis kelamin janin Anda. Berikut kami coba jabarkan mitos dan fakta berikut akan membantu Anda untuk menebak jenis kelamin janin anda. 1.       Tabel Cina kuno Tabel kuno ini ditemukan di sebuah kuburan kerajaan kuno di dekat Peking. Dokumen aslinya disimpan oleh Institute of Science Peking. Indikator yang digunakan pada tabel ini adalah umur ibu berdasarkan penanggalan Cina dan bulan terjadinya pembuahan. Banyak juga ibu-ibu hamil yang mempercayainya untuk memprediksi jenis kelamin bayi yang sedang dikandungnya. 2.       Denyut jantung bayi Mitos : Kalau denyut jantung bayi Anda di bawah 140 denyut per menit, berarti Anda mengandung bayi laki-laki. Tetapi jika denyut jantung bayi Anda lebih dari 140 denyut per menit, berarti calon bayi Anda adalah perempuan. Fakta : penilitian membuktikan bayi perempuan cenderung memiliki denyut jantung lebih cepat dibanding bayi laki-laki, namun perbedaan itu hanya diukur setelah bayi lahir.  Mitos ini juga didukung oleh sebuah penelitian dari University of Kentucky pada tahun 1993. Penelitian ini mengatakan bahwa 91% jenis kelamin laki-laki dan 74% janin perempuan dapat diprediksi dari denyut jantung. Tetapi banyak pula penelitian yang menyangkal hal ini. Para peneliti ini mengatakan bahwa denyut jantung tidak dapat digunakan untuk memprediksi jenis kelamin si bayi. 3.       Bentuk perut Mitos : jika perut Anda menonjol agak ke atas, maka bayi yang Anda kandung adalah perempuan. Tetapi jika tonjolan agak ke bawah maka bayi Anda adalah laki-laki. Jika selama 9 bulan Anda menunggu dan ternyata tebakan Anda tepat ketika hanya melihat bentuk perut, Anda patut bersyukur. Mitos seperti ini berasal dari Inggris. Mereka percaya bahwa bayi laki-laki terletak agak ke bawah karena mereka sudah membiasakan diri sejak kecil untuk mandiri. Sedangkan letak bayi perempuan agak ke atas karena mereka masih butuh perlindungan dari ibunya. 4.       Morning sickness Mitos : jika Anda sering mengalami morning sickness, Anda akan memiliki bayi perempuan, jika Anda jarang mengalami morning sickness, Anda akan memiliki bayi laki-laki. Fakta : para peneliti dari Swedia menemukan bahwa 56% wanita yang melahirkan bayi perempuan di rumah sakit, mengalami morning sickness yang para selama masa kehamilan. Penyebabnya diduga adalah perbedaan hormon yang dihasilkan janin perempuan dan laki-laki 5.       Gerak janin Mitos : jika bayi Anda aktif bergerak, maka bayi Anda adalah laki-laki. Fakta : teori ini rupanya dibuat karena fenomena hidup sehari-hari. Anak laki-laki cenderung tidak bisa diam dan anak perempuan adalah sosok anggun yang lemah lembut. Mitos ini masih diperhitungkan kebenarannya. Bagaimanapun juga, aktivitas ibu juga berpengaruh pada si janin. Jika Anda melakukan banyak aktivitas seharian, maka bayi Anda juga akan aktif bergerak. 6.       Pilihan rasa saat ngidam Mitos : mengidam makanan manis-manis maka bayi anda adalah perempuan, jika mengidam makanan asin maka anak anda laki-laki Fakta : tidak ada data yang membuktikan kebenaran mitos ini 7.       Suhu di telapak kaki Mitos : jika kaki ibi hamil terasa dingin maka kemungkinan mengandung anak laki-laki. Fakta : seorang peneliti jerman membenarkan mitos ini, wanita yang mengandung anak laki-laki sering mengalami ganguan peredaran darah sehingga telapak kakinya terasa lebih dingin. 8.       Pendulum Mitos : Jika cincin kawin atau jarum yang digantungkan pada perut Anda bergerak melingkar, maka Anda akan mempunyai bayi perempuan. Tetapi jika berputar secara tak terarah, maka Anda akan memiliki bayi laki-laki. Fakta : metode untuk memprediksi jenis bayi dengan cara ini bekerja dengan seperti papan ouija. Padahal otot Anda ketika melakukan cara ini ikut menentukan perputaran cincin atau jarum yang digantung.  Baca juga: Daftar Negara Dengan Jumlah Pembesaran Kelamin Pria Terbanyak  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.
 31 Oct 2016    18:00 WIB
Apa Saja Gejala Awal dari Kehamilan?
1.     Periksa Payudara Anda Untuk mengetahui apakah Anda memang benar hamil walaupun belum terlambat menstruasi, Anda dapat memulainya dari memeriksa keadaan payudara Anda. Jika payudara Anda terasa membengkak, keras, atau sedikit lebih besar daripada biasanya; maka Anda mungkin sedang hamil. Hal ini dikarenakan payudara Anda telah mulai memproduksi ASI sejak awal kehamilan. Selain itu, warna puting susu Anda juga dapat menjadi sedikit lebih gelap.   2.     Morning Sickness Gejala yang satu ini tentu saja telah diketahui oleh hampir sebagian besar wanita. Jika Anda merasa mual atau bahkan muntah di pagi hari atau sepanjang hari, maka Anda mungkin sedang berada pada tahap awal kehamilan Anda. Gejala morning sickness ini biasanya mulai terjadi saat kehamilan telah berusia 4 minggu. Beberapa orang wanita dapat mengalami gejala morning sickness ini saat kehamilan baru berusia 2 minggu. Walaupun lebih umum dikenal dengan nama morning sickness, akan tetapi gejala mual dan muntah ini dapat terjadi sepanjang hari, tidak hanya di pagi hari saja.   3.     Rasa Lelah yang Berlebihan Apakah Anda merasa sangat lelah yang tidak biasanya saat melakukan berbagai aktivitas harian Anda akhir-akhir ini atau Anda terus ingin tidur siang? Hal ini dapat menjadi salah satu penanda bahwa Anda sedang hamil. Rasa lelah berlebihan yang Anda alami ini terjadi akibat perubahan kadar hormonal di dalam tubuh Anda.   4.     Peningkatan Indra Penciuman dan Pengecap Satu lagi gejala kehamilan yang sering terjadi adalah peningkatan kemampuan indra penciuman dan pengecap Anda. Jika Anda tidak lagi menyukai rasa atau bau makanan favorit Anda atau mulai mengalami gejala ngidam, maka Anda mungkin sedang hamil.   5.     Spotting Spotting merupakan suatu keadaan di mana menstruasi Anda hanya berupa bercak-bercak darah yang sedikit. Bercak-bercak darah yang keluar ini dapat merupakan suatu penanda bahwa janin (embrio) Anda sedang menempel pada dinding rahim Anda.   6.     Lebih Sering Buang Air Kecil Apakah Anda menjadi lebih sering buang air kecil? Frekuensi berkemih dapat meningkat pada awal masa kehamilan karena perubahan kadar hormonal di dalam tubuh Anda.   Jadi, apa yang harus Anda lakukan untuk mengetahui secara pasti bahwa Anda benar-benar hamil? Lakukanlah pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan test pack dan jika hasil pemeriksaan ini positif, kunjungilah dokter spesialis obgyn dan ginekologi (kandungan) untuk memastikan kebenaran hasil pemeriksaan tersebut. Baca juga: Penyebab Perdarahan Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: ehow