Your browser does not support JavaScript!
 30 Nov 2019    18:00 WIB
Manfaat Minyak Wijen Bagi Kecantikan
•    Memperlambat Proses PenuaanMinyak wijen telah banyak dikenal sebagai produk anti penuaan karena mampu masuk lebih jauh ke dalam kulit dan menghantarkan berbagai produk aktif tanpa mengiritasi kulit dan membuat kulit lebih sehat dan berkilau. Minyak wijen mengandung berbagai vitamin, antioksidan, dan asam lemak yang dapat membuat kulit lebih halus, terhidrasi, dan mencegah terjadinya penuaan dini.    •    Tabir Surya AlamiMinyak wijen merupakan salah satu tabir surya alami yang memiliki SPF 4. Selain itu, minyak wijen juga mengandung banyak antioksidan yang dapat membantu menetralisir efek berbahaya dari paparan radiasi sinar UV.    •    Mencegah JerawatManfaat lain dari minyak wijen adalah dapat membersihkan kulit. Minyak wijen dapat membantu mengatasi jerawat, mengendalikan minyak, dan mengangkat sel-sel kulit mati, serta dapat memerangkap berbagai racun yang larut dalam minyak. Selain itu, minyak wijen juga memiliki efek antivirus, anti jamur, dan anti inflamasi (radang).    •    Mengatasi Luka Bakar Akibat Sinar MatahariMinyak wijen merupakan salah satu bahan alami yang dapat membantu mengatasi luka bakar akibat sinar matahari. Minyak wijen juga dapat membantu menenangkan dan menghangatkan kulit yang teriritasi.    •    Mengurangi Gejala Eksim dan PsoriasisKarena mengandung banyak vitamin, kalsium, protein, magnesium, dan asam lemak esensial; minyak wijen dapat membantu mengurangi gejala eksim dan psoriasis. Minyak wijen juga dapat mengurangi rasa gatal, rasa terbakar, dan mengurangi kemerahan serta pembengkakan pada kulit.    •    Menjaga Kesehatan RambutMengoleskan minyak wijen secara langsung pada kepala Anda dapat membantu mengatasi rambut kering, mencegah tumbuhnya rambut putih sebelum waktunya, meningkatkan sirkulasi darah ke kulit kepala, dan menutrisi kulit kepala. Setelah mengoleskan minyak wijen pada kulit kepala, diamkan selama 30 menit untuk memperoleh berbagai manfaat di atas.    •    Mengurangi StressMenggunakan minyak wijen sebagai minyak pijat ternyata dapat membantu mengurangi rasa stress dan cemas yang Anda rasakan serta meningkatkan kekuatan sistem kekebalan tubuh Anda.Sumber: allwomenstalk
 23 Aug 2019    11:00 WIB
4 Jenis Minyak yang Baik Bagi Kesehatan
Tahukah Anda bahwa ternyata ada 4 jenis minyak yang dapat dikonsumsi yang juga baik bagi kesehatan jantung, kulit, dan bahkan mood Anda? Di bawah ini Anda dapat melihat keempat jenis minyak tersebut dan manfaatnya bagi kesehatan Anda.   Minyak Wijen Minyak wijen dapat membantu mencegah terjadinya diabetes, gigi berlubang, dan bahkan mencegah kulit terbakar sinar matahari. Hal ini dikarenakan minyak wijen mengandung antioksidan unik dan suatu zat yang disebut dengan lignin, yang dapat membantu mengendalikan kadar gula dan menurunkan kadar kolesterol LDL. Bila Anda menggunakannya sebagai pengganti obat kumur dan berkumur dengan menggunakan minyak wijen selama 10 menit, maka hal ini dapat mencegah terbentuknya plak pada gigi. Selain itu, menggosokannya pada kulit Anda juga dapat membantu mengatasi kulit yang terbakar oleh sinar matahari, akan tetapi jangan pernah menggunakan minyak wijen sebagai pengganti tabir surya.   Minyak Alpukat Minyak alpukat ternyata dapat membantu mengatasi berbagai jenis gangguan pada sendi dan membuat kulit menjadi lebih halus. Hal ini dikarenakan minyak alpukat mengandung asam lemak tidak jenuh tunggal (MUFA) yang dapat membantu melawan berbagai reaksi radang di dalam tubuh, yang dapat membantu melindungi kulit Anda dari dalam dengan menekan efek radikal bebas di dalam tubuh. Bila Anda mengkonsumsinya secara teratur, minyak alpukat juga dapat berfungsi seperti obat anti nyeri dosis kecil, yang dapat membantu mengurangi nyeri sendi akut bila dikonsumsi bersama dengan minyak kedelai. Saat dioleskan secara langsung pada kulit, minyak alpukat dapat berfungsi sebagai pelembab untuk membantu mengatasi kulit kering.   Minyak Walnut Minyak walnut dapat membantu memperbaiki reaksi tubuh terhadap stress. Hal ini dikarenakan minyak walnut mengandung banyak asam lemak omega 3 seperti halnya minyak ikan, yaitu asam alfa linoleat (ALA), yang dapat membantu meningkatkan kekuatan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan fungsi sistem saraf. Berbagai penelitian juga telah menunjukkan bahwa minyak walnut juga dapat membantu menurunkan kadar stress dan tekanan darah, sehingga juga dapat melindungi jantung Anda.   Minyak Kelapa Minyak kelapa sangat baik bagi kesehatan Anda karena mengandung asam laurat dan asam lemak jenuh yaitu trigliserida rantai sedang (MCT). Beberapa ahli menduga bahwa karena minyak kelapa mengandung asam laurat, maka minyak kelapa dapat digunakan sebagai pengganti obat kumur dan memiliki efek antimikroba. Berbagai penelitian menemukan bahwa MCT yang terdapat di dalam minyak kelapa dapat membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol, membantu kerja sistem pencernaan, dan bahkan mengurangi kadar lemak perut.     Sumber: womenshealthmag
 31 Mar 2019    18:00 WIB
Makin Semangat Bercinta Dengan Wangi Aromaterapi
Pernahkah Anda merasa begitu lelah dan tidak ingin melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda? Apabila iya hal ini memang sering terjadi. Untuk membantu meningkatkan gairah seks Anda maka perlunya diciptakan suasana yang nyaman. Dengan mendapatan kualitas seks yang baik akan membantu membawa kehidupan asmara Anda menjadi lebih berkesan. Banyak pakar seks yang menyarankan agar pasangan tidak hanya menciptakan kondisi visual yang nyaman bagi pasangannya. Namun juga menganjurkan agar ruangan kamar yang seringkali menjadi tempat aktifitas bercinta dapat memiliki aroma yang khas. Aroma khas yang pada umumnya didapatkan pada berbagai jenis minyak aroma terapi jelas dapat memberikan peran yang positif. Sehingga dengan aroma terapi dapat membangkirkan hasrat dan gairah pada aktifitas seks Anda bersama pasangan. Lantas aromaterapi seperti apa saja yang disarankan para pakar agar pasangan memiliki gairah seks yang maksimal saat bercinta? Terdapat enam aroma terapi yang dianjurkan bagi Anda dan pasangan, sehingga akan lebih memaksimalkan gairah seks Anda saat menghirupnya. Berikut aroma yang bisa Anda pilih: 1.      Minyak esensial mawar Anda pasti tahu Cleopatra, konon Cleopatra selalu menaburkan bunga mawar di kamar mandinya. Minyak esensial mawar dikatakan untuk menenangkan indera dengan mengurangi kecemasan saat berhubungan seks. Aroma minyak esensial mawar dapat meningkatkan gairah, cinta dan sensualitas yang dpat menyatukan perasaan dan fisik antar pasangan. 2.      Minyak jasmin Jasmin dikenal sebagai minyak afrodisiak karena efek sensitif seksual yang kuat pada indra manusia. Bunga ini sejak lama digunakan dalam seni rayuan. Aromanya mampu memanaskan emosional, meningkatkan rasa percaya diri dan meningkatkan gairah seksual ke level yang lebih tinggi.  3.      Minyak Ylang Ylang Minyak esensial yang satu ini mirip dengan melati. Bersifat eksotis dan memiliki aroma floral yang sangat manis yang akan membuat hari Anda penuh dengan sukacita. Minyak ylang ylang mampu meningkatkan daya tarik antar pasangan. Cukup teteskan minyak ylang-ylang di dekat tempat tidur Anda dan rasakan keajaiban minyak yang satu ini. 4.      Minyak cendana Minyak cendana mempunyai aroma seperti kayu manis aroma yang bersifat sensual serta sifat meditatif. Anda dapat mencampurnya dengan minyak lain seperti kemangi, lavender, mawar. Penggunaan minyak esensial ini meningkatkan keintiman secara fisik. 5.      Minyak cengkeh Minyak ini yang terbaik untuk menghilangkan depresi. Minyak cengkeh juga bertindak sebagai stimulan sehingga membuat Anda lebih bergairah dan membantu Anda menikmati pengalaman hubungan intim yang berbeda dengan yang sebelumnya. 6.      Minyak nilam Minyak nilam memberikan aroma yang merupakan perpaduan kuat aroma pedas dan musky. Sehingga wanginya akan menarik perhatian pria dan wanita. Minyak nilam membantu dalam mengurangi stres dan depresi, sehingga secara alami memperbaiki suasana hati Anda. Wewangian tersebut memang dapat membantu meningkatkan gairah Anda, namun apabila Anda mempunyai masalah tekanan darah tinggi atau masalah pernapasan, jangan gunakan minyak esensial tanpa konsultasi dokter. Selain itu jauhkan dari api. Baca juga: Apakah Aromaterapi itu? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: bollywoodshaadis
 23 Feb 2019    11:00 WIB
Bagaimana Memilih Minyak Zaitun Yang Tepat Untuk Memasak ?
Jika Anda sedang mencoba hidup lebih sehat dengan mengganti jenis minyak yang Anda gunakan, maka ada baiknya bila Anda mengetahui beberapa jenis berbeda dari minyak zaitun sebelum menggunakannya. Pada dasarnya, ada 3 jenis minyak zaitun yaitu extra virgin olive oil, virgin olive oil, dan pure olive oil. Selain ketiga 3 jenis minyak zaitun tersebut, ada beberapa jenis lainnya yang sebenarnya merupakan campuran. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja perbedaan di antara berbagai jenis minyak zaitun yang tersedia di pasaran.   Extra Virgin Olive Oil Extra virgin olive oil kadangkala disamakan dengan wine berkualitas, di mana pohon zaitun yang berbeda juga akan menghasilkan rasa minyak zaitun yang berbeda. Untuk memperoleh predikat extra virgin olive oil, minyak zaitun harus memenuhi 4 kriteria, yaitu: Harus diproduksi dengan cara tradisional (tanpa bantuan bahan kimia atau tambahan air panas) Berasal dari perasan pertama Memiliki kadar asam oleat kurang dari 1% Memiliki rasa yang sempurna Tingkat keasaman minyak zaitun merupakan hal terpenting dalam menentukan tingkat kesempurnaan minyak zaitun. Hal ini dikarenakan tingkat keasaman tersebut berhubungan dengan seberapa banyak asam lemak yang terkandung di dalamnya, jadi minyak zaitun terbaik adalah minyak zaitun yang memiliki tingkat keasaman terendah. Minyak zaitun terbaik juga harus memiliki rasa dan wangi yang sempurna. Extra virgin olive oil harus memiliki keseimbangan yang sempurna antara rasa, aroma, warna, dan tingkat keasaman. Selain kesempurnaan di atas, extra virgin olive oil sangat mahal karena ia juga mengandung banyak vitamin dan nutrisi penting lainnya. Selain itu, minyak zaitun jenis ini benar-benar murni dan tidak mengandung bahan pengawet. Karena rasanya yang sempurna, extra virgin olive oil sangat cocok untuk digunakan sebagai bumbu salad dan memasak. Extra virgin olive oil sendiri memiliki 4 jenis yaitu: •           Extra virgin olive oil (regular) •           Organic extra virgin olive oil •           Protected Designation of Origin (PDO) •           Protected Geographical Indication (PGI)   Virgin Olive Oil Virgin olive oil juga berasal dari perasan pertama buah zaitun dan diolah secara alami tanpa bahan pengawet atau tambahan. Akan tetapi, minyak zaitun jenis ini memiliki tingkat keasaman sebesar 3.3%. Untuk rasanya, virgin olive oil dapat berbeda-beda dan biasanya lebih ringan daripada extra virgin olive oil.   Baca juga: Minyak Ternyata Juga Bisa Dijadikan Obat Kumur Lho!   Pure Olive Oil Pure olive oil sekarang ini banyak disebut dengan olive oil saja. Pure olive oil ini berasal dari campuran antara virgin olive oil dengan refined olive oil. Pada kemasannya, minyak zaitun jenis ini biasanya akan bertuliskan "pure" atau "100% pure". Akan tetapi, karena refined olive oil hanya mengandung sangat sedikit vitamin E, maka refind olive oil perlu dikombinasikan dengan virgin olive oil untuk memperbaiki rasa, warna, dan aromanya. Setiap merk mungkin akan memiliki rasa yang berbeda. Pure olive oil biasanya memiliki tingkat keasaman yang sama dengan virgin olive oil dan karenanya minyak zaitun jenis ini memiliki tingkat ketahanan yang cukup baik terhadap suhu tinggi. Minyak zaitun jenis ini tidak dapat digunakan sebagai bumbu salad, tetapi lebih cocok digunakan untuk memasak, terutama memasak pada suhu tinggi.   Olive Pomace Oil Pomace oil merupakan tingkatan terendah dari minyak zaitun. Pomace merupakan bagian dari buah zaitun yang masih tertinggal setelah buah zaitun melalui berbagai proses. Dengan menggunakan pelarut tertentu, masih ada minyak sisa yang dapat dihasilkan dari pomace ini. Akan tetapi, minyak yang dihasilkan ini sama sekali tidak mengandung vitamin yang ada di dalam minyak zaitun. Untuk membuat pomace oil dapat digunakan, para pembuatnya biasanya mencampurkannya dengan virgin olive oil. Oleh karena itu, rasanya dapat berbeda-beda tergantung merknya. Seperti halnya pure olive oil, pomace oil cocok digunakan untuk memasak pada suhu tinggi.   Lite Oil Lite oil merupakan virgin olive oil yang berwarna lebih terang dan mengandung lebih sedikit nutrisi. Lite oil mengandung sekitar 125 kalori untuk setiap 1 sendok makan, sama seperti minyak zaitun, dan juga mengandung semua lemak yang ada di dalam minyak zaitun.   Selain berdasarkan pada kandungan nutrisi dan lemak di dalamnya, minyak zaitun juga seringkali dibedakan berdasarkan warnanya. Sebagian besar minyak zaitun memiliki warna yang bervariasi antara kuning pucat hingga hijau keruh. Minyak zaitun yang berwarna hijau keruh menunjukkan bahwa minyak berasal dari buah zaitun yang masih mentah dan hijau. Akan tetapi, kadangkala warna hijau juga dapat dikarenakan oleh terlalu banyak daun zaitun yang ikut masuk saat proses pembuatan. Minyak zaitun yang berwarna kuning menunjukkan bahwa minyak berasal dari buah zaitun yang telah matang, yang memberikan rasa lebih manis pada minyak. Akan tetapi, warna kuning terang juga dapat berarti bahwa minyak telah mengalami oksidasi karena paparan terhadap cahaya matahari. Dengan demikian, aroma dan kandungan vitamin E di dalam minyak zaitun akan menurun, dan minyak dapat berbau tengik. Secara keseluruhan, minyak zaitun merupakan sumber vitamin E dan lemak tidak jenuh tunggal. Akan tetapi, extra virgin olive oil memang merupakan jenis minyak zaitun yang memiliki paling banyak nutrisi penting dan rasa yang paling sempurna.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: explorecrete
 08 Jan 2015    13:00 WIB
Minyak Terbaik Untuk Metode Pembersihan Dengan Minyak
Metode pembersihan dengan minyak merupakan salah satu metode yang efektif untuk membantu membersihkan kulit. Minyak apakah yang baik digunakan untuk metode pembersihan dengan minyak: Castor Oil (minyak jarak) Minyak ini kaya akan asam lemak Omega 6 dan vitamin E. Minyak ini memiliki sifat antibakteri. Anti-oksidan yang terkandung dalam minyak ini juga membantu mencegah kerusakan kulit dan keriput. Minyak zaitun Minyak zaitun kaya akan vitamin E.Minyak ini juga mengandung antioksidan yang mencegah penuaan dini. Minyak ini dapat melembabkan kulit secara menyeluruh. Minyak almond Minyak ini kaya akan vitamin A, vitamin B dan vitamin E. Kulit menyerap minyak almond dengan cepat. Minyak ini membantu untuk meratakan tekstur dan warna kulit yang tidak merata. Minyak Kelapa Minyak ini merupakan pelembab yang luar biasa, kaya dengan vitamin E, vitamin K, zat besi dan polifenol.  Minyak biji bunga matahari Minyak ini baik digunakan terutama untuk kulit kering. Minyak ini kaya akan vitamin dan membantu dalam memperbaiki kulit yang rusak. Berapa Banyak Minyak Diperlukan? Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda dapat menggunakan berbagai macam minyak dan menggabungkannya sesuai dengan kebutuhan: Apabila Anda memiliki kulit berminyak, gunakan minyak jarak dan minyak zaitun dalam 1: 2 rasio. Jika kulit Anda kering, gunakan castor oil (minyak jarak) dan minyak zaitun dengan rasio 1: 9. Apabila Anda memiliki kulit kombinasi, campurkan castor oil dan minyak zaitun dengan rasio 1: 3. Sumber: stylecraze