Your browser does not support JavaScript!
 06 Mar 2017    08:00 WIB
Hubungan Metabolisme dengan Berat Badan
Apakah metabolisme itu?Secara sederhana, metabolisme artinya tingkat kecepatan tubuh membakar energi. Metabolisme adalah cara tubuh menggunakan lemak, karbohidrat, dan protein untuk membentuk energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Metabolisme merupakan mesin yang memastikan semua proses tubuh bekerja dengan baik. Faktor apakah yang mempengaruhi metabolisme?Apakah Anda tahu jika Anda tidak selalu dapat menguasai metabolisme tubuh Anda sendiri? Faktor genetik, jenis kelamin dan usia merupakan beberapa hal yang tidak dapat Anda atur sendiri. Faktor genetik memainkan peran penting dalam metabolisme Anda. Tetapi Anda bisa juga mengatur metabolisme tubuh dengan aktivitas fisik, makanan yang Anda makan, kadar lemak tubuh, olahraga dan keseluruhan pola hidup yang Anda lakukan sehari-hari. Penurunan atau peningkatan berat badanPernahkah Anda memikirkan faktor pemicu turunnya berat badan atau naiknnya berat badan? Apakah Anda merasa lelah dan bosan dengan jargo yang dikatakan para penjual obat penurun berat badan? Naik turunnya berat badan Anda semua bergantung pada metabolisme rate tubuh Anda. apa itu metabolisme rate? Metabolisme rate terbentuk dari tiga komponen. Yang pertama adalah BMR atau Basal Metabolic Rate yaitu banyaknya energi yang dibakar saat tubuh Ande beristirahat. Yang kedua adalah konsumsi energi yang digunakan saat melakukan aktifitas fisik. Dan yang ketiga adalah Thermic Effect of Food yaitu banyaknya energi yang digunakan untuk mencerna makanan yang kita makan. HubungannyaSekarang mari kita lihat hubungan metabolisme dengan berat badan. Kita bisa lihat, semakin tinggi angka rate melabolisme maka semakin tinggi pula pemakaian energi dari tubuh. Dari manakah energi datang? Tentu saja dari makanan yang Anda konsumsi. Jika Anda berpikir "oh mudah saja, saya tinggal mengurangi makanan yang saya konsumsi sampai batas minimum" ternyata hal tersebut salah. Tubuh kita membutuhkan minimal mutrisi dan energi untuk membuat tubuh bekerja dengan baik. Dengan mengurangi makan tidak akan membuat Anda menurunkan berat badan dengan baik. Cara yang terbaik adalah meningkatkan angka rate metabolisme Anda. bahasa sederhananya adalah membakar lebih banyak energi lagi. Apa yang bisa Anda lakukan?Apa yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan berat badan dengan cara yang sehat? para ahli mengatakan hal-hal dasar yang bisa Anda lakukan adalah:•    Olahraga, misalnya denga pergi ke gym atau taman, lari pagi, dan lainnya•    Makan sehat, jangan lakukan diet yang ekstrim melainkan lakukanlah diet yang sehat, mengkonsumsi makanan yang sehat dan cara memasak yang benar.•    Minum lebih banyak air•    Lakukan kebih banyak aktifitasSumber: magforwomen
 30 Nov 2016    11:00 WIB
Berapa Kg Berat Badan yang SEBERNANYA Dapat Diturunkan Dalam Satu Minggu?
Bila Anda sedang berusaha untuk menurunkan berat badan, maka Anda mungkin sudah sering membaca atau mendengar tips diet yang menjamin bahwa Anda akan turun sebanyak 2-5 kg hanya dalam 1 minggu. Akan tetapi, berapa kg berat badan yang sebenarnya dapat diturunkan dalam waktu 1 minggu??? Menurut seorang ahli, secara keseluruhan seseorang biasanya hanya akan mengalami penurunan berat badan sebanyak 1-2 kg dalam 1 minggu. Akan tetapi, sebenarnya hal ini juga dipengaruhi oleh beberapa hal seperti: Berapa berat badan Anda saat memulai. Orang yang memiliki berat badan yang lebih berat biasanya akan mengalami penurunan berat badan yang lebih banyak dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan lebih ringan Bagaimana gaya hidup Anda saat memulai. Jika Anda sudah mengkonsumsi makanan yang sehat dan berolahraga secara teratur, maka biasanya Anda akan lebih sulit mengalami penurunan berat badan dibandingkan dengan orang yang terbiasa mengkonsumsi makanan tidak sehat dan jarang atau tidak pernah berolahraga   Baca juga: Tips Makan Larut Malam Tanpa Meningkatkan Berat Badan   Jadi, bila Anda ingin menurunkan berat badan dan menjaga berat badan Anda tetap ideal setelahnya, maka dianjurkan agar Anda menargetkan penurunan berat badan sebanyak 0.5-1 kg setiap minggunya. Hal ini dikarenakan Anda akan dapat bertahan lebih lama dalam melakukan diet Anda dibandingkan dengan saat Anda melakukan diet yang cukup ekstrim atau ketat untuk menurunkan 1.5 kg setiap minggunya, yang akan kembali lagi segera setelah Anda berhenti berdiet. Jika Anda benar-benar ingin menurunkan berat badan dan mencegahnya kembali naik, dianjurkan agar Anda mengurangi jumlah kalori yang Anda konsumsi secara selang-seling, misalnya hari ini dan besok Anda mengkonsumsi lebih sedikit makanan dibandingkan lusa. Dengan demikian, berat badan Anda akan menurun dan Anda pun tidak akan merasa sangat menderita. Selain itu, hal ini juga dapat mencegah melambatnya laju metabolisme tubuh Anda (yang akan membuat peningkatan berat badan lebih mudah terjadi bila Anda berhenti berdiet nantinya).   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 10 Feb 2015    09:00 WIB
Ternyata Tubuh Anda Hanya Bisa Menangani Gula Dalam Jumlah Terbatas
Masalah utama yang berhubungan dengan gula, adalah kenyataan bahwa hati Anda memiliki kapasitas yang sangat terbatas untuk mencernanya. Menurut Dr Lustig, tubuh Anda dapat dengan aman memetabolisme sekitar enam sendok teh gula tambahan per hari. Kelebihan gula dalam tubuh akan dimetabolisme menjadi lemak tubuh dan dapat menimbulkan terjadinya penyakit metabolik kronis seperti: Diabetes (kencing manis) tipe 2 Penyakit jantung Hipertensi (tekanan darah tinggi) Gangguan memori Kanker Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam JAMA, seseorang yang mengkonsumsi gula dan makanan lain yang mengandung gula sekitar 21 persen atau lebih dari kalori harian mereka memiliki risiko dua kali lebih tinggi meninggal karena penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang hanya mengkonsumsi gula dan makanan lain yang mengandung gula sekitar tujuh persen atau kurang dari jumlah kalori harian mereka Satu sendok teh gula setara dengan empat gram gula. Selain itu konsumsi gula dan makanan lain yang mengandung gula juga akan menyumbang jumlah gula yang Anda konsumsi setiap hari seperti gula dari buah. Sebaiknya Anda membatasi konsumsi gula setiap hari sekitar 25 gram yang setara dengan lebih dari enam sendok teh gula per hari. Apabila Anda memiliki gangguan insulin atau leptin (kelebihan berat badan, diabetes, tekanan darah tinggi, atau konsumsi obat statin), sebaiknya Anda membatasi konsumsi gula hanya sekitar 15 gram per hari. Sumber: articlesmercola