Your browser does not support JavaScript!
 05 Jan 2020    18:00 WIB
Ingin Membuat Tubuh Anda Mampu Membakar Kalori Lebih Banyak?
Berikut adalah cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan metabolisme dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam membakar kalori: Olahraga Olahraga di pagi hari tidak hanya membuat Anda bersemangat. Namun olahraga di pagi hari juga membantu meningkatkan metabolisme Anda dibandingkan berolahraga di waktu lain. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang berolahraga di pagi hari membakar kalori lebih banyak daripada mereka yang berolahraga pada waktu lain. Sehingga usahakan untuk melakukan olahraga di pagi hari untuk pembakaran kalori yang lebih banyak. Intensitas yang baik Kabar baik bagi Anda yang kurang memiliki waktu untuk berolahraga. Sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa bila Anda melakukan olahraga ditambahkan dengan intensitas yang berat hanya sekitar 2,5 menit hal ini mampu membakar hingga 200 kalori Jangan menunda sarapan Jangan melewatkan sarapan hanya karena hari Anda sibuk, makan di pagi hari membantu menjaga tubuh Anda dalam meningkatkan metabolisme. Dengan sarapan Anda akan memberikan tubuh Anda energi sehingga tubuh Anda dan pikiran Anda dapat berfungsi dengan baik. Latih otot Apabila Anda rutin melakukan latihan cardio, tetap usahakan untuk melakukan latihan kekuatan seperti angkat beban. Karena dengan latihan ini, Anda akan membentuk otot, yang nantinya akan meningkatkan metabolisme tubuh Anda. Ngemil Ngemil bisa bakar lemak. Ngemil disini bukanlah makan snack, roti manis ataupun es krim. Namun Anda memilih makanan yang sehat seperti buah-buahan misal pir, apel, pisang. Anda bisa mendapatkan manfaat dari makanan tersebut dan membuat Anda terhindar dari mengkonsumsi camilan tidak sehat. Sumber: popsugar
 30 Dec 2019    08:00 WIB
4 Hal yang Dapat Mengganggu Metabolisme Tubuh Anda
Metabolisme tubuh Anda tidak hanya dipengaruhi oleh apa yang Anda makan dan seberapa sering Anda berolahraga. Berbagai aktivitas yang Anda lakukan setiap harinya juga dapat mempengaruhi metabolisme tubuh Anda, walaupun tampaknya tidak berhubungan dengan berat badan Anda. Di bawah ini terdapat 4 hal yang dapat mengganggu proses metabolisme di dalam tubuh Anda.   Tidak Menyukai Makanan Pedas Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang menambahkan bubuk cabai merah pada makan malamnya merasa lebih kenyang dan makan sekitar 30% lebih sedikit dibandingkan dengan orang yang mengkonsumsi makanan yang tidak pedas. Cabai mengandung capsaicin yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh dengan cara mengatur pelepasan hormon yang mengendalikan nafsu makan seseorang dan meningkatkan kadar hormon stress yang dapat menurunkan nafsu makan seseorang.   Terlalu Banyak Duduk Terlalu banyak duduk, yaitu duduk selama 3 jam atau lebih setiap harinya berhubungan dengan peningkatan resiko terjadinya sindrom metabolik, yaitu hingga 74% dibandingkan dengan orang lain yang hanya duduk kurang dari 2 jam setiap harinya. Sindrom metabolik merupakan suatu kumpulan gejala yang juga merupakan faktor resiko bagi diabetes dan penyakit jantung, yaitu obesitas, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol yang tinggi. Hal ini dikarenakan saat Anda duduk, otot Anda tidak perlu bekerja keras, sehingga ia pun membakar lebih sedikit lemak. Selain itu, terlalu lama duduk juga dapat menyebabkan gangguan sensitivitas insulin.   Tidak Mencuci Makanan Mentah Terlebih Dahulu Pastikan Anda telah mencuci buah yang akan Anda konsumsi. Sebuah penelitian di tahun 2012 menemukan adanya hubungan antara pestisida yang terdapat pada sayur dan buah-buahan dengan terjadinya obesitas dan sindrom metabolik. Para peneliti pada penelitian ini menemukan bahwa pestisida ini akan disimpan di dalam sel-sel lemak yang akan menyebabkan terjadinya reaksi peradangan dan mempengaruhi pengaturan metabolisme tubuh. Jangan menggunakan sabun untuk mencuci buah atau sayuran mentah tersebut.   Jarang Mencuci Tangan Para peneliti di Amerika menemukan adanya hubungan antara virus yang sering menyebabkan infeksi saluran pernapasan, adenovirus-36, dengan obesitas karena virus ini mengubah sel punca menjadi sel-sel lemak. Untuk mengurangi resiko tertular virus ini, maka pastikan Anda selalu mencuci tangan Anda sebelum dan setelah makan, serta setelah menggunakan toilet.   Sumber: menshealth
 29 Sep 2019    11:00 WIB
Tingkatkan BMR, Dapatkan Tubuh Ideal
Angka Metabolisme Basal (AMB) atau Basal Metabolic Rate (BMR) adalah kebutuhan energi minimal yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan proses tubuh yang vital. BMR berguna untuk melacak energi minimum yang dibutuhkan tubuh Anda untuk membakar kalori secara maksimum. Suatu keadaan dimana tubuh Anda tidak berolahraga, namun tubuh tetap membakar kalori. Kapan pun itu selama 24 jam dalam hidup Anda. Tubuh akan membakar kalori yang digunakan sebagai energi agar tubuh tetap dapat berfungsi. Untuk seseorang yang sedang dalam usaha menguruskan badan, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah meningkatkan BMR Anda. Berikut adalah cara untuk meningkatkan BMR Anda: Minum Teh Hijau Teh hijau mampu meningkatkan metabolisme dan membakar lemak di daerah sekitar perut. Anda bisa menikmati teh hijau di pagi hari dan mendapatkan manfaatnya selama satu hari. Vitamin D Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki kadar vitamin D yang rendah cenderung memiliki berat badan berlebih dan menetap. Makan makanan yang tepat Makan protein dan makanan yang kaya akan besi. Makan cabai yang mengandung kapkaisin untuk membantu mengurangi lemak di perut dan meningkatkan metabolisme Makan secara teratur Alasan Anda harus makan makanan secara teratur dengan porsi yang lebih kecil sepanjang hari berguna untuk mempertahankan metabolisme yang tinggi dan gula darah Anda tetap stabil. Olahraga Olahraga merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme selain makan makanan yang baik. Olahraga yang bisa Anda lakukan seperti berjalan, berenang, latihan aerobik, angkat beban, joging   Sumber: newhealthguide
 18 Oct 2018    08:00 WIB
Bagaimana Cara Menjaga Metabolisme Tubuh ?
Sobat tentu tahu pasti mengenai pentingnya metabolisme tubuh kita untuk menjaga kesehatan dan aktivitas kita. Metabolisme adalah seperti mesin mobil yang memastikan terjadinya pembakaran sempurna sehingga mobil bisa melaju dengan cepat. Namun seperti halnya mobil, metabolisme ini bisa menurun yang justru akan menghalangi aktivitas kita. Artikel kita kali ini akan membahas bagaimana menjaga metabolisme tubuh kita. Metabolisme diperlukan untuk membakar kalori yang diubah menjadi energi bagi tubuh kita. Kecepatan metabolisme kita dipengaruhi beberapa faktor seperti usia karena semakin bertambahnya usia maka metabolisme cenderung menurun. Selain itu juga faktor jenis kelamin, lemak tubuh, masa otot, tingkat aktifitas dan juga faktor genetik. Untuk yang terakhir yaitu faktor genetik kita tidak bisa mengendalikannya. 1.         Makan secara teratur Tubuh manusia ternyata bergantung kepada keseimbangan dan keteraturan. Makan pada waktu tertentu secara teratur membantu menjaga keseimbangan metabolisme. Makan secara tidak teratur misalnya makan banyak sekaligus kemudian tidak makan sampai waktu yang lama, justru membuat pembakaran lebih lambat. Akibatnya tumbuh akan menyimpan lebih banyak lemak. 2.         Makan cukup kalori             Mungkin sebagian orang berpikir dengan makan sedikit atau bahkan melewatkan makanan bisa mempercepat metabolisme sehingga berat badan bisa turun. Ternyata tidak sedemikian sobat sehat. Makan terlalu sedikit kalori justru membuat tubuh menghemat energy sehingga metabolisme menjadi lambat. Sobat perlu ketahui bahwa wanita dewasa membutuhkan antara 1.600 dan 2.400 kalori per hari, tergantung pada tingkat aktivitas fisik mereka, dan pria membutuhkan antara 2.000 dan 3.000. 3.         Minum teh hijau             Sekalipun belum ada studi yang membuktikan secara pasti, namun beberapa penelitian menunjukan bahwa ekstrak teh hijau bisa berperan untuk mendorong terjadinya metabolisme untuk membakar lemak. Jadi minum 1-2 cangkir sehari bisa menjadi bantuan untuk mendapatkan diet yang seimbang. 4.         Melakukan latihan beban             Latihan beban bertujuan untuk melatih kekuatan agar otot bisa terbentuk atau terbangun. Massa otot lebih banyak membutuhkan energi sehingga tingkat metabolismenya lebih tinggi. Nah, dengan bertambahnya usia seseorang massa ototnya semakin berkurang. Oleh sebab itu latihan ketahanan yang di dalamnya melakukan latihan mengangkat beban diperlukan untuk menjaga massa otot ini. 5.         Minum air yang cukup             Menjaga tubuh kita tidak kekurangan cairan merupakan hal yang penting agar organ tubuh kita berfungsi dengan baik. Hal ini disebabkan karena air diperlukan agar metabolisme tubuh bisa berjalan dengan optimal sehingga dapat membantu menurunkan berat badan. Suatu penelitian menemukan bahwa dengan menambahkan 1,5 liter air dari jumlah air yang biasa kita konsumsi setiap hari bisa menurunkan indek massa tubuh, khususnya wanita dengan kelebihan berat badan pada rentang usia 18-23 tahun. 6.         Kurangi stress             Banyak hal bisa membuat kita merasa tertekan atau stress bahkan urusan berat badan pun bisa bikin stress. Nah celakanya justru stress menyebabkan tubuh kita memproduksi hormon kortisol lebih banyak. Hormon ini yang membantu mengatur nafsu makan kita. Pada tahun 2011 para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengalami gangguan makan ternyata tingkat hormone kortisolnya tidak normal. Ada yang stress susah makan, ada juga yang malah larinya ke makan sehingga makan makanan yang tidak sehat dan tidak teratur sehingga mengganggu metabolisme. 7.         Cukup tidur atau istirahat             Stress itu juga berkaitan dengan kualitas tidur. Selain itu kalau kita kurang tidur maka justru kita merasa lapar ini disebabkan karena tubuh melepaskan hormon ghrelin lebih banyak. Tidur yang cukup membantu keseimbangan hormon kita karena ada juga hormon liptin yang memberikan rasa kenyang. Ketika ada keseimbangan ini maka kita akan dicegah untuk makan berlebihan. Jadi tidurlah yang cukup. Menurut penelitian orang dewasa membutuhkan setidaknya 7-8 jam per malam. 8.         Cukup konsumsi vitamin B             Vitamin B memainkan peran penting dalam metabolisme tubuh kita. Vitamin B yang penting dan utama seperti B1 (tiamin), B2 (riboflavin), dan B6 (piridoksin). Nah, makanan yang banyak mengandung vitamin B ini diantaranya: pisang, kentang panggang, telur, jus jeruk, kacang polong, bayam, makanan gandum.   Kiranya sobat sehat bisa terus menjaga metabolismenya agar tetap dalam performa prima untuk terus berkarya. Jika memang sobat masih mengalami masalah metabolisme ini, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diet dan latihan yang tepat. Salam sehat dan tetap semangat.   Sumber : www.medicalnewstoday.com
 22 Jun 2018    08:00 WIB
Makan Banyak Tapi Tetap Kurus?
Banyak orang yang mengurangi porsi makan agar angka di timbangannya tidak terus naik. Sebaliknya, ada orang yang justru sudah makan apa saja tapi berat badannya tak kunjung naik alias tetap kurus. Apa penyebabnya? Hal utama yang menyebabkan cepat atau lambatnya kenaikan berat badan adalah sistem metabolisme dan proses pembakaran kalori. Orang yang banyak makan tetapi tetap kurus berarti memiliki sistem metabolisme yang sangat tinggi. Sistem metabolisme yang sangat tinggi ini membuat makanan lebih cepat dicerna dan membakar kalori lebih besar dari metabolisme rata-rata, sehingga tidak menyebabkan adanya timbunan lemak di tubuh. Sebaliknya, orang yang makan sedikit tetapi sangat cepat gemuk berarti memiliki sistem metabolisme yang lambat.  Metabolisme adalah proses tubuh yang mengubah makanan dan minuman yang dikonsumsi menjadi energi. Selama proses biokimia yang kompleks, kalori dalam makanan dan minuman yang dikombinasikan dengan oksigen akan melepaskan energi yang dibutuhkan untuk fungsi tubuh. Selain metabolism, berikut beberapa alasan mengapa meskipun sudah makan banyak namun tetap kurus: Diet Alasan lain kenapa makan banyak tak bisa membuat tubuh gendut adalah karena kebanyakan makanan yang dikonsumsi ternyata bergizi tinggi. Sehingga meski ada teman yang makan burger dalam jumlah besar, mungkin dia juga mengonsumsi salad sayur dan buah sebelumnya. Aktivitas Bentuk badan ramping juga bisa ditentukan dengan aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Semakin banyak bergerak, tubuh semakin banyak membakar kalori. Sehingga meski seseorang makan banyak, tubuhnya tetap kurus karena aktivitasnya cukup padat. Sakit Kurus tidak selalu berarti sehat. Ada juga orang yang makan banyak tapi tetap kurus karena sakit atau menderita gangguan makan seperti bulimia. Itulah beberapa alasan kenapa ada orang makan banyak tapi tetap kurus. Meskipun demikian, ternyata belum tentu tipe orang seperti itu selalu memiliki kondisi tubuh yang sehat bukan?   Sumber: merdeka
 06 Mar 2017    08:00 WIB
Hubungan Metabolisme dengan Berat Badan
Apakah metabolisme itu?Secara sederhana, metabolisme artinya tingkat kecepatan tubuh membakar energi. Metabolisme adalah cara tubuh menggunakan lemak, karbohidrat, dan protein untuk membentuk energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Metabolisme merupakan mesin yang memastikan semua proses tubuh bekerja dengan baik. Faktor apakah yang mempengaruhi metabolisme?Apakah Anda tahu jika Anda tidak selalu dapat menguasai metabolisme tubuh Anda sendiri? Faktor genetik, jenis kelamin dan usia merupakan beberapa hal yang tidak dapat Anda atur sendiri. Faktor genetik memainkan peran penting dalam metabolisme Anda. Tetapi Anda bisa juga mengatur metabolisme tubuh dengan aktivitas fisik, makanan yang Anda makan, kadar lemak tubuh, olahraga dan keseluruhan pola hidup yang Anda lakukan sehari-hari. Penurunan atau peningkatan berat badanPernahkah Anda memikirkan faktor pemicu turunnya berat badan atau naiknnya berat badan? Apakah Anda merasa lelah dan bosan dengan jargo yang dikatakan para penjual obat penurun berat badan? Naik turunnya berat badan Anda semua bergantung pada metabolisme rate tubuh Anda. apa itu metabolisme rate? Metabolisme rate terbentuk dari tiga komponen. Yang pertama adalah BMR atau Basal Metabolic Rate yaitu banyaknya energi yang dibakar saat tubuh Ande beristirahat. Yang kedua adalah konsumsi energi yang digunakan saat melakukan aktifitas fisik. Dan yang ketiga adalah Thermic Effect of Food yaitu banyaknya energi yang digunakan untuk mencerna makanan yang kita makan. HubungannyaSekarang mari kita lihat hubungan metabolisme dengan berat badan. Kita bisa lihat, semakin tinggi angka rate melabolisme maka semakin tinggi pula pemakaian energi dari tubuh. Dari manakah energi datang? Tentu saja dari makanan yang Anda konsumsi. Jika Anda berpikir "oh mudah saja, saya tinggal mengurangi makanan yang saya konsumsi sampai batas minimum" ternyata hal tersebut salah. Tubuh kita membutuhkan minimal mutrisi dan energi untuk membuat tubuh bekerja dengan baik. Dengan mengurangi makan tidak akan membuat Anda menurunkan berat badan dengan baik. Cara yang terbaik adalah meningkatkan angka rate metabolisme Anda. bahasa sederhananya adalah membakar lebih banyak energi lagi. Apa yang bisa Anda lakukan?Apa yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan berat badan dengan cara yang sehat? para ahli mengatakan hal-hal dasar yang bisa Anda lakukan adalah:•    Olahraga, misalnya denga pergi ke gym atau taman, lari pagi, dan lainnya•    Makan sehat, jangan lakukan diet yang ekstrim melainkan lakukanlah diet yang sehat, mengkonsumsi makanan yang sehat dan cara memasak yang benar.•    Minum lebih banyak air•    Lakukan kebih banyak aktifitasSumber: magforwomen